INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling

Journal Information
ISSN / EISSN : 22529055 / 25978039
Current Publisher: Universitas Negeri Jakarta (10.21009)
Total articles ≅ 148
Current Coverage
DOAJ
Archived in
SHERPA/ROMEO
Filter:

Latest articles in this journal

Susi Fitri, Aulia Masturah
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, Volume 8, pp 92-112; doi:10.21009/insight.081.09

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik problem solving untuk mengatasi konflik antara remaja yang memiliki insecure attachment dengan orang tua. Penelitian ini menggunakan Quasi Experimental dengan bentuk pretest-posttest Nonequivalent Control Grup Design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah 10 peserta didik dengan skor level intensitas konflik yang tinggi. Sampel penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 5 orang dalam kelompok ekperimen dan 5 orang dalam kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah relationship styles questionnaireI(RSQ) dan issue checklist(IC). Pengujian hipotesis menggunakan teknik Mann Whitney U-Test. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai Asymp.sig sebesar 0,008. Nilai probabilitas tersebut lebih kecil dibandingkan nilai signifikansi α (alpha) 0,05 yang digunakan dalam penelitian ini. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik problem solving memberikan pengaruh yang signifikan dalam menurunkan skor intensitas konflik antara remaja yang mengalami insecure attachment dengan orang tua.
Beatrix Rumahlatu
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, Volume 8, pp 126-135; doi:10.21009/insight.082.02

Abstract:
Artikel ini membahas Mata Ina sebagai status sosial setiap perempuan terkhususnya perempuan Leihari - Kota Ambon. Status tersebut telah melekat pada diri perempuan sudah sejak dilahirkan sehingga perempuan memiliki peran besar dalam ritual-ritual adat yang dilaksanakan di dalam negeri Leihari. Penulisan ini bertujuan mengangkat nilai-nilai harkat dan martabat perempuan melalui upaya pemberdayaan dari perspektif pendampingan dan konseling feminis. Metode yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif dan teknik wawancara terhadap perempuan dan tokoh-tokoh adat negeri Leihari. Berdasarkan data yang diperoleh, penulis menemukan nilai-nilai yang dapat dikembangkan sebagai upaya pendampingan dan konseling feminis yakni: kesadaran diri, penerimaan diri, komitmen diri dan makna hidup.
Fega Wildaranti, Meithy Intan Rukia Luawo
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, Volume 8, pp 160-172; doi:10.21009/insight.082.06

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan Psikodrama dalam konseling kelompok berpengaruh terhadap penurunan perilaku agresif anak asuh panti asuhan pada usia sekolah dasar kelas tinggi 4-6 SD. Menggunakan metode quasi-experimental design dengan bentuk pretest-posttest nonequivalent group design berupa layanan konseling kelompok dengan pendekatan psikodrama dan menggunakan beberapa teknik, seperti pembalikan peran, pelatihan peran, cermin, dan pengulangan. Populasi dalam penelitian adalah anak-anak asuh dari Yayasan Panti Asuhan Rahmansyah. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling dengan bentuk purposive sampling. Anak asuh dari Yayasan Panti Asuhan yang dijadikan sampel dalam penelitian adalah 12 orang dengan skor kecenderungan perilaku agresif berada dalam kategori sedang yaitu ditandai dengan melakukan beberapa perilaku agresif dalam bentuk agresi fisik, agresi verbal, kemarahan, dan permusuhan. Kelompok kontrol pada saat pretest mendapatkan total skor 740 dan posttest dengan total skor 748. Kelompok eksperimen pada saat pretest mendapat total skor 921 dan posttest dengan total skor 641, kecenderungan perilaku agresif kelompok eksperimen setelah treatment, dua anggota berada pada kategori sangat rendah ditandai dengan hampir tidak pernah melakukan perilaku agresif dan empat anggota berada pada kategori rendah ditandai dengan melakukan beberapa perilaku agresif. Hal ini memberikan bukti bahwa penerapan psikodrama dalam konseling kelompok efektif dalam membantu anak-anak menurunkan kecenderungan perilaku agresinya tersebut. Dengan demikian, konselor dapat memaksimalkan penerapan psikodrama ketika intervensi anak-anak yang berkecenderungan agresif sebagai salah satu alternatif teknik konseling dalam membantu anak menurunkan kecenderungan perilaku agresif. Kata Kunci: psikodrama, konseling kelompok, agresi, agresivitas, anak asuh panti asuhan.
Fatika Anintia Utami, Hilma Fitriyani
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, Volume 8, pp 151-159; doi:10.21009/insight.082.05

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media self-help book untuk meningkatkan regulasi emosi dengan menggunakan treatment Emotion-Focused Therapy pada peserta didik korban perundungan kelas XI di SMA Negeri 112 Jakarta. Penelitian ini termasuk dalam Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian dilakukan di SMA Negeri 112 Jakarta dengan menggunakan random sampling. Subjek penelitian ini adalah 63 peserta didik kelas XI. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, Focus Group Discussion, dan penyebaran angket kepada peserta didik. Hasil uji validasi dengan ahli media mendapat persentase sebesar 95% (Sangat Layak) dan ahli konten sebesar 76% (Layak). Hasil uji validasi pada kelompok kecil mendapat persentase 92% (Sangat Layak) pada penilaian media. Sehingga dapat dinyatakan media self-help book untuk meningkatkan regulasi emosi dengan menggunakan treatment Emotion-Focused Therapy pada peserta didik korban bully kelas XI di SMA Negeri 112 Jakarta ini “Sangat Layak”.
Elia Firda Mufidah
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, Volume 8, pp 136-143; doi:10.21009/insight.082.03

Abstract:
Kesadaran karier merupakan hal yang penting dimiliki siswa di sekolah dasar. Perkembangan karier di sekolah dasar menjadi tugas dari guru bimbingan dan konseling atau konselor kunjung. Media bimbingan dan konseling di sekolah dasar masih minim. Oleh karena itu peneliti mencoba mengembangan buku pop-up karier untuk membantu memberikan layanan bimbingan karier di sekolah dasar terutama dalam tahap kesadaran karier. Metode penelitian dan pengambangan yang digunakan ada 3 tahapan yakni studi pendahuluan, tahap pengembangan dan tahap uji media.
Bella Yugi Fazny
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, Volume 8, pp 113-125; doi:10.21009/insight.082.01

Abstract:
Diketahui 62% dari seluruh jumlah mahasiswa prodi Bimbingan Konseling Islam (BKI) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak adalah mahasiswa perantau. Mahasiswa perantau menjumpai gejolak perbedaan, penyesuaian kultur, serta dinamika baru di lingkungan tempat tinggal dan perguruan tinggi. Hasil wawancara pribadi pada 26 orang mahasiswa perantau secara random di bulan Juli 2019 ditemukan bahwa pada awal masa orientasi mereka banyak mengalami culture shock dan stress yang berdampak pada motivasi belajar, keadaan suasana hati yang berubah-ubah dan jam tidur yang tidak teratur. Resiliensi adalah kemampuan manusia untuk bertahan dan beradaptasi serta kapasitas manusia untuk menghadapi dan memecahkan masalah setelah mengalami kesengsaraan (Grotberg, 1999). Penelitian ini akan mengambarkan bagaimana tingkat resiliensi mahasiswa perantau di prodi BKI IAIN Pontianak. Metode dalam penelitian adalah studi deskriptif kuantitatif melalui analisis instrumen resiliensi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa perantau pada program studi bimbingan konseling Islam FUAD IAIN Pontianak. Teknik pengambilan sampel yang dipergunakan adalah probability sampling dengan metode convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 74 orang mahasiswa perantau atau sekitar 62% dari seluruh sampel memiliki nilai total skor terkategori sedang. Selain itu diketahui dari 7 aspek resiliensi mahasiswa perantau, terdapat dua aspek dengan nilai terendah namun dalam jumlah sampel terbanyak yaitu aspek efikasi diri (100%) dan aspek control terhadap implus (61%). Hasil analisis tingkat resiliensi berdasarkan kelompok gender, etnis, kelas sosial (pendapatan sebulan), status pernikahan dan tingkat tahun angkatan tidak menunjukkan tingkat perbedaan yang signifikan. Mayoritas pada masing-masing kelompok memiliki tingkat resiliensi yang sedang. Kata kunci : resiliensi; mahasiswa; perantau
Eka Wahyuni, Irma Maulida
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, Volume 8, pp 173-180; doi:10.21009/insight.082.08

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan hidup dan kesejahteraan psikologis pada siswa SMA Negeri Se-Jakarta Pusat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa di SMA Negeri Se-Jakarta Pusat yang terdiri dari 13 sekolah dengan sampel 1.253 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik multistage random sampling. Data diperoleh dengan menggunakan skala kepuasan hidup dan kesejahteraan psikologis. Uji validitas menggunakan expert judgment dan uji coba intrumen dengan penentuan gugur atau tidaknya item dengan rumus Product Moment dari Pearson’s. Uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach dengan program SPSS for Windowsrelease16.0 diperoleh koefisien reliabilitas skala skala kepuasan hidup sebesar 0,710 dan kesejahteraan psikologis sebesar 0,877. Analisis data menggunakan korelasi product moment dari Pearson’s dengan program SPSS for Windowdsrelease16.0. Hasil penelitian menujukan bahwa mayoritas siswa di SMA Negeri Se-Jakarta Pusat memiliki tingkat kepuasan hidup pada kategori sedang (71%) sebanyak 894 siswa dan tingkat kesejahteraan psikologis pada kategori sedang (73%) sebanyak 910 siswa. Hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa r hitung = 0,494 dengan taraf signifikansi 0,05%, maka diperoleh r table = 0,062, didapatkan bahwa r hitung > r table, dengan demikian terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepuasan hidup dan kesejahteraan psikologis pada siswa SMA Negeri Se-Jakarta Pusat.
Wening Cahyawulan, Farhan Nurjani
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, Volume 8, pp 144-150; doi:10.21009/insight.082.04

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan film tentang tahapan pengambilan keputusan karier model prescreening, in depth exploration, choice (PIC) untuk peserta didik kelas XI di SMA N 29 Jakarta. Jumlah populasi penelitian sebanyak 241 orang peserta didik dan sampel sebanyak 150 orang peserta didik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (RnD) menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Tahapan model ADDIE telah dilakukan peneliti berupa analisis, desain, dan pengembangan. Alat pengumpul data berupa angket dan wawancara. Evaluasi formatif dilakukan oleh validator ahli media, ahli materi, dan peserta didik. Data tersebut menunjukkan hasil evaluasi validitas ahli media 96,66%, validitasi ahli materi 92,30%, uji coba keterbacaan peserta didik menunjukkan hasil 71,5%, pilot test menunjukkan rerata hasil yang peserta didik peroleh sebesar 79%. Film berisi tentang tahapan pengambilan keputusan karier dengan model prescreening, in depth exploration, choice.
Wening Cahyawulan, Andita Ratih
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, Volume 8, pp 65-77; doi:10.21009/insight.081.06

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berupa video dokumenter mengenai role model yang memiliki employability skills. Penelitian ini ditujukan kepada peserta didik kelas XII IPS SMA Negeri 14 Jakarta. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 72 orang peserta didik. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dengan jumlah sampel 72 orang peserta didik. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode research and development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Adapun tahapan pengembangan yang dilakukan peneliti yaitu tahap analisis, desain, dan pengembangan. Video dokumenter ini memuat informasi mengenai definisi, ciri-ciri individu yang memiliki keterampilan tersebut, dan urgensi keterampilan tersebut dalam dunia karier pada keterampilan manajemen diri, komunikasi, kepemimpinan, kecerdasan emosional, kerjasama, keberanian berusaha, kesadaran pada karier, keterampilan menyelesaikan masalah, keterampilan mengelola teknologi dan informasi, dan keterampilan matematik. Penilaian produk dilakukan oleh validator yang terdiri dari ahli media, ahli materi, dan peserta didik. Berdasarkan penilaian media yang telah dilakukan, diperoleh hasil uji validitas media 81,25% dan termasuk kategori layak. Uji validitas materi memperoleh hasil 77,56% dan termasuk kategori layak. Serta penilaian peserta didik memperoleh hasil 71,25% dan termasuk kategori layak.
Susi Fitri, Annisa Kusumaningtyas
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, Volume 8, pp 78-91; doi:10.21009/insight.081.07

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu media berupa buku bantuan diri untuk membantu remaja SMA di DKI Jakarta yang orangtuanya bercerai memelihara ikatan kelekatan. Buku bantuan diri dapat digunakan secara individual maupun oleh guru bimbingan dan konseling dalam proses konseling. Buku bantuan diri yang dikembangkan terdiri dari tujuh bab. Bab 1 sampai dengan 4 merupakan pemahaman diri konseli mengenai perceraian dan perasaan peserta didik. Membantu peserta didik untuk menyadari, menerima, dan mengekpresikan perasaan. Pada bab 5 dan 6 merupakan treatment dalam buku. Membantu peserta didik memiliki harapan yang aman terhadap orangtua. Pada bab 7 yaitu mengenai pemeliharaan yang merupakan kesimpulan dan refleksi diri setelah merampungkan buku bantuan diri. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RnD) model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Tahapan model pengembangan yang dilakukan adalah analisis, desain, dan pengembangan. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa angket dan pedoman wawancara. Penilaian media dilakukan oleh validator yang terdiri dari ahli media, ahli materi dan peserta didik. Dari hasil uji validasi tersebut diperoleh rata-rata persentase dengan validasi ahli media 93,26%, validasi ahli materi 93,75%, peserta didik 91,77%, dan guru bimbingan dan konseling 92,04%. Hasil pengembangan buku bantuan diri untuk memelihara ikatan kelekatan bagi remaja yang orangtuanya bercerai dikategorikan layak. Kata Kunci : Ikatan Kelekatan (Attachment Bond), Buku Bantuan Diri, Model ADDIE, Perceraian ABSTRACT This study aims to develop a media that is a self help book to help high school adolescents in DKI Jakarta maintain attachment bond after their parents' divorce. The book can be used individually or by school counselors in the counseling process. The book consists of seven chapters. Chapters 1 to 4 discuss student's self-understanding of the divorce and their feelings. They help students realize, accept, and express their feelings. While chapters 5 and 6 are about treatments. They help students have secure expectancies to their parents. Chapter 7 is about self maintenance which is a conclusion and a self reflection after completing a self-help book. The method is Research and Development (RnD) with ADDIE model (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). The stages of the development model are analysis, design, and development. The technique of data collections is utilizing forms of questionnaires and interview. The evaluation of media was done by validators from the expert of media, the expert of material, students, and school counselors. Based on the validation test, it was obtained that the average percentage 93.75% of media expert, 93.75% of material expert, 91.77% of students, and 92.04% of school counselors. The result of the development of self help book is to help adolescents maintain attachment bond after their parents' divorce was categorized as appropriate. Keywords: Attachment Bond, Self Help Book, ADDIE Model, Divorce