Refine Search

New Search

Results in Journal Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science): 336

(searched for: journal_id:(45181))
Page of 7
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
L. Meidina, A. Jaeilani, M. I. Zakir
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 23, pp 17-24; doi:10.25077/jpi.23.1.17-24.2021

Iswati Iswati, M. H. Natsir, G. Ciptadi, T. Susilawati
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 23, pp 33-42; doi:10.25077/jpi.23.1.33-42.2021

H. Syafria, N. Jamarun
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 23, pp 1-6; doi:10.25077/jpi.23.1.1-6.2021

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biourin dan jamur mikoriza arbuskular terhadap hasil hijauan pakan, kandungan protein kasar dan fosfor rumput kumpai di lahan bekas tambang batubara. Penelitian dilakukan dalam Rancangan Acak Kelompok, dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari: (A) 0% biourine + FMA 0 gram / rumpun, (B) 0% biourine + 20 gram / rumpun FMA, (C) 30% biourine + FMA 0 gram / rumpun, (D) 30% biourine + FMA 20 gram / rumpun, (E) 45% biourine + FMA 0 gram / rumpun dan (F) 45% biourine + FMA 20 gram / rumpun. Variabel yang diamati adalah hasil bahan kering, protein kasar dan fosfor rumput kumpai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P
D. N. Edi
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 23, pp 43-61; doi:10.25077/jpi.23.1.43-61.2021

D. Siswantoro, A. F. Prasetyo, S. B. Kusuma
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 23, pp 74-81; doi:10.25077/jpi.23.1.74-81.2021

L. Purnamasari, I. W. Sari, S. Rahayu, M. Yamin
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 23, pp 25-32; doi:10.25077/jpi.23.1.25-32.2021

F. A. D. Pertiwi, S. Likah, Sunarto Sunarto
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 23, pp 62-73; doi:10.25077/jpi.23.1.62-73.2021

F. D. Perwitasari, Bastoni Bastoni
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 23, pp 7-16; doi:10.25077/jpi.23.1.7-16.2021

A. Kaka
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 277-283; doi:10.25077/jpi.22.3.277-283.2020

S. Pakage, A. W. Wenda, A. P. E. Widodo, A. Baaka, D. A. Iyai
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 321-331; doi:10.25077/jpi.22.3.321-331.2020

Y. Yusriani, R. Andriani, M. Sabri
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 267-276; doi:10.25077/jpi.22.3.267-276.2020

S. A. Sitepu, Z. Udin, Jaswandi Jaswandi, Hendri Hendri
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 332-338; doi:10.25077/jpi.22.3.332-338.2020

B. Brata, E. Soestrisno, B. D. Setiawan, H. P. Purba
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 360-371; doi:10.25077/jpi.22.3.360-371.2020

A. Makmur, M. A. N. Abdullah, E. M. Sari
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 306-312; doi:10.25077/jpi.22.3.306-312.2020

R. T. Raharjo, Z. Udin, Hendri Hendri
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 353-359; doi:10.25077/jpi.22.3.353-359.2020

D. S. Adi, D. W. Harjanti, R. Hartanto
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 292-305; doi:10.25077/jpi.22.3.292-305.2020

L. Suhartati, Z. Udin, Rizqan Rizqan
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 284-291; doi:10.25077/jpi.22.3.284-291.2020

Y. P. Perwitasari, Soetriono Soetriono
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 255-266; doi:10.25077/jpi.22.3.255-266.2020

Abstract:
Penelitian dilakukan pada sentra kerajinan kulit di kelurahan Selosari Magetan, Jawa Timur untuk mengetahui tiga hal, yaitu (1) Pendapatan dan efisiensi penggunaan biaya produksi industri alas kaki, (2) Nilai tambah produk, dan (3) strategi pengembangan industri. Data dikumpulkan dari 10 pelaku usaha dan 5 tenaga ahli yang mewakili instansi dan pihak terkait. Data terkumpul diolah menggunakan tiga kategori; analisa R/C ratio, analisis nilai tambah Hayami, dan AHP (Analytical Hierarcy Process). Hasil penelitian menunjukkan (1) rata-rata R/C ratio 1,23; (2) produk alas kaki dari kulit memiliki nilai tambah sebagai berikut; sepatu wanita Rp 30.707,71; sepatu laki-laki Rp 30.129,60; sandal laki-laki Rp 25.281,98; dan sandal wanita Rp 23.475,61; dan (3) strategi yang relatif tepat adalah pada kriteria pengembangan produksi dengan bobot 0,490.
D. R. Pratama, S. Melia, E. Purwati
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 339-345; doi:10.25077/jpi.22.3.339-345.2020

N. Rahma, Z. Udin, Masrizal Masrizal
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 346-352; doi:10.25077/jpi.22.3.346-352.2020

W. Pancapalaga, N. Nurjannah
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 313-320; doi:10.25077/jpi.22.3.313-320.2020

Editor Editor
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.3.i-iv.2020

Editor Editor
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.3.-.2020

W. Tini, , A. Napirah
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.242-249.2020

O. R. Puspitarini, S. Susilowati
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.236-241.2020

S. Reski, M. E. Mahata, Y. Rizal
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.211-217.2020

D. Atam, N. Widjaya, H. Permana, T. Akhdiat, R. F. Christi
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.125-132.2020

Abstract:
Daun sirih merupakan tanaman herbal yang banyak manfaat dan memiliki antibakteri yang baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui penggunaan dekok daun sirih hijau (Piper betle L.) sebagai bahan teat dipping terhadap persentase penurunan CMT dan TPC susu sapi FH laktasi 1, 2 dan 3 serta tingkat penggunaan dekok daun sirih hijau (Piper betle L.) yang dapat menurunkan jumlah bakteri paling tinggi dan mengurangi tingkat kejadian mastitis. Ternak penelitian adalah 36 ekor induk sapi perah Friesian Holstein (FH) laktasi 1, 2 dan 3. Metode penelitian menggunakan eksperimental dengan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri atas 12 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali . Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P
H. Masti, S. Nabila, A. Lammin, J. Junaidi, T. D. Nova
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.184-198.2020

, J. Marisa
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.168-175.2020

N. Fajrih, M. Khoirudin, A. F. Fanani
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.141-149.2020

A. Fitriani, L. Herlina, M. Sulistyati, U. Yunasaf, M. M. Sulaeman
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.155-167.2020

M. Landupari, A. H. B. Foekh, K. B. Utami
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 249-253; doi:10.25077/jpi.22.2.249-253.2020

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan level molasses terhadap kualitas fisik (warna, aroma, tekstur dan keberadaan jamur) silase rumput gajah odot. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pakan dan Nutrisi Ternak Polbangtan Malang. Bahan yang digunakan yaitu rumput odot, dan molasses. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan adalah level penambahan molasses terdiri dari P0 = rumput odot + 0% molasses, P1 = rumput odot + 3% molasses, dan P2 = rumput odot + 6% molasses. Waktu penyimpanan selama 21 hari. Pengamatan dilakukan pada hari ke 21. Variabel yang diukur adalah kualitas fisik silase rumput gajah odot meliputi: warna, aroma, tekstur, dan keberadaan jamur. Hasil penelitian menunjukan bahwa level penambahan molasses tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap warna, tekstur dan keberadaan jamur pada silase tetapi berpengaruh nyata (P
Editor Editor
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.-.2020

Abstract:
Redaksi Jurnal Peternakan Indonesia memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pakar yang telah diundang Editorial Board selaku Mitra Bebestari, yang telah menelaah naskah yang kami kirimkan baik yang layak terbit maupun yang tidak layak dalam Volume 22 (2) Edisi Juni 2020. Berikut adalah daftar nama pakar yang diundang oleh redaksi: Prof. Dr. Ir. Asdi Agustar, M.Sc. Fakultas Peternakan Universitas Andalas Dr. Ir. Fuad Madarisa, M.Sc Fakultas Peternakan Universitas Andalas Prof. Dr. Ir. Salam N. Aritonang, MS. Fakultas Peternakan Universitas Andalas Dr. Ir. Kusuma Adhianto, MP. Fakultas Pertanian Universitas Lampung Dr. Indri Juliyarsi, SP, MP. Fakultas Peternakan Universitas Andalas Deni Novia, STP, MP. Fakultas Peternakan Universitas Andalas Dr. Ir. Sabrina, MP. Fakultas Peternakan Universitas Andalas Dr. Ir. Jaswandi, MS. Fakultas Peternakan Universitas Andalas Dr. Ir. Ade Djulardi, MS. Fakultas Peternakan Universitas Andalas Prof. Dr. Ir. I Made Sugita, M.Sc. Fakultas Peternakan Universitas Udayana Dr. Ir. Irma Badarina, MP. Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu Dr. Sri Purwanti, S.Pt, MP. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin Prof. Ir. Sri Rachma AB, M.Sc., Ph.D. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Yose Rizal, M.Sc. Fakultas Peternakan Universitas Andalas Dr. Ir. Irma Badarina, MP. Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu
N. Hidayah, Nurhaita Nurhaita, R. Zurina
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.150-154.2020

Abstract:
This research was designed to study about effects of supplementation jengkol (Archidendron jiringa) peel powder on VFA molar proportion, production of methane, and hydrogen balance in vitro. The experiment used randomized block design with 4 treatments (0%, 2%, 4%, 6%) and 4 replications. The research observed of VFA molar proportion, production of methane, and hydrogen balance. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA), and the Duncan Multiple Range Test examined the differences among treatment means. The results showed that the supplementation of jengkol (A. jiringa) peel powder until 6% did not affect (P>0.05) VFA molar proportion but the treatment without supplementation of jengkol (A. jiringa) peel powder had the highest (P
Annisa Annisa, , Mirnawati Mirnawati, I. Suliansyah, A. Bakhtiar
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.199-210.2020

, Nuraini Nuraini, Mirzah Mirzah
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.228-235.2020

R. Wea, A. Y. Ninu, B. B. Koten
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.133-140.2020

R. Suzana, Z. Udin, Hendri Hendri
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.176-183.2020

E. D. N. Wea, M. Y. Luruk, U. R. Lole
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22, pp 218-227; doi:10.25077/jpi.22.2.218-227.2020

Abstract:
Penelitian ini telah dilaksanakan di Kabupaten Ngada pada bulan April sampai Juli 2018. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat perkembangan populasi ternak babi, 2) Mengetahui dan menganalisis berapa besar pendapatan tunai usaha ternak babi, dan 3) Merumuskan strategi program PERAK untuk pengembangan populasi ternak babi dalam meningkatkan pendapatan anggota. Teknik pengambilan contoh dilakukan melalui tiga tahap yaitu penentuan kecamatan contoh secara purposif, penentuan desa contoh secara purposif dan penentuan responden contoh secara acak proporsional dimana setiap desa diambil 25% dari kepala keluarga miskin sasaran dan diperoleh 100 responden. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier, analisis pendapatan, dan analisis SWOT. Pengambilan sampel yang dilakukan kepada responden SWOT yaitu teknik purposif sampling sehingga diambil 20 orang sebagai responden. Hasil penelitian dengan menggunakan uji regresi menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi perkembangan populasi yaitu jumlah induk (X1), tingkat kelahiran (X2), dan koefisien determinasi (R2=0,75). Rata-rata pendapatan tunai usaha ternak babi program PERAK sebesar Rp7.893.613. Analisis SWOT menunjukkan bahwa usaha ternak babi program PERAK di Kabupaten Ngada berada pada strategi agresif dan posisi ini merupakan situasi yang sangat menguntungkan. Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growthoriented strategy). Program strategis yang perlu diterapkan adalah:1) Strategi peningkatan populasi ternak babi program PERAK, 2) Strategi peningkatan sumberdaya manusia (SDM), 3) Strategi optimalisasi penggunaan sumberdaya alam, dan 4) Strategi pengembangan dan penerapan teknologi.
Editor Editor
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.2.i-iv.2020

Abstract:
Puji syukur kita haturkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas izin-Nya Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) dapat kembali terbit menjumpai pembaca sekalian. Tim redaksi dan penelaah telah menyeleksi naskah-naskah pada edisi ini, Volume 22 No. 2 Tahun 2020. Naskah-naskah tersebut meliputi bidang atau topik-topik sebagai berikut: Pengaruh Dekok Daun Sirih (Piper betle L) sebagai Bahan Teat Dipping pada Sapi Perah Friesian Holstein; Kualitas Nutrisi dan Anti Nutrisi Pakan Cair Fermentasi Berbahan Biji Asam; Pertumbuhan dan Status Kesehatan Broiler yang Diberi Umbi Gembili sebagai Prebiotik Inulin; Supplementation of Jengkol Peel on VFA Molar Proportion, Methane Production, and Hydrogen Balance in Vitro; Kesukaan, Sikap, Kepuasan, dan Kesetiaan Peternak dalam Mengusahakan Sapi Pasundan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat; Karakteristik Fisik dan Organoleptik Susu Segar di Medan Sunggal; Penggunaan Metode Sinkronisasi Estrus terhadap Respon Estrus pada Kerbau Rawa (b. Bubalis carabauesis) di Kabupaten Padang Pariaman; Penambahan Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb) dan Mineral Zink dalam Pakan untuk Menilai Performans, Organ Fisiologi, dan Gambaran Darah Ayam Broiler dalam Situasi Stress Panas; Pengaruh Penggunaan Campuran Daun Ubi Kayu dan Ampas Tahu yang Difermentasi dengan Rhizopus oligosporus Sebagai Pengganti Sebagian Ransum Komersil terhadap Kualitas Karkas Broiler; Perendaman Rumput Laut Turbinaria murayana dalam Aliran Air Sungai sebelum digunakan sebagai Bahan Pakan Unggas; Strategi Pengembangan Usaha Ternak Babi Program Perak di Kabupaten Ngada; Performa Puyuh yang Diberi Limbah Sawit Fermentasi dengan Pleurotus ostreatus dalam Ransum; Aktivitas Antioksidan, Kadar Protein, dan Gula Reduksi Yoghurt Susu Kambing dengan Penambahan Sari Apel Manalagi (Malus sylvestris); dan Pemberian Jamu (Jahe, Kunyit, dan Temulawak) terhadap Performa Produksi Telur Burung Puyuh (Corturnix corturnix japonica).Redaksi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu penerbitan jurnal ini. Semoga dengan terbitnya jurnal ini dapat bermanfaat sebagai sarana komunikasi bagi masyarakat ilmiah, khususnya masyarakat peternakan dan umumnya bagi masyarakat luas.
N. Nuraeni, M. F. I. Aryadi
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.1.38-47.2020

Abstract:
Penelitian bertujuan untuk mengungkapkan tiga hal yaitu jumlah pasar rumput, jenis rumput dipasaran, dan margin bersih dari usaha. Pasar rumput muncul di wilayah pembibitan Sapi PO Kebumen karena keterbatasan waktu peternak mencari rumput dan pertambahan jumlah ternak.Waktu penelitian adalah dari Juli sampai dengan September 2019. Metode penelitian dilakukan secara survei dengan mengambil seluruh pemilik pasar rumput sebagai responden.Analisadata dilakukan dengandeskriptifkuantitatifdanstatistiksederhanasertanet profit margin (NPM). Hasil penelitian menunjukan bahwa wilayah pembibitan sapi PO Kebumen meliputi enam kecamatan. Jumlah pasar rumput di enam kecamatan Wilayah Pembibitan Sapi PO Kebumen sebanyak 126 orang pemilik pasar rumput. Komoditas pakan yang dijual di pasar rumput terdiri dari tujuh jenis, yatu: jerami padi, rumput gajah, rumput gajah odot, jerami kacang tanah (rendeng), rumput alam, kangkung, dan dedak padi.Pakanyang paling banyak diperjual belikanadalahjeramipadi. Rata-rata pendapatan usaha pasar rumput sebesar Rp.418,110.39/hari dengan rata-rata Net Profit Margin sebesar 13.11%.
, I. Setiawan, L. Adriani
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.1.110-118.2020

Abstract:
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian probiotik kering terhadap performa pertumbuhan meliputi konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Penelitian dilaksanakan pada 6 Agustus hingga 6 September 2019 di kandang Test Farm, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan yang diberikan; P0: ransum basal, P1: ransum basal + probiotik kering A (susu sapi fermentasi 100%), P2: ransum basal + probiotik kering B (susu sapi fermentasi 75% + susu kacang hijau fermentasi 25%), P3: ransum basal + probiotik kering C (susu sapi fermentasi 75% + susu kedelai fermentasi 25%), dan P4: ransum basal + probiotik kering D (susu sapi fermentasi 50% + susu kacang hijau fermentasi 25% + susu kedelai fermentasi 25%). Setiap perlakuan diberikan sebanyak 2% dari total ransum. Probiotik kering mengandung empat bakteri asam laktat diantaranya Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus acidophilus, Streptococcus thermophilus, dan Bifidobacterium bifidum. Hasil analisis ragam menunjukkan konsumsi ransum dan konversi ransum tidak berbeda nyata (P>0,05) namun adanya perbaikan, sedangkan pertambahan bobot badan menunjukkan perbedaan yang nyata (P
, S. N. Aritonang, Khasrad Khasrad
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.1.73-79.2020

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh umur sapih terhadap performans babi Duroc jantan. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini adalah 18 ekor babi Duroc jantan lepas sapih dengan bobot lahir antara 900 gram - 1300 gram yang berasal dari 3 induk babi yang berbeda dengan litter size 10 ekor. Penelitian ini berupa eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan selama 26 minggu. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah umur sapih pada babi yaitu 2 minggu (A), 3 minggu (B), dan 4 minggu (C). Peubah yang diamati adalah bobot sapih, bobot hidup, dan berat karkas. Penelitian diawali dengan sanitasi lalu penimbangan bobot awal, kemudian dilakukan pengacakan tempat ternak. Tiap kandang dikelompokkan sesuai umur. Pemberian pakan dilakukan dua kali sehari. Penimbangan sisa pakan dilakukan setiap pagi. Ternak babi dimandikan dua kali sehari dan penimbangan bobot badan dilakukan setiap 2 minggu sekali sampai 5 bulan 2 minggu. Hasil penelitian menunjukkan, umur sapih berpengaruh terhadap performans babi Duroc Jantan. Umur sapih berpengaruh nyata (P0,05). Umur sapih 4 minggu memberikan performans yang terbaik dibandingkan umur sapih lainnya.
Amam Amam, Soetriono Soetriono
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.1.1-10.2020

Abstract:
Sumber daya finansial, teknologi, dan fisik merupakan bagian dari sumber daya internal usaha ternak. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi sumber daya internal usaha ternak sapi perah dan mengkaji pengaruhnya terhadap SDM peternak dan pengembangan usaha ternak. Penelitian dilakukan di Kawasan Peternakan Sapi Perah Nasional (KPSPN) Kabupaten Malang, Jawa Timur. Narasumber penelitian ialah peternak sapi perah anggota Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tirtasari Kresna Gemilang. Jumlah responden adalah 174 peternak sapi perah. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dan survai dengan menggunakan pengisian kuisioner dan wawancara.Analisisdata menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 18,9% SDM peternak dipengaruhi oleh sumber daya internal, sedangkan 55,5% pengembangan usaha dipengaruhi oleh sumber daya internal dan SDM peternak. Kesimpulan penelitian yaitu sumber daya internal berpengaruh terhadap SDM peternak dan pengembangan usaha ternak.
, E. Suprijatna, S. Kismiati
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.1.101-109.2020

Abstract:
Penelitian bertujuan untuk mengkaji bobot organ saluran pencernaan ayam pedaging yang diberi pakan menggunakan aditif pakan kombinasi kulit singkong dan bakteri asam laktat dalam bentuk cair. Materi yang digunakan yaitu 144 ekor ayam pedaging umur 10 hari dengan rata-rata bobot badan awal pemeliharaan 198,59 gram ± 8,12 yang di distribusikan pada 24 unit percobaan dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah T0 : ransum basal; T1 : ransum basal + 50 ml aditif pakan/kg ransum; T2 : ransum basal + 100 ml aditif pakan/kg ransum dan T3 : ransum basal + 150 ml aditif pakan/kg ransum. Data yang diperoleh selanjutnya diolah secara statistik dengan Analisys of Variance (Anova) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan aditif pakan di dalam ransum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot relatif proventrikulus, ventrikulus, usus halus dan seka. Kesimpulan dari penelitian adalah aditif pakan kombinasi kulit singkong dan bakteri asam laktat belum mampu meningkatkan bobot relatif organ pencernaan ayam pedaging.
Nuraini Nuraini, Z. Hidayat, S. Puspito
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.1.66-72.2020

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui performa ayam Merawang umur 4, 6, dan 8 bulan yang menggunakan bungkil inti sawit (BIS) di dalam ransum. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan 4 level pemberian bungkil sawit sebagai faktor pertama dan 3 level umur ayam sebagai faktor ke dua dan setiap unit percobaan terdiri dari 6 ekor. Ransum perlakuan terdiri atas perlakuan 100% ransum komersial, 90% ransum komersial + 10% BIS, 80% ransum komersial + 20% BIS dan 70% ransum komersial + 30% BIS. Variabel yang diamati meliputi pertambahan berat badan, konsumsi pakan, dan konversi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bungkil inti sawit dalam ransum ayam Merawang sampai dengan level 30% tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap performa ayam Merawang namun perbedaan umur ayam memberikan pengaruh yang nyata terhadap performa ayam Merawang. Kesimpulan bungkil sawit dapat diberikan dalam campuran pakan ayam Merawang sampai dengan tingkat 30 %.
, E. Heriyanto
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.1.56-65.2020

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi status sosial ekonomi peternak dalam proses adopsi inovasi bioteknologi di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Ada dua jenis inovasi bioteknologi; yaitu (a) Inseminasi Buatan (IB) dan (b) Transfer Embrio (TE). Penelitian menggunakan metode surveydananalisadatasekunder. Sampel adalah peternak sapi potong yang menggunakan IB sebanyak 40 orang yang ditetapkan secara quota sampling. Kemudian peternak sapi potong penerima inovasi TE sebanyak 14 orang yang ditetapkan dengan teknik sampling jenuh. Status sosial ekonomi ditandai dengan enam ukuran, yaitu; skala usaha, pendapatan, resiko yang dihadapi, umur, tingkat partisipasi, serta keaktifan diluar kelompok. Data terkumpul dianalisa secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala likert. Perolehan nilai skor dibandingkan dengan kategori sesuai dengan ketetapan Ditjen Peternakan (1992). Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sosial ekonomi peternak sapi potong di Kabupaten Dharmasraya berada pada posisi tidak berpengaruh dalam proses adopsi inovasi kedua jenis bioteknologi reproduksi; Inseminasi Buatan (IB) dan Transfer Embrio (TE).
Editor Editor
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.1.i-iv.2020

Abstract:
Puji syukur kita haturkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas izin-Nya Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) dapat kembali terbit menjumpai pembaca sekalian. Tim redaksi dan penelaah telah menyeleksi naskah-naskah pada edisi ini, Volume 22 No. 1 Tahun 2020. Naskah-naskah tersebut meliputi bidang atau topik-topik sebagai berikut: Peranan Sumber Daya terhadap SDM Peternak dan Pengembangan Usaha Ternak Sapi Perah di Kawasan Peternakan Sapi Perah Nasional (KPSPN); Karakteristik Morfometrik Ayam Kampung Jantan dan Betina di Desa Tirtomulyo Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah; Studi Pemberian Bakteri Asam Laktat (BAL) terhadap Persentase Lemak Abdominal dan Berat Karkas Ayam Pedaging yang Diinfeksi E.coli; Sifat Fisik dan Akseptabilitas Keju yang Ditambahkan CaCl2 Menggunakan Ekstrak Jahe Merah; Identifikasi Pasar, Komoditas, dan Margin Bersih Usaha Pasar Rumput di Wilayah Pembibitan Sapi PO Kebumen Kabupaten Kebumen; Penambahan Tepung Daun Sirsak (Annona muricata Linn) dalam Ransum terhadap Sistem Pencernaan Ayam Petelur Jantan (Gallus domesticus); Posisi Status Sosial Ekonomi Peternak Sapi Potong dalam Proses Adopsi Bioteknologi Reproduksi di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat; Performa Ayam Merawang dalam Berbagai Umur dengan Tingkat Pemberian Bungkil Inti Sawit dalam Ransum; Pengaruh Umur Sapih terhadap Performans Babi Duroc Jantan; Aktivitas Ekstrak Etanolik Daun Jambu Mete Terhadap Otot Pectoralis Thoracicus Ayam Jawa Super; Komposisi Kimia dan Korelasi Beberapa Karakteristik Daging Pipi Sapi Bali; Pengaruh Penambahan Kulit Singkong dan Bakteri Asam Laktat sebagai Aditif Pakan terhadap Profil Saluran Pencernaan Ayam Pedaging; Pengaruh Pemberian Probiotik Kering Berbasis Susu Sapi, Kacang Hijau, dan Kedelai terhadap Performa Ayam Broiler; dan Identifikasi Kontaminasi Logam Berat pada Ayam Kuning Sukabumi di Bogor Utara.Redaksi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu penerbitan jurnal ini. Semoga dengan terbitnya jurnal ini dapat bermanfaat sebagai sarana komunikasi bagi masyarakat ilmiah, khususnya masyarakat peternakan dan umumnya bagi masyarakat luas.
Mawaddah Mawaddah, H. Setiawan, H. T. S. S. G. Saragih
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.1.80-88.2020

Abstract:
Daun jambu mete memiliki senyawa bioaktif alami yang berpotensi sebagai promotor pertumbuhan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek suplementasi ekstrak etanol daun jambu mete dalam pakan terhadap peningkatan berat badan dan otot pectoralis thoracicus ayam jawa super. Penelitian ini menggunakan 90ekorday old chick (DOC)ayamjawasuper yangdipeliharaselama 15 hari. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan penambahan ekstrak etanol daun jambu mete pada pakan basal sebanyak 0 g/kg pakan (K); 1,25 g/kg pakan (P1); 2,5 g/kg pakan (P2); 5 g/kg pakan (P3); 10 g/kg pakan (P4); 20 g/kg pakan (P5). Metode terdiri dari pembuatan ekstrak etanolik daun jambu mete, pembuatan pakan, pemeliharaan ayam dan pembuatan preparat jaringan otot (metode parafin). Parameter pengamatan otot terdiri dari pengukuran berat otot dan luas area miofiber. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan berat badan pada P3, P4 dan P5 dibandingkan dengan kontrol (P
D. R. Megabuana, , P. Rahayu
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), Volume 22; doi:10.25077/jpi.22.1.119-124.2020

Abstract:
Ayam kuning sukabumi adalah salah satu pangan hewani yang banyak dijual di pinggir jalan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh lama penjualan terhadap kadar kontaminasi logam berat Pb, Cd dan Cu pada ayam kuning sukabumi di Kecamatan Bogor Utara. Perlakuan pada penelitian ini adalah waktu penjualan ayam kuning sukabumi yakni 0 jam dan 3 jam. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai rataan kadar Pb sebesar 112% dan Cd sebesar 55% pada ayam kuning sukabumi akibat lama penjualan selama tiga jam.
Page of 7
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top