Performa: Media Ilmiah Teknik Industri

Journal Information
ISSN / EISSN : 1412-8624 / 2620-6412
Published by: Universitas Sebelas Maret (10.20961)
Total articles ≅ 142
Filter:

Latest articles in this journal

Dimaz Harits, Yogi Wahyu Praswoto, Wahyu Ismail Kurnia
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 13-19; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.50955

Abstract:
PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang rekayasa teknik yang memiliki divisi produksi alat-alat kesehatan. Berdasarkan observasi dan wawancara ditemukan keluhan manjemen terhadap kinerja produksi supramak bed (tempat tidur pasien) yang tidak sesuai ekspektasi, sehingga kualitas produk sulit ditingkatkan. Setelah menganalisis proses produk menggunakan pendekatan dengan pola DMAIC, teridentifikasi 4 CTQ potensial yaitu bolong (38,17%), belang (31,30%), las jelek (19,08%) dan percikan (11,45%). Sigma pada proses pengelasan adalah 3,45 dan sigma pada proses pengecatan adalah 3,53. Untuk memudahkan pemilihan prioritas perbaikan, diagram ishikawa dan FMEA diterapkan. Diperoleh nilai RPN elemen Material sebesar 100, elemen Mesin sebesar 108, dan elemen Manusia sebesar 180. Dengan demikian elemen Manusia menjadi prioritas perbaikan. Dalam tahap perbaikan, analisis Kaizen memberikan 5 usulan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk Supramak bed.
Heldy Sardianto, Kiki Yulianto, Khotibul Umam
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 96-104; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.58610

Abstract:
Balai Kemasan Produk Daerah (BKPD) has implemented ISO 9001: 2015 since 2019 and received the certificate in 2020. This study aims to determine the extent to which the ISO 9001:2015 standard has been implemented at Balai Kemasan Produk Daerah  in order to improve service to consumers. The method used is a descriptive qualitative method using a gap analysis technique, which is to calculate the gap between the 10 clauses contained in ISO 9001: 2015 and the reality at Balai Kemasan. Collecting data is assisted by a checklist compiled based on 10 clauses in ISO 9001: 2015 and adapted to the quality guidelines of Balai Kemasan. Based on the results of the analysis using gap analysis, it was found that the implementation of ISO 9001: 2015 in Balai Kemasan was only 57.35%. So it can be concluded that the implementation is not as expected, improvements must be made to improve the performance of Balai Kemasan.
Fidiyya Astuti, Wahyudin Wahyudin, Fahriza Nurul Azizah
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 20-31; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.52313

Abstract:
UMKM Bintang Jaya Gypsum adalah perusahaan mikro yang memproduksi furniture gypsum yang menerapkan sistem produksi make to order. Penelitian di UMKM ini bertujuan untuk menganalisis waktu dan jarak aliran proses produksi, serta pola aliran proses produksi yang dihubungkan dengan tata letak area kerja perusahaan. Analisis terhadap aliran proses produksi dilakukan dengan menggunakan peta aliran proses dan diagram aliran sehingga waktu, jarak, dan pola aliran proses produksi perusahaan dapaat diketahui. Hasil analisis menunjukkan bahwa waktu dan jarak aliran proses produksi bernilai 20.75 meter dan 103.75 detik dengan pola aliran proses yang kurang baik karena tidak searah. Usulan perbaikan terhadap tata letak dilakukan oleh peneliti terhadap perusahaan dan menghasilkan perbaikan jarak dan waktu aliran proses produksi sebesar 7.25 meter dan 33.25 detik, serta perbaikan pola aliran proses proses menjadi lebih efisien dan searah sehingga memudahkan pekerja dalam melakukan proses transportasi dalam kegiatan produksi gypsum.
Fajriah Ningrum, Nora Azmi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 64-73; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.54562

Abstract:
PT. ABC merupakan perusahaan manufaktur di Tangerang dan memiliki tipe produksi make to order. Produk Bracket B6H-F194X-00 merupakan salah satu produk dengan jumlah permintaan tertinggi dan selalu diproduksi setiap bulannya. Permasalahan yang terjadi yakni target produksi tidak tercapai pada bulan September 2020 – Febuari 2021 yang disebabkan adanya waste, dampaknya perusahaan hanya dapat mengirimkan produknya sebesar 653 pcs/hari dari rata – rata target produksi sebesar 1100 pcs/hari. Tujuan penelitian ini untuk meminimasi waste pada proses produksi Bracket B6H-F194X-00 menggunakan Lean Manufacturing untuk mencapai target produksi di PT. ABC. Penelitian diawali dengan pemetaan Current State Mapping dan waste yang teridentifikasi yaitu waste waiting, unnecessary motion, transportation, overprocessing, dan defect. Pembobotan waste dilakukan menggunakan Fuzzy Analytic Hierarchy Process (Fuzzy AHP) dan didapatkan bahwa waste transportation merupakan waste dominan dengan bobot 0.3059. Bobot masing – masing waste digunakan untuk pemilihan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) dan diperoleh tools Process Activity Mapping (PAM) dengan bobot skor 7.527. Usulan perbaikan menggunakan metode 5W+1H yakni penggunaan work bench, penggabungan aktivitas transportasi dan penambahan tempat pembuang skrap piercing sementara. Hasil perbaikan kemudian digambarkan dengan PAM setelah perbaikan serta dipetakan melalui Future State Mapping diperoleh bahwa total produksi menjadi 1103 pcs/hari dan target produksi dapat tercapai.
Immaculata Diana Saraswati, Yosephine Suharyanti, Yosef Daryanto
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 74-85; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.54954

Abstract:
The survival and resilience of food sellers in Indonesia during the Covid-19 pandemic is important to be discussed. This study proposes new strategies for food sellers in Indonesia based on customer reviews before and during the pandemic, and food sellers' competition profile. Customer reviews are scraped from 20 food sellers in Java, Indonesia. A text mining is then applied, and the texts collected are classified into 11 attributes. The next process is sentiment analysis to separate the positive and the negative reviews, to be analyzed further in two types of gap analyses. The first is gap analysis between positive and negative reviews to portray the food sellers’ strengths and weaknesses. The second gap analysis identifies the gap of customer reviews before and during the pandemic to predict the change of customers’ needs. The results show that product, place, and services are always the customer’s top-of-mind attributes, no matter in normal or pandemic situations, so that food seller should always maintain those aspects. This study also identifies several new strategies related to the health protocols. Regarding to online business competition, this study observes the food sellers’ growth in online marketplace. The result shows that the growth score of food sellers increases significantly from 2 to 9 per month because of the pandemic. Thus, food sellers need to consider the opportunity for online business, while maintaining their strengths. Compared to similar studies in other countries, the findings of this study differ in terms of the dominant attributes, related to different cultures.
Rini Alfatiyah, Sofian Bastuti
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 1-12; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.50455

Abstract:
Grha Permata Ibu Hospital is one of the major hospitals in Depok with adequate facilities in its services. One of the main factor in hospital services is drug serviceat the pharmacy. Often the problema in drug service is the long waiting time from drug provision, therefore this research was conducted to identify the waste that occurs in drug services in outpatient pharmacies using the Lean Hospital method by making Value Stream Mapping (VSM) and Process Activity Mapping (PAM). This research was also conducted using quantitative research method to see the optimization in the queuing system in drug services in outpatient pharmacies. Meanwhile the resulto f the observation and calculation of the queuing system in drug services at the pharmacy are that the speed of prescription arrival is 0.297 minutes, for the calculation of the speed of prscription sevice is 3.366 minute per patient, the expected waiting time in the system is 0.32 minutes per patient waiting on the queue is 0.029 minutes per patient. Base on the result of the percentage of Process Cycle Efficiency (PCE), it is known that the efficiency of activity time in drug services in outpatient pharmacies has increased 10.8% from the eclusive system. The resulto f these observations made proposal for improvement in drug services in outpatient pharmacies
Arissa Dwi Pangestu, Fakhrina Fahma
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 32-39; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.52487

Abstract:
Batik merupakan suatu warisan budaya Indonesia yang diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia. Seiring dengan perkembangan zaman, kehadiran batik – batik tiruan semakin banyak di pasaran. Permasalahan lain yaitu adanya klaim batik dari negara lain. Sehingga, hal ini mendorong kepada penggiat IKM batik untuk melakukan perlindungan ekstra, salah satunya yaitu dengan adanya sertifikasi Batik pada produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan komparasi sertifikasi antara sertifikasi SNI dengan pelabelan batik mark. Komparasi ini dilakukan guna mempermudah IKM batik dalam menentukan sertifikasi yang sesuai dengan keadaan IKM saat ini dan dapat memberikan hasil yang optimal sebagai upaya perlindungan IKM Batik Pandono. Penelitian ini menggunakan métode observasi langsung dan wawancara yang diolah menggunakan checklist. Sehingga, diperoleh hasil bahwa pada masing – masing sertifikasi memiliki tujuan yang berbeda, namun pelabelan batik mark dinilai lebih mudah diterapkan oleh IKM Batik Pandono dalam waktu dekat ini sesuai dengan kondisi IKM saat ini. Batik is an Indonesian cultural heritage that is recognized by UNESCO as a world heritage. Along with the times, the presence of artificial batik is increasingly on the market. Another problema is the existence of batik claims from other countries. Thus, this encourages for IKM Batik to take extra protection, one of which is the existence of Batik’s certification. This study aims to provide a certification comparison between SNI certification and batik mark labeling. This comparison is carried out to make it easier for IKM Batik to determine certifications that are in accordance with the current state of IKM and can provide optimal results as an effort to protect IKM Batik Pandono. This study used direct observation and interviews which were processed using a checklist. Thus, the result is that each certification has a different purpose, but batik mark labeling is considered easier to apply by IKM Batik Pandono in the near future in accordance with the current conditions of IKM.
Haryono Setiadi, Noor Azizah Mosaik Suni, Dewi Wisnu Wardani
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 105-112; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.60307

Abstract:
The selection of elective courses is often confusing for students as indicated by the initial survey of class 2015 -2018 students in the Informatics Department of Sebelas Maret University which showed that 88,9% needed a system to assist in selecting elective courses. This study was conducted to accommodate students’ requirements by designing the decision support system to recommend elective courses by combining AHP and PROMETHEE methods. AHP was used to weight the criteria, after which they were then ranked using the PROMETHEE such that the elective courses were sorted partially using PROMETHEE I as scenario 1 and completely through PROMETHEE II as scenario 2. The accuracy test showed that scenarios 1 and 2 were 67.4% and 60.4%, respectively, accurate.
Dwi Puji Astuti, Bambang Suhardi, I Wayan Suletra
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 44-51; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.53470

Abstract:
Home Industry Tahu Mas Widodo merupakan salah satu industri pengolahan tahu yang berada di kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Dalam proses produksinya, terdapat beberapa proses yang memiliki peluang merugikan pihak home industry maupun lingkungan sekitar. Dampak pencemaran yang saat ini sudah dirasakan oleh masyarakat sekitar adalah munculnya bau yang tidak sedap akibat dari limbah tahu yang membusuk.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif perbaikan pada proses produksi tahu dengan prinsip produksi bersih sekaligus perhitungan aspek ekonomi dari usulan yang diberikan. Metode yang digunakan adalah metode quick scan. Berdasarkan perhitungan B/C Ratio dan Payback Period, usulan perbaikan yang layak diterapkan adalah modifikasi bak perebusan, instalasi daur ulang limbah cair, pemanfaatan ampas tahu menjadi tempe gembus, dan pemanfaatan ampas tahu menjadi pupuk organik cair. Jika usulan perbaikan dapat diterapkan, maka pihak home industry akan diuntungkan dengan tambahan pendapatan dan penghematan sumber daya yang dibutuhkan.
Muhammad Raihan Syaifudin, Fakhrina Fahma
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, Volume 21, pp 40-43; https://doi.org/10.20961/performa.21.1.52537

Abstract:
Label halal memiliki dampak yang positif terhadap peningkatan profit dari perusahaan dikarenakan tingkat kepercayaan konsumen yang meningkat akibat pencantuman label halal pada produk.Sebagian besar pelaku UMKM saat ini masih banyak menganggap sertifikasi Halal hanya untuk pemenuhan kewajiban dalam agama Islam, belum melihat dari peluang untuk meningatkan omzet usaha. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi manfaat dari penerapan sertifikasi halal yang dirasakan oleh UMKM Mendoan Ngapak yang bergerak di bidang industri pangan setelah memiliki sertifikasi Halal MUI dengan menggunakan porter’s value chain. Data yang dikumpulkan berupa value chain, gambaran umumUMKM, kendala, serta manfaat setelah memiliki sertifikasi Halal menggunakan kuesioner. Manfaat dari penerapan standar pada UMKM Mendoan Ngapak dapat meningkatkanpendapatan.Hal ini dikarenakan kepemilikan sertifikat halal dapat meningkatkan kepercayaan dan minat beli konsumen, kemampuan untuk memasuki pasar yang lebih luas serta mengikuti berbagai program yang telah disediakan oleh pemerintah untuk mempromosikan produk. Sebelum memiliki sertifikat halal, omzet rata-rata per bulan yang didapatkan sebanyak Rp 4.500.000,00, sedangkan setelah memiliki sertifikat halal sebanyak Rp 9.500.000,00. Dengan manfaat ekonomi yang diperoleh dapat dikatakan kepemilikan sertifikat Halal berpengaruh pada peningkatan pendapatan usaha.
Back to Top Top