Refine Search

New Search

Results in Journal Jurnal MensSana: 81

(searched for: journal_id:(4274809))
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Indra Jati Kusuma, Panuwun Joko Nurcahyo, Bayu Suko Wahono, Rifqi Festiawan
Jurnal MensSana, Volume 5, pp 46-52; https://doi.org/10.24036/jm.v5i1.126

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengembangan wisata olahraga rumpit bike and adventure di Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, focus group discusion, wawancara dan dokumentasi. Penentuan sampel diperoleh dengan teknik purposive sampling. Uji validitas menggunakan trianggulasi data dan teknik analisa data menggunakan analisa interaktif. Hasil penelitian ini adalah: 1) Upaya pengembangan wisata yang dilakukan adalah: a) Pembentukan kelompok kerja, b) Penataan bukit rumpit, c) Menggandeng tokoh pemuda, d) Meluaskan jaringan dengan komunitas, e) Pemanfaatan sosial media, e) Pembuatan spot foto, f) Memberlakukan harga tiket masuk, 2) Faktor pendukung dan penghambatnya adalah: Pendukung: a) Ada tempat spot foto yang terkini b) peminjaman sepeda gratis, c) Ada tempat dengan pemandangan alam yang menarik, d) Potensial untuk pengembangan sepeda “down hill”. Penghambatnya: a) Sumber dana, b) Lokasinya jauh dari sumber air, c) Akses jalan menuju lokasi belum memadai, d) Beberapa area sudah mulai rusak, 3) Potens: Wisata olahraga ini dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran pendidikan jasmani karena: a) Pelajar menggunakan sebagai tempat berkemah, b) Digunakan sebagai tempat outbond, c) Mendorong kemandirian pelajar melalui alam, d) menumbuhkan budaya kerjasama. Dengan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pola pengembangan wisata olahraga rumpit bike and adventure terlaksana melalui tiga aspek yaitu upaya pengembangan, faktor penghambat dan pendukung serta potensi pengembangan.
Ujang Rohman, Ramadhani Hananto Puriana
Jurnal MensSana, Volume 5, pp 1-8; https://doi.org/10.24036/jm.v5i1.118

Abstract:
Penelitian ini bertujuan merumuskan penerapan metode pembelajaran lempar tangkap bola statis dan dinamis dalam meningkatkan gerak dasar passing permainan bola tangan. Objek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Jasmani FKIP Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Angkatan 2017 yang memprogram Mata Kuliah T/P Bola Tangan. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan one group preetest-posttest design. Hasil analisis pada taraf signifikasi (Sig.0.05) menunjukkan t-test metode lempar tangkap bola statis p > Sig.0.05 (2.506 >1.732) dan metode lempar tangkap bola dinamis p > Sig.0.05 (2.614 > 1.732) berarti implikasi kedua metode lempat tangkap bola dapat meningkatkan gerak dasar passing permainan bola tangan. Hasil analisis perbedaan peningkatan antara kedua metode diperoleh p > 0.05 (7.140 >2.201) berarti implikasi metode lempar tangkap bola dinamis lebih baik peningkatannya dibandingkan metode lempar tangkap bola statis dalam pembelajarn gerak dasar passing permainan bola tangan.
Rohman Hidayat, Didik Rilastiyo Budi, Ajeng Dian Purnamasari, Ayu Rizky Febriani, Arfin Deri Listiandi
Jurnal MensSana, Volume 5, pp 33-39; https://doi.org/10.24036/jm.v5i1.127

Abstract:
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui faktor fisik dominan yang dapat mendukung keterampilan bermain sepak takraw yang terdiriri dari servis, mengumpan dan smash. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan sampel atlet sepak takraw yang sudah mewakili kabupaten BARLINGMASCAKEB sebanyak 52 orang atlet. Instrumen penelitian menggunakan tes fisik dan keterampilan bermain sepak takraw. Hasil penelitian ini adalah faktor dominan yang memberikan pengaruh terhadap keterampilan servis adalah koordinasi dengan nilai korelasi sebesar 0.937, pada keterampilan mengumpan faktor dominan yang mempengaruhi adalah koordinasi dengan nilai korelasi sebesar 0.933, serta faktor dominan yang mempengaruhi keterampilan smash adalah kekuatan dengan nilai korelasi sebesar 0.603.
Arfin Deri Listiandi, Didik Rilastiyo Budi, Rifqi Festiawan, Reshandi Nugraha, Faiz Faozi, Rafdlal Saeful Bakhri
Jurnal MensSana, Volume 5, pp 78-86; https://doi.org/10.24036/jm.v5i1.144

Abstract:
Penelitian ini memiliki latar belakang untuk mengetahui sejauh mana cardiorespiratory fitness mahasiswa karena sebagai mahasiswa olahraga tentunya memerlukan aspek kebugaran dalam menjalani setiap perkuliahan khususnya perkuliahan praktik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan utuk melihat hubungan body fat dan physique rating dengan cardiorespiratory fitness mahasiswa. Metode penlitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, subjek penelitian adalah 46 mahasiswa program studi pendidikan jasmani STKIP Bina Mutiara Sukabumi. Pengukuran menggunakan Bioimpedance Analisys untuk mengukur body fat dan physique rating sedangkan cardiorespiratory fitness menggunakan multistage fitness test. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara body fat dan physique rating dengan cardiorespiratory fitness.
Shaghahur Rahman Hanel, Muhamad Sazeli Rifki
Jurnal MensSana, Volume 5, pp 87-95; https://doi.org/10.24036/jm.v5i1.143

Abstract:
Masalah penelitian adalah kurangnya kemampuan motorik kasar tunagrahita di Panti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas permainan modifikasi bola basket terhadap kemampuan motorik kasar Tunagrahita di Panti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah penyandang tunagrahita ringan di Panti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu Kota Padang. yang berjumlah 10 orang. Teknik pengambilan sampel adalah dengan teknik total sampling, maka sampel penelitian ini berjumlah 10 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes kemampuan motorik (Scott Motor Ability Test) untuk mengukur kemampuan motorik anak tunagrahita. Analisa data dan pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis komparasi dengan menggunakan rumus uji beda mean (uji t) dengan taraf signifikan α = 0,05. Dari analisis data yang dilakukan diperoleh hasil : Terdapat efektifitas permainan modifikasi bola basket terhadap kemampuan motorik kasar Tunagrahita di Panti Sosial Bina Grahita Harapan Ibu Kota Padang, dengan perolehan koefisien uji “t” yaitu thitung = 7,87 > ttabel = 1,833.
Syahrastani Syahrastani, Fajri Kamal
Jurnal MensSana, Volume 5, pp 40-45; https://doi.org/10.24036/jm.v5i1.130

Abstract:
Multimedia is a more complex learning media, and a means of delivering messages in two or more forms. This study aims to determine the effect of 50 M freestyle swimming course using multimedia on the learning outcomes of student majoring in sports education at FIK UNP. The method used is quasi experiment. The sampling technique is done by using a random sample quota technique. The sample size for each treatment group is 10 people, so the number of samples is 20 people or 50% of the total population. The results of the data normality test calculation used the Kolmogorov Smirnov test at a significance level of 0.05, showing a significance value> 0.05, so that all sample groups in this study came from normally distributed populations. From the hypothesis test using the t test, tcount> ttable or significance ≤ α value (0.05) was produced. The conclusion of the study was the 50 M freestyle swimming course using multimedia significantly affected the learning outcomes of FIK UNP's Sport Education students.
Adiska Rani Ditya Candra, Kumbul Slamet Budiyanto, Sobihin Sobihin
Jurnal MensSana, Volume 5, pp 15-25; https://doi.org/10.24036/jm.v5i1.128

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik psikologi Atlet pada cabang olahraga Atletik serta membandingkan perbedaan antar nomor event yang terdiri dari nomor Lari, Lempar dan lompat. Penelitian dilakukan pada Atlet UKM Atletik Universitas Negeri Semarang dengan jumlah 27 Atlet Mahasiswa (11 Atlet Sprint, 6 Atlet Lari Jarak Panjang, 6 Atlet Lompat dan 6 Atlet Lempar). Instrumen penelitian yang digunakan yaitu instrumen Psychological Skill Inventory For Sport (PSIS-IR-5) Oleh Mahoney (1987) dan diadopsi dan dikembangkan pada Negara Deutch yaitu menjadi (PSIS-Youth-Cro) (Sindik et al., 2013). Hasil penelitian menyimpulkan analisis karakteristik Psikologi Atlet UKM Atletik adalah sebagai berikut Faktor yang paling dominan dari 6 faktor yang diteliti Motivasi dan Percaya diri. Motivasi paling baik ditunjukkan oleh atlet lempar dan setelah diikuti oleh atlet lompat sprit dan atlet lari jarak jauh, Sedangkan faktor percaya diri paling baik dimiliki oleh atlet lari jarak menengah diikuti alet lempar, sprint dan lompat. Tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dari masing-masing nomor event, pada faktor Kecemasan, Persiapan Mental, Motivasi, Perhatian Tim, Konsentrasi dan Percaya Diri. Ini dapat disimpulkan bahwa, Karakteristik Psikologi Atlet Atlet dari keempat nomor event tersebut tidak memiliki peredaaan berarti.
Rices Jatra, Nova Risma, YanDi Saputra
Jurnal MensSana, Volume 5, pp 63-68; https://doi.org/10.24036/jm.v5i1.129

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan groundstroke Mahasiswa UKM Tenis Lapangan Penjaskesrek FKIP UIR. Tenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Lapangan Tenis Universitas Islam Riau pada Bulan Oktober 2019.S Instrumen tes dalam penelitian ini menggunakan tes kemampuan groundstroke tenis lapangan. Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa Unit kegiatan Tenis lapangan pada prosi penjaskesrek FKIP UIR sebanyak 23 orang. Hasil penelitian sebagai berikut: 8,70% memiliki hasil groundstroke dengan Kategori Baik Sekali, 13,04% memiliki hasil groundstroke Kategori Baik, 56,52% memiliki hasil groundstroke dengan Kategori Cukup, 17,39% memiliki hasil groundstroke dengan Kategori Kurang, 14,35% memiliki hasil groundstroke Kategori Kurang Sekali. Secara rata rata didapatkan hasil 1. Hasil kemampuan groundstroke forehand didapat skor rata-rata (mean) 28,17, berada pada Kategori Baik. 2. Hasil kemampuan groundstroke Backhand didapat skor rata-rata (mean) 23,09 berada pada Kategori Cukup atau Sedang. 3. Hasil kemampuan groundstroke didapat skor rata-rata (mean) 51,26, berada pada Kategori Cukup.
Arisman Arisman, Ardo Okilanda
Jurnal MensSana, Volume 5, pp 69-77; https://doi.org/10.24036/jm.v5i1.138

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru kelas terhadap pengembangan diri olahraga Panahan. Hal ini muncul karena siswa cenderung termotivasi terhadap permainan panahan yang diajarkan oleh Guru Penjaskes yang ada disekolah tersebut, sehingga siswa begitu antusias dalam melakukan aktifitas tersebut. Jumlah sampel dalam penelitian ini meliputi 15 Orang guru kelas di SD Islam Al-Azhar Cairo Palembang. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah menggunakan angket/kuesioner dengan skala Guttman. Analisis data yang digunakan adalah rumus distribusi frekuensi dalam bentuk persentase. Hasil penelitian yang diperoleh, dari variabel kemampuan guru dalam mengajar pengembangan diri dari 10 item yang diajukan, tingkat capaian responden mencapai 86,00%. Kemudian variabel model modifikasi dalam mengajar pengembangan diri dari 10 item yang diajukan, tingkat capaian responden mencapai 89,33%. Dari temuan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwasanya tingkat capaian pelaksanaan pengembangan diri Kemampuan Guru dan modifikasi olahraga Panahan yang ada disekolah tersebut diklasifikasikan pada kategori Baik.
Junaidy Mohamad Hashim, Mohad Anizu Mohd Noor
Jurnal MensSana, Volume 5, pp 53-62; https://doi.org/10.24036/jm.v5i1.135

Abstract:
The purpose of this study is to examine the level of knowledge and skills to apply the Psychological Skills Training (PST) among the Co-Curriculum Coaches of Malaysian Teachers' Teachers Institute which are randomly selected. A total of 77coches participated in this study consisting of 63 male coaches and 14 female coaches. The instrument for this study is a set of The Sports Psychology Revised Coach-2 (SPARC) questionnaire modified by the researchers based on the suitability. The questionnaire consists of 2 parts namely coaches demography and knowledge level Psychological Skills Training (PST) consisting of 10 items of questions and skilled to apply psychological Skills Training (PST) exercise sports psychology skills (10 items) based on Likert scale five values. An analysis is carried out descriptively involving frequency and percentage. The results based on application training showed that the method of self-talk training was very frequent and always applied, by 10 samples or 12.9%, followed by stress management training method by 6 samples or 7.8% and findings also showed that 66.2% or 51 samples did not apply the biofeedback training session method while training their athletes. Findings also showed that Co-Curriculum Coaches at the Malaysian Teachers Institute of Malaysia are less knowledgeable and less skilled to apply Psychological Skills Training (PST) even though the coaches have the qualifications in sports specific and sports science certificate at the highest level. 8% and findings also showed that 66.2% or 51 samples did not apply the biofeedback training session method while training their athletes. Findings also showed that Co-Curriculum Coaches at the Malaysian Teachers Institute of Malaysia are less knowledgeable and less skilled to apply Psychological Skills Training (PST) even though the coaches have the qualifications in sports specific and sports science certificate at the highest level. 8% and findings also showed that 66.2% or 51 samples did not apply the biofeedback training session method while training their athletes. Findings also showed that Co-Curriculum Coaches at the Malaysian Teachers Institute of Malaysia are less knowledgeable and less skilled to apply Psychological Skills Training (PST) even though the coaches have the qualifications in sports specific and sports science certificate at the highest level.
Syahrial Bakhtiar, Zainul Johor, Akli Anwari Pulungan, Oktarifaldi Oktarifaldi, Risky Syahputra, Lucy Pratama Putri
Jurnal MensSana, Volume 5, pp 9-14; https://doi.org/10.24036/jm.v5i1.119

Abstract:
Berdasarkan studi awal, masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan objek kontrol siswa PAUD di Kota Pariaman yang masih rendah. Hal ini diduga disebabkan oleh banyak factor, penulis menduga beberapa factor yang berpengaruh adalah koordinasi mata-tangan, body mass index dan jenis kelamin siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh koordinasi mata tangan, body mass index dan jenis kelamin terhadap kemampuan objek kontrol anak. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa PAUD di Kota Pariaman. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling yang berjumlah 95 anak. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data mengenai koordinasi mata tangan siswa adalah dengan tes M-ABC, body mas index dengan antropometri, jenis kelamin dan kemampuan objek kontrol dengan instrument Test of Gross Motor Skill Second Edition (TGMD-2). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat pengaruh koordinasi mata tangan, body mass index dan gender terhadap kemampuan objek kontrol siswa dengan nilai signifikan (Sig) sebesar 0,006 lebih kecil dari probabilitas 0,05 dan nilai regresi Y= 18.11+0.280X1+0.093X2+0.265X3. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa siswa PAUD di Kota Pariaman dipengaruhi oleh koordinasi mata tangan, body mass index dan gender yang mereka miliki. Semakin baik kriteria koordinasi mata-tangan, body mass index yang dimiliki serta gender akan semakin baik pula kemampuan objek kontrol siswa tersebut.
Sameer Mohammed Sayyd
Jurnal MensSana, Volume 5, pp 26-32; https://doi.org/10.24036/jm.v5i1.133

Abstract:
Objectives: The aim of this study to evaluate the sports activities in Saudi universities from the students perspective also, to investigate the obstacles influencing sports activities in Saudi universities. Methods: This study is used the descriptive approach to study 114 respondents were randomly selected from in some Saudi university. The questionnaire was used study comprises five questions. An online questionnaire was designed by Google forms and was distributed by email and WhatsApp. Results: The study revealed some obstacles that hinder the success of sports activities in Saudi Arabia universities for males are: Sports injuries, Lack of facilities, Lack of tools, Non updated programs, admission conditions are not clear, Lack of student interest to do sport, Lack of time in university time table to do sport, There is no scheduled for the sport activities in Saudi universities, lack of fund and lack of human recourse. Conclusion: Can see the importance to investigate the most important factors to enhance sports activities. As well most of the university's students agree with the important need to enhance the sports activities. In addition, all of the obstacles consider by the student are easy to solve if universities implement important the factors.
Fahd Mukhtarsyaf, Irfan Arifianto, Fahmil Haris
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 179-185; https://doi.org/10.24036/jm.v4i2.104

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkapkan pengaruh Daya Ledak Otot Tungkai terhadap kemampuan jumpshot pada atlet bola basketkota Padang. Populasi penelitian ini adalah atlet bolabasket kota Padang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive random sampling, sehingga jumlah sampel penelitian ini berjumlah 40 orang atlet. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes vertical jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai, dan speed spot shooting test untuk mengukur kemampuan jump shot. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan teknik analisis jalur. Dari hasil penelitian, dapat ditarik kesimpulan daya ledak otot tungkai secara langsung berpengaruh terhadap kemampuan jump shoot Atlet Bola Basket Kota Padang, besarnya pengaruh daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan jump shoot melalui kekuatan otot lengan pada Atlet Bola Basket Kota Padang adalah 0,145 atau sebesar 14,5%.
Hasriwandi Nur, Ali Asmi, Sepriadi Sepriadi, Zainul Johor
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 132-139; https://doi.org/10.24036/jm.v4i2.97

Abstract:
Penelitian ini diharapkan bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh keseimbangan terhadap kemampuan bermain sepaktakraw mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang. Dimana setelah itu diharapkan tujuan luaran dari penelitian ini dapat dipublikasikan pada jurnal Sport Science Universitas Negeri Padang tahun 2017 dan jurnal nasional, dan juga digunakan sebagai tambahan pada bahan ajar pada mata kuliah Sepaktakraw. Kontribusi penelitian ini juga diharapkan berguna bagi pengembangan pembelajaran sepaktakraw pada khususnya untuk mahasiswa FIK yang aktif melakukan olahraga dan masyarakat pada umumnya.Selain itu, penelitian ini berguna untuk mengetahui bagaimana pemahaman dan kontribusi antara keseimbangan terhadap kemampuan bermain sepaktakraw.Dan juga diharapkan dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang olahraga pendidikan dan prestasi.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan korelasional. Rancangan penelitian dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode tes untuk pengambilan data langsung.Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang.Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan yang mengambil mata kuliah sepaktakraw pada semester Juli-Desember 2016, sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling.Untuk mendapatkan data keseimbangan maka digunakan tes keseimbangan dan data kemampuan bermain sepaktakraw dengan tes teknik dasar sepaktakraw.
Paulus Rah Adi Pawitra, Sigit Susilo, Wiwik Kusmawati
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 175-178; https://doi.org/10.24036/jm.v4i2.106

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi IKIP Budi Utomo Malang pada pengembangan buku ajar Ilmu Gizi Olahraga. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan buku ajar Ilmu Gizi OLahraga. Pengembangan buku ajar Ilmu Gizi Olahraga ini mengacu pada model 4D yang dikembangkan olehThiagarajan, dkk. (1974) yang terdiri dari 4 tahap yaitu Define, Design, Development, dan Disseminate, dimodifikasi untuk disesuaikan dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan buku ajar Ilmu Gizi Olahraga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi IKIP Budi Utomo Malang.
Ridho Bahtra, Eko Putra
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 101-105; https://doi.org/10.24036/jm.v4i2.87

Abstract:
The purpose of this study was to see the fostering of Ketaping Football School (SSB) in Batang Anai District, Padang Pariaman. This type of research is descriptive. The study population was all SSB Ketaping U-12 Year players. Sampling in this study with a total sampling technique, so that the sample in this study is the SSB Ketaping U-12 years, amounting to 25 people. Data were collected using a questionnaire compiled using the Guttman scale. The data analysis technique is descriptive analysis. The results of data analysis show that: 1) The description of the quality of athletes is in the Fair classification with a percentage of 75.8%. 2) Facilities and infrastructure are in sufficient classification with a percentage of 70.4%. 3) Organizations in Ketaping SSB are classified as poor with a percentage of 55.6%
Deswandi Deswandi, Edwarsyah Edwarsyah, Hilmainur Syampurma
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 156-164; https://doi.org/10.24036/jm.v4i2.100

Abstract:
Adapun tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui peredaan adaptasi lingkungan bagi atlet yang berlatih di daerah dataran tinggi dengan dataran rendah terhadap VO2max dan Kadar Hemoglobin (Hb)darah. Jenis penelitian ini berupa eksperimen semu. Data VO2Max diambil menggunakan bleep test, sedangkan untuk prngambilan data hemoglobin (Hb) darah menggunakan metode shahly. Uji hipotesis pada penelitian ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap VO2Max atlet yang brlatih di daerah dataran tinggi dengan dataran rendah pada olahraga anaerobik. Tidak terdapat perbedaan terhadap hemoglobin (Hb) darah atlet yang berlatih di daerah dataran tinggi dengan dataran rendah pada olahraga anaerobik.
Muarif Arhas Putra
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 106-110; https://doi.org/10.24036/jm.v4i2.90

Abstract:
Zaman yang semakin modern menuntut segalanya dilaksanakan dengan praktis, termasuk dalam bidang olahraga. Tidak memiliki waktu merupakan salah satu alasan klasik yang sering sekali diucapkan ketika seseorang diharuskan untuk berolahraga. Terutama jika orang tersebut tidak memiliki banyak aktifitas fisik, maka dibutuhkan olahraga yang praktis namun tetap efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh dari High Intensity Interval Training (HIIT) terhadap Body Mass Index (BMI) wanita yang telah mengalami menopause. Hal ini menjadi penting untuk dilaksanakan karena sebagian besar wanita yang mengalami menopause mengalami kenaikan berat badan sehingga berbahaya karena dapat mengundang berbagai penyakit seperti kolesterol, serangan jantung dan obesitas. Metode penelitian ini adalah penelitian quasi experiment. Untuk melihat pengaruh HIIT terhadap BMI wanita menopause. Data yang didapatkan akan diolah secara kuantitatif untuk melihat pengaruh HIIT. Penelitian yang dilaksanakan berlokasi di Kota Padang Sumatera Barat. Populasi penelitian adalah perempuan-perempuan menopause di Kota Padang dengan rentangan usia 50-60 tahun. Perlakuan dilaksanakan sebanyak 3 kali dalam seminggu selama 5 bulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen yang melaksanakan HIIT dan kelompok kontrol hanya menggunakan kardio biasa seperti jalan santai.
Yulifri Yulifri, Nurini Nurini, Arie Asnaldi, Ali Umar
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 148-155; https://doi.org/10.24036/jm.v4i2.98

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan motorik siswa Sekolah Kelas V Dasar Negeri 03 Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah. Penelitian ini merupakan penilitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Sekolah Dasar Negeri 03 Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah,yangberjumlah 150 orang, terdiri dari siswa putra 80 orang dan putri 70 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 03 Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah dengan jumlah 35 siswa. Instrumen penelitian ini yang meliputi: standing board jump, softball throw, wall pass, lari zig-zag, dan lari jarak pendek 40 yard.Teknik analisis data pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan presentase.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan motorik siswa Sekolah Dasar Negeri 03 Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah berkategori baik sekali sebesar 8.57% (3 siswa), berkategori baik sebesar 22.86% (8 siswa), berkategori sedang sebesar 40% (14 siswa), berkategori kurang sebesar 20% (7 siswa), dan berkategori kurang sekali sebesar 8.57% (3 siswa).
Debi Indah, Hendri Mulyadi
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 119-123; https://doi.org/10.24036/jm.v4i2.94

Abstract:
Masalah penelitian adalah rendahnya kemampuan bidding dan playing mini bridge siswa SD Negeri 004 Rambah Samo. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan bidding dan playing mini bridge siswa SD Negeri 004 Rambah Samo dengan penerapan metode drill. Metode yang digunakan penelitian eksperimen semu berupa memberikan perlakukan latihan drill yang dirangkum dalam program latihan dengan menggunakan modul pembelajaran mini bridge. Data penelitian dianalisa menggunakan t-tes pada taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan, nilai pretest kemampuan bidding dan playing mini bridge siswa sebesar 53,75 meningkat menjadi nilai posttest sebesar 77,19 setelah memberikan perlakuan penerapan metode drill. Hasil analisa data diperoleh t hitung sebesar 18,486 sedangkan t tabel sebesar 1,753. Berarti, penerapan metode drill memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan bidding dan playing mini bridge. Disimpulkan, terjadinya peningkatan perlakuan penerapan metode drill terhadap kemampuan bidding dan playing mini bridge siswa SD Negeri 004 Rambah Samo yaitu sebesar 23,44%.
Rika Sepriani, Arrohim Hasan, Eldawaty Eldawaty
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 124-131; https://doi.org/10.24036/jm.v4i2.95

Abstract:
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan upaya pendidikan dan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu, terarah dan bertanggung jawab dalam menumbuhkan, menanamkan dan melaksanakan prinsip hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini dilakukan karena diduga belum terlaksananya program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Bungo Dani Kabupaten Bungo seperti yang diharapkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan metode observasi dengan teknik pengambilan datanya menggunakan lembar observasi. Sampel dalam penelitian ini adalah Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Bungo Dani Kabupaten Bungo sebanyak lima sekolah. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah di Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Bungo Dani Kabupaten Bungo, mempunyai kategori cukup dengan persentase 44,14%, dimana tiga sekolah berada pada kategori kurang dengan persentase masing-masingnya 28,95%, 37,56%, dan 39,66%, satu sekolah berada pada kategori cukup dengan persentase 47,76% , dan satu sekolah berada pada kategori baik dengan persentase 66,77%.
Syahrial Bakhtiar, Zainul Johor, Engga Randa Putra, Oktarifaldi Oktarifaldi, Lucy Pratama Putri
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 165-174; https://doi.org/10.24036/jm.v4i2.120

Abstract:
Berdasarkan studi awal, masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan objek kontrol siswa PAUD di Kota Pariaman yang masih rendah. Hal ini diduga disebabkan oleh banyak factor, penulis menduga beberapa factor yang berpengaruh adalah koordinasi mata tanga, body mass index dan gender yang dimiliki anak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh koordinasi mata tanga, body mass index dan gender terhadap kemampuan objek kontrol anak. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa siswa PAUD di Kota Pariaman. Teknik pengambilan sampel secara total sampling yang berjumlah 95 anak. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data mengenai koordinasi mata tangan siswa adalah dengan tes M-ABC, body mas index dengan antropometri, gender dengan kemampuan objek kontrol dengan instrument Test of Gross Motor Skill Second Edition (TGMD-2). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat pengaruh koordinasi mata tangan, body mass index dan gender terhadap kemampuan objek kontrol siswa dengan nilai signifikan (Sig) sebesar 0,006 lebih kecil dari probabilitas 0,05 dan nilai regresi Y= 18.11+0.280X1+0.093X2+0.265X3. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa siswa PAUD di Kota Pariaman dipengaruhi oleh koordinasi mata tanga, body mass index dan gender yang mereka miliki. Semakin baik kriteria koordinasi mata tangan, body mass index yang dimiliki serta gender akan semakin baik pula kemampuan objek kontrol yang mampu mereka tampilkan.
Oktarifaldi Oktarifaldi, Risky Syahputra, Lucy Pratama Putri
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 190-200; https://doi.org/10.24036/jm.v4i2.117

Abstract:
Masalah dalam penelitian ini adalah masih belum baiknya keterampilan gerak siswa Sekolah Dasar khususnya di kabupaten Lima Puluh Kota. Keterampilan gerak dasar anak hanya dapat diperbaiki dan berkembang hingga anak berumur 10 tahun. Lokomotor merupakan elemen gerak dasar yang harus dikuasai setiap anak. Kemampuan lokomotor merupakan fondasi untuk merealisasikan berbagai keterampilan teknik olahraga. Merealisasikan gerak lokomotor didukung aspek fisik diantaranya, kelincahan, koordinasi dan keseimbangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan pengaruh langsung dan tidak langsung serta pengaruh simultan variabel kelincahan, koordinasi dan keseimbangan terhadap kemampuan lokomotor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analisis jalur (path analysis). Populasi penelitian adalah siswa Sekolah Dasar berumur 7 sampai 10 tahun laki-laki dan perempuan di Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat. Sampel diambil secara purposive sampling dengan jumlah 125 siswa. Data diperoleh melalui tes (1) kelincahan dengan shuttle run, (2) koordinasi dengan cable jump, (3) keseimbangan dengan one-food stand. Lokomotor menggunakan instrumen tes TGMD-2. Hasil penelitian menunjukkan, Kelincahan berpengaruh langsung sebesar 36%, Koordinasi berpengaruh langsung sebesar 9,37%, Koordinasi berpengaruh langsung sebesar 8,06% terhadap kemampuan lokomotor. Selanjutnya Kelincahan melalui keseimbangan berpengaruh sebesar 24,01%, Koordinasi melalui keseimbangan berpengaruh sebesar 32,2% terhadap kemampuan lokomotor. Secara simultan Kelincahan, Koordinasi dan Keseimbangan berpengaruh terhadap kemampuan lokomotor sebesar 31,7%.
Anton Komaini, Fitra Febrioni Sukma
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 186-189; https://doi.org/10.24036/jm.v4i2.114

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah membuat desain instumen tes keterampilan tendangan dollyo chagi untuk atlet taekwondo berbasis sensor. Jenis penelitian yaitu Research and devolopment. Adapun langakah-langkah penelitian yang dilakukan adalah: pertama melakukan analisis potensi masalah, selanjutnya desain produk tendangan dollyo chagi, validasi ahli dari produk yang telah dibuat dan uji coba produk kepada atlet taekwondo. Penelitian ini dilaksanakan di FIK UNP Padang. Penelitian ini menghasilkan temuan yakni alat tendangan yang telah dibuat dinyatakan layak digunakan sebagai alat instrumen tes tendangan dollyo chagi . ini ditunjukkan dari hasil nilai validasi ahli dengan Rata-Rata 93,05%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa produk alat yang telah dibuat dinyatakan layak digunakan sebagai alat instrumen tes tendangan dollyo chagi.
Sari Mariati, Willady Rasyid
Jurnal MensSana, Volume 4; https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.35

Abstract:
This study aims to see whether or not there is a difference in the influence of the set system and circuit system on the increase in arm muscle explosive power in UNP Padang FIK athletes. This type of research is a quasi-experimental research conducted at the PPSP GOR of UNP Development. This study aims to see whether or not there is a difference in the influence of the set system and circuit system on the increase in arm muscle explosive power in UNP Padang FIK athletes. The type of this research was a quasi-experimental study conducted at the PPSP National Development Development Center in the sample. The research was 20 male football players from FIK UNP and consisted of 10 sets of system groups and 10 circuit system groups who were given 16 exercises Data collection techniques using two hand medicine ball push. The collected data is used to test hypotheses using the t test. Before the t test is carried out, the analysis requirements test is carried out, namely the normality test and homogeneity test. The results of the 1.2, and 3 hypothesis test using t test statistics can be summarized as follows: (1) The set system does not significantly influence the increase in arm muscle explosive ability. It can be obtained thit 1.74 0.05α. > tt2.26 and p 0.00 0.05α.
Asep Sujana Wahyuri, Erizal Nurmai, Emral Emral
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 90-95; https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.84

Abstract:
Abstrak Penelitian ini berawal dari kenyataan di Pemusatan Latihan Daerah Sumatera Barat bahwa kemampuan tendangan yang dilakukan atlet tidak sesuai dengan harapan. Melihat gejala tersebut maka dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah pengaruh Latiha naik turun tangga terhadap kemampuan tendangan dwi chagi atlet Taekwondo Pemusatan Latihan Daerah Sumatera Barat. Yang bertujuan untuk melihat Pengaruh Latihan Naik Turun Tangga Terhadap Kemampuan Tendangan Dwi Chagi Atlet Taekwondo Pemusatan Latihan Daerah Sumatera Barat Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet taekwondo Pemusatan Latihan Daerah Sumatera Barat yang berjumlah 29 orang atlet. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan sampel berjumlah 18orang atlet putra dan 11 atlet putri. Penelitian ini dilaksanakan pada 2 Mei sampai 31 Mei 2016 dengan 4 kali pertemuan, latihan diberikan dalam bentuk Naik Turun Tangga. Hasil pengujian hipotesis dari penelitian ini diperoleh hasil untuk atlet putrathitung (4,123) > ttabel (2,00),dan atlet putri thitung (8,117) > ttabel (2,49), artinya penerapan latihan Naik Turun Tangga dapat meningkatkan kemampuan tendangan dwi chagiatlet taekwondo Pemusatan Latihan Daerah Sumatera Barat.
Arie Asnaldi
Jurnal MensSana, Volume 4; https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.30

Abstract:
The problem in this research is based on observations in the field, there is still a lack of some aspects of the physical conditions that affect the Heian said yodan conducted by karate dojo LEMKARI Space Lanud Padang. Presumably there are several factors that affect the Kata heian yodan, among these factors is the motor ability and concentration. This study aims to explain the contribution of the motor ability and concentration on the mastery of the Kata heian yodan. This research method is quantitative method using data analysis techniques regression and correlation, either single or double. The population in this study is the karateka LEMKARI Dojo Space Lanud Padang enrolled in training, totaling 52 people, with a sample of 32 people were taken by purposive sampling that karateka daughter alone. Measurements ability using Barrow motor data Motor Ability Test were then processed using the formula lewis, to the concentration data using Grid Concentration Test. For mastery of data pegukuran Kata Heian yodan with Rule Of Competition World Karate Federation of the Executive Board of Forki with Kata Scoring Form of Free Game FKTI-INKAI. Based on data analysis results: (1) The components of motor abilities contributed 17.39% to the mastery of the kata heian yodan; (2) Components of concentration contributed 12.47% to the mastery of the word kata heian yodan; (3) Taken together the motor ability and concentration contributed 25.17% to the Heian yodan word mastery, and the remaining percentage is influenced by other factors. Based on these results, we can conclude that the motor ability and concentration to contribute jointly towards mastery of the kata heian yodan.
Rika Sepriani
Jurnal MensSana, Volume 4; https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.34

Abstract:
The purpose of this research is to determine the level of aerobik endurance capability athletes global football school age 14-16 years old Payakumbuh city. This reseach used descriptive research approach. Population of this reseach is amounted 25 athletes. The technique of taked sampling is done by total sampling that all the population sampled with the number of 25 athletes. The data collection using by instrument yo-yo intermitten recovery test. Data analysis technique used is descriptive statistic technique with percentage counting. The results of this research is showed that 3 peoples (12%) were classified as moderate, 12 peoples (48%) were classified as less, and 10 peoples (40%) had aerobic endurance classified as poor. Conclusion of this reseach is the endurance ability of aerobic athletes global football age 14-16 years old Payakumbuh city is classified in poor cotegory.
Rosmawati Fik-Unp, Darni Fik-Unp, Hilmainur Syampurma
Jurnal MensSana, Volume 4; https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.33

Abstract:
The Problems this research were the weakened a scythe athletes Silahturahmi Kalumbuk Kec.Kuranji Padang.This research aims to to express what is the relationship agility and explosive power limb muscles together to a scythe athletes Silahturahmi Kalumbuk Kec.Kuranji Padang. Population research is athletes Silahturahmi Kalumbuk Kec.Kuranji Padang. Technique withdrawal sample with a total of sampling, so samples to research is established as many as 30 people. The result of the analysis data showed that there are relations together between agility and explosive power limb muscles together to a scythe athletes Silahturahmi Kalumbuk Kec.Kuranji Padang where obtained the first significant α=0,05 and contributing of 46,4%.
Zainul Johor
Jurnal MensSana, Volume 4; https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.37

Abstract:
Looking at the learning outcomes data obtained by FIK UNP students who took basic martial arts courses from 1380 students, as many as 402 people (29.13%) who did not graduate and delayed scores were 278 (20.14%). That is, most students fail in basic pencak silat lectures. The purpose of this study was to see this study in general aiming to determine the differences in the results of learning methods and motor skills on the skills of a single stance Pencak Silat FIK UNP students in Padang. This type of research is Comparative. The research method used was an experiment with a 2 x 2 factorial design. As a population were all students of sports education study programs who took the basic martial arts courses at FIK UNP. The random sampling technique so that the sample in this study were 132 male students. The pencak silat single skill skill test uses the standard single test from IPSI. Tests of motor skills are used for the 40 m run test, throwing the ball into the wall, Shuttle run, throwing medicine balls, stand test strokes, and repeated flexibility for 20 seconds. Testing the hypothesis of this study uses two-way analysis of variance (ANAVA) techniques. Based on the analysis, it was found that Inquiry Methods were more effective in improving students' skills in the Single Pencak Silat Skill than the command method. There was an interaction between the method with Motorized Skill and the improvement of the student's Single Pencak Silat Skill. At a high level of Motor Capability, Inquiry methods are more effective than the command method for improving student Single Pencak Silat Skills. At a low Motor Capability level, the Command method is more effective than the Inkuri method for improving students' Single Skill Pencak Silat skills
Pitnawati Pitnawati, Damrah Damrah
Jurnal MensSana, Volume 4; https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.29

Abstract:
The issue of this study is the implementation of gymnastic training program that does not run well so that proper solution to solve this problem is demanded. The purpose of this study is to obtain accurate and objective information which can be taken into consideration in determining the implementation of the gymnastics training program that has been carried out, whether the training program can be continued, or must be revised, and can even be expanded to other clubs or regions. At the same time, it helps accountability and increases understanding of the phenomena that occur recently. This study employed an evaluation approach using the CIPP model developed by Stufflebeam, i.e. the evaluation model that observed the context, input, process and results (product). The results of this study showed that the gymnastics training program has not run optimally and needed improvement in several aspects, namely the increase of attention from the manager (FKSSP) to the policies that have been issued, improvement in the criteria for professional recruitment of trainers and athletes, improvement and procurement of national / international standard facilities, the use of varied training methods, increase of athletes' nutritional intake according to caloric needs, improvement of integrated monitoring systems and improvement of the welfare of trainers and athletes. All of these needs are none other than to continue the training process in order to obtain optimal performance improvements at the regional, national and international levels. Therefore, if the implementation of gymnastic training program runs well, then the components mentioned above need to be repaired and revised, so that gymnastic activities can perform well.
Sefri Hardiansyah
Jurnal MensSana, Volume 4, pp 96-100; https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.85

Abstract:
Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih kurangnya kemampuan footwork dalam bermain tenis meja mahasiswa UKO tenis meja UNP. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan Konvensional terhadap kemampuan footwork. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan konvensional terhadap kemampuan footwork mahasiswa UKO tenis meja UNP. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa UKO tenis meja UNP berjumlah 34 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga jumlah sampel berjumlah 11 orang. Data dianalisis dengan menggunakan rumus uji t. Berdasarkan pengukuran dan analisa maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: latihan konvensional memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan footwork mahasiswa UKO tenis meja UNP.
Rosmanelli Fik-Unp, Yaslindo Fik-Unp, Kibadra Fik-Unp
Jurnal MensSana, Volume 4; https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.32

Abstract:
Some schools still do not carry out UKS activities as they should. Caused by several factors such as a lack of teacher understanding of the implementation of school health business activities (UKS) in elementary schools and the teacher had never attended a socialization of school health business activities (UKS) in elementary schools. The type of this research is quantitative by using descriptive method which aims to determine the Assessment of the Implementation of Primary School Health Enterprises in Pesisir Selatan District (Case Study in Public Elementary Schools). The instrument in this study is the way researchers assess / fill out observation questionnaires / observation sheets that are in accordance with the UKS assessment issued by the Ministry of Health in collaboration with various ministries in the form of cross-sectoral activities so as to cause more objective information from respondents. The sampling technique was carried out by purposive sampling, from 45 primary schools to 30 primary schools (two schools for one sub-district). The results of the study were obtained from the average research responses of each variable from the Evaluation of the Implementation of Primary School Health Enterprises in Pesisir Selatan District (Case Study in Public Elementary Schools) with an achievement rate of 55.72% and including sufficient interpretation.
Hendri Neldi
Jurnal MensSana, Volume 4; https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.31

Abstract:
Problem in this research that is decreasing achievement of athlete of club NEO Clach Bukittinggi, as for research purpose is to know the relation of speed and hand eye coordination to dribbling ability of club basketball athlete of NEO CLACH Bukittinggi. The method of this research is correlation method. The population of this study is all athletes Bolabasket NEO Clach Bukittinggi amounted to 14 people, sampling in this study was done by total sampling technique. So in this study are sampled is 14 people athletes who follow the training of club bolabasket NEO Clach Bukittinggi. This research was conducted in January 2018, while the research place was conducted in SMA 4 N Bukittinggi. Speed ​​data with a 30-meter speed test, eye-hand coordination data of the Neo Clach Bukititinggi basketball athlete, was taken using a throw ball test to the wall and dribbling ability data with a dribbling zig-zag ability test.The result of data analysis shows that: (1). Speed ​​has a significant relationship to dribbling ability, this is indicated by the results obtained is tcount 2.03> ttabel 1.76 (2). Eye Coordination has a significant relationship to dribbling ability, this is indicated by the result obtained that is tcount 3.48> ttabel 1.76 (3). There is a significant joint relationship between speed and hand-eye coordination with dribbling ability. Obtained Fcount 8.97> Ftable 3.35, with the value R = 0.736 obtained R2 = 0.542, while the contribution is 54.2%.
Arisman Stkip Pamane Talino Ngabang
Jurnal MensSana, Volume 4; https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.36

Abstract:
This study aims to improve student learning outcomes in learning volleyball smash through media-based learning. The method used is action research design Kemmis and Taggart. The subjects in this study were students of SMA Santo Tomas X totaling 38 people.Research in cycle 1 meeting performed 3 times, starting from initial tests to measure students' abilities before the given action. After the act of learning undertaken, researchers gave a final test on the students and the result is a complete student as many as 16 students with a percentage of completeness 42.11%, when compared to the success criteria specified actions, namely 80% of the study conducted in cycle 1 could not be said to be successful , The study was continued to cycle 2 with slight changes and additions to the previous learning of each action and the second cycle will be implemented as much as 3 meeting. The final test in cycle 2 showed excellent improvement as many as 32 students get finished with a percentage of 84.21%. In other words, this study also no longer need to be continued because it is in accordance with the criteria of success of 80%.Based on these results we can conclude that: 1) through media-based learning can improve student learning outcomes in learning smash volleyball, 2) the application of media-based learning gives students the convenience and can motivate students in implementing the learning.
Ella Anugrarista, Arisman Arisman
Jurnal MensSana, Volume 4; https://doi.org/10.24036/jm.v4i1.28

Abstract:
The purpose of this research was to determine the effect of the drill training methods and tactical training methods and hand-eye coordination skills to badminton smash. Research was done on badminton athletes at Badminton School Camp 43 Pontianak , this study used treatments by level 2 x 2. The sample consisted of 32 athletes were divided into 2 groups, each group has of 16 athletes . The data analysis technique is a two-lane varianas analysis ( ANOVA ) and then followed by Tuckey test at a significance level of significance at α = 0 ,05.The results of this research indicate that ( 1 ) drill exercise methods has a better effect than tactical training methods to badminton smash skills ( 2 ) there is interaction between drill training methods and tactical training methods and hand-eye coordination skills to badminton smash, ( 3 ) exercise drill methods has a better effect than tactical training methods that have high eye-hand coordination.( 4 ) drill exercise method has a better effect than tactical training methods that have low eye-hand coordination.
Edwarsyah Fik-Unp, Hilmainur Syampurma, Yulifri Fik-Unp
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 8-15; https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.74

Abstract:
Masalah dalam penelitian ini berawal dari observasi penulis temui di lapangan, bahwa kemampuan teknik angkatan snatch masih lemah dan rendah, serta kurangnya mental sangat mempengaruhi jiwa seseorang dalam pertandingan akibatnya teknik angkatan snatch mentok kurang berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar kontribusi kekuatan otot lengan terhadap hasil teknik angkatan snatch di Sasana HBT (Himpunan Bersatu Teguh) Padang. Jenis penelitian adalah korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah yang atlet Angkat Besi di Sasana HBT (Himpunan Bersatu Teguh) Padang berjumlah 15 orang dengan menggunakan teknik total samping, maka sampel di tetapkan sebanyak 15 orang. Untuk mendapatkan data penelitian digunakan ball medicine test dan teknik angkatan snatch. Data yang diperoleh dianalisis dengan product moment sederhana pada @0,05 dan untuk menentukan seberapa besar kontribusinya ditentukan dengan menggunakan rumus koefisien determinan. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa kekuatan otot lengan mempunyai hubungan signifikan dengan teknik angkatan snatch, ditandai dengan hasil yang diperoleh yaitu rhitung > rtabel dengan kontribusi sebesar 31,80%.
Rika Sepriani, Eldawaty Eldawaty
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 47-52; https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.78

Abstract:
Penelitian ini berawal dari keingin tahuan penulis tentang tingkat kebugaran jasmani dari ibu-ibu di Jorong kp. Alai Nagari Jambak Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapat gambaran nyata bagaimana tingkat kebugaran jasmani masing- ibu-ibu tersebut. Jenis penelitian yaitu jenis penelitian deskriptif, Populasi dalam penelitian ini sebanyak 280 orang, dan Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebesar 10% dengan demikian jumlah sampel adalah 28 0rang ibu rumah tangga Jorong Kp. Alai Nagari Jambak Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Jenis data dalam penelitian yaitu data primer berasal dari hasil pengukuran tes kebugaran jasmani terhadap ibu-ibu yang terpilih menjadi sampel dan data sekunder yaitu data ibu-ibu yang diperoleh dari Kantor Wali Nagari Jambak Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani ibu-ibu Jorong Kp. Alai Nagari Jambak Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman memiliki rata-rata sangat kurang . 0 orang ibu rumah tangga dengan kebugaran jasmani baik sekali , dengan persentase (0%), 0 orang ibu rumah tangga dengan kebugaran jasmani baik, dengan persentase (0%), 11 orang ibu rumah tangga dengan kebugaran jasmaninya cukup persentase (39,28%), 5 orang ibu rumah tangga dengan kebugaran jasmani kurang persentasi (17,87%) selanjutnya yaitu kategori kebugaran jasmani ibu rumah tangga sangat kurang sebanyak 5 orang ibu rumah tangga , dengan persentasi (42,85%).
Hasri Wandi Nur, Nirwandi Nirwandi, Ali Asmi
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 93-101; https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.82

Abstract:
Masalah dalam penelitian ini berawal dari pengamatan yang penulis lakukan tentang minat siswa dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMA N 1 Batipuah Kabupaten Tanah Datar. Banyak faktor yang mempengaruhinya diantaranya adalah sarana prasarana yang ada dan disediakan oleh sekolah untuk kelangsungan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMA N 1 Batipuah Kabupaten Tanah Datar. Kenyataannya bahwa dalam proses balajar mengajar, minat, aktivitas belajar dan sarana prasarana yang optimal sangat diperlukan oleh anak didik dalam usahanya untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Lembaga pendidikan khususnya sekolah mempunyai tanggung jawab yang cukup besar dalam mengantisipasi masalah yang terjadi di lapangan, Jenis penelitian adalah korelasi product moment. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Di SMA N 1 Batipuah Kabupaten Tanah Datar yang berjumlah 354 orang siswa tahun pelajaran 2013/2014. Teknik pengambilan sampel menggunakan proposional random sampling proposi yang dipakai sebesar 10% pada siswa Di SMA N 1 Batipuah Kabupaten Tanah Datar ( Suharsismi Arikunto, 1998:120), yaitu sebanyak : 35 orang siswa. Untuk memperoleh data dilakukan Kuesioner ( angket ) kedua variabel. Data dianalisis dengan korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh, terdapat hubungan yang signifikan antara “sarana prasarana olahraga dengan minat siswa”. Ini dibuktikan dengan hasil yang diperoleh = 1,98 > = 1,70, dengan kontribusinya 9,99%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima karena sarana prasarana olahraga dapat mempengaruhi minat siswa. Disarankan kepada pihak sekolah agar melengkapi sarana prasarana olahraga, dan kepada guru Penjasorkes hendaknya memberikan pembelajaran yang bervariasi kepada anak didiknya, agar minat siwa untuk belajar penjasorkes lebih meningkat.
Arie Asnaldi, Zulman Fik-Unp, Madri M
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 16-27; https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.75

Abstract:
Masalah dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar pendidikan jasmani Olahraga dan kesehatan siswa SD Negeri 16 Sintoga Kec.Sintuk Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi Olahraga dan kemampuan motorik dengan hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan siswa SD Negeri 16 Sintoga Kec. Sintuk Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian ini adalah korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa di SD Negeri 16 Sintoga Kec. Sintuk Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman yaitu berjumlah sebanyak 77 orang, terdiri dari kelas IV yang berjumlah sebanyak 39 orang dan kelas V berjumlah sebanyak 38 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Dengan demikian jumlah sampel di dalam penelitian ini adalah sebanyak 36 orang. Data motivasi olahraga di peroleh dari hasil penyebaran angket kepada siswa yang terpilih menjadi sampel, variabel kemampuan motorik di peroleh dari hasil pengukuran terhadap kemampuan motorik siswa dan data hasil belajar penjas orkes di peroleh dari nilai siswa yang tertera di dalam rapor. Data dianalisis dengan korelasi productmoment dan dilanjutkan dengan korelasi ganda. Berdasarkanhasilanalisis data menunjukkan bahwa motivasi olahraga mempunyai hubungan secara signifikan, karena ditemukanrhitung 0,341>rtabel 0,329 danthitung = 2,11>ttabel1,69 . Variabel kemampuan motorik mempunyai hubungan secara signifikan karena ditemukan rhitung 0,402 >rtabel 0,329 danthitung = 2,56> t tabel 1,69 Sedangkan variabel motivasi olahraga dan kemampuan motorik secara bersama-sama mempunyai hubungan secara signifikan dengan hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dan diterima kebenarannya secara empiris, karena ditemukan rhitung = 0,487> rtabel 0,329 dan Fhitung = 5,13> Ftabel 3,29.
Muhammad Arnando, Kamal Firdaus, Kibadra Fik-Unp
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 1-6; https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.73

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahui gizi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler (olahraga) SMP N 4 Padang. Jenis penelitian ini adalah deskripsi dan data langsung diambil melalui angket penelitian. Populasi adalah siswa SMP N 4 Padang yang mengikuti kegiatan ekstrakuriuler (Olahraga). Penarikan sampel penelitian menggunakan teknik purposive samples. Jumlah sampel 63 orang. Data yang dikumpulkan melalui angket dianalisis dengan statistik deskriptif formula persentase secara manual. Sehingga di dapat hasil penelitian yang menunjukkan bahwa siswa yang memiliki pengetahuan baik (26,9%), pengetahuan sedang (55,6%) dan yang memiliki pengetahuan kurang (17,5%). Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa, gambaran pengetahuan gizi siswa yang mengikuti eksetrakurikuler (olahraga) di SMP N 4 Padang termasuk dalam klasifikasi sedang.
Sari Mariati, Willady Rasyid
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 28-36; https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.76

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh sistem sirkuit terhadap peningkatan daya ledak otot lengan pada atlet FIK UNP Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian exsperimen semu yang dilakukan di GOR PPSP Pembangunan UNP. Sampel penelitian ini adalah pemain bolabasket putra FIK UNP yang berjumlah 10 orang yang diberikan perlakuan 16 kali latihan. Teknik pengambilan data menggunakan two hand medicine ball push. Data yang telah terkumpul digunakan untuk menguji hipotesis yang menggunakan uji t. Sebelum uji t dilakukan terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil dari uji hipotesis yang menggunakan statistik uji t dapat disimpulkan sebagai berikut : Sistem sirkuit berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kemampuan daya ledak otot lengan dapat diperoleh nilai thit 10.30 > ttab2.26 dan p 0.00 < 0.05α
Deswandi Deswandi, Syafruddin Syafruddin, Khairuddin Khairuddin
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 81-92; https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.81

Abstract:
Masalah dalam penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes di SD Negeri 28 Air Tawar Timur Kecamatan Padang Utara Kota Padang belum berjalan sebagaimana yang diharapkan. Banyak faktor yang menyebabkannya, salah satu faktor penulis duga disebabkan oleh kemampuan motorik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan motorik siswa SD Negeri 28 Air Tawar Timur Kecamatan Padang Utara Kota Padang Jenis Penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 28 Air Tawar Timur Kecamatan Padang Utara Kota Padang yang berjumlah 35 orang, Penarikan Sampel menggunakan teknik total sampling, yaitu menetapkan siswa kelas V sebagai sampel yang berjumlah 35 orang, dimana siswa putra 16 orang dan siswa putri 19 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan pengukuran tes kemampuan motorik yang meliputi: Lempar bola basket. tes koordinasi mata tangan, lari 40 meter, Tes lompat jauh tanpa awalan. Data dianalisis dengan menggunakan teknik persentase Dari analisis data diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: 1) Dari 16 orang responden putra menunjukkan bahwa kemampuan motorik pada kategori sangat baik 6 orang, baik 10 orang sedangkan kategori sedang, kurang dan sangat kurang tidak ada. Rata - rata skor kemampuan motorik siswa putra 13.38, termasuk kategori baik, 2) Dari 19 orang responden putri menunjukkan bahwa kemampuan motorik pada kategori sangat baik 4 orang, baik 11 orang, sedang 4 orang sedangkan kategori kurang dan sangat kurang tidak ada. Rata - rata skor kemampuan motorik siswa putri 12.58, termasuk kategori baik.
Asep Sujana Wahyuri
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 102-106; https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.83

Abstract:
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh senam aerobikmix impact terhadap penurunan kadar lemak tubuh pada sanggar senam Rai Kota Sawahlunto. Populasi dalam penelitian ini adalah member wanita yang aktifdalamkelassenamaerobik di SanggarSenamRaiKotaSawahluntosebanyak 57 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel berjumlah 14 orang. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah pengaruh signifikan senam aerobikmix impact terhadap penurunan kadar lemak tubuh pada sanggar senam Rai Kota Sawahlunto. Berdasarkan tabel diatas didapatkan nilai thitung =38.00sedangkan ttabel sebesar 1.771 dengan taraf signifikan α = 0.05 dan dk = 14 Berdasarkan pengambilan keputusan diatas maka thitung > ttabel (38>1.771).Dapat disimpulkan bahwa adanya efek dari latihan senam aerobikmix impact terhadap penurunan kadar lemak tubuh anggota sanggar senam Rai Sawahlunto.
Jonni Fik-Unp, Atradinal Fik-Unp
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 37-46; https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.77

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat “perbedaan pengaruh latihan senam mixed impact aerobic dan body language terhadap indeks massa tubuh.” Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, karena jumlah anggota populasi penelitian terbatas. Jumlah populasi adalah sebesar 20 orang dan seluruh anggota populasi dijadikan sampel, yaitu anggota Studio Senam Hayati Kota Padang. Data body mass index diambil melalui berat dan tinggi badan dari anggota sanggar. Data diperoleh dengan dua cara yaitu tes awal (sebelum perlakuan) dan tes akhir (sesudah perlakuan) dengan tujuan untuk melihat seberapa besar perbedaan pengaruh metode latihan terhadap berat badan. Data diolah dan dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjuklan bahwa (1) latihan senam mixed impact aerobic didapat thitung 2,88 > ttabel 2,262 hal ini berarti signifikan terhadap penurunan indeks massa tubuh anggota sanggar; (2) latihan body language didapat thitung 3,74 > ttabel 2,262 berarti signifikan terhadap penurunan indeks massa tubuh anggota sanggar; dan (3) tidak terdapat perbedaan pengaruh antara latihan senam mixed impact aerobic dan body language terhadap penurunan indeks massa tubuh anggota Studio Senam Hayati Kota Padang.
Ali Umar, Syamsuar Abbas, Syahrastani Syahrastani
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 64-80; https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.80

Abstract:
Berdasarkan observasi yang dilakukan di lapangan terhadap siswa SD Negeri 40 Sungai Lareh Kota Padang bahwa dalam mengikuti mata pelajaran ditemukan kurangnya pencapaian terhadap hasil belajar ini terlihat dari hasil semester terdahulu bahwa nilai siswa masih di bawah rata-rata atau di bawah standar kelulusan sehingga banyak siswa remedial, diduga faktor penyebabnya adalah motivasi belajar dan status gizi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dan status gizi terhadap hasil belajar siswa SD Negeri 40 Sungai Lareh Kota Padang. Penelitian ini bersifat korelasional yaitu untuk mengetahui seberapa jauh suatu variabel berkaitan dengan variabel yang lainnya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD Negeri 40 Sungai Lareh Kota Padang yang berjumlah 148 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive Sampling yaitu siswa kelas V dan VI laki-laki saja yang berjumlah 20 orang. Data yang diperoleh dianalisis dengan rumus korelasi Product Moment sederhana dan Ganda. Berdasarkan dari hasil penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajr penjasorkes, dimana rtab pada taraf signifikan α (0,05) = 0,444 berarti rhitung (0,497) > rtab (0,444). Kemudian juga terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi terhadap hasil belajar penjasorkes, dimana rtab pada taraf signifikan α (0,05) = 0,444 berarti rhitung (0,485) > rtab (0,444). Selanjutnya terdapat hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara motivasi belajar dan staus gizi terhadap hasil belajar penjasorkes di SD Negeri 40 Sungai Lareh Kota Padang, dimana rtab pada taraf signifikan α (0,05) = 0,444 berarti Rhitung (0,609) > rtab (0,444).
Erizal Nurmai, Emral Emral, Suwir Suwirman
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 53-63; https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.79

Abstract:
Masalah dalam penelitian ini adalah belum optimalnya pelaksanaan pembelajaran penjasorkes di SD Negeri 22 Andalas Padang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran, motivasi siswa dan sarana prasarana di SD Negeri 22 Andalas Padang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, yaitu mengungkap dan menerangkan pelaksanaan UKS di SD Negeri 22 Andalas Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SD Negeri 22 Andalas Padang yang berjumlah 57 orang. Teknik sampel yang digunakan yaitu total sampling yang berjumlah 57 orang. Alat pengumpulan data adalah angket dengan mengunakan model skala guttman dengan kategori jawaban ‘ya’ dan ‘tidak’.. Selanjutnya data diolah dan dianalisis dengan teknik statistik deskriptif. Hasil analisis data SD Negeri 22 Andalas Padang antara lain kemampuan guru dalam pelaksanaan pembelajaran Penjasorkes di peroleh tingkat capaian sebesar 70% berada pada klasifikasi cukup. Motivasi siswa diperoleh tingkat capaian sebesar 73% berada pada klasifikasi cukup, sedangkan pada sarana dan prasarana diperoleh tingkat capaian sebesar 60% berada pada klasifikasi kurang baik.
Damrah Fik-Unp, Pitnawati Fik-Unp, Suwirman Fik-Unp
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 100-106; https://doi.org/10.24036/jm.v3i1.70

Abstract:
Rendahnya kualitas hasil pembelajaran tenis dasar mahasiswa yang mengambil mata kuliah tenis dasar di jurusan pendidikan olahraga FIK UNP, merupakan salah satu masalah pembelajaran yang sangat perlu dicarikan solusi agar dapat meningkatkan kualitas hasil belajar tenis mahasiswa di masa depan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi yang akurat dan objektif tentang kualitas pembelajaran tenis dasar yang dapat dijadikan pertimbangan untuk memperbaiki proses pembelajaran tenis berikutnya. Program pembelajaran tenis dasar ini merupakan salah satu program yang dapat dijadikan percontohan untuk program pembelajaran lainnya di FIK UNP. Metode penelitian yang digunakan adalah metode evaluasi dengan menggunakan model CIPP yang dikembangkan oleh Stufflebeam, model ini terdiri dari konteks (context), masukan (input), proses (prosess) dan hasil (product). Hasil penelitian tentang evaluasi program pembelajaran tenis dasar ini adalah, yang pertama dari sudut konteks, bahwa konsep pembelajaran tenis dasar perlu direvisi kembali, terutama terkait dengan tingkat kedalaman materi permbelajaran yang terlalu sulit, sehingga dengan tingkat potensi mahasiswa yang masih rendah sulit terjangkau. Dari sudut input, bahwa tidak semua mahasiswa yang mengambil mata kuliah dasar memiliki bakat dan minat terhadap olahraga tenis ini, sehingga diperlukan pertimbangan dan aturan yang sesuai dengan tingkat kemampuan dan potensi mahasiswa, termasuk perhatian dosen yang perlu di tingkatkan serta memaksimalkan penggunaan fasilitas perkuliahan yang telah disiapkan oleh jurusan/ fakultas. Dari sudut proses, pengelolaan dan pengornisasian materi perlu di tata ulang, agar mahasiswa mendapatkan kesempatan yang banyak untuk belajar dan latihan, serta menggunakan metode yang lebih kompleks, karena metode yang kurang kompleks, sulit bagi mahasiswa untuk menguasai materi yang diberikan. Dari sudut hasil, bahwa secara kualitas mahasiswa belum memenuhi syarat untuk dapat lulus artinya belum berhasil, karena belum memiliki penguasaan gerak dasar tenis yang memadai untuk dapat diterima pada mata kuliah tenis pendalaman atau lanjutan. Oleh karena itu, jika program pembelajaran tenis dasar mahasiswa jurusan FIK UNP ini dapat berjalan dengan baik, maka komponen-komponen yang telah disampaikan di atas perlu diperbaiki dan direvisi, agar kegiatan pembelajaran tenis dasar dapat berkualitas dan bermakna.
Sefri Hardiansyah
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 117-123; https://doi.org/10.24036/jm.v3i1.72

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan kondisi fisik mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang yang meliputi kecepatan, kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, daya ledak otot tungkai dan kemampuan volume oksigen maksimal (Vo2max). Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif untuk mengetahui keadaan sebenarnya di lapangan tentang kemampuan kondisi fisik mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang. instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah: tes lari 40 meter untuk mengukur kecepatan, tes push up untuk mengukur kekuatan otot lengan, tes sit up untuk mengukur kekuatan otot perut, tes standing broad jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai dan bleep test untuk mengukur Vo2max. Data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata kecepatan berada pada kategori baik, rata-rata kekuatan otot lengan berada pada kategori baik, rata-rata kekuatan otot lengan pada kategori kurang dan rata-rata daya ledak otot tungkai berada pada kategori baik sekali serta rata-rata vo2max berada pada kategori baik. Simpulan berdasarkan pengukuran yang telah dilakukan maka disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan kondisi fisik mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang berada pada kategori sedang.
Zarwan Fik-Unp, Rosmawati Fik-Unp, Arsil Fik-Unp
Jurnal MensSana, Volume 3, pp 1-9; https://doi.org/10.24036/jm.v3i1.61

Abstract:
Masalah dalam penelitian berawal dari kurang terlaksananya kegiatan kepramukaan di Gugus Depan SDN 22 Ulak Karang Utara Kota Padang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motivasi instrinsik dan ekstrinsik siswa dalam kegiatan kepramukaan di Gugus Depan SDN 22 Ulak Karang Utara Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan keadaan atau kondisi pada saat penelitian. Populasi dalam penelitian seluruh siswa yang mengikuti kegiatan pramuka yang berjumlah 30 orang. Teknik penarikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu total sampling, dimana seluruh populasi dijadikan sampel yaitu 30 orang. Alat pengumpul data adalah angket dengan skala Likert. Data di analisis dengan statistik deskriptif dengan teknik persentase. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut : (1) Motivasi intrinsik siswa dalam aktivitas pengembangan diri bidang kepramukaan di Gugus Depan SDN 22 Ulak Karang Utara Kota Padang sebesar 73.83%, termasuk klasifikasi ”Sedang”. 2) Motivasi ekstrinsik siswa dalam aktivitas pengembangan diri bidang kepramukaan di Gugus Depan SDN 22 Ulak Karang Utara Kota sebesar 69.97%, termasuk klasifikasi “Sedang”. Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa motivasi siswa dalam aktivitas pengemangan diri Bidang Kepramukaan di Gugus Depan SDN 22 Ulak Karang Utara Kota Padang termasuk klasifikasi “Sedang” dan perlu ditingkatkan lagi.
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top