Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam

Journal Information
ISSN / EISSN : 2086-9118 / 2528-2476
Total articles ≅ 59
Current Coverage
DOAJ
Archived in
SHERPA/ROMEO
Filter:

Latest articles in this journal

Ani Jailani Jai, Chaerul Rochman, Nina Nurmila
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 10, pp 257-264; doi:10.24042/atjpi.v10i2.4781

Abstract:
Penelitian ini dilakukan untuk mengukur sikap kejujuran pada setiap siswa di kelas V Sekolah Dasar SD.S Plus Syania CImanggung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sample pada penelitian ini adalah siswa kelas V di SD.S Plus Syania Kel. Cihanjuang Kec. Cimanggung Kab. Sumedang Jawabarat. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, ini dilakukan oleh peneliti dengan meninjau langsung kelapangan sebagai objek penelitian untuk memperoleh data, kemudian peneliti memberikan kuesioner. Dari hasil data yang diperoleh jumlah rata-rata sikap kejujuran siswa di kelas V sebesar 80.23, jumlah yang cukup besar yang berarti memberikan kesimpulan bahwa sikap jujur yang dimiliki siswa cukup tbaik dan tinggi. Hal ini tidak terlepas dari peran pendidikan yang selalu membentuk dan mengrahkan meraka dalam keseharian mereka, peran pendidikan baik di sekolah, keluarga dan Lingkungan masyarakat menjadi faktor pendukung didalam pembinaan karakter atau sikap jujur terhadap siswa.
Shanti Sudjarwati, Eni Fariyatul Fahyuni
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 10, pp 219-229; doi:10.24042/atjpi.v10i2.5182

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penting literasi moral dalam lembaga yang bernuasa Islam memiliki kurikulum lokal yaitu ke- Aisyiyahan dan Ke- Muhammadiyahan, serta mengembangkan pembiasaan sholat dhuha dengan tertib dan lancar dalam bacaannya, dan rajin bersedekah melatih rasa empati pada usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini ialah peserta didik TK Aisyiyah Bustanul Athfal 5 yang terdiri atas 17. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Data hasil penelitian dianalsis menggunakan teknik analisis data deskriptif. Berdasarkan penelitian dan perhitungan diperoleh peningkatan dari angka 34 % menjadi 66% pada kriteria pengembangaan karakter sudah sholat dengan tertib dan lancar, sedangkan pada jum’at sedekah dari 34 % menjadi 66% yang mencerminkan perilaku atau akhlak, budi pekerti , karakter religius juga signifikan karena sesuai target jumlah nominal yang diharapkan.
Failasafus Fadli
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 10, pp 287-302; doi:10.24042/atjpi.v10i2.5062

Abstract:
Tujuan Penelitian ini adalah menemukan rumusan teoritik mengenai media kreatif melalui kajian karya-karya kreatif Walisongo yang berupa media seni budaya tradisional wayang, dokumen hasil karya budaya dalam bidang arsitektur dan dokumen sejarah Walisongo dalam kontek toleransi. tujuan khusus penelitian ini adalah untuk menemukan model penanaman toleransi Walisongo terhadap masyarakat di Jawa. Mengingat di Pulau Jawa khususnya dan di Indonesia pada umumnya, corak masyarakatnya yang majemuk, baik dari sisi bahasa, budaya, agama, dll. Sehingga rawan terjadi konflik yang terjadi pada masyarakat beragama, karena adanya kesalahpahaman atau kurangnya kesadaran beragama sehingga menyebabkan banyak terjadi konflik antar umat beragama. Penelitian ini menggunakan metode analisis kritis terhadap naskah naskah dan objek kajian tentang karya Walisongo. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masyarakat Jawa pada zaman Walisongo dengan media wayang dan masjid dapat hidup rukun antara satu suku dengan yang lainnya, dapat hidup damai antara satu gama dengan agama lainnya, saling menghormati dan tidak membuat sakit hati kepada sesama makhluk Tuhan.
Astuti Budi Handayani, Hendro Widodo, Waluyo Erry Wahyudi
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 10, pp 231-243; doi:10.24042/atjpi.v10i2.4558

Abstract:
Penelitian ini memaparkan tentang penerapan kurikulum ismuba untuk pembentukan karakter islami pada siswa SMP Muhammadiyah Banguntapan, dimana terjadinya degradasi moral pada siswa SMP Muhammadiyah Banguntapan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa penerapan kurikulum ismuba dalam pembentukan karakter islami pada siswa SMP Muhammadiyah Banguntapan. Sedangkan, metode penelitian yang peneliti gunakan adalah metode kualitatif deskriptif, yaitu mengungkapkan berbagai kondisi yang ditemukan di lapangan yang berkaitan dengan pelaksanaan kurikulum ismuba di SMP Muhammadiyah Banguntapan. Sumber data terdiri dari sumber primer dan sekunder, yaitu kepala sekolah, pengembang kurikulum, dokumen kurikulum ismuba, dokumen kurikulum SMP Muhammadiyah Banguntapan, serta dokumen-dokumen yang terkait denga kurikulum sekolah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan kurikulum ismuba untuk membentuk karakter islami pada siswa SMP Muhammadiyah Banguntapan sudah berjalan sesuai dengan rencana, dan menjadi pembiasaan di SMP Muhammadiyah Banguntapan, sehingga sedikit demi sedikit karakter islami pada siswa mulai terbentuk. Akan tetapi memang tidak dipungkiri ada beberapa kekurangan dalam pelaksanaannya, di antaranya belum semua guru selain guru ismuba terlibat langsung dalam pembiasaan program-program ismuba.
Fauzan Zulkarnain, Rijal Firdaos, Heru Juabdin Sada
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 10, pp 265-274; doi:10.24042/atjpi.v10i2.5848

Abstract:
Penelitian bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran magic disc tajwid pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan R&D (Research And Development).Penelitian ini mengadopsi teori dari Borg and Gall dengan menggunakan 7 langkah dalam penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan teknik deskriptif kuantitatif. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan produk berupa media pembelajaranmagic disc tajwid materi pada pokok bahasan nun mati atau tanwin yang berbentuk piringan yang dapat digunakan. Penilaian tersebut didapatkan dari (1) validator ahli media mendapatkan nilai sebesar 75,1% (2) dari validator ahli materi mendapatkan nilai sebesar 79%. Untuk penilaian tanggapan dari peserta didik pada uji coba lapangan yang dilakukan pada skala kecil mendapatkan penilaian persentase sebesar 83%, dan uji coba lapangan pada skala besar mendapatkan penilaian persentase sebesar 95% yang mana berarti bahwasanya media pembelajaran magic disc tajwid efektif digunakan untuk dapat meningkatkan motivasi, minat belajar peserta didik dan membuat peserta didik lebih aktif dalam belajar.
A Gani
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 10, pp 275-286; doi:10.24042/atjpi.v10i2.5847

Abstract:
Penelitian ini mengkaji bagaimana pendidikan tasawuf dalam pembentukan kecerdasan spiritual dan akhlakul karimah. Penelitian ini merupakan salah satu jenis penelitian kepustakaan (Library Research). Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analisis. Pendidikan tasawuf menawarkan sebagai solusi permasalahan-permasalahan manusia saat ini, untuk membentuk kecerdasan spiritual dan akhlakul karimah. Materi pendidikan tasawuf mengajarkan manusia untuk bertaubat, bertawakal, memiliki sifat wara, sifat zuhud, sabar, tawakal dan ridha. Beberapa maqamat tersebut harus dijalankan manusia serta mengamalkan puasa sunah, dzikir, istighfar, istighatsah dan muraqabah. Maka jiwa manusia yang sebelumnya penuh dengan kekotoran akan dengan sendirinya jernih, otak akan terbentuk kecerdasan spiritual yang mengendalikan dengan penerapan akhlakul karimah. Adanya pembentukan kecerdasan spiritual dan akhlakul karimah, manusia tidak mudah tergoda dengan hawa nafsu kemegahan dunia.
Maragustam Siregar, Dwi Noviatul Zahra, Dian Andesta Bujuri
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 10, pp 183-201; doi:10.24042/atjpi.v10i2.4847

Abstract:
Pandangan masyarakat mengenai agama dan ilmu rasional sebagai dua entitas yang berbeda menimbulkan pola pikir dikotomistik terutama dalam bidang pendidikan. Namun, terdapat suatu lembaga pendidikan yang secara serius mengintegrasikan sains dan agama yaitu Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu. Point yang dijawab dari hasil peneltian ini bagaimana pengintegrasian materi Pendidikan Agama Islam (PAI) ke dalam ilmu-ilmu rasional di SMA IT Abu Bakar Yogyakarta. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) bersifat kualitatif. Hasil temuan dari penelitian ini yaitu pertama, pada level filosofi integrasi PAI ke dalam ilmu-ilmu rasional ditemukan pada rumusan visi dan misi sekolah menjadi sekolah unggul dalam aspek IPTEK dan IMTAK; pada level materi, materi PAI diintegrasikan ke dalam materi ilmu sosial, sains, matematika, dan kewarganegaraan; sedangkan pada level strategi pembelajaran, guru mengintegrasikan ayat-ayat atau hadits berserta tafsirnya di setiap tahapan proses pembelajaran yang berdampak terhadap peningkatan keterampilan berfikir kreatif, inovatif, kritis, dan motivasi belajar peserta didik. Pengintegrasian tersebut juga memberikan pemahaman bahwa Islam sebagai sumber ilmu-ilmu rasional dan sumber nilai sebagaimana yang dijelaskan di dalam al-Qur’an dan hadits yang mendidik peserta didik memperaktekkan atau mengkontekstualisasikan pengetahuan yang diperoleh melalui sikap dan perilaku di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Benny Prasetiya, Meilina Maya Safitri, Ani Yulianti
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 10, pp 303-312; doi:10.24042/atjpi.v10i2.5015

Abstract:
Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual terhadap perilaku religiusitas peserta didik Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif. Pengumpulan data ini menggunakan angket yang terdiri dari variabel kecerdasan emosional (X1), variabel kecerdasan spiritual (X2) dan variabel perilaku religiusitas peserta didik (Y). Sementara untuk uji hipotesis digunakan teknik analisis Regresi Ganda. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 peserta didik. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa Variabel (X1) Kecerdasan emosional dan Variabel (x2) kecerdasan Spritual mempunyai pengaruh yang sangat sigifikan terhadap perilaku Religiusitas. Melalui penggunaan SPSS 21 dalam analisis data dapat diperoleh nilai korelasi r hitung sebesar ry3 = 0,172. Terlihat pada baris pertama koefisien korelasi = 0,172, sedangkan pada nilai R tabel taraf signifikansi 5% adalah 0.166. R tabel ≥ R hitung (0,166 ≤ 0,172) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, yaitu ada pengaruh positif antara Variabel X1 dan Variabel X2 terhadap Variabel Y. F hitung (F change) = 1,475 signifikansi 0,234 dan taraf kesalahan 5% maka Ft = 3,090. Hal ini berarti H0 ditolak. R Square merupakan koefisien Determinasi. Besarnya R Square adalah (R2) adalah 0,030 = 30 %. Artinya besarnya Hubungan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual terhadap Perilaku Religiusitas Peserta Didik adalah sebesar 30%, sedangkan masih ada variable lain yang mempunyai pengaruh terhadap Variabel Y sebesar 70%. Dengan demikian maka kecerdasan spititual dan emosional memiliki konstribusi positif terhadap perilaku religiusitas.
Jimi Harianto, Putri Agung
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 10, pp 203-217; doi:10.24042/atjpi.v10i2.4793

Abstract:
Kenyataan di lapangan banyak dijumpai metode mengajar guru yang belum maksimal khususnya dalam pembelajaran Agama Islam, sehingga dalam proses pembelajaran siswa tidak efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pembelajaran pendidikan agama islam melalui discovery inquiry. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau classroom action research, pertama dalam mengembangkan kerja guru yang kolaboratif, sehingga guru diharapkan memahami metode dalam pembelajaran yakni dengan pendekatan discovery inquiry, dan menghasilkan pembelajaran agama islam sesuai dengan kaidah-kaidah pembelajaran yang efektif. Kedua, dalam melaksanakan pendekatan discovery inquiry perlu adanya langkah-langkah dan tujuan pembelajaran yang jelas, sehingga upaya dalam meningkatan pembelajaran agama islam tercapai dengan baik. Selanjutnya penelitian ini menggunakan sistem dua arah yakni menggunakan pendekatan discovery inquiry, yang menjadi subjeknya adalah siswa SD kelas V Way Halim Permai Bandar Lampung. Dalam pelaksanaan tindakan pembelajaran pendidikan agama islam dilakukan perbaikan sebanyak tiga kali pertemuan, kecuali pra siklus. Pada siklus pertama mengalami peningkatan sedang dengan hasil belajar siswa rata-rata 53,34% atau 16 siswa belum memperoleh peningkatan kemampuan. Pada siklus kedua jumlah siswa yang bermasalah sebanyak 16,67% atau berkurang 5 siswa. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan melalui model Discovery inquiry pada pembelajaran Agama Islam di kelas V SDN 2 way halim permai Bandar Lampung tercapai dengan baik sehingga hasil proses belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan.
Hanif Cahyo Adi Kistoro, Mukminatun Zulvia, Agus Faisal Asyha
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 10, pp 245-255; doi:10.24042/atjpi.v10i2.5140

Abstract:
Tolak ukur keberhasilan dalam pendidikan adalah prestasi belajar siswa yang baik dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh hubungan antara linieritas pendidikan guru dan kompetensi guru agama terhadap prestasi belajar siswa di SD Negeri 1 Gunung tiga dan SD Negeri 1 Ngarip Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan fenomenologi. Subyek penelitian ini adalah guru agama SD negeri 1 Gunung tiga dan SD negeri 1 Ngarip lampung. Teknik pengambilan data dengan wawancara dan.teknik analisis data menggunakan model analisis Cresswel. Hasil analisis data menunjukkan bahwa berdasarkan wawancara mendalam kepada responden didapatkan beberapa tema utama yang mendukung keberhasilan prestasi siswa berkaitan dengan kompetensi guru. Tema satu, guru agama sudah mempunyai kompetensi yang cukup dalam menunjang pembelajaran. kompetensi yang dilihat adalah kompetensi pedagogic, kepribadian dan kompetensi professional. Tema kedua, keberhasilan dalam prestasi belajar di dukung dari linieritas pendidikan Guru Agama. Tema ketiga, adanya linieritas pendidikan menjadikan guru mempunyai kompetensi dalam mengajar terutama dalam kompetensi pembelajaran dan professional.
Back to Top Top