Journal Information
ISSN / EISSN : 1907-364X / 2623-1875
Current Publisher: FKIP Universitas Riau (10.31258)
Total articles ≅ 90
Current Coverage
DOAJ
Filter:

Latest articles in this journal

Putri Indah Lestari, Rini Luciani Rahayu, Ayu Wulandari
Published: 5 October 2020
SOROT, Volume 15, pp 117-124; doi:10.31258/sorot.15.2.117-124

Abstract:
Pengangguran di Kabupaten Bangka selama periode 12 tahun terakhir mengalami fluktuatif. Pada tahun 2007 jumlah pengangguran sebesar 6.900 ribu/jiwa, tingkat pengangguran tertinggi tahun 2015 sebesar 12.805 ribu/jiwa, dan pada tahun 2018 mengalami penuruan jumlah pengangguran sebesar 2.670 ribu/jiwa. Upah Minimum Kabupaten Bangka selama periode 12 tahun terakhir meningkat sebesar 257,85%. Penelitian bertujuan untuk melihat pengaruh dari upah minimum kabupaten terhadap pengangguran di Kabupaten Bangka tahun 2007-2018. Menggunakan data yang didapat dari Badan Statistik Kabupaten Bangka. Analisis data menggunakan regresi sederhana. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder yang merupakan data yang dikumpulkan secara tidak langsung dari pihak ketiga. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini yang pertama melakukan uji asumsi klasik, ketiga uji kelayakan model, dan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil regresi sederhana menunjukkan bahwa variabel upah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pengangguran di Kabupaten Bangka dengan nilai signifikan 0,814. Upah Minimum Kabupaten tidak berpengaruh terhadap pengangguran di Kabupaten Bangka disebabkan oleh masyarakat yang termasuk dalam angkatan kerja banyak bekerja di bidang informal.Unemployment in Bangka Regency during the last 12 years failed to fluctuate. In 2007 the number of payments was 6,900 thousand/person, the highest level of payment in 2015 was 12,805 thousand/person, and in 2018 the number of pensions was 2,670 thousand/person. The Minimum Wage for Bangka Regency during the last 12 years increased by 257.85%. Participatory research to see participation from district minimum payments to purchases in Bangka Regency in 2007-2018. Using data obtained from the Bangka Regency Statistics Agency. Data analysis uses simple regression. The type of data used is secondary data which is data collected indirectly from third parties. This type of research is quantitative descriptive. Data analysis techniques in this study were the first to test the assumptions of the classical model, the third test of the feasibility test, and simple linear regression analysis. The Regency Minimum Wage does not agree with the purchase in Bangka Regency which is influenced by the people in the labor force who work mostly in the informal sector.
Hamzah Hamzah
Published: 5 October 2020
SOROT, Volume 15, pp 75-85; doi:10.31258/sorot.15.2.75-85

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis industri yang menjadi industri pengolahan unggulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Alat analisis yang digunakan adalah analisis Location Quotient dan Analisis Shift Share. Hasil penelitian dari analisi LQ menunjukkan bahwa industri yang menjadi industri unggulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung antara lain yaitu industri makanan dan minuman, industri karet, barang dari karet dan plastik, industri bahan galian bukan logam, serta industi logam. Sedangkan sub sektor industri pengolahan yang tidak unggul yaitu Industri Tekstil dan Pakaian Jadi, Industri Kayu, Barang dari Kayu, dan Gabus dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan, dan sejenisnya, Industri Kertas dan Barang dari Kertas, Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman, Industri Barang Logam, Komputer, Barang Elektronik, Optik; dan Peralatan Listrik, Industri Furnitur, serta Industri Pengolahan Lainnya (Jasa Reparasi, dan Pemasangan Mesin, dan Peralatan). Penggabungan analisis LQ dan Shift Share menunjukkan hasil bahwa sub sektor industri pengolahan unggulan terdapat pada Industri Karet, Barang dari Karet, dan Plastik, karena memiliki 2 keunggulan sekaligus yaitu keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif.The purpose of this study is to identify the types of industries that are leading industries in the Bangka Belitung Islands Province. The analytical tool used is Location Quotient analysis and Shift Share Analysis. The results of the LQ analysis show that industries that are leading industries in the Bangka Belitung Islands Province include the food and beverage industry, the rubber industry, rubber and plastic goods, the non-metal mining industry, and the metal industry. While the manufacturing industry sub-sectors that are not superior are the Textile and Apparel Industry, the Timber Industry, Wood Products, and Cork and Woven Goods from Bamboo, Rattan, and the like, the Paper Industry and Paper Products, Printing and Reproduction of Recording Media, the Goods Industry Metals, Computers, Electronics, Optics; and Electrical Equipment, Furniture Industry, and Other Processing Industries (Repair Services, and Machine, and Equipment Installation). The merger of LQ analysis and Shift Share shows the results that the leading manufacturing sub-sector is found in the Rubber Industry, Rubber Products, and Plastics, because it has two advantages at once namely comparative advantage and competitive advantage.
Miftakul Khoiri, Syapsan Syapsan, Sri Endang Kornita
Published: 5 October 2020
SOROT, Volume 15, pp 87-104; doi:10.31258/sorot.15.2.87-104

Abstract:
Terdapat beberapa permasalahan yang berbeda pada sumber daya di setiap daerah, yaitu investasi, tenaga kerja dan teknologi sebagai faktor pembentuk output perekonomian daerah. Penelitian ini menganalisis hubungan antara investasi dalam bentuk Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), belanja modal pemerintah, angkatan kerja dan ekspor dengan pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian adalah melihat pengaruh besarnya faktor-faktor tersebut terhadap Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau 2000-2018. Untuk kepentingan khusus penelitian dengan tujuan melihat pengaruh krisis keuangan global tahun 2008 terhadap pertumbuhan ekonomi maka dimasukkan variabel dummy krisis keuangan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode regresi berganda log-log linier dan data time series. Model diestimasi dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMA, PMDN, angkatan kerja dan ekspor signifikan positif mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yang diukur dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Begitu juga dengan dummy krisis keuangan global meskipun berlangsung singkat ternyata berpengaruh terhadap PDRB di Provinsi Riau. Namun demikian ditemukan bahwa belanja modal pemerintah tidak signifikan mempengaruhi pertumbuhan PDRB.There are some problems in resources of the regions, namely investment, labour force, and technology as the component factors to make the output of the region’s economy. This study aims to analyze the relationship between investment as consist of foreign direct investment (FDI), private investment, government capital expenditure, labour force, export and economic growth to the gross regional domestic product growth of regency in Riau Province 2000-2018. For the specific purpose of describing global financial crises in 2008 influence the economic growth, we put the dummy variable of the financial crisis in the model. This research is quantitative descriptive with the multiple regression model of log-linear and time series method using Ordinary Least Square (OLS). The study shows that government capital expenditure is statistically not significant to affect the gross regional domestic product growth. FDI, private investment, labour force and export is statistically significant to affect the gross regional domestic product growth. As well as a dummy of the global financial crisis is statistically significant to affect the gross regional domestic product growth.
Robert Tua Siregar, Hery Pandapotan Silitonga, Ruth Tridianty Sianipar
Published: 5 October 2020
SOROT, Volume 15; doi:10.31258/sorot.15.2.65-74

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, dan apakah lingkungan kerja memoderasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Variabel yang diteliti yaitu disiplin kerja, kinerja pegawai, dan lingkungan kerja. Metode penentuan sampel dengan cara sampel jenuh, maka semua populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik analisis data menggunakan regresi sederhana, uji hipotesis, koefisien determinasi, dan moderated regression analysis. Hasil penelitian diperoleh disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dan lingkungan kerja mampu memoderasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan meningkatkan disiplin kerja akan meningkatkan kinerja pegawai, dan lingkungan kerja yang baik akan meningkatkan disiplin kerja pegawai.This study aims to determine the effect of work discipline on employee performance, and whether the work environment moderates the effect of work discipline on employee performance. The variables studied were work discipline, employee performance, and work environment. The method of determining the sample by means of saturated samples, then all populations are used as research samples. Data analysis techniques using simple regression, hypothesis testing, coefficient of determination, and moderated regression analysis. The results showed that work discipline has a positive and significant effect on employee performance, and the work environment is able to moderate the effect of work discipline on employee performance. This research shows that by increasing work discipline will improve employee performance, and a good work environment will improve employee work discipline.
Muhammad Dedy Palguno, Devi Valeriani, Suhartono Suhartono
Published: 5 October 2020
SOROT, Volume 15, pp 105-116; doi:10.31258/sorot.15.2.105-116

Abstract:
Pertumbuhan Ekonomi adalah salah satu indikator penting untuk melihat keberhasilan pembangunan ekonomi pada suatu negara atau daerah. Suatu perekonomian dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi jika jumlah produksi barang dan jasanya meningkat dan produk domestik regional bruto merupakan salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi ekonomi di suatu daerah dalam suatu periode tertentu baik atas dasar harga berlaku maupun atas dasar harga konstan. Tujuan Penelitian adalah untuk melihat pengaruh pendapatan asli daerah (PAD) dan belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data time series periode tahun 2009-2018. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda untuk melihat seberapa besar pengaruh pendapatan asli daerah dan belanja modal terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel PAD dan belanja modal berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil pengujian secara parsial variabel pendapatan asli daerah berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pada variabel belanja modal hasil uji secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.Economic growth is one important indicator to see the success of economic development in a country or region. An economy is said to experience economic growth if the amount of production of goods and services increases and the gross regional domestic product is one of the essential indicators to determine the economic conditions in a region in a given period both based on current prices and constantly. The purpose of this study is to look at the effect of regional own-source revenue (PAD) and capital expenditure on economic growth. The data used in this study is Time Series data (time series) for the years 2009-2018. Analysis of the data used is multiple regression analysis to see how much influence the region's original income and capital expenditure on economic growth in the Bangka Belitung Islands Province. The results showed that simultaneous variables of PAD and capital expenditure had a significant positive effect on economic growth. The test results partially local revenue variables have a significant positive impact on economic growth. On the capital expenditure variable, the test results partly have no significant effect on economic growth.
Khoirun Nisa, Ayu Wulandari, Rini Luciani Rahayu
Published: 28 April 2020
SOROT, Volume 15, pp 55-63; doi:10.31258/sorot.15.1.55-63

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketimpangan pendapatan terhadap kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2009-2018. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kemiskinan dan variabel Independen adalah ketimpangan pendapatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data times series dari tahun 2009 sampai Tahun 2018 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Teknik Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan berpengaruh signifikan dan negatif terhadap kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.This study aims to determine the effect of income inequality on poverty in the Bangka Belitung Islands Province in 2009-2018. Bangka Belitung Province is one of several provinces in Indonesia which is dealing with poverty problem. The dependent variable in this study is poverty and the independent variable is income inequality. This study uses a quantitative approach. The data used are Times Series data from 2009 to 2018 in the Bangka Belitung Islands Province. Data analysis techniques in this study used simple linear regression analysis. The results showed that income inequality had a significant and negative effect on poverty in the Bangka Belitung Islands Province. The poverty rate shows an increasing trend and the Gini ratio shows a trend that tends to increase.
Erlangga Hadinata, Devi Valeriani, Suhartono Suhartono
Published: 28 April 2020
SOROT, Volume 15, pp 43-53; doi:10.31258/sorot.15.1.43-53

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan belanja pemerintah fungsi pendidikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2014-2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data panel kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang terdiri dari Bangka, Belitung, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung Timur, dan Pangkal Pinang tahun 2014-2018. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan model fixed effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto dan belanja pemerintah fungsi pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.The purpose of this study was to examine the effect of Gross Regional Domestic Product (GRDP) and government spending in the education function on the Human Development Index (HDI) of the Province of Bangka Belitung Islands in the 2014-2018 period. This study uses a quantitative approach. The data used are district / city panel data in the Bangka Belitung Islands Province consisting of Bangka, Belitung, West Bangka, Central Bangka, South Bangka, East Belitung, and Pangkal Pinang in 2014-2018. Data analysis techniques in this study used panel data regression analysis with Fixed Effect models. Research Results Show that the Gross Regional Domestic Product and government spending in the education function have a positive and significant effect on the Human Development Index in the Bangka Belitung Islands Province.
Kevin Kevin, Aning Kesuma Putri, Aja Nasrun
Published: 28 April 2020
SOROT, Volume 15, pp 33-42; doi:10.31258/sorot.15.1.33-42

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi dan laju pertumbuhan penduduk terhadap kemiskinan di Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) tahun 2011-2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data panel ibu kota provinsi di Sumbagsel yang terdiri dari Palembang, Pangkalpinang, Bandar Lampung, Bengkulu, dan Jambi tahun 2011-2018. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan model Random Effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel inflasi dan laju pertumbuhan penduduk berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Secara parsial variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan sedangkan variabel laju pertumbuhan penduduk berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan.This research aimed to find out the effect of inflation and population growth rate on the poverty in Southern Sumatera in 2011-2018. This research used the quantitative approach. The data used is panel data of the capital of province in Southern Sumatera which consists of Palembang, Pangkalpinang, Bandar Lampung, Bengkulu, dan Jambi in 2011-2018. The data analysis technique was the panel data regression analysis using random effect model. The result of the research showed that simultaneously the variable of inflation and population growth rate have a significant effect on the poverty. Partially the variable of inflation have no significant effect on the poverty while the variable of population growth rate has a significant effect on the poverty.
Sang Putu Adi Sanjaya, I Nyoman Budiana
Published: 28 April 2020
SOROT, Volume 15, pp 1-11; doi:10.31258/sorot.15.1.1-11

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan tentang tugas, peran serta prosedur standar pengambilan keputusan lembaga Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) di dalam implementasi kebijakan Sistem Peringatan Dini Tsunami (InaTEWS) di Bali. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan induktif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dan teknik analisis data mengunakan model interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan Pusdalops PB mempunyai tugas dalam menganalisa informasi dan diseminasi informasi. Mempunyai wewenang mengaktivasi sirine InaTEWS, memberikan arahan evakuasi, mengarahkan seluruh potensi lembaga dan masyarakat, serta mengatur dan mengawasi implementasi kebijakan. Prosedur pengambilan keputusan arahan evakuasi yang disebarkan kepada masyarakat adalah berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Keputusan yang diambil tersebut, kemudian harus diteruskan kepada Gubernur dan atau Musyawarah Pimpinan Daerah Bali.This study aims to find out and explain the tasks, roles and standard procedures of the Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) decision-making agency in implementing the Tsunami Early Warning System (InaTEWS) in Bali. This study uses descriptive qualitative methods and inductive approaches to data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data validity checking techniques use the credibility test and data analysis techniques using an interactive model that is data collection, data reduction, data display, and conclusions/verification. The results showed that Pusdalops PB has the task of analyzing information and information dissemination. Has the authority to activate InaTEWS sirens, provide evacuation directions, direct all institutional and community potentials, and manage and oversee policy implementation. The decision-making procedure for evacuation directives distributed to the public is based on information from the Meteorology, Climatology and Geophysics Agency. The decision taken must then be forwarded to the Governor and or the Bali Regional Leadership Conference.
Siti Nurhasanatang, Taufeni Taufik, Nur Azlina
Published: 28 April 2020
SOROT, Volume 15, pp 13-31; doi:10.31258/sorot.15.1.13-31

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebijakan dividen, kebijakan leverage, keputusan investasi dan manajemen laba terhadap nilai perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI Tahun 2015-2018. Jumlah populasi sebanyak 41 perusahaan, sedangkan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 10 perusahaan dengan periode data selama 4 tahun, sehingga data yang akan disajikan menjadi 40 data. Penarikan sampel menggunakan metode purposive sampling sedangkan analisis data menggunakan regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabel kebijakan dividen, kebijakan leverage, keputusan investasi dan manajemen laba berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh nilai sebesar 75,1%. Hal ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan variabel berpengaruh terhadap nilai perusahaan sebesar 75,1%, sedangkan sisanya sebesar 24,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.This research aims to the effect of dividend policy, leverage policy, investment decision, and earning management on value company of mining listed at Indonesia stock exchange in 2015-2018. The total population are 41 companies, while the sample size in this study is ten companies with a data period of 4 years so that the data will be presented as 40 data. Sampling uses a purposive sampling method, while data analysis uses Multiple Linear Regression. The results of the study concluded that the dividend policy variable, leverage policy, investment decisions and earnings management affect the value of the company, while based on the results of the coefficient of determination test obtained value of 75.1%. This shows that overall the variables affect the firm value of 75.1%, while the remaining 24.9% is influenced by other variables not examined in this research leverage.
Back to Top Top