Publik (Jurnal Ilmu Administrasi)

Journal Information
ISSN / EISSN : 2301573X / 25812084
Current Publisher: Universitas Muhammadiyah Gorotalo (10.31314)
Total articles ≅ 47
Current Coverage
DOAJ
Filter:

Latest articles in this journal

Djamila Podungge, Imam Mashudi, Andi Yusuf Katili
Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), Volume 8, pp 160-166; doi:10.31314/pjia.8.2.160-166.2019

Abstract:
This research aims to: (1) The corn industry development roadmap in Gorontalo Province, (2) Supporting and inhibiting factors of the corn industry development in Gorontalo Province. This research uses a qualitative approach with data collection techniques is an interview. The results of this research are: 1) Gorontalo Province have the corn industry development roadmap which refers to the implementation of agribusiness as a whole and integrated starting from the operational policy, strategy, program, and its activities but its implementation is still not optimal; 2) Factors supporting the development of the Corn Industry in Gorontalo Province consists of provincial government policies, have an Image with a Brand “Jagung” and have the facilities to do export-scale marketing; and 3) Inhibiting factors in the development of the corn industry in Gorontalo Province among others: the ability of farmers to process corn products, unfair market price competition, and capital is still small at the level of IKM Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Roadmap Pengembangan Industri Jagung di Provinsi Gorontalo dan 2) Faktor Pendukung dan Penghambat Pengembangan Industri Jagung di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif dengan teknik pengumpulan Datanya adalah Wawancara. Adapun hasil penelitian ini adalah: 1) Provinsi Gorontalo telah memiliki Roadmap Pengembangan Industri Jagung yang mengacu pada pelaksanaan agribisnis secara utuh dan terpadu mulai dari kebijakan operasionalnya, strategi, programnya dan kegiatannya akan tetapi implementasinya masih belum maksimal; 2) Faktor pendukung pengembangan Industri Jagung di Provinsi Gorontalo terdiri dari adanya kebijakan Pemprov, Miliki Citra dengan Brand “Jagung”, serta Memiliki sarana untuk melakukan pemasaran skala ekspor; dan 3) Faktor Penghambat pengembangan industry jagung di provinsi Gorontalo antara lain: kemampuan petani untuk mengolah hasil jagung, persaingan harga pasar yang tidak sehat dan Modal yang masih kecil di tataran IKM.
Nikma Wahyuni Hanis, Atika Marzaman
Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), Volume 8, pp 123-135; doi:10.31314/pjia.8.2.123-135.2019

Abstract:
This study aims to determine the extent of the role of the family welfare empowerment program (PKK) in increasing women's empowerment in Telaga District. This research is a qualitative research with data collection method through interviews and documentation. The research results obtained that the implementation of the PKK program has provided many benefits in empowering women, especially in the village. The success was obtained thanks to government support at the sub-district level and also for direct coaching by the Gorontalo Regency PKK management to sub-district and village PKK. The PKK program is also not fully implemented. The main obstacles faced are the low capacity of the community, especially women, and the lack of mastery of technology. For this reason, active participation and full support from the government are needed in the development and maximization of the PKK program. Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauhmana peran program pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di Kecamatan Telaga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pelaksanaan program PKK telah banyak memberikan manfaat dalam pemberdayaan perempuan khususnya di Desa. Keberhasilan diperoleh berkat adanya dukungan pemerintah di tingkat kecamatan dan juga atas pembinaan langsung oleh pengurus PKK Kabupaten Gorontalo kepada PKK kecamatan hingga desa. Program PKK juga belum sepenuhnya dilaksanakan secara maksimal. Hambatan utama yang dihadapi adalah masih rendahnya kapasitas masyarakat khususnya perempuan serta masih minimnya penguasaan terhadap teknologi. Untuk itu diperlukan partisipasi aktif dan dukungan penuh dari pemerintah dalam pengembangan dan maksimalisasi program PKK.
Dani Setiarini, Achmad Luthfi
Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), Volume 8, pp 136-144; doi:10.31314/pjia.8.2.136-144.2019

Abstract:
The phenomenon of the emergence of various innovations in the public sector gives a new color in the implementation of public services. The presence of licensing pick-up service known as AJIB from the Jakarta Capital Investment and One Stop Integrated Service (DPMPTSP) is a breakthrough innovation as an effort to improve service quality. AJIB purpose is to make it easier for the public to cut time and costs in the licensing process, as well as to eliminate the practice of intermediaries / brokers. However, in practice, the level of public adoption of AJIB services is still low. This study aims to analyze the factors that influence the adoption of AJIB service innovations by the public. This research was conducted using a qualitative descriptive method using the theory of innovation adoption put forward by Jenifer Wisdom, et al (2013). The results of the study concluded that DPMPTSP organizational provide adequate support for this service, but there are several factors that still need to be corrected by the Jakarta Capital Investment and One Stop Integrated Service to increase the adoption of AJIB service innovations to the community, including improvements regulations that support the implementation of AJIB, increasing socialization about AJIB services to the public and improving online channels to access AJIB services.Fenomena munculnya berbagai inovasi di sektor publik memberi warna baru dalam implementasi layanan publik. Kehadiran layanan penjemputan perizinan sepeda motor (AJIB) dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta merupakan terobosan inovasi sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas layanan, memudahkan masyarakat untuk memangkas waktu dan biaya dalam proses pengurusan perizinan, sekaligus untuk menghilangkan praktik perantara/calo perizinan. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya, tingkat adopsi masyarakat terhadap layanan AJIB ini masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi inovasi layanan AJIB oleh masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori adopsi inovasi yang dikemukakan oleh Jenifer Wisdom, et al (2013). Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa dukungan organisasi DPMPTSP DKI Jakarta atas layanan ini sudah cukup baik, akan tetapi terdapat beberapa faktor yang masih harus diperbaiki oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta guna meningkatkan adopsi inovasi layanan AJIB kepada masyarakat, antara lain perbaikan regulasi yang mendukung penyelenggaraan AJIB, peningkatan sosialisasi tentang layanan AJIB kepada publik serta perbaikan saluran online untuk mengakses layanan AJIB.
Hamirul - Hamirul
Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), Volume 8, pp 145-159; doi:10.31314/pjia.8.2.145-159.2019

Abstract:
The problem of bureaucracy has become a national problem, not least in the city of Cimahi, BPN / ATR as one of the institutions serving the community has always been in the spotlight because of the many complaints felt by the community and in this paper the researcher wants to know the types of bureaucratic pathology that violate legal norms and laws. invitations that apply and what strategies can be done to overcome the problem. The method used is a mixed method with descriptive analysis, data collection techniques used are structured interviews and questionnaires. Pathology suffered by the BPN / ATR city of Cimahi; Receive a bribe, Corruption. The strategy carried out is the strategy of strengthening the role of individual bureaucracy related to the quality of human resources, the strategy of strengthening the role of the bureaucracy in an organization, and the Strengthening Strategy of the role of the bureaucracy in a systematic manner. Permasalahan Birokrasi sudah menjadi masalah nasional, tidak terkecuali di kota Cimahi, BPN/ATR sebagai salah satu lembaga yang melayani masyarakat selalu menjadi sorotan kerena banyaknya keluhan yang dirasakan oleh masyarakat dan dalam tulisan ini peneliti ingin mengetahui jenis patologi birokrasi yang melanggar norma hukum dan perundang-undangan yang berlaku serta strategi apa saja yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Metode yang digunakan adalah mixed method dengan analisis deskriptif, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terstruktur dan angket. Patologi yang di derita oleh BPN/ATR kota Cimahi; Menerima sogok, Korupsi. Strategi yang dilakukan adalah stretegi penguatan peran birokrasi secara individu terkait dengan kualitas SDM, Strategi penguatan peran birokrasi secara organisasi, dan Strategi Penguatan peran birokrasi secara kesisteman.
Bobi Rizki Ananda, Roni Ekha Putera, Ria Ariany
Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), Volume 8, pp 167-179; doi:10.31314/pjia.8.2.167-179.2019

Abstract:
TThis study aims to explain service innovations in the health sector that have been carried out by the Pariaman District General Hospital so that the services provided to the community are better. So far what has happened in the city is the presence of bad services performed by various existing hospitals in the regions so that there are people who complain about these health services. This study uses qualitative research methods with data collection techniques through interviews, observation and documentation. The informants came from the hospital and the community who performed the service. The results of this study indicate that the Pariaman Regional General Hospital has been innovating as a form of effort of the Pariaman Regional General Hospital in facilitating matters of service to the community, with the existence of innovations in the Pariaman Regional General Hospital since 2018, the quality of services has increased, things this is proven by the Community Satisfaction Index (IKM) in 2018 which is outstanding value. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan inovasi–inovasi pelayanan di bidang kesehatan yang telah dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Pariaman sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat menjadi lebih baik. Selama ini yang terjadi di masyarakat adalah terdapatnya pelayanan buruk yang dilakukan oleh berbagai rumah sakit yang ada di daerah. Sehingga dengan demikian ada masyarakat yang mengeluhkan pelayanan kesehatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan berasal dari pihak rumah sakit dan masyarakat yang melakukan layanan. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah Pariaman telah melakukan inovasi sebagai bentuk upaya Rumah Sakit Umum Daerah Pariaman dalam mempermudah urusan pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya inovasi di Rumah Sakit Umum Daerah Pariaman tersebut semenjak tahun 2018, kualitas pelayanan semakin meningkat, hal ini dibuktikan dengan Indek Kepuasan Masyarakat (IKM) pada tahun 2018 yang bernilai sangat baik.
Ali Roziqin, Irfan Murtadho Yusuf
Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), Volume 8, pp 110-122; doi:10.31314/pjia.8.2.110-122.2019

Abstract:
Bidikmisi program is an effort of government policy to improve the quality of resources while preparing superior human resources in the future. Diponegoro University is a state university in Central Java Province which is one of the implementers of Bidikmisi program. This article aims to analyze how the implementation of Bidikmisi scholarship policies in Diponegoro University. This article uses a descriptive qualitative approach.Ther result is implementation of the policy still encountered several problems such as misdirected, the distribution of monthly allowances that are often late, convoluted bureaucracy and minimum monitoring and monitoring of relevant stakeholders. Based on these considerations, Authors tries to give advice to stakeholders namely to provide living expenses provided to students. Related to financial management training, and entrepreneurship. Increase selectivity in determining bidikmisi students. Simplify the bureaucratic process so that it does not hamper the process of disbursing monthly living expenses. Facilitating bidikmisi students with empowering programs. As well as improving the monitoring and coordination system from the department level to the university with an integrated system. Kebijakan bidikmisi merupakan salah satu upaya kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumberdaya sekaligus menyiapkan sumberdaya manusia yang unggul di masa depan. Universitas Diponegoro merupakan perguruan tinggi negeri di Provinsi Jawa Tengah yang menjadi salah satu pelaksana kebijakan bidikmisi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi kebijakan beasiswa bidikmisi yang ada di lingkungan Universitas Diponegoro. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dari kebijakan tersebut masih ditemui beberapa masalah seperti salah sasaran, penyaluran uang saku bulanan yang sering terlambat, birokrasi yang berbelit-belit dan minimnya monitoring serta koordinasi dari stakeholder yang terkait. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis mencoba untuk memberikan saran kepada stakeholders yaitu melakukan penyesuaian biaya hidup bulanan yang diberikan kepada mahasiswa. Memberikan pelatihan manajemen keuangan, dan entrepreneurship. Meningkatkan selektifitas dalam penetapan mahasiswa bidikmisi. Menyederhanakan proses birokrasi sehingga tidak menghambat proses pencairan biaya hidup bulanan. Memfasilitasi mahasiswa-mahasiswa bidikmisi dengan program yang sifatnya memperdayakan. Serta memperbaiki sistem monitoring dan koordinasi mulai dari tingkat jurusan hingga universitas dengan sebuah sistem yang terintegrasi.
Thamrin A Kum
Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), Volume 8, pp 101-109; doi:10.31314/pjia.8.2.101-109.2019

Abstract:
This research article aims to measure the participants' responses to the implementation of the basic training they attended. The research approach used is quantitative with the type of research used is descriptive survey. The results showed that the participants had a good perception of the implementation of the training related to the components of the training material, the organization of the training, facilities and lecturers / teaching staff that were shown with a very satisfying and satisfying percentage of more than 50%, and there were only less than 50% of the satisfactory scores. and unsatisfactory.Artikel Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tanggapan peserta terhadap pelaksanaan pelatihan dasar yang mereka ikuti. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah Survey dekriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peserta memiliki persepsi baik terhadap pelaksanaan pelatihan berkaitan dengan komponen materi pelatihan, penyelenggaraan pelatihan, sarana dan widyaiswara/tenaga pengajar yang ditunjukan dengan presentase nilai sangat memuaskan dan memuaskan lebih dari 50%, dan hanya terdapat kurang dari 50% nilai cukup memuaskan dan kurang memuaskan.
Syahrul Ibad, Musdalifah Musdalifah
Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), Volume 8, pp 89-100; doi:10.31314/pjia.8.2.89-100.2019

Abstract:
This study discusses political parties reviewing strategies in gaining mass support, the strategy carried out by political parties is to achieve predetermined goals which in this case are referred to as the vision and mission of political parties using techniques, tricks, methods and implementation of tasks by utilizing party structure, so that the work program is in accordance with the wishes of the community. Meanwhile, to uncover the strategy of political parties in gaining mass support, a library research method or approach is used. Literature study or literature can be interpreted as a series of activities related to library data collection methods, reading and recording and processing research materials. Research results show that strategy of political parties in gaining the support of the masses is always trying to fix the party from the party's internal and external parties, so that the party can provide a better change for the community through political party programs and through power struggles in general elections.Penelitian ini membahas tentang partai politik tinjauan strategi dalam meraih dukungan massa, strategi yang dilakukan partai politik ialah untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan sebelumnya yang dalam hal ini disebut sebagai dengan visi dan misi partai politik dengan menggunakan teknik, trik, cara maupun pelaksanaan tugas dengan memamfaatkan struktur partai, sehingga program kerja sesuai dengan keinginan masyarakat. Sedangkan untuk mengungkap strategi partai politik dalam meraih dukungan massa digunakan metode atau pendekatan kepustakaan, Studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa strategi partai politik dalam meraih dukungan massa adalah selalu berusaha membenahi partai dari internal partai maupun ekternal partai, sehingga partai bisa memberikan perubahan yang lebih baik bagi masyarakat melalui program partai politik maupun melalui perebutan kekuasaan dalam pemilihan umum.
Ismet Sulila
Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), Volume 8, pp 67-74; doi:10.31314/pjia.8.1.67-74.2019

Abstract:
This empirical study was intended to analyze, measure, and discuss the effect of human resource competency and the implementation of regional financial management information system on the quality of financial statement at BPKAD office of Gorontalo City.. Based on the initial study and research problem, hence the research used a quantitative approach and supported by ex post facto method. The technique of data analysis employed multiple regression. The findings of this study include: first, there has been a significant effect of human resource competency on the quality of financial statement at BPKAD office of Gorontalo City. Second, there has been an important effect of the Implementation of Regional Financial Management Information System on the quality of financial statement at BPKAD office of Gorontalo City. Third, there has been a contribution of the effect of human resource competency and Implementation of Regional Financial Management Information System simultaneously on the quality of financial statement at BPKAD office of Gorontalo City. Based on the previous conclusions, it is recommended: 1) To improve the human resource competency in regard of the use of regional financial management apps through training and advanced technical guidance activities, 2) To make an effective use of regional financial apps in various institutionsin Gorontalo City government, 3) that further research should examine the effect of other factors on the quality of financial statement.
Hazid Jalma, Roni Ekha Putera, Kusdarini Kusdarini
Publik (Jurnal Ilmu Administrasi), Volume 8, pp 24-37; doi:10.31314/pjia.8.1.24-37.2019

Abstract:
As a form of e-Government development initiative, Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang has an initiative in the form of using the OpenSID web application. But in its implementation, there are still shortcomings and problems in the OpenSID implementation process. This research was conducted using qualitative descriptive methods. Data were collected through interviews with respondents selected based on purposive sampling technique, documents on the use of OpenSID web and observing the use of OpenSID web on improving public services. The study show that the use of the OpenSID web in improving public services has gone well, can be seen from the dimensions of public sector web analysis. Utilization of the OpenSID web has various information and is managed well with the PPID. The impact of public services that can be felt from the use of the OpenSID web is to easily obtain nagari information, information on public service processes and public services that can be resolved quickly because of population data that already exists on the OpenSID server. However, the utilization of the OpenSID website is still not running optimally. This is because some of the information contained in the content is non-updated information and some information does not yet exist.Sebagai bentuk inisiatif pengembangan e-Government, Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang memiliki inisiatif dalam bentuk menggunakan aplikasi web OpenSID. Namun dalam implementasinya, masih ada kekurangan dan masalah dalam proses implementasi OpenSID. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan responden yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling, dokumen tentang penggunaan web OpenSID dan mengamati penggunaan web OpenSID untuk meningkatkan layanan publik. Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan web OpenSID dalam meningkatkan layanan publik telah berjalan dengan baik, dapat dilihat dari dimensi analisis web sektor publik. Pemanfaatan web OpenSID memiliki berbagai informasi dan dikelola dengan baik dengan PPID. Dampak dari layanan publik yang dapat dirasakan dari penggunaan web OpenSID adalah dengan mudah mendapatkan informasi nagari, informasi tentang proses layanan publik dan layanan publik yang dapat diselesaikan dengan cepat karena data populasi yang sudah ada di server OpenSID. Namun, pemanfaatan situs web OpenSID masih belum berjalan optimal. Ini karena beberapa informasi yang terkandung dalam konten adalah informasi yang tidak diperbarui dan beberapa informasi belum ada.
Back to Top Top