JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)

Journal Information
ISSN / EISSN : 2477-5940 / 2477-8435
Published by: STKIP Singkawang (10.26737)
Total articles ≅ 53
Current Coverage
DOAJ
Archived in
SHERPA/ROMEO
Filter:

Latest articles in this journal

Rien Anitra
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), Volume 6, pp 8-12; https://doi.org/10.26737/jpdi.v6i1.2311

Abstract:
Pembelajaran matematika di sekolah dasar memerlukan model pembelajaran yang tepat agar hasil belajar siswa maksimal. Penulisan artikel ini menggunakan studi literatur atau literature riview dengan menganalisis beberapa kajian yang berkaitan dengan topik pembahasan, yaitu: pembelajaran kooperatif, model pembelajaran jigsaw, dan matematika. Pembelajaran kooperatif merupakan pembelajaran dalam suatu kelompok kecil yang heterogen untuk saling bekerja sama, saling menyumbang pikiran dalam mengkonstruk konsep dan memecahkan masalah dengan tanggung jawab dan tujuan bersama serta saling ketergantungan positif sekaligus berlatih berinteraksi, komunikasi, dan sosialisasi. Pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terdapat kelompok asal yang heterogen dan kemudian dibentuk kelompok ahli untuk menjadikan siswa-siswa ahli suatu topik yang ditugaskan kemudian saling berbagi informasi kepada teman-teman yang membahas topik berbeda di dalam kelompok asalnya. Berdasarkan kajian terhadap hasil penelitian mengenai pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, ditemukan bahwa pembelajaran kooperatif tipe jigsaw mempengaruhi hasil belajar dan prestasi belajar matematika siswa. Kemudian terungkap pula bahwa pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar dan prestasi belajar matematika siswa.
Endi Rochaendi, Andi Wahyudi, Riki Perdana
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), Volume 6, pp 1-7; https://doi.org/10.26737/jpdi.v6i1.2222

Abstract:
Guru SD dituntut untuk memiliki pengetahuan konten (content) mata pelajaran, pengetahuan pedagogi (pedagogy), dan pengetahuan teknologi (technology) dalam bentuk pengetahuan yang integratif dalam pengelolaan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan melihat dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang paling dominan dalam membentuk kompetensi guru tersebut dalam aspek pengetahuan konten, pengetahuan pedagogi dan pengetahuan teknologi yang pada gilirannya dapat mengembangkan model pengembangan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) yang sesuai untuk guru SD. Penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode deskriptif dan verifikasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis faktor konfirmatori (CFA) berdasarkan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang pengaruhnya paling dominan adalah pedagogical knowledge (0,944), technological content knowledge (0,942), dan technological pedagogical knowledge (0,935). Sedangkan, pedagogical content knowledge, content knowledge, dan technological knowledge tidak sepenuhnya membentuk TPACK guru SD tersebut.
Agustinus Toding Bua
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), Volume 6, pp 26-30; https://doi.org/10.26737/jpdi.v6i1.2285

Abstract:
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas digunakan untuk memperbaiki proses dan hasil dalam pembelajaran. Penelitian ini terdiri atas 3 langkah yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan dan observasi, serta (3) refleksi. Penelitian ini dilakukan berdasarkan masalah yang ditemukan bahwa kurangnya kemampuan membaca permulaan siswa dan kurangnya ketersediaan buku bacaan yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran membaca. Oleh karena itu, peneliti ingin memberikan solusi dengan menggunakan pustaka digital sebagai salah satu alternatif untuk menyediakan sumber bacaan bagi siswa dengan pilihan yang beragam dan sesuai dengan perjenjangan. Penggunakan pustaka digital ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan bagi siswa kelas awal di SDN 007 Tarakan
Asykur Asykur, Husniyatus Salamah Zainiyati, Siti Munawaroh
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), Volume 6, pp 13-18; https://doi.org/10.26737/jpdi.v6i1.2262

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan desain pembelajaran model Jelord E.Kemp berbasis Multimedia mata pelajaran al-Qur’an hadist dalam meningkatkan minat belajar siswa di MTs. Miftahul Ulum Timbuan.Guru mata pelajaran Al-Qur’an hadits dan siswa kelas VII di jadikan subyek dalam penelitian ini, sedangkan obyek dalam penelitian ini adalah penerapan pembelajaran model Jelord E.Kemp berbasis Mutimedia dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas VII mata pelajaran Al-Qur’an hadits. Proses pembelajaran yang masih menggunakan metode konvensional di MTs. Miftahul Ulum Timbuan Kecamatan sarirejo Kabupaten Lamongan menyebabkan rendahnya minat belajar siswa sehingga berakibat pada hasil belajar siswa rendah di bawah batas KKM (≥70). Metode dalam penelitian ini dilakukan menggunakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) dengan penerapan pembelajaran menggunakan model Jelord E.Kemp berbasis Multimedia dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas VII MTs Miftahul Ulum sehingga hasil belajar yang di peroleh siswa sudah banyak yang mencapai KKM (≥70). Model Jelord E.Kemp berbasis Multimedia terlaksana dengan baik, Hasil penelitian menunjukkan peningkatan di setiap siklusnya. dapat dilihat dari data sebelum siklus 63,50%, meningkat menjadi 70,00% pada siklus I dan meningkat menjadi 82,00% pada siklus II.
Maria Risna Uly Naibaho, Elvira Radia Hoesein
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), Volume 6, pp 19-25; https://doi.org/10.26737/jpdi.v6i1.2290

Abstract:
Penggunaan model discovery learning membawa banyak pengaruh dalam dunia pendidikan bagi guru, salah satunya pada hasil belajar IPA siswa SD. Hasil tersebut dapat dilihat dari hasil beberapa penelitian. Penelitian-penelitian yang telah membuktikan serta menunjukan bahwa adanya peningkatan hasil belajar setelah menggunakan model discovery learning, maka fokus penelitian ini yaitu apakah penggunaan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa SD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kembali penggunaan model discovery learning untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa SD dengan merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis dan merumuskan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan metode meta analisis yang merangkum dari berbagai hasil penelitian dengan studi dokumen data penelitian dari jurnal terkait penggunaan model discovery learning yang dipublikasikan di jurnal Nasional. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan non tes yaitu dengan menelusuri jurnal elektronik melalui Google Cendekia dan Google Scholar serta studi dokumentasi di perpustakaan. Dari hasil penelusuran diperoleh 9 artikel serta 3 skripsi yang terkait dengan model discovery learning. Hasil uji tsig.(2-tailed) (0,000) < α (0,05) dan thitung = -13,566 <ttabel =1.78229 sehingga Ho di tolak. Hasil analisis ternyata model discovery learning mampu meningkatkan hasil belajar IPA siswa mulai dari yang terendah 22% sampai yang tertinggi 55% dengan rata-rata 34%. Dari perhitungan effect size terhadap 9 artikel serta 3 skripsi yang telah di analisis dihasilkan effect size rata-rata sebesar 4,73. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa model discovery learning sangat berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa.
Nita Mei Ekawati, Diana Kusumaningrum
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), Volume 5, pp 31-35; https://doi.org/10.26737/jpdi.v5i2.2091

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 2 Sumberrejo yang masih menggunakan metode konvensional pada proses pembelajaran sehari-hari, sehingga peserta didik tidak terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Hal ini dapat menyebabkan pemahaman siswa masih rendah terhadap materi yang diajarkan oleh guru. Perlu adanya perbaikan terhadap metode pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa yaitu metode pembelajaran mind mapping. Metode mind mapping menurut Buzan (2008:4) adalah cara mencatat yang kreatif, efektif, dan secara hafiah yang akan “memetakan” pikiran-pikiran kita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan metode pembelajaran mind mapping terhadap hasil belajar siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Sumberrejo tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar pretest, lembar posttest, lembar validasi dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data menggunakan tes objektif (pilihan ganda) sebanyak 15 soal. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 2 Sumberrejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang, semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Jumlah sampel penelitian 41 siswa terdiri dari satu kelas kelompok eksperimen dan satu kelas kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa sebelum diberi pelakuan dan sudah diberi perlakuan dengan menerapkan metode pembelajaran mind mapping; (2) ada perbedaan hasil belajar siswa kelas V antara penerapkan metode pembelajaran mind mapping dan metode pembelajaran konvesional. Hal tersebut juga dibuktikan pada uji independent samples t-test yang menunjukkan, jika dilihat dari signifikan lebih kecil dari 0.05, yaitu 0.007.
Diana Kusumaningrum
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), Volume 5, pp 45-51; https://doi.org/10.26737/jpdi.v5i2.2204

Abstract:
Tujuan peneilitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan dan reliabilitas dari instrumen literasi lingkungan ranah kognitif sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk pengembangan instrumen literasi lingkungan ranah kognitif yang lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan menggunakan model pengembangan Borg & Gall. Subjek penelitian adalah siswa SD (sekolah dasar) kelas V di Kabupaten Malang tahun ajaran 2018/2019. Banyak subjek penelitian ini sebanyak 98 siswa. Hasil dari pengukuran validitas isi dan konstruk didapat bahwa produk yang dikembangkan telah valid dan dapat dilanjutkan pada tahap pengembangan produk selanjutnya. Tahap berikutnya adalah pengukuran validitas empiris yang terdiri dari pengukuran reliabilitas dan validitas produk pada uji coba lapangan pendahuluan dan uji coba lapangan utama. Hasil uji coba lapangan pendahuluan didapat hasil bahawa ada dua soal yang tidak valid dari 30 soal sehingga perlu adanya revisi. Hasil reliabilitas uji coba lapangan pendahuluan didapat hasil bahwa produk yang dikembangkan reliabel. Hasil uji coba lapangan utama didapat hasil bahawa semua soal valid dan reliabel.
Sifa Nursinah, Ina Magdalena, Sa’Odah Sa’Odah
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), Volume 5, pp 28-30; https://doi.org/10.26737/jpdi.v5i2.2087

Abstract:
This research was a descriptive qualitative with a titled implementation of cardboard display tools based on the study of mathematics in primary school with 3rd grade students of S dn Bojong renged IV. The research subject are 3rd students of Sdn Bojong renged VI This research aimed to “how to implemented of cardboard display tools based on the study of mathematics in primary school with subjects are 3rd grade students of Sdn Bojong renged VI.? The method of this research are qualitative data which is the instruments used in this study are observation, interviews, and documentation. The research objective is that the implementation of the use of teaching aids can provide concrete scientific contributions to the implementation of learning outcomes, especially in mathematics. The data was then analyzed using qualitative descriptive.Based on the results of the study, it can be concluded that both the process assessments and the learning assessments made by submitting post tests are improvement in students studies. In the last data, Students reached 34,78 percent which is just 8 of 23 children who have been got the same grade with a value of test results above KKM and 65,22 percent which is just 15 of 23 children who have been got below KKM. The minimum criteria (KKM) of this lesson is 60. The students who have a score below KKM just 10 of 23 children that be sampled. The results of students in math studies from the post-test in fraction sub are increase
Titim Kurnia, Yudha Andana Prawira
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), Volume 5, pp 40-44; https://doi.org/10.26737/jpdi.v5i2.2125

Abstract:
Dampak pandemic covid-19 dalam dunia pendidikan di Indonesia sangat luar biasa. Pembelajaran online yang semula banyak ditolak penerapannya, saat ini justru mendapatkan pembenaran. Keraguan terhadap pembelajaran online bahwa pembelajaran online hanya bermakna untuk pengembangan kognitif. Penelitian ini justru membantah asumsi tersebut, bahwa dengan pembelajaran online bisa juga mengembangkan aspek afektif siswa. Penggalian data melalui angket terhadap orang tua siswa, wawancara dengan guru, serta observasi terhadap kegiatan yang dilakukan siswa. Analisis data dimulai dengan reduksi data dalam bentuk pengolahan data responden yang berupa data ordinal menjadi data interval dengan methode succeesive interval. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik dari respon orang tua maupun siswa sangat positif. Sebagai contoh siswa yang semula masih bersikap lambat dan negatif sebanyak 60%, setelah mengikuti pembelajaran jarak jauh yang didahului dengan komitmen belajar, menjadi sekitar 30% siswa yang masih berperilaku negative. Studi ini menemukan keberhasilan sebagaimana yang telah dikemukakan di atas yaitu dalam perubahan sikap siswa yang menjadi lebih baik walaupun pembelajaran jarak jauh dilaksanakan secara asinkronus. Kajian ini memperlihatkan adanya masalah yang perlu diselesaikan yaitu mengefektifkan dan mengefisienkan pembelajaran jarak jauh dalam mencapai kompetensi siswa baik kognitif, afektif, maupun psikomotor. Namun demikian, penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena itu, masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk melengkapi dan meningkatkan akurasi dan signifikansi sehingga bisa digeneralisasikan
Dina Anika Marhayani
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), Volume 5, pp 36-39; https://doi.org/10.26737/jpdi.v5i2.2156

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemandirian belajar mahasiswa PGSD dalam perkuliahan secara daring. Jenis penelitian ini aalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Prodi PGSD semester 5 STKIP Singkawang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik snowball, sehingga di dapat sampel yakni mahasiswa berjumlah 85 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kemandirian belajar pada mahasiswa yang dikembangkan oleh Sumarmo (2013). Hasil pengukuran terhadap kemandirian belajar menunjukkan bahwa responden memiliki kemandirian yang cenderung rendah dengan skor 51.95%. Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiwa belum cukup siap untuk belajar secara daring, penyebabnya adalah karena kebiasaan belajar, dan teknologi yang kurang mendukung.
Back to Top Top