Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto)

Journal Information
ISSN / EISSN : 14108607 / 25799096
Total articles ≅ 23
Current Coverage
DOAJ
Archived in
SHERPA/ROMEO
Filter:

Latest articles in this journal

Teguh Marhendi, Dewi Laras Sulastri Ningsih
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto), Volume 19; doi:10.30595/techno.v19i2.3006

Abstract:Permasalahan sedimentasi di Waduk Mrica berdampak pada pengurangan kapasitas maupun umur fungsi waduk. Sedimentasi terjadi karena proses erosi di hulu daerah aliran sungai di hulu Waduk Mrica dan tertampung atau mengendap pada waduk..Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan sedimentasi di Waduk Mrica menggunakan metode angkutan sedimen. Analisis dilakukan dengan menghitung angkutan sedimen yang melayang dan mengendap menggunakan metode Mayer Petter Mullermelalui pendekatan empirik. Berdasarkan analisis tersebut, selanjutnya dilakukan prediksi 10 tahun terakhir (2005-2014) dan menghitung prediksi 10 tahun mendatang (2015-2024). Analisis Statistika dihitung menggunakan metode Gumbel dan Log Person Tipe III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit sedimen ini diprediksi terus mengalami peningkatan selama 10 tahun mendatang. Kata Kunci : Sedimentasi, angkutan sedimen, metode Mayer Petter Muller, Waduk Mrica
Besty Afriandini, Dani Nugroho Saputro
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto), Volume 19; doi:10.30595/techno.v19i2.3453

Abstract:ABSTRAK Untuk menanggulangi kerusakan dan keruntuhan bangunan akibat gempa bumi yang sering terjadi, di Indonesia sendiri terdapat peraturan yang mengatur tentang tata cara perencanaan ketahanan terhadap gempa, yaitu yang termuat dalam SNI SNI 1726:2012 yang menggantikan peraturan sebelumnya yaitu SNI 03-1726-2002. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh perubahan peraturan yang mengatur ketahanan terhadap gempa di Indonesia dari SNI 03-1726-2002 menjadi SNI 1726:2012, terhadap gaya geser dasar seismik dan simpangan antar lantai. Penelitian ini dilakukan pada model struktur gedung beton bertulang bertingkat tujuh dengan analisis 3D yang diletakan pada 6 ibukota provinsi di pulau Jawa yang rawan gempa yaitu kota Jakarta, Banten, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya dengan asumsi jenis tanah sedang (SD). Metode analisis menggunakan statik ekivalen dan dilakukan dengan bantuan software SAP. Hasil analisis menunjukan nilai gaya geser dasar seismik dan simpangan antar lantai yang terjadi di 6 lokasi yang ditinjau, akibat beban gempa rencana berdasarkan SNI 1726:2012 lebih besar dibandingkan dengan SNI 03-1726-2002. Kata kunci : beban gempa; gaya geser dasar seismik; simpangan antar lantai tingkat; SNI 03-1726-2002; SNI 1726:2012;ABSTRACTThe standard about Planning Procedures of Earthquake Resistance for Building Structure and Non-Building Structure in Indonesia, is SNI 1726:2012 that officially replaces the previosly applicable standard, is SNI 03:1726:2002. The research purpose was to determine the influence of the changes of the standar SNI 03-1726-2002 became SNI 1726:2012, toward base shear and story drift. The object of research is 3Dimension model of frame concrete structure and consist of 7 storey, placed on six capital of the province of Java Island that is Jakarta, Banten, Bandung, Semarang, Yogyakarta, and Surabaya with SD soil. The structure is modeled use software SAP and calculating with static equivalent analysis. The analysis result show that from six observed location, the value of base shear and story drift based on SNI 1726:2012 is bigger than SNI 03-1726-2002. Keywords : base shear, SNI 03-1726-2002, SNI 1726:2012, story drift
Adi Surya Pria Pranata, Novi Andhi Setyo Purwono, Ary Sismiani
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto), Volume 19; doi:10.30595/techno.v19i2.3173

Abstract:This research is the mathematical model has been made with two groins, permeable and impermeable groins, with the variation is in length and distance; 50 meters, 100 meters, 150 meters and 200 meters. A modelling has been done by using the data of physical modeling study by Chen., et al, 2003, and used as input to the simulation of mathematical models using 2D Boussinesq software.Results of the research showed the influence of variation model long distance between the groins, the reduction of longshore current velocity along the coast with an average 59.21% reduction for the double permeable groin with 50 meters long, 76.02% for 100 meters, 79.50% for 150 meters, 80.49% for 200 meters. The reduction of longshore current velocity along the coast are 57.42% for an impermeable groin groin double with 50 meters, 84.61% for 100 meters, 150% for 88.89 meters, and 89.91% for 200 meters. The distance variation between one groin to the other groin has a result that a longer permeable or impermeable groin affects the reduction longshore current velocity along the coast of the Surf Zone with the addition of longshore current velocity reduction occurs along the coast up to 20%. Reduction of longshore current velocity along the coast by the permeable and impermeable groin Permeable and impermeable groins has not been significantly occured in the long-term groin area exceeding Surf zone with an average additional reduction up to 5%. The longshore current velocity approaching the speed of currents along the coast for the existing conditions at a distance up to 2.4 times of length of groins. And the distance between the groins are too close if we compare to the long groins causing the current direction of movement towards the sea (rip Current).
Yosy Yosy Rahmawati, Ade Wahyudin
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto), Volume 19; doi:10.30595/techno.v19i2.3178

Abstract:The progress of information and communication technology has resulted in a number of villages in Lingga Regency, Riau Islands still feeling the lack of public information due to signal limitations. One of the islands in the spotlight of the government is Pekajang Island. Economically the population of Pekajang Island interacts more with Bangka Island. A considerable distance and very minimal transportation facilities make Pekajang Island isolated. Therefore, to provide ICT services, a backhaul network is needed to support access to ICT services. In the study, a backhaul network of microwave transmission systems has been designed using frequency and diversity without diversity in the Riau archipelago. From the results of the design test using Pathloss 5.0 Simulator, the reliability value of the system that uses frequency diversity is 99.96879% and without diversity is 99.81417%. It can be concluded that the design results of a microwave transmission system using frequency diveristy are feasible to be applied because it has a system reliability value above the threshold based on ITU-R G.827 and F.1703 standards.Perancangan Jaringan Backhaul Sistem Transmisi Gelombang Mikro Digital Menggunakan Frequency Diversity dan Tanpa Diversity di Wilayah Kepulauan Riau
Mirmanto Mirmanto, Arif Mulyanto, Buyung Anugerah
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto), Volume 19; doi:10.30595/techno.v19i2.3196

Abstract:Paper ini menyajikan hasil pengujian turbin air menggunakan prinsip turbin Tesla. Diameter lubang keluaran, yang berjumlah 4, divariasikan yaitu 10 mm, 15 mm dan 20 mm. Sedangkan diameter piringan turbin yang digunakan sebesar 120 mm dengan tebal piringan 2 mm, jumlah piringan 3 dan jarak antar piringan 2 mm serta terbuat dari CD bekas. Turbin diuji dengan head setinggi 5,2 m. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi besar diameter lubang pada piringan turbin terhadap unjuk kerjanya. Hasil penelitian menunjukan bahwa torsi terbesar dihasilkan oleh turbin dengan besar diameter lubang 20 mm yaitu 0,07 Nm pada putaran poros 203 rpm dan torsi terkecil didapat oleh besar diameter lubang 10 mm sebesar 0,01 Nm pada putaran 702 rpm. Daya maksimum dihasilkan sebesar 2,03 W pada putaran poros 403 rpm dan diameter lubang 20 mm. Daya minimum dihasilkan oleh turbin dengan diameter lubang 10 mm sebesar 0,404 W pada putaran poros 702 rpm. Efisiensi terbesar dihasilkan oleh turbin dengan diameter lubang 20 mm yaitu sebesar 6,57% dan efisiensi terkecil didapat pada turbin dengan diameter lubang 10 mm yaitu sebesar 1,3%.
Winarso Dsl, Dian Nova Kusuma Hardani
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto), Volume 19; doi:10.30595/techno.v19i2.3070

Abstract:Motor induksi merupakan mesin listrik yang banyak digunakan sebagai penggerak misalnya motor sebagai penggerak belt konveyer untuk industry, pompa air, penggerak alat-alat perkakas dan penggerak peralatan rumah tangga. Motor induksi yang sudah digunakan pasti akan mengalami penurunan torsi dan efisiensi karena penurunan kemampuan nilai material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya torsi dan efisiensi motor induksi yang sedang dioperasikan. Motor induksi yang sedang digunakan harus di analisis apakah masih efisien atau tidak, tetapi tidak mungkin melepas motor tersebut karena sedang aktif melayani beban. Dengan mengukur parameter motor induksi tanpa harus melepas motor dari beban maka dapat diketahui torsi dan efisiensi motor tersebut. Pada pengujian motor tanpa beban, uji beban penuh dan uji berbeban didapatkan nilai impedansi belitan stator,impedansi belitan rotor dan slip motor. Dari nilai impedansi dan slip dapat diketahui daya input ke stator, daya mekanik rotor, torsi dan efisiensi. Pada pengujian motor induksi dalam keadaan berbeban dengan tegangan kerja 375 volt di dapatkan daya input 2565 watt dengan kerugian pada kumparan stator dan rotor sebesar 743 watt, daya mekanik yang dikeluarkan oleh motor induksi adalah sebesar 1823 watt, torsi yang dihasilkan rotor sebesar 14 Nm dan efisiensi motor sebesar 71,07 %.
Muhammad Azhar, Zein Hanni Pradana, Ade Wahyudin
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto), Volume 19; doi:10.30595/techno.v19i2.3010

Abstract:Pelayanan telekomunikasi sangat berperan penting dalam kehidupan modern. Perkembangan Teknologi LTE dikota sangat besar. Selaku Operator Memerlukan adanya backhaul yang handal namun juga efisien dari transmisi maupun dari segi kapasitas. Backhaul adalah suatu jalur yang menghubungkan dari suatu Base Station ke Base Station lain atau dari suatu Base Station ke core network untuk mengambil trafik dari Base Station tersebut.Pada Penelitian ini Membahas tentang analisa perencanaan backhaul untuk jaringan Long term Evolution di kota Yogyakarta. Dengan menggunakan Microwave sebagai teknologi Backhaul. Penelitian ini membahas Mengenai Perencanaan jaringan Long Term Evolution dengan Frekuensi 1800 MHz agar dapat Mengakomodasi Trafik di kota Yogyakarta dengan Menggunakan Perencanaan Capacity Maupun Coverage. Pada hasil perencanaan Jaringan Long Term Evolution menggunakan Frekuensi 1800 MHz Nilai Rereference Signal Receive Power (RSRP) didapat dari hasil simulasi dari Parameter Long Term Evolutin adalah adalah rata-rata sebesar -75.66 dBm Sedangkan Pada Perencanaan Backhaul Menggunakan Teknologi Microwave diperoleh rata-rata daya terima >-78 dBm dan nilai Availability >99,999% untuk link dibawah jarak
Fena Retyo Titani, Calaelma Logys Imalia, Haryanto Haryanto
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto), Volume 19; doi:10.30595/techno.v19i1.2397

Abstract:Teknologi modern pada bahan konstruksi pesawat terbang dituntut untuk dapat menemukan bahan-bahan yang ringan namun memiliki daya tahan (kekuatan) yang besar. Bahan dengan karakter seperti ini sangat banyak gunanya, terutama dimanfaatkan sebagai bahan utama untuk badan pesawat terbang. Saat ini, pesawat-pesawat terbaru menggunakan bahan komposit sebagai komponen utama badan pesawat. Penelitian pembuatan komposit resin polyester berpenguat serat sabut kelapa bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat sabut kelapa terhadap nilai energi impact yang diserap rata-rata dari setiap variasi fraksi berat serat 0%, 1%, 2%, 3%, 4% dengan matrik resin polyester 200 ml. Dari hasil pengujian impact metode charphy dengan standard ASTM E-23 didapatkan nilai energi yang diserap rata-rata tertinggi terjadi pada penambahan fraksi berat serat 4% sebesar 338,6 Joule. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak penambahan fraksi berat serat sabut kelapa, maka energi yang diserap pada pengujian impact akan semakin besar karena ikatan antara matriks dan serat sabut kelapa dapat menjadikan material komposit menjadi tahan akan benturan jika dikenai beban. Dan untuk hasil mode patahan pada fraksi berat serat 0% yang terlihat adalah mode patahan matrix rich. Sedangkan untuk fraksi berat serat 1-4% mode patahan yang terlihat adalah pullout dan overload.Kata Kunci: Komposit,Mode patahan, Resin polyester,Serat sabut kelapa,Uji impact
Abdul - Aziz
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto), Volume 19; doi:10.30595/techno.v19i1.2439

Abstract:Abstrak – Balai Pengobatan Dita Husada adalah sebuah balai pengobatan yang bergerak dalam bidang jasa kesehatan mata. BPDH mengerjakan beberapa proses kerja, salah satunya di bagian administrasi. Mengikuti perkembangan teknologi informasi yang berkembang BPDH akan mengupayakan peningkatan proses kerja dan proses pelayanan pasien agar lebih efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang suatu sistem informasi yang dapat mengolah data pasien, rekam medis dan data obat di balai pengobatan dita husada; sebagai terobosan baru untuk pengembangan pelayanan pasien di balai pengobatan dita husada.
Erna Temmerman Simanihuruk, Alfin Hikhmaturokhman, Ade Wahyudin
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto), Volume 19; doi:10.30595/techno.v19i1.2178

Abstract:The high quality of high-speed communication services is now a requirement for LTE (Long Term Evolution) users, resulting in high traffic capacity requirements. Jombang Rawa area is one area that has a high traffic capacity. To overcome this problem, X operator rolled out a mobile network project called roll out project that aims to provide sufficient LTE network capacity for operator X customers. In the project, the capacity of the transport network is done using a microwave backhaul which aims to support the new LTE site so that there is no bandwidth shortage in the new site path. The method used to obtain the appropriate traffic for the new site path is the overbooking calculation method. Based on Overbooking calculations of 102 sites, there are 22 sites that require a propose bandwidth capacity solution. Using the overbooking method there is a configuration upgrade as a solution to deal with trafficked paths.