HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah

Journal Information
ISSN / EISSN : 2337-4713 / 2442-8728
Published by: Universitas Muhammadiyah Metro (10.24127)
Total articles ≅ 124
Current Coverage
DOAJ
Archived in
SHERPA/ROMEO
Filter:

Latest articles in this journal

Irma Yanti Sinaga, Apdelmi Apdelmi, Kuswanto Kuswanto
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, Volume 10, pp 111-122; https://doi.org/10.24127/hj.v10i1.4567

Abstract:
Penelitian ini mengkaji tentang nilai-nilai karakter Abdul Haris Nasution sebagai sumber belajar sejarah di SMA dengan tujuan untuk mengetahui: 1) Nilai-nilai karakter yang terdapat pada Abdul Haris Nasution; 2) Menjadikan nilai karakter Abdul Haris Nasution sebagai sumber belajar sejarah peserta didik kelas XI di SMA Negeri 5 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder dengan teknik analisis data berupa analisis induksi melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa: 1) Terdapat nilai-nilai karakter pada Abdul Haris Nasution diantaranya: cinta tanah air, semangat kebangsaan dan tanggungjawab. Nilai karakter tersebut dapat diterapkan dalam pembelajaran sejarah melalui integrasi dengan kurikulum 2013. 2) Nilai karakter Abdul Haris Nasution dapat diterapkan melalui Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan melalui materi tokoh-tokoh nasional dan daerah dalam memperjuangkan kemerdekaan serta perjuangan mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Sekutu dan Belanda.
Ranti Listiana
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, Volume 10, pp 123-138; https://doi.org/10.24127/hj.v10i1.3923

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis nilai-nilai sejarah dan budaya akulturasi arsitektur rumah tua di Kampung Cina Kota Bengkulu sebagai sumber pembelajaran sejarah di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang dimulai dari Heuristik (pengumpulan data), verifikasi data, interprestasi (penafsiran data) dan selanjutnya adalah historiografi Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rumah tua di Kampung Cina Kota Bengkulu ini sudah tidak banyak lagi karena faktor alam dan daerah ini menjadi daerah rawan kebakaran sehingga menyebabkan banyaknya perubahan bentuk bangunan. Formulasi akulturasi arsitektur bangunan rumah tua di kampung Cina kota Bengkulu merupakan perpaduan antara kebudayaan Cina dan kebudayaan Eropa. Akulturasi Arsitektur rumah tua Kampung Cina kota Bengkulu ini berkaitan dengan materi tentang sistem kebudayaan kerajaan Hindu-Budha pada kehidupan masyarakat Indonesia masa kini dengan standar kompetensi dasarnya pada silabus K13 kelas XI Semester 1
Zofrano Ibrahimsyah Magribi Sultani, Mutiara Syafira Anastasia, Mudzakir Dwi Cahyono, Marsudi Marsudi, Siti Malikhah Towaf, Irawan Irawan, Febri Romadon
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, Volume 10, pp 79-100; https://doi.org/10.24127/hj.v10i1.3623

Abstract:
Kegiatan berburu dan meramu yang masih berlangsung pada masyarakat Papua merupakan keberlanjutan tradisi budaya masa prasejarah yang mengembangkan pola kebudayaan komunal. Tujuan tulisan ini adalah menganalisis kegiatan berburu dan meramu yang memanfaatkan lingkungan setempat sebagai pola kebudayaan yang mengandung nilai kearifan lokal dengan menjaga lingkungan hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan ini merupakan tradisi prasejarah yang membentuk pola kebudayaan komunal melalui organisasi sosial masyarakat yang dibentuk oleh kelompok-kelompok etnik yang mengembangkan kebudayaan tapkay dan satae tuy.
Lisda Triana, Muhamad Abi Fadila, Rama Aditia Nugroho, Andi Andi
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, Volume 10, pp 1-10; https://doi.org/10.24127/hj.v10i1.3990

Abstract:
This study aims to describe students' understanding of historical learning in online learning in high school, the results of research in analysis using cognitive theory, then research methods using qualitative methods using case study approach. Techniques used in conducting research and data collection using observation and interview techniques. The results showed that the transition from offline learning methods to online learning is quite affecting the effectiveness of teachers in delivering their material to students, where not all lessons can easily adapt to the transition of offline learning to online learning, one of which is history that at first students have a little difficulty to absorb and understand the learning done offline, but with the application of online learning due to covid-19 is enough to make it difficult for students to digest materials in online history learning.
Harianto Harianto
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, Volume 10, pp 101-110; https://doi.org/10.24127/hj.v10i1.2453

Abstract:
Tulisan ini mengkaji tentang letar belakang munculnya DI/TII dan bagaimana sikap pemerintah terhadap kelompok separatis ini, utamanya DI/TII pada wilayah Sulawesi Selatan yang di nahkodai oleh Qahar Muzakkar, dari hasil kekecewaan terhadap pemerintah hingga masuk dalam kelompok Darul Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kualitatif deskriptif dengan menggunakan perspektif sejarah, dengan melihat bagaimana dan apa terbentuknya DI/TII setrta bagaimana perspektif politik keamanan melihat peristiwa ini. Hasil pembahasan terbagi atas dua bagian, yang pertama membahas tentang klaim historis pejuang gerilya. Klaim historis oleh para pejuang gerilya yang di pimpin oleh Qahar Muzakkar dimana ingin mendapatkan akomodasi yang layak dari pemerintah atas perjuangannya dalm perang revolusi. Bagian kedua, membahas tentang sikap negara terhadap DI/TII, ini melihat bagaimana negara melakukan penumpasan terhadap DI/TII di Sulawesi Selatan. Dengan cara Perundingan hingga perang pemerintah lakukan untuk meredam pemberontakan ini. Dan pada kesimpulan membahas kedua bagian dari pembahasan tersebut.
Shinta Fitria Salsabila, Kurniawati Kurniawati, M. Hasmi Yanuardi
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, Volume 10, pp 63-78; https://doi.org/10.24127/hj.v10i1.4026

Abstract:
Selama abad ke-18 konflik mengenai lahan pertanian kerap terjadi antara kalangan petani desa dengan perusahaan milik kolonial. Aksi tuntutan dilakukan demi memperjuangkan hak agraria petani yang selama ini terampas oleh kalangan kelas atas. Tujuan penelitian ini ialah memberikan gambaran kepada pembaca bagaimana para kaum marginal desa dan kaum agamawan berjuang demi merebut kembali hak atas tanah Pagilaran yang dikuasai kembali pasca-Kemerdekaan tahun 1947 oleh kolonial. Penyelewengan oleh administratur desa dalam mengakomodasikan petani sejatinya menjadi titik penting dalam tulisan ini. Penulisan ini dilakukan dengan menggunakan metode historis yang terdiri dari empat tahapan, diantaranya heuristik, verifikasi, interprentasi dan historiografi, denganmengambil rentang waktu antara 1947 hingga 1948. Penelitian sebelumnya mengenai Perkebunan Pagilaran sudah pernah ditulis oleh Wahyu Nugroho. Berdasarkan tulisan tersebut hanya mengkaji situasi pemberontakan dan kondisi tahun 2000. Sementara itu, yang menjadi perbedaaan dengan penelitian terdahulu adalah fokus pembahasan penulis yang belum dijelaskan mengenai sejarah konflik tanah masa kolonial.
Savitri Ani, Bunari Bunari, Asril Asril
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, Volume 10, pp 23-38; https://doi.org/10.24127/hj.v10i1.4265

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk bagaimana, mengetahui, mengetahui, serta mengetahui kesiapan guru dalam evaluasi berdasarkan keberanian di SMA Negeri 11 Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa evaluasi berdasarkan penilaian yang terjadi dengan baik dapat dicapai kurang akurat pelaksanaannya selama pembelajaran berlansung hasil tugas siswa dan hasil angket yang dibagikan. Efektivitas evaluasi penilaian siswa dalam pembelajaran berani juga kurang efektif mengingat guru tidak bisa mengawasi siswa secara langsung, sehingga guru melakukan kerja sama dengan guru studi lain dan juga para orang tua/wali terkait sikap.Kesiapan guru dalam pelaksanaan evaluasi sudah mengikuti beberapa program, seperti online dari Kemendikbud, dan juga mengikuti webinar yang berhubungan dengan evaluasi berdasarkan berani.
Febta Pratama, Arief Hidayat
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, Volume 10, pp 47-62; https://doi.org/10.24127/hj.v10i1.3507

Abstract:
Penelitian ini mencoba untuk melihat bagaimana posisi mata pelajaran sejarah di SMA, khususnya saat berlakunya KTSP dan Kurikulum 2013. Tulisan ini juga melihat dan membandingkan mana dari kedua kurikulum tersebut yang menempatkan mata pelajaran sejarah. Penelitian menggunakan metode penelitian sejarah kritis, yakni mengungkap sebuah masalah, gejalah, atau kejadian berdasarkan metode ilmiah sejarah. Adapun tahap yang digunakan dalam penelitian ialah dimulai dari tahap penentuan topik, kemudian dilanjutkan dengan pencarian sumber atau Heuristik, kemudian kritik sumber, tahap selanjutnya adalah intepretasi, kemudian langkah terakhir adalah historiografi atau penulisan sumber. Temuan penelitian dilapangan menunjukkan bahwa mata pelajaran sejarah dalam kurikulum tahun 2004-2014 yakni dari KTSP ke K13 mengalami perubahan dan pergeresan nilai kearah yang positif. Dalam kurikulum 2013 Mata pelajaran sejarah ditempatkan pada posisi yang cukup strategis yakni dengan jadikan dua mapel sekaligus, sejarah indonesia wajib dan sejarah peminatan
Leni Marpelina, Resmiyati Yunus, Andris K Malae
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, Volume 10, pp 39-46; https://doi.org/10.24127/hj.v10i1.4342

Abstract:
This study aims to describe the effect of using the Martha Christina Tiahahu Struggle History Module on the historical awareness of Muhammadiyah Raha High School students. The subjects in this study were 60 students of class XI SMA Muhammadiyah Raha. This research was an experimental study using the experimental class (history module) and the control class (regular textbook). The objects of this research are students of class XI SMA Muhammadiyah Raha in the academic year 2019/2020. The results showed that the regression coefficient value of the history module (X) was 0.360 with a significance level of 0.001 < 0.005 while the F value was found to be 9.206 with a significance level of 0.001. and the value of R2 (R Square) was found to be 0.627 which means that the independent variable, namely the history module, affects the student's historical awareness variable by 62.7%, while the remaining 30.73% is a unique factor that cannot be investigated in this study. Thus, it can be concluded that the struggle history module of Martha Christina Tiahahu (X) affects the historical awareness of the students of SMA Muhammadiyah Raha.
Weni Diniari, Ahmal Ahmal, Asyrul Fikri
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, Volume 10, pp 11-22; https://doi.org/10.24127/hj.v10i1.4302

Abstract:
The purpose of this study is to determine: (1) To determine the condition of the existence of Suluk during the reign of Achmad in Rokan Hulu Regency, (2) To know the development of Suluk during the reign of Achmad in Rokan Hulu Regency, (3) To find out the impact of the existence of Suluk on people's lives during the reign of Achmad in Rokan Hulu Regency. This study uses a historical approach, data collection methods with field studies in the form of interviews and documentation as well as archive and library studies. This research was conducted in Rokan Hulu Regency. After the data is collected, the data examiner is carried out with source criticism, namely by testing the authenticity of the sources obtained by comparing one data with another, such as comparing the results of interviews with written evidence. Based on the results of this study, it can be concluded, namely, (1) The existence of Suluk during the Achmad period looks quite good with an increase in the number of Suluk congregations, (2) Suluk has developed quite rapidly, this is evidenced by the construction of quite a lot of Suluk Surau, (3) for the community. Suluk is very influential in everyday life in society.
Back to Top Top