Journal of Health

Journal Information
ISSN / EISSN : 2355-8857 / 2407-6376
Published by: LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta (10.30590)
Total articles ≅ 142
Filter:

Latest articles in this journal

Desak Made Ari Dwi Jayanti, I Wayan Budianto, I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi
Journal of Health, Volume 9, pp 1-8; https://doi.org/10.30590/joh.v9n1.287

Abstract:
Skizofrenia adalah penyakit yang mempengaruhi otak, menyebabkan timbulnya pikiran, persepsi, emosi, gerakan serta perilaku yang aneh, salah satunya muncul perilaku kekerasan dengan gejala paling menonjol perilaku marah. Kemarahan perlu dicegah jangan sampai menjadi maladaptif, oleh karena perilaku yang maladaptif akan menimbulkan perilaku kekerasan yang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Pengendalian pasien risiko perilaku kekerasan, termasuk perilaku marah dengan cara melakukan relaksasi tarik nafas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi pernafasan dalam terhadap perilaku marah pasien Skizofrenia. Rancangan penelitian menggunakan one group pra test-posttest design. Sampel pada penelitian ini adalah pasien Skizofrenia dengan risiko perilaku kekerasan yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling, analisis data menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test alat ukur menggunakan lembar observasi penilaian perilaku marah. Hasil penelitian didapatkan perilaku marah pasien Skizofrenia sebelum diberikan teknik relaksasi pernafasan dalam adalah kategori sedang 70%, berat 30%, dan setelah diberikan teknik relaksasi pernafasan dalam diperoleh hasil kategori ringan 60%, sedang 35%, berat 5%. Hasil analisis didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05), yang berarti ada pengaruh teknik relaksasi pernafasan dalam terhadap perilaku marah pasien Skizofrenia. Teknik relaksasi pernafasan dalam yang diberikan dengan intensitas dan irama yang tepat sangat baik untuk membantu proses pengendalian perilaku kekerasan. Disarankan kepada pihak Rumah Sakit Jiwa agar menerapkan relaksasi nafas dalam untuk mengendalikan perilaku marah.
Nurhamida Fithri, Lasria Simamora
Journal of Health, Volume 9, pp 9-16; https://doi.org/10.30590/joh.v9n1.279

Abstract:
Robekan pada perineum adalah satu dari berbagai macam komplikasi pada saat persalinan di kala II sehingga dapat menyebabkan disfungsi organ reproduksi pada perempuan. Ketegangan pada otot dasar panggul sering mengakibatkan terjadinya robekan perineum khususnya primigravida. Salah satu cara mengurangi robekan perineum adalah dengan melakukan pijat perineum untuk meningkatkan aliran darah dan elastisitas perineum melalui suatu metode yang sangat sederhana dan singkat. Terdapat 2,7 juta kasus robekan perineum pada ibu bersalin dan diperkirakan meningkat sebesar 6,3 juta pada tahun 2050. Di Asia ruptur perineum mencapai sebesar 50% dari ruptur perineum di dunia. Di Indonesia, ibu yang mengalami ruptur perineum pada umur 32-39 tahun sebesar 62%. Penelitian di Rumah Sakit Benin Teaching, Nigeria, mengemukakan bahwa prevalensi rupture perineum kurang lebih 46.6%, terlebih pada ibu primigravida 90% mengalami rupture perineum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh pijat perineum dalam mengurangi rupture perineum pada saat persalinan. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan post test only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil primipara trimester III yang berkunjung ke klinik Mahanum, sedangkan jumlah sampel adalah sebesar 32 sampel dengan dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Dari hasil analisis diperoleh nilai OR = 6.72 yang berarti ibu hamil primipara yang tidak dilakukan pijat perineum mempunyai peluang 6.72 kali terjadinya ruptur perineum dibandingkan dengan ibu hamil primipara yang dilakukan pijat perineum.
Chentia Misse Issabella, Febry Heldayasari Prabandari, Yustina Ananti, Desto Arisandi
Journal of Health, Volume 9, pp 53-62; https://doi.org/10.30590/joh.v9n1.423

Abstract:
Remaja putri pada saat menstruasi terkadang mengalami nyeri menstruasi yang disebut dismenore. Dismenore dapat berakibat fatal bila tidak ditangani dengan baik, karena dapat menganggu aktivitas sehari-hari. Dengan adanya wabah Covid-19 ini menyebabkan meningkatnya prevalensi dismenore pada remaja putri di Kabupaten Sleman sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dan kecemasan berlebih. Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2020 di Kabupaten Sleman, secara random sebanyak 254 remaja putri telah mengalami menstuasi dan didapatkan 186 remaja putri (73,22%) yang mengalami dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi online terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri di Kabupaten Sleman Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperiment. Sampel yang digunakan yang diambil secara random dengan menyebarkan google form melalui whatsApp dan bagi remaja putri yang berdomisili di sleman dapat mengisi kuisioner tersebut. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 142 yang terbagi dalam 2 kelompok dengan teknik pengambilan sampel randomisasi sederhana (simple randomization) dilakukan pengukuran selama 2 kali. Uji statistik dengan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menunjukan terjadi penurunan nyeri dismenore pada remaja putri yang telah diberikan edukasi online sebesar empat tingkat sedangkan yang tanpa edukasi penurunannya sebesar satu tingkat. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara pemberian edukasi online dengan yang tanpa edukasi terhadap penurunan nyeri dismenore pada bulan pertama yaitu p-value 0,000 < α= 0,05 dan pada bulan kedua yaitu p-value 0,000 < α= 0,05 di Kabupaten Sleman Tahun 2020. Diharapkan remaja putri dapat memberikan penanganan untuk penurunan nyeri dismenore dengan pengetahuan online yang telah didapatkan.
Istianah, Ni Putu Sari Indriani, Hapipah
Journal of Health, Volume 9, pp 31-39; https://doi.org/10.30590/joh.v9n1.405

Abstract:
Hipertensi merupakan keadaan peningkatan kontraksi pembuluh darah arteri dan peningkatan tekanan darah terhadap dinding pembuluh darah. Salah satu terapi non-farmakologi yang dapat memberikan pengaruh terhadap frekuensi denyut jantung, tekanan darah, relaksasi serta kualitas tidur adalah senam jantung sehat. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh senam jantung sehat, terhadap tekanan darah dan kualitas tidur lansia dengan hipertensi. Desain penelitian menggunakan pre eksperimen dengan rancangan One Grup Pre-test Post-test. Sampel berjumlah 16 responden yang dipilih secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan yaitu sphygmomanometer dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisis menggunakan Univariat dan Bivariat. Hasil analisa data dengan uji Paired Sample t-Test menunjukan hasil nilai signifikansi 0,000 (p-value<0,05), yang artinya ada pengaruh senam jantung sehat terhadap penurunan tekanan darah dan peningkatan kualitas tidur pada lansia hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan senam jantung sehat dapat diterapkan baik pada layanan kesehatan tingkat pertama maupun dapat dilakukan di rumah secara rutin pada lansia yang terkena hipertensi.
Amanda Rapibta Yakoeb, Fitriana, Eka Vicky Yulivantina, Evy Ernawati
Journal of Health, Volume 9, pp 17-23; https://doi.org/10.30590/joh.v9n1.281

Abstract:
Pada proses persalinan ibu mengalama nyeri karena adanya kontraksi antara otot rahim. Kontraksi ini merupakan tanda untuk melahirkan bayi dan membuka jalan lahir bayi. Kontraksi tersebut dapat menimbulkan rasa nyeri yang dialami oleh banyak wanita, dan sebagian besar wanita yang tidak bisa menerima rasa nyeri tersebut diakibatkan oleh fikiran yang dipengaruhi oleh stres yang disebut fear, tension, pain (takut, tegang dan nyeri). Selain itu paritas juga dapat mempengaruhi rasa nyeri. Karena pada ibu primipara, nyeri akan lebih terasa pada saat awal persalinan sedangkan untuk ibu nulipara nyeri akan terasa pada saat penurunan kepala janin yang mana akan berlangsung cepat pada saat kala II. Persepsi nyeri yang semakin intens dapat meningkatkan kecemasan ibu dan rasa tegang sehingga tidak jarang dari ibu akan meminta proses persalinannya dipercepat yaitu dengan cara sectio caesare. Penelitian ini menggunakan metode sitematik literature review, metode ini digunakan untuk mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi dan mentafsirkan semua penelitian yang sesuai dengan kriteria yang diteliti. Studi ini juga bertujuan untuk menelaah berbagai studi tentang keterkaitan pemberian terapi komplementer dalam mengurangi nyeri persalinan. Penelitian ini menggunakan aromaterapi dimana aromaterapi merupakan teknik non farmakologi yang dapat meningkatkan kenyamanan ibu saat proses bersalin dan mempunyai pengaruh koping yang efektif terhadap pengalaman persalinan. Bunga lavender merupakan aromaterapi yang memiliki kandungan utama linaly asetan dan linalool. Aroma harum yang dihasilakan oleh lavender dapat merangsang talamus untuk mengeluarkan enkafelin, yang berfungsi sebagai penghilang rasa sakit serta kecemasaan saat persalinan.
Devana Nuur Raihan, Brahmana Askandar Tjokroprawiro, Agustina Konginan
Journal of Health, Volume 9, pp 40-52; https://doi.org/10.30590/joh.v9n1.421

Abstract:
Pasien kanker di Indonesia mengalami depresi ringan hingga berat sekitar 34,4% yang dapat memengaruhi kualitas hidup. Tujuan penelitian untuk mengetahui sebaran depresi pada pasien kanker serviks, tingkat depresi yang paling mendominasi pada pasien kanker serviks, serta hubungan tingkat depresi pada pasien kanker serviks terhadap faktor yang mempengaruhi di RSUD Dr. Soetomo. Desain penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan populasi penelitian berjumlah 2845 orang. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus deskriptif dan diambil pada bulan September 2021 dari pasien rawat jalan Poli Onkologi Satu Atap (POSA) RSUD Dr. Soetomo yang terdiagnosis kanker serviks yaitu sebanyak 45 orang dengan membagikan kuesioner berisi instrumen BDI-II dan Holmes and Rahe Scale. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Analisis data secara deskriptif analitik menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas dimiliki oleh depresi ringan sebanyak 21 responden (46,7%), kemudian diikuti oleh depresi minimal sebanyak 19 responden (42,2%), depresi sedang sebanyak 3 responden (6,7%), dan depresi berat sebanyak 2 responden (4,4%). Hubungan antara tingkat depresi dengan faktor yang mempengaruhi didapatkan bermakna pada jumlah perkawinan. Pernikahan kedua tidak selalu menunjukkan hasil yang lebih baik dari pernikahan pertama, kekhawatiran akan kegagalan pernikahan yang terulang dan munculnya konflik dimasa depan dapat berpotensi menimbulkan depresi. Wanita dengan pernikahan kedua memiliki tingkat depresi yang lebih tinggi. Pada hubungan tingkat depresi dengan faktor lainnya yakni usia, pendidikan terakhir, status perkawinan, pendapatan perbulan, stadium kanker serviks, riwayat keluarga dengan kanker serviks, dan lama diagnosis tidak didapatkan hubungan yang bermakna.
Reza Anindita, Intan Kurniawati Pramitaningrum, Arie Kusumawati
Journal of Health, Volume 9, pp 24-30; https://doi.org/10.30590/joh.v9n1.389

Abstract:
Pada Parasit cacing (helminth parasite) merupakan parasit yang menyebabkan penyakit kecacingan pada manusia. Tiga filum parasit cacing penyebab gangguan kesehatan manusia, yaitu Nematoda, Trematoda dan Cestoda. Salah satu cara untuk mendiagnosis parasit cacing yaitu melalui identifikasi morfologi telurnya dengan media digital. Media digital membantu mengidentifikasi telur parasit cacing pada situasi pandemik covid-19 yaitu dengan aplikasi identifikasi telur cacing berbasis android. Penelitian ini bertujuan membantu mahasiswa dalam megidentifikasi telur parasit cacing menggunakan aplikasi agar lebih mudah dan praktis pada situasi pandemik covid-19. Metode penelitian secara Research and Development dengan menggunakan sampel uji berjumlah 30 mahasiswa D-3 Teknologi Laboratorium Medis (TLM). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengisian angket oleh evaluator dan mahasiswa D-3 TLM. Hasil uji coba oleh evaluator menunjukkan persentase sebesar 60% dengan kategori cukup layak digunakan, sedangkan untuk mahasiswa sebesar 71.6% dengan kategori layak digunakan. Kesimpulan perlu pengembangan lebih lanjut mengenai aplikasi identifikasi agar lebih mudah dipahami oleh mahasiswa terutama pada fitur kunci identifikasi telur helminth.
Renny Adelia Tarigan, Revi Yulia
Journal of Health, Volume 8, pp 105-113; https://doi.org/10.30590/joh.v8n2.p105-113.2021

Abstract:
Preeklampsia merupakan penyulit dalam kehamilan, persalinan maupun post partum yang tidak dapat dicegah dan yang dapat dilakukan adalah mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berat dan menghindari faktor resiko atau predisposisi untuk terjadinya Preeklampsia. Faktor-faktor yang mempengaruhi preeklampsia adalah riwayat hipertensi dan paritas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan paritas dengan kejadian preeklampsia. Desain penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Puskesmas Batu Aji Kota Batam mulai dari bulan Febuari hingga Juli 2019, sampel diambil menggunakan purposive sampling sebanyak 88 responden. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan uji chi-square untuk paritas dengan preeklampsia di dapatkan nilai P value 0,015 < α 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini ada hubungan paritas dengan preeklampsia pada ibu hamil. penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk membuat kebijakan dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan pada ibu hamil.
Monik Krisnawati
Journal of Health, Volume 8, pp 55-66; https://doi.org/10.30590/joh.v8n2.p56-66.2021

Abstract:
Jerawat merupakan suatu penyakit peradangan kronik dari bagian polisebasea yang ditandai dengan munculnya komedo, papula, pustula, nodul, dan kista. Bidara memiliki kandungan fenolat dan flavonoid yang bermanfaat sebagai anti inflamasi, antioksidan, antimikroba, dan mencegah timbulnya tumor. Kandungan kimia lain Bidara yang berperan pada pengobatan yakni alkaloid, fenol, flavonoid, dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak etanol daun Bidara (Ziziphus-Spina Christi L.) terhadap sifat fisik krim dan aktivitas antibakteri krim daun Bidara terhadap bakteri Propionibacterium Acnes ATCC 6919 dibuat dalam tipe M/A (Minyak dalam Air) menggunakan vanishing cream dengan 3 macam konsentrasi yaitu 10%, 12,5%, dan 15%. Sifat fisik (organoleptis, daya sebar, daya lekat, dan daya proteksi) dan aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes yang diukur menggunakan metode difusi sumuran. Hasil uji sifat fisik dan aktivitas antibakteri dianalisis menggunakan uji statistik dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil uji sifat fisik menunjukkan bahwa krim ekstrak etanol daun Bidara mempunyai aroma daun Bidara, warna kehijauan, bentuk semipadat, dan tekstur homogen. Krim ekstrak etanol daun Bidara konsentrasi 15 % menunjukkan daya sebar dan daya lekat paling besar yakni 6,9 cm dan 6 detik. Kemampuan proteksi krim ekstrak etanol bidara pada keseluruhan konsentrasi ditunjukkan sampai dengan menit ke-5. Selain itu, krim ekstrak etanol daun Bidara memiliki aktivitas antibakteri yang paling baik terhadap Propionibacterium acnes pada konsentrasi 15 % yang ditunjukkan dengan terbentuknya diameter zona hambat yang paling besar yakni 7,73 mm.
Chentia Misse Issabella, Febry Heldayasari Prabandari
Journal of Health, Volume 8, pp 151-163; https://doi.org/10.30590/joh.v8n2.p151-163.2021

Abstract:
Kehamilan merupakan momen yang sangat membahagiakan. Agar kehamilan berjalan dengan baik diperlukan pelayanan maternal dan neonatal di fasilitas kesehatan untuk menjamin keselamatan ibu dan janin. Namun adanya wabah COVID-19 ini menyebabkan meningkatnya kecemasan dan ketidaknyamanan ibu hamil di Kabupaten Sleman. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan pada bulan juli 2020 di Kabupaten Sleman, dari 46 ibu hamil dan didapatkan 38 ibu hamil (82,6%) mengalami kekhawatiran berlebih yang disebabkan kurangnya informasi tentang pelayanan maternal dan neonatal di masa pandemi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi online terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap terhadap pelayanan maternal dan neonatal saat pandemi di Kabupaten Sleman Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperiment dengan sampel 60 ibu hamil yang dibagi menjadi 2 kelompok dengan teknik randomisasi sederhana (simple randomization) dan uji Mann-Whitney dengan p=0,000 < 0,05 sehingga ada pengaruh edukasi online terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pelayanan maternal dan neonatal di masa pandemi. Hasil dari penelitian ini menunjukan peningkatan pengetahuan melalui edukasi online sebesar 39,17 (post 1) dan 43,52 (post 2) tingkat sedangkan kelompok lefleat sebesar 21,83 (post 1) dan 17,46 (post 2) tingkat. Hasil penelitian juga menunjukkan perbedaan antara kelompok yang diberikan edukasi online dengan yang menggunakan lefleat terhadap peningkatan sikap pada pelayanan maternal dan neonatal sebesar 41,25 (post 1) dan 39,68 (post 2) di Kabupaten Sleman Tahun 2020. Diharapkan ibu hamil dapat menyikapi dan mengambil langkah terbaik dalam menjaga kesehatan dengan pengetahuan online yang telah diperoleh.
Back to Top Top