Refine Search

New Search

Advanced search

Results in Journal ILTEK : Jurnal Teknologi: 123

(searched for: journal_id:(6003911))
Page of 13
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Fadhli Rahman, Sriwati Sriwati, Nurhayati Nurhayati, Lilis Suryani
Published: 5 September 2020
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 5-8; doi:10.47398/iltek.v15i01.499

Abstract:
Unggas merupakan salah satu induk yang mampu menetaskan hingga empat telur pada masa inkubasi, dan ini dirasa kurang efektif untuk produktifitas memenuhi kebutuhan konsumen, untuk mengatasi dengan mengganti peran mesin yang menetaskan telur secara konvensional yang meningkatkan kemampuannya menjadi mesin inkubator telur yang otomatis sehingga dalam proses penetasan telur menjadi lebih mudah, hemat, dan praktis. Tujuan penelitian untuk merancang mesin penetas telur otomatis berbasis mikrokontroler ESP8266. Metode penelitian yang digunakan adalah mikrokontroler ESP8266 untuk mendapatkan hasil penetasan telur dengan akurat, adanya sebuah mesin penetasan konvesional mempunyai prinsip kerja dengan memanfaatkan bohlam dalam ruang inkubator sabagai sumber panas dan termostat yang bekerja berdasarkan prinsip pemuaian sebagai pemutus arus pada bohlam, termometer sebagai pengukur suhu ruang inkubator. Diharapkan pembacaan sensor dapat berfungsi dengan baik dan memberikan inputan pada mikrokontroler untuk menampilkan pada layar LCD. Hasil dari penelitian yaitu suhu / kelembaban untuk kebutuhan penetasan telur, dengan pengujian sensor DHT11 dimana mengetahui kebutuhan suhu pada inkubator penetas, pada Relay dilakukan pengujian berupa keaktifan dalam menerima perintah dari mikrokontroler dalam menjalankan sebagai pemutus baik dalam keadaan ON 5 menit maupun OFF 7 menit. Kesimpulan hasil dari kerja alat mesin penetas telur bekerja dengan efisien dengan suhu yang ditentukan dari suhu 39ºC - 40ºC.
Zulkifli Mangguluang, Jamaluddin Jamaluddin, Edi Purnomo, Hairul Anwar
Published: 5 September 2020
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 39-41; doi:10.47398/iltek.v15i01.507

Abstract:
Perkembangan teknologi otomatisasi pada penghapus papan tulis dapat meningkatkan tingkat kebersihan dan kesehatan, karena dengan sistem otomatisasi kegiatan menghapus papan tulis dapat dijalankan secara otomatis tanpa menghirup tinta spidol dan tidak mengotori tangan. Tujuan rancang bangun penghapus papan tulis otomatis dan mekanisme kerja penghapus papan tulis otomatis dengan menggunakan arduino uno. Metode rancangan penghapus papan tulis otomatis dibuat dengan menggunakan arduino uno sebagai mikrokontroler yang mengendalikan motor DC untuk menggerakkan penghapus. Perakitan mekanisme alat penghapus papan tulis dilakukan dengan menyiapkan prototype papan tulis yang telah dipasang pada rangka besi. Kemudian, memasang rel atas dan rel bawah. Dilanjutkan dengan memasang roda atas dan bawah pada rel atas dan rel bawah yang telah di rekatkan pada penjepit penghapus. Hasil rancangan sebuah alat penghapus papan tulis otomatis berbasis arduino uno, mampu memudahkan pengajar maupun pelajar dalam proses pembelajaran berlangsung dimana dalam waktu 1,71 detik dengan jarak 0,5 m dengan kecepatan 0,29 m/s dapat menghapus tinta spidol pada papan tulis. Kesimpulan perancangan ini yaitu alat penghapus papan tulis otomatis dapat bekerja sesuai dengan program yang dimasukkan dalam arduino uno dan mekanisme kerja penghapus papan tulis berfungsi dengan baik untuk menghapus tinta spidol yang ada pada papan tulis dengan daya sebesar 26,67 watt.
Hammada Abbas, Suradi Suradi, Ayyub Maulana, Nurul Uyuni Baharuddin
Published: 5 September 2020
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 9-12; doi:10.47398/iltek.v15i01.500

Abstract:
Ayam petelur merupakan jenis ayam yang rentan dengan risiko stres dan berpengaruh pada penurunan jumlah produksi telur. Oleh karena itu pemberian minum dilakukan secara rutin dan biasa dilakukan secara manual. Tujuan rancang bangun ini yaitu merancang dan menguji pengisian air minum pada kandang ayam ternak secara otomatis yang berbasis Arduino. Metode yang digunakan yaitu berbasis Arduino Uno. Hasil dari penelitian ini yaitu alat bekerja dimulai dari pembacaan jarak antara sensor ultrasonik dengan kapasitas air kurang atau sama dengan 3 cm, maka sensor ultrasonik akan mengirim data ke Arduino, kemudian data diteruskan sebagai perintah ke motor servo untuk berputar 90º berlawanan arah jarum jam sehingga keran air bergerak tertutup dan mengaktifkan LED hijau sebagai lampu indikator. Apabila pembacaan jarak antara sensor ultrasonik dengan kapasitas air lebih dari 3 cm, maka sensor ultrasonik akan mengirim data ke Arduino, kemudian data diteruskan sebagai perintah ke motor servo untuk berputar 90º searah jarum jam sehingga keran air bergerak terbuka dan mengaktifkan LED merah sebagai lampu indikator. Kesimpulan dari hasil perancangan ini yaitu: alat otomatisasi pengisian air minum pada kandang ayam ternak yang berbasis Arduino mengisi air pada tempat air minum ayam apabila jarak antara sensor ultrasonik dengan air / ketinggian air kurang dari 3 cm.
Fadhli Rahman, Faridah Faridah, Andi Ikram Nur, Andi Nadar Makkaraka
Published: 5 September 2020
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 15, pp 42-46; doi:10.47398/iltek.v15i01.508

Abstract:
Dalam dunia industri saat ini banyak produk yang dihasilkan secara massal yang dituntut untuk memiliki ketelitian yang tinggi, agar menjaga kualitas produk yang dihasilkan, maka diperlukanlah suatu alat yang dapat mendukung kinerja di bidang industri dan lengan robot merupakan salah satu jenis robot yang banyak digunakan terutama pada industri otomotif dan elektronik. Tujuan penelitian ini untuk merancang prototipe manipulator lengan robot berbasis Mikrokontroller dan untuk mengetahui serta memahami prinsip kerja lengan robot yang banyak digunakan dalam dunia industri. Hasil dari penelitian ini, yaitu prototipe manipulator lengan robot 4 dof ini dapat dikendalikan dengan potensiometer, apabila input potensiometer pada manipulator lengan robot 4 dof dalam keadaan aktif, maka lengan robot siap menerima perintah dari potensiometer. Prototipe manipulator lengan robot ini berfungsi dengan baik berdasarkan kinerja lengan robot yang mampu mengangkat dan memindahkan beban dengan berat maksimal 140 gram. Adapun prinsip kerja dari prototipe manipulator lengan robot, yaitu potensoimeter sebagai alat kontrol untuk menggerakkan lengan robot, kemudian LCD akan menampilkan status di setiap perputaran dan pergerakan robot dalam bentuk derajat.
Andi Haslindah, Ilham Idrus, Yeldi Pongsimpin, Randy Budicalista
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 14, pp 2016-2019; doi:10.47398/iltek.v14i01.360

Abstract:
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan upaya untuk menciptakan suasana bekerja yang aman, nyaman. Tujuan penelitian mengetahui risiko bahaya, dan tingkat risiko di lingkungan kerja bagian produksi. Penelitian ini dilaksanakan di Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, menggunakan metode Hazop (Hazard and Operability). Identifikasi bahaya dengan metode Hazop dilakukan berdasarkan alur proses produksi. Langkah selanjutnya setelah proses identifikasi adalah penilaian risiko pada masing-masing titik kajian. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui terdapat risiko rendah, sedang, tinggi dan ekstrim. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan pembagian kuesioner kepada karyawan. Hasil dari penelitian ini menemukan beberapa risiko dengan tingkat risiko seperti, mengganggu sistim pernapasan dengan risiko sedang, terbentur dengan risiko sedang, terpotong (terkena gerakan mesin) dengan risiko tinggi. Kesimpulan yang dihasilkan dalam penelitian ini yaitu: terdapat 11 sumber bahaya yang tergolong ekstrim, 31 sumber bahaya yang tergolong risiko tinggi, 109 sumber bahaya yang tergolong risiko sedang, dan 6 sumber bahaya yang tergolong rendah.
Ayu Lestari Perdana, Suci Fatmawati, Andrie Andrie
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 13, pp 1864-1870; doi:10.47398/iltek.v13i01.44

Abstract:
Data dan informasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses pengambilan keputusan baik di instansi pemerintah maupun swasta, begitu juga dalam lingkungan SMKN 2 Somba Opu Gowa, selama ini tata usaha dan guru – guru masih menggunakan sistem manual dalam mengolah data siswa mulai dari penggelompokan, pengorganisasian, dan penyajian datanya masih menggunakan sistem manual.Untuk itu perlu dibangun suatu rancangan sistem informasi yang lebih memudahkan pekerjaan tata usaha (operator) dalam pengaturan, pengelompokan, pengorganisasian maupun pencarian data siswa dengan menggunakan bahasa pemprograman Visual Basic 2010 dalam pengolahan database sistem informasi hasil belajar siswa di SMKN 2 Somba Opu Gowa. Dan untuk analisa data penulis menggunakan Metode White Box dalam pengujiannya (Flowchart dan Flowgraft). Hasil rancangan sistem informasi yang dibangun akan memudahkan pengambilan keputusan, tata usaha dan guru-guru dalam menyajikan informasi secara cepat, tepat, efisien, dan akurat baik kepada siswa, orang tua siswa dan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi tentang hasil belajar siswa SMKN 2 Somba Opu Gowa.
Andrie Andrie, Andi Haslinah
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 13, pp 1877-1881; doi:10.47398/iltek.v13i01.94

Abstract:
Air merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat diperlukan untuk kebutuhan hidup orang banyak, termasuk oleh seluruh makhluk hidup. Pemanfaatan air dalam berbagai kepentingan harus dilakukan dengan bijaksana. Hingga saat ini, Indonesia telah memiliki Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 20 Tahun 1990 Tentang Pengendalian Pencemaran Air. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang sebuah sistem pemurnian air yang dapat digunakan untuk memurnikan dan memberikan gambaran mengenai analisa kelayakan finansial untuk merancang sebuah alat penjernihan saringan pasir lambat. Serta pengujian konsep sustainable habitat system mengenai konsep untuk meminimalkan kerusakan pada lingkungan.
Ahmad Hanafie, Andi Haslindah, Saripuddin Muddin, Awaluddin Yunus
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 13, pp 1827-1832; doi:10.47398/iltek.v13i01.116

Abstract:
Mesin combine harverter yang dirancang secara terintegrasi dalam pengolahan hasil panen. Adalah pengambungan mesin thresher yaitu mesin yang merontokkan padi secara statis yang artinya mesin dalam posisi diam, bahan yang datang ke mesin untuk proses perontokan, lalu hasil rontokan tersebut dipindahkan pada mesin pembersih untuk memisahkan butiran padi yang hampa serta batang, daun atau kotoran lain yang masih menempel pada butiran padi sedangkan combineharveter adalah mesin yang digerakkan secara dinamis yang mampu digerakkan secara vertikal hasil rontokan ini dibawak kebagian mesin pembersih menghilangkan dedaunan serta batang yang masih terikut pada butiran padi, dalam penelitian kedua mesin digabung menjadi satu manfaat untuk mengurangi waktu kerja serta efesiensi biaya.Bak penghantar padi yang telah dirangkai dengan komponen lainnya ukuran panjang 180 cm. Lebar 14 cm dengan ketebalan 0,5 mm. Model bak penghantar ini dibuat secara terpisah-pisah, bak teridi dari 4 bagian yaitu bak bagian bawah (landasan penghantar), bagian bagian atas(penutup), Pentup bak kontrol bagian bawah untuk pengontrol bagian perontokan dan, bak kontrol bagian atas untuk bagian mesin thresher. penutup bak penghantar terdiri 2 bak yang terletak pada ujung bawah atas, dan pada bagian atas bawah. Fungsi penutup bak pengantar adalah sebagai alat kontrol bila mana terjadi suatu hal pada bagian antara ruang perontokan dengan arah ke penghantar, biasa terjadi bila butiran padi dan batang padi yang terbawah saat diroktokkan. Begitu juga alat kontrol pada bagian atas fungsi sama sebagai pengontrol antara penghantar ke bagian thresher.
Andi Haslindah, Jamaluddin Jamaluddin, Gita Saputri Kasman
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 12, pp 1755-1759; doi:10.47398/iltek.v12i02.375

Abstract:
Penelitian ini dilakukan di PT PLN (Persero) Sektor Pembangkit Tello bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat efektifitas SMK3 dan Bagaimana Kecelakaan Dan Penyakit Yang Terjadi Akibat Kerja pada PT. PLN (Persero) Sektor Pembangkit Tello. Metode penelitian kuantitatif, dimana proses awal dengan mengumpulkan data dari seluruh karyawan dengan teknik purposive sampling, kemudian dilakukan uji Validitas dan uji Realibilty berdasarkan hasil data yang didapatkan pada PT PLN (Persero) Sektor Pembangkit Tello. hasil uji data tersebut bahwa data yang diperoleh adalah valid dan relibel. selanjutnya dilakukan rekapitulasi persentase pelaksanaan SMK3 dari data yang didapatkan nilai persentase keseluruhan adalah 94%. Dengan nilai persentase tersebut maka kriteria tingkat pelaksanaan SMK3 PT PLN (Persero) Sektor Pembangkit Tello berada pada kriteria memuaskan. Hal ini pada mengacu pada Tingkat penilaian keberhasilan SMK3 menurut PERMEN 05 tahun 1996 yang telah disesuaian dengan PP No. 50/2012 merupakan indikator keberhasilan penerapan SMK3 oleh suatu perusahaan.
Nidya Tanti, Nurjannah Nurjannah, Ruslan Kalla
ILTEK : Jurnal Teknologi, Volume 14, pp 2053-2058; doi:10.47398/iltek.v14i2.415

Abstract:
Pupuk organik cair adalah larutan dari hasil pembusukan bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, limbah agroindustri, kotoran hewan, dan kotoran manusia yang memiliki kandungan lebih dari satu unsur hara. Tujuan dari penelitian yaitu bagaimana pengaruh komposisi dari campuran limbah organik (air ikan, air kelapa, kulit pisang) terhadap pembuatan pupuk cair yang sesuai SNI. Metode yang digunakan adalah experimen, dimana limbah ikan dan kulit pisang dipreparasi dengan cara ditimbang, ditambahkan air kemudian dihancurkan. Perbandingan sampel dengan air yaitu 1 : 5. Selanjutnya divariasikan penambahan limbah ikan, kulit pisang, dan air kelapa dicampurkan dengan komposisi yang sama dan ditambahkan activator (EM-4) dengan volume 100 ml, lalu didiamkan selama 2 minggu dengan cara aerob dan setiap hari dilakukan pengukuran pH dan temperatur. Setelah itu dilakukan pengujian C, N, P, dan K. Hasil dari penelitian yaitu Nilai kandungan C-Organik pada sampel A yaitu 5.04, pada sampel B yaitu 2.31, pada sampel C yaitu 2.31, pada sampel D yaitu 2.32 dan pada sampel E yaitu 2.40, dan nilai kandungan nitrogen pada sampel A yaitu 3.00, pada sampel B yaitu 2.422, pada sampel C yaitu 2.27, pada sampel D yaitu dan pada sampel E 2.66, serta nilai kandungan phosor pada sampel A yaitu 4.54 ,pada sampel B yaitu 2.49, pada sampel C yaitu 2.63, pada sampel D yaitu 2.39 dan pada sampel E yaitu 2.80. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan pada B, C, D dan E belum memenuhi standar, sedangkan perlakuan A dengan komposisi limbah ikan, kulit pisang, air kelapa dan EM-4 merupakan hasil terbaik karena diperoleh C-Organik yaitu 5,04 ; Nitrogen 2,95 ; Phospor 4,54 dan Kalium yaitu 5,04 ini sudah memenuhi standar Pertanian Nomor 70 Permenten SR.140/10/2011.
Page of 13
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top