Refine Search

New Search

Results in Journal Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES): 57

(searched for: journal_id:(4266931))
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Alphius Alphius
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 246-258; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3661

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar tolak peluru dengan menggunakan bola plastik yang dikombinasikan dengan kalung berwarna pada siswa SMA Negeri 3 Merauke. Penulis menggunakan bola plastik yang dikombinasikan dengan kalung berwarna dengan harapan menjadi tolak ukur dari penelitian yang penulis akan lakukan sehingga motivasi siswa untuk menguasai teknik tolak peluru yang baik dapat tercapai. Penggunaan kalung berwarna merah dan biru yang dibuat menyerupai medali (terbuat dari karton manila yang diikatkan pada tali rafia). Siswa yang yang menggunakan kalung berwarna merah masuk pada kelompok belum menguasai teknik tolak peluru (kurang), untuk kalung berwarna biru pada kelompok (cukup) dan tidak menggunakan kalung adalah kelompok yang (baik) (sudah menguasai dasar-dasar teknik tolak peluru).Kasimpulan dari Penelitian ini adalah untuk rata-rata hasil motivasi tolak peluru yang dicapai Kelas X.4 adalah 2,54 menjadi 2,43 menjadi 2,62. Rata-rata hasil kemampuan tolak peluru yang dicapai Kelas X.4 adalah 76,58 lebih baik daripada sebelumnya yaitu 65,70
Dilli Dwi Kuswoyo, Andi Muhammad Fadlih
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 230-236; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3650

Abstract:
Penelitian ini bertujun untuk mengembangkan serta menghasilkan suatu produk permainan sepakbola modifikasi dalam pembelajaran Pendidikan, Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di Sekolah Dasar. Metode dalam penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Borg & Gall yang telah di modifikasi yaitu: (1) Melakukan Penelitian Pendahuluan serta mengumpulkan informasi, (2) Mengembangkan Bentuk Produk Awal, (3) Evaluasi, (4) Revisi Produk Pertama, (5) Uji Coba Lapangan (20 Siswa). (6) Revisi Produk Akhir. (7) Hasil Akhir Melalui Revisi Uji Coba Lapangan. Subjek dalam penelitian ini adalah SDN Cenderawasih Kelas Lima (5), SD YPPK St. Theresia Kumbe Kelas Lima (5) dan Siswa SD YPK Kuprik kelas Lima (5). Teknik Pengumpulan Data Menggunakan Pendekatan Kuisioner, yaitu evaluasi ahli, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Data berupa hasil penilaian mengenai kualitas produk, saran perbaikan produk, dan hasil pengisian kuisioner oleh siswa. Deskriptif Presentase digunakan dalam melakukan analisis data untuk mengungkap aspek psikomotorik, kognitif, dan afektif siswa setelah menggunakan produk tersebut. Berdasarkan hasil uji coba yang diperoleh maka didapatkan nilai 83% Ahli Penjas (Baik) dan Uji Coba Ahli sepakbola 82% (Baik), Uji Coba Kelompok Kecil 80 % (Baik), dan Uji Coba lapangan 81% (Baik). Berdasarkan data yang telah dijelaskan di atas maka dapat disimpulkan bahwa Permainan sepakbola modifikasi dapat digunakan bagi siswa SD di Kabupaten Merauke karena dapat diterima siswa serta menghasilkan produk pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.
Sony Hasmarita
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 125-133; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3615

Abstract:
Penelitian ini dilatar belakangi atas tinggi dan rendahnya antusiasme mahasiswa ukm aquatic di setiap angkatan dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingginya antusiasme mahasiswa ukm aquatic angkatan 2017. Penelitian ini menggunakan metode dengan kuantitatif pendekatan survei dengan sampel anggota ukm aquatic angkatan 2017 dengan jumlah 20 orang orang dan penarikan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui teknik angket antusiasme mahasiswa menggunakan google form dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antusiasme mahasiswa ukm aquatic angkatan 2017 dengan indikator evaluasi ketika ukm 23% pengetahuan teknik renang 23% dari kedua aspek tersebut maka dapat disimpulkan bahwa antusiasme mahasiswa di ukm aquatic angkatan 2017 cenderung kepada aspek- aspek evaluasi ketika ukm dan pengetahuan teknik renang
Hariati Hariati
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 4, pp 20-28; https://doi.org/10.35724/mjpes.v4i01.3635

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk pengembangan media latihan video tutorial pukulan Gyaku-tsuki pada atlet Dojo KKI Subden POM. Metode penelitian yang digunakan penelitian dan pengembangan R&D (Research and Development), desain penelitian yang digunakan adalah ADDIE yang meliputi 5 Tahap, yaitu 1) Analisis potensi dan masalah, 2) Mendesign produk, 3) Pengembangan Produk, 4) Evaluasi, 5) implementasi uji coba produk. Instrumen menggunakan kuisioner dan produk media latihan video tutorial. Untuk menganalisis data dengan persentase. Pada tahap validasi ahli materi memberikan tanggapan (74.54%) mempunyai tanggapan cukup baik, sedangkan ahli media memberikan tanggapan (81.81%) mempunyai tanggapan baik. Maka Dapat disimpulkan bahwa pengembangan media media latihan video tutorial pukulan Gyaku-tsuki pada atlet Dojo KKI Subden POM sangat baik dan layak untuk digunakan sebagai media latihan di Dojo Subden Pom.
Andy Supriady
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 141-151; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3614

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kondisi fisik pemain Futsal NIAS KBB. Komponen yang diukur adalah komponen kondisi fisik daya tahan aerobik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah survei, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Penelitian ini merupakan penelitian populasi yaitu pemain futsal NIAS KBB yang berjumlah 20 pemain. Instrumen yang digunakan, yaitu daya tahan aerobik diukur menggunakan tes multi tahap (multi stage test) dengan satuan ml/kg/min, kemudian dicari nilai rata-rata dan simpangan baku setelah itu data di analisis mengguanakan analisis deskriptif presentasi. Hasil penelitian profil kondisi fisik pemain futsal NIAS KBB berada pada kategori “Sempurna” sebesar 0% (0 anak), pada kategori “Baik Sekali”sebesar 0% (0 anak), pada kategori “Baik” sebesar 15% (3 anak), pada kategori “Cukup” sebesar 85% (17anak) dan pada kategori “Kurang” sebesar 0 % (0 anak). Dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik pemain futsal NIAS KBB yaitu cukup.
Syamsudin Syamsudin
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 4, pp 113-123; https://doi.org/10.35724/mjpes.v4i01.4196

Abstract:
Penelitian ini dilakukan atas dasar persiapan pelaksanaan latihan rutin kembali komunitas bola basket PJKR Unmus setelah pemberlakukan tatanan kehidupan baru (new normal) pasca pandemi covid-19. Survey tingkat kebugaran jasmani nantinya dijadikan dasar bagi pelatih dalam menentukan program latihan yang diberikan. Agar tingkat kebugaran jasmani anggota komunitas dapat tergambarkan dengan baik dan sistematis maka dalam penelitian ini akan menerapkan studi survei deskripsif menggunakan instrumen tes kebugaran jasmani Indonesia 2010 yang terdiri dari lima item tes. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa laki-laki jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Universitas Musamus yang masuk dalam komunitas bola basket PJKR Unmus Merauke berjumlah 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani anggota komunitas Bola Basket secara klasikal berada pada kategori sedang. Kualitas yang didominasi kategori sedang menunjukkan bahwa pelatih perlu menerapkan program latihan yang baik guna mendukung komponen fisik yang kurang. Selain melakukan latihan rutin dalam tim, pelatih juga dapat menyarankan bentuk latihan yang dapat dilakukan di rumah masing-masing guna menjaga keburagan
Vicki Ahmad Karisman
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 4, pp 67-72; https://doi.org/10.35724/mjpes.v4i01.3895

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan gerak dasar manipulative melalui media pembelajaran soft material media. Partisipasi dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar kelas 4 dengan jumlah 67 orang dengan 31 anak perempuan dan 36 anak laki-laki. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes Gross Motor Development (TGMD2) pada tes manipulative. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media soft material memberikan pengaruh yang signifikan pada keterampilan gerak dasar manipulative siswa. Pembelajaran penjas dengan menggunakan media soft material mempermudah dan membuat nyaman siswa dalam melakukan aktifitas fisik di sekolah.
, Mikkey Anggara Suganda
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 4, pp 48-56; https://doi.org/10.35724/mjpes.v4i01.3943

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan model latihan taktikdan strategi pad permainan tunggal untuk atlet pemula. Berdasarkan seurvei yang dilakukan padaatlet pemula pada saat kompetisi penguasaan teknik sudah cukup baik namun tidakdi imbangi dengan penguasaan taktik dan strategi yang efektif sehingga permainan menjadi kurang menarik dan terkesan lebih banyak menguras energi. Dalam penelitian ini peneliti mencoba mengembangkan beberapa strategi yang dapat dan mudah dilakukan oleh pemain tunggal khususnya bagi pemula dalam model ini peneliti mengembangkan empat poin startegi yang bisa dilakukan antara lain pada saat melaukan: servis, return servis, return smas dan drop and clear. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pengembangan (R&D) dengan menggunaka 7 tahapan anatara lain(1) Pengumpulan Informasi di Lapangan, (2) Melakukan Analisis Terhadap Informasi yang Telah Dikumpulkan, (3) Mengembangkan Produk Awal (Draf Model), (4) Validasi Ahli dan Revisi, (5) Uji Coba Lapangan Skala Kecil dan Revisi,(6) Uji Coba Lapangan Skala Besar dan Revisi , (7) Pembuatan Produk Final. Adapun hasil pengembangan yang telah diujicoba dan divalidasi oleh para ahli melalui video dinyatakan bahwa taktik dan strategi yang dikembangkan sangat efektif untuk dilakukan oleh atlet pemula pada nomor tunggal.
Rubiyatno Rubiyatno
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 89-101; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3552

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh latihan ketepatan terhadap kemampuan servisatlet bola voli putra SMP N 1 Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau Kalimantan barat. Berdasarkan hasil survei yang telah peneliti lakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sekadau Hilir khususnya pada siswa putra ekstrakurikuler bola voli memiliki minat yang cukup besar hal ini terlihat dari siswa yang mengikuti ekstrakurikuler yang jumlahnya mencapai 30 siswa, namun pada saat aktivitas latihan dan pertandingan pelatih dan guru mengamati, sebagian siswa kurang bisa dalam melakukan servis atas hal ini terlihat dari arah bola yang tidak tepat, perkenaan bola yang tidak pas, hingga power yang lemah. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Adapun rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu one group pretest and posttest. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil uji t diperoleh t hitung 23,994 > t tabel 2,03693 (taraf signifikansi 5%), karena t hitung lebih besar dari t tabel maka terdapat perbedaan yang signifikan. Hal tersebut menunjukan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa terdapat perbedaan dan peningkatan kemampuan servis atas bola voli putra ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Sekadau Hilir.
Zulrafli Zulrafli
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 4, pp 91-101; https://doi.org/10.35724/mjpes.v4i01.4016

Abstract:
Tujuan Penelitian ini untuk melihat pengarauh kemampuan gerak dan motivasi terhadap hasil belajar penjas mahasiswa FKIP Universitas Islam Riau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif melihat pengaruh dengan mengunakan path analisis. Pengambilan sampel secara random 114 mahasiswa putra penjas FKIP Universitas Islam Riau.. Parameter test kemampuan gerak mengunakan motor ability test dari Harol M. Barrow berupa baterai tes dengan koefisien validitas sebesar 0,92 dengan rangkaian tes; wall pass, basketball throw, broad jump dan lari cepat 4.sec.detik, Motivasi dan Hasil Belajar. Dari hasil pengolahan data secara rekresi ganda untuk melihat pengaruhnya ternyata Variabel kemampuan gerak dan motivasi belajar mempengaruh hasil belajar, t hitung kemampuan gerak (X1) =2,67 dan vmotivasi (X2)= 6,59. Dari perhitungan masing-masing t hitung variable (X1,X2) > t table 1,98(Y), Kesimpulan terdapat pengaruh kemampuan motorik dan motivasi terhadap hasil belajar
Hendra Jondry Hiskya, Emanuel Lewar
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 21-30; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i01.2178

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat model pembelajaran terbaru yang bersumber pada jenis permainan lokal daerah papua. Anak perlu di edukasi tentang permainan tradisional kayu malele yang sangat kental dengan nilai moral, etika dan budaya yang terkandung di dalamnya. Disamping itu pula permainan tradisional dapat dijadikan sebagai media pembelajaran untuk dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian ini merupakan jenis penelitian Reseach And Development (R&D). Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Selanjutnya data dianalisa menggunakan uji prosentase. Hasil penelitian adalah hasil dari produk model permainan kayu malele yang dimodifikasi dapat meningkatkan aktivitas gerak siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan makin keingintahuan siswa untuk bermain permainan yang dikembangkan ini dan antusias siswa untuk mengikuti pembelajaran yang dinilai dari aktifitas gerak siswa. Berdasarkan uji coba pemakaian produk yang dilakukan bagi siswa pada SD YPK Kuprik Distrik Semangga, terdapat aspek kognitif 83% sehingga memenuhi kriteria cukup baik. Aspek afektif 80% sehingga memenuhi kriteria cukup baik. Aspek psikomotorik 90% sehingga memenuhi kriteria cukup baik. berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan oleh siswa sudah mempunyai tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan gerak yang mempuni sehingga model permainan layak di lanjutkan ke tahapan selanjutnya.
Ali Budiman
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 134-140; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3616

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak dari implementasi media audio visual terhadap hasil tendangan t pada pencak silat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa yang mengikuti ekstakurikuler pencak silat di SMA Negeri 2 Padalarang yang berjumlah 16 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling atau sampel jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan saebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes gerak dasar tendangan T. Pengolahan data menggunakan uji paired sample t-test pada aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian mengungkapkan adanya peningkatan sebesar 1,2 pada kemampuan tendangan T. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode implementasi media audio visual berpengaruh pada hasil gerak dasar tendangan T pada pencak silat.
Iyan Nurdiyan Haris, Deni Mudian, Aris Risyanto
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 42-49; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i01.3205

Abstract:
Penelitian yang penulis lakukan berawal dari pemikiran penulis terhadap kemampuan teknik dasar gerak permainan bulutangkis. Dalam proses pelatihan khususnya pada cabang olahraga bulutangkis sudah tentu memiliki sasaran serta tujuan yang akan diambil. Pada prosesnya hasil dari latihan yang dilaksanakan akan ditentukan oleh beberapa faktor, salah satu indikator yang dapat diamati adalah metode serta bentuk latihan yang diterapkan oleh pelatih. Dari paparan tersebut penulis ingin mencoba lebih jauh lagi mengamati mengenai permasalahan yang seringkali menjadi kendala pada proses pelatihan yaitu efektifitas serta hasil dari metode latihan yang diterapkan.Tujuan dari penelitian yang penulis ajukan adalah ingin mengetahui pengaruh latihan dengan bentuk latihan squat thrust dan obstacle run terhadap peningkatan kelincahan dalam permainan olahraga bulutangkis. Serta ingin mengetahui perbedaan hasil dari kedua bentuk latihan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, instrumen penelitian atau alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes lari zig zag untuk mengukur kelincahan pemain bulutangkis. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SMP IT Alamy Subang yang tergabung dalam ekstrakurikuler cabang olahraga bulutangkis.Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut : Latihan squat thrust dan obstacle run memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kelincahan dalam permainan olahraga bulutangkis
Afif Khoirul Hidayat, Arifin Ika Nugroho, M Fadli Dongoran, Jori Lahinda, Syamsudin Syamsudin
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 204-217; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3644

Abstract:
Penelitian ini dilaksanakan karena setelah diberlakukannya era baru yaitu era new normal akibat mewabahnya virus covid 19, belum pernah dilakukan pemeriksaan tentang keadaan kondisi fisik atlet bulutangkis junior IBIK Club di Merauke. Penelitian ini adalah penelitian pertama yang mengukur kondisi fisik atlet bulutangkis junior IBIK Club setelah diberlakukannya new normal pandemic covid-19. Agar kondisi fisik atlet bulutangkis junior IBIK Club dapat tergambarkan secara baik, sistematis dan alanitis, maka penelitian ini menggunakan studi deskriptif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet atlet bulutangkis junior IBIK Club yang berjumlah sebanyak 31 orang, yang terdiri dari 8 atlet putra dan 13 atlet putri. Data diperolah melalui proses tes dan pengukuran lima komponen biomotor (1) tinggi badan yang diukur dengan stadiometer (2) kekuatan otot lengan yang diukur dengan push up selama 60 detik (3) kelincahan yang diukur dengan tes shuttle run (4) daya ledak otot tungkai yang diukur dengan tes vertical jump (5) daya tahan aerobik yang diukur dengan tes multi stage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 64 % atlet bulutangkis junior ibik club Merauke tidak dalam kondisi atau kategori baik. Hal itu terjadi karena frekuensi, intensitas dan beban latihan yang dilakukan oleh para atlet cenderung diturunkan olah pelatih.
Edi Purnomo
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 4, pp 73-81; https://doi.org/10.35724/mjpes.v4i01.3948

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan fleksibilitas tingkat lanjut dalam pembelajaran pencak silat. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Prosedur pengembangan bahan ajar menggunakan model Borg ang Gall meliputi 10 tahap yaitu: (1) penelitian dan pengumpulan informasi, (2) perencanaan, (3) Mengembangkan bentuk pendahuluan produk, (4) uji lapangan persiapan, dan (5) revisi produk utama, (6) uji lapangan utama, (7) pelaksanaan revisi produk, (8) uji lapangan oprasional, (9) revisi produk akhir, (10) penyebaran dan pengimplementasian. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner.Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi bahan ajar ditinjau dari aspek isi adalah sangat baik dengan persentase 85%. Ahli mata pelajaran dengan persentasi 90%.Validitas menurut para siswa terhadap model latihan fleksibilitas tingkat lanjut dalam pembelajaran pencak silat yang dikembangkan adalah (1) uji lapangan persiapan, (2) uji lapangan utama, (3) dan uji lapangan oprasional memperoleh presentase masing-masing sebesar 91%, 92% dan 92% dengan kualifikasi sangat baik dan tidak ada revisi. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan model latihan fleksibilitas tingkat lanjut dalam pembelajaran pencak silat layak digunakan menurut uji ahli, uji coba lapangan persiapan, uji lapangan utama dan uji coba operasional.
Rama Adha Septiana, Agus Santosa, Ali Budiman
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 4, pp 29-35; https://doi.org/10.35724/mjpes.v4i01.3862

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan suatu bentuk model pembelajaran sepakbola yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini menggunakan Metode Analaysis, Design, Development, implementation, and Evaluation (ADDIE). Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket kelayakan model pembelajaran, prinsip tumbuh kembang motoric, dan implementasi teknik sepakbola. Sumber data pada penelitian ini yaitu hasil uji dari para ahli. Analisis data menggunakan analisis persentase untuk melihat layak atau tidaknya model pembelajaran ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran sepakbola bagi anak usia dini ini layak untuk digunakan dan diterapkan pada kegiatan pembelajaran di sekolah dasar.
Pande Made Dharma Sanjaya
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 218-229; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3546

Abstract:
Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar teknik gaya renang gaya punggung melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada Mahasiswa kelas A Semester 4 Jurusan Penjaskesrek Universitas Musamus Tahun 2019. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, terdiri dari dua siklus. Subyek penelitian berjumlah 37 orang dengan rincian 26 orang putra dan 11 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data observasi awal aktivitas belajar renang gaya punggung secara klasikal sebesar 5,2 (cukup aktif), setelah diberi tindakan pada siklus I aktivitas belajar meningkat sebesar 0,9% menjadi 6,1 (cukup aktif) dan pada siklus II meningkat menjadi 8,9 (aktif) jika dipresentasekan meningkat menjadi 2,8%. Sedangkan dari aspek penilaian hasil belajar, pada observasi awal ketuntasan belajar didapat sebesar 30%. Setelah diberi perlakuan pada siklus I, hasil belajar meningkat menjadi 68% dan terjadi selisih peningkatan prestasi belajar sebesar 38%. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan selisih prestasi belajar secara klasikal sebesar 21% dari siklus I, menjadi 89% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar renang gaya punggung meningkat melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada Mahasiswa. Dari hasil yang diperoleh, sehingga dapat disarankan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran dengan mengimplementasikan model tipe TGT karena dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.
Diky Hadyansah
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 152-158; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3617

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode permainan terhadap keterampilan roll belakang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperiman dengan desain kelompok tunggal pre test post test. Subjek penelitian merupakan siswa SMAN 1 Cililin kelas X IPA sebanyak 34 siswa denga teknik sampling cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes yang terdiri dari dua bagian,yaitu pre test dan post test. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi tentang penampilan kemampuan gerak roll belakang. Hasil penelitian menunjukan metode permainan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan roll belakang dalam pembelajaran senam lantai pada peserta didik kelas X IPA 1 SMAN 1 Cililin.
Andi Nur Abady, Fajar Sidik Siregar
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 50-59; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3427

Abstract:
Penelitian ini bertujuan uuntuk mengetahui bentuk latihan bola voli antara bentuk latihan passing atas berpasangan dengan latihan passing ke dinding terhadap hasil passing atas dalam permainan bola voli. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experiment.Hasil penelitian terdapat pengaruh yang signifikan dari bentuk latihan passing atas berpasangan terhadap hasil passing atas dalam permainan bola voli putra Ekstrakurikuler Bola Voli SMA Negeri 1 Sei Suka Tahun 2020. Terdapat pengaruh yang signifikan dari bentuk latihan passing atas ke dinding terhadap hasil passing atas dalam permainan bola voli putra Ekstrakurikuler Bola Voli SMA Negeri 1 Sei Suka Tahun 2020. Latihan Passing atas berpasangan tidak lebih besar pengaruhnya dibandingkan dengan latihan passing atas ke dinding terhadap hasil passing atas dalam permainan bola voli putra Ekstrakurikuler Bola Voli SMA Negeri 1 Sei Suka Tahun 2020.
Rahmat Putra Perdana
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 4, pp 57-68; https://doi.org/10.35724/mjpes.v4i01.3945

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi alat menendang permainan sepak bola untuk meningkatkan akurasi latihan menendang sehingga memudahkan kinerja pelatih. Penelitian ini adalah dilakukan dalam beberapa langkah, yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan data, produk desain, validasi desain, revisi desain, pengujian produk, revisi produk, uji coba penggunaan. Modifikasi alat menendang pada permainan sepak bola terlebih dahulu divalidasi dengan materi ahli, ahli praktisi, 10 responden sebagai uji coba produk dan 30 responden sebagai uji coba produk. hal ini terlihat dari ahli materi 84% dan ahli praktisi 81% serta uji coba produk skala kecil 90% dan uji coba penggunaan skala besar 89,26%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modifikasi alat latihan heading pada permainan sepak bola permainan dinyatakan sangat layak untuk digunakan sebagai alat bantu latihan.
Pulung Riyanto, Heri Yusuf Muslihin, Hariani Fitrianti, Jori Lahinda
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 4, pp 1-8; https://doi.org/10.35724/mjpes.v4i01.3947

Abstract:
Menyesuaikan praktik pengajaran dengan mengembangkan mentalitas dan pengetahuan bersamaan dengan pelaksanaan pendekatan reflektif. Untuk mengetahui kemapuan berpikir reflektif yang dimiliki siswa maka dapat dikembangkan dengan mengacu pada interaksi sosial. Penelitian ini menerapkan model Teaching Game for Understanding (TGfU) dalam meningkatkan hasil belajar pendidikan jasmani, adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran TGfU terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian one grup pretest posttest desaign. Hasil penghitungan menunjukkan nilai signifikansi 0,003, hal ini menujukan bahwa nilai signifikansi < 0,005 dengan demikian Ho ditolak. Rekomedasi penelitian ini adalah bahwa dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Jasmani disarankan menggunakan model pembelajaran TGfU.
Heru Sulistiadinata
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 159-167; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3618

Abstract:
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu apakah model pembelajaran kooperatif learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan teknik passing bawah dalam permainan bola voli siswa kelas XI RPL di SMK Tutwuri Handayani. Dalam penelitian ini penulis mempunyai tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran Kooperatif learning terhadap keterampilan teknik passing bawah dalam permainan bola voli siswa kelas XI RPL di SMK Tutwuri Handayani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Experimen dengan Design one group pretest-posttest design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI RPL di SMK Tutwuri Handayani. Dengan populasi 29 orang dan menggunakan teknik sampling cluster random sampling, maka sampel ditetapkan berjumlah 29 orang. Instrument dalam pengambilan data menggunakan tes keterampilan teknik dasar passing bawah bola voli. Hasil penelitian menunjukan berdasarkan output tabel T hitung tes passing bawah adalah 3,510 berada diluar daerah T tabel (ɑ:0,05) dan derajat kebebasan (dk n-1 =28) yaitu 1.701. Dengan T hitung 3,510 > T tabel 1.701, maka Ho ditolak. Dengan demikian dinyatakan implementasimodel pembelajaran kooperatif learning berpengaruh secara siginifikan terhadap hasil belajar passing bawah dalam permainan bola voli siswa kelas XI RPL di SMK Tutwuri Handayani. Kesimpulannya adalah model pembelajaran kooperatif learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan teknik passing bawah dalam permainan bola voli siswa kelas XI RPL di SMK Tutwuri Handayani
Dedi Kurnia, Yudi Hidayat
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 4, pp 36-47; https://doi.org/10.35724/mjpes.v4i01.3979

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan sport orientasi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang menggunakan SE dan pembelajaran konvensional. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan posttest-only control group design. Sampel dalam penelitian siswa SMK sebanyak 48 siswa (40 laki-laki dan 8 perempuan) yang diambil menggunakan simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Sport Orientation Questionnaire (SOQ) untuk siswa SMK sederajat dalam tiga subskala yaitu: daya saing, orientasi kemenangan, dan orientasi tujuan dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menyatakan terdapat perbedaan sport orientasi siswa SMK yang menggunakan SE dan pembelajaran konvensional. Peneliti menyarankan agar melakukan penelitian yang lebih lanjut berkaitan dengan motivasi siswa dalam mengikuti SE, kualitas akademik dalam penyusunan program penjas, dan termasuk kepada penyusunan instrumen SE agar dapat memenuhi kurikulum yang sedang berjalan agar penelitian-penelitian yang telah dihasilkan dapat berdiri dengan kokoh tidak dipengaruhi oleh kebijakan apapun.
Mikkey Anggara Suganda
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 103-115; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3553

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar hubungan kelincahan dengan menggiring bola pada siswa ekstrakulikuler di SMP Negeri 3 Cirebon. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang mengikuti ektrakulikuler sepakbola yang berjumlah 30 orang dan sampel di ambil semua jumlah populasi dikarenakan kurang dari 100 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi product moment. Teknik pengumpulan data yaitu melalui tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisi data tes menggunakan statistik. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi product moment didapat sebesar 0,773 yang berarti menandakan bahwa ada hubungan antara tes kelincahan dengan menggiring bola pada permainan sepakbola. Sedangkan koefisien determinan menyumbangkan 59,75% yang menandakan bahwa ada hubungan antara kelincahan dengan hasil menggiring bola. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan kelincahan dengan menggiring bola pada siswa ekstrakulikuler di SMP Negeri 3 Cirebon”, dapat diterima.
Salahudin Salahudin, Rabwan Satriawan
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 193-203; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3547

Abstract:
Bangsa indonesia memiliki kurikulum 13 yang merupakan perwujudan harapan kembalinya prilaku yang baik dalam diri generasi muda, Kurikulum ini menekankan pembentukan karakter. Sistem penyajian pelajaran dibuat integratif sehingga semua jenis pelajaran diintegrasikan dengan nilai-nilai moral agama, termasuk dalam pelajaran pendidikan jasmani. Penerapan Kurikulum 2013, terutama dalam pelajaran Penjaskesrek membutuhkan guru yang memiliki berkompeten baik secara jasmani dan rohani. Adapun metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan yaitu berisi teori teori yang relevan dengan masalah – masalah penelitian, penelitian ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada guru penjas bahwa dia tidak hanya harus menguasai Penjaskesreknya, tetapi juga mampu mengintegrasikannya dengan nilai- nilai moral agama islam dan memberikan motivasi kepada guru penjas agar mempelajari agama disamping ilmu tentang penjas itu sendiri. Guru Penjaskesrek perlu memahami konsep-konsep agama islam yang berhubungan dengan Penjaskesrek agar dapat mengajarkan Penjaskesrek yang integratif, tepat pada sasaran pembentukan prilaku insan yang berjiwa cerdas secara jasmani dan rohani. Untuk mencapai kompetensi yang demikian. Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi pun menjadi mata kuliah yang penting bagi mahasiswa di fakultas-fakultas penjaskesrek. Untuk itu, integrasi Pendidikan Agama Islam dalam Penjaskesrek perlu dimulai sejak calon guru berada di perguruan tinggi, yaitu dengan memberikan perkuliahan pendidikan agama islam yang tidak berdiri sendiri, tetapi integratif dengan Penjaskesrek supaya guru tidak hanya memberikan nilai olahraga saja, namun memberikan juga nilai-nilai agama yang baik sesuai dengan cita-cita bangsa dan agama.
Nurwahidin Hakim, Firmansyah Dahlan, Rasyidah Jalil, Andi Heri Siswanto, Syahru Ramadhana Bandy
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 237-245; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3489

Abstract:
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh latihan Small Sided Games terhadap kemampuan passing pada siswa ekstrakulikuler futsal di SMKN 2 Palopo. Desain penelitian yang digunakan adalah “One-Grup PreTest-PostTest Design”dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian in adalah tes mengoper bola rendah dan data dianalisis menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan Small Sided Games memiliki pengaruh terhadap kemampuan passing, hal ini dapat dilihat dari rata-rata hasil Post-Test sebesar 6,2 lebih tinggi dari hasl rata-rata hasil Pre-Test sebesar 4,4. Artinya ada pengaruh latihan Small Sided Games terhadap kemampuan passing pada siswa yang mengikuti ekstrakulikuler futsal di SMKN 2 Palopo.
Febby Pratiwi, Chyntia Novita Kalalo, Syamsudin Syamsudin
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 31-41; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i01.3132

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan jasmani adaptif di SD Luar Biasa Negeri Anim-Ha Merauke 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Tempat penelitian yang dilaksanakan di halaman SDLB Negeri Anim-Ha Merauke. Subjek dalam penelitian ini adalah guru pendidikan jasmani SDLB Negeri Anim-Ha Merauke yang berjumlah 3 orang. Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner tertutup. Populasi dalam penelitian ini adalah 3 guru SDLB Negeri Anim-Ha Merauke. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling, yaitu Guru SDLB Negeri Anim-Ha Merauke. Kuesioner sebelumnya telah diujin cobakan di SDLB di Kabupaten Gunung kidul. Setelah valid dan reliabel maka kuesioner tersebut digunakan dalam penelitian ini.Hasil dari penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani di SDLB Negeri Anim-Ha Merauke dengan prosentase rata-rata 68,75, menunjukkan telah berjalan dengan cukup baik. Pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani yang baik tersebut dipengaruhi tiga indikator, yaitu perencanaan pembelajaran yang baik dengan persentase 62; proses pelaksanaan pembelajaran yang cukup baik dengan persentase 75; dan evaluasi pembelajaran yang cukup baik dengan persentase 69,44
Muhammad Shidiq Fajar, Firman Maulana, Bachtiar Bachtiar
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 4, pp 82-90; https://doi.org/10.35724/mjpes.v4i01.4015

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kelincahan kecepatan koordinasi dan keseimbangan terhadap dribbling futsal pada peserta ekstrakulikuler futsal SMPN 10 Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, populasi yang digunakan yaitu seluruh anggota ektrakulikuler futsal SMPN 10 Sukabumi dengan jumlah anggota populasi 20 orang dan teknik sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh dengan jumlah sampel seluruh anggota populasi karena jumlah kurang dari 100 orang. Teknik anasilis data menggunakkan bantuan software SPSS Versi 24. Hasil penelitian ini menunjukan tidak adanya hubungan yang signifikan antara kelicahan terhadap dribbling dengan nilai signifikan 0,723 > 0,05, kemudian hasil menunjukan tidak adanya hubungan yang signifikan antara kecepatan terhadap dribbling dengan nilai signifikan 0,613 > 0,05, selanjutnya hasil menunukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara koodinasi terhadap dribbling dengan nilai signifikan 0,131 < 0,05, serta hasil menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara keseimbangan terhadap dribbling dengan nilai signifikan 0,007 > 0,05, dan hasil menunjukan nilai signifikan F change 0,031 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kelincahan, kecepatan, koordinasi dan keseimbangan terhadap dribbling.
Y Touvan Juni Samodra
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 116-124; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3567

Abstract:
Kekuatan merupakan komponen dasar bagi atlet. Kekuatan togok merupakan pondasi bagian penting untuk keseimbangan dalam melakukan aktivitas olahraga. Kekuatan tungkai sebagai penopang tubuh juga merupakan bagian yang tidak kalah pening dengan togok Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kekuatan togok dan tungkai. Metode penelitian survey dengan melakukan tes dan pengukuran terhadap atlet anggar (21 atlet) dan tenis meja (13 atlet). Instrument tes menggunakan menggunakan leg and back dynamometer. Data dianalisis menggunakan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara kekuatan togok dan tungkai memili nila korelasi 0.786. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dimaknai bahwa ternyata kekuatan togok dan tungkai berkorelasi positif..
Guntur Yuli Satria, Pasha Erik Juntara, Africo Ramadhani
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 168-177; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3512

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana program pembinaan prestasi judo Kota Bandarlampung sehingga dapat menghasilkan juara yang dapat mewakili Provinsi Lampung pada event nasional dan dapat menjadi juara untuk mewakili Kota Bandarlampung pada event-event provinsi. Penelitian ini menggunakan model evaluasi Contexs, Input, Process, Product. Hasil penelitian evaluasi pembinaan prestasi dari segi contexs Input, Process, dan Product sudah berjalan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil Pekan Olahraga Provinsi tahun 2017 dimana cabang olahraga judo Kota Bandarlampung berhasil mendapatkan juara umum dan dapat mewakili Provinsi Lampung pada event-event nasional
Kamarudin Kamarudin, Raffly Henjilito
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 4, pp 102-112; https://doi.org/10.35724/mjpes.v4i01.4017

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar Pengaruh daya ledak otot tungkai dan kelincahan terhadap kemampuan kecepatan tendangan sabit atlet Putrea Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Provinsi Riau. Populasi dalam penelitian ini atlet Putera Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Provinsi Riau yang berjumlah 10 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling dengan Instrument Test Daya Ledak otot tungkai Test Stand Long Jump, Test Kelincahan Tes Zig-Zag Run, dan Test Kemampuan Tendangan Sabit Pencak Silat. Hasil penelian ini yaitu 1) kontribusi daya ledak otot tungkai (variable X1) terhadap tendangan sabit (variable Y) didapat rhitung < rtabel atau 0.679 > 0.666, maka tidak didapatkan nilai koofesien dari data tersebut dan memiliki kontribusi sebesar 46,10%. 2) kelincahan (variable X2) terhadap kemampuan tendangan sabit (varibel Y) didapat rhitung > rtabel atau 0.769 > 0.666, maka tidak didapatkan nilai koofesien dari data tersebut tetapi mempunyai nilai kontribusi sebesar 74,50% . 3) kontribusi daya ledak otot tungkai (variable X1) dan kelincahan (variable X2) terhadapkemampuan tendangan sabit (variable Y) didapat rhitung > rtabel atau 0.751 > 0.666. tidak didapatkannya nilai kofesien dari data tersebut dan mempunyai nilai kontribusi sebesar 74,50% dan 23,50% lagi dipengaruhi oleh faktor lain. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa ada beberapa variabel yang tidak terdapatnya signifikasi. Kekuatan otot tungkai dan kelincahan didapat kontribusi varibael X1, X2 ke Y Atlet pencak Silat Putera PPLP Provinsi Riau sebanyak 46,40% dan 53,60% lagi dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak sempat penulis lakukan pada penelitian ini.
Irfan Irfan, Kasman Kasman
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 178-192; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3526

Abstract:
Penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan Hight Intensity Interval Training (HIIT) terhadap peningkatan Vo2 Max pemain sepak bola STKIP Taman Siswa Bima. Dalam Penelitian ini akan digunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen. Untuk mendapatkan data yang valid pada post-tes dilakukan pengukuran sebanyak tiga kali. Sampel dalam penelitian ini adalah pemain sepak bola STKIP Taman Siswa Bima berjumlah 22 orang. Teknik analisis data dengan pengujian hipotesis menggunakan uji-t, digunakan untuk membandingkan antara dua variabel apakah signifikan atau tidak. Hasil penelitian latihan Hight Intensity Interval Training (Hiit) terhadap peningkatan VO2 MAX pemain sepak bola STKIP Taman Siswa Bima. Berdasarkan hasil analisis data bahwa t-hitung berjumlah 11,050 sedangkan t-tabel 2,086 dengan taraf signifikan 0,05% dengan demikian nilai t hitung > t tabel yang menunjukkan bahwa hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Maka dapat disimpulan bahwa terdapat pengaruh HIIT terhadap VO2 Max pemain sepak bola STKIP Taman Siswa Bima. Berdasarkan hasil perhitungan persentase diperoleh hasil bahwa peningkatan VO2 Max pemain sepak bola STKIP Taman Siswa Bima adalah berjumlah 7,26%.
Ella Fauziah, Edi Purnomo, Isti Dwi Puspita Wati
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 4, pp 9-19; https://doi.org/10.35724/mjpes.v4i01.3819

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Somatotype pada atlet Tarung Derajat Kalimantan Barat. Metode penelitian ini menggunakan metode survei dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah atlet sebanyak 30 orang memiliki karakteristik sampelnya yaitu: laki-laki dan perempuan, minimal kurata IV, sudah pernah mengikuti kejuaraan disemua event resmi, masih aktif di olahraga Tarung Derajat. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Tes dan Pengukuran dengan menggunakan Antropometri. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini meliputi skinfold calliper, timbangan, microtoice staturmeter, pita meter dan caliper geser serta lembar Tes Pengukuran Antropometri. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistic deskriptif dengan perhitungan menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe tubuh atlet Tarung Derajat terdiri dari: tipe tubuh central sebanyak 8 atlet (27%), endomorph sebanyak 3 atlet (10%), endomorph-mesomorph sebanyak 17 atlet (57%), mesomorph-ectomorph sebanyak 1 atlet (3%), dan ectomorph-endomorph sebanyak 1 atlet (3%). Dapat disimpulkan bahwa atlet Tarung Derajat memiliki tipe tubuh yang lebih dominan yaitu endomorph-mesomorph. Dengan kata lain pelatih dapat melakukan pengukuran antropometri untuk mengetahui tipe tubuh atlet agar sesuai dengan bidang spesialisasi yang ditekuni dan dapat membina atlet menuju prestasi
Rasyidah Jalil, Nurwahidin Hakim
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 68-77; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3484

Abstract:
Abstrak Penelitian ini temasuk jenis penelitian kuantitatif deskriptif, dengan metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei. Penelitian deskriptif merupakan jenis penelitian yang hanya ingin menggambarkan efek dari aktivitas fisik pada indeks massa tubuh (IMT), dalam penelitian ini terdapat satu variable bebas (independent variable) yaitu aktivitas fisik dan satu variable terikat (dependent variable) Indeks Massa Tubuh (IMT). Hasil deskriptif aktivitas fisik dengan mean 2.1333 dan std. deviasi 81931 dan IMT pada penelitian ini didapatkan mean 1.9000 dan std. deviasi 71197. aktivitas fisik dengan kategori rendah dengan hasil 8 subjek, sedang dengan hasil 10 subjek dan berat dengan hasil 12 subjek. Sedangkan hasil IMT menunjukkan dengan kategori kurus sebanyak 6 subjek, kategori normal 15 subjek, kategori gemuk 6 subjek dan kategori obesitas 0 subjek. Untuk aktivitas fisik dengan katergori rendah, menghasilkan IMT dengan kategori kurus sebanyak 3 subjek dan kategori gemuk sebanyak 5 subjek. Aktivitas fisik dengan kategori sedang, menghasilkan IMT kategori kurus sebanyak 5 subjek, IMT kategori normal sebanyak 4 subjek dan IMT kategori gemuk sebanyak 1 subjek. Aktivitas fisik dengan kategori berat, menhasilkan IMT kategori kurus 1 subjek dan IMT kategori normal 11 subjek. Aktifitas fisik mempunyai hubungan pada kondisi tubuh dengan pengukuran indeks massa tubuh (IMT).
Rahedin Suwo, Iyan Nurdiyan Haris, Rosti Rosti, Laode Maklum Sabrin, Jumaking Jumaking, Restika Apridila Yasin
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 60-67; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3479

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Pengaruh Metode Drill dan Pendekatan Bermain terhadap Forehand Drive Tenis Meja Mahasiswa Penjas USN Kolaka. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain “one groups pre-test-post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan jasmani yang berjumlah 135 Mahasiswa. Sedangkan sampelnya Angkatan 2020 dengan jumlah 34 mahasiswa. Teknik memilih sampel dari populasi yang tersedia yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Peningkatan penguasaan teknik Forehand Drive tenis meja mahasiswa Penjas USN Kolaka dapat di tingkatkan dengan menggunakan pendekatan drill maupun menggunakan pendekatan bermain. Aplikasi di lapangan belajar teknik dasar Forehand Drive menggunakan pendekatan drill lebih efektif dibandingkan dengan pendekatan bermain terhadap peningkatan penguasaan teknik Forehand Drive tenis meja mahasiswa Penjas USN Kolaka
Chyntia Novita Kalalo, M Fadli Dongoran, Syamsudin Syamsudin
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 259-265; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3726

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kontrol kecemasan dengan persiapan mental atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 Papua cabang olahraga Handball. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dimana jumlah sampel 23 atlet handball. Instrumen penelitian menggunakan instrumen The psychological Skills Inventory for Sport. Instrumen dinyatakan layak dan valid untuk mengukur keterampilan psikologis individu dalam olahraga. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Correlastion Product Moment dengan bantuan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol kecemasan memiliki hubungan dengan persiapan mental atlet handball dimana nilai p=0.000
Ewan Irawan, Rabwan Satriawan, Khairul Amar
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 3, pp 77-88; https://doi.org/10.35724/mjpes.v3i02.3545

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan permainan tradisional tapa gala untuk meningkatkan imunitas tubuh siswa di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan pre-eksperimantal designs dengan bentuk one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian ini adalah siswa kels V SDN Sumi 1 sebanyak 18 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan tes praktek atau perbuatan dan pengukuran, yang diawali dengan pretest dengan instrumen menggunakan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk usia anak 10-12 tahun, setelah diberikan pretest kemudian siswa diberikan perlakuan berupa pembelajaran permainan tradisional tapa gala setlah mendapatkan perlakuan siswa diberikan postest berupa tes yang sama dengan pretest yaitu tes TKJI. Teknik analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesegaran jasmani siswa kelas V SDN Sumi 1 setelah mendapatkan pembelajaran dengan permainan tradisional tapa gala meningkat sebesar 10,48% dari saat pretest. Analisis uji-t menunjukkan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel, hal ini mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pre test dan post test, sehingga hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan kesegaran jasmani siswa kelas V SDN Sumi 1 setelah diberikan pembelajaran melalui permainan tapa gala. Pada saat pre test besarnya rata-rata adalah sebesar 13,83 dan nilai rata-rata untuk data post test adalah sebesar 15,28. Hasil ini menunjukkan tingkat imunitas tubuh siswa kelas V SDN Sumi 1 setelah belajar dengan permainan tradisional tapa gala meningkat sebesar 1,45 atau sebesar 10,48% dari saat pre test. Dalam hal ini dapat dikatakan peningkatan kesegaran jasmani siswa setelah pembelajaran dilaksanakan melalui permainan tapa gala adalah sebesar 10,48%. Simpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa setelah pembelajaran dengan permainan tradisional tapa gala terdapat peningkatan imunitas tubus siswa melalui permainan tradisional tapa gala siswa kelas V SDN Sumi 1
Alexander Ohoiwutun
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 77-89; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i02.2830

Abstract:
Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh latihan lari dengan karet beban terhadap kecepatan lari 100-meter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah One-Group Pretest-Posttes design, dengan jumlah sampel sebanyak 15. Hasil penelitian nilai sig hitung data pretest dan posttest adalah 0.000 artinya kecil daripada 0,05 maka, disimpulkan ada pengaruhnya latihan dengan berlari menggunakan karet beban terhadap kecepatan berlari jarak pendek 100-meter yaitu nilai t hitung sebesar -15. 965 sedangkan t tabel sebesar 1.761 dan perhitungan yang dilakukan nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (-15.965 < 1.761).
Deni Mudian, Aris Risyanto
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 68-76; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i02.2821

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Latihan Satu Sentuhan Diam Dan Bergerak Terhadap Peningkatan Passing Bawah Permainan Futsal. Metode yang digunakan eksperimen dengan membandingkan dua jenis latihan. Populasi dan sampel penelitian ini berjumlah 30 orang.Berdasarkan hasil penghitungan dengan menggunakan Uji t didapatkan hasil kelompok A diperoleh nilai t: thitung = 2,50 dan ttabe1 = 1,70, pada taraf nyata α = 0,05 dengan dk =14 ini berarti thitung lebih besar dari ttabe1 dapat disimpulkan Ho ditolak dan menerima Ha, yang berarti Latihan satu sentuhan diam memberikan pengaruh yang signifikan terhadap passing pada klub Futsal ‘Alamy Subang.Sedangkan kelompok B diperoleh thitung = 2,10 dan ttabe1 = 1,70, pada taraf nyata α = 0,05 dengan dk =14 ini berarti thitung lebih besar dari ttabe1 dapat disimpulkan Ho ditolak dan menerima Ha, yang berarti Latihan satu bergerak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap passing pada klub Futsal ‘Alamy Subang.Berdasakan penghitungan data dan analisis data, penulis mengambil kesimpulan latihan satu sentuhan diam dan latihan satu sentuhan bergerak sama-sam memberikan pengaruh yang signifikan terhadap passing dalam permainan futsal klub Futsal ‘Alamy Subang, tetapi latihan satu sentuhan diam memberikan pengaruh yang lebih berarti dibandingkan dengan latihan satu sentuhan bergerak.
Alchonity Koni Harika Fitri
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 61-67; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i02.2705

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya bahan ajar berupa alat peraga pada mata kuliah Anatomi materi sistem pencernaan pada manusia, untuk itu perlu dikembangkannya alat peraga khususnya alat peraga sistem pencernaan pada manusia guna memperlancar berlangsungnya proses perkuliahan. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan alat peraga system pencernaan pada manusia dengan kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian reseach and development (penelitian dan pengembangan) dengan menggunakan model pengembangan 4-D (four D), yang terdiri dari 4 tahap yaitu: define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan desseminate (penyebaran). Dari 4 tahap tersebut penulis hanya mengembangkan sampai pada tahap pengembangan. Penilaian alat peraga menggunakan lembar validasi yang diberikan kepada tenaga validator, lembar praktikalitas yang diberikan kepada praktisi, dan soal pretest yang diberikan kepada mahasiswa Penjaskesrek, guna melihat efektifitas alat peraga.Hasil pengembangan alat peraga sistem pencernaan pada manusia menggunakan model 4-D pada tahap validasi mendapatkan hasil 78,3% yang berarti valid, artinya alat peraga mempunyai ketepatan sehingga layak digunakan dalam pembelajaran. Pada tahap praktikalitas mendapatkan hasil 82,6% yang berarti sangat praktis, artinya alat peraga tersebut dapat digunakan dengan mudah oleh dosen dan mahasiswa. Tahap efektifitas mendapatkan persentase peningkatan hasil belajar siswa 84.73% yang berarti sangat efektif, artinya alat peraga tersebut dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Berdasarkan data hasil pengembangan alat peraga tersebut maka dapat disimpulkan bahwa alat peraga ini valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran dan dengan menggunakan alat peraga tersebut dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa
Taufik Hidayat
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 43-53; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i02.2520

Abstract:
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran tolak peluru gaya menyamping melalui penerapan metode kooperatif tipe STAD. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan masing-masing siklus terdapat dua pertemuan. Pelaksanaan penelitian dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada mata pelajaran PJOK ini meliputi: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Pengamatan, dan (4) Refleksi. Dengan subyek siswa kelas VII A Mts Al Munawwarh Merauke yang berjulah 21 siswa, yang terdiri dari 8 siswa putra dan 13 siswa putri. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar tolak peluru gaya menyamping dengan metode kooperatif tipe STAD berdampak positif hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa pada tiap siklus mengalami peningkatan, yaitu pada siklus I rata-rata ketuntasan belajar yaitu sebesar 56 dengan ketuntasan 43% yang berada pada kategori cukup baik, sedangkan pada siklus II rata-rata ketuntasan belajar yaitu sebesar 74 dengan ketuntasan 90% yang berada pada kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD dapat digunakan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PJOK.
Muhammad Ismail, Hendra Jondry Hiskya
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 54-60; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i02.2732

Abstract:
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil pembelajaran tolak peluru gaya menyamping melalui penerapan metode kooperatif tipe STAD. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII A Mts Al Munawaroh Merauke yang berjulah 21 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar tolak peluru gaya menyamping dengan metode kooperatif tipe STAD berdampak positif hal ini terlihat pada siklus I rata-rata ketuntasan belajar yaitu sebesar 56 dengan ketuntasan 43% yang berada pada kategori cukup baik, sedangkan pada siklus II rata-rata ketuntasan belajar yaitu sebesar 74 dengan ketuntasan 90% yang berada pada kategori baik.
Jori Lahinda
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 91-100; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i01.2076

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui seberapa besar Kontribusi yang positif antara daya ledak otot tungkai, kelantukan pergelangan tangan, kelentukan togok dengan kemampuan jump service. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif. Berdasarkan hasil perhitungan uji Anova SPSS Coefficients ternyata hasil persamaan regresi linier ganda antara daya ledak otot tungkai (X1) kelentukan togok belakang (X2) dan kekuatan otot lengan (X3) secara bersama-sama dengan kemampuan Jump Servis (Y) yakni a + b1X1 + b2X2 = -8,547 +0.587X1 + 0,559X2, hal ini dapat memberikan makna apabila ada peningkatan pada daya ledak otot tungkai, kelentukan togok belakang dan kekuatan otot lengan secara bersama-sama akan diikuti peningkatan kemampuan Jump Servis pada bertambah sebesar 0,587 dan 0,559 satuan. perhitungan uji F diperoleh nilai F hitung sebesar 1673,564 lebih besar dan F tabel sebesar 4,17 atau dengan kata lain = 448,085 > (Ftab) 4,17; maka Ho ditolak dan menerima Ha yang menyatakan bahwa variabel kelentukan pergelangan tangan dan kemampuan otot lengan secara bersama-sama dapat mempengaruhi kemampuan Jump Servis pada mahasiswa penjas angkatan 2018/2019.
Andi Muhammad Fadlih
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 68-76; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i01.2072

Abstract:
Penelitian minat dan motivasi peserta didik tunarungu terhadap mata pelajaran pendidikan jasmani dan olahraga kesehtan bertujuan untuk memecahkan masalah dan untuk mendapatkan jawaban seberapa besar minat siswa terhadap olahraga dan kesehatan Pendidikan jasmani adalah persentase dari setiap variabel. Serta menjadi jawaban untuk masalah diskriminasi bagi para penyandang cacat di dunia olahraga dan kesehatan. Variabel penelitian ini adalah Minat, motivasi, dan pendidikan jasmani, dengan menggunakan populasi dan sampel adalah peseta didik tunarungu di Tingkat SLB Pembina Provinsi Sulawesi Selatan, dengan metode sampel total atau sampel populasi, yang mengambil total populasi, yaitu 12 siswa tunarungu. Berdasarkan analisis data, minat dan motivasi siswa tuna rungu di SLB Tinkat Pembina, Provinsi Sulawesi Selatan dikategorikan cukup baik, yaitu persentase minat dan motivasi yang dicapai kuesioner (58,1%), yang dipengaruhi oleh sumber daya guru yang baik dan fasilitas yang memadai
Dilli Dwi Kuswoyo
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 86-90; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i01.2075

Abstract:
Beberapa kendala kemampuan dan kekurangannya pada mahasiswa putra dalam bermain sepak bola yaitu: belum memahami secara utuh tentng dan cara lemparan kedalam dan mengumpan kurang akurat, serta kerja sama tim belum terlalu di kuasai pada kemampuan dasar yang baik dalam bermain sepak bola. Penelitian ini memiliki tujuan yakni untuk mengetahui tingkat kemampuan dasar bermain sepak bola mahasiswa putra Universitas Musamus, Merauke tahun akademik 2018-2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survei dan teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik tes kemampuan. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa putra tahun akademik 2018-2019 yang berjumlah 115 orang dan sampel dari penelitian ini berjumlah 24 orang, daerah Merauke-Papua. Dalam menganalisa data, menggunakan teknik analisa deskriptif dengan metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan dasar bermain sepak bola mahasiswa putra PENJASKESREK, Universitas Musamus, Merauke tahun akademik 2018-2019 yaitu; sangat baik 4.4%, baik 29.6%,41% sedang, 11.2% kurang, dan 13.8% sangat kurang.
Pulung Riyanto
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 59-67; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i01.2069

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran jigsaw terhadap pengingkatan kemampuan drible bola basket. Model penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pre test post test desaign. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIII. Hasil penelitian menujukan bahwa moel pembelajaran jigsaw dapat meingkatkan hasil drible dalam permainan bola basket. Peningkatakan ini dilandaskan pada model pembelajaran kooperatif Jigsaw, dimana setiap siswa menjadi anggota kelompok asal (home group) dan juga sebagai kelompok ahli (expert group) Siswa dalam kelompok ahli bertanggung jawab terhadap penguasaan materi yang menjadi bagian yang dipelajari dan berkewajiban mengajarkan kepada siswa lain dalam kelompoknya. Selain itu, siswa bekerja dengan sesama siswa dalam suasana kooperatif dan mempunya banyak kesempatan untuk mengolah informasi dan meningkatkan keterampilan berkomunikasi Dengan asumsi ini maka hasil drible dalam permainan bola basket akan meningkat, hal ini di tunjukan dengan hasil penghitungan uji-t diperoleh nilai t-hitung sebesar 6,31.
Arifin Ika Nugroho
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 2, pp 77-85; https://doi.org/10.35724/mjpes.v2i01.2074

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Sumber belajar berbasis adobe flas CS 6 terkait materi permainan softball bagi mahasiswa PJKR UNMUS. Metode yang di terapkan dalam penelitian ini adalah quasi experiment. Total subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 15 mahasiswa PJKR UNMUS semester 4. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t dependent, yaitu sebuah Teknik analisis yang berusaha membandingkan data nilai ujian materi Softball sebelum dan sesudah subjek diberi materi multimedia dan dijelaskan. Dalam paired samples t test, t tabel dapat diketahui dengan melihat tabel t pada df= N-1 tingkat kesalahan 5%. berdasarkan tabel paired samples test di atas dapat diketahui bahwa t hitung data antara hasil pretest dengan hasil posttest adalah sebesar 2,356 sehingga dapat diketahui bahwa t hitung lebih besar dari t tabel= (2,356>1.7708). Berdasarkan perbandingan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa, Ha atau hipotesis alternative satu yang menyatakan bahwa: terdapat pengaruh sumber belajar dasar gerak softball berbasis multimedia terhadap mahasiswa PJKR Universitas Musamus Merauke
Hendra Jondry Hiskya
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 1, pp 20-30; https://doi.org/10.35724/mjpes.v1i1.1097

Abstract:
Abstrak: Adapun tujuan dilaksanakan penelitian oleh penulis adalah untuk mengetahuiHubungan Antara Kekuatan Otot Tungkai Kaki Terhadap Kemampuan Vertikal Jump padaPemain Bola Voli Putri Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Musamus Merauke. Jumlahmahasiswa yang dijadikan sebagai sampel adalah sebanyak 15 orang dengan menggunakan totalsampling. Penelitian yang dilakukan dengan metode analisis data uji korelasi denganmenggunakan (1) rumus product moment yang dikembangkan oleh Sutrisno Hadi, (2) ujisiknifikasi. Data yang diambil dilakukan melalui tes kemudian diuji kebenarannya dengan tabelsiknifikasi pada derajat kebebasan 13 pada taraf siknifikasi 5% (0,533). Didasarkan pada hasilpengujian dan pembahasan diketahui bahwa Rata–rata kekuatan otot tungkai kaki 39,3 Kg danrata–rata kemampuan vertikal jump adalah 44,93 Cm, ini menunjukkan bahwa kenaikan variabelx (kekuatan otot tungkai kaki) akan dihasilkan kenaikan variabel y (kemampuan vertikal jump).Setelah dianalisa diperoleh rhitung sebesar 0.949 sedangkan rtabel pada 13 Maka r hitung > padataraf signifikan 5% =0,553 pada (Ho) ditolak dan (Ha) diterima, jadi penelitian antara kekuatanotot tungkai kaki terhadap kemampuan vertikal jump pada pemain bola voli putri Unit KegiatanMahasiswa Universitas Musamus Merauke tahun akademik 2012/2013 diterima dan signifikandengan kategori sangat tinggi dan kuat.Kata Kunci : Kekuatan Otot Tungkai, Vertikal Jump
Adi Sumarsono, Emanuel Lewar, Carolus Wasa
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 1, pp 31-40; https://doi.org/10.35724/mjpes.v1i1.1098

Abstract:
Abstrak: Tujuan penelitian ini mengetahui 1) implementasi penilaian autentik dalampembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) sesuai dengan standartpenilaian di MTs se kotaMerauke. 2) Kendala guru mengimplementasikan penilaian autentikdalam pelajaran PJOK di MTs se Kota Merauke. Penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif kuantitatif. Jumlah subyek dalam penelitian ini sebanyak 12 guru. Instrumen yangdigunakan dalam penelitian ini adalah angket serta wawancara terstruktur. Teknik analisisdata yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik-deskriptif dalam bentuk persentase.Hasil penelitian ini menunjukkan hasil bahwa:1) guru PJOK di MTs se kota Merauke sudahmengimplementasikan penilaian autentik dengan kategori baik, hal ini didukung pendapatsiswa sebagai konfirmator pada kategori sangat baik. Implementasi penilaian autentik secararinci dari aspek perencanaan dan pelaporan kategori baik, aspek pelaksanaan masih kategoricukub baik. Sedangkan aspek penilaian pengetahuan, aspek penilaian sikap dan aspekpenilaian keterampilan masuk dalam kategori baik 2) kendala guru PJOK dalammengimplementasikan penilaian autentik dalam pembelajarannya adalah waktu yang terbatas,biaya yang lebih banyak, banyaknya komponen/kriteria dalam penilaian autentik, kurangnyamotivasi dalam mengikuti pembelajaran yang inovatif dangen penilaian autentik serta saranayang dimiliki sekolah yang masih belum maksimal (masih terbatas).Kata Kunci: penilaian autentik, PJOK MTs
Ahmad Badawi, Indra Fitriyatno, Afif Khoirul Hidayat
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES), Volume 1, pp 1-11; https://doi.org/10.35724/mjpes.v1i1.1096

Abstract:
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan alatpembelajaran running jet resistance yang dapat digunakan untuk meningkatkan motivasisiswa Sekolah Dasar Wasur mengikuti pebelajaran pendidikan jasmani. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah research and development. Subjek dalam penelitian iniadalah sebanyak 54 siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalahteknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Pada metode research and development teknikanalisis kualitatif berupa penilaian, kritik, serta saran yang dikemukakan oleh ahli pendidikanak, sedangkan teknik analisis kuantitatif dalam penelitian ini berupa analisis terhadap nilaijawaban pertanyaan yang diberikan oleh anak Suku Marind sebagai subjek penelitian.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa alat pembelajaran running jet resistancememiliki kualitas yang sangat baik. Hal tersebut dibuktikan dengan diperolehnya skormotivasi siswa mempelajari lari sprint adalah 91.43% sangat baik, 5.71% baik, 2.86% cukupdan 0% tidak baik, serta rerata persentase skor penilaian kualitas produk alat pembelajaranrunning jet resistance sebesar 98.54%.Kata Kunci: Model, Running, Jet, Resistance, Sprint
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top