Refine Search

New Search

Results in Journal Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan: 85

(searched for: journal_id:(6973849))
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Rio Ariestia Pradipta, Puput Budi Wintoro, Deny Budiyanto
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i2.2541

Abstract:
Pengembangan sebuah sistem informasi tidak lepas dengan adanya pengembangan basis data yang dapat menunjang pengelolaan dan penggunaan data pada sebuah sistem yang berjalan. Basis data yang baik dikembangkan dengan menerapkan metode Database System Development Lifecycle (DBSDLC) yang mencakup fase pengembangan Database Design. Dalam fase ini dibuat model database meliputi pengembangan sisi konseptual dan logikal. Pada penelitian ini kami membuat model basis data konseptual dan logikal yang akan diterapkan pada sebuah sistem informasi berbasis website. Tujuan dari fase database design untuk merancang struktur basis data yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mendapatkan basis data yang handal untuk diterapkan pada sistem berbasis website yang dibangun. Dari penelitian ini dihasilkan rancangan model basis data yang selanjutnya dapat diterapkan pada fase implementasi sistem berbasis website.
Budiarto Budiarto, Noer Soedjarwanto, F.X. Arinto Setyawan, Zulmiftah Huda
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i2.2528

Abstract:
Buck boost converter sebuah sistem untuk pengecasan baterai menggunakan tenaga surya dengan menggunakan metode three stages charging. Tujuannya agar nilai keluaran tegangan dari sistem tersebut dapat diatur dengan buck boost converter sesuai dengan metode yang digunakan yaitu three stages charging. Metode three stages charging terdiri dari tahapan yaitu Constant Current Charging, Constant Voltage Charging dan Float Charging. Hasil yang diperoleh yaitu Tegangan keluaran buck boost converter sangat dipengaruhi oleh besarnya nilai duty cycle yang diberikan. Dengan stage 1 tegangan diatur sebesar 12,5 V stage 2 tegangan sbesar 14 V, dan stage 3 dengan tegangan 13,5 V. Hasil arus pengecasan penggunaan metode three stages charging pada stage 1 4A dan stage 3 arus mendekati 0A
Ayuna Kintani, Gigih Forda Nama, Meizano Ardhi Muhammad
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 9; https://doi.org/10.23960/jitet.v9i2.2428

Abstract:
Di jurusan Teknik Elektro umumnya mengetahui jadwal perkuliahan melalui siakad atau papan mading. Namun karena adanya hari libur, penyesuaian jadwal, dosen yang memiliki kendala terjadi perubahan jadwal yang telah ditetapkan. Jika informasi jadwal perkuliahan yang berubah bisa disematkan pada lokasi yang sebenarnya, hal ini berguna membantu mahasiswa untuk mengetahui pemakaian ruang kelas. Sehingga dibangun perancangan dan implementasi augmented reality pemantau jadwal ruang kelas menggunakan marker based tracking. AR merupakan penambahan realitas yang menggabungkan objek dunia nyata dengan dunia maya 2D (dua dimensi) maupun 3D (tiga dimensi) dari tempat yang sama. Mahasiswa menggunakan web virtual reality untuk mengakses marker yang telah disematkan informasi jadwal perkuliahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah user experience. Terdapat beberapa tahapan dalam user experience yaitu requirement gathering, alternative design, prototyping, evalution. Pengujian sistem menggunakan user acceptance test (UAT) dan diterima oleh mahasiswa sebanyak 84 sistem dinyatakan efektif, 69 sistem dinyatakan efisien. Sistem dapat menyajikan informasi jadwal perkuliahan yang sedang digunakan berbasis lokasi ruangan.
Yudi Risano, Husein Manalu, Dyan Susila
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i2.2444

Abstract:
Usaha Mandiri di desa Wiyono Kabupaten Pesawaran merupakan salah satu bentuk usaha yang bergerak di bidang pengolahan kakao melalui proses pengeringan dengan alat pengering sederhana berukuran panjang 2,4 m, lebar 1,2 m dan tinggi 0,6 m. Untuk meningkatkan efektifitas alat pengering yang digunakan dan meningkatkan kualitas hasil pengeringan, maka dilakukan penelitian dengan pertama-tama dilakukan analisis perpindahan panas, laju aliran panas dan distribusi temperatur yang terjadi di dalam alat pengering tersebut. Selanjutnya dari hasil yang diperoleh, dilakukan proses redesain alat pengering. Dalam proses redesain alat pengering berdasarkan perhitungan termal, sebaran suhu dan laju energy panas yang terjadi di dalam ruang pengering serta waktu pengeringan yang dibutuhkan dan kebutuhan bahan bakar (kayu bakar). Tahap selanjutnya, hasil redesain alat dianalisis kembali terutama distribusi temperatur yang terjadi dengan simulasi pemodelan menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD). Dari hasil perhitungan dan simulasi CFD didapatkan suhu rata-rata pengeringan sebesar 85,34 oC, kalor yang dibutuhkan selama proses pengeringan 420.062,32 kJ, waktu yang dibutuhkan dalam pengeringan 16 jam dan bahan bakar yang diperlukan sebanyak 102,96 kg atau 0,11 m3 .
Martinus Martinus, Irza Sukmana, Herry Wardono, Akhmad Riszal, Mareli Telaumbanua, Ahmad Suudi, Meizano Ardi Muhammad, Gigih Forda Nama, Eko Putra, Zulmiftah Huda, et al.
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i2.2446

Abstract:
Produk perkebunan merupakan salah satu komoditas yang sangat penting Indonesia. Duku adalah salas satu produk perkebunan musiman yang menjadi salah satu sumber pendapatan ketika panen. Namun, umur simpan duku sangat pendek, batas penyimpanan buah duku tidak lebih dari satu minggu. Buah duku akan mengalami perubahan pada warna buah, buah segar akan mengalami kecoklatan pada umur 3 sampai 5 hari pasca panen. Berubahnya warna buah duku menjadi kecoklatan tersebut tentunya dapat menurunkan kualitas dan harga dari buah duku tersebut. Pendeknya umur penyimpanan buah duku tersebut merupakan salah satu sulitnya penjualan duku. Penelitian ini melakukan pengklasifikasian duku sesuai warna dengan mengembangkan konveyor sabuk sebagai alat untuk melakukan sortasi duku berdasar warna dengan mikrokontroler. Sistem sortasi menjadi penting dalam mengelompokkan duku dalam umur yang sama sehingga dapat dipilih duku untuk pasar lokal yang sudah matang, duku untuk pasar luar yang belum matang dan akan matang dalam perjalanan serta duku yang cacat. Adapun tujuan dari riset ini adalah membuat sistem sortasi warna buah duku berbasis mikrokontroler dan mengembangkan sistem yang dapat memisahkan tiga kelompok kelas duku, duku kelas super, duku kelas a dan duku kelas b berdasar warna dengan sensor AS7262
Risky Ikhsani, Sri Purwiyanti, Helmy Fitriawan
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i2.2441

Abstract:
Detak jantung dan suhu tubuh merupakan dua parameter penting yang digunakan oleh para medis untuk mengetahui kesehatan fisik maupun kondisi mental seseorang. Pengukuran yang dilakukan saat ini masih menggunakan cara yang konvensional, cara ini akan memakan waktu yang lama dan harus dilakukan pengecekan secara berkala sehingga kurang efektif apabila ingin memantau perkembangan detak jantung dan suhu tubuh pasien dari jarak jauh. Pada penelitian ini metode yang digunakan yaitu sistem monitoring yang dirancang untuk memantau dan mengukur detak jantung dan suhu tubuh pada manusia secara otomatis. Pengukuran detak jantung dan suhu tubuh menggunakan Pulse Sensor dan sensor DS18B20 sebagai pembaca parameter. Hasil dari pengukuran kemudian ditampilkan pada LCD dan kemudian dapat dipantau pula menggunakan gawai. Indikator berupa buzzer yang akan menginformasikan keadaan pasien atau seseorang yang sedang dipantau sehingga akan ada penanganan yang dilakukan oleh staf medis. Hasil dari alat penelitian memiliki simpangan atau error suhu yang terdapat pada sensor DS18B20 sebesar 0,87%. Nilai detak jantung yang menunjukkan hasil simpangan atau error yang terdapat pada pulse sensor sebesar 1,60%. Alat ukur detak jantung dan suhu tubuh menggunakan NodeMCU ESP8266 menggunakan pulse sensor dan DS18B20 dengan memanfaatkan aplikasi blynk sebagai media dari internet of things sebagai sistem monitoring. Alat penelitian ini dapat menampilkan data suhu tubuh dan detak jantung manusia melalui blynk.
Aprilian Ina, Fajar Hariadi
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i2.2438

Abstract:
Surat adalah salah satu jenis alat komunikasi yang paling penting digunakan oleh kantor Kelurahan Lewa Paku sebagai pemberi informasi. Di kantor Kecamatan Lewa Paku, proses pengarsipan surat masih manual. Proses ini memiliki kendala kesulitan pada proses pencarian surat, kehilangan surat serta proses penyimpanan yang besar. Sistem Informasi pengarsipan surat dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Sistem informasi ini dibuat menggunakan PHP (Hypertext Preprocessor) dan merancang userinterface menggunakan bootstrap. Pengambilan data lapangan menggunakan wawancara dan observasi. Pengembangan sistem informasi menggunakan model waterfall yang memiliki tahapan-tahapan dalam urutan yang sistematis mulai dari analisis sampai pengujian. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem informasi untuk membantu pengelolaan kegiatan surat menyurat. Pengujian sistem dilakukan dengan black-box dan SUS (System Usability Scale). Pengujian black-box menunjukkan semua fungsi aplikasi berhasil berfungsi dengan bak, sedangkan nilai SUS dari pengguna sistem di kelurahan memberikan nilai sebesar 61. Sehingga dapat diketahui bahwa sistem masih kurang efektif, efisien dan memuaskan pengguna.
Inoki Fabil
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 9; https://doi.org/10.23960/jitet.v9i3.2443

Abstract:
Ketersediaan data dan informasi akurat tersebut menjadi bagian yang sangat penting dalam mendukung keputusan perencanaan pembangunan. Dalam pemanfaatan SIG adalah pemetaan informasi ruang/lokasi, data yang disajikan sangat membantu yang memudahkan dalam memberikan gambaran letak atau lokasi objek kajian, misalnya dalam bidang ke-PU Pengairan. Drone sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan terutama pada tahap survey lapangan, selain penggunaan produk-produk pemetaan manual, konsep implementasi SIG ini juga dimudahkan dengan adanya suatu bidang pada SIG yaitu Pengindaraan Jauh atau inderaja (remote sensing). Dari teknologi UAV didapatkan hasil yang sangat siginifikan untuk kebutuhan data perencaan, dengan penggunaan teknologi ini diharapkan dapat membantu dalam pekerjaan yang dilakukan dari sisi teknis maupun non teknis, dapat menghadirkan gambaran dari wilayah pekerjaan sehingga dapat mendeteksi perubahan fisik topografi dengan data yang terkini. Perkembangan penggunaan Teknologi UAV (Unmanned Aerial Vehicle) sangat menguntungkan pada pekerjaan ke-PU pengairan sehingga dapat mempermudah dalam perencanaan, pengembangan dan pembangunan, dapat disimpulkan dengan menggunakan UAV atau drone sangat bermanfaat untuk mendapatkan data dilapangan
M Jailani
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 9; https://doi.org/10.23960/jitet.v9i2.2427

Abstract:
Kebutuhan listrik meningkat lebih cepat daripada pertumbuhan penduduk. Hal ini disebabkan karena peningkatan akan kebutuhan listrik akibat pertumbuhan sektor-sektor lainnya, seperti sektor industri, sektor ekonomi dan sebagainya. Banyaknya potensi sumber energi di sekitar kita belum dimanfaatkan dengan baik. Saluran irigasi yang selama ini hanya digunakan untuk membawa air bagi pemenuhan kebutuhan air di sektor pertanian perlu dilakukan inventarisasi sehingga didapatkan lokasi-lokasi yang memiliki potensi pembangkit listrik. Analisis pengamatan pada DI. Way Umpu baik debit yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pertanian maupun kecuraman aliran pada saluran irigasi. Lokasi yang dapat dijadikan pembangkit listrik/ listrik tenaga air mini (PLTM) pada DI. Way Umpu, sehingga air dapat memberikan nilai tambah. Hasil Analisis Terdapat Potensi Listrik Tenaga Air pada DI. Way Umpu dengan memanfaatkan air yang ada dan memodifikasi saluran irigasi Primer Neki. Dari 8 (delapan) alternatif yang dianalisis, dengan menggunakan asumsi Kehilangan Tinggi 10 % dari total tinggi jatuh,Efisiensi Pembangkit 0,80 maka diperoleh potensi energi listrik yang dihasilkan. Disarankan perlu kajian hidrolika dan kajian ekonomi sehingga didapat alternatif yang dapat dilaksanakan, diperlukan pembahasan kepemilikan aset dan metode pemeliharaan bersama serta diperlukan kajian untuk saluran Rantau Tamiang dan Suplesi Way Besa
D. L. Elian
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 9; https://doi.org/10.23960/jitet.v9i3.2433

Abstract:
Dalam pengambilan data topografi dengan luasan area yang besar maka dibutuhkan metode pengambilan data yang akurat, biaya yang sesuai, waktu yang sesingkat-singkatnya. Oleh karena itu tim Bendungan Margatiga menggunakan Teknik atau metode pengambilan data dengan Fotogrametri dan foto udara yang dihasilkan oleh drone. Hasil dari pengambilan data dengan drone bisa dipakai karena perbedaan elevasi dengan metode TERESTRIS tidak besar yaitu 10 cm, dan waktu yang diperlukan lebih cepat drone mapping, dan biaya yang dikeluarkan lebih efisien drone maaping jika dibandingkan dengan metode TERESTRIS dengan selisih biaya 941 juta rupiah
Agung Ansori, Nining Purwasih, Herman H Sinaga, Diah Permata
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i2.2440

Abstract:
Isolasi transformator berbasis minyak mineral memiliki beberapa masalah yaitu tidak ramah lingkungan, tidak dapat terurai, tidak dapat diperbarui, dan jarang. Minyak nabati adalah alternatif isolasi transformator yang salah satunya adalah minyak jarak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minyak nabati yaitu minyak jarak sebagai alternatif minyak mineral untuk bahan isolasi pada transformator. Minyak jarak didapatkan dari proses pengepresan biji jarak dan penyaringan minyak jarak. Hasil pengukuran kadar air dan tegangan tembus serta pengaruh proses pemanasan terhadap kadar air dan tegangan tembus dari minyak jarak dianalisis dalam penelitian ini. Penelitian ini menemukan bahwa kadar air dalam minyak jarak murni adalah sebesar 0,33 % dan tegangan tembus dalam minyak jarak murni adalah 13,9 kV, proses pemanasan yang dilakukan terhadap minyak jarak mempengaruhi kadar air di dalam minyak dan meningkatkan nilai tegangan tembus dari minyak jarak.
Winda Silalahi, Dimita Purba, Jamaluddin Jamaluddin, Mulatua Silalahi
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i2.2439

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses sistem informasi akuntansi mengenai pendapatan listrik pascabayar yang diterapkan PT. PLN (Persero) Area Rantauprapat yang berlokasi di Jalan Listrik No. 01 Rantauprapat. PT Perusahaan Listrik Negara merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa energi listrik. Pendapatan listrik pascabayar yang diterima PT. PLN (Persero) Area Rantauprapat meliputi biaya pasang baru dan piutang pemakaian listrik pascabayar. Penelitian ini dibatasi hanya mengenai piutang pemakaian listrik pascabayar tiap bulannya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik kepustakaan dan penelitian lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu metode yang dilakukan dengan menganalisis yang berhubungan dengan pendapatan listrik pascabayar. Hasil analisis terhadap penerapan sistem informasi akuntansi pada PT. PLN (Persero) Area Rantau prapat adalah telah melakukan aktivitas penerimaan pendapatan melalui sistem aplikasi yang terkomputerisasi dan terdeteksi dengan pusat, yang disebut AP2T, P2APST, dan SAP. Sehingga input dalam Sistem Informasi Akuntansi Pendapatan listrik pascabayar itu sendiri ialah nomor id pelanggan. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Penerimaan Pendapatan listrik pascabayar pada PT. PLN (Persero) Area Rantauprapat sudah baik, karena output yang dihasilkan berupa struk pembayaran dan laporan keuangan.
Muhammad David, Sri Ratna Sulistiyanti, Herlinawati Herlinawati, Helmy Fitriawan
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i2.2442

Abstract:
Peternak kambing saat ini kurang diminati dalam sektor peternakan, dikarenakan kotoran kambing yang berbau dan hanya menghasilan penghasilan tahunan. Oleh karena itu salah satun inovasi untuk mengatasi masalah ini dengan membuat Kandang kambing sistem terkoleksi dan pemberian pakan otomatis berbasis Arduino Uno R3 yang mampu mengumpulkan dan memisahkan feses dengan urine serta memberikan pakan otomatis secara real time sesuai waktu yang ditentukan. Pada pukul 08.00 dan 16.00 WIB pemberian pakan akan diberikan pada ternak dengan menggerakkan motor servo untuk membuka katup penampungan pakan sehingga pakan akan jatuh pada sensor loadcell dan ditimbang dengan berat minimal 1 kg agar konveyor dapat bergerak menghantarkan pakan pada ternak. Bersamaan dengan pemberian pakan, konveyor kotoran juga akan bergerak untuk menghantarkan kotoran menuju penampungan kotoran. Alat penelitian ini dapat menampilkan data nilai waktu pemberian pakan dengan keberhasilan sebesar 99,95%, berat pakan dengan tingkat keberhasilan 65,97%, waktu hidupnya relay sebagai switching dari motor DC selama 3,6 detik , dan jarak laju konveryer sejauh 60 cm. secera keseluruhan tingkat keberhasilan alat sebesar 91,48% dengan nilai rata rata waktu pengoperasian alat sebesar 12,6 detik. Sehingga dapat dikatakan secara fungsional alat telah berfungsi dengan baik.
Alfandi Wicaksono, Khairudin Khairudin, Noer Soedjarwanto
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i2.2436

Abstract:
Semakin banyak pembangkit listrik terbarukan berbasis elektronika daya yang terintegrasi ke dalam jaringan listrik berakibat kurangnnya total inersia sistem. Sistem dengan inersia yang rendah akan rentan terhadap kehilangan kestabilan ketika terjadi usikan dalam sistem meskipun mungkin hanya berupa gangguan kecil. Konsep virtual synchronous generator dikembangkan untuk menambahkan inersia buatan menggunakan energy storage serta inverter pada distributed generation. Pada virtual synchronous generator, pengaturan frekuensi dapat dilakukan dengan mengatur besarnya daya yang melayani beban melalui energy storage. Pengaturan dilakukan dengan menerima input berupa selisih antara frekuensi yang terukur dan frekuensi nominal, kemudian memberikan respon daya pada microgrid melalui energy storage. Hasil penelitian menunjukkan, ketika beban lepas dari microgrid mengakibatkan frekuensi mengalami overshoot sesaat sehingga vsg merespon dengan menyimpan daya yang disuplai menggunakan energy strorage dan ketika beban masuk ke microgrid mengakibatkan frekuensi mengalami drop sesaat sehingga vsg merespon dengan memberikan daya tambahan melalui energy storage.
Susy Hariany, Dikpride Despa, Gigih Forda Nama
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 9; https://doi.org/10.23960/jitet.v9i3.2432

Abstract:
Data Hujan merupakan parameter utama dalam menghitung debit andalan, banyaknya kendala dalam perhitungan tersebut, seperti minimnya ketersediaan data, data tidak lengkap/kosong, stasiun hujan tidak berada didalam daerah aliran sungai (DAS), pencatatan data masih manual, dan tidak tersedianya data muka air sungai/automatic water level recorder (AWLR). Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dapat digunakan data satelit hujan yang memiliki resolusi spasial dan temporal tinggi, cakupan wilayah luas, data near real-time, akses cepat, dan ekonomis. Penelitian ini dilakukan untuk validasi dan koreksi data satelit Tropical Rainfall Measuring Mission (TRMM) terhadap data observasi pada DAS Way Andeng. Analisis dilakukan menggunakan analisis statistika, perhitungan galat dan pengembangan faktor koreksi untuk data satelit TRMM. Provinsi Lampung memiliki pola hujan monsun. Hasil validasi data satelit TRMM terhadap data observasi menunjukkan nilai korelasi tinggi di wilayah pola monsun (>0,80). Nilai root mean square error (RMSE) lebih rendah di wilayah pola hujan monsun (RMSE = 58-84). Das Way Andeng memiliki luas = 18,57 km2 dan tidak memiliki stasiun hujan yang berada didalam DAS, letak staiun hujan pos hujan (PH) 030 berada diluar DAS ±10 km. Sumber air baku dari Way andeng sangat diperlukan untuk Kecamatan Bakauheni, Pelabuhan Bakauheni, dan Menara Siger di Kabupaten Lampung Selatan. Untuk mengetahui ketersediaan air di masa yang akan datang diperlukan analisis perhitungan debit andalan Q90 Sungai Way andeng dengan metode F.J MOCK, pengertian Q90 adalah kemungkinan terpenuhi ditetapkan 90%.
E Anggatara
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 9; https://doi.org/10.23960/jitet.v9i3.2431

Abstract:
Prioritas penggunaan renewable energy yang murah untuk membangkitkan tenaga listrik dengan mengoperasikan PLTA yang ada di lampung seperti PLTA Besai (2x45 MW) dan PLTA Batu tegi (2x14 MW). Potensi ini bertambah dengan pembangunan Bendungan Way Sekampung merupakan Bendungan yang terletak di daerah Downstream dari PLTA batutegi yang eksisting dari tahun 2002. Perhitungan dari sisi Operasional kelistrikan serta finansial. Secara Operasional tambahan daya Pada sistem Akan menyumbang perbaikan pada Frequency di sistem Kelistrikan sub-island Lampung. Kontribusi terhadap sistem menjadikan nominal Frequency 95,2 % lebih besar dari standar Terendah sebesar 94 % nominal under Frequency. Asumsi Biaya Investasi awal yang digunakan mengacu pada portal hydro.org disebabkan belum ditemukan pembangkit dengan kapasitas sejenis di indonesia. Revenue diasumsikan dari Pola Operasi Pembangkit yang ada di upper stream yaitu PLTA Batu tegi dengan melakukan simulasi Cashflow. Dengan berbekal revenue Biaya Investasi awal, maka dapat disimulasikan Benefit Cost Analysis. Secara umum hasil dari finansial berupa Payback Periode(PP), Internal Invesment Return(IRR), Net Preset Value(NPV) dan Profitability Index(PI). Hasil pehitungan didapatkan Pay Back periode selama 3 tahun 4 bulan dengan Internal Investment Return (IRR) 22,32%, dengan mulai proyek pada akhir 2021 estimasi Plan akan selesai pada akhir 2023 sehingga Triwulan II 2028 Project mendapat nilai Kembali Investasi. Status Pelaksanaan pembangunan kembali mengacu pada Permen PUPR no. 9/PRT/M/2016 pasal 30 ayat 1 tentang penunjukan pelaksana pembangunan dalam hal memanfaatkan potensi sumberdaya air tersebut guna memastikan proyek dapat dilaksanakan.
Gayut Subekti
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 9; https://doi.org/10.23960/jitet.v9i3.2430

Abstract:
Tanah longsor secara umum merupakan berpindahnya material lereng berupa bebatun atau tanah ke bawah atau keluar dari pembentuk lereng Longsor merupakan gerakan massa tanah di sepanjang bidang longsoran. Gerakan massa tanah sendiri merupakan bergerak material jatuh ke bawah mengikuti arah kemiringan lereng. Proses gerakan massa yaitu pindahnya suatu massa tanah dan batuan akibat gaya pendorong dari gaya gravitasi. Penyelidikan geolistrik yang dilakukan didaerah yang mengalami tanah longsor merupakan tahapan awal dalam penyediaan data nilai tahanan jenis batuan suatu daerah. Penyelidikan geolistrik dilakukan atas dasar sifat fisika batuan terhadap arus listrik, dimana setiap jenis batuan yang berbeda akan mempunyai harga tahanan jenis yang berbeda pula. Hal ini tergantung pada beberapa faktor, diantaranya umur batuan, kandungan elektrolit, kepadatan batuan, jumlah mineral yang dikandungnya, porositas, permeabilitas dan lain sebagainya
Robinson Rohi, Jefonses Pote, Alfrian Talakua
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i2.2437

Abstract:
Sekolah Dasar Masehi Kambaniru 2 merupakan SD swasta yang mengedepankan keilmuan bagi para siswa-siswinya. Saat ini SD Masehi Kambaniru 2 memiliki 748 buku referensi, ensiklopedia dan buku pengetahuan umum lainnya. Adapun masalah yang dialami yaitu proses transaksi dalam perpustakaan masih menggunakan cara manual sehingga dinilai kurang efisien karena membutuhkan waktu yang lama dalam proses transaksi meminjam buku, pendataan buku ataupun anggota sehingga petugas perpustakaan sering kewalahan.Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk menciptakan sebuah sistem informasi perpustakaan pada Sekolah Dasar Masehi Masehi Kambaniru 2 agar dapat mempermudah petugas perpustakaan dalam menginput data peminjaman, pengembalian dan mempercepat pembuatan laporan menggunakan metode SDLC (System Development Live Cycle). Dari penelitian yang telah dilakukan didapat bahwa tingkat kepuasan pengguna terhadap sistem informasi perpustakaan setelah diukur menggunakan System Usability Scale (SUS) dapat diambil kesimpulan bahwa hasil penilaian yang diberikan kepada 5 orang responden memperoleh skor sebesar 67. Dengan acceptability ranges “Marginal”. Dengan grade scale termasuk ke dalam kelas “C”. dan pada model adjective ratings “Ok”. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem informasi perpustakaan masih harus diperbaiki agar mampu diterima dengan baik oleh penggunanya
Diiny Sany, Nabila Sopyan
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i2.2435

Abstract:
Pokdakan minaloka merupakan kelompok pembudidaya ikan hias di daerah Cianjur. Kelompok ini bertujuan untuk mengembangkan potensi daerah yaitu dalam pembudidayaan dan jual beli ikan tawar khususnya ikan hias yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar dengan system modal bersama. Monitoring ketersediaan ikan hias di Pokdakan Minaloka merupakan salah satu hal yang penting, mengingat seringnya transaksi keluar maka agar ketersediaan stok ikan hias tetap ada dan tidak menimbulkan kerugian maka perlu sebuah sistem monitoring yang memudahkan proses ini. Di Pokdakan Minaloka sendiri belum ada sistem monitoring yang dapat memudahkan petani untuk mengontrol ketersediaan stok ikan hias. Perancangan sistem ini menggunakan metode analisa PIECES dan setelah melakukan pengujian sistem yang dirancang ini dapat memudahkan pembudidaya ikan di Pokdakan Minaloka untuk memonitoring stok ikan hias secara performance, information, economy, control, efficiency, dan services dengan nilai rata-rata diatas 4.
T. H. Warsito
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 9; https://doi.org/10.23960/jitet.v9i2.2426

Abstract:
Pemanfaatan peta digital sudah begitu akrab dengan kehidupan kita sehari-hari. Banyak aplikasi yang kita gunakan untuk mempermudah kegiatan kita, sangat tergantung dengan keberadaan peta digital. Hampir seluruh lapisan masyarakat yang mempunyai telepon pintar pasti sudah akrab dengan keberadaan peta digital. Salah satunya dengan hadirnya google maps yang sangat membantu dan memudahkan masyarakat dalam melakukan perjalanan ke suatu tempat. Dalam peta tersebut terdapat banyak informasi yang bisa diketahui, jalan-jalan yang macet, jalan-jalan alternatif, jarak ke titik tujuan, estimasi waktu ke titik tujuan dan lain sebagainya. Dalam bidang infrastruktur pemanfaatan peta digital sangat membantu dalam pelaksanaan survei awal suatu wilayah. Pemanfaatan drone sebagai alat bantu dalam membuat peta digital saat ini sangat dimungkinkan. Dengan perkembangan drone yang semakin kecil dan ringan dengan kemampuan terbang yang cukup lama, dapat menghasilkan peta digital dengan resolusi yang sangat bagus sehingga dapat dimanfaatkan guna membantu data perencanaan. Proses pengambilan data lapangan menggunakan bantuan drone hingga pengolahan menjadi peta digital dapat dilakukan dalam hitungan jam, tidak seperti ketika membuat peta dengan pengukuran optik yang biasanya memerlukan waktu sampai beberapa hari.
Azis Juandi, Irza Sukmana, Aleksander Purba
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 9; https://doi.org/10.23960/jitet.v9i2.2425

Abstract:
Produk beton tiang pancang (TP) memiliki variasi ukuran dan panjang yang berbeda yaitu 6 sampai 20 meter, pada setiap panjang yang berbeda mesin pemotong precast concrete (PC) bar yang berfungsi untuk memotong tulangan TP dilengkapi dengan stopper berupa besi pelat di ujung pelurus dan sensor magnetik. pneumatik sebagai alat yang mendeteksi panjang PC Bar dan memberikan perintah Programmable Logic Control (PLC) untuk memulai pemotongan PC Bar, kelemahan dari sistem ini adalah anda harus memindahkan letak plat stoper secara manual untuk setiap panjang yang berbeda. Pemotongan PC Bar akan memakan waktu yang cukup lama, jika tipe panjang potong berbeda beda. Untuk meningkatkan otomatisasi dan efisiensi waktu setting perubahan panjang potong dan efisiensi waktu pemotongan PC Bar, sistem stoper berupa plat dan sensor magnet pneumatik dapat diubah dengan menggunakan rem kopling sebagai sistem pengereman untuk putaran roda rol feeder yang digunakan saat menarik dan mengukur panjang PC. Sensor bar dan enkoder untuk mendeteksi jumlah putaran enkoder roller yang diubah menjadi panjang PC Bar yang akan dipotong, kemudian keluaran dari sensor enkoder dihubungkan ke counter meter sebagai tampilan jumlah putaran dan menjadi masukan PLC untuk mulai memotong PC Bar.
Agus Wantoro
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i2.2445

Abstract:
Air termasuk kebutuhan paling mendasar bagi manusia karena diperlukan bagi rumah tangga, industri dan pertanian dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Fungsi air tidak dapat digantikan oleh senyawa lain, dengan demikian selayaknya perlu diketahui kandungan di dalamnya. Kualitas air hingga layak minum dan aman bagi kesehatan apabila memenuhi persyaratan secara fisika, dan kimia. Saat ini perhitungan kualitas air sumur di Provinsi Lampung dilakukan secara manual dengan mengisi hasil pengujian pada form atau Sertifikat Hasil Pengujian (SHP). Masalah: Hal tersebut mengakibatkan adanya permasalahan dalam menentukan kualitas air per variable dan kualitas air secara keseluruhan, oleh karena itu diperlukan perhitungan kualitas air yang lebih mudah sehingga dapat menampilkan kategori per variable dan secara keseluruhan dengan cepat. Hasil: Hasil evaluasi pengujian dengan membandingkan hasil perhitungan fisika dan kimiasecara manual dan hasil perhitungan menggunakan aplikasi, didapatkan hasil yang sama, maka aplikasi ini layak untuk digunakan di Dinas Kesehatan untuk memudahkan pengelolan data hasil pengujian kualitas air sumur bor.
Eko Bambang, Raden Arum Setia Priadi, Herlinawati -
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 2; https://doi.org/10.23960/jitet

Abstract:
Sistem Informasi Persetujuan Perbaikan dan Pergantian alat Komputer Berbasis Web merupakan sebuah aplikasi berbasis web yang dibangun untuk membantu dealer dalam mengajukan permohonan perbaikan dan pergantian alat komputer ke dealer utama. Dengan aplikasi ini dealer tidak perlu melakukan permohonan persetujuan perbaikan dan pergantian alat komputer dengan cara manual. Aplikasi ini dibangun dari bahasa pemrograman PHP dengan metode pemrograman berorientasi objek dengan metode pengembangan Rational Unified Process. Pada tahap analisa peneliti menggunakan UML sebagai bahasa pemodelan. Aplikasi persetujuan perbaikan dan pergantian alat komputer ini bisa dijalankan di berbagai macam browser seperti Modzilla Firefox, Google Chrome, dan Internet Explorer. Pada tahap pengujian dilakukan uji fungsionalitas dengan menggunakan software Selenium IDE dan uji non-fungsionalitas menggunakan metode black box testing tanpa menggunakan software. Kelebihan pengujian dengan menggunakan software ialah, dapat meringankan proses pengujian dengan tidak memerlukan SDM yang banyak. Hasil pengujian menunjukkan aplikasi yang dibangun berjalan dengan lancar dan memiliki waktu proses yang baik. Kata kunci : Manual, Rational Unified Process, UML, PHP, White Box Testing, Black Box Testing, Selenium IDE Information System Design and Development of Computer Equipment Repair and Turn Agreement Based Web is a web based application built to assist dealers in applying proposal for the repair and replacement of computer tools to primary dealers. With this application the dealer does not need to request approval of repair and replacement of computer tools manually. This application is built on the PHP programming language with object-oriented programming methods with methods of developing the Rational Unified Process. At this stage of the analysis the researcher using UML as the modeling language. Application approval appliance repair and replacement computer can run on a variety of browsers such as Mozilla Firefox , Google Chrome , and Internet Explorer. In the testing phase to test the functionality using white box testing methods with Selenium IDE software and non - fungsionalitas testing using black box testing methods without using software. The advantages of using software testing is, can ease the testing process and does not require a lot of human resources. The test results showed an application built to run smoothly and have a good time processes. Keywords : Manual, Rational Unified Process, UML, PHP, White Box Testing, Black Box Testing, Selenium IDE
Bambang Prayogo, Gigih Forda Nama, Meizano Ardhi Muhammad
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 9; https://doi.org/10.23960/jitet.v9i1.2265

Abstract:
Salah satu tugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) adalah menyampaikan data serta informasi cuaca untuk monitoring dan memprediksi perubahan iklim yang terjadi. Proses pengamatan cuaca oleh petugas BMKG Provinsi Lampung saat ini sebagian besar masih menggunakan alat ukur konvensional. Pengukuran dilakukan satu persatu untuk setiap unsur cuaca. Hanya beberapa titik pengamatan yang sudah menggunakan Automatic Weather Station (AWS). Lokasi penempatan setiap stasiun cuaca pun berjauhan. Agar mempermudah kerja petugas pengukuran, perlu adanya sebuah rancang bangun sistem monitoring untuk mengukur beberapa unsur cuaca secara bersamaan seperti curah hujan, suhu udara, kelembapan udara, serta intensitas cahaya menggunakan Raspberry Pi. Data curah hujan, suhu udara, kelembapan udara, serta intensitas cahaya akan ditampilkan berupa grafik berbasis web. Pengambilan data dilakukan sebanyak 5 kali yaitu 6-7 November 2019, 17-18 November 2019, 17-18 Desember 2019, 18-19 Desember 2019, dan 19-20 Desember 2019. Dari 5 kali pengambilan data, diperoleh suhu udara rata-rata 28.15 derajat Celsius, kelembapan rata-rata 84,98 %, intensitas cahaya rata-rata 14196,97 lux, dan jumlah curah hujan 23,749 mm. Kata kunci: BMKG, informasi cuaca, sistem monitoring, Raspberry Pi
Maria Ulfa Muthmainah, Ardian Ulvan, Hery Dian Septama
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 3; https://doi.org/10.23960/jitet.v3i1.532

Abstract:
Abstrak – Perkembangan teknologi yang semakin pesat dan bertambahnya permintaan akses layananyang semakin cepat menyebabkan kebutuhan spektrum meningkat. Pada mekanisme Static SpectrumAccess (SSA) meningkatnya kebutuhan spektrum tidak diimbangi dengan alokasi spektrum yang adasehingga terdapat kanal yang tidak digunakan (idle) yang menyebabkan spektrum perlu diefisiensikan.Cara untuk mengelola spektrum agar lebih efisien dapat dilakukan dengan prinsip Dynamic SpectrumAccess (DSA). Mekanisme spectrum sensing berbasis pendeteksian kanal dan bandwidth menjadibahasan dalam penelitian ini. Pada penelitian ini penentuan kanal idle ditentukan dengan algoritmapendeteksian kanal dan bandwidth. Perhitungan dilakukan dengan menghitung parameter pendeteksianyaitu daya transmit. Besar daya threshold (Pth) dibandingkan dengan besar daya noise (Pnoise). Jikadaya threshold lebih besar dari daya noise (Pth > Pnoise) maka kanal idle dinyatakan terdeteksi,sementara sebaliknya kanal idle tidak terdeteksi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kanal idleterdeteksi pada keseluruhan bandwidth apabila user lain terdeteksi dengan bit rate yang rendah.Bandwidth 5 MHz memiliki ketersedian kanal idle lebih besar dibandingkan 3 MHz, dan 1,4 MHz.Dengan terdeteksinya kanal idle pada suatu bandwidth menjadikan penggunaan spektrum denganmekanisme spectrum sensing menjadi efisien. Jarak maksimum user untuk dapat melakukanpendeteksian kanal idle sejauh 250 meter (n=3) dan 15 meter (n=4).  Kata kunci - efisiensi spektrum, DSA, kanal idle, spectrum sensing.
M. Syafruddin, Lukmanul Hakim, Dikpride Despa
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 2; https://doi.org/10.23960/jitet.v2i2.237

Abstract:
Abstrak— Meningkatnya pembangunan di Provinsi Lampung terutama di sektor perumahanbaik sederhana maupun rumah mewah yang membawa konsekuensi logis berupapeningkatan kebutuhan tenaga listrik. Sebuah studi komprehensif dalam rangkapenyedian tenaga listrik di Lampung menjadi kebutuhan yang mendesakdilakukan untuk membuat rencana operasi sistem tenaga listrik. Salah satu faktoryang sangat menentukan dalam membuat rencana operasi sistem tenaga listriktersebut adalah prediksi beban listrik yang akan ditanggung oleh sistem tenagalistik yang bersangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kebutuhan energi listrik di Provinsi Lampung hingga Tahun 2030, diharapkan dapatdijadikan sebagai masukkan dalam melakukan perencanaan pembangunan sistemtenaga listrik. Prediksi kebutuhan energi listrik Lampung dibagi menjadi 4 sektoryaitu : sektor rumah tangga, bisnis, publik, dan industri. Proses perancanganprediksi kebutuhan energi listrik menggunakan 6 variabel dan dibagi menjadi 2 parameter, yaitu: parameter ekonomi (produk domestik regional bruto, jumlahpenduduk, jumlah rumah tangga) dan parameter listrik (rasio elektrifikasi, faktor beban, losses). Dengan menggunakan metode regresi linier untuk memprediksivariabel-variabel di atas, diperoleh hasil prediksi daya listrik tersambung totalpada tahun 2028 sebesar 2.841,78 MVA (rata-rata pertumbuhannya sebesar 2,38 %), dan konsumsi energi listrik pada tahun 2023 sebesar 5.934,98 Gwh (rata-rata pertumbuhannya sebesar 3, 83 %). Kata Kunci —regresi linier, konsumsi energi listrik, Provinsi Lampung. Abstract The Increasing of property development in Lampung Province, especially in thehousing sector both simple and luxurious brings a logical consequence ofelectricity demand. A comprehensive study for electricity provisioning inLampung become requirement constrain. Electrical load forecasting is one of theimportant factors is power system planning and making. Prediction of electricityconsumption there are for activity that need to be predicted i.e.: households,businesses, public services, and industry. 6 variables include are considered grossregional domestic product, population, number of households, electrification ratio,load factor, losses are considered to be influencing the forecasting proses. Linearregression method was used to predict all variables. The result of total electricitypower connected prediction on 2028 is 2841.78 MVA (growth average at of 2,38%). And electricity consumption prediction on 2023 is 5934.98 Gwh (growthaverage at 3, 83%). Keywords—linier regression, electricity consumption, Lampung Province.
Yogi Jentrapolta Siregar, Lukmanul Hakim, Osea Zebua, Khairudin Hasan
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i1.2255

Abstract:
Beberapa tahun terakhir, pada sistem tenaga listrik beban yang ada semakin besar seiring peningkatan beban listrik. Permasalahan utama kondisi pembebanan akan menyebabkan ketidakstabilan tegangan di sistem tenaga listrik. Untuk mencegah ketidakstabilan sistem, penting bagi operator sistem tenaga untuk mengidentifikasi seberapa jauh sistem memuat dari kondisi kritisnya. Penelitian ini membahas masalah maksimum pembebanan dengan menggunakan metode non-linear primal-dual interior point method. Caranya dengan memaksimalkan beban sistem yang diwakili oleh pengganda skalar ke beban sistem. Kontribusi utama dari pekerjaan ini adalah dalam pengembangan model vectorized dari masalah dan pengembangan program aplikasi dalam bahasa pemrograman Pyhton. Model yang dikembangkan kemudian diuji untuk memecahkan masalah loadability maksimum untuk sistem pengujian IEEE 14-bus dan 30-bus. Simulasi dari model ini dan program komputer yang dikembangkan memberikan hasil yang memuaskan.Kata Kunci : Python, Interior Point Method. Loadability Maksimum, dan Model Vectorized
Toman Hendra Lumban Gaol, Dikpride Despa, Noer Sudjarwanto
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 9; https://doi.org/10.23960/jitet.v9i1.2253

Abstract:
Penggunaan energi listrik yang tidak terkontrol dapat menyebabkan tagihan yang dibayar ke PLN cukup mahal. Hal tersebut dapat disebabkan karena kelalaian atau lupa untuk mematikan peralatan yang tidak perlu dipakai. Untuk mencegah pemakaian energi yang berlebih maka dibutuhkan alat untuk memutus biaya listrik sesuai dengan biaya diinginkan yang dapat menampilkan biaya pemakaian listrik agar dapat mengetahui kisaran biaya untuk menghemat pemakaian listrik tersebut. Tugas akhir ini membuat sebuah alat yang dapat menampilkan pemakaian biaya listrik dan memutus penggunaan listrik sesuai biaya yang diinginkan dengan menggunakan Mikrokontroler sebagai pengendali utama. Program untuk pengendali mikrokontroler dibuat dengan bahasa C. Komponen utama sebagai input mikrokontroler adalah keypad sebagai inputan biaya listrik dan sensor arus untuk mendeteksi besarnya arus pada beban. Komponen utama sebagai output adalah Liquid Chrystal Display (LCD) sebagai informasi pemakaian biaya listrik dan relay untuk memutus beban. Prototipe pembatas biaya listrik otomatis ini dapat bekerja dengan baik menampilkan besarnya arus dan pemakaian daya yang terpakai serta memutus pemakaian listrik apabila telah sesuai dengan biaya listrik yang ingin dibatasi.Kata kunci : Prototipe pembatas daya listrik, Keypad, Liquid Chrystal Display, Mikrokontroler, Relay.
Arya Wiguna B, Dikpride Despa, Herri Gusmedi, Abdul Haris
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 4; https://doi.org/10.23960/jitet.v4i3.542

Abstract:
Abstrak – Sistem kelistrikan merupakan salah satu kebutuhan bagi kehidupan masyarakat modern dalam mendukung keberlangsungan aktifitas masyarakat. Peningkatan beban pada sistem tenaga listrik dapat menimbulkan jatuh tegangan dan nilai rugi daya yang besar. Dalam tugas akhir ini digunakan SVC (Static Var Compensator) yang merupakan salah satu FACTS devices, yang berfungsi menyerap atau menginjeksikan daya reaktif untuk memperbaiki profil tegangan pada sistem transmisi. Tugas akhir ini adalah studi kasus yang diterapkan pada saluran transmisi PLN 24 bus wilayah Lampung dengan menggunakan metode Newton-Raphson pada simulasi MATLAB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan SVC pada weak bus pada sistem transmisi maka profil tegangan dapat diperbaiki dalam batas yang diizinkan. Penempatan SVC pada weak bus 7 (Manggala) memperbaiki profil tegangan pada weak bus 7 (Manggala) dan bus 8 (Gumawang) naik sebesar 1.35% dan 1.45% dari 0.9283p.u dan 0.9012p.u menjadi 0.941p.u dan 0.9145p.u, penempatan SVC pada weak bus bus 8 (Gumawang) memperbaiki profil tegangan pada weak bus 7 (Manggala) dan bus 8 (Gumawang) naik sebesar 6.18% dan 9,88% dari 0.9283p.u dan 0.9012p.u menjadi 0.9895p.u dan 1p.u. Kata kunci : SVC (Static Var Compensator), Flexible AC Transmission Systems (FACTS), Metode Newton-Raphson, Perbaikan Profil Tegangan, Transmisi PLN Lampung
Heru Ruwandar, R. Arum Setia Priyadi, Helmy Fitriawan
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 1; https://doi.org/10.23960/jitet.v1i1.2

Abstract:
Starting from 2000, the Academic Information System (SIAKAD) could be accessed on-line by the entire academic community of the University of Lampung. SIAKAD used for academic purposes at the University of Lampung, such as card-making Plan Study (KRS), and Study Result Card (KHS). Faculty of Engineering, University of Lampung, which is one of the faculty who are in the shade of the University of Lampung also been wearing SIAKAD on-line for academic administration for its students. But in reality, SIAKAD on-line that used still had some shortcomings, namely, the absence of a recapitulation of how many students pass a graduation period, the average GPA of a graduation, the average GPA per class, how many students graduate, active, Drop Out (DO) a generation in one department, and the average of study period per period graduates. Therefore, in this study there had been made academic information system contains solutions to some of the shortcomings of the SIAKAD on-line used by the University of Lampung and were focused only on the Faculty of Engineering, University of Lampung. The information system was built using the programming language PHP version 5.3.5 and MySQL version 5.0.7 as its DBMS. At first the information system was created on the local host server and then uploaded to the web server of the Faculty of Engineering, University of Lampung. Once the information system was built, the system tested. Testing was done by two scenarios, namely offline scenario and online scenario. In the offline testing, information system that was built could show how average GPA per class, average GPA per period of graduation, student statistics, as well as how many students were active, graduated, not graduated, dropped out (DO), and resigned themselves. Online scenario was done after the system information uploaded to the web server of the Faculty of Engineering. All existing features were also working as intended.Keywords: SIAKAD, information system, modified waterfall, localhost server.
Andri Patria, Ageng Sadnowo, M Komarudin
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 2; https://doi.org/10.23960/jitet.v2i1.107

Abstract:
Perkembangan teknologi informasi di bidang industri pada saat ini telah berkembang sangat pesat. Salah satu manfaat dari penerapannya adalah untuk membantu proses kerja agar berjalan efektif dan efisien. Setiap perusahaan tidak terkecuali PT. PLN Sektor Pembangkit Tarahan, harus mampu berusaha menekan atau mereduksi waktu dan tenaga dalam beberapa proses kerja terutama melalui optimasi monitoring aliran material dalam proses pendistribusian. Sistem Informasi Manajemen Material merupakan sebuah aplikasi berbasis web sebagai sistem pendukung Manajemen Rantai Suplai pada PT. PLN Sektor Pembangkit Tarahan yang dibangun untuk memudahkan pengguna dalam memantau basis data dari material secara terpusat. Aplikasi ini dibangun dari bahasa pemrograman PHP dengan metode pengembangan berbasis waterfall termodifikasi. Proses tahapan pengembangan ini terbagi menjadi 4 tahapan, yaitu: analisa kebutuhan sistem, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian.. Kata Kunci : Sistem Informasi, Manajemen Material, PT. PLN, Waterfall, PHPAbstract- The Development of information technology in industrial area has developed current rapidly. One of the benefits of the application is to help the work process that can make it effectively and efficiently. Every company including PT. PLN Power Plant Sector Tarahan, should be able to try to hold down or reduce the time and effort in the work process, especially through optimization of flow material monitoring in the process of distribution. Material Management Information System is a web-based application that can be a support system of Supply Chain Management at PT. PLN Power Plant Sector Tarahan which built to allow user be able to monitor database of material centrally. This application was built with PHP programming language and used a modified waterfall-based development method. The process of development is divided into four phase, i.e.: requirements system analysis, system design, implementation, and testing. Keywords: Information System, Material Management, PT. PLN, Waterfall, PHP.
Agus Zulhendri, Agus Trisanto, Emir Nasrullah
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 1; https://doi.org/10.23960/jitet.v1i1.1

Abstract:
Based on retrieval and data processing need of an increasingly complex and varied, required for a device that can handle these needs, the computer-based system. The retrieval and processing of data to be read by computer must have a data acquisition system, one of them is a MBED NXP LPC1768 microcontroller. System monitoring and control of liquid levels use mbed NXP LPC1768 microcontroller as the data acquisition system and LabVIEW software as human machine interface (HMI). Data acquisition system between mbed NXP LPC1768 microcontroller using serial communication with the computer. Programming with LabVIEW software built with the blocks into a system program. The control and monitoring with LabVIEW microcontroller based can be implemented by serial communication with LabVIEW software that responds from sensor and equator can be monitoring and controlled in real time. The liquid level control was done in two ways: manually and automatically. two ways: manually and automatically. Automatic liquid level control is by setting the value to the desired level then it will work itself appliance reaches the set value. Keywords: Data acquisition system, Mbed NXP LPC1768, LabVIEW, Human machine interface, manual, automatic.
Purma Nailu Safiroh W.P, Gigih Forda Nama, M Komarudin
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i1.2260

Abstract:
Hidroponik merupakan cara bercocok tanam menggunakan media air dengan parameter tertentu. Kadar pH dankuantitas air adalah parameter penting yang perlu diperhatikan, sebab pH yang stabil dan air yang cukup akanmembuat pertumbuhan dan kualitas tanaman baik. Petani di dusun Cisarua, Natar melakukan proses penyiraman dan pengendalian pH air tanaman sawi (pakcoy) hidroponik model wick system (sumbu sebagai media akar)secara manual, menggunakan alat ukur pH A009 dengan rentang nilai pH 6.3 – 6.8. Petani harus mengawasitanaman dengan rutin seperti menambah cairan pH Up saat pH air turun, dan cairan pH Down ketika pH tanamanterlalu tinggi, serta menambah air pada tandon. Teknologi Internet of Things (IoT) dapat membantu sistempengendalian dan penyiraman tanaman hidroponik model wick system, sehingga petani mudah untukmemonitoring pH dan tinggi air dari jarak jauh. Metode Rapid Application Development (RAD) yang memilikifase Requirement Planning, User Design, Construction, dan Cutover digunakan sebagai metode pembuatansistem pengendali kadar pH dan menghasilkan sebuah sistem yang dapat meningkatkan kualitas bobot tanaman10 gram atau 12,5% lebih baik dibandingkan pertumbuhan tanaman yang dikendalikan secara manual.Kata kunci: pH, tinggi air,wick system, RAD, dan IoT.
Sujarot Sujarot, Abdul Haris, Agus Trisanto
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 8; https://doi.org/10.23960/jitet.v8i1.2251

Abstract:
Motor induksi 3 fasa pada industri besar merupakan sebuah peralatan yang sangat penting, mengingat kontruksi dan perawatannya yang sederhana dan relative tidak ada biaya pemeliharaan karena tidak menggunakan komutator dibanding penggerak penggerak yang lain seperti motor bakar. Perlindungan terhadap peralatan saat ini semakin ditingkatkan agar keandalan sistem dapat terpenuhi. Pengaman motor induksi 3 fasa adalah salah satu pengaman yang digunakan untuk melindungi motor induksi 3 fasa dari hubung singkat kumparan dan mengakibatkan terbakarnya belitan. Pada motor induksi 3 fasa dengan kapasitas daya yang besar memiliki arus starting yang besar saat ini masih menggunakan timer yang sifat kerjanya tetap tidak sesuai kondisi sistem saat itu. Dari dua permasalahan diatas dapat dilakukan penyelesaian dengan menggunakan mikrokontroler, yaitu dengan cara mendeteksi arus nominal motor sebagai acuan peralihan dari bintang ke segitiga. Pemasangan trafo tegangan pada masing masing fasa digunakan sebagai inputan mikrokontroler yang akan mengendalikan suplay 3 fasa disaat starting. Dari data hasil pengujian peralatan dapat diperoleh apabila salah satu fasa pada masukan motor induksi 3 fasa tidak terdeteksi maka proses starting motor induksi 3 fasa tidak dapat berjalan, hubung bintang segitiga dari data yang diperoleh memiliki penurunan arus starting hingga 1/3. Starting dengan acuan arus nominal motor induksi 3 fasa saat itu dapat mengoptimalkan torque.Kata kunci : starting motor induksi 3 fasa hubung bintang( Ү ) – segitiga ( Δ ), serta pengaman 3 fasa. Mikrokontroler.
Riza Ariesta, Dikpride Despa, Herri Gusmedi, Lukmanul Hakim
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 3; https://doi.org/10.23960/jitet.v3i3.536

Abstract:
Analisis sistem pentanahan gedung Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Lampung (UPT TIK UNILA) menyesuaikan dengan kondisi gedung, penggunaan gedung, dan sistem pentanahan yang ada saat ini. Analisis dilakukan dengan cara melakukan pengumpulan data curah hujan, data gedung dan data pentanahan. Luas daerah yang menarik sambaran petir 9.742,21m2 , jumlah sambaran petir 0,079 per hari per km 2, dan kemungkinan gedung tersambar petir 0,4 sambaran petir per tahun. Hasil analisis penelitian pada gedung UPT TIK UNILA membutuhkan sistem pentanahan eksternal menggunakan sistem franklin dengan batang pentanahan parallel dengan perkiraan biaya Rp.3.429.435,- Kata kunci : Sistem Pentanahan, Komponen Sistem Pentanahan, UPT TIK.
Rendy Oktavianus, Agus Trisanto, Meizano A Muhammad
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 3; https://doi.org/10.23960/jitet.v3i2.535

Abstract:
Radio Frequency identification (RFID) merupakan sebuah metode identifikasi menggunakan sarana yang disebut tag RFID atau transponder untuk menyimpan dan mengambil data. Teknologi RFID dalam bidang keamanan menarik untuk dikembangkan. Salah satunya adalah aplikasi pada sistem gerbang keamanan perpustakaan. Sistem gerbang keamanan ini dirancang untuk mendeteksi buku yang masuk dan keluar perpustakaan secara real time melalui aplikasi web. Sistem gerbang keamanan berbasis RFID ID-12 dibangun menggunakan arduino. Arduino digunakan untuk mentransfer data yang diperoleh reader RFID dalam komputer dengan komunikasi serial. Penambahan antena eksternal dilakukan guna menyimpan perangkat elektronik pada tempat yang aman. Antena eksternal digunakan bersamaan dengan penguat kelas C. Penguatan kelas C bertujuan untuk mengurangi dampak rugi – rugi daya akibat resistansi dari kabel. Data yang telah ditransfer oleh arduino akan diproses oleh aplikasi web, sehingga dapat ditampilkan oleh web browser secara real time. Data yang tertampil pada aplikasi web kemudian disimpan dalam aplikasi ID Tag monitoring. Rancang bangun sistem gerbang keamanan berbasis RFID ID-12 memperoleh hasil pengujian yang baik dan dapat berfungsi sesuai dengan tujuannya. Tag RFID yang membawa data dapat dipindai oleh reader RFID, kemudian diproses oleh komputer untuk selanjutnya ditampilkan dalam aplikasi web secara real time. Kata kunci: RFID, RFID ID-12, Penguat Kelas C, Antena Eksternal, Aplikasi WEB.
Rio Krismas Sebayang, Osea Zebua, Noer Soedjarwanto
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 4; https://doi.org/10.23960/jitet.v4i3.543

Abstract:
Ayam broiler merupakan hewan ternak yang pertumbuhannya dipengaruhi oleh suhu lingkungan.Suhu kandang ayam yang tidak sesuai dapat mempengaruhi penurunan produktivitas dan menyebabkan kematian pada ayam broiler, sehingga pengaturan suhu kandang harus dilakukan. Perancangan sistem pengaturan suhu otomatis ini menggunakan mikrokontroler Atmega 8535 sebagai pengendali utama, LM35 sebagai sensor suhu pada kandang dan IC L293D sebagai driver motor DC. Mikrokontroler akan memerintahkan motor DC untuk bekerja, apabila suhu yang terukur diatas dari batasan suhu yang ditetapkan dan akan memerintahkan relay untuk menyalakan atau mematikan lampu pijar apabila suhu yang terukur dibawah dari batasan suhu yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralatan pengaturan suhu kandang ayam secara otomatis ini dapat bekerja dengan baik untuk mengatur suhu kandang ayam secara otomatis. Kata kunci :pengaturan suhu otomatis, kandang ayam, mikrokontroler, sensor temperatur
Irvika Romana, Gigih Forda Nama, Hery Dian Septama
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 9; https://doi.org/10.23960/jitet.v9i1.2257

Abstract:
Perkembangan Gigabit Ethernet mengalami peningkatan yang cukup pesat. Di Universitas Lampung sendiri telah menggunakan teknologi Gigabit Ethernet sebagai backbone karena mampu mentransmisikan data yang besar serta berkecepatan tinggi. Dengan adanya teknologi Gigabit Ethernet ini, diharapkan peningkatan kualitas intranet yang ada di Universitas Lampung semakin baik kedepannya.Implementasi dari jaringan intranet dengan teknologi Gigabit Ethernet ini perlu diketahui kinerjanya. Pada penelitian ini digunakan metode Design Science Research (DSR) yang memiliki 6 tahapan yaitu identifikasi masalah dan motivasi, menetapkan objek solusi, desain dan pengembangan, demonstrasi, evaluasi, dan pelaporan hasil. Analisa ilmiah ini dilakukan dengan pengukuran terhadap trafik dari jaringan Local Area Netwok (LAN). Parameter yang diukur dan dianalisa adalah bandwidth, delay, jitter, dan packet loss dengan pemberian beban berupa paket data pada TCP dan UDP untuk melihat karakteristik dari jaringan tersebut dengan menggunakan software Jperf dan Wireshark guna melihat baik atau buruknya kualitas dari jaringan intranet Unila. Hasil dari penelitian ini yaitu dapat dikategorikan “Baik” berdasarkan acuan standar ITU-T G.114.Kata kunci: Jperf, Wireshark, Quality of Service, Gigabit Ethernet, DSR, ITU-T G.114.
Novan Giri Prasetyo
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 6; https://doi.org/10.23960/jitet.v6i1.2249

Abstract:
Desa Talang Jawa yang terletak di Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, merupakan sebuah desa yang tidak memiliki akses listrik dari PT.PLN (Persero). Untuk memenuhi kebutuhan listrik, masyarakat menggunakan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) sebagai sumber energi listrik. PLTMH pada desa Talang Jawa memiliki beberapa kendala, salah satunya adalah jauhnya jarak sumber energi potensial ke pemukiman warga yang mengakibatkan jauhnya jarak generator ke pusat beban. Hal ini menyebabkan terjadinya tegangan sistem yang tidak stabil sehingga tegangan di sisi beban berada di level yang rendah. Untuk mengatasi masalah tegangan yang tidak stabil, dirancanglah sebuah alat berupa trafo yang dapat mengatur tegangan di sisi beban ke level yang aman. Selain itu trafo tersebut dilengkapi dengan rangkaian kontrol berbasis mikrokontroler ATMega 8535. Penggunaan rangkaian kontroler bertujuan untuk mengontrol perubahan tegangan pada PLTMH. Dari hasil pengujian, didapatkan bahwa tegangan sisi beban setelah dipasang trafo, mengalami kenaikan. Pada awalnya tegangan di sisi beban berada pada level 150 volt, kemudian setelah dilakukan pemasangan trafo, tegangan berada pada level 180 volt-220 volt.Kata kunci: Trafo, Tegangan, Mikrokontroler
Ady Kurniawan, Dikpride Despa, M. Komarudin
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 2; https://doi.org/10.23960/jitet.v2i3.529

Abstract:
Pada jaringan listrik 3 fasa perlu dilakukan monitoring besaran listrik yang meliputi tegangan (V), arus (A), faktor daya (Cos θ), daya (W) dan konsumsi energi (kWh). Hal tersebutdilakukan untuk mengetahui perubahan besaran listrik terhadap waktu, sehingga dapat diketahuikualitas pasokan energi listrik pada sistem, dapat diketahui jika terjadi gangguan dan dapatdiketahui besar konsumsi energi listrik secara berkala. Untuk pengukuran tegangan digunakan trafo step-down sebagai sensor tegangan,pengukuran arus digunakan sensor arus ACS712-30A dan pengukuran konsumsi energidigunakan kWh meter merk Thera tipe TEM015-D4250. Sedangkan nilai daya didapat dariperhitungan, dimana daya merupakan hasil bagi antara nilai konsumsi energi terhadap waktu.Ketika nilai tegangan, arus dan daya diketahui maka nilai faktor daya juga dapat dihitung karenanilai daya merupakan hasil kali dari tegangan, arus dan faktor daya. Untuk pemrosesan datapengukuran dan perhitungan dibuat pemograman python dengan menggunakan Single BoardComputer BCM2835 atau biasa dikenal dengan sebutan Raspberry Pi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alat ukur tegangan, daya dan faktor daya yangdigunakan memiliki tingkat presisi yang sesuai dengan standar IEC No. 13B-23, namun untuk alatukur arus belum memenuhi standar tetapi masih dapat digunakan karena memiliki selisihpengukuran yang kecil jika dibandingkan dengan hasil pengukuran menggunakan alat ukur yangada di laboratorium. Dengan menggunakan Raspberry Pi, data hasil monitoring berhasil disimpanpada database dan dapat dilihat dari WEB dalam bentuk grafik.Kata kunci : Jaringan listrik 3 fasa, sensor tegangan, sensor arus, kWh meter, Raspberry Pi.
Besma Nugraha AP, Dikpride Despa, Noer Soedjarwanto
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 9; https://doi.org/10.23960/jitet.v9i1.2252

Abstract:
Perkembangan teknologi berimbas pada tingginya kebutuhan energi listrik. Oleh sebab itu, perlu dirancang sebuah alat pemutus aliran daya yang dapat memutus aliran daya dari jarak jauh dan diharapkan dengan adanya alat ini energi listrik dapat dimanfaatkan secara efisien. Alat ini dirancang untuk dapat memutus, menghubungkan, serta mengirimkan status aktif atau tidak-aktifnya aliran daya listrik dengan beban hingga 2,2kW. Alat ini menggunakan bahasa C sebagai bahasa pemrograman pada mikrokontroler Atmega8 sebagai pengendali utama, TRIAC dan kontaktor sebagai sakelar dan handphone Siemens C55 sebagai penerima perintah. Dari hasil pengujian diperoleh: (1) sistem pemutus aliran daya listrik ini dapat menerima dan menerjemahkan perintah dalam bentuk SMS, (2) sistem pemutus aliran daya listrik ini dapat memutus dan menghubung aliran daya listrik (3) sistem pemutus aliran daya listrik ini dapat mengirimkan status aktif atau tidaknya aliran daya listrik.Kata kunci: Energi Listrik, Pemutus Aliran Daya, Mikrokontroler, SMS, Kontaktor.
Hidayat Hidayat, Endah Komalasari, Agus Trisanto
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 4; https://doi.org/10.23960/jitet.v4i3.544

Abstract:
Abstrak Sistem kontrol penerangan dan instrumen pada mobil umumnya memiliki jalur kabel yang rumit. Dimana setiap komponen elektrik mobil membutuhkan 1 kabel untuk menghidupkannya. Kabel yang dibutuhkan untuk menghidupkan semua komponen elektrik mobil depan dan belakang adalah 15 kabel. Banyaknya kabel dalam hal ini tentu sangat merepotkan ketika ada jalur kabel yang putus atau rusak akibat konsleting, oleh karena itu diperlukan suatu sistem yang lebih sederhana serta mudah dalam perawatan yaitu menggunakan multiplexer dan demultiplexer. Multiplexer merupakan rangkaian penggabungan data. Data dari setiap keluaran saklar pada ruang kemudi digabungkan menjadi satu kabel penghubung dan disambungkan ke sisi depan dan belakang. Pada bagian depan dan belakang terdapat rangkaian demultiplexer yang merupakan rangkaian pemisah data. Data dari ruang kemudi diterima dan dipisahkan kembali sesuai dalam bentuk aslinya berupa deret pararel. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Time Divison Multiplexer (TDM) yaitu penggiliran waktu pemakaian saluran transmisi dengan mengalokasikan waktu untuk setiap saluran. Waktu yang digunakan pada setiap saluran adalah 11,40 ms berdasarkan hasil pengukuran dengan osiloskop dihasilkan suatu sistem yang lebih sederhana dalam menghantar data dari jumlah kabel yang banyak menjadi lebih sedikit. 15 kabel yang digunakan dapat disederhanakan menjadi 3 buah kabel untuk mengontrol mati hidupnya sistem penerangan dan instrumen pada mobil. Tiga kabel tersebut meliputi satu kabel data pengontrol dan dua kabel sumber tegangan. Kata kunci : sistem, data, multiplexer,demultiplexer
Wan Novri Saputra, Dikpride Despa, Noer Soedjarwanto, Ahmad Saudi Samosir
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 4; https://doi.org/10.23960/jitet.v4i1.538

Abstract:
Angin merupakan salah satu sumber energi listrik. Untuk menghasilkan energi listrik dari angin dapat menggunakan alternator atau generator untuk mengonversi energi gerak menjadi energi listrik. Oleh karena itu, perlu dirancang sebuah prototype yang dapat digunakan sebagai referensi pemanfaatan sumber energi angin untuk menghasilkan energi listrik. Rancangan prototype ini menggunakan baling-baling yang terkopel dengan generator dan sistem utama yaitu sensor rotary encoder, sensor arus, dan sensor tegangan. Untuk pemrosesannya menggunakan modul Arduino Uno dan penyimpanan data menggunakan modul data logger. Sedangkan untuk pengambilan data menggunakan sepeda motor dengan memanfaatkan tekanan angin pada saat sepeda motor berjalan. Hasil pengujian didapatkan persamaan hubungan antara perbandingan tegangan uji dengan tegangan perhitungan terhadap kecepatan putaran rotor generator, yaitu y uji =0,007x+0,004 dan yperhitungan = 0,011x-2,844 dengan persentase rata-rata eror adalah 15,04%.Untuk persamaan hubungan antara perbandingan arus uji dengan arus perhitungan terhadap kecepatan putaran rotor pada generator, yaitu yuji =0,000x+0,0415 dan yperhitungan = 0,002x-0,498 dengan persentase rata-rata eror adalah 31,09%.Sedangkan untuk hubungan kecepatan putaran rotor generator terhadap kecepatan sepeda motor (untuk kecepatan sepeda motor = 30 km/jam)didapatkan persamaan 𝑦 = 25,40𝑥 - 342,9. Kata Kunci: Angin, Prototype Generator dc, Rotary Encoder, Arduino Uno, Data Logger.
Dianati Duei Putri, Gigih Forda Nama, Wahyu Eko Sulistiono
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 10; https://doi.org/10.23960/jitet.v10i1.2262

Abstract:
Abstrak~Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis sentimen masyarakat terhadap kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang diungkapkan melalui media sosial twitter. Ada beberapa tahap untuk melakukan analisis sentimen , yaitu pengumpulan data (crawling), preporcessing data yang terdiri dari proses cleaning data, tokenization, stop remova dan case folding, splitting data dan klasifikasi data menggunakan metode Naive Bayes Classifier. Penelitian ini menggunakan sebanyak 1546 data tweet. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa DPR mendapatkan 95 tweet positif dengan polaritas 0.75 atau 75% sentimen positif, 693 tweet netral dengan polaritas 0.79 atau 79% sentimen netral dan 758 tweet negatif dengan polaritas 0.82 atau 82% sentimen negatif dengan accuracy score 0.8 atau 80% berdasarkan data testing sebanyak 20%.Kata kunci : Sentiment Analysis, DPR, Naive Bayes Classifier
Ahmad Arif, Helmy Fitriawan, Muhamad Komarudin
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 1; https://doi.org/10.23960/jitet.v1i1.27

Abstract:
Human need for information now pushing the demand for internet data access speed high rises rapidly. The service offers diverse include text, sound, video, and data. It has become even daily needs that can not be separated from human life. So the need for technology that can deliver voice, data, and video with better quality. This study discusses the application of scheduling service class on data communications applications in the Fixed WiMAX network. Fixed WiMAX network is simulated using OPNET Modeler. Network design performed using a single BS, SS 16 pieces, and the server as a source of traffic. Data is collected for ten minutes. The simulation results obtained show that the application of sound, UGS service class has the greatest value is 3 Mbps throughput and jitter smallest value that is close to 0 s. In video applications, rtPS service class has the greatest value of throughput is 44 Mbps and has the smallest delay value was 0.17 s. On the application file transfer, nrtPS service class has the greatest value is 6,745,187 bps throughput and has the smallest delay value is 0.014 s. In the web browsing application, nrtPS service class has the greatest value is 8.2 Mbps throughput and has the smallest delay value is 0.022 s.Keywords : fixed WiMAX, scheduling service, Opnet Modeler
Afis Pratama, Raden Arum Sp
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 1; https://doi.org/10.23960/jitet.v1i1.24

Abstract:
In this study, the tenses learning system will be designed by using Macromedia Flash 8 software. This system aims to enhance the enthusiasm of learning from students in an effort to understand the English tenses. In this learning system, there are 16 tenses material, some exercises, and 3 kinds of tests are presented in interesting way. This system can also be used by teacher to test the ability of the students in understanding tenses. Teacher who have role as the admin can also use the program interface to update the problems that have been there before and will be stored in the database PHP.Keywords: learning system, tenses, Macromedia Flash 8, PHP.
Novan Giri Prasetio
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, Volume 1; https://doi.org/10.23960/jitet.v1i1.6

Abstract:
Talang Java Village in Sukau district, West Lampung, is a villages that have no access to electricity of PT. PLN (Persero). To meet the demand for electricity, people used the MHP(micro hydro power plants) as a source of electrical energy. MHP in talang Java village have several problems, which one is the distance of a potential energy source to residential areas which resulted distance the center of the load to generator It is cause voltage unstable system so that the voltage at the load side at low level. To overcome problem of unstable voltage, designed a tool in the form of a transformer which can regulate the voltage on the load side to a safe level. Moreover the transformer equipped with a control circuit based AT Mega 8535 microcontroller. The use of a controller circuit aims to control voltage changes in MHP. From the test results, found that the load side voltage after mounted transformer, an increase. At first the voltage on the load side at the level of 150 volt, then after the installation of transformers, voltage level is at 180 volt-220 volt.Keyword: Transformer, Voltage, Microcontroller
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top