JURNAL QUA TEKNIKA

Journal Information
ISSN / EISSN : 20882424 / 25273892
Current Publisher: Universitas Islam Balitar (10.35457)
Former Publisher: Center of Language and Culture Studies (10.30957)
Total articles ≅ 62
Filter:

Latest articles in this journal

JURNAL QUA TEKNIKA; doi:10.30957/quateknika

Sely Novita Sari
Published: 28 March 2019
JURNAL QUA TEKNIKA, Volume 9, pp 1-10; doi:10.35457/quateknika.v9i1.635

Abstract:Bata ringan merupakan alternatif pembuatan dinding selain seri bata merah yang digunakan oleh orang awam. Itu Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan perhitungan biaya anggaran dan kebutuhan untuk menggunakan dinding bata merah dengan cahaya dinding bata. Metode implementasi adalah menghitung analisis harga satuan pemasangan bata merah dan bata ringan, AHS dikalikan dengan volume dan RAB diperoleh, maka RAB yang dihitung dibandingkan antara keduanya. Kesimpulan harga pemasangan pasangan dinding bata merah adalah Rp. 44.128.086,00. Harga memasang pasangan bata ringan adalah Rp. 85.295.824,71. Perbedaan antara kedua pekerjaan itu adalah Rp. 41.167.738,71. Perbedaan persentase antara kedua pekerjaan adalah 48,3%.
Nila Nurlina
Published: 28 March 2019
JURNAL QUA TEKNIKA, Volume 9, pp 11-20; doi:10.35457/quateknika.v9i1.636

Abstract:Baja karbon rendah merupakan paduan yang terdiri atas unsur utama karbon dengan komposisi rendah dan besi. Sifat mekanik baja karbon rendah dipengaruhi oleh komposisi dan struktur mikro logam. Salah sifat mekanik logam yang akan dicari nilainya adalah kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan pengujian hardening terhadap material baja karbon rendah. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu nilai kekerasan baja karbon rendah semakin meningkat seiring bertambahnya suhu pemanasan. Selain itu, berdasarkan data hasil percobaan diketahui bahwa media pendingin air garam memiliki kekerasan lebih tinggi dibandingkan dengan oli SAE 10.
Nurjanah
Published: 28 March 2019
JURNAL QUA TEKNIKA, Volume 9, pp 31-42; doi:10.35457/quateknika.v9i1.698

Abstract:Pembangunan dalam bidang konstruksi yang sangat pesat, diantaranya dalam pembangunan perumahan ,kantor rumah sakit dan sebagainya . Beton sebagai bahan bangunan sudah lama digunakan dan diterapkan secara luas oleh masyarakat sebab memiliki keunggulan – keunggulan dibanding material struktur lainya yakni memiliki kekuatan yang baik, tahan api, tahan terhadap perubahan cuaca, serta relatif mudah dalam pengerjaan.Penelituan ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh subtitusi dengan bahan tambahan Texafon terhadap kuat tekan beton Metode yang di gunakan pada penelitian ini yakni dengan membuat beton ringan subtitusi bahan tambahan texafon sebesar 0%, 10 % dan 30 % dari berat pasir Beton ringan yang sudah di curing selama 7 hari kemudian di uji untuk mendapatkan nilai kuat tekan dari beton ringan. Hasil penelitian menunjukkan nilai kuat tekan subtitusi 0% pada umur 7 hari adalah sebesar 6,2 Mpa, Sedangkan dengan tambahan 10% adalah sebesar 5,21 Mpa dan dengan tambahan 30% adalah sebesar 4,51 Mpa.
Ahmad Yufron
Published: 28 March 2019
JURNAL QUA TEKNIKA, Volume 9, pp 21-30; doi:10.35457/quateknika.v9i1.637

Abstract:ABSTRAK Studi Tentang Pengaruh Variasi Suhu Ruangan Dan Prosentase Pemakaian H2SO4 (Asam Sulfat) Terhadap Pengujian Ratio Cover Dan Kekuatan Filament Polyester Benang Core-Spun 128 d-Tex Dari Mesin Ring Core Spinning Merk Rieter Type G 5 / 1 Di PT. Tool Thread Indonesia, Pleret Pasuruan – Jawa Timur Kata Kunci : Ratio Cover Core-Spun Filament Polyester H2SO4
Mustofa Ihwanudin
JURNAL QUA TEKNIKA, Volume 8, pp 1-11; doi:10.30957/quateknika.v8i2.469

Abstract:Pada jaringan distribusi sering muncul gangguan yang bisa mengakibatkan penurunan kualitas daya, diatara penyebab penurunan kualitas daya adalah voltage sag dan voltage swell. Gangguan jenis ini dapat mengakibatkan gagal operasi peralatan terutama yang menggunakan komponen elektronik daya. Penelitian berupa simulasi untuk menggambarkan terjadinya voltage sag dan voltage swell yang disebabkan gangguan fasa ke tanah dan pelepasan beban yang di variasi dengan sambungan trafo distribusi yang berbeda. Simulasi dilakukan menggunakan software matlab simulink. Hasilnya model simulasi mampu menggambarkan sinyal voltage sag akibat hubung singkat satu fasa, dua fasa, tiga fasa ke tanah dan sinyal voltage swell akibat pelepasan beban.
Hazairin Nikmatul Lukma
JURNAL QUA TEKNIKA, Volume 8, pp 53-61; doi:10.30957/quateknika.v8i2.500

Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendesain sebuah media pembelajaran yang bersifat menarik, kreatif, serta interaktif dalam sebuah proses pembelajaran, pada Mata Kuliah Fisika Bangunan Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Balitar Blitar. Desain Media Pembelajaran merupakan tampilan animasi, dengan aplikasi Software Adobe Flash Player 8, dengan metode pembelajaran yang diterapkan adalah Pictorial Riddle. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Sampel penelitian diambil secara acak dari seluruh mahasiswa yang memprogram mata kuliah Fisika Bangunan, sebanyak 20 orang. Peningkatan tes hasil belajar mahasiswa dianalisis menggunakan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media animasi Pictorial Riddle dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Fisika Bangunan, pada pertemuan pertama sebesar 17 % dengan N-gain sebesar 0,40 dan masuk dalam kategori sedang. Sedangkan pada pertemuan kedua terjadi peningkatan sebesar 11 % dengan N-gain sebesar 0,35, masuk dalam kategori sedang.This research aims to design a learning media that is interesting, creative, and interactive in a learning process, in the Building Physics Course in the Civil Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Blitar Balitar Islamic University. Learning Media Design is an animated display, with Adobe Flash Player 8 Software application, with the learning method applied is Pictorial Riddle. The study used a quasi-experimental method with the design of one group pretest-posttest design. The research sample was taken randomly from all students who programed the Building Physics course, as many as 20 people. Improved student learning outcomes tests were analyzed using N-gain. The results showed that the application of Pictorial Riddle animation media can improve student learning outcomes in the Building Physics course, at the first meeting of 18% with N-gain of 0.40 and in the medium category. While in the second meeting there was an increase of 12% with N-gain of 0.35, included in the medium category.
Subaidillah Fansuri, Anita Intan Nura Diana
JURNAL QUA TEKNIKA, Volume 8, pp 43-51; doi:10.30957/quateknika.v8i2.499

Abstract:Pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia yang semakin bertambah, berbanding lurus dengan pertambahan kebutuhan penduduk terhadap sandang, pangan dan papan. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk maka semakin meningkat jumlah kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup yang layak misalnya pembangunan infrastruktur jalan, bangunan gedung dsb. Pembangunan infrastruktur pasti membutuhkan material yang bermacam-macam seperti bahan campuran beton, membutuhkan pasir, kerikil, semen dan air. Karakteristik sifat beton memiliki kuat tekan tinggi namun lemah dalam kuat tarik maka dari itu dalam proses pembuatan beton dibutuhkan bahan yang bermutu untuk menjaga kualitas beton.Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data primer. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Dalam hal ini peneliti melakukan uji laboratorium yaitu percobaan kadar air pasir; percobaan berat jenis pasir; percobaan berat voleme pasir; test kebersihan pasir terhadap lumpur (endapan); test kebersihan pasir terhadap lumpur (pencucian); percobaan kadar air batu pecah; percobaan berat jenis batu pecah; percobaan berat voleme batu pecah; test kebersihan batu pecah terhadap lumpur (pencucian); Test Keausan Agregat Kasar. Teknik analisis data akan dilakukan dengan langkah-langkah berikut : 1) Survey lokasi; 2) Pengambilan sampel; 3) Uji laboratorium.Hasil percobaan kadar air agregat kasar untuk Desa Batuan 5,02%; Desa Batu Putih 1,83%; Desa Dasuk 2,08%; Desa Rubaru 1,93%; Desa Lenteng 2,04%. Hasil percobaan berat jenis kering agregat kasar untuk Desa Batuan 2,42 gr; Desa Batu Putih 2,39 gr; Desa Dasuk 2,45 gr; Desa Rubaru 2,53 gr; Desa Lenteng 2,32 gr. Hasil percobaan berat volume agregat kasar untuk Desa Batuan 1814,5 Kg/m3; Desa Batu Putih 2230,5 Kg/m3; Desa Dasuk 1977,5 Kg/m3; Desa Rubaru 2075,5 Kg/m3; Desa Lenteng 1852,5 Kg/m3. Hasil percobaan kebersihan agregat terhadap kadar lumpur agregat kasar untuk Desa Batuan 1 %; Desa Batu Putih 0,5 % ; Desa Dasuk 0,5 %; Desa Rubaru 0,5 %; Desa Lenteng 0,7 %. Hasil percobaan keausan agregat kasar untuk Desa Batuan 19,8 %; Desa Batu Putih 29,6 % ; Desa Dasuk 26,2 %; Desa Rubaru 24,8 %; Desa Lenteng 25,6 %.Hasil percobaan kadar air agregat halus untuk pasir pasuruan 14,15%; dan pasir pasirian 8,93%. Hasil percobaan berat jenis kering agregat halus untuk pasir pasuruan 2,27gr ; dan pasir pasirian 2,8 gr. Hasil percobaan berat volume agregat halus untuk pasir pasuruan 1459,3Kg/m3 ; dan pasir pasirian 1749,3 Kg/m3. Hasil percobaan kadar lumpur (pengendapan) agregat halus untuk pasir pasuruan 5,26 %; dan pasir pasirian 9 %. Hasil percobaan kadar lumpur (pencucian) agregat halus untuk pasir pasuruan 6,26 %; dan pasir pasirian 7,9 %.
Achendri M. Kurniawan, Devita Sulistiana
JURNAL QUA TEKNIKA, Volume 8, pp 63-69; doi:10.30957/quateknika.v8i2.502

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Mustofa Ihwanudin
JURNAL QUA TEKNIKA, Volume 8, pp 1-15; doi:10.30957/quateknika.v8i2.472

Abstract:Pada jaringan distribusi sering muncul gangguan yang bisa mengakibatkan penurunan kualitas daya, diatara penyebab penurunan kualitas daya adalah voltage sag dan voltage swell. Gangguan jenis ini dapat mengakibatkan gagal operasi peralatan terutama yang menggunakan komponen elektronik daya. Penelitian berupa simulasi untuk menggambarkan terjadinya voltage sag dan voltage swell yang disebabkan gangguan fasa ke tanah dan pelepasan beban yang di variasi dengan sambungan trafo distribusi yang berbeda. Simulasi dilakukan menggunakan software matlab simulink. Hasilnya model simulasi mampu menggambarkan sinyal voltage sag akibat hubung singkat satu fasa, dua fasa, tiga fasa ke tanah dan sinyal voltage swell akibat pelepasan beban.