Refine Search

New Search

Results in Journal PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik: 78

(searched for: journal_id:(6083301))
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Asma Massara, Winarno Arifin, Andi Alifuddin, Muhammad Fahrul Ramadhan, Muhammad Taufiq
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 6, pp 61-67; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v6i2.681

Abstract:
Padadasarnya jalan akan mengalami penurunan fungsi strukturalnya sesuai dengan bertambahnya umur. Jalan Raya saat ini mengalami kerusakan dalam waktu yang relatif sangat pendek (keruskan dini) baik jalan yang baru dibangun maupun jalan yang baru diperbaiki. (Fadhilah,2012). Banyak hal yang menyebabkan kerusakan pada konstruksi jalan, anatara lain akibat pengaruh beban lalu lintas kendaraan yang berlebihan (over loading), temperatur, air (genangan), dan konstruksi perkerasan yang kurang memenuhi persyaratan teknis. Faktor lain seperti perencanaan, pengawasan, pelaksanaan dan lingkungan juga memberikan konstribusi pada kerusakan jalan.Deformasi pada perkerasan jalan lentur, yang biasa disebut (rutting dan geser), Alur biasanya terdiri dari lendutan memanjang yang terjadi pada jalur roda kendaraan, merupakan akumulasi dalam jumlah kecil terjadi deformasi disebabkan oleh adanya peningkatan beban. Kerusakan bisa berkembang lebih parah karena permukaan jalan tidak kedap air lagi sehingga air bisa melemahkan ikatan antara batuan dan aspalBahan tambah Derbo dan Wetfix dapat memperhambat laju deformasi pada campurn aspal beton.Basically, the road will experience a decrease in its structural function in accordance with increasing age. Roads are currently experiencing damage in a relatively very short time (early roll out) both newly built roads and newly repaired roads. (Fadhilah, 2012). Many things cause damage to road construction, among others due to the influence of excessive vehicle traffic loads (over loading), temperature, water (inundation), and pavement construction that does not meet technical requirements. Other factors such as planning, supervision, implementation, and the environment also contribute to road damage. Information on flexible pavement, commonly referred to as (rutting and sliding), Grooves usually consist of longitudinal deflections that occur in the lanes of vehicle wheels, constituting small amounts of accumulation deformation occurs due to an increase in load. Damage can develop more severely because the road surface is not waterproof anymore so water can weaken the bond between rocks and asphalt Derbo and Wetfix added materials can slow down the rate of deformation in the concrete asphalt mix
Lambang Basri Said, Ilham Syafei, Watono Watono, Fadel Muhammad Anis, Muhammad Yusuf Al Makassari
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 6, pp 68-75; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v6i2.658

Abstract:
Keberadaan Jalan Tol Layang AP Pettarani sebagai bagian dari Jalan Tol Ujung Pandang, sangat diharapkan menjadi salah satu solusi transportasi darat sebagai angkutan logistik penunjang pertumbuhan ekonomi secara nasional, khususnya dalam rangka mengatasi kemacetan serta mendukung mobilitas barang dan jasa di Kota Makassar. Perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan tersebut merupakan pengaruh yang ditimbulkan atau kemungkinan besar akan terjadi, yang menyangkut keadaan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat pengguna jalan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar persepsi perubahan aspek sosial, ekonomi, dan lingkunganmasyarakat pengguna jalanterhadap keberadaan jalan tol layang AP Pettarani. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data subyek. Data kuesioner yang digunakan adalah dari hasil jawaban responden atas pertanyaan yang diajukan penulis kepada responden dalam bentuk tulisan. Adapun untuk mengetahui hubungan variabel-variabel yang mempunyai hubungan, maka dilakukan pengujian hipotesis dengan perhitungan statistik. Untuk penganalisisan data digunakan SPSS versi 21.00 dalam model dan pengkajian hipotesis. Berdasarkan dari hasil kuesioner maka didapatkan variabel-variabel mana saja yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap keberadaan jalan tol layang AP Pettarani.The existence of the AP Pettarani Flyover Toll Road as part of the Ujung Pandang Toll Road, is expected to be one of the land transportation solutions as a logistical transportation to support national economic growth, especially in the context of overcoming congestion and supporting the mobility of goods and services in Makassar City. These social, economic, and environmental changes are the effects that are caused or will most likely occur, which involve the social, economic, and environmental conditions of road user communities. This study aims to analyze how much the perception of changes in social, economic, and environmental aspects of the road user community to the existence of the AP Pettarani flyover. The type of data used in this study is subject data. Questionnaire data used are the results of respondents' answers to questions raised by the author to respondents in written form. As for knowing the relationship of the variables that have a relationship, then testing the hypothesis with statistical calculations. For analyzing data SPSS version 21.00 is used in the model and hypothesis assessment. Based on the results of the questionnaire, it is obtained which variables have a significant influence on the existence of the AP Pettarani flyover.
Rani Bastari Alkam, Muhammad Ilham Marhabang, Muhammad Ikhwan
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 6, pp 76-85; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v6i2.805

Abstract:
Aktivitas putar balik arah pada beberapa bukaan median yang tersedia di sepanjang ruas Jalan Letjen Hertasning disinyalir sebagai pemicu kemacetan lalu lintas sebab pergerakan ini dapat menghambat pergerakan kendaraan pada kedua arah lalu lintas saat kendaraan memerlukan ruang manuver tambahan untuk menyelesaikan gerakan putar balik arah secara penuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pergerakan putar balik arah terhadap kinerja ruas jalan pada Jalan Letjen Hertasning Kota Makassar. Survei lalu lintas dilakukan pada lima pos pengamatan yang dipilih pada lima bukaan median pertama Jalan Letjen Hertasning yang berbatasan langsung dengan Jl. AP Pettarani selama tiga hari untuk segmen jam puncak pagi, siang, dan sore hari. Kinerja ruas jalan dianalisis mengikuti prosedur pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antrian kendaraan saat bermanuver untuk memutar arah khususnya pada jam puncak setara dengan panjang 9 kendaraan atau sepanjang 36 m. Antrian ini menyebabkan kapasitas ruas jalan berkurang sebesar 2,5-10% dari kapasitas sesungguhnya yang menyebabkan terjadinya penurunan kecepatan, peningkatan derajat kejenuhan, dan penurunan tingkat pelayanan ruas jalan Letjen Hertasning. The U-turn movement activities at several median openings available along the Letjen Hertasning road arguably is one of the triggering factors for the occurrence of traffic congestion on that road section because this movement creates hindrances to traffic flow in the same lane and the contra flow when the vehicle requires additional space to complete the movement. The purpose of this study is to reveal the consequence caused by the U-turn movement to the traffic performance of Letjen Hertasning road in Makassar City. The traffic surveys were conducted at five selected observation points at the first five median openings of Jalan Letjen Hertasning which is directly adjacent to Jl. AP Pettarani for three days at three peak hours segment which are in the morning, afternoon, and evening. The analysis of road performance follows the procedures in the Indonesian Road Capacity Manual. Research result shown that the length of vehicles queuing to finish the U-turn movement during the peak hours reached 9 vehicles with a queue length of 36 m. This queue causes the capacity of the road to decrease by 2.5-10% of the actual capacity which causes a decrease in speed, an increase in the degree of saturation, and a reduction in the level of service of the road.
Solmin Paembonan, Hisma Abduh
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 6, pp 48-54; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v6i2.659

Abstract:
Dalam penelitian ini menggunakan metode k-means, metode ini dapat digunakan untuk menjadikan beberapa obat yang mirip menjadi suatu kelompok data tertentu. Salah satu cara untuk mengetahui tingkat kemiripan data adalah melalui perhitungan jarak antar data. Semakain kecil jarak antar data semakin tinggi tingkat kemiripan data tersebut dan sebaliknya semakin besar jarak antar data maka semakin rendah tingkat kemiripannya. Tujuan akhir clustering adalah untuk menentukan kelompok dalam sekumpulan data yang tidak berlabel, karena clustering merupakan suatu metode unsupervised dan tidak terdapat suatu kondisi awal untuk sejumlah cluster yang mungkin terbentuk dalam sekumpulan data, maka dibutuhkan suatu evaluasi hasil clustering. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan terhadap hasil clustering dengan nilai dari silhouette coeficient = 0,4854. In this study using the k-means method, this method can be used to make several similar drugs into a certain data group. One way to determine the level of similarity of the data is through the calculation of the distance between the data. The smaller the distance between the data, the higher the level of similarity between the data and vice versa, the greater the distance between the data, the lower the similarity level. For a number of clusters that may be formed in a data set, an evaluation of the results of clustering is needed. Based on the evaluation carried out on the results of clustering with the value of the silhouette coefficient = 0.4854.
Muhammad Muzammil Ikmal, Mery Selintung, Rosalinda Ibrahim
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 6, pp 55-60; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v6i2.820

Abstract:
Pertambangan merupakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan. Pertambangan nikel di Sorowako yang saat dipegang oleh PT. Vale Indonesia, Tbk, Salah satu limbah yang dihasilkan pada kegiatan penambangan bijih nikel berupa Carsulyang berasal dari sulphur melteryang merupakan sumber mineral yang dapat diolah kembali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar kandungan Chrome Hexavalent dalam air limbah hasil produksi tambang nikel PT. Vale Indonesia, Tbk. dan menganalisis pengaruh massa koagulan (Carsul)serta lama waktu pengadukan terhadap efisiensi penyisihan Chrome Hexavalent dalam air limbah tambang nikep PT. Vale Indonesia. Tbk. Metodologi yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan kandungan air limbah hasil produksi PT. Vale Indonesia, Tbk 0,2 ppm, adapun massa koagulan yang paling efektif adalah 5gram dengan rata-rata efisiensi penyisihan Chrome Hexavalent sebesar 98,5%, dan lama waktu pengadukan optimum adalah 20 detik dengan rata-rata efisiensi penyisihan Chrome Hexavalent sebesar 97,2%. Berdasarkan nilai penyisihan kadarChrome Hexavalent oleh Carsul sebagai koagulan cukup memberikan pengaruh positif dan cukup efektif.Mining is an activity related to the environment. Nickel mining in Sorowako, which was currently held by PT. Vale Indonesia, Tbk, One of the wastes generated in nickel ore mining activities is Carsul which comes from sulfur melter which is a mineral source that can be reprocessed. The purpose of this study was to determine the content of Chrome Hexavalent in the waste water produced by the nickel mine of PT. Vale Indonesia, Tbk. and to analyze the effect of coagulant mass (Carsul) and the length of time of stirring on the removal efficiency of Chrome Hexavalent in PT. Vale Indonesia. Tbk. The methodology used is quantitative experiment. The results showed that the content of waste water produced by PT. Vale Indonesia, Tbk 0.2ppm, while the most effective coagulant mass is 5 grams with an averageremoval efficiency Chrome Hexavalent of 98.5%, and the optimum stirring time is 20 seconds with an averageremoval efficiency Chrome Hexavalent of 97.2. %. Based on the removal value oflevels Chrome Hexavalent by Carsul as a coagulant, it was quite positive and quite effective.
Dewi Artika Sari, Afdal Kisman
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 6, pp 24-31; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v6i1.616

Abstract:
Prasarana jalan jika terbebani volume lalu lintas yang tinggi dan berulang-ulang akan menyebabkan terjadinya penurunan kualitas jalan sehingga dapat mempengaruhi keamanan, kenyamanan dan kelancaran dalam berlalu lintas. Untuk menjaga agar tidak terjadi penurunan kondisi khususnya pada jalan poros Kecamatan Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara tepatnya di jalan Padang Sarre, Buntu Terpedo sampai jalan Dandang sepanjang 4 km perlu adanya penanganan. Maka perlu dilakukan penelitian awal terhadap kondisi permukaan jalan dengan melakukan survei secara visual dengan cara menganalisa kerusakan berdasarkan jenis dantingkat kerusakannya. Tujuan penelitian yaitu menilai kondisi perkerasan danpenanganan sesuai kondisi permukaan jalan. Penelitian ini menggunakan system penilaian kondisi perkerasan menurut Bina Marga dengan perhitungan Surface Distress Index (SDI) untuk jalan beraspal. Dari hasil penelitian di dapatkan penilaian untuk jenis kerusakan permukaan jalan pada ruas kanan yaitu retak pinggir 1,183%, lubang 0,031%, amblas 0,054%, retak kulit buaya 3,271%, retak kotak-kotak 3,222%, tambalan 0,033% dan pengelupasan butir 0,013%. Sedangkan untuk ruas kiri yaitu retak pinggir 0,035%, lubang 0,051%, amblas 0,000%, retak kulit buaya 0,130%, retak kotak-kotak 2,351%, tambalan 0,000% dan pengelupasan butir 0,150%. Kondisi perkerasan jalan yang menjadi objek penelitian sepanjang 4 km yaitu 85% baik, 0% sedang, 15% rusak ringan, 0% rusakberat.Road infrastructure if it is burdened by high and repetitive traffic volumes will cause a decrease in road quality so that it can affect safety, comfort and smoothness in traffic. To prevent deterioration in conditions, especially on the axis road of South Sabbang District, North Luwu Regency, precisely on Padang Sarre road, Buntu Terpedo to Dandang road along 4 km, it needs handling. So it is necessary to conduct an initial research on road surface conditions by conducting a visual survey by analyzing the damage based on the type and level of damage. The research objective was to assess pavement conditions and handling according to road surface conditions. This study uses a pavement condition assessment system according to Bina Marga with the calculation of the Surface Distress Index (SDI) for asphalt roads. From the research results obtained an assessment for the type of road surface damage on the right side, namely edge cracks 1.183%, holes 0.031%, collapse 0.054%, crocodile skin cracks 3.271%, checkered cracks 3.222%, 0.033% patches and 0.013% peeling grains. Whereas for the left section, the edges cracked 0.035%, holes 0.051%, collapsed 0.000%, crocodile skin cracks 0.130%, checkered cracks 2.351%, fillings 0.000% and peeling 0.150%. The condition of the pavement which is the object of the research along 4 km is 85% good, 0% moderate, 15% lightly damaged, 0% heavily damaged.
Budiawan Sulaeman, Rakhmawati Natsir
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 6, pp 14-23; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v6i1.631

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh ukuran besar diameter serat pelepah sagu terhadap sifat mekanik kekuatan tarik, menganalisis sifat mekanik tarik material komposit yang diperkuat serat pelepah sagu.Berdasarkan hasil penelitian; (1). Larutan NAoH berpengaruh terhadap kuat Tarik specimen, hal ini ditunjukkan pada 2,5% (NAoH terhadap H2O). Nilai kekuatan tariknya 49,486 N/mm2. (2). Serat pelepah sagu kuat tariknya jauh dibawah serat gelas. (48,435 N/mm2< 323 N/mm2). Hal ini disebabkan rongga yang terdapat di serat sintesis lebih rapat dibanding serat alami. (3). Berdasarkan variabel yang diteliti, kekuatan tarik (Ftu) dengan nilai tertinggi terjadi pada komposit (volume 85% matriks : 15% serat) yaitu sebesar 3,12 beban 11824 N. (4). Kekuatan tarik mengalami kenaikan terhadap peningkatan komposisi volume serat. (5). Spesimen uji yang mengalami regangan dan patah pada titik load yaitu pada komposisi volume 85% matriks : 15% serat sebesar 3,12 MPa dengan regangan sebesar 8% dan modulus young yang terjadi sebesar 38,615 MPa.The purpose of this study was to analyze the effect of the size of the sago frond fiber diameter on the mechanical properties of the tensile strength, to analyze the tensile mechanical properties of the composite material reinforced by sago frond fibers. Based on research results; (1) NaOH solution affects the tensile strength of the specimen. This is shown at 2.5% (NaOH to H2O), the tensile strength value is 49.486 N/mm2. (2) Sago frond fiber has a tensile strength far below the glass fiber (48,435 N/mm2
Abdul Karim Hadi, Sudarman Supardi, Mukti Maruddin, A.Alal Azhari Yusuf, Rahmat Hidayat Samsuddin
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 6, pp 32-38; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v6i1.642

Abstract:
Dalam dunia konstruksi pekerjaan beton memegang peranan sangat penting, baik pada bangunan struktural maupun non struktural.Dapat dilihat bahwahampir setiap bangunan yang didirikanseperti perumahan, gedung bertingkat, jembatan, jalan, bendungan dan saluran irigasi serta bangunan lainnya selalu memerlukan adanya pekerjaan betonterutama pada pekerjaan konstruksi beton bertulang. Selama ini pemadatan atau vibrasi dilakukan tidak sesuai dengan prosedur dan dapat menurunkan kualitas beton. Salah satu solusi mengatasi masalah tersebut yaitu dengan penggunaan self compacting concrete.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan superplasticizerterhadap workabilitybeton self compacting concretedan untuk mengetahui pengaruh metode self compacting concreteterhadap sifat mekanis beton. Penelitian dilakukan di laboratorium struktur dan bahan dengan penggunaan superplasticizertype sika-viscocrete 3115N sebanyak 2% dari berat semen. Pembuatan job mix designdibuat dengan metode SNI. Berdasarkan hasil penelitian superplasticizerdapat meningkatkan workabilitypada beton segar. Hasil pengujian slump cone test pada beton normal sebesar 8 cm, sedangkan hasil slump flowpada beton self compacting concretesebesar 75 cm. Pada penelitian ini didapatkan nilai kuat tekan beton normal sebesar 25,096 Mpa dan nilai kuat tekan beton SCC sebesar 30,264 Mpa dari mutu rencana 25 Mpa dan nilai kuat tarik belah beton normal sebesar 2,343 Mpa atau 9,340% dari nilai kuat tekan dan nilai kuat tarik belah beton SCC sebesar 3,358 Mpa atau 11,09% dari nilai kuat tekan. Berdasarkan data yang didapatkan self compacting concrete memilki workabilitydan sifat mekanis yang lebih baik. In the world of construction, concrete work plays a very important role, both in structural and non-structural buildings. It can be seen that almost every building that is erected such as housing, high rise buildings, bridges, roads, dams and irrigation canals and other buildings always requires concrete work, especially in reinforced concrete construction work. During this time compaction or vibration is done not in accordance with procedures and can reduce the quality of concrete. One solution to overcome this problem is the use of self compacting concrete. The purpose of this study was to determine the effect of adding superplasticizer to the workability of self compacting concrete and to determine the effect of the self compacting concrete method on the mechanical properties of concrete. The research was carried out in the structure and material laboratory using 2% sika-viscocrete superplasticizer as much as 2% by weight of cement. Job mix design is made using SNI method. Based on the results of research superplasticizer can increase workability in fresh concrete. The slump cone test results on normal concrete are 8 cm, while the slump flow results on self-compacting concrete are 75 cm. In this study, the compressive strength value of normal concrete was 25.096 MPa and the compressive strength value of SCC concrete was 30.264 MPa from the quality plan of 25 MPa and the value of normal concrete split tensile strength was 2.334 MPa or 9.340% of the compressive strength and SCC concrete compressive strength value. 3.358 MPa or 11.09% of the compressive strength. Based on the data obtained, self compacting concrete has better workability and mechanical properties
Liza Utami Marzaman, Zulham Hafid, Amiruddin Akbar Fisu, Nurhijrah Nurhijrah
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 6, pp 39-47; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v6i1.646

Abstract:
Palopo City is a member of the Indonesian Heritage City Network (JKPI) and has been directed by the government as a Heritage City. Lalebbata is an important space in the history of Palopo City. In this area, the pulse of the economy, socio-culture and religiosity of the Palopo people begins. The intertwining of these three aspects is symbolized by the existence of the market – as the center of crowds, the Kedatuan Palace of Luwu and the Old Mosque of Palopo City. Lalebata as one of the historical areas needs efforts to be structured as an effort to revive activities in this area as well as as an effort to protect, including controlling the development of the area so as not to lose its historical identity. The Regional Regulation of the City of Palopo on Cultural Heritage mandates that the spatial pattern of the Cultural Conservation Area is stipulated in the Batupasi Sub-District. The management plan for this cultural heritage area includes the revitalization of cultural heritage, as well as the preservation and maintenance of historical buildings as well as being directed as a Trade and Service Allocation Area, particularly as a shopping center and public open space. This paper aims to produce a planning concept and arrangement of the Lalebbata Area in Batupasi as a Center of Heritage as well as a public space in Palopo City. The method used is a participatory approach to the residents living around the site, to explore potential and problems, as well as to review policies related to planning and arrangement that will be carried out. The result of this paper is the area planning concept by dividing the area into several functions such as commercial space, public and pedestrian space, green area/parks/sclupture, plaza, exhibition space and museum.
Despry Nur Annisa Ahmad, Andi Idham Asman, Isma Pudji Rahayu Ishak
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 6, pp 1-13; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v6i1.617

Abstract:
Kritisnya DAS Binanga Lumbua berkontribusi pada penurunan pendapatan perkapita Kabupaten Jeneponto. Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa Kabupaten Jeneponto menjadi satu-satunya wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan yang termasuk dalam kategori daerah tertinggal.Jika melihat kondisi fisik wilayah ini yang mempunyai topografi variatif dan tanah yang subur,semestinya wilayah ini memiliki nilai ekonomi yang potensial untuk pengembanganhutan,tanaman perkebunan,maupun pertanian tanaman pangan. Hasil penelitian sebelumnya adalah identifikasi kekeringan dengan menggunakan pendekatan hidrologis secara kualitatif dan kuantitatif.Kemudian, memberikan arahan pemanfaatan ruang yang berbasis pada upaya pencegahan bencana kekeringan. Sehingga dalam penelitian lanjutan ini, tujuan yang akan dicapai adalah merancang konsep one river one plan dalam penataan DAS Binanga Lumbua secara komperehensif untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Analisis yang digunakan adalah berupa analisis spasial dan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ini berupa pemetaan konsep penataan DAS yang berbentuk site plan. The criticality of the Binanga Lumbua watershed is that it contributes to the decline in the income per capita of Jeneponto Regency. This is also one of the reasons why Jeneponto Regency is the only area in South Sulawesi Province that is included in the category of underdeveloped areas. Looking at the physical condition of this area which has a varied topography and fertile soil, this area should have potential economic value for the development of forestry, plantation crops, and food crop agriculture. The results of previous research were the identification of drought using a hydrological approach both qualitatively and quantitatively. Then, provide directions for spatial use based on drought prevention efforts. So that in this follow-up research, the goal to be achieved is to design a 'one river one plan concept' in the comprehensive arrangement of the Binanga Lumbua watershed to realize sustainable development. The analysis used is in the form of qualitative descriptive and spatial analysis. The result of this research is a mapping of the watershed planning concept in the form of a site plan
Henni Amalia
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 5, pp 44-53; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v5i1.602

Abstract:
Penjadwalan proyek merupakan salah satu elemen hasil perencanaan yang dapat memberikan informasi tentang jadwal rencana dan kemajuan proyek dalam hal kinerja sumber daya berupa tenaga kerja, peralatan, dan material. Penjadwalan proyek dengan metode jalur kritis mempertimbangkan waktu penyelesaian suatu proyek berdasarkan waktu teroptimal selesainya proyek. Penelitian ini bertujuan menghitung waktu perakitan blok lambung kapal yang terintegrasi denga sistem perpipaan. Analisa data dalam penelitian ini memakai metode jalur kritis yang terdiri dari 5 tahap, meliputi: mengidentifikasi dan mengurai komponen kegiatan, mengidentifikasi beban pekerjaan, menghitung perkiraan durasi pekerjaan, menyusun komponen kegiatan, dan mengidentifikasi jalur kritis. Dari hasil identifikasi, diperoleh durasi perakitan keseluruhan blok lambung ialah selama 1.379 jam atau 176 hari dengan durasi perakitan terlama yaitu 219 jam (44 hari) pada blok 6 dan durasi perakitan tersingkat ialah pada blok 1 yaitu 69 jam (14 hari).Project scheduling is one of the planning’s result that can provide information about the schedule plan and progress of the project in terms of the performance of resources such as manpowers, equipments, and materials. Project scheduling by critical path methods considers the time to completion of a project based on the optimal time of project accomplishment. This research is purposed to calculated total duration of assembly of the hull-blok integrated with piping systems. Data analysis in this research uses the critical path method which consists of 5 stages, including: identifying the components of activities, identifying workloads, calculating the estimated duration of activities, compiling activities components, and identifying critical paths. From the results of identification, the overall assembly duration of the hull block was 1.379 hours or 176 days with the longest assembly duration is 219 hours (44 days)at block 6 and the shortest duration of assembly is at block 1 which is 69 hours (14 days).
Ahmad Ali Hakam Dani, Rinto Suppa
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 100-110; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i2.589

Abstract:
Pada Tahun 2010, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan Program Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) dan Program Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan (M-PLIK). Program ini merupakan bagian dari Program Layanan Universal Service Obligation (USO) dengan layanan dasar (voice) hingga layanan data (internet). Namun setelah di evaluasi, ditemukan bahwa program ini menimbulkan persolan dimana-mana, mulai dari penyebaran program ini yang tidak merata, masalah utang piutang dengan pihak yang terlibat, terbengkalainya puluhan armada M- PLIK di beberapa daerah, sampai kepada terendusnya tindak korupsi yang dilakukan pejabat Kemkominfo. Berdasarkan hasil pengamatan tentang kondisi Program M-PLIK di Kota Palopo, informasi bahwa M-PLIK masih beroperasi di Kota Palopo, namun sejak Tahun 2015 tidak lagi digunakan sebagai fungsi utamanya, tetapi hanya digunakan sebagai mobil operasional Kemkominfo di Kota Palopo sehingga program ini tidak lagi berjalan dengan optimal. Melalui penelitian ini, dirumuskan strategi-strategi yang digunakan untuk mengoptimalkan kembali Program M-PLIK ini. Hasil penelitian ini berupa formulasi strategi optimalisasi. Hasil strategi-strategi optimalisasi dipetakan ke dalam tiga kategori yaitu strategi optimalisasi berdasarkan pencapaian kinerja maksimal, strategi optimalisasi berdasarkan penggunaan biaya minimal, dan kombinasi terbaik dari kinerja maksimal dan biaya minimal. In 2010, the Government through the Ministry of Communication and Informatics launched the District Internet Service Center Program (PLIK) and the District Internet Service Center Mobile Program (M-PLIK). This program is part of the Universal Service Obligation (USO) with basic services (voice) to data services (internet). However, after being evaluated, it was found that this program caused problems everywhere, starting from the uneven distribution of this program, debt problems with the parties involved, the neglect of dozens of M-PLIK fleets in several areas, to the detection of corruption by the Ministry of Communication and Information officials. Based on observations about the conditions of the M-PLIK Program in Palopo City, information was obtained that the M-PLIK fleet is still operating in Palopo City. However, since 2015 it has no longer been used as its main function but is only used as an operational car for the Ministry of Communication and Information official in Palopo City so that this program is not running optimally. Through this research, strategies are formulated to optimize the M-PLIK Program. The results of this study are in the form of an optimization strategy formulation. The results of the optimization strategies are mapped into three categories, namely optimization strategies based on achieving maximum performance, optimization strategies based on the use of minimal costs, and the best combination of maximum performance and minimum costs.
St. Maryam Hafran, Mukhtar Thahir Syarkawi, Ilham Syafei, Ibnu Munsyir, Samsu Saleh
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 111-121; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i2.590

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengguna angkutan umum BMA Trans dan menganalisa kinerja angkutan umum BMA Trans rute pinrang-makassar PP. Penentuan ukuran sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin.Setelah diuraikan validitas dan reliabitilas dari variabel pengukur dari masing-masing variabel laten, selanjutnya dijabarkan model structural dan model pengukuran. Olehnya itu berdasarkan uraian dan penjelasan kriteria model maka dapat dibentuk model, analisis model pengukuran dan model struktural. Hasil ini memberikan penjelasan bahwa kinerja pengguna angkutan terhadap kinerja angkutan BMA rute Pinrang-Makassar PP, memberikan kesimpulan bahwa faktor keandalan, keamanan dan ketepatan waktu menjadi ukuran untuk menggunakan atau menilai jasa angkutan BMA rute Pinrang-Makassar PP. Hasil survey kemudian diolah dengan menggunakan SEM pada Software SmartPLS 2.0 dan data yang diolah berupa keandalan, kenyamanan, keamanan, kemurahan dan ketepatan waktu, sehingga didapatkan secara komulatif kinerja angkutan umum khususnya BMA Trans. Untuk tingkat kenyamanan angkutan umum BMA tergolong sedang dengan nilai 23,25%. Kemudian tingkat Kemurahan angkutan umum ini tergolong sangat tinggi dengan nilai 89,87%.This study aims to determine the characteristics of BMA Trans public transport users and analyze the performance of BMA Trans public transport pinrang-Makassar PP routes. The determination of sample size in this study was carried out using the Slovin formula. After describing the validity and reliability of the measuring variables of each latent variable, the structural models and measurement models are then described. Therefore, based on the description and explanation of the model criteria, a model can be formed, analysis of measurement models and structural models. This result provides an explanation that the performance of transport users on the performance of BMA transport in the Pinrang-Makassar PP route gives a conclusion to use or assess BMA transportation services on the Pinrang-Makassar PP route. The survey results are then processed using SEM on SmartPLS 2.0 Software and the data processed is in the form of reliability, comfort, safety, generosity and timeliness, so that the cumulative performance of public transport is obtained, especially Trans BMA. For the comfort level of public transport BMA is classified as moderate with a value of 23.25%. Then the level of merit of public transport is classified as very high with a value of 89.87%.
Liza Utami Marzaman, Amiruddin Akbar Fisu
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 5, pp 91-103; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v5i2.607

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain Rumah Susun yang layak huni bagi Buruh PT KIMA Makassar melalui pendekatan yang humanis, sejalan dengan kebutuhan kaum buruh sehari-hari untuk beristirahat, sekaligus memaksimalkan potensi perancangan tapak yang menunjang interaksi sosial dan rekreasi. Pemilihan lokasi Rumah Susun berada di dalam kawasan PT KIMA yang dapat ditempuh berjalan kaki sehingga dapat menunjang produktivitas kerja serta memberikan waktu lebih banyak untuk berinteraksi dengan keluarga. Material yang digunakan adalah kontainer bekas sebab ketersediaannya yang cukup banyak dan kemudahan dalam proses pembangunannya serta memiliki bentuk yang dapat disusun secara modular. Perancangan yang humanis terhadap material kontainer ini dicapai melalui perancangan ruang-ruang yang menunjang kenyamanan akses, kenyamanan termal, dan interaksi sosial. Massa bangunan ditata agar mampu memaksimalkan pengkondisian iklim mikro secara alami. Pada unit-unitnya dirancang dengan memaksimalkan bukaan untuk pencahayaan dan penghawaan alami, serta dengan sistem insulasi menggunakan material glass wool. Ruang-ruang diatur agar memungkinkan interaksi sosial. Ruang-ruang terbuka dan komunal dioptimalkan, seperti pada area selasar dan taman-taman di dalam tapak.The purpose of this research is to design a decent housing for PT KIMA Makassar laborers through a humanistic approach, in line with the needs of the daily laborers to rest, while maximizing the potential of site design that supports social interaction and recreation. The selection of flats location is within PT KIMA area which can be reached on foot so that it can support work productivity and give more time to interact with family. The material used is used shipping container because of its considerable availability and ease of construction process as well as has a form that can be arranged in modular. The humanist design of the container material is achieved through the design of spaces that facilitate access comfort, thermal comfort, and social interaction. Building masses are designed to maximize microclimate conditioning naturally. The units are designed to maximize openings for natural lighting and cross ventilation, as well as with insulation systems using glass wool material. Spaces are arranged to allow for social interaction. The open and communal spaces are optimized, as in the lobby area and the gardens within the site.
Kartini Sari, Budiawan Sulaeman
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 5, pp 82-90; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v5i2.606

Abstract:
Tujuan khusus penelitian ini untuk menganalisis banyaknya debit air dan efesiensi kebutuhan air pada jaringan irigasi sekunder di Kelurahan Mawa Kecamatan Sendana Kota Palopo. Urgensi penelitian ini, untuk mengetahui efisiensi irigasi dalam melakukan pengukuran dan pengaturan yang tepat sasaran, volume irigasi untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan tanaman. Metode yang digunakan dalam pengukuran debit adalah metode pelampung (apung) dengan Cara mengambil beberapa titik koordinat geografis irigasi untuk pengambilan data, sehingga memberikan data yang akurat dalam pengembangan irigasi di Kelurahan Mawa Kecamatan Sendana kedepan.Hasil penelitian; (1). Jumlah air yang masuk di saluran sekunder hulu sebesar 0.3580 m3/det., dan tiba di titik akhir penelitian sangat kurang yaitu sebesar 0.0985m3/det, dan jika dihitung secara keseluruhan dapat diketahui total jumlah debit airyang masuk pada jaringan irigasi sekunder Mawa yaitu 2,29170436 m3/det. atau setara dengan 2.291.704,36 liter/ha. (2). Efesiensi penggunaan air irigasi jaringan sekunder Mawa sebesar 36%, dan kehilangan air disepanjang saluransebesar 64 %, hal ini menandakan bahwa saluran sekunder Mawa masih belum mencapai standar efesiensi yang diharuskan oleh direktorat jendral pengairan, departemen pekerjaan umum yang dipersyaratkan dalam standar perencanaan irigasi KP-01.The specific purpose of this research is to analyze the amount of water discharge and the efficiency of water needs in secondary irrigation networks in Mawa Village, Sendana District, Palopo City. The urgency of this research is to determine the efficiency of irrigation in measuring and setting the right target of irrigation volume to meet the needs of plant growth. The method used in measuring discharge is the buoy method by taking several geographic coordinates of irrigation as data collection, so as to provide accurate data in the development of irrigation in Mawa Village, Sendana District in the future. The results: (1) The amount of water that enters the upstream secondary channel is 0.3580 m3/s and arrives at the endpoint of the study with a very low amount of water, namely 0.0985 m3/s, and if it is calculated as a whole it can be seen the total amount of water discharge. which is included in the Mawa secondary irrigation network, namely 2.29170436 m3/s or equivalent to 2,291,704.36 liters/ha. (2) The efficiency of the use of Mawa's secondary network irrigation water is 36%, and the water loss along the canal is 64%, this indicates that the Mawa secondary channel still has not reached the efficiency standard required by the Directorate General of Irrigation, under the Ministry of Public Works which is required in irrigation planning standards KP-01
Sofyan Bachmid, Watono Watono, St. Fatmah Arsal, Wahyudin Wahyudin, Rahimul Yaqin Nur
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 5, pp 71-81; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v5i2.605

Abstract:
Suatu proyek konstruksi dikerjakan dengan perencanaan yang matang agar proyek selesai sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan. Pada umumnya, penjadwalan proyek menggunakan estimasi durasi yang pasti. Namun banyak faktor ketidakpastian (uncertainty) sehingga durasi masing-masing kegiatan tidak dapat ditentukan dengan pasti. Faktor penyebab ketidakpastian durasi tersebut diantaranya adalah produktivitas pekerja, faktor cuaca, persediaan alat, bahan dan lain-lain. Pada metode jaringan kerja dikenal adanya jalur kritis, yaitu jalur yang memiliki rangkaian komponen-komponen kegiatan, dengan total jumlah waktu terlama. Jika terjadi keterlambatan, maka akan menyebabkan keterlambatan proyek keseluruhan. Adapun metode yang digunakan pada Proyek Pembangunan Student Center Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dengan menggunakan metode Fast Tracking (overlapMethod), mempercepat jadwal dengan mengerjakan bagian-bagian lingkup proyek secara tumpang tindih.Dari hasil penelitian didapat durasi normal dari perencanaan Proyek Pembangunan Student Center Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin adalah 118 Hari. Berdasarkan penelitian menggunakan Metode Overlap atau Fast Tracking Method, mempercepat jadwal dengan mengerjakan bagian-bagian lingkup proyek secara tumpang tindih memiliki waktu proyek selama 90 hari, dengan efisiensi waktu 28 Hari, dapat dilihat bahwa menggunakan Metode Overlap atau Fast Tracking, efisien dibandingkan dari perencanaan sebelumnya. A construction project is done with careful planning so that the project is completed in accordance with the specified time period. In general, project scheduling uses definite duration estimates. But there are many uncertainty factors so that the duration of each activity cannot be determined with certainty. Factors causing the uncertainty of the duration include worker productivity, weather factors, inventory of tools, materials and others. In the working network method there is a known critical path, which is a path that has a series of activity components, with the longest total amount of time. If there is a delay, it will cause an overall project delay. The method used in the Construction Project of the Student Center of the Faculty of Medicine, Hasanuddin University using the Fast Tracking (overlapMethod) method, accelerates the schedule by overlapping parts of the project. From the results of the study, the normal duration of planning for the Student Center of the Faculty of Medicine at Hasanuddin University was planned to be 118 days. Based on the research using the Overlap or Fast Tracking Method Method, speeding up the schedule by working overlapping parts of the project has a project time of 90 days, with an efficiency of 28 days, it can be seen that using the Overlap or Fast Tracking Method, efficient compared to planning previous
Muhammad Rijal Pardi, Rizky Nurmala
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 5, pp 64-70; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v5i2.604

Abstract:
PO. Bintang Prima adalah perusahaan yang melayani jasa angkutan bus penumpang dimana bus ini melayani beberapa daerah disulawesi selatan. Namun proses pemesanan tiket yang ada pada saat ini yaitu dengan mendatangi loket pembelian tiket pada PO. Bintang Prima. Hal itu menyebabkan informasi detail tentang armada tidak diketahui langsung oleh penumpang. Oleh karena itu, penulis membuat sebuah aplikasi pembelian tiket dengan memanfaatkan teknologi smartphone android sebagai media untuk memberikan informasi kepada calon penumpang, mengetahui jadwal keberangkatan serta mempermudah dalam pembelian tiket bus, padapengujian aplikasi ini menggunakan teknik pengujian black box. Diharapkan aplikasi ini nantinya dapat digunakan untuk melakukan pengecekan jadwal keberangkatan, harga tiket, dan pembelian tiket sesuai dengan nomer kursi yang diinginkan tanpa datang langsung ke PO. Bintang prima.PO. Bintang Primais a company that caters to the passenger bus transportation service where the bus serves several areas of South ssulawesi. However, the ticket booking process at this time is by visiting the ticket counter onPO. Bintang Prima. That caused detailed information about the fleet not known directly by the passenger. Therefore, the author plans to create a draft ticket purchase application by utilizing Android smartphone technology as a medium to provide information to the prospective passengers to know the departure schedule and facilitate the Bus ticket purchase, this app uses the black box test technique.. It is hoped that this application can be used to check the schedule of departures, ticket prices, and purchase tickets according to the desired seat number without coming directly to PO. Bintang Prima
Abdul Rakhman, Neneng Neneng, Asni Saputri
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 5, pp 54-63; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v5i2.603

Abstract:
Salah satu tujuan utama pembangunan dan pengembangan pelabuhan adalah untuk memicu pertumbuhan perekonomian suatu wilayah atau daerah. Pulau Sulawesi merupakan daerah dengan pertumbuhan perekonomian yang cukup pesat dan sekaligus pulau yang memiliki begitu banyak pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh keberadaan pelabuhan terhadap perekonomian di Pulau Sulawesi. Variabel utama yang digunakan adalah PDRB dan pertumbuhan ekonomi pada tiap kabupaten/kota di Pulau Sulawesi. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier dengan menggunakan pembobotan/skoring pada tip jenis pelabuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kecil namun cukup signifikan antara pelabuhan dan perekonomian di Pulau Sulawesi, yaitu 1,11%. Namun ketika variable pelabuhan kategori pengumpan lokal di keluarkan dari model, pengaruh pelabuhan terhadap perekonomian meningkat drastis menjadi 20,4%.One of the main objectives of port development is to stimulate the economic growth of a region. Sulawesi Island is an area with fairly fast economic growth and at the same time an island that has numerous ports. This study aims to determine the effect of the presence of ports on the economy in Sulawesi Island. The main variables used are GRDP and economic growth in each district/city on Sulawesi Island. The analysis technique used is linear regression using weighting/scoring on the type of port. The results showed that there was a small but quite significant influence between the port and the economy on the island of Sulawesi, namely 1.11%. However, when the port variable of the local feeder category is removed from the model, the effect of the port on the economy increases dramatically to 20.4%.
Adrianto Hidayat,
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 5, pp 31-43; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v5i1.601

Abstract:
Pembangunan panti rehabilitasi Narkotika dan Psikotropika diharapakan menjadi wadah pembinaan untuk menghentikan kecanduan/ketergantungan di bawah pengaruh narkotika, psikotropika dan obat-obatan lainnya. Penyediaan fasilitas-fasilitas fisik desain diperlukan untuk membina dan mengembalikan pengguna narkotika seperti sebelumnya; terlepas dari hukuman baik formal konstitusional maupun norma-norma susila yang tak tertulis. Langgam arsitektur postmodern historicism sebagai pendekatan desain bangunan diharapkan mampu memberikan nuansa berbeda sebagai bentuk adaptasi secara tidak langsung terhadap residen dalam hal melakukan proses pemulihan. Dengan melihat, menetap sementara di bangunan dengan konsep tidak seperti biasanya atau dengan kata lain sebagai sesuatu yang baru, residen siap memasuki hidup yang baru pula. Tentunya dengan pelayanan baik dan perawatan yang intensif. Kompleks bangunan panti ini direncanakan pada lahan seluas kurang lebih 4,3 Ha yang terletak di Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Pemilihan lokasi didasarkan atas perencanaan rencana tata ruang berjenis pelayanan sosial dan pemukiman. Akses mudah, pencapaian pun demikian. Panti rehabilitasi ini direncanakan bermassa, di antaranya unit medik, unit rehabilitasi psikososial, psikologi, psikoreligi dan juga unit hunian. Keenam unit tersebut dihubungkan oleh ruang luar, sekaligus ruang-ruang sosial. Secara umum, bangunan ini termasuk dalam jenis hunian dan kesehatan.The construction of the Narcotics and Psychotropic Rehabilitation Center is hoped to become a forum for guidance to stop addiction/dependence under the influence of narcotics, psychotropic substances and other drugs. Provision of design physical facilities is needed to foster and return narcotics users as before; regardless of the formal constitutional punishment and unwritten moral norms. The postmodern-historicism architectural style as a building design approach is expected to be able to provide a different nuance as an indirect form of adaptation to the residents in carrying out the recovery process. By seeing, temporarily living in a building with an unusual concept or in other words as something new, the resident is ready to enter a new life as well. Of course, with good service and intensive care. This dormitory building complex is planned on an area ofapproximately 4.3 hectares which is located in Manggala District, Makassar City. The location selection is based on the social service and settlement type spatial plan planning, as well as conseidering easy access. The rehabilitation center is planned to have several masses, including a medical unit, a psychosocial, psychology, psycho-religous rehabilitation units and also residential units. The six units are connected by open space as well as social spaces. In general, this building is included in the type of occupancy and health
St. Fauziah Badaron, Watono Watono, Suriati Abd. Muin, M. Reza C.A, Darmawansyah Firdaus
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 5, pp 11-18; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v5i1.599

Abstract:
Ruas jalan Hertasning merupakan jalur strategis yang menghubungkan kawasan industri di antara dua Kabupaten / Kota yaitu Makassar dan Gowa. Tingginya frekuensi kendaraan yang lewat di atas permukaan jalan yang ada menyebabkan turunnya tingkat pelayanan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kerusakan dan nilai kondisi yang terjadi dengan menggunakan metode Road Condition Index (RCI), juga untuk menentukan jenis penanganan yang tepat serta mengetahui biaya dan penanganan terhadap kerusakan jalan pada ruas Jalan Hertasning. Analisis data dilakukan perhitungan kondisi fungsional dengan 2 tahap perhitungan yaitu metode Road Condition Index (RCI) dan analisis anggaran biaya dari hasil penilaian RCI dengan metode standar Bina Marga 1995. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa jenis kerusakan pada ruas Jalan Hertasning antara lain pelepasan butir, lubang , lubang bekas galian utilita, tambalan dan retak kulit buay juga mendapatkan nilai rata – rata RCI sebesar 76,92 dan juga penanganan serta biaya yang digunakan menggunakan AHSP Bina Marga 2018 membutuhkan sebesar Rp. 531.210.000,-. Dengan adanya penelitian kondisi jalan yang menggunakan metode RCI dapat memberikan gambaran atau dekripsi tentang kondisi jalan di Jalan Hertasning, yang dapat digunakan sebagai data base untuk perencanaan dan pelaksanaan rehabilitasi dan pemeliharaan jalan.The Hertasning road is a strategic route that connects the industrial estate between two Regencies / Cities, namely Makassar and Gowa. The high frequency of vehicles passing over the existing road surface causes a decrease in the level of road service. This study aims to determine the type of damage and the value of conditions that occur using the Road Condition Index (RCI) method, also to determine the appropriate type of treatment and determine the cost and treatment of road damage on the Hertasning Road section. Data analysis was performed functional condition calculations with 2 stages of calculation, namely the Road Condition Index (RCI) method and the analysis of the cost budget from the RCI assessment results with the 1995 Bina Marga standard method. The results of this study found that the types of damage to the Hertasning Road section included grain release, holes, utility pit excavations, patches and crocodile cracks also received an average RCI of 76.92 and also the handling and costs used using AHSP Bina Marga 2018 requires Rp. 531,210,000. With the research on road condition assessment using the RCI method can provide an overview or decryption of road conditions on Hertasning Road, which can be used as a data base for planning and implementing road rehabilitation and maintenance.
Ratna Musa, Ali Mallombassi, Masud Sar, Andi Nabilah Aizi Anri, La Ode Muh. Alamsyah
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 5, pp 1-10; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v5i1.598

Abstract:
Air merupakan unsur yang sangat berperan dalam kehidupan khususnya untuk kehidupan manusia. Bukan hanya karena 80% tubuh manusia terdiri dari air, akan tetapi karena didalam air terdapat unsur mineral yang diperlukan untuk perkembangan dan tumbuh fisik manusia. Kebutuhan air menignkat seiring dengan meningkatnya pertambahan jumlah penduduk, hal ini merupakan masalah yang terjadi pada sebagian daerah yang ada di Indonesia. Proyeksi jumlah penduduk dimaksudkan untuk memperkirakan jumlah penduduk suatu daerah dimasa yang akan dating. Untuk menentukan berapa tingkat pertambahan jumlah penduduk, dapat dihitung dengan menggunakan pendekatanMatematical Method. Secara etimologi kebutuhan berasal dari kata dasar “butuh” yang mempunyai arti perlu, jadi kebutuhan air berarti keperluan air. Sedangkan menurut terminology kata kebutuhan besinonim dengan kata pemakaian, jadi kebutuhan air dapat diartikan menjadi pemakaian air untuk keperluan hidup seseorang. Kebutuhan air bersih untuk pelayanan domestic merupakan kebutuhan yang sifatnya mendasar (pokok) atau pelayanan kebutuhan yang digunakan untuk keperluan rumah tangga. Pelayanan kebutuhan air bersih untuk pelayanan non domestic seperti: niaga, social, industry dan instansi pemerintahan merupakan kegiatan yang dominan dalam suatu kota yang membutuhkan air dalam jumlah yang cukup besar, sehingga kebutuhan air bersih untuk kegiatan ini perlu dihitung. Agar kita mendapatkan jumlah total kebutuhan non domestic.Water is a very important element in life, especially for human life. Not only because 80% of the human body is made up of water, but because in water there is a mineral element needed for the development and physical growth of humans. The need for water increases along with the increase in population, this is a problem that occurs in some regions in Indonesia. The projected population is intended to estimate the population of a region in the future. To determine the level of population growth, can be calculated using the Matematical Method approach. Etymologically, the need comes from the basic word "need" which has the necessary meaning, so the need for water means the need for water. Whereas according to the terminology the word needs besinonim with the word usage, so the need for water can be interpreted to be the use of water for the needs of one's life. The need for clean water for domestic service is a basic need (basic) or service needs that are used for household needs. The service for clean water needs for non-domestic services such as: commerce, social, industry and government agencies is the dominant activity in a city that needs a large amount of water, so the need for clean water for this activity needs to be calculated. So that we get the total amount of non-domestic needs.
Abri Hadi
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 5, pp 19-30; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v5i1.600

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang suatu sistem informasi menggunakan pemrograman visual dimana data-data yang diolah akan menghasilkan informasi yang dibutuhkan. Sistem Informasi Penjualan Pulsa ini dirangkum dalam suatu database, didalamnya berisi informasi mengenai data penjualan pulsa, laporan pelanggan, serta laporan-laporan yang dibutuhkan seperti laporan stok pulsa, laporan pelanggan, serta laporan penjualan. Sistem ini akan memberi manfaat bagi Toko Lumbung Buana Cellular. Berdasarkan hasil analisis dan desain sistem informasi penjualan pulsa pada tokoh Lumbung Buana Cellular yang telah dirancang dapat membantu memecahkan permasalahan yang berhubungan dengan pengolahan data penjualan pulsa serta mampu malakukan proses pendistribusian dan pengolahan data sehingga dapat menyadiakan informasi secara tepat dan akurat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Perancangan sistem Informasi Penjualan Pulsa pada Toko Lumbung Buana Cellular Palopo, dan dapat dijadikan untuk menjalankan data Penjualan Pulsa. Hasil pengujiannya menunjukkan bahwa program telah bebas dari kesalahan Logika.The purpose of this study is to design an information system using visual programming where the processed data will produce the required information. This Phone Credit Sales Information System is summarized in a database, which contains information about credit sales data, customer reports, as well as required reports such as credit stock reports, customer reports, and sales reports. This system will provide benefits for the Lumbung Buana Cellular Shop. Based on the results of the analysis and design of the credit sales information system at the Lumbung Buana Cellular store that has been designed to help solve problems related to data processing of credit sales and be able to carry out the distribution and data processing process so that it can provide accurate information. Based on the results of the research that has been carried out and the discussion that has been described in the previous chapters, the following conclusions can be drawn: Designing a Phone Credit Sales Information system at the Lumbung Buana Cellular Palopo Store, and can be used to run credit sales data. The test results show that the program is free from logic errors.
Ahmad Dahlan, Slamet Trisutomo
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 122-134; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i2.591

Abstract:
Perkembangan jumlah kendaraan yang pesat di kota Makassar tidak diimbangi oleh pembangunan infrastruktur perkotaan khususnya pada sektor transportasi sehingga menimbulkan kemacetan, oleh karena itu dibutuhkan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan permasalahan tersebut salah satunya dengan mengembangkan transportasi alternatif dengan melihat potensi yang ada. Kota Makassar memiliki kanal Jongaya dan Panampu yang letaknya berada ditengah kota, membelah kota Makassar dari utara hingga selatan dan berfungsi sebagai drainase perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap potensi dan masalah pada kanal jongaya dan panampu dalam perspektif pemanfaatannya sebagai transportasi air perkotaan, dan juga melihat hubungannya dengan moda transportasi lainnya dengan menentukan titik perhentian atau halte pada jalur kanal. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis kelayakan pelayaran kanal, analisis SWOT untuk kondisi lingkungan kanal, dan analisis penentuan lokasi halte. Dari hasil analisis tersebut dihasilkan beberapa kesimpulan yang akan menjadi rekomendasi atau arahan yang harus dilakukan sebelum melakukan kegiatan perencanaan transportasi pada kanal jongaya dan panampu Kota Makassar. The rapid growth in the number of vehicles in the city of Makassar is not matched by the development of urban infrastructure especially in the transport sector, causing traffic jam. Therefore, it takes strategic steps to resolve these problems, one of them by developing alternative transportation by seeing the potential that exists. Makassar has Jongaya and Panampu canal that is located in the center of the city, divides the city from north to south and serves as urban drainage. This study aims to uncover the potential and problems of the Panampu and Jongaya canal in perspective of it’s utilization as urban water transport, and also to see the relationship with the other transport modes by defining stop spots on the canal path. The analysis used in this research are, feasibility analysis of the canal for shipping, SWOT analysis for the environmental contition of the canal, and siting analysis for stops location. From this analysis, produced some conclusions that will become a recommendation or a referral that must be followed prior to the transportation planning activities in Panampu and Jongaya canal in Makassar.
Abdul Kadir Salim, Asma Massara, Zaifuddin Zaifuddin, Muhammad Arzal, Achmad Jumadi
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 135-144; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i2.592

Abstract:
Transportasi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan umat manusia selama hal itu dibutuhkan dalam pendistribusian bahan, pergerakan aktifitas manusia maupun barang sebagai komponen mikro suatu perekonomian. Angkutan merupakan elemen penting dalam perekonomian karena berkaitan dengan distribusi barang, jasa, dan tenaga kerja, serta merupakan inti dari pergerakan ekonomi di kota, berbagai bentuk moda angkutan umum dengan karakteristik dan tingkat pelayanan yang diberikan mewarnai perkembangan sistem angkutan umum kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja operasional angkutan umum saat melayani para penumpangnya dengan pelayanan standar yang telah ditentukan. Dalam survei ini, diharapkan dapat bermanfaat bagi Pemerintah khususnya yang mengelola angkutan umum kota Pare-Pare,. Ketersediaan jumlah armada trayek Lakessi - Lumpue lebih besar dari kebutuhan pergerakan penumpang, yang dapat ditunjukkan dari waktu antara (headway) dan lama perjalanan (waktu sirkulasi), untuk Trayek Lakessi-Lumpue ini adalah sebesar 20,45 menit, lama perjalanan dari Lakessi menuju Lumpue dan kembali ke Lakessi memerlukan waktu 108,30 menit atau 1:48 jam. Jadi Standar Kinerja Operasional Angkutan Umum kota Pare – Pare dapat dikatakan bahwa Angkutan Umum tersebut masih memenuhi standar.Transportation can’t be separated from human life as long as it is needed in the distribution of materials, movement of human activities and goods as micro components of an economy. Transportation is an important element in the economy because it relates to the distribution of goods, services, and labor, and is the core of the economic movements in the city, various forms of public transport mode with the characteristics and level of service Given the development of the city's public transport system. This research aims to analyse the operational performance of public transport when serving its passengers with predefined service standards. In this survey,it is expected to benefit the Government, especially those who manage the public transportation of Pare-Pare city. The availability of a fleet of Lakessi-Lumpue routes is greater than the need for passenger movements, which can be demonstrated from the headway and length of travel (circulation time), for the Lakessi-Lumpue route is 20.45 minutes long, The journey from Lakessi to Lumpue and back to Lakessi takes 108.30 minutes or 1:48 hours. So, the public transport operational Performance standard of Pare-Pare can be said that the public transport still meets the standards.
Siti Fauziah Badaron, Alimin Gecong, Muhammad Kasim Anies, Wahyuni Meydinia Achmad, Eka Putri Setiani
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 145-155; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i2.593

Abstract:
Lapisan perkerasan jalan mengalami dua pembebanan yaitu beban tekan dan beban tarik. Pada kondisi dilapangan beban tarik lebih sering menyebabkan retak, diawali dengan adanya retakawal (crackinitation) pada bagian bawah lapisan perkerasan yang kemudian akan menjalar kepermukaan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasinya yaitu dengan menambahkan bahan alternative yang dapat menunjang kekuatan perkerasan. Beberapa bahan tambah yang dapat digunakan yaitu limbah marmer dan abu sekam padi sebagai bahan pengisi (filler). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadaraspal optimum untuk pencampuran limah marmer dan abu sekam padi sebagai filler serta untuk mengetahui pengaruh limbah marmer dana buse kampa di pada campuran terhadap kuat tarik tidak langsung. Pengujian awal dengan alat Marshall Test untuk mendapatkan kadar aspal optimum (KAO). Pengujian selanjutnya dengan menggunakan alat Indirect Tensile Strenght. KAO yang digunakan yaitu 5,95% dan kadar filler yaitu 0,0%, 0,5%, 1,0%, 1,5%, dan 2,0%. Dari hasil pengujian kuat tarik tidak langsung, campuran dengan menggunakan filler limbah marmer mampu menahan beban sebesar 11969,37 KPa. Sedangkan campuran yang menggunakan abu sekam padi mampu menahan beban sebesar 11294,47 KPa. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa campuran dengan menggunakan filler abu marmer lebih kuat menahan beban dibandingkan abu sekam padi. The pavement layer passes two loads: the compressive load and the tensile load. On surface conditions, itis discover ed by retrie ving the crack in itation at the bottom fthe layer which will then radiate to the surface. One of eff or that can be done to over come this is to add alternative material stoin crease the strength of it. Some of the ingredients added can beused are marble waste and rice husk ashas filler. This study aim stode termine the optimal asphalt content formixing marble andri cehuskash waste asa filler and also to know the marble and gray waste on in direct tensil emixture. Initial test with Marshall Test tool to obtain optimum bitumen content (KAO). Then exttestis by using the Indirect Tensile Strenght tool. KAO is 5.95% and filler content is 0.0%, 0.5%, 1.0%, 1.5%, and 2.0%. In directtax collection, using afiller of marble wast ecapable of with standing loads of 11969.37 KPa.While the mixture using rice huskas hable to with stand the load of 11294.47 KPa. Base on the results it can be concluded that the mixtureusing as hmarble filler is stronger to with stand the load than using rice husk ash.
Budiawan Sulaeman, Andi Katini Sari
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 23-34; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i1.212

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah (1)untuk menjelaskan metode pengawasan pencemaran lingkungan (2)untuk menjelaskan pengelolaan drainase, dan (3)untuk menganalisis apakah ada hambatan dalam pengawasan pencemaran lingkungan dan pengelolaan drainase di Kelurahan Pontap Kecamatan Wara Timur serta bagaimana mengatasinya.Tabel frekuensi dari hasil penelitian, menunjukkan rata-rata 277,23 dan dengan menggunakan skala likert masuk pada gradasi puas. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Metode Pengawasan Pencemaran Lingkungan Kota palopo dan pengelolaan drainase yang difokuskan di Kelurahan Pontap berjalan dengan baik atau dengan kata lain masyarakat puas terhadap metode pengawasan yang diberikan oleh pihak Pemerintah Kelurahan Pontap Kecamatan Wara Timur Kota Palopo. Adapun hambatan yang timbul dalam pelaksanaan pengwasan lingkungan di Kelurahan Pontap yaitu penggunaan drainase yang kurang maksimal karena masih ada warga dan para pengusaha kurang menyadari akan pentingnya drainase dalam kebersihan suatu lingkungan serta keterkaitannya dengan peningkatan perekonomian masyarakat. Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Palopo sebaiknya menambah unit kontainer sampah (koordinat: S 2°59’08” E 120°11’55”) yang akan ditempatkan di Kelurahan Pontap Kecamatan Wara Timur.
Umar Hamzah Mattotorang
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 77-87; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i1.217

Abstract:
Pengetahuan tentang transportasi sedimen oleh aliran akan memiliki arti penting untuk pengembangan dan pengelolaan sumber daya air, konservasi tanah, dan perencanaan pembangunan gedung di sungai dan di saluran terbuka. Untuk menganalisisnya, perlu dilakukan penelitian yang menggabungkan dengan masalah kecepatan sedimentasi. Penelitian ini dilakukan dengan membuat aliran yang akan digunakan dalam proses transportasi sedimen (bed load transport). Kemudian dilanjutkan dengan menganalisis hubungan antara dimensi sungai dengan karakteristik aliran sedimen yang terjadi di dasar sungai. Hasil ini menunjukkan bahwa pada penampang saluran yang kecil terdapat kecenderungan untuk mengalami gerusan dasar dan dimensi seluran yang lebih luas rentan terhadap pengendapan sedimen. Perhitungan debit sedimen dengan pendekatan Duboy menunjukkan nilai bed bed (qb) yang diangkut pada saluran 1 dan saluran 3 dengan lebar dasar masing-masing 30 cm dan 40 cm dengan gerusan pada saluran 1 adalah 10.59905 (cm3 / dtk) dan 2, 24893614 (cm3 / dtk) untuk saluran 3. Untuk saluran 2 dan saluran 4 dengan lebar 60 cm dan 70 cm pengendapan sedimen terjadi m3 0,003534 dan 0,016647 untuk saluran 2 ke saluran 4 m3. Dari hasil ini dapat dilihat bahwa gerusan pada saluran 1 lebih besar dari gerusan 3 saluran dan pengendapan pada saluran 4 lebih besar dari pengendapan pada saluran 2.
Lusman Sulaiman, Rinto Suppa
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 1-9; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i1.210

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi kekuatan tekan beton agregat recycle (BAR) terhadap pengaruh rendaman air laut. Total tiga puluh benda uji beton berbentuk silinder dengan ukuran (f150 x 300 mm) diproduksi dari dua jenis campuran yang berbeda. Jenis pertama beton agregat normal (BAN) adalah beton normal terdiri atas campuran semen portland, normal agregat kasar (NAK), pasir sungai dan air tawar. Adapun jens kedua (BAR) adalah beton recycle aggregate yang terdiri dari campuran semen Portland, recycle agregat kasar (RAK), pasir sungai dan air tawar. Adapun rencana target kuat tekan beton benda uji adalah sebesar 250 kg/cm2 dengan nilai faktor air semen (fas) sebesar 0.45. Benda uji yang telah dibentuk kemudian dilakukan proses perendaman air laut secara langsung mulai umur 3, 7, 14, 21, dan 28 hari. Tiba saat waktu pengujian, benda uji dikeluarkan dari tempat perawatan dan selanjutnya diangin-anginkan untuk beberapa saat hingga material mengalami kering permukaan. Selanjutnya, pengujian kuat tekan dilakukan dengan menggunakan mesin kompresi tes sesuai prosedur SNI 1947:2011. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa Pengaruh rendaman air laut tidak signifikan menurunkan kuat tekan beton BAR setelah membandingkan nilai kuat tekan beton BAN yang melampaui rencana mutu beton.
Andi Kartini Sari
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 47-51; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i1.214

Abstract:
Irigasi merupakan bangunan air yang berupa saluran dan berfungsi menyalurkan air dari bendung ke petak secara periodik, guna mencukupi kebutuhan air bagi tanaman di petak sawah oleh karena itu investasi irigasi menjadi sangat penting dan strategis dalam rangka penyediaan air untuk pertanian. Dalam memenuhi kebutuhan air untuk berbagai keperluan usaha tani, maka air (irigasi) harus diberikan dalam jumlah, waktu, dan mutu yang tepat, jika tidak maka tanaman akan terganggu pertumbuhannya yang pada gilirannya akan mempengaruhi produksi pertanian. Berdasarkan hal tersebut, maksud penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kebutuhan air terhadap hasil produksi pertanian pada daerah irigasi Lamasi Kiri dusun To’Pongo Desa Awo Gading Kecamatan Lamasi. Dengan luas areal sebesar 92 ha, lahan persawahan dusun To’Pongo di Desa Awo Gading, Kecamatan Lamasi, areal persawahannya memanfaatkan air irigasi bersumber dari saluran induk Bendung Lamasi dan air hujan sehingga air dapat sampai ke areal persawahan. Dari hasil analisis pengaruh kebutuhan air terhadap hasil produksi pertanian khususnya padi berdasarkan perhitungan didapatkan bahwa produktivitas padi musim rendeng (padi musim hujan) sebesar 7,6 ton/ha menghasilkan produksi pertanian yang cukup besar yaitu sebesar 699,2 ton. Sedangkan produktivitas padi musim gadu (padi musim kemarau) sebesar 7,2 ton/ha hanya menghasilkan produksi pertanian sebesar 662,4 ton
Amiruddin Akbar Fisu
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 53-65; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i1.215

Abstract:
Kecelakaan lalu lintas dijalan raya merupakan penyumbang angka kematian terbesar di dunia. World Health Organization (WHO) mencatat hampir 3.400 orang meninggal di jalan dunia setiap hari. Puluhan juta orang terluka setiap tahun. Anak, pejalan kaki, pengendara sepeda dan orang tua paling rentan dari pengguna jalan. Secara umum Kepolisian Republik Indonesia mencatat 98.419 kecelakaan pada tahun 2017. Pelaporan oleh polisi dan keakuratan laporan polisi akan memastikan penentuan pengelompokan penyebab terjadinya kecelakaan dan dengan demikian akan memungkinkan penyusunan daftar penyebab sebagai sesuatu yang berpengaruh pada terjadinya kecelakaan. Hal ini dilakukan dengan menyusun jumlah data kecelakaan pada lokasi tertentu dan jenis cedera kecelakaan atau sistem pembobotan (Asian Development Bank, 1998: 42). Untuk menganalisis setiap permasalahan yang ada, langkah pertama adalah membawa pengetahuan ke data yang ada. Penemuan pengetahuan dimulai pada lingkungan tingkat dan pengumpulan data dari sumber data. Mencermati data, tujuan dapat disesuaikan, dan berdasarkan tujuan data target dapat dipilih. Sulawesi selatan sebagai salah satu provinsi dengan jumlah pergerakan antar wilayah yang cukup padat. Dengan intensitas pergerakan yang sibuk, tidak sedikit kecelakaan lalu lintas yang terjadi. Tulisan ini menganalisis statistic kecelakaan dilihat dari potensi kecelakaan, lokasi rawan kecelakaan, accident rate, serta kerugian yang ditimbulkan akibat kecelakaan lalu lintas.
Hisma Abduh
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 67-76; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i1.216

Abstract:
Para pelaku usaha budidaya ikan air tawar, khususnya dalam pemeliharaan ikan di kolam air tawar sudah jelas dituntut agar apa yang diusahakan pada usaha pembesaran ikan dapat berkembang atau tumbuh dengan baik, cepat dan tumbuh besar sehingga produksi akan berhasil secara baik dan bisa memuaskan dengan keuntungan yang maksimal. Untuk mencapai hasil tersebut sudah jelas bahwa pelaku usaha perlu memahami beberapa teknik yang harus dijalankan sehingga apa yang dilakukan dalam usaha tersebut dapat berhasil dengan baik dan ikan bisa tumbuh berkembang secara cepat dan sempurna. Untuk menghambat kegagalan dalam pemeliharaan ikan maka perlu dibuat sebuah sistem pakar dengan menggunakan penggabungan RBR dan CBR. Sistem pakar dimulai dengan melakukan pengecekan data masukan berdasarkan aturan yang telah tersimpan dalam basis aturan dengan menerapkan metode certainty factor. Bersamaan dengan itu juga sistem akan melakukan pengecekan data input berdasarkan kasus yang tersimpan dalam basis kasus dengan menerapkan metode nearest neighbor. Hasil penelitian menghasilkan bahwa sistem mengenali 24 data yang sesuai dengan data riil hasil diagnosa pakar dan 6 data yang tidak sesuai dengan data riil hasil diagnosa pakar atau bisa dikatakan nilai akurasi sistem sebesar 80 %.
Muhlis Muhallim
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 89-99; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i1.218

Abstract:
Pengembangan jaringan komputer baik itu jaringan lokal maupun jaringan internet pada Universitas Andi Djemma sangat dibutuhkan untuk mendukung keperluan pertukaran data antar fakultas dan universitas dalam administrasi aktivitas mahasiswa. Untuk mendukung pengembangan jaringan tersebut dibutuhkan gambaran jaringan yang akan menghubungkan antar fakultas di Universitas Andi Djemma dengan menerapkan routing statik sebagai routing yang diterapkan sekarang dan routing OSPFv2 sebagai routing protokol perbandingan untuk pengembangan jaringan. Pengembangan jaringan dilakukan dalam bentuk modeling (simulasi) menggunakan GNS3. Jaringan yang menerapkan routing statik dan OSPFv2 dianalisis untuk mengetahui kinerja dari routing protokol tersebut. Parameter QoS delay, throughput, jitter dan packet loss sebagai parameter pengujian. Pengukuran dilakukan dengan mengirimkan PING dengan protokol ICMP. Hasil pengukuran delay dan jitter yang dihasilkan dari pengujian menunjukkan bahwa OSPFv2 dapat memperpendek proses routing dalam pengiriman paket dibandingkan statik. Nilai rata-rata throughput untuk skenario normal pada OSPFv2 sebesar 568,63 Bps dan statik sebesar 565,63 Bps. Untuk skenario sibuk pada OSPFv2 sebesar 514,48 Bps dan statik sebesar 515,11 Bps. Nilai rata-rata untuk packet loss untuk kedua jenis jaringan adalah 0%. Walaupun perbandingan nilai dari hasil pengujian tidak terlalu signifikan, hal ini menunjukkan bahwa jaringan dengan menerapkan routing OSPFv2 memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan jaringan yang menerapkan routing statik.
Rakhmawati Natsir, Budiawan Sulaeman
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 35-45; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i1.213

Abstract:
Besi yang mengalami korosi membentuk karat Fe2O3 x H2O. Korosi atau proses pengaratan merupakan proses elektron kimia. Pada proses pengaratan, besi (Fe) bertindak sebagai pereduksi dan oksigen (O2) yang terlarut dalam air bertindak sebagai pengoksidasi. Persamaan reaksi pembentukan karat sebagai berikut; Anode: Fe(s) → Fe2+(aq) ) 2e dan Katode: O2(g) + 4H+(aq) + 4e- → 2H2O(l). Karat yang terbentuk pada logam akan mempercepat proses pengaratan berikutnya. Fiberglass disamping sifatnya yang ringan, kuat dan memadat setelah diproses kimiawi dengan bahan dasar resin dan katalis, sifatnya yang mengikat dapat mengikat bahan lain dengan kuat. Pada pengujian regangan terjadi perubahan yang signifikan hal ini dipengaruhi, adanya material baru yang masuk kedalam bahan uji sehingga regangan material tersebut regangannya berubah dari waktu kewaktu. Pada pengujian Modulus Elastis terjadi perubahan yang signifikan (bertambah besar niali rata – ratanya) berarti bahan uji semakin sulit untuk direntangkan dalam artian membutuhkan gaya yang lebih besar. Hal ini di pengaruhi karena fiberglass mengikat material dengan kuat sehingga material bertambah sulit untuk direntangkan. Dari hasil uji diatas dapat dilihat dalam perendaman selama satu bulan uji tarik uji tarik meningkat dan masuk pada bulan kedua dan ketiga pengujian kuat tarik menurun, diakibatkan terjadinya korosi pada material.
Ahmad Ali Hakam Dani, Herlina Herlina
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 4, pp 11-22; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v4i1.211

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi penerimaan dan penyeleksian mahasiswa baru di Universitas Andi Djemma. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Sedangkan metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Sistem informasi perpustakaan ini dalam perancangannya juga menggunakan metode pengembangan UML (Unified Modeling Language) yang terdiri dari Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram dan Class Diagram. Adapun software yang digunakan dalam perancangan dan pengimplementasian sistem menggunakan PHP sebagai Bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun aplikasi, MySQL sebagai database, Adobe Dreamweaver sebagai editor desain web. Aplikasi penerimaan dan penyeleksian ini berbasis web yang terdiri dari dua aktor yaitu Admin dan Calon Mahasiswa Baru. Halaman aplikasi yang dapat dibuka oleh Calon Mahasiswa Baru terdiri dari: halaman login calon mahasiswa baru, halaman beranda, halaman aturan dan prosedur, halaman pendaftaran, halaman data diri, halaman kerjakan soal, sedangkan untuk Admin terdiri dari: Halaman login admin, halaman beranda, halaman data pendaftaran, halaman data nilai, halaman kelola soal, halaman cetak data pendaftaran
Natser Istiqlal Chalid
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 3, pp 107-116; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v3i1.174

Abstract:
Meningkatnya kepemilikan kendaraan tentunya akan mempengaruhi kepadatan jalan raya terutama di Kota Palopo. Kemacetan dan kecelakaan lalu lintas adalah hal yang sulit dipisahkan akibat bertambahnya tingkat kepemilikan kendaraan dan jumlah korban yang tidak bisa dibilang sedikit memberikan dampak yang cukup besar. Penelitian dan pengambilan data dilakukan di Kota Palopo sulawesi Selatan. Objek utama studi penelitian ini adalah pihak kepolisain Porles Kota Palopo (Lakalantas) dan Kantor Samsat Kota Palopo. Waktu penelitian mencakup pengambilan data sampai dengan pengelolaannya dilaksanakan selama 7 bulan, yaitu pada bulan Februari sampai dengan bulan Agustus 2016. Dari hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan menggunakan analisa metode Aritmatik, untuk mengetahui laju pertumbuhan kendaraan dan menentukan korelasi antara tingkat kasus kecelakaan yang ada di Kota Palopo serta menentukan tingkat presentase pertumbuhan kendaran dan tingkat kasus kecelakaan dalam tiap tahunnya, maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Laju pertumbuhan kendaraan bermotor di Kota Palopo pada tahun 2021 sebesar 2.0 %. Peningkatan ini mengalami kenaikan setiap tahun dikarenakan semakin meningkatnya kebutuhan kepemilikan kendaraan bermotor; dan (2) Korelasi antara bertambahnya jumlah kendaraan di Kota Palopo, berdampak pada jumlah kasus kecelakaan yang terjadi, ini dapat di lihat dari hasil analisa gambar grafik korelasi antara tingkat pertumbuhan kendaraan dan tingkat kasus kecelakaan. Peningkatan jumlah kendaraan pada tahun 2017 adalah 2.2 % sedangkan jumlah kecelakaan juga mengalami kenaikan sebesar 42.3 %
Andi Kartini Sari
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 3, pp 117-126; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v3i2.175

Abstract:
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui dampak optimalisasi pada saluran pembuang To’pongo dan seberapa besar daya tampung volume genangan serta debit rata-rata dan debit rencana pada saluran tersebut untuk para petani Desa To’pongo. Lokasi penelitian berada di Desa To’ Pongo Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu. Perhitungan volume saluran pembuang eksisting diambil satu sempel penampang patok saja, dengan Lebar saluran (B) 1,92 m, lebar saluran (B1) 1,20 m dan tinggi saluran (T) 0,63 m. Lebar atas genangan (B) 0,57 cm, lebar bawah genangan (B1) 0,40 cm, tinggi genangan (T) 0.40 cm, panjang tersier (P1) 488 m dan Panjang tarsier (P2) 451 m. Hasil perhitungan didapatkan panjang saluran pembuang To’Pongo 2236 m, volume eksisting pembuang To’pongo 3939.71 m3, Volume rencana 5781.33 m3, volume luapan areal sawah 406,187 m3 ,dan volume saluran tersier bernilai 187,31 m3, Sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat di nyatakan pengoptimalan pada saluran pembuang To’Pongo dengan jumlah volume luapan pada areal sawah 406,187 m3, sedangkan volume rencana optimalisasi adalah 9720,95 m3. Dengan hasil optimalisasi yang maksimal tentu kecepatan aliran luapan di areal sawah akan semakin maksimal
Rinto Suppa, Tizam Saldi
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 3, pp 139-146; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v3i2.177

Abstract:
Sistem informasi indekos berbasis web dibuat bertujuan untuk mendukung masyarakat dalam mengakses informasi indekos yang cepat dan lebih efisien. Sistem ini juga dapat membantu pencari indekos dalam mencari indekos sesuai keinginan tanpa harus mendatangi indekos secara langsung dan juga memudahkan buat para pemilik indekos dalam memasarkan indekosnya secara mudah. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara observasi, wawancara, dan studi pustaka. Observasi ditempuh dengan cara melakukan pengamatan secara langsung terhadap indekos, wawancara kegiatan tanya jawab dengan orang yang berhubungan dengan objek penelitian, dan studi pustaka teknik mengumpulkan data dengan bahan rujukan buku dan dokumen yang berhubungan langsung dengan penelitian. Sistem informasi indekos berbasis web ini menggunakan teknik pengembangan sistem UML (Unifed Modeling Languange) yang terdiri dari use case diagram, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram, bahasa pemrograman PHP, dan database MySQL. Sistem ini terdiri dari tiga aktor yaitu admin, pemilik indekos, dan pencari indekos. Hasil dari sistem ini pencari indekos dapat mencari indekos berdasarkan kategori, wilayah dan harga, pemilik indekos dalam memasarkan indekosnya terlebih dahulu harus melakukan registrasi agar bisa menginput data indekosnya, admin dapat mengelola data indekos dan data user. Sistem ini telah dibuat dan terkomputerisasi secara online
Feni Kurniati, Nurhijrah Nurhijrah
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 3, pp 169-176; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v3i2.180

Abstract:
Kamar mandi merupakan salah satu unit ruang yang sangat penting dalam sebuah hunian. Selain aspek fungsi tersebut, kamar mandi juga seharusnya didesain untuk memenuhi ketentuan-ketentuan yang terkait dengan aspek kesehatan. Tulisan ini bertujuan untuk melihat tingkat kelayakan kamar mandi di hunian sewa kos-kosan mahasiswa ITB, melalui studi persepsi penggunanya. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar secara online kepada 35 responden. Pertanyaan kuesioner dibagi ke dalam dua kategori, yaitu pertanyaan terkait ‘layak’ dan ‘tidak layak’ dan pertanyaan terkait tingkat kepuasan responden. Penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari 60% responden menyatakan bahwa kamar hunian kos-kosan mereka telah memenuhi checklist kelayakan kamar mandi sehat. Akan tetapi, ditemukan adanya ketidak sesuaian dengan tingkat kepuasan responden terhadap kondisi kamar mandi tersebut. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa perlunya dilakukan telaah lebih lanjut terkait aspek-aspek kesehatan yang diterapkan dalam desain hunian sewa kos-kosan mahasiswa untuk menjamin kesehatan penghuninya
Jusmidah Jusmidah
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 3, pp 185-196; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v3i2.182

Abstract:
Musuh utama jalan raya dengan perkerasan aspal adalah air. Untuk mendapatkan taksiran yang lebih teliti dari permasalahan tersebut perlu dilakukan penelitian dengan uji laboratorium tentang, pengaruh genangan / rendaman air (khususnya yang bersifat asin) serta lama waktu rendaman terhadap kualitas campuran beraspal panas. Desain campuran yang dipakai adalah desain untuk jenis campuran HRS A (Hot Rolled Sheet A). Dalam Penelitian ini sampel air laut yang digunakan sebagai air perendaman berasal dari lokasi Teluk Bone yang berhubungan langsung dengan daerah Jalan Lingkar Timur Kota Palopo.Berdasarkan hasil pengujian dan analisa data karakteristik Marshall yang diakibatkan oleh pengaruh rendaman air laut terhadap mutu perkerasan HRS A, diperoleh hasil bahwa mutu perkerasan HRS A hanya dapat bertahan selama 4 jam akibat rendaman air laut. Hal ini menunjukkan bahwa rendaman atau genangan air laut dapat merusak keawetan mutu perkerasan. Setelah melakukan uji perendaman menggunakan air laut diperoleh Indeks Stabilitas Sisa (IRS) pada rentang waktu perendaman 24 jam yaitu sebesar 32,92%. Hal ini diakibatkan oleh pengaruh air laut yang merusak lapisan aspal yang menyelimuti perkerasan sehingga perekatan antar agregat semakin berkurang. Ini ditunjukkan oleh nilai VIM (Void in Mix) untuk rentang waktu 24 jam mencapai 7,99%.
Lusman Sulaiman, Nurhidayah Nurhidayah
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 3, pp 207-218; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v3i2.185

Abstract:
Sumber utama pasir berasal dari sungai atau daerah pantai yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda, baik kekuatan tekan maupun tampak warna fisiknya. Perlu diketahui perbandingan sifat kekuatan material mortar dengan menggunakan campuran pasir putih (CPP) dan biasa (CPB) sungai masamba dan korelasi keduanya. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen laboratorium pada 72 benda uji berbentuk kubus dengan ukuran 15 x 10 x 15 cm yang dibentuk secara manual sesuai proses pembuatannya di lapangan. Benda uji diletakkan di area terbuka untuk proses pengeringan selama variasi waktu 7, 14, 21, 28 hari. Tiga kategori campuran benda uji dibuat yaitu 1PC : 3PS (A), 1PC: 4PS (B), dan 1PC : 5PS (C) pasir untuk dua jenis pasir dengan Faktor Air Semen (FAS) 0.45. Nilai rata-rata hasil pengujian terdiri dari 3 buah sampel uji dari pengujian menggunakan mesin uji kuat tekan. Mutu rencana penelitian ini merujuk pada SNI 03-0349-1989 tentang kategori bata beton untuk pasangan dinding. Hasil pengujian kuat tekan memperlihatkan bahwa kuat tekan bata beton untuk material CPP mencapai maksimum 28 hari pada campuran A dengan nilai sebesar 151.77 kg/cm² sedangkan material CPB pada campuran A dengan nilai 161.10 kg/cm². Korelasi kedua material CPP dan CPB menggambarkan relasi tinggi sebesar R²=0.9738 pada campuran A
Amiruddin Akbar Fisu
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 3, pp 197-206; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v3i2.183

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebutuhan fasilitas sisi laut pelabuhan pada rencana pembangunan terminal khusus CNG PLTGU Lombok Peaker. Untuk mengetahui kebutuhan fasilitas pelabuhan terlebh dahulu dianalisis kebutuhan listrik, jumlah gas yang dibutuhkan untuk memproduksi listrik, jenis kapal yang digunakan untuk mengangkut gas tersebut, perencanaan terminal khusus dengan analisis proyeksi volume bongkar muat, dan frekuensi kunjungan kapal di terminal khusus. Selanjutnya dilakukan analisis kebutuhan fasilitas laut atau sisi perairan.
Budiawan Sulaeman
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 3, pp 127-138; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v3i2.176

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah menentukan modulus young (modulus elastisitas) dari berbagai jenis kawat logam, yaitu kawat tembaga, kawat baja dan kawat besi. Modulus young menilai keelastisan dari sebuah material perbandingan antara tegangan tarik (stress) dan regangan (strain). Modulus elastis dari Kawat baja sebesar 200,45 x 109, pada grafik hubungan tegangan terhadap regangan menunjukkan bahwa batas elastis ada pada beban ≤ 2,5 kg, batas plastis ada pada beban 3 kg - 5,5 kg, selanjutnya beban ≥ 6 kg kawat akan putus. Kawat tembaga nilai modulus elastisnya sebesar 117,83 x 109, pada grafik menunjukkan batas elastis ada pada beban ≤ 1,0 kg, batas plastis ada pada beban 1,5 kg – 3,0 kg, selanjutnya beban ≥ 3,5 kg akan putus. Kawat besi nilai modulus elastisnya sebesar 178,29 x 109, dari grafik menunjukkan bahwa batas elastis ada pada beban ≤ 2,0 kg. Batas plastis ada pada beban 2,5 – 3,5 kg, pada beban ≥ 4 kg akan putus. Penggunaan material uji menggunakan material dengan kondisi yang baik dalam menghindari terjadinya perlakuan negatif sebelum material tersebut diuji laboratorium. Dalam mendapatkan hasil maksimal, sebaiknya menggunakan alat uji tarik material mikro, agar setiap perubahan yang terjadi pada material dapat terdeteksi dan menghasilkan data yang lebih akurat
Ahmad Ali Hakam Dani, Feby Fadillah Kariadi
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 3, pp 147-156; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v3i2.178

Abstract:
Penelitian ini merupakan penelitian dengan tujuan untuk membangun sistem informasi penggajian karyawan di Kantor Ratona Televisi Palopo yang terkomputerisasi secara online, efektif, bermanfaat dan mempermudah pengolahan data penggajian. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengumpulan data yang terdiri atas studi kepustakaan, studi literatur, dan studi lapangan dengan melakukan observasi dan wawancara. Pengembangan sistem pada penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development, yang tahapan-tahapannya meliputi: Scope Defenition, Analysis, Design, dan Implementation. Dalam membangun sistem informasi menggunakan Unified Modelling Language (UML), bahasa pemrograman PHP, database MySQL, dan XAMPP, serta sistem informasi penggajian yang dibuat ini berbasis website. Pada tahap validasi, sistem yang dibuat divalidasi oleh para ahli dan responden dari pihak Ratona TV. Berdasarkan hasil pembahasan pengembangan sistem informasi penggajian yang telah dilakukan, maka hasil yang didapatkan yaitu sistem informasi penggajian yang dibuat terdiri dari proses pengolahan data master, absensi, dan penggajian yang disertai dengan laporan-laporan yang berkaitan dengan penggajian. Sebagai kesimpulan bahwa sistem informasi penggajian yang dibuat telah terkomputerisasi secara online, efisien, bermanfaat dan mempermudah pengolahan data penggajian. Selain itu sistem informasi penggajian yang dibuat tergolong praktis bagi karyawan Ratona TV Palopo.
Eris Nur Dirman
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 3, pp 219-228; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v3i2.186

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk merancang sumur resapan yang optimum yang dapat mencegah terjadingan genangan air pada perumahan moncongloe, Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif kuantitatif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, survei, dokumentasi dan studi pustaka. Perancangan sumur resapan dilakukan dengan memperhitungkan intensitas hujan yang dianalisis dengan menggunakan rumus Mononobe dan perhitungan kedalaman sumur resapan optimum dilakukan dengan menggunakan Metode Sunjoto. Pada penelitian ini juga dilakukan pengujian laboratorium dengan pengujian koefisien permeabilitas tanah untuk mengetahui besarnya daya resap tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk pembuatan sumur resapan pada daerah penelitian yaitu pada daerah perumahan Moncongloe diperoleh debit yang dapat diresapkan untuk rumah tipe 36/90 dengan jumlah penghuni 5 orang, maka debit yang diresapkan 0.000581488 m3/detik dan kedalaman sumurnya adalah 1 m dan untuk rumah tipe 45/90 dengan jumlah penghuni 5 orang, debit yang diresapkan adalah 0.000725558 m3/detik dan kedalaman sumurnya adalah 1 m.
Irwan Arnol
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 3, pp 229-236; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v3i2.187

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan waktu tempuh aktual perjalanan dari tugu batas kota Makassar-Maros menuju MTC Karebosi dengan menggunakan metode survei kendaraan mengambang. Kecepatan Perjalanan rata-rata untuk rute dari Tugu Batas Kota Makassar-Maros ke MTC Karebosi adalah 21,33 km/jam untuk Sepeda Motor dan 12,33 km/jam untuk Kendaraan Ringan, sedangkan untuk rute dari MTC Karebosi ke Tugu Batas Kota Makassar-Maros adalah 25,67 km/jam untuk Sepeda Motor dan 21,00 km/jam untuk Kendaraan Ringan.Waktu tempuh rata-rata untuk rute dari Tugu Batas Kota Makassar-Maros ke MTC Karebosi adalah 50,67 menit untuk Sepeda Motor dan 70,67 menit untuk Kendaraan Ringan, sedangkan untuk rute dari MTC Karebosi ke Tugu Batas Kota Makassar-Maros adalah 44,67 menit untuk Sepeda Motor dan 54,00 menit untuk Kendaraan Ringan
Solmin Paembonan
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 3, pp 177-184; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v3i2.181

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan informasi akademik yang mampu mengatasi kelemahan-kelemahan dari sistem yang sedang dipakai saat ini. Sistem akademik yang sedang berjalan di SMP NEGERI 1 BUPON masih menggunakan ms.office, tanpa adanya database. Hal ini dapat diliat dari cara pembuatan laporan data siswa, staf dan guru. Waterfall pada desain akademik SMP Negeri I BUPON ini melakukan pendekatan secara urut mulai dari level kebutuhan sistem lalu menuju ke tahap analisis, desain, coding, testing dan maintenance, dimana tahap demi tahap dilalui harus menunggu selesainya tahap sebelumnya dan berjalan berurutan. Selanjutnya hasil pengujian dengan metode pengujian white box bernilai sama untuk jumlah Region = 71, Cyclomatic Complexity = 71 dan Independent Path = 71
Apriyanto Apriyanto, Berlian Berlian
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 3, pp 157-168; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v3i2.179

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan memangun sistem informasi perpustakaan yang berbasis web pada Fakultas Teknik, Universitas Andi Djemma, Palopo. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, survei, dokumentasi dan studi pustaka. Sistem informasi perpustakaan ini dalam perancangannya menggunakan metode pengembangan UML (Unified Modeling Language) yang terdiri dari use case diagram, activity diagram, sequence diagram dan class diagram. Perancangan database logic menggunakan My SQL dan interface sistem. Adapun software yang di gunakan dalam perancangan dan pengimplementasi sistem menggunakan XAMPP sebagai webserver, PhpMySQL sebagai database, adobe dreamweaver CS6 sebagai editor desain web. Sistem informasi perpustakaan berbasis web meliputi penegelolaan data buku, anggota, peminjaman, dan laporan perpustakaan. Sistem informasi telah diujicobakan (test case) sehingga diperoleh sistem informasi yang berjalan dengan baik
Lusman Sulaiman, Pang-Jo Chun, Mitao Ohga
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 1, pp 105-110; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v1i2.60

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sisa kapasitas kekuatan korosi pelat baja yang terlihat pada bagian struktur baja yang mengalami beban tekuk agar tetap pada kondisi layak digunakan, hingga perlu pebaikan atau rekonstruksi pada waktu yang tepat. Pelat baja ini diperoleh dari potongan girder jembatan yang mengalami korosi karena adanya reaksi kimia dengan lingkungan sekitarnya selama bertahun-tahun dan mereduksi ketebalannya serta membentuk permukaannya menjadi irreguler. Kemudian, spesimen uji tersebut dibentuk sesuai standar specimen pengujian Japanese Industrial Standard JIS No. 5 dan dianalisis secara eksperimen untuk mengevaluasi sisa kapasitas kekuatannya. Parameter yang diperhitungkan pada pengujian ini yaitu nilai ketebalan minimum, permukaan irregular korosi baja dan eksentrisitasnya. Dari hasil pengujian korosi pelat baja yang mengalami beban tekuk kompresi ini dapat disimpulkan bahwa konfigurasi permukaan dan eksentrisitasnya menurunkan kemampuan korosipelat baja dalam memikul beban.
Windra Priatna Humang, Amrin Amrin
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 1, pp 111-124; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v1i2.61

Abstract:
Penelitian ini bertujuan (1) menjelaskan potensi kawasan Kota Terpadu Mandiri Air Terang terhadap permintaan pergerakan transportasi, (2) merumuskan strategi pengembangan jaringan jalan untuk menunjang distribusi hasil produksi pada kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Air Terang. Penelitian yang digunakan adalah studi kasusdengan pendekatan metodepenelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif, untuk melihat secara umum wilayah studi dan bertujuan menggambarkan secara sistematis, cermat dan akurat dalam menganalisis potensi sumber daya alam wilayah, mengidentifikasi kondisi jaringan jalan serta penyediaan prasarana jalan sebagai faktor penting yang akan berpengaruh pada tingkat pencapaian fungsi Kota Terpadu Mandiri (KTM) Air Terang Kabupaten Buol. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis LQ, Skalogram dan SWOT. Hasil analisa dan pembahasan menunjukkan bahwa prasarana transportasi di Kabupaten Buol belum terpadu, efektif dan efisien dalam menunjang pengembangan wilayah transmigrasi yang diprogramkan olehkementeriantransmigrasi dan pedesaan melalui program pengembangan Kota Terpadu Mandiri. Jaringan jalan arteri dan kolektor sebagai prasarana transportasi yang menghubungkan antar wilayah kecamatan belum berfungsi dengan baik dalam mendistribusi hasil produksi kepusat distribusi dimana kondisi jalan sebagian besar mengalami rusak berat sehingga perlu penanganan yang serius oleh pemerintah daerah Kabupaten Buol. Strategi pengembangan jaringan jalan yang perlu diprioritaskan adalah pembangunan/pemeliharaan jaringan jalan menuju kawasan-kawasan potensial untuk menunjang pertumbuhan dan pengembangan wilayah, serta peningkatan sarana transportasi dalammendukung mobilitas penduduk sehingga potensi sumberdaya alam dapat dimafaatkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigrasi yang ada di Kabupaten Buol.
Rakhmawati Natsir
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, Volume 1, pp 95-100; https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v1i1.49

Abstract:
Persimpangan merupakan jalinan jalan yang memiliki posisi penting dan kritis dalam mengatur arus lalu lintas. Tidak praktis dan tidak optimalnyanya kinerja simpang akan menimbulkan permasalahan. Karena itu, pengaturan kinerja simpang dan pemakaian sinyal yang optimal sangat diperlukan untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi permasalahan pada persimpangan-persimpangan yang ada pada kota-kota besar maupun yang sedang mengalami perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang setelah dipasanganya lampu traffic light pada simpang tersebut. Data yang digunakan berupa data sekunder yaitu pertumbuhan kendaraan, pertumbuhan jumlah penduduk dan tata guna lahan. Untuk data primer yaitu volume lalu lintas (LHR), data hambatan samping dan data geometrik jalan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ruas jalan Batara Lattu dan Andi Attas sudah sangat layak di pasangnya lampu pengatur lalu lintas (traffic light) di tinjau dari kapasitas, derajat kejenuhan dan banyaknya arus lalulintas yang melintas rata-rata mencapai 2000smp/jam, jauh diatas standar pemasangan lampu lalulintas > 750 kend/jamnya. Sedangkan ruas jalan Andi Pangerang dan KH. Abdul Kadir Daud, sebenarnya belum selayaknya di pasangi lampu pengatur lalu lintas karnajumlah kendaraan yang melintas rata-rata hanya mencapai 500 dan 200 smp/jam, masih jauh dibawah standar pemasangan lampu lalulintas >750 kend/jam dan waktu menunggu hambatannya masih jauh dibawah angkat 30 detik.
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top