Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran

Journal Information
ISSN / EISSN : 2088-5350 / 2528-5173
Current Publisher: Universitas PGRI Madiun (10.25273)
Total articles ≅ 180
Current Coverage
DOAJ
Archived in
SHERPA/ROMEO
Filter:

Latest articles in this journal

Ainun Nurul Syadiah, Ghullam Hamdu
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, Volume 10, pp 138-148; doi:10.25273/pe.v10i2.6524

Abstract:
Pendekatan STEM dapat membentuk siswa menjadi sumber daya manusia yang mampu berpikir kritis sehingga mampu memenuhi standar sumber daya manusia abad 21 serta mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kemampuan siswa kelas 5 sekolah dasar di Tasikmalaya, Jawa Barat yang diukur dengan menggunakan soal tes berpikir kritis dalam pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematic). Hasil tes tersebut di analisis dengan Model Rasch sebagai alat untuk mengukur kesesuain butir soal dan abilitas siswa, sehingga seorang guru akan lebih mudah untuk mengidentifikasi kesalahan yang terjadi. Dengan demikian pengimplementasian Model Rasch pada soal tes berpikir kritis pada pembelajaran STEM di sekolah dasar dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dalam menghadapi tantangan abad 21 dapat dilakukan
Teguh Yunianto, Suyadi Suyadi, Suherman Suherman
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, Volume 10, pp 203-214; doi:10.25273/pe.v10i2.6339

Abstract:
Karakter akhlak dalam abad 21 dapat dibentuk dengan meningkatkan aspek pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model Student Team Achievement Division (STAD) dan Problem Based Learning (PBL) terhadap pembentukan karakter akhlak siswa. Penelitian ini menggunakan metode Quasi-Eksperimen dengan desain posttest only control design. Penelitian ini menggunakan dua subjek kelompok dengan dua kelas eksperimen sebanyak 63 siswa. Data pengujian hipotesis uji-t 2 sampel tak berkolerasi diperoleh dengan soal essay berdasarkan indikator. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh model pembelajaran STAD memiliki pengaruh yang lebih baik terhadap pembentukan karakter akhlak siswa dibandingkan dengan model pembelajaran PBL. Sehingga model STAD dapat dijadikan solusi pembelajaran abad 21.
Liya Atika Anggrasari
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, Volume 10, pp 248-256; doi:10.25273/pe.v10i2.7493

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital dengan mengimplementasikan pembelajaran online (e-learning) yang dilakukan di era new normal pada pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Subyek penelitian adalah mahasiswa semester IV kelas A Prodi PGSD Universitas PGRI Madiun. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan skor siklus pertama, siklus kedua dan siklus ketiga didapat hasill skor rata-rata kelas meningkat dari yang hanya 64 dengan ketuntasan 65%, pada siklus kedua mulai meningkat menjadi 75.45 dengan ketuntasan 72.5%, hingga pada siklus ketiga mencapai nilai rata-rata kelas 85.15 dengan ketuntasan 87%. Dengan pengimplementasian pembelajaran online (e_learning) juga dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah Media&Pengembangan Bahan Ajar. Secara bertahap hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah Media&Pengembangan Bahan Ajar mengalami peningkatan.
Jamilah Jamilah
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, Volume 10, pp 238-247; doi:10.25273/pe.v10i2.7494

Abstract:
Saat ini pemerintah memberlakukan kebijakan pembelajaran daring untuk memperlambat penyebaran virus corona di Indonesia. Guru merupakan pihak yang harus mengikuti pola kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mereview bagaiamana guru professional di era new normal antara peluang dan tantangannya dalam pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan studi literatur atau pustaka tentang informasi guru professional di era new normal. Data primer diambil dari tulisan atau artikel tentang guru di era new normal. Analisis datanya menggunakan content analysis. Hasil review ini menujukkan bahwa guru mengikuti kebijakan pemerintah dalam pembelajaran daring. Peluang dari pembelajaran tersebut guru dituntut untuk lebih menguasai teknologi dan bisa menyesuaikan dengan keadaan apapun. Tantangannya adalah kemampuan guru tersebut dalam menguasai teknologi, sumber daya manusia, sarana prasarana yang dapat mendukung proses pembelajaran daring. Untuk itu rekomendasi yang harus dilakukan adalah membangun kemitraan anatara orang tua, guru dan stakeholder secara berkelanjutan. Serta perlu adanya evaluasi terhadap proses pembelajaran daring agar tujuan dan hasilnya bisa tercapai secara optimal.
Rivan Gestiardi, Ika Maryani
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, Volume 10, pp 227-237; doi:10.25273/pe.v10i2.7379

Abstract:
SRL penting dimiliki siswa kelas VI karena menjadi sebuah pertimbangan dalam proses belajar dan megajar terutama siswa kelas VI yang dihadapkan pada tantangan jenjang sekolah selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis self-regulated learning (SRL) siswa kelas VI sekolah dasar di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan Deskriptif Kuantatif dengan metode survey yang menggambarkan suatu fenomena pada wilayah tertentu. Jumlah sampel yang digunakan adalah 263 siswa kelas VI dari sepuluh sekolah dasar di Yogyakarta. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner SRL dengan skala likert 1-5 dengan gradasi alternatif jawaban sangat setuju-sangat tidak setuju. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif (statistik deskriptif). Hasil penelitian menujukan bahwa artinya secara umum, kemampuan SRL yang dimiliki kelas VI sekolah dasar di Yogyakarta masuk dalam kategori tinggi. Namun jika dijabarkan berdasarkan indikatornya, SRL pada indicator cognitive dan self-reflection memang berada pada kategori tinggi, namun pada indikator performance menunjukkan kategori sedang. Oleh karena itu, perlu upaya dari guru, sekolah, orang tua, maupun siswa untuk dapat meningkatkan performance dalam belajar melalui penerapan model pembelajaran, media pembelajaran, bimbingan orang tua dan guru, serta kebijakan sekolah yang mendukung terciptanya iklim belajar yang positif
, Nursaptini Nursaptini, Setiani Novitasari, Deni Sutisna, Umar Umar
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, Volume 10, pp 149-160; doi:10.25273/pe.v10i2.6801

Abstract:
Learning readiness influences learning success. Changing the learning model requires preparation. Well-planned online learning is different from learning in an emergency. This study aims to determine the readiness of student learning in online learning during the Covid-19 pandemic. The type of research used non-experimental quantitative. The data collection method is done by survey. Data analysis uses descriptive statistics. The subjects in this study were PGSD students at Mataram University. The number of respondents involved 260. Problems in this study include: how are students' learning readiness? what are the problems faced by students? Can students take part in online learning well? The results showed that students' learning readiness was still lacking. Students experiencing technical obstacles include lack of online media mastery, no training, limited costs, and difficulties in internet connection. Most students expect online learning to stop and come back face to face.
Hafiziani Eka Putri, Idat Muqodas, Ayu Shandra Sasqia, Afif Abdulloh, Aan Yuliyanto
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, Volume 10, pp 187-202; doi:10.25273/pe.v10i2.7534

Abstract:
This research was motivated by limited self-regulated learning (SRL) in elementary school students. The aim of this research was to understand the increase in SRL of elementary school students apply the Concrete-Pictorial-Abstract (CPA) approach which was reviewed as a whole and based on Early Mathematical Ability (EMA) during the COVID-19. This study was applied with a quasi-experimental method through a nonequivalent control group. Determination of the sample through purposive sampling on fifth-grade elementary school students in Central Jakarta. The sample coincide of 27 students each for the CPA and the conventional class. Measurement through a scale of SRL. This research informs the students' SRL on CPA learning that is significantly better than SRL with conventional approach reviewed as a whole and in the medium EMA group., however, based on the high and low EMA groups, SRL students who received CPA learning were not significantly better than those with conventional learning.
Putri Rosilia, Yuniawatika Yuniawatika, Sri Murdiyah
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, Volume 10, pp 125-137; doi:10.25273/pe.v10i2.6306

Abstract:
Buku teks pelajaran yang digunakan sebagai acuan wajib oleh guru dan siswa pada proses pembelajaran dalam kurikulum 2013 adalah buku siswa dan buku guru. Namun, pada buku siswa dan guru masih terdapat beberapa kekurangan dalam aspek kecakupan materi dan latihan soal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar pendamping yang dapat digunakan untuk melengkapi buku pokok pada kelas III. Subjek pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas III SDN Bendogerit 2 yang berjumlah 23 siswa, serta satu orang guru kelas III. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik wawancara pada guru kelas III dan penyebaran angket pada siswa kelas III untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran tematik di kelas serta identifikasi bahan ajar yang dibutuhkan. Hasil penelitian mencerminkan bahwa guru dan siswa kelas III SDN Bendogerit 2 membutuhkan bahan ajar pendamping untuk melengkapi buku pokok. Bahan ajar pendamping yang dibutuhkan adalah bahan ajar yang memiliki materi yang luas dan memuat latihan soal.
Anggit Grahito Wicaksono, Jumanto Jumanto, Oka Irmade
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, Volume 10, pp 215-226; doi:10.25273/pe.v10i2.6384

Abstract:
Hasil survei TIMSS memberikan gambaran tentang rendahnya prestasi IPA siswa yang ada di Indonesia sehingga perlu dilakukan peningkatan kualitas pembelajaran khususnya IPA. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh guru dalam penggunaan media pembelajaran sains di SD Negeri Pajang 1 Surakarta, (2) merumuskan desain media pembelajaran yang cocok untuk digunakan dalam pembelajaran IPA di SD Negeri Pajang 1 Surakarta, dan mengembangkan media pembelajaran komik yang disebut "KOMSA" dalam materi rangka untuk pembelajaran IPA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan melalui model Plomp yang dimodifikasi dengan menghilangkan fase implementasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) penggunaan media pembelajaran yang belum optimal, (2) desain pembelajaran media adalah media komik berbasis kontekstual, dan hasilnya adalah produk prototype media pembelajaran komik yang disebut "KOMSA" pada materi rangka. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya dapat mengembangkan media komik “KOMSA” untuk materi pelajaran lain yang bersifat abstrak dan sulit dipahami oleh siswa. Penelitian ini berimplikasi pada pengembangan media komik dalam berbagai kerangka pembelajaran
Fitria Febriani, Muhammad Iqbal Al Ghozali
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, Volume 10, pp 175-186; doi:10.25273/pe.v10i2.6335

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan sikap tanggung jawab dan prestasi belajar IPA melalui model Pembelajaran Kolaboratif Tipe Cycle 7e. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Hasil penelitian ini menunjukan peningkatan sikap tanggung jawab siswa yang ditunjukkan dari nilai rata-rata 3.14 (tanggung jawab baik) pada siklus I, sedangkan pada siklus II sebesar nilai rata-rata 3.33 (tanggung jawab sangat baik). Pembelajaran menggunakan model pembelajaran kolaboratif tipe Cycle 7E dapat meningkatakan prestasi belajar dengan hasil pada Siklus I prestasi belajar siswa memeperoleh rata-rata 66.96 dan persentase ketuntasan belajar 64.28% (Baik), pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 71.42, persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 85.71% (sangat baik). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu model pembelajaran kolaboratif tipe Cycle 7E dapat meningkatkan sikap tanggung jawab dan prestasi belajar siswa.
Back to Top Top