HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika

Journal Information
ISSN / EISSN : 25496700 / 25496719
Current Publisher: Histogram: Jurnal Pendidikan Matematika (10.31100)
Total articles ≅ 34
Filter:

Latest articles in this journal

Novisita Ratu
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 152-161; doi:10.31100/histogram.v3i2.404

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menempatkan pemahaman konsep siswa kedalam level lapisan pemahaman konsep matematika. Lapisan pemahaman konsep pada penelitian ini berdasarkan pada teori Pirie&Kieren yang terdiri dari primitive knowing, image making, image having, property noticing, formalizing, observing, structuring, inventising. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian siswa kelas X MIPA 7 SMAN 1 Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan Sebesar 54,3% siswa atau sebanyak 19 orang siswa berada pada level tertinggi yaitu inventising, sebesar 22,8% siswa atau sebanyak 8 orang siswa pada level structuring, sebesar 2,9% siswa atau sebanyak 1 orang siswa pada level Observing, sebesar 2,9 % siswa pada level formalising, sebesar 14,2% siswa atau sebanyak 5 orang siswa pada level primitive noticing, sebesar 2,9% siswa atau sebanyak 1 orang siswa pada level image knowing/ having dan tidak terdapat siswa pada level primitive knowing dan image making. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan level lapisan pemahaman konsep setiap siswa berbeda-beda. Sehingga guru di dalam mengajarkan konsep matematika agar dapat memperhatikan keberagaman penguasaan konsep siswa.
Fitriana Rahmawati, Risnawati Risnawati
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 162-171; doi:10.31100/histogram.v3i2.425

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi class concern terhaap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Natar Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, serta analisi data menggunakan rumus statistik. Populai dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VIII SMP Negeri 1 Natar Lampung Selatan, sedangkan sampel diambil 2 kelas VIII 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII 2 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dengan teknik pengundian. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Dari hasil pengujian hipotesis menggunakan rumus statistik thitung diperoleh t = 8,67. Dari tabel distribusi t pada taraf signifikan 5 % diketahui ttabel= t((1-1/2 α))= 2,00 artinya thitung > ttabel yaitu 8,67 > 2,00, sehingga bahwa strategi class concern berpengaruh terhadap kemampuan pememcahan masalah matematika kelas VIII SMP Negeri 1 Natar Lampung Selatan.
Suryanti Suryanti, Muhammad Asrullah
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 228-239; doi:10.31100/histogram.v3i2.487

Abstract:
Secara rinci tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui dan mendiskripsikan kualitas LKS berbasis ICARE pada materi Trigonometri ditinjau dari segi kevalidan, efektifitas dan kepraktisan. Jenis penelitian ini adalah metode pengembangan (Research and Development) melalui model ADDIE (analysis, design, development, implementasion, evaluation) yang melibatkan 2 orang guru matematika dan 10 orang siswa, pada uji coba pemakaian yang menjadi subjek uji coba adalah satu kelas. Instrumen penelitian yaitu instrumen validasi produk dari segi materi dan desain, instrumen persepsi guru dan siswa untuk mengetahui efektifitas LKS, instrumen observasi dan tes pilihan ganda dengan empat alternative pilihan jawaban. Untuk instrumen tes pilihan ganda dilakukan uji coba terlebih dahulu agar tes yang digunakan berkualitas kemudian dilakukan analisis item. Analisis ini digunakan untuk mengetahui validitas, daya pembeda, indeks kesukaran dan realibilitas. Hasil penelitian ini: (1) Lembar Kerja Siswa berbasis ICARE pada materi persamaan trigonometri memiliki kualitas baik karena telah memenuhi 3 aspek yaitu valid, efektif dan praktis.
Sutri Patmawati, Misdalina Misdalina, Putri Fitriasari
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 210-217; doi:10.31100/histogram.v3i2.412

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X melalui model blended learning. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain posttest only control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Arinda Palembang yang terdiri dari 48 siswa terbagi ke dalam dua kelompok sampel, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa model blended learning, sedangkan kelas kontrol diberikan perlakuan pembelajaran biasa (PB). Instrumen penelitian ini terdiri dari tes kemampuan pemahaman konsep matematis dalam bentuk soal essay. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan BL lebih baik secara signifikan daripada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran biasa. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X melalui model blended learning.
Indah Lestari, Noviana Ratna Putri
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 87-97; doi:10.31100/histogram.v3i2.391

Abstract:
Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada kemampuan berpikir kritis siwa yang masih rendah, siswa cenderung mengalami kesulitan dalam menyelesaikan persoalan matematika yang berbentuk essay dengan penyelesaian yang membutuhkan kemampuan siswa dalam berpikir kritis. Solusi dalam permasalahan ini bisa dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat, model pembelajaran Inquiry Based Learning menjadi solusi yang dilakukan peneliti untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis karena model ini menekankan pada proses berpikir kritis dan analisis untuk mencari dan menemukan jawaban dari suatu masalah yang dipermasalahkan Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 215 Jakarta Tahun Ajaran 2018/2019. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII G sebagai kelas eksperimen dan kelas VII F sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan teknik simple random sampling berjumlah 60 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument tes berupa soal essay berjumlah 10 soal yang telah melalui tahap validasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji-t. Penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran inquiry based learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematika.
Bedilius Gunur, Karolina Santi
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 108-121; doi:10.31100/histogram.v3i2.417

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius Ruteng; 2) mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe TPS efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius Ruteng; 3) membandingkan efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan model pembelajaran TPS terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius Ruteng. Desain penelitian yang digunakan adalah The Non Eqivalen Control Desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Teknik Pengelasan SMK Santo Aloisius dengan jumlah 60 orang yang tersebar dalam 2 kelas. Pengambilan sampel kelas dilakukan menggunakan teknik nonprobability sampling, dengan terlebih dahulu dilakukan uji kesetaraan kelas. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen yang berbentuk uraian dan menggunakan teknik tes. Sebelum melakukan teknik analisis dengan menggunakan terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji homogenitas dan uji normalitas. Hasil penelitian menunjukan, 1) model pembelajaran NHT efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, 2) model pembelajaran TPS efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, dan 3) model pembelajaran NHT lebih efektif daripada TPS ditinjau dari kemampuan komunikasi matematis siswa.
Muhamad Saleh, Ernisa Ernisa, Aklimawati Aklimawati, Rifaatul Mahmuzah
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 199-209; doi:10.31100/histogram.v3i2.405

Abstract:
Materi matematika didominasi oleh hal-hal yang bersifat abstrak. Sementara tingkat berfikir siswa pada usia anak Sekolah Menengah Pertama masih banyak kendala mengenai berfikir abstrak. Untuk itu perlu diupayakan proses pembelajaran Limas disesuaikan dengan taraf berfikir siswa. Tujuan Penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui penerapan Inquiri Based Learning (IBL) dan (2) respon siswa terhadap penerapannya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Banda Aceh terdiri dari empat rombongan belajar. Sampel sebanyak dua kelas yang dipilih secara random. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu: tes dan non tes (angket). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa di kelas eksperimen lebih baik dibandingkan siswa dikelas kontrol. Siswa di kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata 78.66, sedangkan di kelas kontrol 68.57. Berdasarkan uji statistik menggunakan SPSS Ver 21 diperoleh bahwa Nilai sign (0,003) kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Respon yang diberikan siswa terhadap kegiatan belajar mengajar pada pembelajaran IBL secara keseluruhan adalah positif dan termasuk dalam kriteria respon sangat baik dengan rata-rata persentase respon siswa sebesar 97,4%.
Rusmining Rusmining
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 98-107; doi:10.31100/histogram.v3i2.400

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemapuan komunikasi matematika melalui penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) bermuatan literasi matematika. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian tindakan kelas. Tahapan dalam penelitian meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap penyelesaian yang masing-masing dilakukan pada tiga siklus, yaitu siklus I, siklus II, dan siklus III. Tahap perencanaan berupa pembuatan instrumen penelitian, tahap pelaksanaan berupa kegiatan di lokasi penelitian serta pengambilan data, dan tahap penyelesaian berupa refleksi kegiatan. Hasil penelitian antara lain: 1) pada siklus I, indikator keterlaksanaan pembelajaran sebesar 62,5% dan 63,33% mahasiswa dinyatakan tuntas belajar dengan rata-rata nilai 70,03. 2) Siklus II, indikator keterlaksanaan pembelajaran sebesar 75% dan sebanyak 70% mahasiswa tuntas dengan nilai rata-rata 72,55. 3) Siklus III, indikator keterlaksanaan pembelajaran sebesar 87,5% dan sebanyak 73,33% mahasiswa tuntas dengan nilai rata-rata 74,50.
Indah Rahayu Panglipur, Ria Amalia
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 172-181; doi:10.31100/histogram.v3i2.428

Abstract:
Penilitian ini membandingkan antara model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) yang dibantu oleh Kartu Matematika Asyik dan Model Pembelajaran Langsung dalam hal hasil pembelajaran mereka. Desain penelitian eksperimen semu dipilih dalam penelitian ini. Populasi adalah siswa kelas X SMK Negeri 3 Jember pada tahun akademik 20018-2019. Sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil secara acak kelompok atau cluster random sampling. Dalam penelitian ini, data diperoleh dengan cara tes untuk mengetahui hasil belajar kemudian data pengujian hipotesis dianalisis dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) yang dibantu oleh Kartu Matematika Asyik dan Model Pembelajaran Langsung. Hasil belajar siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) yang dibantu oleh Fun Mathematics Card lebih baik dari pada siswa yang mendapatkan Model Pembelajaran Langsung.
Desyarti Safarini Tls, Faqih Al Adyan
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 3, pp 141-151; doi:10.31100/histogram.v3i2.466

Abstract:
Matematika merupakan salah satu bidang ilmu yang dianggap sulit oleh kebanyakan siswa, sehingga tidak sedikit siswa yang memperoleh hasil belajar matematika yang rendah. Penggunaan media pembelajaran dapat membantu siswa dalam memahami konsep matematika yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajarnya. Penelitian ini mengkaji mengenai penerapan media software GeoGebra pada pembelajaran topik lingkaran di suatu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Jakarta dan mendeskripsikan tentang bagaimana hasil belajar siswa dapat meningkat melalui pembelajaran tersebut. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif dengan teknik analisa data model Miles dan Huberman dan melalui proses triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media software GeoGebra dapat membantu siswa dalam memahami materi pada topik lingkaran, sehingga hasil belajar siswa meningkat sebesar 30%.