Refine Search

New Search

Results in Journal Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini: 36

(searched for: journal_id:(4294560))
Page of 1
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Sri Widayati, Nurhenti Dorlina Simatupang, Aprianti Aprianti, Rohmatul Maulidiya
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 3, pp 30-44; doi:10.24042/ajipaud.v3i1.6544

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya anak yang masih memerlukan bantuan dalam melipat kertas satu kali, anak belum mampu dalam menyatukan dua sisi kertas dan menekan kertas dengan kuat sehingga hasil melipat satu menghasilkan lipatan yang tidak sama. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada kegiatan melipat kertas bermotif dengan sisi kertas yang berbeda. Jenis penelitian ini yaitu menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (action research). Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-7 tahun di TK DWPW. Tehnik pengumpulan data dengan lembar observasi. Tehnik pengolahan data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 47,2% dan siklus II 82,6 % kmampuan anak dalam melipat kertas satu lipatan mengalami peningkatan. Terjadinya peningkatan sebesar 35,47% yang berarti melipat dengan menggunakan kertas bermotif dengan dua sisi berbeda dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak dalam melipat satu kali. Harus dipastikan anak menguasai kegiatan melipat satu dengan baik baru guru dapat memberikan tahap melipat selanjutnya.
Mardi Fitri, Na’Imah Na’Imah
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 3, pp 1-15; doi:10.24042/ajipaud.v3i1.6500

Abstract:
Penelitian ini dilaksanakan dengan menganalisis studi kepustakaan dari berbagai buku-buku dan jurnal-jurnal ilmiah. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mencari tahu penyebab yang dapat meningkatkan perkembangan moral anak yang berusia dini. Sedangkan metode penelitian menggunakan library research dan jenisnya berupa penelitian deskriptif. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa perkembangan moralitas anak yang berusia dini memperlihatkan adanya proses perubahan tingkah laku, budi pekerti, akhlak, maupun karakter anak untuk memiliki perkembangan yang baik. Perkembangan perilaku pada anak disebabkan oleh faktor lingkungan terdekat atau sekitarnya. Perkembangan tersebut dapat berupa keadaan situasi lingkungan, konteks individu, atau kepribadian seseorang dalam konteks sosial atau cara berintraksi dengan lingkungan sekitar dalam bermasyarakat. Hal ini membuktikan bahwa perlu adanya peran orang tua atau pendidik dalam membimbing anak yang masih berusia dini, karena hal tersebut akan mempengaruhi perkemban yang terjadi pada diri anak dimasa yang akan datang. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pengaruh perkembangan moral pada anak usia dini dipengaruhi oleh faktor keseharian anak dalam lingkungan sekitarnya, sehingga perlu adanya suatu pembelajaran pada anak mengenai nilai-nilai positif yang akan mengajarkan anak baik secara moral maupun sosialemosiaonalnya.
Heny Wulandari, Ratna Pangastuti
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 3, pp 98-111; doi:10.24042/ajipaud.v3i1.6912

Abstract:
Penelitian bertujuan untuk mengembangkan aplikasi kesehatan berbasis mobile untuk pemantauan deteksi dini tumbuh kembang (DDTK) anak usia 4-6 tahun. Rancangan penelitian mengacu pada modifikasi model pengembangan Borg and Gall. Penelitian ini dilakukan di Taman Kanak-Kanak. Subjek penelitian merupakan anak TK usia 4-6 tahun dan guru. Data dikumpulkan melalui pengisian kuisioner untuk guru TK. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa aplikasi kesehatan berbasis mobile untuk pemantauan deteksi dini tumbuh kembang (DDTK) anak usia 4-6 tahun yang dikembangkan efektif digunakan.
Agus Jatmiko Jatmiko, Eti Hadiati Hadiati, Mia Oktavia Oktavia
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 3, pp 83-97; doi:10.24042/ajipaud.v3i1.6875

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai bagaimana penerapan evaluasi pembelajaran anak usia dini di taman kanak-kanak dharma wanita persatuan bandar lampung. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Implementasi Evaluasi Pembelajaran Anak Usia Dini di Taman Kanak-kanak Dharma Wanita Persatuan Bandar Lampung”. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumen analisis. Data dianalisis menggunakan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Implementasi Evaluasi Pembelajaran Anak Usia Dini di Taman Kanak-kanak Dharma Wanita Persatuan Bandar Lampung menyatakan bahwa dari lima indikator ada empat indikator yang sudah terpenuhi diantaranya (1) Merumuskan atau menetapkan kegiatan (2) Menyiapkan alat atau teknik penilaian (3) Menetapkan kriteria penilaian (4) Menentukan nilai. Namun, ada satu indikator yang belum terpenuhi yaitu mengumpulkan data. Pendidik kurang untuk mengumpulkan data hasil kegiatan pembelajaran. Seharusnya secara rutin pendidik mengumpulkan data hasil kegiatan pembelajaran pada peserta didik yang telah dilakukan. Hal tersebut dilakukan supaya dalam pelaksanaan rekapitulasi penilaian nantinya pendidik tidak kesulitan untuk mendeskripsikan hasil pembelajaran pada peserta didik.Kata kunci: Evaluasi Pembelajaran AUD, Pendidik, Jurnal Al-Athfal
Trinita Anggraini, Erine Nur Maulidya
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 3, pp 45-55; doi:10.24042/ajipaud.v3i1.6546

Abstract:
Pada abad 21, anak usia dini hingga manula sudah terbiasa dengan penggunaan teknologi, bahkan beberapa penelitian menjelaskan bahwa anak usia dua tahun saat ini sudah terbiasa menggunakan gadget untuk bermain game, membuka youtube atau membuka galeri video dengan sangat ahli. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi tentang kebiasaan penggunaan gadget pada anak usia dini dan kasus-kasus anak usia dini melihat video porno, mencari dampak anak melihat pornografi, dan penyebab anak usia dini terpapar video porno di era digital saat ini. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode tinjauan literatur. Data dikumpukan dengan menganalisis beberapa kasus, jurnal, dokumen, data lain baik cetak maupun elektronik yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa paparan pornografi pada anak dapat menyebabkan kerusakan otak, rusak kemampuan konsentrasi dan fokus, serta membuat anak kecanduan video porno, mengalami penyimpangan seks, hingga menjadi pelaku pelecehan atau kekerasan seksual di masa mendatang. In the 21st century, children to adults are digital consumers to the use of technology, it even various studies explain that a lot of children in the age of two are now accustomed to using gadgets to play games, open YouTube or watch video from galleries with great expertise. The goal of this article study was to explore the habits of using gadgets in early childhood and cases of early childhood viewing porn videos, to analisys the impact of children watching pornography, and to find the causes of early childhood exposure to pornographic videos in today's digital era. This article contains used qualitative descriptive approach with library research method. The data were collected by analyzing some printed and electronic journals, books, documents, and other sources that related. These results indicated that exposure pornography in children can cause the brain demage, impaired concentration and focus ability, and become addicted to pornographic videos, experience sexual deviations, and become perpetrators of sexual harassment or violence in the future.
Nurfaizah Nurfaizah, Romlah Romlah
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 3, pp 56-68; doi:10.24042/ajipaud.v3i1.6654

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pelaksanaan teknik modelling untuk mengembangkan kemampuan sosial anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan teknik modeling yang digunakan untuk mengetahui perkembangan kemampuan sosial. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data diantaranya ialah wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilaksanakan di TK 'Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Bandar Lampung. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa guru/model dikelas B2 menggunakan beberapa tahapan dalam proses modeling, meliputi: perhatian, pemberian stimulus, production, motivasi dan penguatan. Melalui tahapan-tahapan tersebut ternyata memudahkan model/guru untuk mengembangkan sosial kelas B2. Teknik modeling dalam mengembangkan kemampuan sosial peserta didik dikatakan efektif dalam rangka membina, mengembangkan bahkan meningkatkan kualitas kemampuan sosial peserta didik.
Khadijah Khadijah, Nurul Amelia
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 3, pp 69-82; doi:10.24042/ajipaud.v3i1.6508

Abstract:
Perkembangan kognitif merupakan proses berfikir anak dan menemukan solusi dari apa yang dipikirkan tersebut.Kognitif juga sering diartikan sebagai kecerdasan daya nalar atau berpikir. Dalam arti luas, kognitif ialah berpikir dan mengamati sehingga muncul tingkah laku yang mengakibatkan orang memperoleh pengetahuan. Kognitif dapat diartikan sebagai pengetahuan yang luas, kreatifitas atau daya cipta, kemampuan berbahasa serta daya ingat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan di RA Al-Hidayah Semanggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui materi kegiatan dalammengembangkan kognitif anak, mendeskripsikan penerapan teknik asesmen (penilaian), dan hasil/dampak adanya asesmen perkembangan kognitif di RA Al-Hidayah Semanggi. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah observasi kemudian dilanjutkan dengan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan kognitif anak berkembang sesuai dengan harapan. Hal ini bisa dilihat dari kegiatan mereka sehar-hari. dalam mengembangkan kognitif anak di RA. Al-Hidayah lebih sering menggunakan kegiatan seperti Shalat, Menulis, Membaca, dan Menulis. Asesmen meiliki dampak positif dalam pencapaian perkembangan kognitif, baik untuk guru, anak didik, maupun orang tua.
Triana Indrawati, Nabila Aulia Rahmah
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 3, pp 16-29; doi:10.24042/ajipaud.v3i1.6539

Abstract:
Chicken Dance Motion is a dance movement with the imagination like being a Chicken who is looking for food, walking, jogging, and so forth. Motion as the main ingredient in dance, is used as a medium to express ideas of what they think and feel. Chicken dance movements can improve the gross motor development of children. Motor Development means the development of controlling physical movements through coordinated nerve center, nerve and muscle activities. This study aims to describe the pre-cycle conditions of chicken dance learning in B1 group children and explain whether the method of chicken dance learning can improve the gross motor development of early childhood. This type of research is a classroom action research conducted collaboratively between researchers and teachers. The study was conducted in two cycles. The research subjects were children of group B1 TKIT Mutiara Hati Petarukan Pemalang. The results showed that there was an increase in children's gross motor development through chicken dance movements in the B1 group TKIT Mutiara Hati Petarukan Pemalang.
Utia Virli Susanti, Neni Mulya
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 47-60; doi:10.24042/ajipaud.v2i2.5354

Abstract:
Penelitian ini bertujuan terkait pengawasan PKBM terhadap kepala sekolah di TK Sanggar Anak Alam. Terkait dari hasil wawancara disekolah peneliti mengetahui bahwa pihak TK Sanggar anak Alam tidak diberikan pengawasan oleh pihak dinas pendidikan, tetapi pengawasan dari PKBM. Bahwasannya dilembaga TK tersebut berbeda dengan TK lainnya, Mereka memakai kurikulum sendiri, dan mereka mengedepankan belajar melalui minat anak. Sehingga unit bagian PKBM memberikan pengawasan kepala sekolah berupa pertemuan forum dan disana kepala sekolah memberikan hasil kinerja guru selama beberapa minggu dan pihak PKBM akan memberikan saran dan masukan jika ada guru maupun kepala sekolah yang melanggar aturan dari ketetapan di TK Sanggar Anak Alam. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan secara utuh dan mendalam tentang realitas sosial dan berbagai fenomena yang terjadi dimasyarakat. Metode penelitian yang digunakan studi kasus dengan studi kasus yang akan peneliti tujukan untuk memberikan gambaran yang komprehensif dan sistematis. Proses pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini ialah pihak PKBM memberikan kebijakan apakah dalam satu semester kinerja guru sesuai dan tercapai dalam mengembangkan minat anak, mengembangkan enam aspek perkembangan dan bagaimana pihak kepala sekolah melihat itu semua. Pihak PKBM memberikan arsip dan dokumentasi dari hasil karya yang anak lakukan dan PKBM memberikan kebijakan jika ada hal yang baru dan bisa menjadi saran dalam melakukan pengawasan kepada pihak kepala sekolah di TK Sanggar Anak Alam.Kata Kunci:pengawasan PKBM, kepala sekolah.
Rizki Ramadhani, Untung Nopriansyah
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 32-46; doi:10.24042/ajipaud.v2i2.5344

Abstract:
Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis bagaimana manajemen lembaga pendidikan berbasis keluarga. Peneliti ingin melihat bagaimana pengelolaan manajemen PAUD dalam melibatkan keluarga (orangtua) terhadap pendidikan anak baik di sekolah maupun di rumah. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa terciptanya orangtua karir (khususnya ibu), membuat waktu ibu sangat minim untuk dihabiskan bersama dengan anaknya. Orangtua lebih memilih untuk menyekolahkan anak sejak dini di lembaga PAUD,dengan harapan anak dapat dididik sebaik mungkin. Padahal pendidikan anak tidak cukup hanya didapatkan di sekolah saja. Orangtua dan guru sama-sama mempunyai peran penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh sebab itu peneliti ingin menganalisis bagaimana pengelolaan manajemen lembaga PAUD berbasis keluarga di sekolah sanggar anak alam Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitataif, dengan metode penelitian studi kasus. Subjek penelitian adalah ketua PKBM, kepala sekolah, guru kelas, dan orangtua dari anak yang bersekolah di sanggar anak alam Yogyakarta. Instrument yang peneliti gunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah sanggar anak alam merupakan sekolah keluarga. Tidak hanya disebut sebagai sekolah keluarga, namun sekolah tersebut sangat melibatkan orangtua dalam segala terhadap kepentingan anak dan sekolah. Bahkan orangtua di sekolah sanggar anak alam memiliki komunitas tersendiri dan mempunyai group Whats app dengan tujuan untuk mempermudah komunikasi antar sesama orangtua dalam berdiskusi, berbagi pengalaman, dan merencanakan berbagai macam program parenting yang akan dilaksanakan baik di sekolah maupun di luar sekolah
Rahimah Rahimah, Muzdhalifah Muzdhalifah
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 1-13; doi:10.24042/ajipaud.v2i2.4669

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah pertama, mengetahui ketegori pola asuh yang diterapkan di TK Pamardi Siwi. Kedua, mengetahui tingkat kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan interpersonal anak di TK Pamardi Siwi. Ketiga, mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan interpersonal anak di TK Pamardi Siwi. Jenis penelitian dalam tesis ini adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif dan uji inferensial dengan pendekatan kuantitatif. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan perhitungan dengan pengujian hipotesis adalah: Pertama, pola asuh yang lebih dominan di terapkan di TK Pamardi Siwi ialah pola asuh demokratis. Hal ini dibuktikan dengan perhitungan presentasi sebanyak 21 responden (70%) dalam kategori pola asuh demokratis, 6 responden (20%) dalam kategori pola asuh permisif, dan 3 reponden (10%) dalam kategori pola asuh otoriter. Kedua, tingkat kecerdasan intrapersonal anak di TK Pamardi Siwi ialah 18 responden kategori berkembang sangat baik (BSB) yang mencapai presentase (60%) dari kategori yang lainnya, 10 responden (33,3%) dalam kategori berkembang sesuai harapan (BSH) dan 2 responden (6,7%) dalam kategori mulai berkembang (MB). Untuk tingkat kecerdasan interpersonal di TK Pamardi Siwi, 23 anak (76,7%) dalam kategori berkembang sesuai harapan (BSH), 4 responden (13,3%) dalam kategori berkembang sangat baik (BSB) dan 3 responden (10,0%) dalam kategori mulai berkembang (MB). Ketiga, adanya pengaruh pola asuh orang tua terhadap kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan interpersonal. Hal ini dilihat dari hasil analisis (X) terhadap (Y1) didapatkan rxy1 = 433, dengan jumlah responden 30 anak pada taraf signifikansi 0,05 rtabel = 0,361 dan nilai probabilitas 0,017. Dari perhitungan tersebut menunjukkan probabilitas = 0,017 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dan untuk hasil analisi (X) terhadap (Y2) didapatkan rxy2 = 418, dengan jumlah responden 30 anak pada taraf signifikansi 0,05 rtabel = 0,361 dan nilai probabilitas 0,022. Dari perhitungan tersebut menunjukkan probabilitas = 0,022 0,05 maka H0 ditolak dan Haditerima.
Germana Due, Efrida Ita
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 14-31; doi:10.24042/ajipaud.v2i2.5213

Abstract:
Masalah yang ditemukan dalam penelitian ini adalah kurangnya media pembelajaran yang mendukung dalam proses belajar anak sesuai dengan karakteristik anak dalam perkembangan kognitif yang berkaitan dengan kemampuan berhitung pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media apron hitung yang sesuai dengan karakteristik anak di kelompok B PAUD Terpadu Citra Bakti, (2) mengetahui desain media pembelajaran apron hitung untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada anak usia dini di kelompok B PAUD Terpadu Citra Bakti. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yakni Analysis, Design, Develop, Implement and Evaluate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode wawancara, metode angket, dan metode dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah panduan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi mengenai tujuan pembelajaran aspek kognitif. Hasil penelitian pengembangan menunjukkan bahwa dari validasi ahli materi dengan hasil penilaian yang dilakukan oleh ahli materi mendapatkan skor 100% dengan kategori “sangat valid”, penilaian oleh ahli media mendapatkan skor 100% dengan kategori “sangat valid”, penilaian yang dilakukan oleh ahli desain pembelajaran mendapatkan skor 100% dengan kategori “sangat valid”, serta hasil uji coba perorangan yang dilakukan pada dua orang siswa kelompok B PAUD Terpadu Citra Bakti mendapatkan skor 100% dengan kategori “sangat valid” dan uji coba kelompok kecil pada lima orang siswa mendapat skor 100% dengan kategori “sangat valid”. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran apron hitung untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada anak usia dini di kelompok B PAUD Terpadu Citra Bakti layak untuk digunakan.
Wardah Anggraini, Cahniyo Wijaya Kuswanto
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 61-70; doi:10.24042/ajipaud.v2i2.5248

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai pelaksanaan teknik ceklis sebagai asesmen untuk mengetahui perkembangan sosial emosional anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan teknik ceklis sebagai asesmen yang digunakan untuk mengetahui perkembangan sosial emosional. Penelitian ini dengan teknik pengumpulan data diantaranya adalah observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilaksanakan di RA Insan Mulia Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukan bahwa RA Insan Mulia Bambanglipuro melaksanakan teknik asesmen untuk menilai perkembangan anak didiknya dengan menggunakan teknik ceklis, catatan anekdot serta hasil karya. termasuk untuk penilaian perkembangan sosial emosional menggunakan ketiga teknik tersebut, namun salah satu teknik yang paling menonjol untuk digunakan adalah teknik ceklis. Teknik ceklis ini digunakan oleh RA Insan Mulia sesuai dengan Pedoman Penilaian Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Tahun 2015.Kata Kunci: Teknik Ceklis, Asesmen, Perkembangan Sosial Emosional
Shofiyatuz Zahroh
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 83-99; doi:10.24042/ajipaud.v2i2.5739

Abstract:
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat implementasi kurikulum terhadap anak berkebutuhan khusus, strategi penilaian anak berkebutuhan khusus, metode atau strategi pembelajaran anak berkebutuhan khusus, dan konsep pendidikan inklusi. Penelitian ini dilakukan di Safa Islamic Preschool Yogyakarta, 2019 yang mengembangkan kurikulum 2013 dan dikombinasikan dengan kurikulum Montessori yang bernafaskan Islam. Metode penelitian yang dilakukan adalah kualitatif dengan pendektakan studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah, Safa Islamic Preschool benar-benar menjaga marwah sistem pendidikan inklusi, dengan membuat perencanaan yang matang terhadap proses pembelajaran serta penilaian anak berkebutuhan khusus. Kesimpulan anak berkebutuhan khusus mampu mengembangkan potensinya dengan baik sesuai dengan hambatan yang dimilikinya, shadowteacher mampu membimbing anak dalam mengembangkan potensinya, lingkungan mampu menciptakan situasi yng sangatmendukung terhadap perkembangan anak, penilaian dilakukan sesuai dengan proseduranak berkebutuhan khusus.
Muhammad Azis
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 100-110; doi:10.24042/ajipaud.v2i2.5927

Abstract:
Child learning difficulties are children who are disrupted in one o more basic psychological processes that include understanding and using spoken or written language. This study aims to describe the learning difficulties experienced by children aged 5-6 years in group playing FUN ISLAMIC SCHOOL Purworejo Yogyakarta. The method used is a qualitative research method with a case study approach. The data source consisted of 2 teachers in the group of children aged 5-6 years, and 4 children who had problems due to learning difficulties were the case subjects in this study. After data is collected, data is presented for inclusion. Reading difficulties in children aged 5-6 years are different, in the pocess of writing in class children have poor writing in learning activities in class. Based on the results of the study there are a number of suggestions that can be considered by related parties in an effort to overcome the learning difficulties of children.
Triana Indrawati
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 71-82; doi:10.24042/ajipaud.v2i2.5226

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesejahteraan psikologis pada guru di PAUD rawan bencana rob yang ditinjau dari resiliensi dan religiusitas. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah resiliensi dan religiusitas terhadap kesejahteraan psikologis pada guru di PAUD rawan bencana rob. Sampel dalam penelitian ini adalah 45 guru PAUD yang berada didaerah rawan bencana rob di Pekalongan. Sampel diambil dengan menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian terdiri dari 3 skala.Pertama, skala kesejahteraan psikologis yang disusun berdasarkan aspek-aspek dari Ryff (1989)berjumlah 26 item dengan koefisien korelasi 0,305-0,598 dan koefisien alpha sebesar 0,848 . Kedua, resiliensi berdasarkan aspek-aspek dari Reivich dan Shatte (2002) yang terdiri dari 29 item dengan koefisien korelasi 0,313-0,625 dan koefisien alpha sebesar 0,896 .Ketiga, skala religiusitas yang disusun berdasarkan aspek-aspek dari Glock dan Stark (1968) yang terdiri dari 32 item koefisien korelasi 0,320-0,657 dan koefisien alpha sebesar 0,919. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi ganda. Hasil analisis regresi menunjukan F=103,287 dengan p= 0,000 (p
La Ode Anhusadar
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 58-74; doi:10.24042/ajipaud.v2i1.4622

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Romlah Romlah , Untung Nopriansyah, Sigit Purnama
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 1-13; doi:10.24042/ajipaud.v2i1.4552

Abstract:
Kemampuan manajerial kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (Karweti 2010). Pengaruh tersebut terutama berdampak pada kompetensi pedagogic dan kompetensi professional guru. Kompetensi pedagogic itu sendiri merupakan suatu kemampuan yang berkenaan dengan pemahaman peserta didik dan mengelola pembelajaran yang mendidik dan dialogis. Sedangkan, kompetensi professional yaitu kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkannya membimbing peserta didik memenuhi standar kompetensi. Maka dari itu peneliti ingin menilik lebih jauh atas keterkaitan atau hubungan kepemimpinan kepala Taman Kanak Kanak terhadap dua kompetensi pendidik yang telah disebutkan di Kecamatan Kedaton Bandar Lampung. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Analisis kuantitatif dalam penelitian ini adalah analisis korelasi. Untuk melihat ada atau tidaknya hubungan antara Kepemimpinan Kepala Taman Kanak-Kanak dan Kemampuan pedagogik guru dan Kemampuan profesionalitas guru , analisis korelasi yang digunakan adalah analisis korelasi product moment karena data yang digunakan merupakan data berskala likert. Melalui penyebaran angket sebagai instrumen, didapatkan hasil bahwa dengan taraf signifikansi 5% didapatkan koefisien korelasi sebesar 0,37, dengan nilai uji sebesar 1,69 yang lebih besar dari sebesar -1,73. Dan juga didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,18, dengan nilai uji sebesar 0,76 yang lebih besar dari dengan sebesar -1,73. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut maka dapat disimpulkan terdapat hubungan antara kepemimpinan kepala TK dengan kompetensi pedagogic dan kompetensi profesional guru. Kata Kunci: Kepemimpinan, Taman Kanak-Kanak, Deskriptif Kuantitatif, Pedagogik dan Profesional Kompetensi.
Rima Gontina, Kanada Komariyah, Uswatun Hasanah Hasanah
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 79-92; doi:10.24042/ajipaud.v2i2.4946

Abstract:
Setiap Anak Memiliki Kecerdasannya masing-masing. Kecerdasan interpersonal dan intrapersonal anak merupakan kecerdasan yang sangat penting untuk dikembangkan sejak dini, Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimanakah penerapan metode bermain peran (role playing) untuk mengembangkan kecerdasan interpersonal dan intrapersonal anak di TK Pratama Kids Sukabumi Bandar Lampung? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode bermain peran (Role Playing) untuk mengembangkan kecerdasan interpersonal dan intrapersonal anak di TK Pratama Kids Sukabumi Bandar Lampung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan di TK Pratama Kids Sukabumi Bandar Lampung bahwa penerapan metode bermain telah dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah dalam bermain peran. Dari hasil penelitian kecerdasan interpersonal anak dalam kategori belum berkembang ada 0%, mulai berkembang ada 18%, anak yang berkembang sesuai harapan ada 59%, dan anak yang berkembang sangat baik ada 23%. Kemudian untuk kecerdasan intrapersonalnya ada 0% anak belum berkembang, 23% anak yang mulai berkembang, 50% anak yang berkembang sesuai harapan dan 27% anak yang berkembang sangat baik.Kata Kunci :Metode Bermain peran, Kecerdasan Interpersonal,Kecerdasan Intrapersonal
YuS Ria , Khalid Musyaddad
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 14-24; doi:10.24042/ajipaud.v2i1.3995

Abstract:
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan salah satu permainan tradisional menjadi model permainan trdisional edukatif pada anak usia dini. Pengembangan model ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia dini. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan menggunakan 2 tahap uji coba model. Uji coba model pertama dilakukan di RA Ibnu Sina dengan jumlah anak 10 orang. Uji coba model kedua diterapkan di RA Nurul Islam dan al-Jauharen dengan melibatkan anak sebanyak 20 orang. Penelitian ini menemukan bahwa penerapan model permainan tradisional congklak secara efektif dapat ,meningkatkan kemampuan social emosional anak usia dini. Melalui permainan tradisional congklak dapat membantu anak mengembangkan berbagai aspek perkembangan secara menyeluruh dan terpadu untuk menjadi lebih terampil dan cakap.
Robingatin Robingatin, Khadijah Khadijah
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 35-57; doi:10.24042/ajipaud.v2i1.4621

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Herman Trimantara, Neni Mulya
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 25-34; doi:10.24042/ajipaud.v2i1.4553

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Eti Hadiati, Fidrayani Fidrayani
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 2, pp 69-78; doi:10.24042/ajipaud.v2i1.4818

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen pembelajaran pendidikan anak usia dini (PAUD) se-RA kota Bandar Lampung. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi dengan menggunakan Model yang berupa analisis data yang digunakan yaitu analisis data interaktif (interactive) atau analisis data mengalir (Flow Model Analisis); yakni model analisis data yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi Data, display data, pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Teknik trianggulasi data digunakan untuk menguji keabsaan data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian mendiskripsikan bahwa pelaksanaan pembelajaran di sebagian besar RA Se-Kota Bandar Lampung dalam merealisasikan perencanaan pembelajaran dimulai menyusun program tahunan (PROTA) yang berisi kegiatan-kegiatan di RA dari awal tahun ajaran sampai akhir, dilanjutkan dengan penyusunan program semester (PROMES/PROSEM), RKM dan RKH. Dengan menggunakan langkah-langkah dalam pembelajaran dengan perencanaan yang telah disusun yaitu dimulai dengan kegiatan pendahuluan atau kegiatan awal yang ada dalam RKH/RPPH.Kata Kunci: Manajemen; Pembelajaran; RA; PAUD.
Dini Widiya Yanti, Rika Partika Sari
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 1, pp 1-15; doi:10.24042/ajipaud.v1i2.3508

Abstract:
The aims of this research is to get information and data about the effort ti increase children’s social skills in grade B kindergarten through playing method of traditional games in PAUD Yasporbi Kota Bengkulu. Research method used action research method. This method conduced in two cycles according to Kemmis and Taggart model which consist of 4 stages (plan, action, observation and reflection). Data collecting tecniques used field notes, interview, documentation and observation. Research subject was taken from 10 children of 5-6 years old. The result of the research shows that children’s social skills through playing method of traditional games could increase of grade B kindergarten. Analysis of data obtained from the comparison between pre-percentage increase which showed from pre-intervency the class avarage is 47,70% up to 79,79% at posttest result. Keywords: social skills, traditional games.AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi dan data tentang upaya meningkatkan keterampilan sosial melalui permainan tradisional bengkulu di PAUD Yasporbi Kota Bengkulu. Metode penelitian yang dignakan adalah metode Kemmis dan Taggart yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refeksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian terdiri dari 10 anak berusia 5 -6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan sosial anak PAUD kelas B melalui metode permainan tradisional sebesar 47,79% dari praintervensi rata-rata kelas dan 79,79% pada hasil posttest.Kata kunci: Keterampilan sosial, permainan tradisonal.
Alma Rara Anggia, Untung Nopriansyah
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 1, pp 16-35; doi:10.24042/ajipaud.v1i2.3789

Abstract:
Penulis Melakukan penelitian di RA Perwanida I Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif Kualitatif. Tehnik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan kreativitas anak melalui permainan warna dengan media benang pada usia 5-6 tahun di RA Perwanida I Bandar lampung. Berdasarkan hasil penelitian dapat penulis simpulkan bahwa dalam mengembangkan kreativitas anak melalui permainan warna dengan media benang di RA Perwanida I Bandar Lampung bahwa tingkat perkembangan kreativitas anak yang termasuk pada kategori belum berkembang ada 4 orang anak dengan tingkat presentase 20%, kategori mulai berkembang ada 7 anak dengan tingkat presentase 35% sedangkan kategori berkembang sesuai harapan ada 7 anak dengan tingkat presentase 35% dan kemampuan anak dengan kategori berkembang sangat baik ada 2 anak dengan tingkat presentase 10%.
Rika Partika Sari, Novi Ade Suryani, Ranny Fitria Imran
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 1, pp 36-55; doi:10.24042/ajipaud.v1i2.3741

Abstract:
This study aims to improve the ability to read the beginning of students by using the SUBACA Flash Card method for children in group B PAUD AL-ANISA Bentiring, Bengkulu City. This type of research is Classroom Action Research using two cycles, where each cycle is carried out in three meetings. Methods of collecting data in the form of observation and documentation. The results showed that there was an increase in reading the beginning of the child in each cycle with the average percentage of success in Cycle I was 47% and in the second cycle was 82.8%. It can be concluded that the method of playing SUBACA Flash Card is quite effective to be used to improve the ability to read the beginning in the children of group B PAUD AL-ANISA Bentiring, Bengkulu City.
Masriqon Masriqon
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 1, pp 71-81; doi:10.24042/ajipaud.v1i2.3989

Abstract:
Abstrak: Penelitian dilakukandi Kelompok Bermain Permata Bunda, subjek dalam penelitian ada 15 siswa.Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa tentang konsep bilangan dan operasinya, dan bagaimana cara meningkatkan kemampuan siswa tentang konsep bilangan dan operasinya melalui media kantong ajaib. Metode penelitian yang digunakan penelitian tindakan, terdiri dari perencanaan, observasi, tindakan dan refleksi. Terdiri dua siklus, pra penelitian memperoleh skor 49%, siklus I memperoleh 61% dan siklus II memperoleh skor 82%. Pengumpulan data dengan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari interview dan dokumentasi. Data kuantitatif diperoleh dari observasi yang dihitung dengan cara statistik. Kata kunci: Kemampuan, Konsep Bilangan dan Operasinya, Media
Helda Yeti, Neni Mulya
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 1, pp 56-70; doi:10.24042/ajipaud.v1i2.3906

Abstract:
Belajar berkaitan dengan motivasi, motivasi belajar akan timbul dengan suasana kelas yang menyenangkan. Menciptakan suasana kelas yang menyenangkan yaitu dengan penerapan model-model pembelajaran salah satunya model kooperatif tipe make a match . Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah “Bagaimanakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match untuk mengembangkan motivasi belajar anak usia dini usia 7-8 tahun di SD Negeri 1 Way Dadi Sukarame Bandar Lampung?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match untuk mengembangkan motivasi belajar anak usia dini usia 7-8 tahun di SD Negeri 1 Way Dadi Sukarame Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru dan siswa. Alat pengumpul data yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu: Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat penulis simpulkan mengenai model pembelajaran kooperatif tipe make a match untuk mengembangkan motivasi belajar anak usia dini usia 7-8 tahun di SD Negeri 1 Way Dadi Sukarame Bandar Lampung bahwasanya guru belum sepenuhnya menerapkan langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe make a match sesuai dengan teori. Dari 9 langkah langkah permainan yang ada hanya 6 langkah yang diterapkan, hal ini disebabkan oleh waktu yang kurang mencukupi. Seharusnya untuk hasil yang maksimal guru harus menerapkan langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe make a match sesuai dengan teori yang ada.
Nilawati Tadjuddin
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 1, pp 100-116; doi:10.24042/ajipaud.v1i1.3386

Abstract:
Artikel ini ingin meninjau konsep pendidikan moral untuk menghasilkan perilaku dan sikap anak dalam pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas. Metode penelitian perpustakaan dan teknik analisis isi diterapkan. Artikel ini menunjukkan bahwa konsep pendidikan moral dalam pandangan Nashk Ulwan yang berhubungan dengan nilai-nilai agama dan konsep pendidikan moral dalam pandangan Kohlberg yang berhubungan dengan tahapan perkembangan moral dapat dibentuk dengan mengukur variabel yaitu: 1) Menyusun pandangan Nasihk Ulwan, dan Kohlberg, 2) Menetapkan konsep-konsep Nasihk Ulwan dan Kohlberg, 3) Menentukan tolak ukur keberhasilan pandangan Nasihk Ulawan dan Kohlberg, 4) Mengembangkan konsep pendidikan moral, 5) Membangun budaya ilmiah yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan Islam sebagai dasar kurikulum dan konsep pembelajaran pendidikan moral. Model temuan penelitian adalah konsep strategi pengembangan pendidikan moral disekolah, keluarga dan masyarakat untuk menghasilkan sikap perilaku anak yang islami. Akhirnya, artikel ini membahas elemen nilai-nilai moral dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.
Erfha Nurrahmawati
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 1, pp 83-99; doi:10.24042/ajipaud.v1i1.3380

Abstract:
Penulis melakukan survey di TK Raudlatul Ulum Kresnomulyo Pringsewu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan guru dalam mengembangkan kognitif anak usia dini dan sejauh mana guru dapat berperan dalam mengembangkan kognitif yang dimiliki anak usia dini. Dan hasil penelitian terhadap perkembangan kognitif belum sepenuhnya baik, dikarenakan guru belum melaksanakan peranannya dengan baik dan ketidak maksimalnya peranan guru disebabkan karena pertama, terlalu banyak pekerjaan yang wajib diselesaikan, seperti membuat PR, dan menyiapkan pembelajaran untuk besok, dan mengoreksi pekerjaan anak-anak, sehingga guru tidak fokus lagi dengan pembelajaran dan perkembangan anak. Kedua guru kurang dapat memanfaatkan waktu dengan baik. Ketiga guru masih perlu belajar tentang memaksimalkan potensi-potensi peserta didik. Dari satu potensi yang dihargai oleh guru sesungguhnya anak dengan dirinya sendiri akan berusaha memunculkan potensi-potensi yang lain. Karena anak bahagia dan senang dilingkungan sekolahnya. Keempat Guru sudah melaksanakan peranannya tetapi kurang maksimal dan kurang tepat dengan sasarannya, yaitu anak usia dini, pembelajaran yang disajikan guru lebih tepat untuk anak SD yang benar-benar sudah dituntut untuk menekuni pembelajaran dengan serius
Sovia Mas Ayu
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 1, pp 50-66; doi:10.24042/ajipaud.v1i1.3240

Abstract:
This research aims to determine the effect of study tour method on the language skills of children, especially on the aspect of speaking children aged 5-6 years at Ar-Raudah Playgroup and Kindergarten. This research is a quantitative research, with 64 children population. The method and skills of language is measured by questionnaire and observation. Correlation and t test hypothesis used to data analyzed with SPSS Statistics 17.0 program. The result of data analysis obtained r value = 0.770 0,207 with significance level 5%. t test yielded t value = 9,496 t table 1,960. Thus result concluded that there are a positive influence between the method and the language skills of children aged 5-6 years, especially on speaking aspects at Ar-Raudah Playgroup and Kindergarten Bandar Lampung.
Prisma Tejapermana Tejapermana, Siti Kurniasih, Yulistyas Dwi Asmira
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 1, pp 18-33; doi:10.24042/ajipaud.v1i1.2999

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan model pembelajaran gerak dan lagu berbasis budaya Lampung yang dapat digunakan guru PAUD untuk meningkatkan aspek-aspek perkembangan anak usia dini. Responden penelitian ini adalah 30 guru PAUD di Bandar Lampung Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang dikembangkan oleh Borg dan Gall. Pengembangan model yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan ASSURE: 1) Menganalisis kebutuhan, 2) Tujuan pembelajaran, 3) Memilih metode pembelajaran, media dan materi, 4) Memanfaatkan media dan materi, 5) Memerlukan partisipasi peserta didik, dan 6) Mengevaluasi dan merevisi. Teknik analisis data dengan menggunakan deskripsi dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran dengan gerak dan lagu berbasis budaya Lampung yang sangat berpengaruh terhadap aspek-aspek perkembangan anak. Hasil penelitian ini diperoleh suatu produk model pembelajaran gerak dan lagu berbasis budaya Lampung berupa buku panduan dan program pembelajaran.
Meriyati Meriyati
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 1, pp 67-82; doi:10.24042/ajipaud.v1i1.3241

Abstract:
Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga, yang lebih dikenal sebagai sampah), yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan sampel mahasiswa PIAUD yang mengambil mata kuliah media pembelajaran AUDPenelitian ini bertujuan : (1) Membangun komunitas berbasis pendidikan kreatif. Dalam hal ini, guru dan siswanya. (2) Mengembangkan berbagai alternative media sederhana yang kreatif dan berkesinambungan sedemikian rupa, sehingga mampu membantu mahasiswa tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang kritis, kreatif, mandiri dan peduli terhadap lingkungannya.(3) Membangun kerja sama antar pendidik dalam upaya mengembangkan berbagai media alternative yang kreatif, sederhana dan murah sebagai pendidik mandiri yang peduli lingkungan sekitar sekolah dan masyarakat.Analisa data bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemanfaatan media interaktif limbah bekas terhadap berfikir kreatif mahasiswa dengan menggunakan analisis statistic uji t atau t-test Uji hipotesis dilakukan pada taraf signifikan , dengan membandingkan hasil t hitung dibandingkan dengan hasil tabel untuk mengambil kesimpulan hipotesisBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap 38 sampel pada Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini yang mengambil mata kuliah media pembelajaran AUD diperoleh kesimpulan sebagai berikut: “ Terdapat pengaruh uang signifikan pemanfaatan media interaktif limbah bekas terhadap berfikir kreatif mahasiswa Kata Kunci : media interaktif, limbah bekas, berfikir kreatif
Romlah Umi
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 1, pp 1-17; doi:10.24042/ajipaud.v1i1.2998

Abstract:
Childhood is a golden age. The emphasis on the importance of early childhood education is not intended to assume that children should start "going to school as early as possible". The purpose of this study is; Develop learning media to improve the ability to recognize the concept of child numbers in the form of a number puzzle card game. This research method is research and development (Research and development or R D). Based on the results of the research that has been carried out, it can be concluded that the results of preliminary research on puzzle learning media through numerical cards: the assessment of material experts gave a score of 52.86% categorized as good enough. the quality got an assessment score of 57.14% categorized as good enough. After being revised the experts gave the following values: the assessment of the experts gave an assessment score of 78.57% categorized as good, the media expert gave an assessment score of 86.67% for the aspect of view categorized as very good and for the aspect of quality got an assessment score of 88.57% categorized as very good.
Adhykha Yuningsih, Uswatun Hasanah
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 1, pp 117-128; doi:10.24042/ajipaud.v1i1.3408

Abstract:
Abstrak Motorik Halus adalah gerakan ringan yang menggunakan otot-otot kecil, memanfaatkan jari jemari serta membutuhkan koordinasi gerak dan daya konsentrasi yang baik. Tujuan dari penelitian ini yaitu: Untuk mengetahui cara penggunaan playdough di kelompok A umur 3-4 tahun. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan, guru memang sudah menerapkan Langkah-Langkah Penggunaan Playdough. Pertama, persiapan sebelum pembelajaran diantaranya menetapkan tujuan pembelajaran, menyiapkan playdough. Kedua, pada saat pembelajaran diantaranya guru membagi anak dalam beberapa kelompok kecil, memperkenalkan media playdough, membagikan media playdough untuk setiap anak, dan anak diperkenankan membentuk benda-benda yang diinginkan. Hanya saja guru sering menerapkan anak untuk meniru bentuk adonan dari yang sudah guru buat.
Beti Susilawati, Dedi Satriawan
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 1, pp 34-49; doi:10.24042/ajipaud.v1i1.3059

Abstract:
Metode pembelajaran mengalami perkembangan seiring dengang perkembangan teknologi yang semakin maju. Salah satu media yang mulai banyak digunakansaat ini yaitu penggunaan aplikasi visual seperti media pembelajaran berbasis dua dimensi. Media pembelajaran berbasis dua dimensi ini di bangun sebagaipelengkap dan pendukung metode belajar, diskusi informasi dan Tanya jawab. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkandalam rangka mencapai tujuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka yaitu metode pengumpulan data yang diarahkan kepada pencarian data dan informasi melalui dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis, foto-foto, gambar, maupun dokumen elektronik yang dapat mendukung dalam proses penulisan. Perangkat lunak yang digunakan dalam membangun media interaktif belajar ini adalah Sitem Operasi : Microsoft Windows Seven (7) Ulitimate dan SoftwareAdobe Flash CS3 Professional. Hasil yang akan dicapai dari pembuatan media pembelajaran ini adalah bahwaanak-anak balita yang memainkan aplikasi ini dapat memahami tujuan suatumedia interaktif karena disajikan secara visual dengan gambar dan animasi sehingga proses dalam penyajian tidak membosankan dan lebih menyenangkan. Diharapkan dengan adanya desain media interaktif ini dapat memudahkan para orang tua agar sang buah hati belajar dengan senang hati tanpa paksaan tanpa dimintaKata kunci : Media Interaktif, Anak Balita, Huruf, Angka
Page of 1
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top