Refine Search

New Search

Results in Journal Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta: 256

(searched for: journal_id:(2022579))
Page of 6
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Aris Sandi, Muslim Mahardika, Sukmaji Indro Cahyono, Urip Agus Salim, Juan Pratama, Budi Arifvianto
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.454

Abstract:
Keunggulan 3D printingstereolithography (SLA) dalam mencetak spesimen dengan geometri yang komplek dan kekasaran permukaan yang rendah menjadikan teknologi ini semakin banyak digunakan di berbagai bidang. Terlepas dari keunggulan yang dimiliki, sifat mekanis spesimen hasil cetak SLA yang rendah menjadi salah satu kekurangan utamanya. Dari beberapa penelitian telah dilakukan pengujian mekanis yang menunjukkan bahwa parameter cetak mempengaruhi sifat mekanis spesimen hasil cetak. Pada penelitian ini, pengaruh variasi parameter cetak dan post process pada kekerasan spesimen hasil cetak 3D printer SLA diteliti. Variasi parameter cetak pada penelitian ini antara lain buildorientation (0o dan 90o), layer thickness (0,05, 0,1, 0,15, dan 0,2 mm), dan curing time (10, 20, 30, dan 40 menit). Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter cetak dan post process terbukti mempengaruhi tingkat kekerasan spesimen hasil cetak. Tingkat kekerasan tertinggi yang bernilai 87,9 Shore D didapatkan pada variasi build orientation 0° dengan layer thickness 0,05 mm dan curing time 40 menit.
Lies Banowati Banowati, Kresna Adhy Putra, Ruslan Abdul Ghani
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.470

Abstract:
The uses of natural fiber in composite structures have increased recently. These fibers are considered ‘green’ and foreseen as an alternative fiber substitute in the furture. The aim of the research is to obtain the mechanical characteristics of the hybrid thermosetting composites with bamboo-E-Glass fiber reinforcements by using epoxy as matrix. The fibers were arranged to make a unidirectional 0° and bidirectional (0°/90°). Composite manufacturing method used hand lay-up and vacuum bagging. Tensile test conducted according to standard size ASTM D3039, and the results were analyzed using two parameters Weibull distribution. The results showed that the hybrid thermosetting bamboo-E-Glass composites have potentials to be made as quadcopter frame structures.
Nopi Ramsari, Arif Ginanjar
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.472

Abstract:
Ketika bisnis atau startup terus berkembang, maka kebutuhan server menjadi suatu kebutuhan dalam melengkapi kebutuhan bisnis di era digital. Server menjadi bagian penting untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan penyedia layanan pada bisnis. Karena server sebagai mesin penyedia layanan, tentunya server dituntut untuk senantiasa mampu menyediakan layanan tanpa mengalami kendala pada infastruktur server web service. Oleh karena itu perlu dirancang dan dibangun Infrastruktur server yang baik sehingga dapat menghasilkan suatu sistem dengan tingkat reliabilitas dan availability tinggi atau dikenal dengan sebutan high availability server. Dalam membangun Infrastruktur server tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit, oleh karena itu salah satu solusi dalam merancang dan membangun sebuah infrastruktur server yang high availability server adalah dengan menggunakan Teknologi cloud computing. Cloud Computing merupakan model pemberian layanan teknologi informasi untuk pengguna secara fleksibel dengan server virtual, skalabilitas besar, dan manajemen layanan. Layanan teknologi informasi ini dapat digunakan oleh organisasi untuk mempermudah menjalankan proses bisnisnya, dengan menggunakan Cloud Computing, kita dapat mengakses data atau program dimana saja, kapan saja, dan dengan perangkat apapun. Adapun salah satu penyedia layanan dari cloud computing ini adalah Google Cloud Platform (GCP). Infrastruktur server yang akan dibangun pada penelitian ini menggunakan produk Compute Engine, Cloud SQL, Cloud Storage, dan Container Registry yang ada pada Teknologi Google Cloud Platform (GCP) dan menerapkan fitur autohealing, multiple zones, load balancing, autoscaling, automatic updating, dan failover sebagai metode untuk menjaga tingkat reliabilitas dan availability dari infrastruktur server yang akan dirancang dan dibangun. Infrastruktur server yang dibangun diharapkan mampu menghasilkan suatu sistem dengan tingkat reliabilitas dan availability tinggi hingga menghasilkan sistem yang mampu mendekati zero downtime.
Salsyabila Vidia Nur Afni, Esi Putri Silmina
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.451

Abstract:
One of the government's attempts to break the COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) chain was vaccination. Achieving the herd imunity is the main goal of vaccinating to control the COVID-19 pandemic. The Sinovac Vaccine and the Moderna Vaccine are examples of a type of inactivation vaccine. Indonesia's role in expressing and responding to the controversy often leads to public services used as materials to analyze who produced the data in support of the decision to compare the Sinovac type vaccine with the Moderna type vaccine. The purpose of the study is to see how people respond to vaccination with the various kinds of vaccines such as those taken in the study, the Moderna Vaccine type and the Sinovac Vaccine and the perceived value of sentiment analysis on the two vaccines. The method used in the study using the Naive Bayes Classification Method. The results from the study indicate that the Twitter users’sThe results from the study indicate that the Twitter users' twitter Sentiments Analysis with a positive testing of the Sinovacis larger than the Moderna Vaccine, which is 367 for the Sinovac Vaccine and 144 for the Moderna Vaccine.
Lies Banowati, Muhammad Yudhistira, Herry Hartopo
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.465

Abstract:
Seiring dengan perkembangan dunia industri saat ini, kebutuhan material untuk sebuah produk bertambah pesat. Para ilmuwan berlomba-lomba untuk menciptakan material baru yang lebih ringan, tahan korosi, dan lebih ekonomis dari logam. Komposit sandwich merupakan jenis komposit struktur yang dikembangkan dan digunakan dalam dunia industri pesawat terbang. Komposit sandwich adalah material komposit yang terdiri dari dua buah skin dimana diantara dua skin tersebut terdapat core. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kekuatan bending komposit hybridsandwich serat Rami-E-glass yang sudah dilakukan treatment alkali dengan orientasi arah serat Undirectional (0°) dan matriks Epoxy Bakelite EPR 174 dengan variasi ketebalan core ukuran 3 mm, 5 mm, dan 8 mm menggunakan metode manufaktur hand lay-up dan vacuum bagging. Pengujian bending mengacu pada standar ASTM C 393 dan ASTM D 792 untuk pengujian densitas. Hasil dari analisis pengujian bending komposit hybrid sandwich Rami-E-glass/EpoxyUndirectional (0°) dengan variasi ketebalan core ukuran 3 mm, 5 mm, dan 8 mm menunjukkan kekuatan bendingcore kayu balsa 3 mm rata-rata 89,55 MPa, dengan core kayu balsa 5 mm rata-rata sebesar 100,55 MPa, dengan core kayu balsa 8 mm rata-rata 51,49, dan densitas komposit rata-rata sebesar 0,726 gr/cm3.
Muhammad Dahlan, Arfandi Ahmad, A Pawennari, Widya Alimuddin
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.443

Abstract:
SPDN atau Dolar Packed Dealer Nelayan merupakan bentuk pengembangan dengan menggunakan mobil tangka BBM berkapasitas 10 KL sehingga dapat menjangkau lebih banyak wilayah Pelabuhan kecil. Pada pelaksanaan penjualan bahan bakar solar di SPDN Baji Pamai Maros sering terjadi penurunan dan kenaikan permintaan bahan bakar solar yang mengakibatkan perusahaan sulit untuk menetukan tingkat dan jumlah penjualan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan tingkat dan jumlah biaya persediaan bahan bakar solar yang optimal pada SPDN Baji Pamai Maros. Data penelitian ini diperoleh dari permintaan dan persediaan bahan bakar solar selama satu tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan model probabilistik SPDN Baji Pamai Maros mampu mengiptimalkan biaya persediaan seniali Rp. 2.722.835.390,8 dari biaya persediaan atau sebesar 49.554 liter dengan menggunakan metode perusahaan sebelumnya senilai Rp. 2.746.650.257,6 sehingga dengan menggunakan metode probabilistik biaya persediaan dapat dioptimalkan senilai Rp. 23.814.866,8.
Arif Fajri, Riani Nurdin, Prasidananto Nur Santoso
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.474

Abstract:
CV. Mega Jaya Logam merupakan salah satu perusahaan industri yang bergerak pada bidang pengecoran logam (Aluminium, Besi, dan Baja) yang sebagian besar proses produksinya menggunakan mesin, manusia dan peralatan serta area yang memiliki potensi bahaya yang tinggi bagi tenaga kerja apabila tidak dilakukan pengendalian. Penelitian ini dilakukan untuk mengindentifikasi hazard atau bahaya yang bisa saja terjadi, menilai risikonya, dan akhirnya dapat melakukan pengendalian terhadap risiko bahaya dengan menggunakan sistematika HIRARC(Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control). Hasil penelitian menunjukan pada penilaian risiko terdapat 96 jenis bahaya dengan tingkat risiko dari yang tertinggi sampai dengan terendah pada bagian produksi yaitu, terdapat 3 jenis bahaya dengan pengklasifikasian tingkat risiko “Extreme Risk”, terdapat 66 jenis bahaya dengan pengklasifikasian tingkat “High Risk”, terdapat 23 jenis risiko dengan pengklasifikasian tingkat “Moderate Risk”, terdapat 4 jenis risiko dengan pengklasifikasian tingkat “Low Risk”. Pengendalian bahaya yang diusulkan adalah melakukan sosialisasi secara rutin mengenai K3 terkait potensi bahaya dan risiko untuk mengurangi terjadinya kecelakaan kerja, serta menyesuaikan APD yang digunakan dengan jenis pekerjaan yang dilakukan.
Cindy Caroline, Ibnu Abdul Rosid
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.458

Abstract:
Dalam pengelolaan produk pupuk dan non-pupuk di PT Petrokimia Gresik, salah satu elemen terpentingnya adalah pengelolaan bahan baku yang didukung oleh utilitas berupa mesin penukar panas (Heat exchanger). Keberhasilan selama rangkaian proses produksi pupuk di Petrokimia Gresik didukung oleh peranan dari heat exchanger. Agar dapat mendukung operasional suatu unit produksi dan memperoleh hasil yang diharapkan, maka heat exchanger harus berada dalam performa terbaiknya. Karakteristik dalam menentukan performa dari kinerja suatu heat exchanger dapat dilihat dari keefektivannya dalam menukar panas.Pengolahan data menggunakan metode Log Mean Temperature Difference (LMTD), dengan membandingkan temperatur fluida disetiap akhir perpindahan panas. Pendekatan menggunakan metode LMTD dapat digunakan jika diketahui temperatur fluid saat masuk dan keluar, sehingga dapat ditentukan koefisien dari perpindahan panas. Evaluasi heat exchanger menggunakan metode LMTD meliputi fouling factor (Rd), dan penurunan tekanan (ΔP). Analisa kinerja heat exchanger dilakukan dengan metode (LMTD), memperoleh hasil dengan nilai untuk koefisien perpindahan kalor keseluruhan (Ud) sebesar 0,018, koefisien perpindahan kalor menyeluruh (Uc) sebesar 0,068 , Faktor Pengotoran (fouling factor/Rd) sebesar 40,32 , serta pressure drop (ΔP) pada sisi shell sebesar 0,16 kPa dan pada sisi tube sebesar 1,56 kPa, dengan efisiensi dari efektifitas heat exchanger (ɳ) sebesar 96%.Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata nilai yang dihasilkan masih berada pada batas nilai yang diizinkan, kecuali pada perhitungan pressure drop (ΔP) sisi shell yang memiliki nilai 8% lebih besar dari nilai yang diizinkan. Hal ini menunjukan jika heat exchanger masih layak dioperasikan tapi membutuhkan perawatan pembersihan.
Yulia Angelia, Riani Nurdin, Marni Astuti
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.462

Abstract:
Pandemi covid-19 mengubah banyak hal, tidak terkecuali dalam dunia penerbangan dan hal-hal yang berkaitan dengan operasional bandar udara, termasuk diantaranya Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Perubahan karena pandemi covid-19 terlihat cukup jelas ketika penumpang yang akan menggunakan jasa penerbangan harus membawa surat kesehatan. Ketika penumpang melakukan validasi surat kesehatan pada bagian server validasi di Bandar Udara Internasional Yogyakarta sering terjadi permasalahan dalam pelayanan yaitu penumpukan (antrian) penumpang yang disebabkan oleh jumlah fasilitas server validasi tidak mencukupi untuk melayani penumpang yang datang bersamaan. Digunakan model antrian untuk menganalisis jumlah server yang optimal. Dari hasil analisis maka jumlah server pelayanan yang harus disediakan setiap periodenya adalah sebanyak 3 (tiga) server. Sebab apabila jumlah server lebih besar dari 3 server akan mengakibatkan waktu menunggu penumpang semakin kecil tetapi prosentase waktu menganggur server pelayanan justru lebih besar. Apabila jumlah server lebih kecil dari 3 akan mengakibatkan waktu menunggu penumpang semakin besar dan prosentase waktu menganggur server pelayanan tidak terhingga.
D Efita Ningsi Husen, Danur Wijayanto
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.450

Abstract:
The Job Management System is a system that can make easier for Directors to monitor their completing tasks/projects employees. The application of Job Management at the SIRS Unit of the Muhammadiyah Lamongan Hospital is still done manually. Actually this is not a big thing, but it can affect the efficiency and effectiveness of employees in terms of collecting tasks/projects assigned by the project leader. In addition, the director as the highest leader at Muhammadiyah Lamongan Hospital also has to wait for a report from the project chairman to be able to get the final results of the project that is being worked on. For this reason, a web-based work management system was created using the waterfall method, Laravel 8.0 Framework, and MySQL database. The purpose of this system is to help the Director to be able to monitor the progress of a project carried out by employees in each unit. In addition, this system can assist the project leader in monitoring the progress of the project given by the Director. And the benefits that employees get are that they don't have to wait for offline meetings or regular meetings to collect tasks that have been done. This system also supports project team members to improve effectiveness, time efficiency, and quality of work.
Lies Banowati, Muhammad Firdaus, Herry Hartopo
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.464

Abstract:
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kekuatan sifat mekanik dan fisik komposit sandwich carbon fiber core kayu balsa dengan variasi jumlah layer skin (2, 4, dan 6 layer), orientasi serat (0°/90°) dan ketebalan core 5 mm. Matriks yang digunakan adalah resin epoxy bakelite EPR 174 dan manufaktur komposit menggunakan metode hand lay-up dan vacuum bagging, dimana standar spesimen yang digunakan mengacu pada ASTM D790 untuk pengujian bending dan ASTM D6110 untuk pengujian impact charpy. Dari hasil pengujian diketahui bahwa nilai kekuatan bending rata-rata tertinggi terdapat pada komposit sandwich dengan 2 layer skin yaitu 94 MPa. Sedangkan untuk nilai kekuatan impact rata-rata tertinggi terdapat pada komposit sandwich 6 layer skin yaitu 14,22 J/cm2. Kemudian diuji juga densitas dari komposit sandwichcarbonfibercore kayu balsa yaitu sebesar 0,56 g/cm3.
Lies Banowati, Rifqi Haj, Djoko Sartono
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.473

Abstract:
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam industri telah mendorong peningkatan dalam permintaan terhadap material komposit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposit mana yang lebih ringan, kuat dan juga mempunyai sifat termal yang baik untuk pembuatan ribs pesawat AerO-73K dan mengtahui kekuatan tarik dan bending sandiwch serat Carbon/Epoksi vs E-glass/Epoksi dengan mennggunakan serta dengan Metoda yang digunakan adalah menggabungkan hand lay-up dan vacuum bag.Hasil dari analisis pengujian dapat diketahui bahwa nilai kekuatan tensile dan bending maksimum dengan arah serat , rata-rata kekuatan tensile komposit serat E-glass/Epoksi sebesar 147,493 MPa dan Carbon/Epoksi 452,949 MPa, sedangkan nilai rata-rata untuk kekuatan bending komposit sandwich dengan menggunakan core EPS, XPS, Kayu Balsa serat Carbon/Epoksi lebih kuat yaitu sebesar 43,721 MPa dibandingkan dengan komposit sandwich dengan menggunakan core EPS, XPS, Kayu Balsa serat E-glass/Epoksi yaitu sebesar 36,680 MPa.
Prytha Virgiawan Lesalli
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.461

Abstract:
Preliminary design merupakan langkah yang dilakukan untuk merancang pesawat udara, sebelum dilakukanya detail design dan analisis lebih lanjut. UAV (Unmanned Aerial Vehicle) Surveillance dan Mapping umumnya digunakan untuk memantau serta memetakan suatu wilayah dengan berbagai macam tujuan. Perancangan awal pesawat UAV ini dilakukan untuk menentukan wing loading, power weight ratio serta untuk mencari nilai luas sayap dan power motor yang diperlukan untuk menunjang UAV secara analitik yang menggunakan 3 motor dengan kemampuan take-off dan landing secara vertical serta motor dapat melakukan tilting supaya pesawat dapat melaju secara horizontal dengan kecepatan cruise 16 m/s dan kecepatan maksimal 24 m/s. Mencari nilai massa dan titik pusat massa airframe UAV dengan memasukan properti beberapa material berupa massa jenis pada komponen-komponen airframe menggunakan software CATIA V5, hasil analisis massa airframe menggunakan CATIA digabungkan dengan komponen-komponen UAV yang lain sehingga didapatkan massa total dan titik pusat massa UAV. Didapatkan massa total 6165 gr, luas sayap 0,575 m2, power requirement 395W, serta pusat massa sebesar 141.183mm dibelakan leading edge chord root.
Febryan Akhdani, Danur Wijayanto
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.449

Abstract:
A management system is a set of policies, processes, and procedures used by an organization to ensure that the system can fulfill the tasks required to achieve its objectives. With this system, the company can make it easier for the management of a task/project that is being done by the employee/employee. In the SIRS Unit at Lamongan Muhammadiyah Hospital, the implementation of Work Management is still done manually, namely by holding monthly meetings held at the beginning of the month which can affect the efficiency and effectiveness of employees in terms of collecting/reporting tasks assigned by the project leader. For this reason, a Job Management System is needed that can overcome these problems. Job Management System, created on a Web-based basis using Laravel 8.0 as the framework and MySQL as the database. In this study, researchers will focus on implementing Eloquent ORM which is a special feature in Laravel to make it easier for developers to process data and compare Eloquent ORM with Query builder in its implementation on Job Management System. The result of this research is Query Builder can execute database query more faster and more memory efficient than Eloquent, but Eloquent use simple code than Eloquent.
Habib Satrio Atmojo, , Astika Ayuningtyas
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.442

Abstract:
Fiber optic cable is the fastest computer network transmission medium today. In addition to its ability to transfer data faster than other transmission media, fiber optic cable also has factors that can interfere with its performance, one of which is bending. Experiments were carried out on fiber optic cables that were given bending, then tested the data transfer speed for 60 seconds at different bending diameter variations. The results of the test with a maximum speed of 967.35 mbps at a bending diameter of 20 mm, then the speed decreases as the bending diameter is getting smaller, and the slowest speed is at a diameter of 6 mm with a speed of 4.15 mbps. The data was then tested using the validity test, normality test, linearity test and analyzed using simple regression analysis. From the results of the study it can be concluded that there is an effect of bending on the quality of data transfer by 41%.
Ernando Rizki Dalimunthe, Irma H A Harahap, Y Astuti
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.453

Abstract:
Recently, sophisticated aircraft such as commercial aircraft have more various components than before. This fact causes an impact in increasing wiring complexity and resulting in more weight to the airplane. To replace the cables, wireless mode is applied, which is called wireless avionic intra-communications (WAIC). In this article, several wireless communication protocols are recommended to be used in some application sensors on the aircraft. The sensor application selection on the aircraft is based on the type of communication data required from each sensor and based on the location of the sensor. The recommended protocol for each application is concluded based on the characteristics of the communication protocol such as signal rate and nominal distance.
Lies Banowati, Ichlasul Amal Nurrachman, Yoga Yulasmana
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.468

Abstract:
Konstrukai struktur sayap pesawat terbang terdiri dari : spar, rib , dan skin. Berdasarkan fungsinya sayap adalah sebagai penghasil lift terbesar disamping sebagai penyimpanan bahan bakar. Sayap pesawat terbang akan menahan beban dari gaya angkat (lift-load) secara terus menerus dan berulang. Faktor utama yang mengakibatkan terjadinya kegagalan struktur pesawat terbang adalah kegagalan material. Penelitian dilakukan dalam dua tahap analisis, yaitu analisis aerodinamika dan analisis statik. Metode yang digunakan yaitu menginput hasil analisis CFD kedalam analisis statik menggunakan perangkat lunakSolidworks. Jenis material yang menjadi perbandingan yaitu Al 2024-T3, Al 7075 dan composite woven carbon. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pada hasil analisa statik dengan material composite woven carbon memiliki nilai stress maksimum terkecil yaitu 275.1 Mpa, dan nilai defleksi maksimum 84.35 mm. Material composite woven carbon lebih kuat dalam menahan beban gaya angkat (lift) dan lebih ringan dibandingkan dengan material Al 7075 dan Al 2024-T3.
Yasrin Zabidi, Marni Astuti
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.463

Abstract:
UMKM telah banyak berkembang di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, salah satunya di daerah Kecamatan Krebet Kabupaten Bantul, yaitu sentra industri UMKM kerajinan batik kayu. Permasalahan yang muncul di Sentra Industri UMKM kerajinan batik kayu Krebet adalah belum adanya pengukuran produktivitas. Produktivitas merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan UMKM dalam persaingan dunia usaha yang semakin ketat serta dapat mewujudkan kesejahteraan UMKM . Peningkatan produktivitas UMKM dapat meningkatan keuntungan, meningkatkan kualitas produk serta meningkatkan upah pekerja. Untuk melakukan pengukuran produktivitas terlebih dahulu harus dibentuk instrumen pengukuran produktivitas. Oleh karena itu pada penelitian ini, peneliti mencoba untuk merancang instrumen pengukuran produktivitas yang meliputi kriteria produktivitas, indikator produktivitas, metode/cara pengukuran produktivitas yang tepat, sistematis dan mudah digunakan. Metode yang digunakan dalam merancang instrumen pengukuran produktivitas ini adalah objective matrix (Omax) dengan tahapan meliputi; penentuan kriteria produktivitas, , penentuan indikator produktivitas, penentuan bobot kepentingan indikator produktivitas, perancangan instrumen pengukuran produktivitas dengan metode Objective Mattix (Omax).Dari hasil penelitian diperoleh tiga kriteria yang digunakan untuk mengukur produktivitas, yaitu krteria efisiensi, efektivitas dan inferensial, Indikator-indikator yang digunakan untuk mengukur produktivitas ada 5 indikator. Instumen pengukuran produktivitas dengan model Omax dapat digunakan untuk mengukur produktivitas. Berdasarkan contoh pengukuran diperoleh nilai total produktivitas pencapaian sebesar 6 (baik).
Danur Wijayanto, Firmansyah Firmansyah
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.447

Abstract:
Laravel is one of several frameworks owned by the Hypertext Preprocessor (PHP) programming language. Laravel itself was created to facilitate programmers in creating a website with a framework that laravel is expressive and has syntax that is easy to understand. Laravel can also automate common things that are commonly used when building an application such as: Database library, Templating Engine, Session Management, etc. So much used to create a web application. Hypertext Markup Language (HTML), Cascading Style Sheets (CSS) and PHP programming languages: Hypertext Preprocessor is the most widely used programming language for creating a web sistem, using the Blade Templating Engine feature in the Laravel Framework will make it easier for programmers to create dynamic interfaces where programmers do not need to repeat the same code on each page, like; Navbar, Sidebar, footer and so on. By using directive yield, section and extends to call the template that has been created.
Syaiful Rachmat Dana, Esi Putri Silmina
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.452

Abstract:
High mobility in D.I Yogyakarta arises from tourist visits and educational activities as well as community activities which are quite dense. High mobility and density will affect the spread of COVID-19 in D.I Yogyakarta. Early preparation is needed to predict displacement in D.I Yogyakarta so that policies can be implemented as early as possible to prevent the emergence of a new wave of spread of COVID-19 in D.I Yogyakarta. In this study, the Neural Network Algorithm with Backpropagation model is used to predict the mobility of Yogyakarta D.I data from September 2021 to January 2022. To form the Neural Network Algorithm model using Rapidminer software with prediction criteria of accuracy and kappa. The prediction accuracy value obtained is 95.49% and the kappa value is 0.908. The results of this study indicate that the predictive value of Yogyakarta D.I mobility tends to be high.
M. Pandu Rizky Akbar, Yuliani Indrianingsih, Astika Ayuningtyas
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.456

Abstract:
Pariwisata mempunyai manfaat sebagai hiburan yang dapat dinikmati oleh wisatawan sekaligus menjadi sumber pendapatan bagi pengelola obyek wisata dan masyarakat sekitarnya. Kampung Baran, Desa Salam, Kapenewon Patuk Gunungkidul merupakan salah satu desa yang dijadikan sebagai Rintisan Kampung Wisata yang memiliki wisata alam yaitu Susur Sungai & Goa, Hamparan Sawah Gayam Baran, dan Air Terjun Kedung Anyep. Adanya informasi destinasi wisata Kampung Baran sangat membatu pengelola dalam mengenalkan obyek wisata, khususnya di kondisi pandemi saat ini yang masih terbatas interaksi langsung dengan masyarakat. Aplikasi Markerless Augmented Reality (AR) membantu untuk memperkenalkan Kampung Wisata Baran yang dapat memberikan informasi wisata dengan menggabungkan dunia maya kepada dunia nyata. Aplikasi ini dibuat menggunakan beberapa software yaitu Unity, Blender 3D untuk membuat media komunikasi visual 3D, Adobe Illustrator untuk membuat media komunikasi visual 2D dan EasyAR SDK untuk implementasi AR. Berdasarkan hasil uji fungsionalitas dari skenario yang telah ditentukan aplikasi dapat berjalan dengan baik dengan beberapa kendala dan pada uji perangkat menunjukkan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan baik pada Android versi 7.0–11.0 serta untuk uji pengguna dengan kuesioner memperoleh nilai rata-rata prosentase 81,613% dan termasuk dalam kategori “Sangat Baik”. Aplikasi ini dapat dijalankan setidaknya pada smarthphone Android dengan minimal versi 5.1 ‘Lollipop’.
Willy Pratama Cendana, Esi Putri Silmina
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.444

Abstract:
The Corona virus, which has a very fast spread rate, has spread to all provinces in Indonesia, including in the Special Region of Yogyakarta. Information related to the development of COVID-19 data is needed by the government to handle COVID-19 cases. The purpose of this study is to visualize COVID-19 data in the form of Confirmed, Died, and Recovered data in the City of Yogyakarta, which later the results of the visualization can assist the government in making policies related to handling COVID-19 cases in the City of Yogyakarta. The research method used is visualization data processing using Data Studio, the data used is from October 2021 to January 2022. The result of the research is visualization of data in the form of a COVID-19 dashboard in the City of Yogyakarta which displays Confirmed, Died, and Recovered Cases. The visualization results show that in October and November, the graph results are quite high, while the graph in December, the Confirmed and Died graph is almost non-existent or zero, while the Healing graph is quite increasing.
Pinpin Denish Amalia Situmorang, Melia Eka Lestiani
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.476

Abstract:
Di era modern ini perkembangan teknologi elektronik sangat berkembang pesat, tidak hanya sebagai sarana komunikasi tetapi juga merambah ke perekonomian. Seperti pada perusahaan ritel, transaksi perdagangan ritel telah menggunakan e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sumber permasalahan yang terjadi pada perusahaan e-retail, kemudian akan dipaparkan solusi dari permasalahan yang terjadi pada perusahaan e-retail. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan mewawancarai dan observasi secara langsung pada perusahaan e-retail. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa yang menjadi sumber masalah pada proses supply chainyaitu human error, terdapat ketidak sesuian jumlah stok fisik barang dengan jumlah stok pada sistem. Untuk itu dibutuhkan penanganan resiko dengan melakukan manajemen sumber daya manusia, melakukan perbaikan sistem manajemen gudang, mengganti supplier, dan melakukan evaluasi kinerja supplier secara berkala.
Agus Priyono, Uyuunul Mauidzoh, Marni Astuti
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.466

Abstract:
One of the successes or failures of a project is influenced by project scheduling and control planning, less effective scheduling results in delays and the emergence of problems during project work, this requires good scheduling to regulate work activities, therefore determining the critical path of activities is needed to Set the time for the work to go according to plan.In this study, the focus is on scheduling the reinforcement fuselage for the aircraft N219 PT. Dirgantara Indonesia, using the Program Evaluation And Review Technique (PERT) method to determine the critical path of activity and calculate the most likely completion time of the reinforcement fuselage work.The results of the research analysis on the main schedule for the reinforcement fuselage work obtained a critical path with the activity code A – B – D – E – G, Development Problem Log (DPL) scheduling analysis obtained critical path A1 – B1 – C1 – E1 – F1, A2 – B2 – C2 – D2, A3 – B3 – D3 – E3, A4 – B4 – C4 – D4, A5 – B5 – C5 – D5 – E5, A6 – B6 – C6 – D6 – E6. And the most likely completion time for the reinforcement fuselage work is 40-45 days with a probability value of 95.72% - 99.88%.
Arif Pambekti, Riski Kurniawan, Agung Prakoso, Cyrilus Sukaca Budiono, Indro Lukito, Hisyam Musyaffa Arazi
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.457

Abstract:
APU Fuel System merupakan sistem bahan bakar APU yang secara otomatis memonitor laju aliran bahan bakar untuk mejaga APU pada kecepatan konstan untuk kondisi yang berbeda. Sistem APU Fuel System terpenting pada pesawat saat terbang guna mendistribusi fuel selama melakukan penerbangan. Dalam penelitian ini, metode observasi langsung dan metode fault tree analysis digunakan untuk mengamati dan menganalisis penyebab kegagalan dari APU Fuel System Boeing 737-500 Sriwijaya Air. Hasil dari penelitian tentang permasalahan APU Fuel System Boeing 737-500 Sriwijaya Air adalah terjadi permasalahan pada Fuel Control Unit dengan 14 basic event.
Indro Lukito, Arif Pambekti, Cyrilus Sukaca Budiono, Riski Kurniawan, Agung Prakoso, Fathkul Mizan
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.459

Abstract:
Traffic Alert and Collision Avoidance Systems (TCAS) pada pesawat Boeing 737-800 NG memiliki fungsi utama untuk menghindari dan memberi peringatan dari suatu potensi tabrakan antar pesawat di udara. Dengan menganalisis berbagai input dari sinyal balasan pesawat lain dan kemudian memberikan peringatan visual dan/atau aural kepada crew berdasarkan perintah TA maupun TA/RA yang dipilih. Dengan demikian crew bisa mengambil suatu tindakan sehingga potensi kecelakaan bisa dihindari. Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk penelitian adalah dengan melakukan observasi langsung dan melakukan penanganan kegagalan kerusakan pesawat Boeing 737-800 NG Garuda Indonesia di Hanggar 2 PT. GMF AeroAsia. Selain itu dilakukan analisis kegagalan pesawat dengan menggunakan metode fault tree analysis. Hasil troubleshooting dan fault tree analysis ditemukan kegagalan pada TCAS antenna, coaxial cable dan REU yang berpengaruh pada navigasi pesawat. Proses troubleshooting TCAS mengacu pada FIM Boeing 737-800 NG chapter 34-45 task 803 dan 804 dan juga FIM B737-800 NG chapter 23-51 task 803.
Danindra Brian Kusuma, Muslim Mahardika, Juan Pratama, Urip Agus Salim, Sukmaji Indro Cahyono, Budi Arifvianto
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 7; https://doi.org/10.28989/senatik.v7i0.455

Abstract:
Keunggulan 3D printing FDM (Fused Deposition Modelling) yang mampu membuat prototype dengan bentuk kompleks dalam waktu yang singkat menjadikan salah satu proses manufaktur utama dalam perindustrian otomotif, aerospace, bidang kesehatan dan masih banyak lagi. Terlepas dari kelebihan yang dimiliki FDM, proses ini memiliki kekurangan, yaitu kualitas permukaan hasil cetak yang buruk. Salah satu penyebab dari kekurangan ini adalah terjadinya fenomena warping dan cacat permukaan setelah pengambilan produk dari platform. Pada penelitian ini, dilakukan analisa pengaruh platform temperature dan penggunaan raft terhadap fenomena warping yang terjadi pada produk hasil cetak FDM. Variasi parameter cetak yang digunakan adalah platform temperature (non-heated dan 60°C), raft air gap (0,2 dan 0,4 mm), dan raft top layer (1, 2, dan 3 buah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan platform temperature mempengaruhi fenomena warping yang sering terjadi pada produk cetak FDM dan penggunaan raft dapat meminimalisir cacat permukaan ketika pengambilan produk dari platform FDM. Parameter cetak optimal dengan produk cetak yang sempurna dihasilkan saat penggunaaan platform temperature 60°C, raft air gap 0,4 mm, dan 1 raft top layer.
Nurcahyo Utomo
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.441

Abstract:
During the COVID-19 pandemic, the number of flight reduced up to 70% to 80% (reported). Except for Papua, the frequency of cargo flight did not affect significantly. Anticipating decreasing of operation activities, DGCA issued several regulations and exemptions. KNKT investigation did not decrease significantly;
Agus Taufik Mulyono
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.438

Abstract:
Pandemi Covid19 telah membawa dampak yang cukup berat terhadap sektor penerbangan baik di level nasional maupun di level internasional. Diperkirakan penurunan penumpang mencapai hampir 80% pada awal Pandemi, dan belum akan pulih dalam waktu dekat. Penurunan ini menyebabkan industri penerbangan sangat terpukul, berakibat pada kosongnya bandara, sepinya tempat-tempat wisata, hingga menurunnya pertumbuhan ekonomi. Peran penerbangan dalam perekonomian sangat vital sebagaimana layaknya sektor transportasi yang lain. Di sisi lain, teknologi pesawat sebenarnya sudah mampu mengurangi dampak penularan di dalam pesawat itu sendiri. Salah satu tantangan yang penting adalah bagaimana memastikan keselamatan penerbangan sehingga mampu mengurangi dampak penularan sekaligus untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan penerbangan. Sesi Public Lecture ini akan membahas tentang Tantangan Keselamatan Penerbangan pada Masa Pandemi, bagaimana regulasinya, aspek teknisnya, dan bagaimana dampaknya perbaikan kondisi Pandemi.
Eko Poerwanto, Kris Hariyanto
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.437

Abstract:
The village of Guli has been carrying out timber industry activities for a long time, more than 14 years. Products from the timber industry in Guli village today: furniture, frames and doors. These production activities have used quite advanced mechanical equipment, but the products produced are still very standard, there is no art / art touch that can increase the selling value of the products produced. This research uses descriptive method, which describes the theory of productivity and develops it in the concept of a community empowerment program in Guli village. The research results are expected to increase the productivity of the Guli village timber industry by applying the Guli village resource development program through the Guli Village Posyantek, so that the empowerment of Guli village youth will occur and it is hoped that it will increase Bumdes assets. This empowerment program does not change the structure of the timber business that has been run by the people of Guli village.
Ardian Infantono, Chiva Olivia Bilah
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.433

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengembangkan aplikasi mobile tour guide Museum Dirgantara berbasis android sebagai media informasi yang mempermudah wisatawan mengetahui koleksi yang ada di museum. (2) Memberikan jaminan kualitas aplikasi mobile tour guide Museum Dirgantara dengan melakukan pengujian perangkat lunak sesuai standar ISO 25010. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah research and development dengan prosedur pengembangan perangkat lunak model Waterfall. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Aplikasi tour guide Museum Dirgantara telah memenuhi kebutuhan sebagai media informasi yang memudahkan pengunjung dalam menjelajahi museum dan mengetahui koleksi-koleksi di Museum Dirgantara (2) Hasil pengujian menunjukkan aplikasi telah memenuhi standar kualitas perangkat lunak ISO 25010. Aspek functional suitability sebesar 100%, aspek compatibility padaberbagai sistem operasi dan tipe perangkat sebesar 91,67% dan co-existence sebesar 100%, aspek performance efficiency CPU 18,37%, memory 19,01MB, time behavior 0,039 seconds/thread, aspek usability sebesar 84,93%, dan hasil pengujian kualitas uji materi sebesar 100%. Hasil pengujian aplikasi secara keseluruhan dinyatakan “Sangat Baik”.
Agung Prakoso, Fauzan Amrullah
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.432

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan struktur fuselage UAV dengan Software Solidwork dan membuat fuselage UAV dengan material komposit woven fiberglass seri wf 100 dengan metode vacuum bagging. Pengujian tarik juga dilakukan sebagai pembanding dengan simulasi solidwork. Fuselage UAV ini menggunakan fiberglass 2 layer dengan ketebalan 0,5 mm, 3 layer dengan ketebalan 0,75 mm, serta menggunakan sambungan fiber tali yang disatukan dengan diameter 5 mm. Komposisi komposit menggunakan 80% matriks dan 20% serat dan perbandingan matriks 3 : 1. Hasil penelitian didapatkan tegangan uji tarik terbesar pada komposit 3 layer yaitu 199 N/mm2 dan Tegangan uji tarik terbesar pada sambungan terdapat pada 3 layer yaitu 37,49 N/mm2. Struktur fuselage dinyatakan aman karena hasil simulasi (tegangan simulasi) < hasil dari pengujian tarik (tegangan uji tarik). Sedangkan dalam pembuatan fuselage diperlukan komposit dengan volume 414,4 cm3 dan berat 583,44 gram.
Muhammad Ervin Adamy, Muhammad Abdul Ghofur, Infantono A, Purwantiningsih Y.T
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.430

Abstract:
Struktur pada pesawat terbang berfungsi untuk mentransfer beban-beban yang terjadi pada permukaan pesawat ke bidang lain yang memiliki kekuatan lebih besar sehingga komponen pesawat tidak mengalami kegagalan karena setiap komponen menerima beban yang relatif kecil. Pada perancangan struktur sayap pesawat terbang, hal paling utama yang harus diperhatikan adalah masalah berat dan kekuatan struktur. Struktur yang dibuat harus memiliki kekuatan maksimal dengan berat seringan mungkin serta memenuhi faktor keamanan (safety factor). Penelitian ini melakukan desain optimasi dan analisis kekuatan stuktur sayap pesawat dengan memvariasikan jenis material, thickness dan kondisi batas. Jenis material yang diaplikasikan dalam penelitian ini adalah komposit carbon/epoxy T300/N5208, Alumunium dan Titanium. Material komposit dengan berbagai varisasi susunan arah serat dimana lamina disusun secara simetris dengan arah serat (90°/90°/90°/90°)s, (45°/45°/45°/45°)s, (0°/0°/0°/0°)s, (0°/0°/90°/90°)s dan (0°/45°/-45°/90°)s dan ketebalan per layer nya sebesar 0,000125 m atau 0,125 mm. Thickness dibuat seragam dari wingroot sampai dengan wingtip, kemudian thickness dibuat bervariasi dengan membagi tiga section sayap. Kondisi batas diposisikan di ujung spar dan diposisikan di bagian ujung skin sayap. Desain optimasi dan analisis kekuatan struktur Ribs, Spar dan Skin menggunakan Patran Nastran. Objek penelitian ini pada perancangan geometri sayap mengambil studi kasus pada jenis pesawat UAV CH4 Rainbow milik TNI AU. Dalam penelitian ini diperoleh stress dan weight pada ketebalan yang seragam dan posisi kondisi batas di spar untuk material komposit sebesar 75,8 MPa, 2,228 x 103 Kg. Material alumunium sebesar 59,2 MPa, 3,871 x 103 dan material titanium sebesar 59,2 MPa, 6,168 x 107 . Desain optimasi dilakukan dalam penelitian ini dengan cara memvariasikan ketebalan dan menambah posisi kondisi batas di ujung skin sayap, diperoleh stress, defleksi dan weight untuk material komposit sebesar 551 MPa , 0,675 m, 277 Kg. Material alumunium memperoleh stress dan weight sebesar 59,2 MPa, 3871 Kg dan material titanium sebesar 59,2 MPa, 6168 Kg. Dengan demikian, desain struktur sayap pesawat UAV CH-4 Rainbow yang paling optimal adalah komposit dengan variasi ketebalan spar dan rib (1 cm, 0,75 cm, 0,5 cm) serta skin (0,375 cm, 0,25 cm, 0,125 cm).
Benedictus Mardwianta, Abdul Haris Subarjo, Wayan Wiardefan
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.401

Abstract:
This research aims to develop the parabolic stove with addition of some flat mirrors around the parabolic mirror. It will increase the heat transfer of conduction in the pan. The parabolic itself has around and concave shape, making it suitable for concentrating solar energy. The experimental method was carried out in this research and the test was carried out in an open space with solar radiation intensities with ranging from 169.6 W/m² to 974.4 W/m². The results of heat conduction on a pan without the addition of a flat mirror generate a 105.15 Watt, addition of one flat mirror will generate a 174.82 Watt, addition of two flat mirrors will generate a 259.24 Watt, addition of three flat mirrors will generate a 342.79 Watt and addition of four flat mirrors will generate a 412.26 Watt. The heat conduction depends on the intensity of the sun caught by the reflector. If the sun intensity decreases, the surface temperature between of the outer pan wall (T1) and the inner wall temperature (T2) will decrease too. Keywords: Heat conduction, sun intensity, parabolic stove
Istyawan Priyahapsara, Sri Mulyani
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.400

Abstract:
Friction Stir Welding (FSW) sudah menjadi salah satu pilihan muthakir dalam penyambungan struktur pesawat terbang berbahan paduan alumunium 2024 T3. Salah satu parameter penting dalam kualitas pengelasan FSW adalah material pin dengan kekerasan berbeda-beda.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kekerasan material pin terhadap kualitas sambungan secara visual dan kekuatan mekanis sambungan FSW. Tiga jenis material logam digunakan dalam penelitian ini baja ST60, baja ST60 yang dikeraskan, dan baja stainless steel (SS). Material yang disambung alumunium paduan 2024 yang merupakan material untuk struktur skin pesawat terbang. Penyambungan menggunakan mesin mill dengan putaran spindle 1800 rpm, dengan sudut kemiringan pin 3o. Pengujian kekerasan pin, pencatatan temperatur pengelasan, pengamatan visual hasil pengelasan, pengujian tarik dilakukan secara berurutan. Pengujian tarik dilakukan dengan standar ASTM E8, dengan menggunakan mesin Go Tech berkapastas 30 T. Secara visual, ketiganya memperlihatkan topografi pengelasan yang cukup baik dengan rigi-rigi yang rapat. Hasil pengujian kekerasan didapatkan logam SS menghasilkan kekerasan tertinggi dengan nilai 1519.67 HV, diikuti ST60 hardened sebesar 1055.73 HV, dan paling kecil adalah ST60 sebesar 820.81 HV. Kekuatan tarik terbesar diperoleh pada sambungan menggunakan material ST60 hardened dengan nilai 294 MPa, diikuti SS sebesar 259 MPa dan paling kecil adalah ST60 dengan nilai 232 MPa
Buhori Muslim, Ahmad N. Firdaus
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.399

Abstract:
Stunting counseling carried out by the Pagar Alam City Health Office is still conventional, explaining directly by extension agents and power points so that people who take part in extension activities are easily bored, this study aims to design and build media for stunting prevention using animation at the Pagar Alam City Health Service based on multimedia using adobe. Flash Cs6 is able to attract interest and eliminate the feeling of boredom of extension participants, the development stage of this research uses the ADDIE method, the ADDIE model development design consists of five steps, namely analysis, design, development, implementation, evaluation. This animation was built and designed using adobe flash CS6 actionscript 2.0 to measure the validity level of the animation. This countermeasure is used, namely expert reviews of experts, or alpha tests obtained from the results to see the level of understanding and public interest before and after the use of stunting control animation. This animation is expected to be able to help the health office of Pagar Alam City in making stunting education more efficient. The final result of this research is an animation of stunting control to increase public knowledge and become an animated video for the assistant of Pagar Alam City Health Office.
Eli Kumolosari, Yulia Venti Yoanita, Sinung Tirtha Pinindriya
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.416

Abstract:
Rasio elektrifikasi Indonesia masih belum 100%. Dua propinsi bahkan masih di bawah 70%, salah satunya Nusa Tenggara Timur, yaitu sebesar 59,85%. Salah satu desa di NTT, yaitu Desa Koak, sebanyak 457 dari 471 KK belum menikmati listrik. Di sisi lain, desa tersebut memiliki potensi energi surya dan angin yang cukup baik. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan sistem hibrid yang paling optimal untuk diterapkan di desa tersebut. Penelitian dilakukan dengan simulasi menggunakan software HOMER PRO. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem hibrid yang paling optimal adalah kombinasi PV dan turbin angin, dengan tambahan komponen baterai dan converter. Energi surya menyumbang produksi daya sebesar 92,3% dari total daya yang dihasilkan, dan energi angin menyumbang 7,7%. Biaya awal yang dibutuhkan untuk membangun sistem ini adalah $14328 dan NPC sebesar $24586. Sistem ini ramah lingkungan karena emisinya 0.
Andy Nurul Yunita Pettalolo, Ibnu Abdul Rosid, Alva Edy Tontowi
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.414

Abstract:
Abstrak. Kerusakan bangunan pasca gempa bumi menghasilkan limbah berupa reruntuhan bangunan (reusable material) yang tidak dimanfaatkan secara maksimal, sehingga memerlukan adanya pemanfaatan limbah reruntuhan bangunan tersebut sebagai material untuk membangun bangunan baru. Pada Penelitian ini dilakukan pengembangan material bangunan untuk mesin 3D Printer dengan memanfaatkan material sisa reruntuhan (reusable concrete material). Pembuatan kombinasi material menggunakan design of experiment berupa 2k factorial design dengan menggunakan 2 faktor berupa variasi penambahan air dan superplaticizer, dengan 2 level berupa penambahan air sebesar 15 ml dan 25 ml dan superplaticizer 1 ml dan 2 ml dengan respon berupa kemampuan bentuk material. Hasil penelitian didapatkan bahwa run time 1 dan 2 mampu membentuk second layers tetapi run time 1 adanya ketidak-kontinuan material sedangkan run time 3 dan 4 tidak mampu membentuk second layers sehingga run time 2 yang memiliki kontinu dan kemampuan bentuk second layers.Kata kunci : Reusable Concrete, 3D Printer, Kemampuan bentuk.
Buyung Junaidin
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.439

Abstract:
The vertical axis wind turbine (VAWT) with helical-blade has been developed, manufactured and applied in almost all developed countries. In Indonesia, vertical axis wind turbines are still not widely applied compared to horizontal axis wind turbines. Vertical axis wind turbines with helical-blade are still very rare in Indonesia. Research and development of the vertical axis wind turbine are needed because of its advantages compared to horizontal axis wind turbine. The advantages are: can operate in various wind directions, lower noise due to smaller tip speed ratio (TSR) and for large-scale, mechanical and electrical systems of turbine can be placed on ground. The aim of this research is to design a vertical axis wind turbine rotor with helical-blade that can be applied at low speeds and changing direction wind condition, such as urban wind characteristics. Performance analysis of wind turbine rotor is done by using double-multiple stream-tube (DMS) model approach. This research yields a rotor of vertical axis wind turbine with helical-blade with rotor length and diameter are 2m and 1m respectively, the rotor blade airfoil is DU-06-W-200 with chord length is 0.2m. From analysis, the optimum tip speed ratio of the rotor is 2.6 with a maximum power coefficient is 0.57.
Marni Astuti, Yasrin Zabidi, Prasidananto Nur Santoso
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.415

Abstract:
Giwangan Market as a fruit and vegetable wholesale market needs to be evaluated, organized and improved in the services. Currently, its development has undergone many changes. The hangar, which is the main block for loading and unloading fruits and vegetables, has shifted its function in several places. With the addition of semi-permanent buildings on the sides of hangars, the loading and unloading area are reduced and the entry and exit routes for vehicles are not functioning properly. 86% of vehicles with a tonnage of 2000 - 5000 kg that entered the Giwangan market were in the market for an average of 89.9 minutes. It is because the vehicle is not only loading and unloading but also selling in the market. So that other vehicles cannot load and unload. This study aims to measure the system performance which is estimated from the average actual travel time and the loading and unloading time of vehicles in the system. The alternative of rearranging hangar used is based on the development plan of the Giwangan Market Management Office. The simulation model has been verified and validated. The first rearrangement scenario is that all traders are moved to a new location (slaughterhouse). Second, the flow in and out of the hangar is one-way. Thus, the average vehicle in the system becomes 54.44 minutes and the hangar utility is 16.13% as an indicator that the hangar performance can be improved by increasing the number of vehicles capable of loading and unloading.
Anton Setiawan Honggowibowo
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.426

Abstract:
Decision support system (DSS) is a computer-based system that can help users make decisions. One of the DSS applications is to select outbound locations in Gunungkidul by using the Multi-Object Optimization method on the Base Ratio of Analysis (MOORA). Outbound is an open-air learning method based on direct experience presented in the form of games, discussions and adventures. So that participants will get feedback about the impact of the activities carried out which is useful for self-development in the future. The application of the MOORA method is a method that can determine the weight of each criterion, then proceed with a ranking process that will select the best alternative from a number of available alternatives. In this study an application for outbound location selection in Gunungkidul was made using the MOORA method, an application designed based on a website, this test was carried out using black box testing. The results of this study show that the best location based on the criteria weight and ranking with several alternatives is the location of the Nglanggeran Ancient Volcano with a value of 0.1507, Sri Getuk Waterfall with a result of 0.0909, Kampung Jelok with a result of 0.01497, Goa Pindul with a result of 0.00182, Sundak Beach with a result The result is -0.07192, Wulenpari with the result -0.08854, and the last one is Indrayanti beach with the result -0.13179.
Denny Dermawan, Maesa Agny Manggala Putra, Catur Budi Waluyo, Bambang Sudibya
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.423

Page of 6
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top