An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah

Journal Information
ISSN / EISSN : 2406-8276 / 2549-5712
Current Publisher: IAIN Tulungagung (10.21274)
Total articles ≅ 99
Current Coverage
DOAJ
Archived in
SHERPA/ROMEO
Filter:

Latest articles in this journal

Nora Ria Retnasih
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah, Volume 6; doi:10.21274/an.2019.6.2.258-289

Abstract:
The fluctuations of Islamic stock indexes incorporated in the Jakarta Islamic Index (JII) is influenced not only by domestic factors but also global economic conditions. This study aims to examine the relationship between global economic variables (FFR and DJI) and domestic macroeconomic conditions (exchange rates and inflation) towards the movement of the Islamic stock index (JII) in both the short and long term. This type of quantitative research uses the Vector Autoregressive (VAR) method with the Impulse Response Function (IRF) and Forecast Error Decomposition of Variance (FEDV) tests. The data used is monthly, starts from January 2014 to December 2017. The IRF test results show that the FFR and DJI variables are responded positively by JII both in the short and long term. The exchange rate variable is responded to negatively in the short and medium term but has changed positively in the long run. Meanwhile, the inflation variable was responded negatively during the study period. Overall, the FEDV test shows that the four variables contribute to the JII, with the largest contribution given by domestic variables (exchange rates and inflation).
Amalia Nuril H, Siti Nur Cholifah,
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah, Volume 6; doi:10.21274/an.2019.6.2.208-231

Abstract:
This study aims to examine the causal relationship between Islamic banking and East Java's economic growth and the long-term relationship (cointegration) between Islamic banking and East Java economic growth for the period 2010-2017. The variables used in this study are total financing and total third party funds of Islamic banking as a representation of Islamic banking. While economic growth is represented by East Java Gross Regional Domestic Product (GRDP). Data analysis using Granger Causality Test and Johansen Cointegration Test with the help of software Eviews 9. The results showed that there is a two-way causality relationship between Islamic banking and East Java economic growth. Islamic banking influences the economic growth of East Java, and conversely economic growth influences Islamic banking. In addition, there is a long-term relationship (cointegration) between Islamic banking and economic growth in East Java. The rapid development of Islamic banking will provide benefits for economic growth and this will have a long-term impact on the welfare and well-being of the people in East Java
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah, Volume 6; doi:10.21274/an.2019.6.2.489-520

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi wisata halal di Gili Trawangan serta untuk mengetahui respon pelaku wisata terhadap implementasi Perda No. 2 Tahun 2016 Tentang Wisata Halal di Kawasan Gili Trawangan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang mengambil data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Konsep wisata halal di Gili Trawangan tidak dapat diimplementasikan secara utuh dalam waktu yang singkat, namun membutuhkan waktu yang lama karena dikhawatirkan akan berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara terutama yang berasal dari Eropa. Para pelaku wisata merespon penerapan wisata halal di Gili Trawangan dengan respon yang berbeda. Sebagian pelaku wisata menerima konsep wisata halal diterapkan di Gili Trawangan, Sebagian lagi tidak setuju dengan menawarkan alternatif Perda tersebut diterapkan di Gili Air atau Gili Meno dengan konsep wisata pantai syari’ah. Sebagian lagi menyatakan Perda Wisata Halal tidak cocok sama sekali diterapkan di kawasan pantai dan hanya cocok diterapkan pada wisata perkotaan.
Mohammad Ash Shodiqqy
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah, Volume 6; doi:10.21274/an.2019.6.2.232-257

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan akad qardh dalam Lembaga Keuangan Mikro Syariah Almuna Berkah Mandiri Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris. Penelitian yuridis empiris digunakan untuk menganalisis berbagai peraturan mengenai akad pembiayaan qardh pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) dan untuk menganalisis hukum yang berlaku dari perilaku masyarakat dalam kehidupan mereka. Jenis data dan bahan penelitian ini berasal dari data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari hasil wawancara dan data sekunder berasal dari studi pustaka. Teknik pengumpulan dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara terhadap responden untuk mendapatkan informasi yang tepat dan terpercaya. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini mendapatkan temuan, yaitu produk pembiayaan yang dilaksanakan di LKMS Almuna Berkah Mandiri antara lain yaitu Qardh (pinjam kebajikan). Akad qardh yang dilaksanakan di LKMS Almuna Berkah Mandiri telah sesuai dengan prinsip syariah. Akad qardh ini ditujukan untuk nasabah LKMS Almuna Berkah Mandiri yang memiliki usaha kecil namun tidak mampu secara ekonomi dan ingin mengembangkan usahanya. Dana program LKMS Almuna Berkah Mandiri ini bersumber dari LAZNAS BSM Umat. Besarnya pembiayaan qardh yang dikabulkan oleh LKMS Almuna Berkah Mandiri yaitu sejumlah Rp. 1.000.000,00- (satu juta rupiah) dengan jangka waktu 50 (lima puluh) minggu atau setara dengan 1 (satu) tahun lebih 2 (dua) minggu. Pembayaran angsuran qardh dilakukan setelah 1 (satu) minggu setelah pencairan dana
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah, Volume 6; doi:10.21274/an.2019.6.2.465-488

Abstract:
The Implementation of Rescheduling murābaḥah micro financing at Bank Syariah Mandiri Indonesia. This research is an analysis of the rescheduling of murābaḥah micro financing in Bank Syariah Mandiri Branch Dumai, Indonesia. There are many Shariah banks in Indonesia experiencing problems due to unpaid financing and can lower bank performance. Therefore, the bank is implementing the rescheduling of murābaḥah micro financing to avoid exceeding the level set by Bank Indonesia of 5%. This research was conducted to analyze in depth about the rescheduling of murābaḥah micro financing implemented by Bank Syariah Mandiri Branch Dumai, Indonesia. This research uses data collection method by observation, interview and library data which then analyzed by using inductive, deductive and comparative method. The result of this research is in the implementation of rescheduling the murābaḥah micro financing, there are three conditions, namely 1) not increasing the amount of remaining debt, 2) the costs in the rescheduling process are the actual costs, and 3) the additional payment time must be based on the agreement of both parties. From these conditions, the bank only does two, namely not increasing the amount of the remaining debt and adding payment time, while the bank is still wearing the customer with the rescheduling or penalty fees that make it difficult for the customer. Because of that, there are three suggestions from the researcher that is to provide a wide payment time, reschedule without the costs charged to the customer (penalty) except the actual costs such as administrative costs and conversion of murābaḥah financing contract into a qarḍ financing contract
Soritua Ahmad,
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah, Volume 6; doi:10.21274/an.2019.6.2.329-351

Abstract:
Salah satu karya awal pada landasan filosofis pembangunan Islam yang mungkin sekarang bisa dianggap sebagai konsepsi klasik tidak diragukan lagi ialah karya Khurshid Ahmad. Dia berbicara tentang hal itu pada awal 1973 dan diterbitkan pada awal tahun 1979. Namun, sebagian besar literatur yang mengacu pada konsepsi Khurshid Ahmad dari mulai landasan filosofis pembangunan Islam belum bisa dianalisis dengan baik. Setelah menikmati akan keberadaan analitis bebas selama sekitar empat dekade, itu cukup tinggi waktu sekarang untuk meninjau kembali konsepsi dari Khursid Ahmad. Ini adalah tujuan utama dari penelitian ini. Pada bagian utama dari konsepsi Khurshid Ahmad akan ditemukan landasan filosofis pembangunan Islam dan menyoroti esensi dari pengamatan untuk perbaikan lebih lanjut. Pada penelitian ini akan mengkhususkan terkait landasan filosopis dasar dan pandangan Khursid Ahmad mengenai pembangunan ekonomi islam yang didalamnya meliputi prinsip-prinsip dan beberapa pilar utama pembangunan ekonomi islam. Peneliti ingin mencoba mengambil konsepsi yang telah digunakan Khursid Ahmad ketika mengembangkan konsep pembangunan ekonomi islam.
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah, Volume 6; doi:10.21274/an.2019.6.2.429-464

Abstract:
The development and competition of the business world in the current era of globalization is getting higher. This study aims to determine the marketing strategies of basic food traders in the new market of Paiton. The method used is qualitative based on observation, interviews, and documentation. The results of the study showed that the marketing strategies carried out by nine basic necessities traders used several strategies, among others, (a) service strategies, not easily discouraged when experiencing losses or being lazy when they made large profits; (b) product strategy, the accuracy of the opening time and checking the speed of serving the buyer can affect the reduction in income; (c) price strategy, price openness is needed in trading, so that the product (bargaining) process can be mutually beneficial; (d) promotion strategies, where traders approach emotionally to foster consumer trust, while fostering a high social life. Nevertheless, there are some deviations in marketing practices, such as the presence of elements of gharar or obscurity, the element of coercion and selling merchandise below market prices.
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah, Volume 6; doi:10.21274/an.2019.6.2.290-328

Abstract:
Mitra Muamalah BMT (MitraMu) Jepara is one of the Sharia Microfinance Institutions incorporated as Cooperatives (KSPPS). This BMT has grown rapidly and has sixty (60) employees. Employee performance is influenced by the work ethic and Islamic corporate culture implemented. The Islamic work ethic is seen from the indicators of discipline, honesty, loyalty, responsibility, creativity and orderliness of Islamic administration. Islamic organizational culture can be seen from sharia compliance and team collaboration to achieve institutional goals. By implementing the work ethic and Islamic culture, there has been an increase in the performance of employees over time, solidity and brotherhood (ukhuwah) and the Islamic morals of employees are increasingly showing improvement.
, Anis Hidayati
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah, Volume 6; doi:10.21274/an.2019.6.2.352-377

Abstract:
Kebangkitan ekonomi berbasis halal atau syari’ah dalam ekonomi global membawa dampak yang sangat signifikan pada sektor lainnya seperti perbankan, kuliner, fashion, dan gaya hidup. Hal ini ditunjang dengan semakin meningkatnya populasi muslim di dunia dan meningkatnya pendapatan penduduk di negara-negara muslim. Konsep halal pun semakin diminati oleh non muslim yang kemudian berkembang menjadi pariwisata halal. Begitu juga dengan Banyuwangi, dengan potensi wisata alamnya dan ingin meningkatkan kesejahteraan penduduknya, membuat destinasi wisata dengan konsep syari’ah yaitu Pantai Syari’ah Pulau Santen. Penelitian ini berusaha mengungkap tentang karakteristik wisatawan yang berkunjung, faktor-faktor apa yang mempengaruhi kunjungan wisatawan, dan mengetahui faktor apa yang paling kuat dan paling lemah yang mempengaruhi kunjungan wisatawan di Pantai Syari’ah Pulau Santen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 wisatawan yang berkunjung ke Pantai Syari’ah Pulau Santen dengan menggunakan teknik accidental sampling. Data yang digunakan adalah data primer berdasarkan kuesioner yang dianalisis dengan analisis persentase dan analisis Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, dapat diketahui bahwa karakteristik wisatawan didominasi oleh perempuan (71%) dengan rentang usia antara 17 sampai dengan 25 tahun (66%) yang berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa (67%), yang baru pertama kali berkunjung (41%) bersama temannya (71%) atas rekomendasi dari teman atau saudaranya. Berdasarkan model regresi linier berganda, dapat diketahui bahwa faktor tata laksana, fasilitas, ODTWA (Objek dan Daya Tarik Wisata Alam), dan aksesibilitas secara bersama-sama (simultan) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap jumlah wisatawan di Pantai Syari’ah Pulau Santen Banyuwangi. Akan tetapi secara parsial (terpisah), keempat faktor tersebut tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap jumlah wisatawan. Faktor yang paling kuat adalah Objek dan Daya tarik Wisata Alam, sedangkan faktor yang paling lemah adalah aksesibilitas
Dewi Sartika Nasution
An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah, Volume 6; doi:10.21274/an.2019.6.2.378-428

Abstract:
Perkembangan dan pemanfaatan teknologi di semua sektor khususnya ekonomi digital telah mengubah perilaku masyarakat hampir pada semua aspek kehidupan seperti pada aktivitas ekonomi jual beli secara online, interaksi sosial, e-book, koran elektronik, pemesanan layanan transportasi, layanan pendukung pariwisata dan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perilaku masyarakat muslim di Kota Mataram dalam menggunakan fintech. Kuesioner disebar kepada 105 responden. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan data dianalisa menggunakan analisis jalur. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan dan persepsi terhadap perilaku individu di Kota Mataram dalam menggunakan fintech.
Back to Top Top