AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika

Journal Information
ISSN / EISSN : 2086-2725 / 2579-7646
Current Publisher: Universitas PGRI Semarang (10.26877)
Total articles ≅ 105
Filter:

Latest articles in this journal

Leila Aseana
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Volume 11, pp 163-173; doi:10.26877/aks.v11i1.5450

Abstract:
This study aims to describe the process of detection of emotional regulation ofstudents in achieving the ability to understand concepts in PKBM studentsPackage C. Data collection was done by questionnaire and Mathematics ConceptUnderstanding tests. This research is an analytical survey with Crossectionalapproach, the sample is taken by purposive sampling technique that is as manyas 3 respondents. The instruments used in this study were questionnaire and testresult sheet. This study is recommended to find out the regulation of emotions inachieving the ability of students to understand concepts in PKBM Package CKeywords: Emotion regulation, concept understanding
Jumadi Jumadi
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Volume 11, pp 174-185; doi:10.26877/aks.v11i1.5380

Abstract:
This study aims to analyze the relationship between IQ test results and studentintelligence in learning mathematics through the Multiple Intelligence Theory.This research is a qualitative study which uses primary references forintelligence in mathematics learning and correlates with IQ tests based onmultiple intelligence theory.The results of research that discusses the theory of Multiple Intentions that areable to change the view of intelligence as seen from the results of IQ tests are nolonger relevant because IQ tests only discuss intelligence intelligence,mathematics and language. IQ tests only support math-intelligence andlanguage, while learning mathematics involves not only intelligence andlanguage. If the school wants to implement Multiple Intelligences in itseducation system, then it needs help from each teacher to ask to start and ask toput all his skills and creativity into teaching.Keywords: Multiple intelligence, multiple intelligence, IQ, mathematicalintelligence
Yus Mochamad Cholily, Sitti Karimah Sulfiah, Putri Ayu Kusgiarohmah
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Volume 11, pp 63-69; doi:10.26877/aks.v11i1.5207

Abstract:
Mahasiswa sebagai calon guru harus memiliki kemampuan dalam melakukan pembuktian matematis. Kemampuan tersebut berfungsi untuk meyakinkan seseorang akan suatu rumus ataupun teorema. Semakin tinggi kemampuan mahasiswa dalam melakukan pembuktian akan berdampak pada peningkatan keterampilan pembuktian matematika siswa. Secara umum metode pembuktian yang dikenal oleh siswa adalah pembuktian secara langsung dan tidak langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan mahasiswa dalam melakukan pembuktian ditinjau dari proses sistematisasi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam melakukan pembuktian matematis. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yang dijelaskan secara deskriptif menunjukkan bahwa kemampuan pembuktian mahasiswa ditinjau dari proses sistematisasi masih lemah, mahasiswa belum memahami perbedaan antara rumus, definisi, teorema ataupun sifat. Selain itu, mahasiswa juga belum mengaitkan definisi, sifat, ataupun teorema yang relevan dengan pembuktian yang dilakukan. Akibatnya mahasiswa menyelesaikan soal dengan cara coba-coba. Salah satu faktor yang mempengaruhi hal tersebut yaitu kurangnya latihan dalam mengerjakan soal yang berbasis pembuktian matematika.
Nopi Yanti, Ety Septiati, Nyiayu Fahriza Fuadiah
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Volume 11, pp 53-62; doi:10.26877/aks.v11i1.4953

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fokus guru menyampaikan materi mengacu pada dokumen bahan ajar berupa buku paket atau buku-buku referensi saja. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hambatan belajar yang terkait dengan materi belah ketupat SMP dan faktor-faktor penyebabnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analisis LO dilakukan dengan Analisis Kurikulum, Analisis RPP, Analisis Bahan Ajar, Wawancara terhadap guru mata pelajaran dan memberikan tes berupa tes diagnostik pada kelas VIII SMP Negeri 31 Palembang. Dari hasil analisis, hambatan yang ditemukan menunjukkan adanya ontogenical obstacles, didactical obstacles, dan epistemological obstacles pada pembelajaran belah ketupat. Berdasarkan Hasil Penelitian LO yang muncul adalah LO pada konsep garis yang tegak lurus, LO konsep satuan luas, dan LO Konsep luas belah ketupat.
Nurul Ula, Sri Hartatik, Nafiah Nafiah, Akhwani Akhwani
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Volume 11, pp 82-92; doi:10.26877/aks.v11i1.6223

Abstract:
Siswa yang memiliki minat belajar tinggi merupakan impian setiap pendidik, tetapi dalam proses belajar mengajar pendidik juga harus mampu memberikan pengajaran dengan baik dan menyenangkan, sehingga siswa tidak mengalami kebosanan. Para pendidik harus mempersiapkan dorongan ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung, seperti penggunaan media visual. Artikel ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui meta-analisis pengaruh media visual terhadap minat belajar siswa SD pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian meta-analisis, kemudian pada teknik pengumpulan data menggunakan dokumen tertulis dan populasi yang berasal dari buku, jurnal dan artikel. Kemudian sampel yang digunakan adalah purposive sampling ditentukan sesuai pembahasan artikel ini, sebanyak 20 artikel. Selanjutnya data dianalisis menggunakan prosentase diagram, tabel dan dianalisis secara kualitatif. Hasil artikel ini menunjukkan bahwa 1. Media proyeksi diam banyak digunakan dan berpengaruh terhadap minat belajar siswa pada pembelajar matematika, dengan prosentase sebesar 60%. 2. Subjek siswa SD banyak dijadikan penelitian, dengan 16 subjek siswa SD dalam 20 artikel. 3. Metode yang banyak digunakan adalah kuantitatif dengan jumlah 8 data kuantitatif. 4. Dan analisis data yang banyak digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan prosentase 40,0. 5. Hasil rata-rata sebelum diberikan media visual 59,34 dan meningkat 15,4 kemudian hasil akhir menjadi 74,7.
Maria Ulpah, Zaenurrohman Zaenurrohman
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Volume 11, pp 1-8; doi:10.26877/aks.v11i1.3749

Abstract:
Pemahaman konsep matematika di SMP Negeri 2 Patikraja masih sangat rendah, terutama dalam pemahaman konsep bangun ruang. Berkaitan dengan hal ini, perlu adanya inovasi dalam penyampaian materi pembelajaran, salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk lebih aktif dalam proses belajar mengajar di kelas yaitu reciprocal teaching. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektifitas penggunaan model reciprocal teaching dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa SMP. Penelitian ini berjenis quasi experimen dengan menggunakan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Adapun instrument yang digunakan untuk mengukur pemahaman konsep adalah tes yang terdiri dari soal-soal uraian. Tes diberikan sebelum dan setelah pembelajaran, lalu dianalisis dengan menggunakan n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran reciprocal teaching efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Hal ini terlihat dari n-gain kelompok eksperimen yang berada pada kategori sedang yaitu 0.463, sedangkan rata-rata n-gain kelompok kontrol adalah 0.259 yang termasuk pada kategori rendah.Kata kunci: pemahaman konsep, reciprocal teaching, matematika.
Arifah Indah Setyorini, Abdul Aziz Saefudin
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Volume 11, pp 131-140; doi:10.26877/aks.v11i1.5609

Abstract:
Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RnD) yang bertujuan untuk menghasilkan LKS (Lembar Kerja Siswa) dengan Pendekatan Scientific yang berkualitas untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP Kelas VIII pada Materi Pola Bilangan. Prosedur pengembangan yang digunakan adalah prosedur pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah dihasilkan LKS (Lembar Kerja Siswa) dengan Pendekatan Scientific yang berkualitas valid, praktis, dan efektif. LKS (Lembar Kerja Siswa) dengan Pendekatan Scientific bertujuan untuk Memfasilitasi Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP Kelas VIII pada Materi Pola Bilangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Kualitas LKS yang dikembangkan dinyatakan valid dengan rata-rata skor 3,08 dari skor maksimal ideal 4. (2) Berdasarkan data yang diperoleh LKS dengan pendekatan scientific dinyatakan praktis, dengan rata-rata skor respon guru terhadap LKS dengan pendekatan scientific sebesar 3,19 dari skor maksimal ideal 4, respon siswa terhadap LKS dengan pendekatan scientific memperoleh rata-rata skor 3,18 dari skor maksimal ideal 4, analisis respon positif siswa memperoleh persentase sebesar 80,81%, dan hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran memperoleh rata-rata persentase keterlaksanaan sebesar 92,5%. (3) Berdasarkan hasil posttest, LKS dinyatakan efektif dan dikatakan telah berhasil memfasilitasi kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi Pola Bilangan dengan persentase siswa yang memperoleh nilai posttest lebih dari atau sama dengan KKM mencapai 71,88%.
Zulaiha Rahasia, Resmawan Resmawan, Dewi Rahmawaty Isa
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Volume 11, pp 9-16; doi:10.26877/aks.v11i1.4903

Abstract:
Spline is one of the nonparametric approach, to adjust data so the final model has good flexibility. The purpose of this research is to model the time series data in the form of currency exchange rates by using the nonparametric B-spline approach. In B-spline modelling, determination of the order for the model, and the number and the placement of the knot are the criteria that must be considered. The best B-spline model obtained based on the selection of the optimal knot points with minimum Generalized Cross Validation (GCV) criteria. The modelling in this research use data on the exchange rate of the rupiah toward the US dollar in the period January 2014 - December 2018. The best B-spline model obtained by the 2 point knot approach, at points 11935.10 and 12438.29, with GCV valueequals to 55683.09.Keywords: Nonparametric Regression; B-Spline; Generalized Cross Validation
Anik Nur Laily, Ari Indriani, Novi Mayasari
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Volume 11, pp 27-36; doi:10.26877/aks.v11i1.4078

Abstract:
Permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagian besar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sumberrejo mempunyai kemampuan komunikasi matematis yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe script terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada pokok bahasan segiempat kelas VII SMP Negeri 1 Sumberrejo Bojonegoro tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental Research). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sumberrejo Bojonegoro tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 288 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas VII-A dengan jumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-B dengan jumlah 32 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah teknik Cluster Random Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, metode dokumentasi, dan metode tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal tes kemampuan komunikasi matematis siswa. Teknik analisis data atau pengujian hipotesis menggunakan teknik statistik dengan uji t dan dilakukan analisis uji prasyarat dengan uji Lilliefors untuk uji normalitas, uji Bartlett untuk uji homogenitas serta uji t untuk uji keseimbangan. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan kemampuan komunikasi matematis siswa selama diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe script didapat thitung = 3,275 > ttabel = 2,297 sehingga thitung DK maka H0 ditolak, artinya ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe script terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada pokok bahasan segiempat kelas VII SMP Negeri 1 Sumberrejo Bojonegoro tahun pelajaran 2018/2019.Kata kunci: Script, Kemampuan Komunikasi Matematis
Junaidah Wildani, Illah Winiati Triyana, Wilda Mahmudah
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Volume 11, pp 141-150; doi:10.26877/aks.v11i1.3779

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi matematis siswa di Indonesia berdasarkan hasil PISA. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan lembar kerja siswa (LKS) berbasis literasi matematis pada materi statistika yang valid dan praktis. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Gresik pada bulan Mei 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang dikemukakan oleh Plomp. Tahapan penelitian meliputi tahap penelitian awal dan tahap pengembangan. Pada tahap penelitian awal, dilakukan analisis konteks dan kebutuhan yang menghasilkan kesimpulan bahwa perlu dikembangkannya LKS berbasis literasi untuk membiasakan siswa dengan masalah-masalah literasi. Perancangan dan pengembangan LKS dilakukan pada tahap pengembangan. Begitu juga dengan evaluasi validitas dan kepraktisan LKS. Validitas LKS dievaluasi secara formatif oleh dua orang ahli dengan bantuan lembar validasi. Sedangkan kepraktisan LKS dievaluasi melalui kegiatan forum group discussion (FGD) bersama enam orang siswa dengan kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Setelah melalui revisi, LKS dinyatakan valid oleh kedua ahli. Pada kegiatan FGD, siswa dan peneliti mendiskusikan apa yang tidak mereka pahami pada LKS. Setelah LKS direvisi berdasarkan hasil diskusi pada FGD, siswa menyatakan LKS dapat digunakan sehingga LKS dinyatakan telah memenuhi syarat kepraktisan. Kata kunci: literasi matematis; penelitian pengembangan; LKS
Back to Top Top