Refine Search

New Search

Results in Journal Journal RESPECS: 45

(searched for: journal_id:(5985884))
Page of 1
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Diki Alhuda Dikrudin, Didik Subhakti Prawira Raharja, Dewi Laelatul Badriah
Published: 12 July 2021
Journal RESPECS, Volume 3, pp 53-59; https://doi.org/10.31949/respecs.v3i2.1339

Abstract:
Studi ini menyelidiki efek dari metode pengajaran yang berbeda pada perilaku mengajar yang mempengaruhi perubahan motivasi dan respon kompetensi siswa dalam pendidikan jasmani. Penelitian ekperimental ini dilakukan di SMKN 1 Palasah dengan kelas XI jurusan usaha perjalanan wisata yang terdiri dari 6 laki-laki dan 27 perempuan terpilih menjadi sampel dengan teknik cluster random sampling, instrumen motivasi yang menggambarkan motivasi intrinsik dan ektrinsik digunakan dalam proses pengumpulan data. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa dengan station learning center memberikan pengaruh terhadap peningkatan motivasi intrinsik dan ektrinsik siswa. Sehingga dalam rangka memotivasi siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani sebagai salah satu alternatif dapat menggunakan station learning center.
Riduan Radik, Y Touvan Juni Samodra, Uray Gustian
Published: 12 July 2021
Journal RESPECS, Volume 3, pp 20-31; https://doi.org/10.31949/respecs.v3i2.1036

Abstract:
Tujuan dari penelitian adalah pengembangan pemanasan dengan permainan tradisional bagi mahasiswa sebelum melakukan aktivitas olahraga. Metode yang digunakan adalah Reaserch and Development (RnD) dengan prosedur analisis potensi masalah, desain produk, validasi ahli, revisi desain dan uji coba. Subjek dalam penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga berjumlah 10 orang coba dari 7 putra dan 3 putri dengan rata-rata umur 20 tahun. Instrumennya menggunakan tes ukur denyut nadi dan angket. Teknik analisis yang menggunakan penghitungan statistik deskriptif. Hasil penilaian judge permainan pertama 98%, permainan kedua 98% dan permainan ketiga 98% yang artinya penilaian dari desain termasuk kategori “Sangat Layak” untuk diuji cobakan. Hasil dari penelitian uji coba kemahasiswa permaianan 1, permainan 2 dan pemainan 3 mendapat penilaian 64% meningkatkan denyut nadi kezona latihan dari 60% sampai 75%. Hal tersebut dapat dikatakan 100% permainan 1, permainan 2 dan permainan 3 berhasil meningkatkan denyut nadi.
Didi Suryadi, Y Touvan Juni Samodra, Edi Purnomo
Published: 12 July 2021
Journal RESPECS, Volume 3, pp 9-19; https://doi.org/10.31949/respecs.v3i2.1029

Abstract:
Kebugaran jasmani merupakan kemampuan tubuh seseorang dalam melakukan aktivitas sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang bearti. Bertujuan untuk membuktikan pengaruh weight training terhadap peningkatan kebugaran jasmani. Penelitian memberikan perlakuan berupa latihan weight training 14 station terhadap peningkatan kebugaran jasmani. Sampel terdiri dari 8 mahasiswa Pendidikan kepelatihan olahraga yang sudah aktif latihan. Pre-expremental design memberikan perlakuan weight training dengan metode sirkuit 14 alat tiga set selama 12 kali pertemuan dengan waktu istirahat antar set 5-8 menit. Intensitas latihan 100% atau beban maksimal. Data dianalisis dengan aplikasi SPSS menggunakan rumus paired sample berpasangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa subyek mengalami peningkatan. Kesimpulannya, latihan weight training dengan intensitas tinggi dosis 100% dari kemampuan maksimal dapat meningkatkan kebugaran jasmani.
Tatang Suryadin, Udi Sahudi, Kulyana Kulyana
Published: 12 July 2021
Journal RESPECS, Volume 3, pp 45-52; https://doi.org/10.31949/respecs.v3i2.1270

Abstract:
ABSTRAK. Dasar dalam penelitian ini adalah siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat keseluruhan dalam melakukan tendangan depan tekniknya masih kurang benar. Dengan rumusan masalah apakah terdapat pengaruh latihan tendangan ke atas kursi terhadap keterampilan tendangan depan pada ekstrakurikuler pencak silat di SMK Bina Insan Mandiri?. Dan tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh latihan tendangan ke atas kursi terhadap keterampilan tendangan depan pada ekstrakurikuler pencak silat di SMK Bina Insan Mandiri. Metode penelitian yang digunakan eksperimen dengan Pre-Exsperimental Desain dalam bentuk one group pretest posttest. Populasi dan sampel adalah siswa yang mengikuti ekstrakulikuler pencak silat di SMK Bina Insani yang berjumlah 16 orang diambil dengan cara total sampling. Tes yang digunakan adalah tes keterampilan tendangan diadaptasi dari Lubis dan Wardoyo. Analisis data menggunakan paired sample t test Berdasarkan pengolahan data diperoleh terjadi peningkatan sebesar 4,125, dengan standar deviasi 0,719. nilai Sig. (2-tailed) diperoleh nilai 0.000. Oleh karena nilai sig lebih kecil dari nilai alpha (0,000 < 0.05). Jadi bisa disimpulkan terdapat pengaruh latihan tendangan ke atas kursi terhadap keterampilan tendangan depan pada ekstrakurikuler pencak silat di SMK Bina Insan Mandiri. Peneliti merekomendasikan latihan tendangan ke atas kursi sebagai alternatif untuk melatih dan memperbaiki teknik tendangan depan.
Agito Fredi Suhendra, Yohaness Tauvan Juni Samodra, Uray Gustian
Published: 12 July 2021
Journal RESPECS, Volume 3, pp 32-44; https://doi.org/10.31949/respecs.v3i2.1037

Abstract:
The aim of this research is to develop warm-up games for junior high school students. The method used in this research is Reaserch and Development (RnD), with the development stage of problem analysis, heating design, heating testing, design revision, retrying, and final product. The instrument in this study used a pulse measurement test and a questionnaire. The data analysis used the eligibility formula for judges assessment, ANOVA analysis calculation, T Test and DN max calculation, namely 220 - age for student and student data. Subjects in the study, students as a small-scale trial amounted to 10 out of 9 boys and 1 girl with an average age of 20 years, the two junior high school students as a large-scale trial totaling 31 of 14 boys and 17 girls. From the three judges, the three games are 98% eligibility, which means that the assessment of the heating design is “Very Worthy” to try out. The results of the development of Game game modifications have three levels, namely the easy level of fun games, moderate levels of small games and difficult levels of big games and each level has a different intensity. The results of the first trial study students scored 60% to 75% in increasing their pulse rate to enter the Training Zone. The second trial of students scored a 60% to 75% increase in pulse rate to enter the Training Zone. That way, warming up with games can be used as an alternative to warming up before doing sports activities.
Rusmantri Rusmantri
Published: 12 July 2021
Journal RESPECS, Volume 3, pp 1-8; https://doi.org/10.31949/respecs.v3i2.1222

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk lebih memperbaiki pembelajaran lompat jauh dalam upaya meningkatkan hasil belajar terutama hasil lompatan yang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di SMPN 5 Kota Cirebon tahun ajaran 2012/2013 pada siswa kelas VIII.2 dengan jumlah siswa 25 (Dua kelas RSBI). Hasil penelitian pembelajaran lompat jauh dengan latihan lompat tali menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang dibuktikan dengan peningkatan rata-rata nilai teknik lompat jauh dari 57,24 menjadi 84,20 atau meningkat 47,1 %, ketuntasan belajar mencapai 100 % dan hasil jarak lompatan dari rata-rata meningkat 51,96 % dari rata-rata jarak 257,6 cm. menjadi 391,3 cm. Dari segi sikap, siswa termotivasi menerima konsep latihan kekuatan dengan skipping karena merasa senang dan gembira yang ditunjukkan dengan keaktifan siswa pada setiap tahapan pembelajaran. Dengan demikian Semakin tinggi frekuensi dan intensitas pengulangan maka akan semakin tinggi pula hasil kemampuan teknik dan hasil lompatan yang diperoleh.
R. Dadan Pra Rudiana, Udi Sahudi, Indra Adi Budiman, Martin Gustina
Published: 31 December 2020
Journal RESPECS, Volume 3, pp 67-72; https://doi.org/10.31949/jr.v3i1.2787

Abstract:
The purpose of this study was to determine the effect of using wooden planks on the under-passing skills of junior high school students. To support the research implementation, the writer used experimental research method which was conducted on 20 junior high school students. The results showed an increase in the average value and the t-count value of 4.667. This is due to an increase in students' under-passing skills. The application of the wooden plank media certainly causes students to get used to hand movements when doing under passing, this causes students' skills in under-passing to increase.Keywords: wood plank media; passing; volleyball gameABSTRAK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerepan media papan kayu terhadap keterampilan passing bawah siswa sekolah menengah pertama. Untuk mendukung pelaksanaan penelitian penulis menggunakan metode penelitian eksperimental yang dilakukan pada 20 siswa sekolah menengah pertama. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dan nilai t-hitung sebesar 4,667. Hal ini disebabkan adanya peningkatan keterampilan passing bawah siswa. Penerapan media papan kayu tersebut tentunya menyebabkan siswa terbiasa dengan gerak tangan pada saat melakukan passing bawah, hal ini menyebabkan keterampilan siswa dalam melakukan passing bawah semakin meningkat.Kata Kunci: media papan kayu; passing bawah; permainan bola voli
Mohamad Sadikin, Indra Prabowo, Didik Subhakti Prawira Raharja
Published: 31 December 2020
Journal RESPECS, Volume 3, pp 73-80; https://doi.org/10.31949/jr.v3i1.2788

Abstract:
The background of this research is the lack of movement or sports activities among students. The purpose of this study was to determine how much the level of physical fitness of the third semester students of the Physical Education Study Program FKIP Majalengka University 2019/2020. The method used in this research is descriptive method. The population in this study were 63 students from semester 3 A-C Physical Education Study Program, Majalengka University. The research sample was determined by incidental sampling. The research sample was 50 students. The instrument in this study was the bleep-test. To analyze the data obtained using relative frequency distribution analysis. Based on the results of the study, it shows that there is a difference between students who often do physical activity (sports) and those who rarely do physical activity (sports), the level of physical fitness is better for students who often exercise. Thus, physical activity greatly affects the physical fitness of the students themselves. Therefore, to get good fitness, students are required to be more diligent in doing physical activity (sports), so that they can move smoothly and not get sick easily.Key word: Physical fitness; College studentABSTRAK. Latar belakang penetitian ini adalah kurangnya aktivitas gerak atau olahraga dikalangan mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat kebugaran jasmani mahasiswa semester III prodi penjas FKIP Universitas Majalengka 2019/2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 63 mahasiswa dari semester 3 A - C Prodi Pendidikan Jasmani Universitas Majalengka. Sampel penelitian ini ditentukan dengan Sampling insidental. Sampel penelitian sebanyak 50 mahasiswa. Instrumen dalam penelitian ini adalah bleep-test. Untuk menganalisis data yang diperoleh menggunakan analisis distribusi frekuensi relatif. Berdasarkan pada hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan antara mahasiswa yang sering melakukan aktivitas fisik (olahraga) dengan yang jarang melakukan aktivitas fisik (olahraga), level kebugaran jasmaninya pun lebih baik mahasiswa yang sering berolahraga. Dengan demikian bahwa aktivitas fisik sangat mempengaruhi kebugaran jasmani mahasiswa itu sendiri. Maka dari itu juga mendapatkan kebugaran yang baik mahasiswa dituntut untuk lebih rajin melakukan aktivitas fisik (olahraga), agar bisa beraktivitas dengan lancar dan tidak mudah sakit.Kata Kunci: Kebugaran Jasmani; Mahasiswa.
Indra Adi Budiman, Rajip Mustafillah Rusdiyanto
Published: 31 December 2020
Journal RESPECS, Volume 3, pp 34-37; https://doi.org/10.31949/jr.v3i1.2782

Abstract:
The low motivation to learn football in students is the main problem in this study. The research objective was to determine the effect of traditional game modification on student motivation in the learning process of football at SMA 1 PGRI Majalengka. The research sample consisted of 20 female students. The research design used One Group Pretest Posttest. The data collection technique used a motivation questionnaire test for learning football which was carried out on the initial and final tests. The data processing and analysis technique used SPSS 24. In reviewing the data, the average result on the initial test was 9.85 and after the researcher gave treatment using the cat-and-mouse game there was an increase in the student test result data with an average of 11.35. With the average difference in the initial test and final test is 1.55. Based on the t-value obtained in the hypothesis test results, the t-count = 5.848 is greater than the t-table value = 1.725. Then the hypothesis H1 is accepted. The conclusion is that the use of the cat-and-mouse game has a significant effect on increasing motivation for learning football in SMA 1 PGRI Majalengka students.Keywords: Traditional Sports; Physical Education LearningABSTRAK. Rendahnya motivasi pembelajaran sepakbola pada siswi menjadi masalah utama dalam penelitian ini. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh modifikasi permainan tradisional terhadap motivasi siswi dalam proses pembelajaran sepakbola di SMA 1 PGRI Majalengka. Sampel penelitian berjumlah 20 orang siswi. Desain penelitian menggunakan One Group Pretest Posttest. Teknik pengumpulan data menggunakan tes angket motivasi pembelajaran sepakbola yang dilakukan pada tes awal dan akhir. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan SPSS 24 Secara pengulasan data hasil rata-rata pada tes awal yaitu 9.85 dan setelah peneliti memberikan treatment dengan menggunakan permainan kucing-kucingan terdapat peningkatan data hasil tes siswi yaitu dengan rata-rata 11.35. Dengan rata-rata selisih pada tes awal dan tes akhir yaitu 1.55. Berdasarkan nilai t hitung yang diperoleh pada hasil uji hipotesis adalah t-Hitung = 5.848 lebih besar daripada nilai t-Tabel = 1.725. Maka hipotesis H1 diterima. Kesimpulannya bahwa penggunaan permainan kucing-kucingan terdapat pengaruh signifikan terhadap peningkatan motivasi pembelajaran sepakbola pada siswi SMA 1 PGRI MajalengkaKata Kunci: Olahraga tradisional; Pembelajaran penjas
Nisa Ayu Lestari, Indra Prabowo
Published: 31 December 2020
Journal RESPECS, Volume 3, pp 54-58; https://doi.org/10.31949/jr.v3i1.2785

Abstract:
The background of this research is the people's interest in exercising using the Ranggajati Sports Center facilities in Cirebon Regency. The purpose of this study was to determine the public interest in using the Ranggajati Sports Center facility in Cirebon Regency. The method used in this research is a survey method with a quantitative qualitative descriptive approach. The population in this study were car free day participants who were said to be relatively heterogeneous. The sample in this study was determined by accidental sampling (coincidence sample) of 30 people. The type of data used is primary data obtained from a questionnaire and the results of the calculation of the instrument in the form of an interest questionnaire.The result of the questionnaire calculation is that 60% of the total population is categorized as high and 40% is categorized as moderate. The results of the total population who are interested in using the sports facilities of the Ranggajati Sports Center, Cirebon Regency, based on internal factors, about 8 people are categorized as high with a percentage of 26.67% and 22 people are categorized as moderate with a percentage of 73.33%. The conclusion of this study is that people's interest in exercising based on the Ranggajati Sports Center facility in Cirebon Regency is very high.Keywords: interest in sports; community; sports facilitiesABSTRAK. Latar belakang dari penelitian ini adalah minat masyarakat berolahraga menggunakan fasilitas Gelanggang Olahraga Ranggajati yang ada di Kabupaten Cirebon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat masyarakat menggunakan fasilitas Gelanggang Olahraga Ranggajati Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai dengan pendekatan deskriptif kualitatif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta car free day yang dikatakan relatif heterogen. Sample dalam penelitian ini ditentukan dengan sampel kebetulan (coincidence sample) sebanyak 30 orang. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner dan hasil perhitungan instrumen berupa angket minat. Hasil dari perhitungan angket adalah terdapat 60% dari total populasi dikategorikan tinggi dan 40% dikategorikan sedang. Hasil dari jumlah populasi yang berminat mengunakan fasilitas olahraga Gelanggang Olahraga Ranggajati Kabupaten Cirebon berdasarkan faktor internal sekitar 8 orang dikategorikan tinggi dengan persentase 26,67% dan 22 orang dikategorikan sedang dengan persentase 73,33%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah minat berolahraga masyarakat berdasarkan fasilitas Gelanggang Olahraga Ranggajati di Kabupaten Cirebon sangat tinggi.Kata Kunci: minat berolahraga; masyarakat; fasilitas olahraga
Noer Wachid Riqzal Firdaus, Mohammad Hasan Basri
Published: 31 December 2020
Journal RESPECS, Volume 3, pp 59-66; https://doi.org/10.31949/jr.v3i1.2786

Abstract:
The referee's mentality is very influential to lead every match. Because if a referee has a good mentality, it will affect his performance and productivity. This study aims to determine the mental condition of the referee to lead the semifinal and final matches of the Volleyball youth league in East Java Province in 2020. The method used in this research is descriptive quantitative. The population in this study were eight-person volleyball referees who led the semifinals and finals of the East Java province volleyball youth league in 2020, totaling eight-person. Based on the results of the calculation of the questionnaire that was filled in by the volleyball referee who was in charge of being the first referee and the second referee in the semifinal and final matches, the mental condition of MH subjects was getting better when leading the final match. Similar to MH, subjects NW, HA and RF also had a better mental condition when leading the final match. On the other hand, MH, NW, HA and RF subjects, AR, KD, HK and IP subjects had a mental condition when leading the final match. The results of this study indicate that the referee's mental condition is strongly influenced by several factors, namely fatigue, an atmosphere of anger, a feeling of being ready, energetic and full of energy, tension, self-assessment, confusion and depression. The greater the score on the factors of fatigue, anger, tension, confusion and depression, the lower the mental condition. As for the feeling of being ready to be energetic and full of energy and self-assessment, the greater the factor, the higher the mental condition. From this research, it can be concluded that the mental condition of the referees who led the semifinals and finals of the East Java Province volleyball youth league in 2020 was on average in good condition.Keywords: Referee Mental Condition; Semifinal; FinalABSTRAK. Mental wasit sangat berpengaruh untuk memimpin setiap pertandingan. Sebab apabila seorang wasit memiliki mental yang baik, maka akan berpengaruh terhadap kinerja dan produktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi mental wasit memimpin pertandingan semifinal dan final liga remaja bolavoli Provinsi Jawa Timur tahun 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah wasit bolavoli yang memimpin pertandingan semifinal dan final liga remaja bolavoli provinsi Jawa Timur tahun 2020 yang berjumlah delapan orang. Berdasarkan hasil perhitungan angket yang telah diisi oleh wasit bolavoli yang bertugas menjadi wasit pertama dan wasit kedua pada pertandingan semifinal dan final menghasilkan Kondisi mental subjek MH semakin baik saat memimpin pertandingan final. Sama dengan MH, subyek NW, HA dan RF juga memiliki kondisi mental yang semakin baik saat memimpin pertandingan final. Lain halnya dengan subyek MH, NW, HA dan RF, subyek AR, KD, HK dan IP memiliki kondisi mental yang menurun saat memimpin pertandingan final. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi mental wasit sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kelelahan, suasana amarah, perasaan siap, energik dan penuh tenaga, ketegangan, penilaian diri, suasana bingung dan depresi. Semakin besar skor pada faktor kelelahan, suasana amarah, ketegangan, suasana bingung dan depresi semakin rendah kondisi mentalnya. Sedangkan untuk faktor perasaan siap energik, dan penuh tenaga dan penilaian diri semakin besar faktornya semakin tinggi pula kondisi mentalnya. Dari penelitian ini dapat disimpulkan kondisi mental wasit yang memimpin pertandingan semifinal dan final liga remaja bolavoli Provinsi Jawa Timur tahun 2020 rata-rata dalam keadaan baik.Kata Kunci: Kondisi Mental Wasit; Semifinal; Final
Dini Dwijayanti, Brio Alfatihah Rama Yudha
Published: 31 December 2020
Journal RESPECS, Volume 3, pp 18-26; https://doi.org/10.31949/jr.v3i1.2780

Abstract:
Volleyball is a complex sport with demands on technical, tactical and physical abilities. One of the basic techniques that are very important in volleyball is serving, a volleyball team must have a good service ability to support points and wins. However, this is not seen in the Extracurricular Team of SMAN 26 Bandung. About 30% of athletes who master the overhead float service well, and the rest are still lacking so that during the competition many numbers are wasted due to errors / failures to serve overhead floats. The purpose of this study was to increase the success in performing overhead float services by providing a weight training program. The research method used is Pre-Experimental Design with One-Group Pre-Post Test Design. The weight training program was given for 8 weeks with a total of 16 meetings. Subjects were selected using saturated sample technique with a total of 10 female athletes of volleyball extracurricular at SMAN 26 Bandung. The pre and post test data were obtained by using the top service skill test in volleyball. The results obtained in this study (12,829> 2,262), then Ho is rejected, meaning that HI is accepted, in other words that there is a significant increase between the initial test and the final test so that giving weight training can increase the success of overhead float services. The notes in giving exercise are given on an ongoing basis, regularly and use practice principles.Keywords: Volleyball; Serve; Overhead Float; Weight Training; Extracurricular.ABSTRAK. Bola voli adalah olahraga yang kompleks dengan tuntutan teknis, taktis, dan kemampuan fisik. Salah satu teknik dasar yang sangat penting dalam permainan bola voli adalah servis, sebuah tim bola voli harus memilki kemampuan servis yang baik untuk menunjang perolehan poin dan kemenangan, Akan tetapi, tidak terlihat pada tim Ekstrakulikuler SMAN 26 Bandung. Sekitar 30% atlet yang menguasai servis overhead float dengan baik, dan sisanya masih kurang sehingga pada saat pertandingan banyak angka terbuang karena kesalahan/kegagalan melakukan servis overhead float. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keberhasilan dalam melakukan servis overhead float dengan memberikan program latihan beban. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan One-Group Pre-Post Test Design. Pemberian program latihan beban dilakukan selama 8 minggu dengan total 16 kali pertemuan. Subjek dipilih dengan menggunakan Teknik sampel jenuh dengan total 10 atlet putri ekstrakulikuler bola voli SMAN 26 Bandung. Data pre dan post-test diperoleh dengan menggunakan tes keterampilan servis atas dalam permainan bola voli. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini (12,829 > 2,262), maka Ho di tolak artinya HI diterima, dengan kata lain bahwa terdapat peningkatan yang signifikan antara tes awal dan tes akhir sehingga pemberian latihan beban dapat meningkatkan keberhasilan servis overhead float. Yang menjadi catatan dalam pemberian latihan diberikan secara berkelanjutan, teratur dan menggunakan prinsip-prinsip latihan.Kata Kunci: Bola Voli; Servis; Overhead Float; Latihan Beban; Ekstrakulikuler
Arief Sulaiman, Harda Dedali, Tatang Suryadin
Published: 31 December 2020
Journal RESPECS, Volume 3, pp 1-6; https://doi.org/10.31949/jr.v3i1.2778

Abstract:
The problem in this study is that students in class 10 of IPS SMA 2 Majalengka have an average swimming technique that is not perfect, and the pedaling is not powerful. For this reason, tools are needed to improve his swimming technique as well as develop his physical condition. The author tries to use buoys and fins swimming in his swimming lessons. The research method used in this research is action research. In class 10 there are 12 people. The instrument used was a freestyle swimming assessment rubric. Result report, it is obtained an overview in cycle I of 4 students (33.3%) and 8 people (66.7%) who did not complete, in cycle II as many as 7 people (58.3%). complete students and 5 students (41.7%) did not complete, and in cycle III 11 people (91.6%) students completed learning freestyle swimming and 1 0rang (8.4%) did not complete. The learning outcomes of swimming which are the ultimate goal of swimming learning require maximum effort and improvement at each stage of learning. In addition, a very important factor in achieving these goals is a means of learning. Adequate equipment and good learning stages will have the opportunity to achieve learning objectivesKeywords: Learning Stages; Facilities; Learning OutcomesABSTRAK. Permasalahan dalam penelitian ini adalah peserta didik di kelas 10 IPS SMA 2 Majalengka rata-rata teknik renang tidak sempurna, serta kayuhan tangan kurang bertenaga. Untuk itu diperlukan alat bantu untuk memperbaiki teknik berenangnya sekaligus mengembangkan kondisi fisiknya. Penulis mencoba menggunakan pelampung dan fins swimming dalam pembelajaran renangnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan. Di kelas 10 jumlah orang sebanyak 12 orang. Instrumen yang digunakan adalah Rubrik penilaian renang gaya bebas. Hasil penelitian melaporkan diperoleh gambaran pada siklus I peserta didik yang tuntas dalam belajar sebanyak 4 orang (33,3%), dan 8 Orang (66,7 %) tidak tuntas, pada siklus II sebanyak 7 orang (58,3 %) peserta didik tuntas dan 5 orang (41,7 %) tidak tuntas, dan pada siklus III 11 orang (91,6 %) peserta didik tuntas dalam pembelajaran renang gaya bebas dan 1 0rang (8,4 %) tidak tuntas. Hasil belajar renang yang menjadi tujuan akhir dari suatu pembelajaran renang memerlukan upaya yang maksimal dan perbaikan pada setiap tahapan belajarnya. Selain itu faktor yang sangat penting dalam pencapaian tujuan tersebut adalah sarana pembelajaran. Peralatan yang memadai dan tahapan pembelajaran baik akan berpeluang pencapaian tujuan pembelajaran.Kata Kunci: Tahapan Pembelajaran; Sarana; Hasil Belajar
Tofik Yulianto, Ali Priyono, Mimin Emi Suhaemi
Published: 31 December 2020
Journal RESPECS, Volume 3, pp 87-93; https://doi.org/10.31949/jr.v3i1.2790

Abstract:
This research was motivated by the lack of mastery of the undergraduate soccer technique among the students of the football extracurricular activities at SDN Sembung 01 Larangan Brebes. The purpose of this study was to improve the ability of the elementary school soccer extracurricular football takraw elementary school students through the study of the drill method on the underfoot football in the game of takraw. The method used is experimental. The instrument for collecting data is the Sepak Takraw service test. The population in this study were students who took part in the extracurricular activities of Sepak Takraw, while the sample used was total sampling, so that all populations were used as samples. The sample used was 20 students who participated in the extracurricular activities of Sepak takraw SDN Sembung 01 Larangan Brebes. The data obtained are then processed and analyzed using appropriate statistics. The data obtained from the pretest and posttest, from the SPSS output obtained T count = 11,643> T table = 2,093. If seen from significant, that the sig. (2-tailed) of 0,000. Because the significance value is less than (α = 0.05), Ho is rejected and Ha is accepted. So, it can be concluded that there is an effect of the drill method on lower-level soccer skills in the extracurricular soccer games of SDN Sembung 01 Larangan Brebes students. It is suggested that researchers seek and apply methods that combine them.Keywords: Drill Methods; Sepak Mula Lower; Sepak TakrawABSTRAK. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya penguasaan teknik sepak mula bawah pada siswa ekstrakurikuler sepak takraw SDN Sembung 01 Larangan Brebes. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan teknik sepak mula bawah pada siswa ekstrakurikuler sepak takraw SD melalui studi metode drill pada sepak mula bawah pada permainan sepak takraw. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Instrumen untuk mengumpulkan data adalah tes servis sepak takraw. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepak takraw, sedangkan sampel yang digunakan yaitu total sampling, sehingga semua populasi dijadikan sebagai sampel. Sampel yang digunakan adalah siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepak takraw SDN Sembung 01 Larangan Brebes berjumlah 20 siswa. Data yang diperoleh, selanjutnya diolah dan di analisis dengan menggunakan statistik yang cocok. Data yang diperoleh dari pretest dan posttest, dari output SPSS diperoleh T hitung = 11.643 > T tabel = 2.093. Jika dilihat dari signifikan, bahwa nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Karena nilai signifikasi kurang dari (α = 0.05), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode drill terhadap keterampilan sepak mula bawah pada permainan sepak takraw siswa ekstrakurikuler SDN Sembung 01 Larangan Brebes. Disarankan oleh peneliti bisa mencari dan menerapkan metode yang mengkombinasikannya.Kata Kunci: Metode Drill; Sepak Mula Bawah; Sepak Takraw
Aziz Haqqul Mubin, Endi Rustandi
Published: 31 December 2020
Journal RESPECS, Volume 3, pp 7-17; https://doi.org/10.31949/jr.v3i1.2779

Abstract:
Basic locomotor movements are movements that cause the haste or skill used to move the body from one place to another. The research method is research and development. This research is a development that aims to produce a product in the form of an adventure-based learning model on locomotor basic motion at SDN 2 Panyingkiran Kidul. The sample in the small-scale study was 10 students and the large scale was 20 students. The data from the analysis of teacher evaluation data obtained an average proportion of 83.3% and expert evaluation of 80.6%. From the recap of the value of the questionnaire results that were filled in by 10 students in total, the average proportion was 90%, meaning that students could complete the exercise in a good category. The results of the small-scale trial recap were 2.5% who answered difficult, 25% who answered medium, and 72.5% who answered easy. The results of the large-scale trial data analysis of 20 students as a whole obtained an average proportion of 88%, meaning that students can complete the exercises in a good category. The results of the large-scale trial recap were 6.25% who answered difficult, 23.75% who answered medium, and 70% who answered easy. Thus, it can be denied that the development of an adventure-based learning model is acceptable and improves the basic locomotor movement abilities of students at SDN 2 Panyingkiran Kidul.Keywords: Model Development; Learning; Basic Locomotor movementsABSTRAK. Gerakan dasar lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan terjadinya perpindahan tempat atau keterampilan yang digunakan memindahkan tubuh dari satu tempat ke tempat lainny. Metode penelitian ini adalah research and development. Penelitian ini merupakan pengembangan yang bertujuan menghasilkan produk berupa model pembelajaran berbasis petualangan pada gerak dasar lokomotor di SDN 2 Panyingkiran Kidul. Sampel dalam penelitian pada skala kecil 10 siswa dan skala besar 20 siswa.Data hasil analisis data evaluasi guru penjas didapat rata-rata persentase 83.3% sedangkan evaluasi dosen ahli 80.6%. Adapun dari rekap nilai hasil angket yang di isi oleh 10 siswa secara keseluruhan didapat rata-rata persentase 90% artinya siswa dapat menuntaskan latihan dengan kategori baik. Adapun hasil rekap angket uji coba skala kecil adalah adalah 2,5% yang menjawab sulit, 25% yang menjawab sedang, dan 72,5% yang menjawab mudah. Hasil analisis data uji coba skala besar 20 siswa secara keseluruhan didapat rata-rata persentase 88% artinya siswa dapat menuntaskan latihan dengan kategori baik. Adapun hasil rekap angket uji coba skala besar adalah adalah 6.25% yang menjawab sulit, 23.75% yang menjawab sedang, dan 70% yang menjawab mudah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran berbasis petualangan dapat diterima dan meningkatkan kemampuan gerak dasar lokomotor siswa di SDN 2 Panyingkiran KidulKata Kunci: Pengembangan Model; Pembelajaran; Gerak Dasar Lokomotor.
Tio Evan Prillany, Rajip Mustafillah Rusdiyanto
Published: 31 December 2020
Journal RESPECS, Volume 3, pp 81-86; https://doi.org/10.31949/jr.v3i1.2789

Abstract:
Playing is a basic requirement of every individual and knows no age limit. In the learning process, games are one of the right strategies in increasing learning success. The purpose of this study was to determine whether game-based learning can improve learning outcomes squat-style long jump in fifth grade students of Kalibanteng Larangan Elementary School, Brebes Regency, Central Java. The method used in this research is the experimental method. The design used in this study was a one-group pretest-posttest design. In this research design, there are pre-test and post-test treatments. The instrument for collecting the data was the squat-style long jump test. The research results obtained, then processed and analyzed using SPPS. Data obtained from pre-test and post-test, from the SPSS output obtained t-count = 24,479> t-table = 2,048. If seen from significant, that the sig. (2-tailed) of 0,000. Because the significance value is less than (α = 0.05), Ho is rejected and Ha is accepted.Keywords: Game Based Learning; Learning Outcomes; Long Jump.ABSTRAK. Bermain merupakan kebutuhan dasar dari seriap individu dan tidak mengenal batasan usia. Dalam proses pembelajaran, permainan menjadi salah satu strategi jitu dalam meningkatkan keberhasilan belajar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran berbasis permainan dapat meningkatkan hasil belajar lompat jauh pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Kalibanteng Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam peneliti ini yakni metode eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini yaitu one-group pretest-posttest design. Dalam desain penelitian ini terdapat perlakuan pre-test dan post-test. Instrumen untuk mengumpulkan data adalah tes lompat jauh. Hasil penelitian yang diperoleh, selanjutnya diolah dan di analisis dengan menggunakan SPPS. Data yang diperoleh dari pre-test dan post-test, dari output SPSS diperoleh t-hitung = 24.479 > t-tabel = 2.048. Jika dilihat dari signifikan, bahwa nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Karena nilai signifikasi kurang dari (α = 0.05), maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Permainan; Hasil Belajar; Lompat Jauh
Marfyana Anggun Faisal, Indrayogi Indrayogi
Published: 31 December 2020
Journal RESPECS, Volume 3, pp 47-53; https://doi.org/10.31949/jr.v3i1.2784

Abstract:
Basically, futsal is a game that requires maximum technique and tactics. Therefore, futsal players are required to have optimal endurance so that they always move without experiencing fatigue. However, the problem faced at Club X Soes is the low aerobic endurance of futsal players. The research objective was to determine the effect of continuous and interval training methods on increasing the aerobic endurance of futsal players. The method used is experimental. The research design used One Group Pretest Posttest. The population in this study was 12 futsal players. The sampling technique used total sampling. The research sample consisted of 12 futsal players. This type of research is quantitative research. The data collection technique used the bleep test which was carried out in the initial and final tests. Data processing and analysis techniques use SPSS 24. test result data can be proven which in the initial test results before treatment is given 41.3 and after being given the continuous training method treatment and the interval becomes 45.2 meaning that the test data shows an increase in athlete's endurance 4. Apart from test data, the increased endurance of futsal players is also strengthened from the results of the hypothesis test, the value of t-count = 9,326 is greater than the value of t-table = 1.789 or the hypothesis is accepted. Based on the t value obtained above, it can be concluded that the continuous and interval training method has a significant effect on the endurance of futsal players or in other words the research hypothesis is acceptable.Keywords: Continuous Exercise; Interval Training; Aerobic EnduranceABSTRAK. Pada dasarnya permainan futsal merupakan permainan yang membutuhkan teknik dan taktik yang maksimal. Oleh karena itu, pemain futsal dituntut memiliki daya tahan tubuh yang optimal agar selalu bergerak tanpa mengalami kelelahan namun permasalahan yang dihadapi pada club x soes adalah masih rendahnya daya tahan aerobik pemain futsal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode latihan kontinu dan interval terhadap peningkatan daya tahan aerobik pemain futsal. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Desain penelitian menggunakan One Group Pretest Posttest. Populasi dalam penelitian ini dengan jumlah 12 pemain futsal. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Sampel penelitian dengan jumlah 12 pemain futsal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes bleep test yang dilakukan pada tes awal dan akhir. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan SPSS 24. data hasil tes dapat dibuktikan yang mana pada hasil tes awal sebelum diberikan perlakuan 41.3 dan setelah diberikan perlakuan metode latihan kontinu dan interval menjadi 45.2 artinya dari data tes tersebut menunjukan adanya peningkatan daya tahan atlet 4. Selain dari data tes, peningkatan daya tahan pemain futsal dikuatkan pula dari hasil uji hipotesis nilai t-Hitung = 9.326 lebih besar daripada nilai t-Tabel = 1.789 atau hipotesis diterima. Berdasarkan nilai t hitung yang diperoleh di atas, maka dapat disimpulkan bahwa metode latihan kontinu dan interval berpengaruh signifikan terhadap daya tahan pemain futsal atau dengan kata lain hipotesis penelitian dapat diterima. Kata Kunci: Latihan Kontinu; Latihan Interval; Daya Tahan Aerobik
Iko Kuswono, Dewi Laelatul Badriah, Riza Sukma Fauzi
Published: 31 December 2020
Journal RESPECS, Volume 3, pp 27-33; https://doi.org/10.31949/jr.v3i1.2781

Abstract:
The speed of Kick Type C extracurricular members of SMKN 1 Balongan is still low, an indication of the mistakes made is that when doing training there are still many Type C kicks that are easy to catch so this is a drawback for the extracurricular participants. The purpose of this study was to determine the effect of the plyometric training method on the kick speed of Type C participants in the pencaksilat extracurricular activity of SMKN 1 Balongan in 2020. The study used an experimental method with a One Group Pretest-Posttest design. The population was students of the extracurricular pencak silat SMKN 1 Balongan, using a saturated sample of 15 participants of the extracurricular pencak silat at SMKN 1 Balongan. With a sickle kick speed test instrument. Technique of data processing using SPSS 22. Hypothesis test Kick Type C right leg obtained Tcount -9,974> Ttable 2.145 and Sig. (2-tailed) 0.000 Ttabel 2.145 dan Sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05, maka hipotesis yang diajukan terdapat pengaruh yang signifikan Metode latihan Plyometric terhadap kecepatan tendangan Tipe C cabang pencak silat PSHT 1922 Indonesia pada siswa ekstrakurikuler pencak silat di SMKN 1 Balongan terbukti dan dapat diterima.Kata Kunci: Metode latihan plyometric; tendangan Tipe C
Indrayogi Indrayogi, Bayu Dwi Febrianto
Published: 31 December 2020
Journal RESPECS, Volume 3, pp 38-46; https://doi.org/10.31949/jr.v3i1.2783

Abstract:
Based on empirical data, it was found that most of the female soccer players in Majalengka Regency were less able to perform basic shooting techniques well, this was because they had not been given proper training methods and were less varied and effective in reaching all athletes equally, so that the athletes' motivation to improve their abilities was do shooting. The researcher raised a problem about the application of community learning methods to increase the ability of Majalengka female soccer players which aims to apply community learning methods to increase the shooting ability of soccer players in Majalengka district. The samples taken were all athletes of the women's soccer team in Majalengka district, allegedly 24 players. While the method used in this research is a quantitative method with an experimental approach. The instruments used were practical tests and observation sheets. From the analysis of research data which states that this method has an impact on increasing the ability of basic football techniques, especially shooting, because in practice athletes are required to be in the training process. The conclusion is that the application of community learning methods has an effect on increasing the shooting ability of female soccer players in Majalengka district. Keywords: Learning Community; Shooting; Women Football ABSTRAK. Berdasarkan data empiris, menemukan bahwa sebagian besar pemain sepakbola putri Kabupaten Majalengka kurang mampu melakukan teknik dasar shooting dengan baik, hal tersebut dikarenakan belum diberikannya metode latihan yang tepat dan kurang variatif serta efektif menjangkau seluruh atlet secara merata, sehingga kurangnya motivasi atlet dalam meningkatkan kemampuannya dalam melakukan shooting. Peneliti mengangkat masalah tentang pengaruh penerapan metode learning community terhadap peningkatan kemampuan shooting pemain sepakbola putri Majalengka yang bertujuan untuk mengetahui penerapan metode learning community terhadap peningkatan kemampuan shooting pemain sepakbola putri kabupaten Majalengka. Sampel yang diambil adalah atlet seluruh pemain tim sepakbola putri kabupaten Majalengka yang berjumlah 24 pemain. Sedangkan metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah test praktek dan lembar observasi. Dari hasil analisis data penelitian menyatakan bahwa metode ini memberikan dampak peningkatan kemampuan teknik dasar sepakbola khususnya shooting, karena pada pelaksanaanya atlet dituntut untuk bekerjasama dalam proses latihan. Kesimpulannya yaitu penerapan metode learning community berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan shooting pemain tim sepakbola putri kabupaten Majalengka. Kata Kunci: Learning Community; Shooting; Sepakbola Putri
Indrayogi Indrayogi, Rudi Rudi
Published: 24 June 2020
Journal RESPECS, Volume 2, pp 73-84; https://doi.org/10.31949/jr.v2i2.2253

Abstract:
Abstrak Dalam penelitian ini akan meneliti pengaruh latihan soccer like games terhadap dasar sepakbola di SMPN 1 Sukahaji Majalengka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan soccer like games terhadap keterampilan dasar sepakbola. Untuk penelitian ini metode yang digunakan adalah metode eksperimen, dengan desain penelitian Pre-test Post-test control group design. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes keterampilan passing. Berdasarkan hasil penghitungan dan pengujian signifikan eksperimen, ternyata eksperimen lebih memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar passing, dalam permainan sepakbola di SMPN 1 Sukahaji Majalengka. Hal ini terlihat dari hasil passing eksperimen dengan nilai (2,87) > (2,048). Sebagai saran dari peneliti untuk pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani disekolah dapat menerapkan pembelajaran soccer like games sebagai alternatif atau solusi, karena pembelajaran ini tepat untuk digunakan pada siswa pemula karena tugas gerak yang diberikan sesuai dengan tahap perkembangan siswa. Selain itu pembelajaran soccer like games memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil keterampilan passing dalam permainan sepakbola di SMPN 1 Sukahaji Majalengka. Kata Kunci: Latihan, Soccer Like Game, Sepakbola
Endi Rustandi, Toto Sukriyanto
Published: 24 June 2020
Journal RESPECS, Volume 2, pp 50-56; https://doi.org/10.31949/jr.v2i2.2250

Abstract:
Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode bermain terhadap penguasaan teknik dasar lompat jauh di sdn 2 panunggul kecamatan gegesik kabupaten cirebon. Dengan tujuan penerapan metode bermain dalam penelitian ini dapat digunakan menjadi salah satu pembelajaran yang efektif, kreatif dan berpengaruh positif terhadap menurunya tingkat kejenuhan siswa. Jenis penelitian ini menggunakan desain eksperimen (eksperimen) dengan menggunakan sampel berjumlah 25 sampel (total sampling) dan dari 25 sampel tersebut yaitu siswa kelas VI dan kemudian dilakukan treatment selama 13 kali pertemuan. Instrumen dalam penelitian ini adalah menggunakan pretest-post test dengan skala pengukuran dengan teknik pengolahan data menggunakan uji normalitas dan uji paired sample T tes. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berpengaruh terhadap penerapan metode bermain terhadap penguasaaan teknik dasar lompat jauh. Karena nilai T = -6.263 hasil penelitian membuktikan bahwa metode bermain memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap penguasaan teknik dasar lompat jauh. Kata Kunci : Metode Bermain, Lompat Jauh
Tatang Suryadin, Rudi Rudi, Ibnu Malik Faisal
Published: 24 June 2020
Journal RESPECS, Volume 2, pp 85-90; https://doi.org/10.31949/jr.v2i2.2254

Abstract:
Abstrak Penelitian ini mengkaji pengembangan model latihan gerak jurus tunggal baku pencak silat. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang diperoleh dari evaluasi dosen dan pelatih pencak silat, uji coba kelompok kecil 10 siswa dan uji kelompok kecil 20 siswa. Data berupa hasil penilaian mengenai kulaitas produk, dan hasil pengisian kuesioner oleh siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase. Berdasarkan hasil analisis data pelatih pencak silat didapat rata-rata persentase 91,67 % (Kategori Sangat Baik) dan hasil analisis data evaluasi dosen ahli didapat rata-rata persentase 77,78 % (Kategori Baik). Artinya model latihan layak untuk digunakan. Hal ini berdasarkan hasil analisis data uji coba skala kecil 10 siswa didapat rata-rata persentase 77,50 % (kategori baik). Selanjutnya hasil analisis data uji coba skala kecil 20 siswa didapat rata-rata persentase 77,08 % (Kategori baik). Faktor yang menjadikan model ini dapat diterima siswa adalah dari hasil angket yang diisi oleh 10 siswa adalah 12,5 % siswa menjawab sulit, 47,5 % siswa menjawab sedang dan 40 % siswa menjawab mudah. Dari hasil angket yang di isi oleh 20 siswa adalah 10 % siswa menjawab sulit, 50 % siswa menjawab sedang dan 40 % siswa menjawab mudah. Saran produk penelitian pengembangan ini dapat dijadikan sebagai alternatif model latihan gerak jurus tunggal baku. Penting dilakukan uji coba lanjutan yang terkait dengan model latihan ini. . Kata Kunci: Pengembangan, Jurus Tunggal, Pencak Silat
Maya Nurhayati, Endi Rustandi
Published: 24 June 2020
Journal RESPECS, Volume 2, pp 63-66; https://doi.org/10.31949/jr.v2i2.2247

Abstract:
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui seberapa besar peran psikologis terhadap keterampilan bermain sepakbola sebelum bertanding pada team sepak bola (2) Sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui hasil yang diharapkan (3) Memperoleh data empiric tentang peran psikologis terhadap keterampilan bermain sepak bola sebelum bertanding. Penelitian ini menghasilkan pengetahuan dan pemahaman untuk diterapkan pada saat latihan dan sebagai acuan untuk pembinaan prestasi atlit. Untuk menghasilkan proses pembinaan yang efektif ditempuh dengan studi pendahuluan, pengembangan instrument, uji kelayakan instrumen,. Penelitian ini adalah penelitian korelasi dan regresi tentang peran psikologis terhadap keterampilan bermain sepakbola sebelum bertanding, dengan menggunakan metode survei. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh Pemain pada team sepak bola POSTAR yang berjumlah 22 orang. Psikologis diukur menggunakan angket yang terdiri atas tujuh faktor psikologis, yaitu: faktor psikologis motivasi, optimis, self-talk, percaya diri, konsep diri, konsentrasi, dan emosi, untuk mengukur keterampilan bermain sepakbola menggunakan tes David Lee yang telah dimodifikasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase dan regresi korelasi. Hasilnya di dapati sumbanga efektif konsentrasi paling besar 13,28% dan sumbangan efektif paling kecil motivasi 8,27%. Kata kunci : Peran Psikologis, Keterampilan Bermain Sepak bola
Rudi Rudi, Udi Sahudi, Saeful Mumin
Published: 24 June 2020
Journal RESPECS, Volume 2, pp 67-72; https://doi.org/10.31949/jr.v2i2.2249

Abstract:
Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya ledak otot tungkai pada nomer lompat jauh gaya jongkok. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen karena adanya perlakuan yang sengaja ditimbulkan dalam penelitian, Subjek dalam penelitin ini adalah peserta didik sekolah menengah atas Madrasah Aliyah Fatahillah Lohbener, Indramayu. Dengan populasi 29 orang. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian, yang berjumlah 29 orang, antara lain laki-laki yang berjumlah 14 orang dan perempuan 15 orang. Dari hasil penghitungan statistika menggunakan program microsoft excel.Teknik pengumpulan data menggunakan tes awal dan akhir intsrumen penelitian yang digunakan adalah penilaian produk/prestasi teknik lompat jauh. teknik analisis digunakan teknik pengujian normalitas dan homogenitas serta pengujian hipotesis. Data tes awal untuk rata-rata dari pengujian latihan lompat tali dan lompat katak adalah 2,76 sedangkan untuk data tes akhir adalah 2,81. kemudian hasil dari simpangan baku nya dalam tes awal adalah 0,32 sedangkan hasil dari tes akhirnya adalah 0,32. Sedangkan taraf signifkansi nya adalah 0,05 kemudian daftar distribusi t nya adalah 0,806 Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwaa ada pengaruh yang signifikan terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok. dengan metode latihan lompat tali dan lompat katak. Kata Kunci: Lompat Tali, Lompat Katak, Lompat Jauh Gaya Jongkok.
Sandra Arhesa, Davi Sofyan, M Faisal Ramadhan
Published: 24 June 2020
Journal RESPECS, Volume 2, pp 57-62; https://doi.org/10.31949/jr.v2i2.2252

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat dalam proses belajar renang. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif menggunakan metode survey. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMK Al-Huda Kedungwungu, dengan populasi siswa sejumlah 1308 dan sampelnya 52 siswa. Teknik dalam pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Intrumen yang digunakan berupa angket. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase. Hasil Penelitian sebanyak 59.9% siswa yang tidak tertarik belajar renang, faktor-faktor penghambat belajar renang terdiri dari sarana dan prasarana sebanyak 62.5%, resiko belajar renang sebanyak 69.6%, rasa cemas pada saat belajar renang sebanyak 64.7%, rasa takut pada saat belajar renang sebanyak 73%, dan pengaruh lingkungan sebanyak 45%. Sehingga dari hasil tersebut diketahui bahwa faktor resiko, cemas, dan takut lebih menghambat dibandingkan dengan faktor belajar renang lainnya seperti sarana dan prasarana serta lingkungan. Kata Kunci: Faktor Penghambat, Belajar Renang
Rudi Rudi, Sandra Arhesa
Published: 28 January 2020
Journal RESPECS, Volume 2, pp 44-49; https://doi.org/10.31949/jr.v2i1.2015

Abstract:
Rudi dan Sandra Arhesa Universitas Majalengka, Indonesia email: [email protected] Abstrak Tujuan dari penelitian adalah untuk menghasilkan model pembelajaran passing bawah bola voli untuk usi6a SD. Selain itu, penelitian dan pengembangan ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang pengembangan dan penerapan model passing bawah bola voli untuk usia sekolah dasar dan mengetahui efektivitas, efisiensi serta daya tarik anak terhadap model yang dibuat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan Research & Development (R&D) dari Borg and Gall. Subyek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa-siswi SD yang terdiri dari 35 anak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah angket, kuisioner, serta instrumen test passing bola voli yang digunakan untuk mengumpulkan data passing bawah bola voli anak usia SD. Uji efektifitas model menggunakan tes passing bawah untuk mengetahui tingkat kemampuan passing bawah bola voli untuk usia SD sebelum pemberian treatmen berupa model passing bawah yang dikembangkan dan untuk mengetahui tingkat kemampuan passing bawah setelah perlakuan atau treatmen model passing bawah yang dikembangkan, dari tes awal yang dilakukan diperoleh tingkat passing bawah siswa sebesar 65,83 kemudian setelah diberikan perlakuan berupa model passing bawah diperoleh tingkat kemampuan passing bawah siswa sebesar 91,66 Maka model passing bawah bola voli ini efektif dalam meningkatkan pembelajaran passing bawah bola voli untuk usia sekolah menengah pertama. Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan bahwa diperoleh bukti adanya peningkatan ini di tunjukan pada hasil pengujian data hasil pretes dan posttest adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah adanya perlakuan model. Kunci: Model, Pembelajaran, Passing Bawah.
Andang Rohendi,
Published: 28 January 2020
Journal RESPECS, Volume 2, pp 32-43; https://doi.org/10.31949/jr.v2i1.2013

Abstract:
Andang Rohendi dan Hendra Rustiawan niversitas Galuh Ciamis, Indonesia Email: [email protected] Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teori-teori kepustakaan hasil penelitian yang sudah ada, mengembangkan atau adanya penambahan teori sehingga khasanah ilmu pengetahuan semakin banyak dan sumbangan pemikiran bagi peneliti lain. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Jenis penelitiannya adalah integrative review. Pembahasan pada penelitian ini adalah kebutuhan pada sport science yang di dalamnya terdapat bidang-bidang ilmu pengetahuan pendukung yang terdiri dari sports medicine, sports physiology, sports biomechanics, sports psychology, sport Nutrition and anthropometry, coaching, sports intelligence, research, dan sports gear. Hasilnya adalah sebagai bahan pertimbangan bagi praktisi olahraga prestasi dalam upaya memanfaatkan bidang-bidang ilmu pengetahuan pendukung serta adanya penemuan pada bidang kajian yang lain yaitu sport policy yaitu kebijakan-kebijakan dari pemerintah setempat yang dapat dijadikan bahan rekomendasi ke depannya. Kesimpulannya bahwa kajian literatur pada kebutuhan sport science ini dapat dijadikan sebagai salah satu faktor yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam upaya peningkatan olahraga prestasi. Kata kunci: Olahraga prestasi, Sport science Abstract This study aims to examine the theories of existing research literature, develop or add theories so that there was more knowledge and contribution of ideas for other researchers. The research method used was descriptive qualitative. This type of research was integrative review. The discussion in this study was the need for sports science in which there were supporting science fields consisting of sports medicine, sports physiology, sports biomechanics, sports psychology, sports nutrition and anthropometry, coaching, sports intelligence, research, and sports gear. The result was a matter of consideration for practitioners of sports achievements in an effort to utilize supporting scientific fields as well as findings in other fields of study, namely was sport policy, The policies from the local government that could be used as recommendations for the future. The conclusion was that the literature review on the needs of sport science could be used as one of the factors that could be taken into consideration in an effort to improve sports achievement. Keyword: Sports achievements, Sport science
Ruli Sugiawardana,
Published: 25 January 2020
Journal RESPECS, Volume 2, pp 24-31; https://doi.org/10.31949/jr.v2i1.2012

Abstract:
Ruli Sugiawardana dan Hendra Rustiawan Universitas Galuh Ciamis, Indonesia Eemail: [email protected] Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran team games tournament (TGT) terhadap empati siswa. Metode penelitian menggunakan eksperimen one-group pretest-postest design hanya menggunakan satu kelompok penelitian. Populasi penelitian di SMA N 3 Kabupaten Ciamis. Menggunakan Kelompok usia antara 17-20 tahun tersebut dipilih yang layak untuk dijadikan sampel penelitian berjumlah 30 orang.. Teknik penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah skala empati. Hasilnya adalah pembelajaran team games tournament memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan empati pada siswa SMA N 3 Kabupaten Ciamis. Kata kunci: Empati, Pembelajaran, Team games tournament, Abstract The purpose of this study was to determine the learning of team games tournament (TGT) for student empathy. The research method used a one-group pretest-posttest design experiment used a only one research group. The study population in senior high school 3 Ciamis. Used the age group between 17-20 years, it was chosen that it was suitable to be used as a research sample of 30 people. This research technique used the total sampling technique. The instrument that will be used in this study was the empathy scale. The result was the learning of team games tournament has a significant effect on increased to empathy in students of SMA N 3 Ciamis. Keywords: Empathy, Learning, Team games tournament.
, Nina Septiani
Published: 24 January 2020
Journal RESPECS, Volume 2, pp 20-23; https://doi.org/10.31949/jr.v2i1.2011

Abstract:
Riza Sukma Fauzi dan Nina Septiani Universitas Majalengka, Indonesia [email protected] Abstrak Latar belakang dalam penelitian ini yaitu kurangnya ke aktifan gerak siswa dalam mengikuti pembelajaran penjas khusus nya atletik lari pada siswa kelas V SDN 2 Lurah. Identifikasi malasah dalam penelitian ini yaitu : 1. Kurangnya keluasaan gerak pada siswa. 2. Kurangnya pengalaman gerak pada siswa. 3. Kurangnya pengembangan permainan oleh guru yang bisa menambah pengalaman gerak pada siswa terutama pada pembelajaran penjas. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : Bagaimana pengaruh pendekatan bermain terhadap optimalisasi gerak dasar lari estafet?” Tujuan penelitian ini yaitu : “Untuk mengetahui pengaruh pendekatan bermain terhadap optimalisasi gerak dasar lari estafet” Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 2 Lurah. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Total Sampling. Penentuan sampel yang digunakan 35 orang dari 35 jumlah populasi. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisi data maka dapat disimpulkan bahwa diperoleh nilai T hitung 23.71 lebih besar dari T tabel 2.03224. dengan demikian Ho ditolak Ha diterima. Itu berarti pendekatan bermain bembeerikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hasil belajar optimalisasi gerak dasar lari estafet pada siswa kelas V SDN 2 Lurah. Dengan demikian hipotesis diterima. Kata Kunci: Pendekatan Bermain, Gerak Dasar, Lari Estafet.
, Dea Hildawati
Published: 21 January 2020
Journal RESPECS, Volume 2, pp 15-19; https://doi.org/10.31949/jr.v2i1.2009

Abstract:
Maya Nurhayati dan Dea Hildawati Universitas Majalengka, Indonesia [email protected] Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan lompatan siswa dengan hasil lompat jauh gaya gantung pada siswa kelas V SD Negeri Tomo pada semester genap Tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian pre-test dan post-test. subjek dari pebelitian ini adalah siswa laki-laki kelas V SD Negeri Tomo dengan jumlah sampel 20 siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-posttest dan rancangan penelitian menggunakan rubrik penilaian kemampuan lompat jauh gaya gantung pada siswa kelas V pada semester genap Tahun pelajaran 2018/2019 dengan sampel penelitiannya yaitu siswa kelas V yang berjumlah 20 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai tertinggi yang diperoleh siswa pada saat pretest adalah 65 dan nilai terendah adalah 30, untuk hasil lompat jauh yang diperoleh siswa pada saat posttest tertinggi 100 dan terrendah adalah 75. Pengujian hipotesis bertujuan untuk membuktikan diterima atau tidaknya hipotesis yang secara statistik dijelaskan sebagai berikut: Hipotesis Nol (Ho) mengatakan bahwa tidak ada pengaruh latihan lompat rintangan meraih sasaran diatas terhadap kemampuan lompat jauh gaya gantung di SD Negeri Tomo. Hipotesis Alternatif (Ha) mengatakan bahwa ada pengaruh latihan lompat rintangan meraih sasaran diatas terhadap kemampuan lompat jauh gaya gantung di SD Negeri Tomo. Berdasarkan hasil analisis terlihat bahwa uji-t dalam latihan lompat rintangan meraih sasaran diatas memiliki nilai t hitung 23,819 dan nilai tabel dengan db= 19 pada taraf signifikan 0,05 sebesar 6,499. Nilai t hitung> t tabel, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, berarti ada pengaruh latihan lompat rintangan meraih sasaran diatas terhadap kemampuan lompat jauh gaya gantung di SD Negeri Tomo. Kata Kunci: Keterampilan Lompatan dan Hasil Lompat Jauh, Latihan Rintangan Meraih Sasaran Diatas.
Published: 19 January 2020
Journal RESPECS, Volume 2, pp 7-14; https://doi.org/10.31949/jr.v2i1.2008

Abstract:
Indrayogi UniversitasMajalengka, Indonesia [email protected] Abstrak Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui Hubungan antara Tingkat Kesegaran Jasmani dan KesehatanMental dengan Prestasi Belajar Pendidikan Jasmani (Penjas).Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa Kelas V SDN Banjaransarisebanyak 40 orang yang berusia 10-12 tahun sehingga tekniksampling yang digunakan adalah total sampling. Metode pengambilan datamenggunakan metode survey dengan teknik tes dan pengukuran, sedangkaninstrumen yang digunakan adalah tes kesegaran jasmani dengan panduan dari(TKJI) Tes Kesegaran Jasmani Indonesia oleh Pusat Kesegaran Jasmani danRekreasi, 1999. untuk kategori umur 10-12 tahun yang terdiri dari 5 item tes yaitu: Lari sprint 40 meter, loncat tegak, bergantung siku tekuk, baring duduk, dan larisedang 600 m, tes angket kesehatan mental, dan hasil nilai prestasi belajarpendidikan jasmani.Data dari hasil tes dan pengukuran diolah dengan metode analisis regresiganda (Multi Korelasi), yaitu Tingkat Kesegaran Jasmani (x1) dan KesehatanMental (x2) dan sebagai variabel terikatnya (Y) Prestasi Belajar Penjas. Hasil yang diharapakan dapatmenjelaskan pentingnya bagi guru penjas untuk dapat memperhatikan siswa gunapeningkatan prestasi belajar melalui pemberian materi pelajaran pendidikanjasmani dengan memperhatikan kesegaran jasmani, banyak menggunakanpermainan kelompok untuk menanamkan jiwa sosial, sportifitas, dan kepercayaandiri pribadi siswa. Kata Kunci: Kesegaran Jasmani, Kesehatan Mental, Prestasi Belajar Pendidikan Jasmani
, Radiko Radiko
Published: 18 January 2020
Journal RESPECS, Volume 2, pp 1-6; https://doi.org/10.31949/jr.v2i1.2007

Abstract:
Tatang Suryadin dan Radiko Universitas Majalengka, Indonesia Email: [email protected] ABSTRAK Penelitian ini mengkaji pengaruh media pembelajaran video tutorial terhadap peningkatan kemampuan teknik dasar tendangan depan pencak silat metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dalam bentuk one group pretest and posttest Populasi dengan jumlah 324 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Desain penelitian menggunakan One Group Pretest Posttest. Sampel penelitian dengan jumlah 30 siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes rubrik penilaian keterampilan tendangan depan pada pencak silat. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan SPSS 24 Secara pengulasan data hasil rata-rata pada tes awal yaitu 64.4 dan setelah peneliti memberikan treatment dengan penerapan video tutorial terdapat peningkatan data hasil tes siswa yaitu dengan rata-rata 69.4. Dengan rata-rata selisih pada tes awal dan tes akhir yaitu 4.70. Berdasarkan nilai t hitung yang diperoleh pada hasil uji hipotesis adalah t-Hitung = 11.702 lebih besar daripada nilai t-Tabel = 1.697. Maka hipotesis H1 diterima. Dengan demikian hipotesis penelitian tendangan depan pencak silat dapat diterima. Dengan demikian, dapat peneliti simpulkan bahwa penggunaan video tutorial berpengaruh signifikan terhadap kemampuan teknik dasar tendangan depan pencak silat pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Krangkeng Indramayu. Adapun saran-saran penulis ingin sampaikan adalah kepada pelatih dan guru pendidikan jasmani hendaknya memanfaatkan media belajar menggunakan video tutorial dalam melakukan proses pembelajaran dan kepada peneliti lain, untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan populasi yang digunakan lebih luas agar dapat membuktikan hasil yang lebih nyata. . Kata Kunci: Video Tutorial, Teknik Dasar Tendangan Depan, Pencak Silat.
, Udi Sahudi
Published: 14 August 2019
Journal RESPECS, Volume 1, pp 77-82; https://doi.org/10.31949/jr.v1i2.1473

Abstract:
Ricky Subagja dan Udi Sahudi Pendidikan Jasmani, Universitas Majalengka [email protected] ABSTRACT This research was conducted to determine the effect of the drill method on the saturation level of volleyball extracurricular participants in state junior high school 1 paper. and of these 30 samples were students who took volleyball extracurricular activities, and then were treated for 12 meetings. The instrument in this study was to use a questionnaire with a Likert measurement scale with data processing techniques using validity test, reliability test and t test. The results of this study indicate that the application of the drill method to the saturation level of volleyball extracurricular participants has an effect on decreasing students' boredom with basic volleyball technique with a calculated value for student saturation is 12,350 with probability Sig. (2-tailed) 0,000. Because the probability is Sig. (2-tailed) 0,000 <0.05 then HO is rejected. Specifically, the results show that the application of the drill method shows that the condition of students' boredom in volleyball extracurricular activities after the application of the drill method has significant influence which shows a significant positive decrease in the level of student saturation. Keywords: Drill Method, Level of saturation, Extracurricular, Volleyball. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh metode drill terhadap tingkat kejenuhan peserta ekstrakurikuler bola voli di SMP negeri 1 kertasemaya. Jenis penelitian ini menggunakan true experimental design dengan menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen (eksperiment) dengan desain posttes only control design dan menggunakan sampel berjumlah 30 sampel dan dari 30 sampel tersebut yaitu siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli, dan kemudian dilakukan treatment selama 12 kali pertemuan. Instrumen dalam penelitian ini adalah menggunakan angket dengan skala pengukuran likert dengan teknik pengolahan data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan metode drill terhadap tingkat kejenuhan peserta ekstrakurikuler bola voli berpengaruh terhadap menurunnya sikap kejenuhan siswa dengan materi teknik dasar bola voli dengan nilai t-hitung untuk kejenuhan siswa adalah 12,350 dengan probabilitas Sig. (2-tailed) 0,000. Karena probabilitas Sig. (2-tailed) 0,000 < 0.05 maka HO ditolak. Secara khusus maka hasilnya menunjukan bahwa penerapan metode drill menunjukan bahwa kondisi sikap kejenuhan siswa dalam ekstrakurikuler bola voli setelah penerapan metode drill secara signifikan terdapat pengaruh yang menunjukan positif signifikan menurunya tingkat kejenuhan siswa. Kata Kunci: Metode Drill, Tingkat kejenuhan, Ekstrakurikuler, Bola voli.
, Rudi Rudi
Published: 7 July 2019
Journal RESPECS, Volume 1, pp 95-101; https://doi.org/10.31949/jr.v1i2.1539

Abstract:
Sandra Arhesa dan Rudi Prodi Pendidikan Jasmani, Universitas Majalengka [email protected] ABSTRACT This study aimed to determine the comparison between the pyramid and reverse pyramid training methods to increase arm and thigh muscle hypertrophy. This study used an experimental research method, the research design used was a pretest-posttest design, with a population of all members of BP Bumi Sangkuriang Fitness Center totaling 50 people. The sampling technique uses purvosive sampling techniques. So the sample taken was 20 people, 10 people used the pyramid training method and 10 people used the reverse pyramid training method. Instruments are meters, standing dumbell curls and leg extensions. Data Analysis Techniques by testing the mean and standard deviation, normality, homogeneity and hypothesis. The results of the analysis in this study indicate an influence on the increase in muscle hypertrophy using the pyramid and inverted pyramid training methods and there is a significant comparison between the pyramid and inverted pyramid training methods to increase muscle hypertrophy, especially the arm and thigh muscles, with improved muscle hypertrophy using Pyramid training method. It is expected that in the future research will be carried out to increase hypertrophy with the method of pyramid training and inverted pyramids on other types of muscle and more than one month of research with more samples. Keywords: Muscle Hypertrophy, Weight Training, Exercise Method, Pyramid System and Reverse Pyramid
, Bhakti Muda Heryanto
Published: 5 July 2019
Journal RESPECS, Volume 1, pp 83-94; https://doi.org/10.31949/jr.v1i2.1474

Abstract:
Indrayogi dan Bhakti Muda Heryanto Program Studi Pendidikan Jasmani, Universitas Majalengka [email protected] Abstract This study aims to produce shooting learning models in basketball games to improve the ability of basic shooting techniques in basketball games through model development studies. This research method is a study that refers to the development model of Borg and Gall which has been varied, namely (1) conducting and initial research model, (2) making a new product in the form of a basketball shooting learning model, (3) learning expert validation and practitioner expert basketball, (4) conducted 16 small-scale trials of students, (5) product revisions by learning experts and basketball practitioner experts, (6) conducted a large-scale trial of 31 students, (7) product revisions based on large group trial activities. The final product development result from the final product revision are basketball shooting learning models. The data analysis technique used is descriptive percentages and qualitative analysis techniques. From the available data, it can be concluded that the development of basketball shooting learning models can be used in the learning process. Keywords : development, shooting learning model, basketball game Abstrak Penelitian ini bertujuan menghasilkan model pembelajaran shooting dalam permainan bola basket untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar shooting dalam permainan bola basket melalui studi pengembangan model. Metode penelitian ini adalah penelitian yang mengacu pada model pengembangan dari Borg dan Gall yang telah divariasi, yaitu (1) melakukan penelitian model awal, (2) pembuatan produk baru yang berupa model pembelajaran shooting bola basket, (3) Validasi Ahli Pembelajaran dan Ahli Praktisi Basket, (4) melakukan uji coba skala kecil 16 siswa, (5) revisi produk oleh ahli pembelajaran dan ahli praktisi basket, (6) melakukan uji coba skala besar 31 siswa, (7) revisi produk berdasarkan kegiatan uji coba kelompok besar. Hasil akhir produk pengembangan dari hasil revisi produk akhir yaitu model pembelajaran shooting bola basket. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif persentase dan teknik analisis kualitatif. Dari data yang ada maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran shooting bola basket dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Kata kunci : pengembangan, model pembelajaran shooting, permainan bola basket
, Safitri Safitri
Published: 5 July 2019
Journal RESPECS, Volume 1, pp 68-76; https://doi.org/10.31949/jr.v1i2.1472

Abstract:
Endi Rustandi dan Safitri Penddikan Jasmani, Universitas Majalengka [email protected] ABSTRAK This study was conducted to determine the effect of the drill method on the smash results of students in badminton extracurricular games at SMK Negeri 1 Lemahabang, Lemahabang sub-district, Cirebon distri. Where extracurricular students play badminton the training process tends to not be varied or less effective, the method provided has not varied so that the drill method in badminton games has not been used. So there are still some students who are not good at doing badminton smash games. This study uses a quantitative approach with experimental methods (eksperiment) with the desigen of one group pretes posttest desigen.in this design there was a pretest before being given treatment and posttest after being given treatment with samples in this study totaling 20 students 9 daughters and 11 sons. Based on the results of the analysis of the study showed that there was a significant effect, the drill method had an effect on the smash results of the extracurricular students of badminton game SMK Negeri 1 Lemahabang, Lemahabang Sub-district, Cirebon district. The pretest smash score gets a minimum score of 30, a maximum score of 46, an average of 36.80 with a standard deviation of 4.420. students who have receivedtreatment with the drill method exercise results increase with the results of the posttest smash getting a minimum score of 34, a maximum value of 48, an average of 42.30 with a standard deviation of 3.962. Keywords : Drill Method, Smash Results, Badminton Games ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh metode drill terhadap hasil smash siswa ekstrakulikuler permainan bulutangkis SMK Negeri 1 Lemahabang Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon. Dimana siswa ekstrakulikuler permainan bulutangkis proses latihannya cenderung belum bervariasi atau kurang efektif, metode yang diberikan kbelum bervariasi sehingga metode drill dalam permainan bulutangkis belum digunkan. Sehingga masih ada beberapa siswa yang kurang baik dalam melakukan smash permainan bulutangkis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen (eksperiment) dengan desain one groups pretest posttest desigen. Dalam desain ini terdapat pretest sebelum diberikan perlakuan dan posttest setelah diberikan perlakuan dengan sempel dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa, 9 putri dan 11 putra. Berdasarkan hasil analisis penelitian menunujukan bahwa ada pengaruh yang signifikan metode drill berpengaruh untuk hasil smash siswa ekstrakulikuler permainan bulutangkis SMK Negeri 1 Lemahabang Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon. Hasil smash pretest mendapatkan nilai minimal 30, nilai maksimal 46, rata-rata 36.80 dengan standar deviasi 4.420. siswa yang telah mendapatkan perlakuan dengan metode drill hasil latihan meningkat dengan hasil smash posttest mendapatkan nilai minimal 34, nilai maksimal 48, rata-rata 42.30 dengan standar deviasi 3.962. Kata Kunci : Metode Drill, Hasil Smash, Permainan Bulutangkis
, Ananda Febrianty
Published: 5 July 2019
Journal RESPECS, Volume 1, pp 54-59; https://doi.org/10.31949/jr.v1i2.1470

Abstract:
Didik Subhakti Prawira Raharja dan Ananda Febrianty Universitas Majalengka [email protected] Abstrak The purpose of this study was to determine the number of female student participation in masculine sports in the Cirebon. The method used in this research is survey method. The population in this study were 1505 junior high school students equivalent in Karangsembung Cirebon. The type of data used is the primary data obtained from the questionnaire and the results of the calculation of instruments for the participation questionnaire. The results show students who like masculine exercise as much as 38% or 573 students, doing sports activities 1x in 1 week 54% or 308 female students, who do 2x activities in 1 week only 5% or 31 people while those who do 3x activities in 1 week are 41% or 234 female students and students who actively participated in masculine sports were only 8% of the population The conclusion of this study is that masculine sports is still not the dominant choice in demand by students in the Karangsembung. Thus the need for policies and encouragement so that the level of participation increases and can optimize the participants to continue to be maintained and achievers. Keywords: Participation, masculine sports. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui angka partisipasi siswi terhadap olahraga maskulin di kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai. Populasi dalam penelitian ini adalah 1505 orang siswa SLTP sederajat di Kecamatan Karangsembung kabupaten Cirebon. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari kuesioner dan hasil perhitungan instrumen burupa angket partisipasi. Hasil menunjukkan siswa yang menyukai olahraga maskulin sebanyak 38% atau 573 siswa, melakukan kegiatan olahraga 1x dalam 1 minggu 54% atau 308 orang siswi, yang melakukan kegiatan 2x dalam 1 minggu hanya 5% atau 31 orang sedangkan yang melakukan kegiatan 3x dalam 1 minggu adalah 41% atau 234 orang siswi dan siswa yang berpartisipasi aktif dalam olahraga maskulin hanya 8% dari populasi Kesimpulan dari penelitian ini adalah olahraga maskulin masih belum menjadi pilihan yang dominan diminati oleh siswa di kecamatan karangsembung. Dengan demikian perlu adanya kebijakan dan dorongan agar tingkat partisipasinya meningkat dan dapat mengoptimalkan para partisipan untuk terus dipertahankan dan berprestasi. Kata Kunci : Partisipasi, olahraga maskulin
, Rajip M Rusdiyanto, Ali Priyono
Published: 5 July 2019
Journal RESPECS, Volume 1, pp 60-67; https://doi.org/10.31949/jr.v1i2.1471

Abstract:
Devi Agustin, Rajip M Rusdiyanto dan Ali Priyono Pendidikan Jasmani, Universitas Majalengka [email protected] ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor motivasi instrinsik atau motivasi ekstrinsik yang dominan dalam motivasi berprestasi tim bola voli putri kota cirebon. Dari hasil observasi peneliti ditemukan bahwa motivasi yang terdapat dalam atlet bola voli putri kota cirebon pada porda 2018 memiliki perbedaan yang ditinjau dari indikator motivasi instrinsik dan motivasi ekstrinsik. Metode penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah atlet tim bola voli putri porda kota cirebon, dengan jumlah sampel 12 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner atau angket. Analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukan rata-rata skor motivasi berprestasi tim bola voli putri Kota Cirebon adalah 95,08 dengan tingkat persentase sebesar 84% dikatagorikan dalam klasifikasi sangat tinggi. Adapun motivasi berprestasi ini dipengaruhi beberapa indikator pendukung antara lain: rata-rata motivasi intrinsik adalah sebesar sebesar 46,83 dengan tingkat persentase sebesar 90 %, berdasarkan hasil yang diperoleh dan disimpulkan bahwa indikator motivasi intrinsik dikategorikan dalam klasifikasi “Sangat Tinggi”. Adapun rata-rata indikator motivasi ekstrinsik adalah sebesar 48,25 dengan tingkat persentase sebesar 75 %, berdasarkan hasil yang diperoleh dan disimpulkan bahwa indikator motivasi ekstrinsik dikategorikan dalam klasifikasi “Tinggi”. Dengan hasil tersebut bahwa motivasi berprestasi atlet tim bola voli kota cirebon yang diperoleh dari 12 responden lebih dominan pada motivasi instrinsik, indikatornya meliputi pencapaian, stimulasi, dan pengetahuan. Kata Kunci : Motivasi berprestasi, Bola voli.
Brio Alfatihah
Published: 7 February 2019
Journal RESPECS, Volume 1, pp 28-38; https://doi.org/10.31949/jr.v1i1.1070

Abstract:
Latar belakang penelitian ini adalah masih banyak siswa yang kurang dalam penguasaan kemampuan passing bawah dalam permainan bola voli, dan penggunaan model pembelajaran problem solving based learning dalam permainan bola voli belum terpadu dan tidak dilakukan secara rutin. Dengan demikian yang menjadi permasalahan besar dalam pengaruh penggunaan model problem solving based learning terhadap peningkatan kemampuan passing bawah dalam permainan bola voli pada siswa di SMA Negeri 1 Rajagaluh Kabupaten Majalengka?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan model problem solving based learning terhadap peningkatan kemampuan passing bawah dalam permainan bola voli pada siswa di SMA Negeri 1 Rajagaluh Kabupaten Majalengka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan pre-test dan post-test. Subyek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X IPA di SMA Negeri 1 Rajagaluh dengan jumlah populasi 56 siswa. Desain yang digunakan adalah pre-test–post-test control group design yang melibatkan dua kelompok siswa. Karena penelitian ini melibatkan dua kelompok siswa maka dari jumlah populasi tersebut dibagi lagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan masing-masing jumlah sampel 28 siswa. Adapun bentuk instrumen yang akan diujikan pada subyek dapat menggunakan tes passing bawah dengan pengembangan dari tes Brumbach Forearms Pass Wall–Volley Test. Prosedur pelaksanaan tes ini dimulai dari 1 atau 2 anak berdiri menghadap ke dinding dan melakukan passing bawah ke dinding di atas garis 1,5 meter selama 1 menit, tiap anak mendapatkan giliran 1 kali. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan rata-rata kemampuan passing bawah dalam permainan bola voli pada siswa kelas X IPA di SMA Negeri 1 Rajagaluh Kabupaten Majalengka antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pada kelompok eksperimen yaitu kelompok yang menggunakan model pembelajaran problem solving based learning diperoleh nilai rata-rata hasil tes awal dan test akhir sebesar 7,32 dan nilai standar deviasinya sebesar 3,22. Pada kelompok kontrol yaitu kelompok yang tidak menggunakan model pembelajaran problem solving based learning diperoleh nilai rata-rata tes awal dan tes akhir sebesar 2,28 dan nilai standar deviasinya sebesar 1,60. Kesimpulannya ada peningkatan yang signifikan pada siswa kelas X IPA setelah menggunakan model problem solving based learning sebesar 7,32 –2,28 = 5,04. Kata kunci: Problem Solving Based Learning, Passing Bawah, Bola Voli
Udi Sahudi, Maya Nurhayati
Published: 7 February 2019
Journal RESPECS, Volume 1, pp 10-19; https://doi.org/10.31949/jr.v1i1.1068

Abstract:
Pendidikan usia dini dilakukan sebagai salah satu syarat pada jenjang pendidikan dasar. Terkait upaya meningkatkan kemampuan gerak dasar siswa maka pendidik khususnya pada jenjang pendidikan usia dini di harapkan mampu memfasilitasi peningkatan kemampuan anak dalam meningkatkan kemampuan gerak dasar. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan pembelajaran berbasis permainan sebagai suatu alternatif dalam pembelajaran pendidikan jasmani khususnya peningkatan gerak dasar siswa. Permainan yang diterapakan adalah permainan boila gantung berangka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen. Dengan menggunakan sampel penelitian sebanyak 30 orang anak usia dini. Hasil penelitian Berdasarkan hasil penghitungan yang dilakukan peneliti diperoleh nilai Thitung sebesar 0.27 dan Ttabel sebesar 2,05. maka dari hasil penghitungan tersebut jelaslah bahwa hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Terdapat pengaruh yang efektif dari penerapan permainan bola gantung berangka terhadap kemampuan gerak dasar anak usia dini di Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka.. Dengan kata lain setelah melihat hasil penghitungan tersebut, maka dengan demikian hipotesis yang penulis ajukan diterima. Guru atau orang tua harus mendorong anak-anak untuk menghabiskan beberapa jam di lingkungan luar yang serba guna setiap hari untuk mempromosikan pengembangan kemampuan gerak dasar anak dengan cara bermain. Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Permainan, Gerak Dasar Motorik, Bola Gantung Berangka
Endi Rustandi
Published: 7 February 2019
Journal RESPECS, Volume 1, pp 1-9; https://doi.org/10.31949/jr.v1i1.1062

Abstract:
Endi Rustandi Universitas Majalengka ABSTRAK Kegagalan dalam melakukan penalty stroke masih banyak terjadi di UKM hoki Universitas Majalengka, hal ini diindikasi karena teknik dorongan yang masih kurang dan dipengaruhi juga oleh faktor psikologis yaitu tingkat kecemasan. Maka dari itu tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara tingkat kecemasan terhadap hasil tembakan penalti pada permainan hoki. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif jenis korelasi, Populasi pada penelitian ini sebanyak 15 anggota UKM Hoki Universitas Majalengka dengan populasi yang berjumlah 15 orang diambil keseluruhan sebagai sampel dengan menggunakan sampel total yang berarti sampel dalam penelitian ini yaitu 15 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner berupa angket kecemasan dan tes tembakan penalty pada permainan hoki. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat angka korelasi 0.561 berarti berada dikategori sedang yaitu antara 0.40 hingga 0.599. Dari hasil uji hipotesis juga diketahui thitung = 2,439. Sedangkan untuk menentukan ttabel dilihat dari tabel distribusi T dengan dk = 15-2 = 13 untuk kesalahan 5% melalui uji dua pihak, pada taraf signifikan diperoleh ttabel = 2,160. Maka daripada itu hipotesis diketahui ternyata thitung lebih besar dari ttabel (2,439> 2,160) dengan demikian hipotesis yang peneliti ajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Bahwa terdapat hubungan yang positif antara tingkat kecemasan dengan hasil penalty stroke pada permainan hoki di UKM hoki Universitas Majalengka. Kata Kunci : Kecemasan, Penalty Stroke dan Permainan Hoki.
Indra Prabowo, Davi Sofyan
Published: 7 February 2019
Journal RESPECS, Volume 1, pp 48-53; https://doi.org/10.31949/jr.v1i1.1127

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara tingkat percaya diri dan power lengan terhadap hasil flying shoot dalam permainan bola tangan. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan untuk kelompok eksperimen yaitu atlet SMA Se-Kota Bandung sebanyak 36 orang. Treatment yang akan dilakukan pada penelitian ini melakukan weight training yang akan dilakukan 12 kali pertemuan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik Analisis data dilakukan menggunakan statistik parametrik yang meliputi uji –t dan uji korelasi ganda menggunakan bantuan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa percaya diri dan power lengan memiliki korelasi yang signifikan secara bersama-sama terhadap hasil flying shoot dalam permainan bola tangan yang dimana r hitung sebesar 0,338 lebih besar dari r tabel yaitu 0,329.
Ali Priyono
Published: 7 February 2019
Journal RESPECS, Volume 1, pp 39-47; https://doi.org/10.31949/jr.v1i1.1071

Abstract:
Berdasarkan tujuan penelitian ini, adalah Untuk mengetahui pengaruh latihan akselerasi balance coordination running terhadap peningkatan hasil belajar lari cepat pada siswa Sekolah Dasar. Metode yang di gunakan dalm penelitian ini adalah metode eksperimen, hal ini dimaksudkan karena masalah yang dihadapi mengungkapkan pengaruh sebab akibat. Tes pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes lari cepat 40 meter Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa putra 20 siswa. Sempel yang di ambil adalah seluruh populasi yaitu 20 siswa. Data yang diperoleh dari hasil pengumpulan tersebut, selanjutnya diolah dan di analisis dengan menggunakan statistik yang cocok. Yang pada akhirnya penelitian kelompok eksperimen dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut : rata-rata tes awal 7.895 dan rata-rata tes akhir 6.820 Hasil perhitungan uji normalitas lilierfor tes awal 0.923 dan priode tes akhir 0.892: uji satu pihak (pihak kanan) t hitung pada taraf a 0.05 berada di luar batas interval t table (t hitung > t table = 6.674 > 2.093 atau t hitung < t table = 6.674 < 2.093 ), maka dari itu data tersebut di ketahui ada perbedaan kelompok eksperimen pada tes awal dan akhir. Ini artinya kelompok eksperimen menunjukan adanya perkembangan yang berarti atau ada peningkatan dalam hasil latihan akselerasi balance coordination running terhadap peningkatan hasil belajar lari cepat pada siswa sekolah dasar. Dalam kata lain bahwa latihan akselerasi balance coordination running terhadap peningkatan hasil belajar lari cepat yang di lakukan secara teratur dalam jangka waktu empat minggu memberikan pengaruh yang berarti terhadap peningkatan hasil belajar lari cepat. Kata Kunci: Akselerasi Balance Coordination Running, Lari Cepat
Bayu Dwi Febrianto
Published: 7 February 2019
Journal RESPECS, Volume 1, pp 20-27; https://doi.org/10.31949/jr.v1i1.1069

Abstract:
ABSTRAK Bayu Dwi Febrianto, M.Pd Permasalahan dalam penelitian ini adalah para atlet pemula di Club Tirta Bima Kabupaten Majalengka kecepatan renang gaya bebasnya masih kurang. Penyebab dari kurangnya kecepatan renang gaya bebas di Club Tirta Bima adalah teknik renang para atlet pemula masih kurang benar, serta kayuhan tangan kurang bertenaga. Pada teknik berenangnya, pada gerakan pergelangan kaki masih melakukan gerakan memukul air bukan melecut di dalam air. Untuk itu diperlukan alat bantu untuk memperbaiki teknik berenangnya sekaligus mengembangkan kondisi fisiknya. Penulis mempunyai gagasan yaitu penggunaan hand paddle dan fins swimming dalam latihan renangnya. Dalam penelitian ini penulis merumuskan masalah: Adakah pengaruh penggunaan hand paddel dan fins swimming terhadap kecepatan renang gaya bebas pada atlit renang Club Tirta Bima Majalengka. Dengan tujuan Ingin mengetahui pengaruh penggunaan hand paddel dan fins swimming terhadap kecepatan renang gaya bebas pada atlit renang Club Tirta Bima Majalengka Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penulis mengambil populasi penelitian atlet pemula di Club Tirta Bima Kabupaten Majalengka, jumlah sampel sebanyak 10 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh data secara keseluruhan kecepatan renang gaya bebas rata-rata tes awal 2,06 menit dan tes akhir 1,20 terjadi peningkatan skor sebesar 0,86 dengan nilai t hitung 15.5726. Oleh karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel (15.5726 > 2,2622) dari data tersebut bisa ditarik kesimpulan bahwa hipotesis terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan hand paddel dan fins swimming terhadap kecepatan renang gaya bebas pada atlit renang Club Tirta Bima Majalengka dapat diterima. Kata Kunci: Renang Gaya Bebas, Hand Paddel, Fins Swimming
Page of 1
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top