Refine Search

New Search

Results in Journal Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat: 15

(searched for: journal_id:(6367378))
Page of 1
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Angga Setiawan, Herlina Puji Utami, Putri Datalia Jatayu
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 81-91; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i2.68

Abstract:
Industri keripik tempe di Kelurahan Ngantru tidak dapat berkembang secara siginifikan diakrenakan terdapat industri lain yang berada di Desa Bendorejo yang lokasinya lebih strategis di pinggir jalan nasional dan pemasaran keripik tempe di Kelurahan Ngantru sangat terbatas untuk pemenuhan pasar lokal serta kondisi tersebut diperparah pada masa pandemi covid-19. Salah satu solusi yang dapat menyelesaikan permasalahan tentang pemasaran industri keripik tempe yaitu melalui pemasaran secara online. Hasil yang diperoleh setelah mengimplementasikan pemasaran secara online kepada pengusaha UMKM keripik tempe adalah adanya perubahan pola pikir dan kesadaran pengusaha keripik tempe untuk menjual keripik tempe, pengetahuan pengusaha tentang strategi pemasaran berbasis online melalui e-commerce atau market place meningkat, jangkauan pasar pemasaran keripik tempe semakian meluas tidak hanya pemenuhan pasar lokal dan perubahan omset penjualan yang semakin naik dikarenakan kenaikan permintaan pasar yang tidak hanya pasar lokal namun juga pasar nasional. Tata kelola manajemen pemasaran semakin baik dengan dibentuknya paguyupan pengusaha keripik tempe yang bertujuan untuk melakukan diskusi secara rutin, baik dengan antar pengusahana, kelurahan, maupun pemerintahan Kabupaten Trenggalek.
Elpisah, Andi Tenri, Andi Bida, Sitti Hajar, Putri Athirah
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 110-117; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i2.61

Abstract:
Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan tambahan mengenai pemanfaatan jamur tiram yang sangat bermanfaat dan dapat bernilai ekonomis. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan dalam bentuk praktek. Penyampaian materi pada pelatihan ini dilakukan secara klasikal, semua peserta mengikuti materi yang disampaikan dengan cara ceramah, diskusi dan tanya jawab. Hasil dari pelatihan pembuatan jamur tiram crispy adalah: para guru dan murid dapat memahami dan mengerti mengenai langkah-langkah dalam pembuatan produk olahan jamur tiram yakni jamur tiram crispy, para guru dapat mengolah sendiri produk dari jamur tiram yaitu jamur tiram crispy yang sudah dipraktekkan, Masyarakat mempunyai inovasi sendiri kedepannya untuk membuat produk olahan dari jamur tiram, selain menjadi kamur tiram crispy juga dapat dibuat nugget dan olahan lainnya, Dapat menjadikan olahan produk jamur tiram sebagai usaha kecil menengah dan dapat menyokong perekonomian terutama dapat menambah penghasilan untuk guru-guru karena dapat dibuat dengan mudah dan dengan bahan alami yang mudah didapatkan.
Ega Safitri, Titin
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 74-80; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i2.12

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kelayakan media pembelajaran dengan video animasi powtoon; (2) respons terhadap media pembelajaran dengan video animasi powtoon; (3) hasil belajar setelah menerapkan media pembelajaran dengan video animasi powtoon. Teknik pengumpulan data dengan cara mengumpulkan beberapa penelitian terdahulu untuk menjawab kelayakan media, respons, dan hasil belajar setelah menerapkan media pembelajaran dengan video animasi powtoon. Penelitian terdahulu yang sudah terkumpul selanjutnya dikompilasi, dianalisis, dan disimpulkan sehingga mendapatkan kesimpulan mengenai pengembangan media pembelajaran dengan video animasi powtoon. Hasil penelitian (1) media pembelajaran dengan video animasi powtoon dikatakan layak karena memenuhi aspek-aspek kevalidan media terhadap video animasi powtoon dengan persentase rata-rata penialain validasi ≥ 61% - 100% dengan kualitatif baik hingga sangat baik, (2) respons terhadap media pembelajaran dengan video animasi powtoon dikatakan baik karena responden menunjukkan ketertarikan terhadap media dengan persentase rata-rata peniaian hasil respons ≥ 61% - 100% dengan baik hingga sangat baik, (3) media pembelajaran dengan video animasi powtoon yang dapat meningkatkan hasil belajar adalah media pembelajaran dengan video animasi powtoon yang telah memenuhi aspek kelayakan media serta hasil uji penerapan media menunjukkan peningkatan hasil belajar setelah menerapkan video animasi powtoon.
Erma Perwitasari, Harsiti, Vidila Rosalina
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 133-140; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i2.66

Abstract:
Pandemi COVID-19 yang telah berlangsung hampir 10 bulan di tahun 2020 ini, secara nyata berdampak pada perekonomian negara negara di dunia termasuk Indonesia. Telah menjadi fakta bahwa kemampuan perusahaan semakin kurang menyerap tenaga kerja sementara jumlah para pencari kerja semakin bertambah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan inspirasi kreativitas usaha, memperkenalkan strategi pemasaran produk serta menginisiasi kelahiran wirausahawan muda di kalangan mahasiswa tingkat akhir di Universitas Mathla'ul Anwar, Pandeglang. Pelatihan ini dilaksanakan melalui zoom sebagai media penyampai secara daring karena waktu pelaksanaan bersamaan dengan berlakunya PSBB di wilayah Banten. Materi pelatihan yang disampaikan adalah konsep pemasaran produk, berbagai jenis pemasaran, fungsi pemasaran dan strategi pemasaran produk. Dari hasil angket yang dibagikan sebelum dan sesudah kegiatan, para peserta lebih memahami berbagai strategi pemasaran produk. Kendala yang dialami selama pelaksanaan acara adalah jaringan internet yang tidak stabil. PKM kewirausahaan lanjutan sebaiknya menghadirkan wirausahawan yang berpengalaman lapangan, sehingga peserta mendapatkan referensi lebih mengarah pada alternatif pemecahan masalah.
Dema Yulianto, , Rosa Imani Khan, Ridwan
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 92-101; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i2.45

Abstract:
Efektivitas peningkatan pembelajaran dan pemanfaatan teknologi informasi berbasis elektronik yaitu dengan pembelajaran e-learning yang dapat diterapkan kedalam beberapa mata kuliah. SPADA Indonesia adalah salah satu program e-learning Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk meningkatkan pemerataan akses terhadap pembelajaran yang bermutu di Perguruan Tinggi. Tujuan pelaksanaan SPADA adalah untuk memberikan panduan bagi para Dosen dalam merancang pembelajaran secara blended leaning yang menarik untuk mata kuliah daring. Metode pelaksanaan terdiri atas observasi awal, observasi lanjutan, forum group discussion, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan dengan kombinasi ceramah, simulasi, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbentuk pelatihan. Pelatihan ini menghadirkan pembicara yang memiliki keahlian di bidang Psikologi Pendidikan dan PAUD, dan dihadiri Dosen-Dosen program studi Pendidikan Guru PAUD. Selama pelaksanaan kegiatan, tidak didapatkan kendala yang berarti. Interaksi diantara rekan Dosen lainnya dalam praktik dapat terlihat bahwa para Dosen senang mendapatkan metode belajar mengajar yang lebih efisien. Implikasi dari kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan topik yang sama yaitu Learning Management System (LMS) akan tetapi dengan penguasaan materi yang lebih mendalam, waktu yang lebih lama, dan juga dengan menambah peserta kegiatan yaitu mahasiswa.
Amir Hamzah, Rr Prima Dita Hapsari, Paula Theodora, Dahlia Amelia, Dasa Rahardjo Soesanto, Ipah Masripah, Hesti Umiyati, Suhadarliyah
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 118-132; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i2.50

Abstract:
Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dilingkungan Perguruan Tinggi Lepisi adalah untuk memfasilitasi pemberian vaksin bagi masyrakat Kecamatan Karawaci Kota Tangerang dalam rangka membantu pemberantasan penyebaran covid-19. PkM ini dilaksanakan dalam waktu 2(dua) bulan yaitu sejak tanggal 1 Juli 2021 sampai dengan 31 Agustus 2021. Kegiatan dimulai dengan pembentukan tim PkM, menjalin kerjasama dengan mitra, penerimaan pendaftaran, instalasi perlengkapan dan peralatan. Pelaksanaan vaksin dilaksanakan dalam dua periode yaitu periode 1 dan 2, baik untuk pemberian vaksin dosis 1 dan dosis 2 (yang dibahas dalam artikel PkM ini hanya periode 1). Jumlah pendaftar pada periode 1 sebanyak 3946 peserta, dan yang berhasil memperoleh vaksin sebanyak 3906 peserta, dan sebanyak 40 perserta mengalami penundaan karena alasan kesehatan. Jumlah pendaftar pada pemberian vaksin dosis 2 adalah peserta yang mendapat vaksin dosis 1 yaitu sebanyak 3906. Dari jumlah ini peserta yang berhasil diberikan vaksin sebanyak 3900 peserta dan 6 peserta mengalami penundaan karena alasan kesehatan yang tidak memenuhi persyaratan. Tim PkM perguruan tinggi Lepisi berupaya dan memberikan saran kepada Tim UPT Puskesma untuk mendampingi peserta sampai memenuhi persyaratan kesehatan, sehingga semua peserta akhirnya bisa memperoleh vaksin, baik dosis 1 maupun dosis 2. Jenis vaksin yang digunakan UPT Puskesmas Karawaci adalah Sinovac BioTech.
Hudiono, Mochammad Taufik, Aad Hariyadi, , Amalia Eka Rakhmania
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 102-109; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i2.53

Abstract:
Taman Pendidikan Al-Qur’an adalah lembaga pendidikan yang memberikan pendidikan dan pengajaran secara klasikal yang bertujuan untuk memberi tambahan pengetahuan agama Islam kepada pelajar-pelajar yang merasa kurang menerima pelajaran agama Islam di sekolah. Taman Pendidikan Al-Qur’an Al Hikmah di kelurahan Buring, kecamatan Kedungkandang, kota Malang yang sudah lama berdiri sejak tahun 2014, tetapi sarana dan prasarana terkait proses pembelajaran yang dimilikinya sangat terbatas sehingga Pengajar di dalam memberikan materi belajar siswa masih menggunakan metode tradisional menggunakan papan tulis. Penggunaan sarana multimedia dapat menjadi pendukung untuk menerapkan sistem pembelajaran baru tanpa harus meninggalkan sistem tradisional. Adanya pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengajar untuk menggunakan perangkat audio visual sehingga dapat memperbaiki kualitas pembelajaran menjadi lebih modern dan mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan esensi pembelajaran. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan perangkat audio visual di dalam pembelajaran TPA Al-Hikmah meningkatkan ketertarikan santri dan mempermudah proses belajar mengajar.
M. Raynaldi Rosyidi Zamil, Putrie Syifa Udyaningsih
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 63-73; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i2.9

Abstract:
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, serta mempelajari lebih dalam terkait pembelajaran IPA Terpadu model connected di Indonesia. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif, dengan cara studi literatur mengenai penelitian yang relevan mulai dari penelitian tahun 2012 sampai dengan penelitian tahun 2021. Berdasarkan kajian 30 penelitian yang relevan terkait pembelajaran IPA Terpadu model connected di Indonesia, menunjukkan hasil yang positif terkait dengan perkembangan pembelajaran, mulai dari meningkatnya minat belajar siswa, meningkatkan pemahaman, hasil belajar. Pada pembelajaran, IPA Terpadu memiliki peranan yang baik dan, sebab itu IPA Terpadu model connected dapat menjadi alternatif di dalam kelas pada saat pelaksanaan belajar- mengajar.
Wahyu Nugroho, Angga Setiawan, Bima Nur Romadhoni
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 141-151; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i2.64

Abstract:
Sebagai bentuk kesadaran dalam mengoptimalkan pembelajaran pada masa peralihan setelah pandemi covid-19 para pendidik perlu mengambil peran lebih awal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar dengan mengadakan pelatihan dalam bentuk pengabdian masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah upaya nyata untuk mengoptimalkan pembelajaran blended learning berbantuan learning system managemen Google Classroom untuk meningkatkan kualitas pembelajaran guru dengan menjalin kerjasama sesuai dengan instansi sasaran. Kegiatan pelatihan ini ada karena kondisi di satuan pendidikan yang belum pernah tersentuh pelatihan dalam peningkatan kualitas pembelajaran blanded berbantuan LMS. Metode yang digunakan dalam pengoptimalisasi pembelajaran blanded adalah cermah, diskusi, praktik implementasi aplikasi Google Classroom yang terakomodasi dengan face to facehome visit(blended). Sasaran Pengabdian masyarakat ini meliputi pendidik dan tenaga kependidikan di SDN 1 Ngares dan SDN 2 Ngares kabupaten Trenggalek sejumlah 15 guru, 2 operator dan 3 staf karyawan sekolah. Hasil akhir yang didapatkan dari kegiatan pengabdian masyarakat meningkatkan keterampilan guru dalam mengoptimalkan blanded learning berbantuan google classroom, sehingga nantinya memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran guru.
Nyiayu Fahriza Fuadiah, Marhamah Marhamah, Eka Fitri Puspa Sari, Jumroh Jumroh, Lusiana
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 152-160; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i2.54

Abstract:
Perkembangan dunia pendidikan berjalan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Masa pandemi covid-19 membuat semua aspek kehidupan melakukan perubahan termasuk dalam dunia pendidikan. Dalam proses pembelajaran, pemanfaatan teknologi dan informasi yang semakin canggih ini dapat memberikan kemudahan bagi siswa, karena dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran. Oleh Karena itu, seorang pendidik harus memiliki kemampuan dalam menggunakan teknologi dan mengembangkan media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang sesuai di era digital adalah video pembelajaran. Pembuatan video pembelajaran menuntut guru untuk memiliki video sendiri yang akan dikembangkan. mengembangkan video pembelajaran merupakan hal yang penting bagi seorang pendidik. Namun, tidak setiap pendidik dapat melaksanakannya dikarenakan keterbatasan keterampilan dalam menggunakan aplikasi komputer. Bahkan tidak sedikit guru yang belum pernah membuat video pembelajaran. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengenalkan dan membekali guru tentang video pembelajaran serta membantu guru mengembangkan video pembelajaran. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan praktek. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya kemampuan guru dalam membuat video pembelajaran sehingga memberikan dampak terhadap kinerja guru.
Supeno, Indrawati, Sutarto
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 47-53; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i1.2

Abstract:
Pembelajaran di sekolah harus dilaksanakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Untuk itu, sebelum melaksanakan pembelajaran, guru harus mendesain perencanaan pembelajaran sebelum diimplementasikan di dalam kelas. Perencanaan pembelajaran meliputi penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran dan penyiapan media dan sumber belajar, perangkat penilaian pembelajaran, dan skenario pembelajaran. Salah satu sistem pendukung pembelajaran yang dapat didesain oleh guru sebelum pelaksanaan pembelajaran adalah bahan ajar dalam bentuk modul. Modul pembelajaran merupakan bahan ajar yang dikemas secara sistematis dan menarik sedemikian rupa sehingga dapat digunakan untuk memfasilitasi siswa dalam belajar secara mandiri. Modul pembelajaran dapat didesain dengan mengintegrasikan berbagai aktivitas belajar dan alat penilaian yang berorientasi pada asesmen kompetensi minimum. Guru mata pelajaran fisika dalam naungan MGMP Fisika MAN 2 Jember memiliki masalah dalam hal melakukan kegiatan pengembangan profesi utamanya penulisan modul fisika. Tim pengusul yang merupakan para dosen di FKIP Universitas Jember merasa perlu untuk pengadaan pelatihan penulisan modul fisika untuk para guru di sekolah tersebut. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menulis modul fisika yang berpotensi untuk digunakan untuk mendukung proses pembelajaran fisika yang berkualitas sehingga mereka mampu mengembangkan kompetensi profesionalisme guru.
Irda Sukmawati Dewi
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 16-31; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i1.3

Abstract:
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pembelajaran IPA Terpadu model webbed di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan data sekunder. Sampel pada penelitian ini adalah artikel ilmiah yang telah di publikasikan di jurnal mahasiswa dan nasional sebanyak 33 artikel. Berdasarkan analisis 33 artikel tentang pembelajaran IPA Terpadu model webbed di Indonesia, dapat diketahui bahwa pembelajaran IPA Terpadu model webbed di Indonesia berdampak positif terhadap hasil belajar peserta didik, yang meliputi tercapainya ketuntasan hasil belajar peserta didik (aspek kognitif, psikomotor, dan afektif), peserta didik lebih mudah memahami materi IPA Terpadu, meningkatkan, peserta didik aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran, meningkatkan penguasaan konsep peserta didik.
Sri Astutik, Subiki, Singgih Bektiarso
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 54-62; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i1.5

Abstract:
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengimplementasikan PTK dan menyusun hasil penelitian PTK adalah dengan mengadakan pelatihan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran dan penilaian hasil belajar seiring dengan meningkatnya keterampilan guru dalam mengimplementasikan PTK dan menyusun hasil penelitian PTK serta terjalin kerjasama yang baik antara FKIP dengan khalayak sasaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan adalah metode ceramah, metode diskusi, dan metode praktik dalam mengimplementasikan dan menyusun hasil penelitian PTK. Khalayak sasaran yang menjadi objek dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah guru SMAN Panarukan Situbondo sebanyak 41 orang guru. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya kemampuan guru dalam mengimplementasikan PTK dan menyusun hasil penelitian PTK sehingga memberikan dampak terhadap kinerja guru dan proses belajar mengajar.
Siti Nur Rahma, Hikmasanti Agustin
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 1-15; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i1.1

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan, menganalisis, dan menyandingkan model pembelajaran IPA Terpadu Robin Forgarty yang difokuskan pada model integrated atau keterpaduan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode kajian literasi berdasarkan artikel dan buku yang relevan dengan model integrated di Indonesia dalam kurung waktu 2012-2021. Adapun dalam menganalisis data penelitian, penulis menggunakan metode berfikir induktif. Metode ini menyatukan berbagai informasi dari penelitian sebelumnya terkait model integrated pada pembelajaran IPA di Indonesia untuk digeneralisasikan menjadi suatu pemikiran baru yang dapat dipertanggung jawabkan keabsahannya. Berdasarkan hasil kajian dari 20 artikel dari penelitian terdahulu, dapat diketahui bahwa model integrated pada tahun 2012-2021 berisi pengembangan dan penerapan bahan ajar. Adapun jenis dan metode penelitian yang dilakukan bervariasi diantaranya penelitian dan pengembangan, kuasi eksperimen atau eksperimen semu serta penelitian literature riview. Pengembangan dan penerapan bahan ajar ipa terpadu model integrated terbukti secara umum efektif diterapkan dalam pembelajaran, serta dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah, prestasi belajar, dan membentuk karakter peserta didik. Oleh karenanya, pembelajaran IPA terpadu model integrated dapat dijadikan solusi alternatif guru dalam proses pembelajaran IPA di Indonesia.
Juriyah
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Volume 1, pp 32-46; https://doi.org/10.53621/jippmas.v1i1.6

Abstract:
Penelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan dalam mengetahui, mendeskripsikan, menganalisis, sekaligus membandingkan implementasi pembelajaran IPA Terpadu model shared dari model lainnya di Indonesia. Dalam penelitian ini digunakan strategi penelitian kualitatif, dimana data yang dikumpulkan adalah karya ilmiah yang relevan dan artikel yang mendukung penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan. Subjek dalam penelitian ini yaitu sumber data, dimana data diperoleh dari karya ilmiah terdahulu yang berkaitan dengan pembahasan yang dianalisis kembali guna memecahkan masalah yang diteliti. Kelebihan model shared dari model lainnya adalah materi menjadi lebih kontekstual serta fokus terhadap keterpaduan setiap bidang IPA dalam aspek konsep, sikap, dan keterampilan. Selain itu, lebih mudah menciptakan kolaborasi dalam perancangan dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Berdasarkan analisis 20 artikel pembelajaran IPA Terpadu model shared di Indonesia dan sepuluh artikel pembelajaran IPA Terpadu model selain shared di Indonesia, dapat diketahui bahwa pembelajaran IPA Terpadu model shared di Indonesia berdampak positif terhadap hasil belajar peserta didik, yang meliputi tercapainya ketuntasan hasil belajar peserta didik, lebih mudah memahami materi IPA Terpadu, meningkatkan keterampilan proses sains, aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran, meningkatkan penguasaan konsep, meningkatkan kemampuan literasi sains, dan merubah konsistensi konsepsi peserta didik dari tidak paham menjadi paham.
Page of 1
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top