Refine Search

New Search

Results in Journal QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT: 67

(searched for: journal_id:(1068315))
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Tsania Maulida Sahri, Metti Paramita
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 121-126; doi:10.30997/qh.v6i2.2016

Abstract:
Adapun permasalahan masyarakat Desa Padamulya adalah masyarakat belum memahami mengenai Zakat, Infaq, Shadaqoh, dan Wakaf (ZISWAF), masyarakat beranggapan bahwa zakat hanya ada pada zakat fitrah dan zakat maal secara umum saja, masyarakat tidak dapat membedakan penghasilan sudah terkena zakat atau masih sekedar infak, serta sedekah, dan belum adanya pengelompokkan penerimaan manfaat dari penghimpunan dana Zakat, Infaq, Shadaqoh , Wakaf (ZISWAF). Serta belum terlaksananya pendistribusian secara terprogram (terencana dan terukur) sesuai aturan yang ada di Al-Qur’an dan Hadist. Tujuan dalam pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Padamulya Kecamatan Pasirkuda Kabupaten Cianjur berorientasi pada pengembangan masyarakat, pencapaian program sosialisai yang telah direncanakan, peningkatan kemampuan masyarakat dalam bidang ekonomi yaitu tentang Zakat, Infaq, Shadaqoh, Wakaf (ZISWAF). Metode yang dilakukan secara partisipatif dengan metode ceramah, tanya jawab dan diskusi peningkatan pengetahuan tentang Zakat, Infaq, Shadaqoh, Wakaf (ZISWAF). Adapun hasil dari kegiatan sosialisasi Zakat, Infaq, Shadaqoh, Wakaf (ZISWAF) adalah pemahaman masyarakat meningkat yang belum mengetahui menjadi tahu. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini menunjukan bahwa adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya Zakat, Infaq, Shodaqoh, dan Wakaf (ZISWAF) dalam meningkatkan perekonomian masyarakat yang khususnya di Desa Padamulya.
Rani Sugiarni, Ari Septian, Guntur Maulana Muhammad, Risna Berliana, Muthia Latifa R, Raisya Iqlima R, Neneng Pitaloka Kusumah, Putri Aulia Agustin
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 145-148; doi:10.30997/qh.v6i2.2691

Abstract:
Pendidikan mempunyai peranan penting untuk kemajuan sebuah negara. Salah satu cara untuk meningkatkan mutu pendidikan dimulai dengan guru. Guru menjadi peran utama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Guru profesional yang dapat meningkatkan mutu pendidikan tersebut. Akan tetapi sayangnya tidak semua guru dapat mengetahui bahkan menggunakan multimedia berbasis e-learning. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru dalam penerapan multimedia berbasis e-learning Mitra dari PKM ini adalah guru-guru SMP Al-Madina. Tercatat 20 orang guru pada sekolah mitra yang berusia usia cukup muda dengan latar belakang Pendidikan Sarjana S1. Masalah yang dihadapi mitra adalah kurangnya pelatihan mengenai multimedia dan kurangnya kreativitas guru dalam hal teknik pengajaran. Tahapan dalam kegiatan ini peersiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Berdasarkan pelaksanaan kegiaan ini dapat disimpulkan yakni sosialisasi penerapan multimedia berbasis e-learning sudah dilaksanakan dikalangan guru SMP Al-Madina, para guru sudah bisa merancang multimedia dalam pembelajaran berbasis e-learning dan respon guru positif terhadap kegiatan ini.
Salmah Salmah, Amelia Rahmi, Fredi Andria, Herdiyana Herdiyana
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 154-163; doi:10.30997/qh.v6i2.3208

Abstract:
Organisasi kepemudaan karang taruna merupakan wadah yang dapat membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di masyarakat. Kabupaten Bogor yang terdiri dari 40 kecamatan merupakan salah satu contoh wilayah yang menjadikan karang taruna sebagai wadah untuk memajukan daerahnya. Salah satunya adalah Kelurahan Cibinong yang berada dibawah Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor memiliki karang taruna yang bernama Karang Taruna Kelurahan Cibinong. Karang taruna kelurahan Cibinong saat ini menjadi wadah tempat berkumpulnya para pemuda dengan berbagai latar pendidikan mulai dari sekolah menengah sampai perguruan tinggi. Salah satu program kerja yang dimiliki oleh karang taruna Kelurahan Cibinong adalah pemberian pelatihan softskill. Hal ini dilatar belakangi oleh banyaknya pemuda dan pemudi yang belum bekerja atau menganggur. Banyaknya pemuda yang mengganggur disebabkan karena rendahnya keterampilan diluar kompetensi, ketidaksesuaian bidang kerja dengan peluang kerja yang ada, dan pemahaman yang minim dalam persiapan test dan seleksi kerja. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk membekali para pemuda karang taruna Kelurahan Cibinong softskill dalam memasuki dunia kerja melalui pola rumah karir sederhana mulai dari mencari lowongan pekerjaan hingga persiapan test untuk seleksi kerja. Pemberian pembekalan kepada para angkatan muda siap kerja karang taruna kelurahan cibinong melalui pola rumah karir sederhana ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan membuka wawasan mereka sehingga lebih siap dalam memasuki dunia kerja dan dapat mengurangi jumlah pemuda yang menganggur di Kelurahan Cibinong.Keywords : Karang_Taruna, Kelurahan_Cibinong, Pemuda, Rumah_Karir_Sederhana, Softskill.
Dwi Priyo Utomo, Siti Inganah Inganah
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 97-100; doi:10.30997/qh.v6i2.2958

Abstract:
Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengatasi masalah kompetensi profesional guru, khususnya dalam pembuatan media pembelajaran inovatif khususnya menggunakan FX Draw. Metode pengabdian yang digunakan adalah 1). workshop tentang media pembelajaran, 2). pendampingan pembuatan Media Pembelajaran, 3). uji coba media pembelajaran FX Draw, 4). refleksi dan evaluasi. Kegiatan tersebut telah terlaksana dan sesuai dengan rencana awal pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran menggunakan FX Draw yang telah diajukan. Hasil refleksi dan evaluasi menunjukkan bahwa peserta sudah terampil menggunakan FX Draw. Hasil pengisian angket melalui Google form terlihat bahwa para peserta sangat terbantu dalam pembuatan LKPD yang lebih menarik untuk peserta didik, dan mempermudah guru dalam membuat objek-objek matematika (seperti dalam geometri, fungsi kuadrat, grafik, bangun datar, bangun ruang, dll). Para peserta juga masih membutuhkan banyak pelatihan-pelatihan menggunakan aplikasi berbasis matematika guna membantu dalam pembuatan media pembelajaran matematika yang lebih menarik lagi.
Rahadian Falqi Taufik
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 114-120; doi:10.30997/qh.v6i2.3146

Abstract:
Hydroponics is a plant cultivation technique by changing the soil growing media to water growing media. Hydroponics can reduce the negative impact felt by the community due to the Covid19 pandemic because they often feel the impact of government policies to just stay at home so they feel Cabin Fever. Hydroponic farming during a pandemic is an activity that can minimize the negative activities carried out by the community to be turned into positive things and also minimize the community to buy vegetables in the market so that they do not feel physical contact with other communities and can harvest vegetables according to the heart's desire. A situation like this happened in Jatiroto Village, Jatiroto District, Lumajang Regency due to a covid-19 pandemic like this. Community empowerment to farm at home has been carried out using the method of providing materials, assistance from sowing seeds to harvesting. As a result, every community can be hydroponic with a variety of planted vegetables.Keywords : Hydroponics, Covid19, and Cabin Fever. ABSTRAKHidroponik adalah salah satu teknik budidaya tanaman dengan merubah media tanam tanah ke media tanam air. Hidroponik dapat mengurangi dampak negatif yang dirasakan masyarakat akibat adanya pandemi Covid19 karena terlalu sering merasakan dampak yang dari kebijakan pemerintah untuk diam dirumah saja sehingga merasakan Cabin Fever. Bertani hidroponik pada masa pandemi adalah kegiatan yang dapat meminimalisir dari kegiatan negatif yang dilakukan masyarakat untuk diubah menjadi hal positif dan juga meminimalisir masyarakat untuk membeli sayur dipasar sehingga tidak merasakan kontak fisik bersama masyarakat lain dan dapat memanen sayuran sesuai keinginan hati. Situasi seperti ini terjadi di desa Jatiroto, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang akibat adanya pandemi covid-19 seperti ini. Pemberdayaan masyarakat untuk bertani di rumah telah dilakukan dengan metode pemberian materi, Pendampingan mulai benih disemai hingga panen. Hasilnya, setiap masyarakat dapat berhidroponik dengan berbagai tanaman sayuran yang ditanam.Kata Kunci : Hidroponik, Covid19, dan Cabin Fever.
Dian Novita, Septian Wulandari
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 149-153; doi:10.30997/qh.v6i2.2290

Abstract:
Tujuan pembelajaran akan berjalan dengan baik tentunya harus melibatkan banyak peran yang terlibat di dalamnya. Peran tersebut antara lain adanya peran guru sebagai pengganti orang tua disekolah, siswa yang menjalankan kegiatan pembelajaran, dan juga peran orang tua untuk memonitoring siswa di rumah. Hal ini juga tentunya didukung dengan adanya komunikasi yang baik. Selain itu, untuk memudahkan guru dalam mengevaluasi hasil belajar siswa. Dengan kata lain, pentingnya buku penghubung antara guru dan orang tua untuk memudahkan komunikasi antara guru dan siswa dalam mengontrol perilaku siswa. Berdasarkan hal tersebut, tim memberikan sosialisasi dan pelatihan mengenai suatu aplikasi yang dapat di downloat gratis melalui Android yang bernama ClassDojo. Luaran yang akan dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah purwarupa berupa Aplikasi ClassDojo. Dengan adanya aplikasi ini di harapkan dapat membantu para pengajar dapat memberikan penilaian dan mengelola kelas dengan baik.
Oman Sukmana, Vina Salviana, Ds Wahyu Hidayat
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 134-144; doi:10.30997/qh.v6i2.2286

Abstract:
Kegitan bertujuan untuk membantu masyarakat RW 18, Kelurahan Turen, Kabupaten Malang dalam pengelolaan program Kampung Wolulas sebagai Kampung Wisata Edukasi. Metode kegiatan dilakukan melalui pelatihan (training) dan pendampingan yang meliputi aspek manajemen produksi, pemasaran, keuangan, dan pengelolaan lingkungan yang meliputi penataan taman lingkungan, pengelolaan sampah menjadi pupuk organic, dan penataan tempat sampah organic,serta bantuan alat untuk mendukung pengembangan usaha kue dan kegiatan pengelolaan Bank Sampah. Luaran utama kegiatan ini adalah berupa kemasan produk kue (bolu) dan aneka minuman instan. Sasaran utama kegiatan ini adalah warga RW 18, Kelurahan Turen, Kabupaten Malang yang meliputi ibu-ibu anggota PKK RW, Karang Taruna, dan Tokoh Masyarakat. Hasil kegiatan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Kampus Wolulas, RW 18, Kelurahan Turen berupa: (1) peningkatan keterampilan variasi pembuatan kue bagi ibu-ibu PKK, (2) peningkatan pengetahuan dan kemampuan mengela internet bagi Karang Taruna, (3) Peningkatan kemampuan pembukuan bagi pengurus Bank Sampah, (4) Peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam membuat tanaman organic, dan (5) Peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam pengelolaan lingkungan sosial bagi pengurus RW.
Eksa Rusdiyana, , Ahmad Pramono, Anatta Wahyu Budiman
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 127-133; doi:10.30997/qh.v6i2.2143

Abstract:
The objective of this study was to evaluate participation rate of farmer in the production of cattle dung-based organic fertilizer program at Kaliboto village. This study was action research using participatory rural appraisal (PRA) approach through community partnership program conducted by Universitas Sebelas Maret (UNS) team. The subject of this study was farmers who are actively taking a part during a year and half of program. They were incorporated in “Suka Maju” farmer group. The data was collected using interview technique, focus group discussion (FGD), and also observation. The result of this study showed that participation of farmer was categorized as moderate participation due to the program was well planned by UNS team, although farmers were involved in program scheduling. The farmer participation was high during program implementation which is indicated by the high number of farmers joint in the training session covering production to marketing of organic fertilizer. In addition, the participation rate of farmer was categorized as moderate in evaluating of the program which is indicated by the small number of farmers giving advices and inputs for program sustainability.
Putty Harissa, Muliastuti Anggrahini
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 101-106; doi:10.30997/qh.v6i2.2577

Abstract:
Walaupun telah teruji saat terjadi krisis ekonomi, UMKM masih membutuhkan transfer pengetahuan terkait pengembangan usahanya. Salah satu pengetahuan yang dibutuhkan adalah mengenai metode pemasaran yang efektif. Perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai media pemasaran, sehingga UMKM dapat turut bersaing. Program pengabdian dan kemitraan masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada para pengurus Kubah Konveksi dalam hal pemanfaatan bisnis online dalam penjualan dan menangkap peluang bisnis yang lebih luas. Metode kegiatan yang dilakukan adalah metode ceramah, diskusi dan pendampingan yang didasari oleh evaluasi awal sebagai landasan untuk menentukan posisi pengetahuan kelompok sasaran mengenai bisnis online. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran peserta pelatihan terkait pemanfaatan bisnis online untuk meningkatkan pendapatan usahanya. Hal ini terlihat dari antusias para peserta untuk mengaplikasikan hasil pelatihannya dan melanjutkan kegiatan tersebut setelah selesai programnya.
Dini Hamidin, Widia Resdiana, Mohamad Nurkamal Fauzan
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 88-96; doi:10.30997/qh.v6i2.2146

Abstract:
Pemanfaatan media sosial (Facebook dan Instagram) dapat digunakan sebagai alat komunikasi dan memperkenalkan potensi Desa baik dengan masyarakat luas maupun dengan komunitas dan lembaga swasta. Desa Cihanjuang merupakan desa dengan luas wilayah ketiga terbesar di Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan hasil pencarian melalui google search engine, informasi terkait kegiatan dan potensi Desa Cihanjuang masih sangat terbatas, Desa Cihanjuang belum mememanfaatkan media sosial (facebook dan instagram). Untuk meningkatkan kesadaran pentingnya memiliki dan menggunakan media sosial dan mengoptimalkan penggunaan media sosial sebagai media informasi Desa (potensi investasi, kegiatan Desa dan wisata), maka pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pelatihan. Pelatihan ini memberikan motivasi dan optimalisasi pengelolaan konten di media sosial. Pelaksanaan pelatihan ini dilakukan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement, Evaluate) dan proses pembelajarannya mengadopsi metode andragogi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah 1) Para Perangkat Desa, Kader PKK dan Karang Taruna memiliki pengetahuan, keterampilan dan ketertarikan untuk mengoptimalkan media sosial untuk penyebaran informasi kegiatan pelayanan pemerintahan Desa Cihanjuang (administrasi dan non administrasi), kegiatan setiap bidang di pemerintahan Desa Cihanjuang, penyebaran berita dan potensi desa; 2) Hasil pelatihan telah dapat diwujudkan dengan terbangunnya media sosial Instagram dan facebook Desa Cihanjuang yang kemasan konten beritanya lebih informatif sebagai media informasi, komunikasi dan promosi produk dan potensi Desa Cihanjuang disertai link website resmi Desa Cihanjuang.
Nurul Fajrih, Anhar Faisal Fanani, M Khoiruddin
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 107-113; doi:10.30997/qh.v6i2.2035

Abstract:
Desa Sidorejo mempunyai Kelompok Peternak kambing yang aktif dan produktif yaitu kelompok ternak “Krida Muda” yang berdiri sejak tahun 2016. Kelompok peternak inilah yang dijadikan Mitra PKM. Berbagai permasalahan yang dihadapi mitra akan ditawarkan solusinya dalam kegiatan PKM ini. Kelangkaan pakan saat musim kemarau menjadi permasalahan umum yang dihadapi peternak mitra. Selain itu masih kurangnya wawasan teknologi kelompok mitra dalam memanfaatkan limbah hasil pertanian menjadi pakan ternak. Pelaksanaan PKM dilakukan dengan beberapa metode antara lain dengan ceramah/penyuluhan untuk materi yang bersifat teori, peragaan untuk menyampaikan materi praktek dan pendampingan langsung saat demonstrasi atau praktek. Hasil yang diperoleh yaitu peternak mitra PKM bertambah pengetahuan dan wawasannya tentang teknologi pembuatan complete feed, silase dan mampu mengolah limbah pertanian (limbah tanaman singkong dan limbah tanaman jagung) menjadi pakan yang berkualitas serta dapat disimpan untuk mengatasi kelangkaan pakan pada musim kemarau.
Popon Srisusilawati, Panji Adam Agus Putra, Ayu Tuty Utami, Ariani Siregar, Yovanka Graciela Rois, Tahany Tahany, Fairuz Syifa Rosyidah
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 79-87; doi:10.30997/qh.v6i1.1987

Abstract:
The purpose of the implementation of sharia-based social economic rehabilitation PKM activities for drug victims in the Grapiks foundation in the village of Cimekar, Cileunyi, Bandung, Bandung, is to provide solutions to the problems that have been faced, namely the tendency of former drug users to re-use very large. Rejection from families and the environment against drug victims, this rejection is related to their survival in economic terms, so they need skills development and how to socialize again with the surrounding community. Therefore the application of the sharia system in socio-economic rehabilitation is very important for drug victims who have an impact on the level of the economy and the welfare of former drug victims. It is clear that the psychic and economic condition of the former victim of this drug needs to be developed with sharia-based social economic rehabilitation. The specific target to be achieved is the change in behavior of former victims of drugs. Increasing the quality of SDI victims of drugs. The method used is the first approach to assisting behavioral change carried out continuously by involving family or spouse. Second, business / skill assistance is by exploring the potential of a former drug victim. The activities carried out are assisting with behavioral change by instilling Islamic principles so that they can go back to the community, explore the potential of drug victims by providing entrepreneurial training in accordance with Islamic law. Assistance is carried out until the end of the PKM program and after the PKM program ends. As a result of the PKM there was an increase in understanding of diversity regarding drugs and increasing the skills of drug victims.
, Dayang Berliana, Tri Sandika Jaya
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 1-7; doi:10.30997/qh.v6i1.1930

Abstract:
KWT Sekar Wangi adalah salah satu kelompok penggerak wanita tani untuk memberdayakan wanita membuat olahan dodol berbasis bahan baku lokal sebagai oleh-oleh khas Liwa Lampung Barat. Dodol yang diproduksi beraasal dari bahan baku tomat, labu siam, terong belanda dan kopi. Dodol sebagai produk oleh-oleh khas Liwa Lampung Barat harus memiliki kekhasan seperti bahan baku dan kemasan produk. Tujuan kegiatan ini adalah mendesain kemasan yang mencirikan kekhasan Kabupaten Lampung Barat dengan menggunakan corak batik ceulugham. Batik Ceulugham pada kemasan produk dodol diharapkan dapat menonjolkan identitas produk KWT Sekar Wangi sebagai oleh-oleh khas Liwa Lampung Barat. Kegiatan ini untuk mendukung diversifikasi olahan berbasis bahan baku lokal sebagai produk khas oleh-oleh Lampung Barat sebagai kabupaten destinasi wisata di Provinsi Lampung.
, R. Iqbal Robbie
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 22-27; doi:10.30997/qh.v6i1.1951

Abstract:
Kota Wisata Batu sudah dikenal baik oleh wisatawan luar dan dalam negeri, dengan wisata alam dan wisata buatan sangat digemari. Dalam rangka menunjang program pemerintah Kota Batu maka mendorong keinginan pemerintah Desa Pendem untuk membuat konsep “Halal Travelling Pendem Village“ yang akan memaksimalkan berbagai macam potensi seperti kerajinan gamelan, kerajinan batik malangan, penghasil telur asin, penggemukan ayam, dan wisata outbond. Adapun yang menjadi mitra dalam pengabdian ini yang utama adalah pemerintah Desa Pendem karena mereka yang akan menginisiasi kelompok-kelompok usaha di desa tersebut untuk berkembang lebih maju. Untuk menunjang perintisan Desa Wisata ini, maka perlu diperkuat pondasi kesiapan dari masyarakat terlebih dahulu. Salah satu yang akan dimulai adalah keluarga, masyarakat Pendem masih lemah dalam pengelolaan keuangan sehingga diperlukan pelatihan bagaimana perencanaan keuangan dan pembukuan sederhana bagi ibu-ibu rumah tangga yang dikelompokkan dalam ibu PKK.Pelaksanaan kegiatan pengabdian di Desa Pendem Kecamatan Junrejo Kota Batu telah berjalan dengan baik dan lancar. Secara terperinci kegiatan tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut : Pelatihan dan pendampingan perencanaan keuangan pada ibu rumah tangga telah berjalan dengan baik dan lancar serta dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan. Pelatihan dan pendampingan pembukuan sederhana pada ibu rumah tangga telah berjalan dengan baik dan lancar serta dapat meningkatkan penyusunan dan pengelolaan keuangan sehingga dapat diterapkan praktis dalam keluarga Pemberian contoh penulisan perencanaan keuangan dan pembukuan sederhana telah dilakukan sebagai bentuk manfaat praktis bagi ibu rumah tangga untuk mulai menyusun aliran keuangan bagi keluarga. Penanggung jawab Pusat Pengembangan Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis –UMM
, Sepris Yonaldi, Novelisa Suryani
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 57-65; doi:10.30997/qh.v6i1.1964

Abstract:
Jorong Taratak Pauah Nagari Sungai nanam memiliki potensi yang baik dalam memanfaatkan potensi limbah serbuk gergaji untuk dijadikan media tanam jamur tiram putih yang nantinya sebagai bahan baku untuk olahan makanan yang bernilai tinggi. Mitra sebagai masyarakat sasaran program terkendala dalam pemanfaatan potensi tersebut yang dikarenakan oleh beberapa permasalahan, diantaranya adalah tidak memahami bagaimana memanfaatkan limbah serbuk gergaji, belum memiliki kemampuan dan pengetahuan yang baik dalam hal manajemen pengelolaan, dan tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan dalam bidang pemasaran. Tujuan program PPM ini adalah: masyarakat memahami pemanfaatan limbah serbuk gergaji, Masyarakat memeliki pengetahuan pengelolaan usaha,, dan memiliki pengetahuan dalam bidang pemasaran. Metode program PPM ini adalah: 1) Penyuluhan, 2)Percontohan produksi, 3)Pelatihan manajemen usaha, 4)Pelatihan Pemasaran, 5) Pendampingan. Hasil Kegiatan PPM Wirausaha Jamur Tiram Putih berbasis Technopreneur Sebagai Sumber Wirausaha Baru Dalam Pemanfaatan Limbah Kayu (Serbuk Gergaji) di Jorong Taratak Pauh Nagari Sungai Nanam, adalah: 1) masyarakat sasaran memiliki kemampuan budidaya jamur tiram, 2) masyarakat mampu mengolah jamur tiram putih menjadi olahan makanan bernilai tinggi seperti rendang jamur tiram, dendeng jamur tiram, dan crishpy jamur tiram), 3) masyarakat mamiliki kemampuan pemasaran, 4) terbentuknya kelompok usaha dengan nama Jamur soladirity Group. Keluaran dari kegiatan ini adalah berkembangnya kelompok usaha masyarakat dalam usaha budi daya jamur tiram putih, sehingga meningkatkan pendapatan keluarga.
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 16-21; doi:10.30997/qh.v6i1.1943

Abstract:
Stroberi varietas lokal umumnya memiliki keunggulan aroma buah yang harum tetapi produksi buahnya sedikit karena ukuran buahnya kecil. Petani telah meninggalkan varietas lokal karena varietas introduksi memiliki keunggulan pada produksi dan ukuran buah yang lebih besar akan tetapi memiliki aroma buah yang kurang dibandingkan dengan lokal. Tujuan eksplorasi adalah untuk menghimpun keragaman genetik plasmanutfah stroberi di Kecamatan Pasirjambu yang sudah ada, berharap terjaring alel-alel baru atau berasal dari mutan-mutan baru yang muncul dari kultivar yang dilepas ke petani. Munculnya genotip baru akibat proses evaluasi, mutasi, hibridisasi alami, dan seleksi alami mengakibatkan munculnya genotip baru yang unggul dalam arti mampu beradaptasi terhadap lingkungan. Selanjutnya dilakukan identifikasi sebagai suatu proses pengenalan tanaman untuk mengetahui jenis tanaman secara detail dan lengkap serta dapat dipertanggugjawabkan secara ilmiah. Pengumpulan informasi karakteristik biologi/genetik dapat mempermudah dalam mendapatkan genotip-genotip sebagai sumber bahan tetua untuk mendapatkan varietas unggul baru.
Retno Cahya Mukti, Arsi Arsi,
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 8-15; doi:10.30997/qh.v6i1.1966

Abstract:
The Community Partnership Program (PKM) activity aims to help groups of farmers from the community who are not yet economically productive but have a strong desire to become entrepreneurs. This PKM activity will be applied to farmer groups in Hamlet 4, Teluk Betung Village, Rimau Island District, Banyuasin District, South Sumatra. The obstacle faced by partners is that it is difficult to determine the right processing technique for nipah (Nypa fruticans Wurmb), partner's knowledge of nipah processing techniques is still minimal. From the problems faced by partners, several solutions are needed including providing community group empowerment assistance regarding the application of science and technology in activities: 1) knowledge of plants and the benefits of nipah (Nypa fruticans); 2) application of local resource-based food processing technology which includes selection of palm fruit, types, and processing techniques of fresh palm fruit; and 3) processing of nipah to be processed foodstuffs with high economic value such as sweets, dodol, etc., and 4) the production process and marketing management of processed nipah products. This activity will be carried out for 8 months (January to August) in 2019. The method used is the empowerment of active participant of farmer groups to partners with the transfer of knowledge and technology on the introduction and benefits of palm fruit, processing of palm fruit through direct assistance in the field. The process of delivering material utilizes teaching aids and the use of space as a transfer class of science and technology. While the technical assistance and direction of the service program involved partner groups. The conclusion is that partners are able to increase their knowledge and skills in processing nipah so that they can increase their economic value.
, Novi Maryani
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 39-48; doi:10.30997/qh.v6i1.2557

Abstract:
Sekolah Terbuka merupakan satu bentuk pendidikan formal yang penyelenggaraanya berdiri sendiri tetapi masih menjadi bagian dari sekolah induk yang penyelenggaraan pendidikannya menggunakan metode belajar secara mandiri. Di sekolah terbuka, siswa belajar dengan bantuan dari guru seminimal mungkin dan menggunakan modul sebagai bahan ajar utama. Pembelajaran dengan sistem terbuka memberikan kesempatan belajar yang seluas-luasnya kepada anak-anak lulusan Sekolah Dasar atau Sekolah Menengah Pertama atau sederajat yang tidak dapat mengikuti pendidikan sekolah reguler karena berbagai hambatan yang dimiliki. Kegiatan Pengabdian bagi Masyarakat yang dilakukan ini berupa kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk mengadakan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan media pembelajaran interaktif bagi guru-guru SMA Terbuka di Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor. Target yang diharapkan dari kegiatan ini adalah dapat meningkatkan keterampilan guru-guru dalam mengoperasikan aplikasi pembuat media pembelajaran elektronik. Aplikasi yang digunakan dalam membuat media pembelajaran elektronik ini adalah Sparkol Video Scribe, Power Point, dan Camtasia Studio. Metode dari kegiatan ini menggunakan metode ABCD (Assets Based Community Development) yang difokuskan pada pengembangan aset manusia (human capital). Tahapan kegiatan dimulai dengan pendaftaran peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang media pembelajaran elektronik, proses install aplikasi, dilanjutkan dengan penyampaian materi utama tentang Sparkol Video Scribe, Power Point, atau Camtasia Studio. Pelatihan dilakukan sebanyak tiga kali tatap muka dengan materi utama yang berbeda-beda. Tahap selanjutnya yaitu memberikan tugas yang dikerjakan secara mandiri, yaitu membuat media pembelajaran, kepada peserta sesuai dengan bidang ajarnya. Sebagai bagian dari tahap penyempurnaan, peserta diberi pendampingan mulai dari perancangan, pembuatan, dan tahap finishing selama 2 minggu. Setiap peserta diharuskan menghasilkan 2 media yang berbeda.
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 49-56; doi:10.30997/qh.v6i1.1957

Abstract:
Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan pembentukan administrasi dusun. Mitra dalam program ini adalah warga dan usaha kecil pembuatan dan penjualan minyak kelapa. Permasalahan industri minyak kelapa adalah tentang pemasaran Kethak yang merupakan ampas pembuatan minyak kelapa. Metode yang akan dipakai untuk mencapai tujuan tersebut adalah 1) penyediaan plastik kemasan, 2) pembuatan merk, 3) pengadaan plang papan nama, dan 4) penyusunan data kependudukan.Hasil dari program ini adalah 1) adanya kemasan produk yang menarik, 2) adanya merk, 3) plang papan nama industri kethak, dan 4) data administrasi yang benar dan tertata, baik berupa soft file maupun bingkai.
, Deasy Lestary Kusnandar, Agi Rosyadi
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 73-78; doi:10.30997/qh.v6i1.2042

Abstract:
Salah satu penyebab UMKM sulit berkembang adalah sistem akuntansi yang buruk. Berbagai faktor menjadi penyebab. Termasuk masih banyak pelaku UMKM yang tidak mau memikirkan hal rumit seperti masalah akuntansi dan manajemen keuangan.Administrasi keuangan yang tercatat dengan baik dapat mengoptimalkan sisi profesionalisme pengelolaan keuangan. Pengusaha UMKM terkadang tidak mengetahui secara riil jumlah uang yang dimiliki, berapa modal yang dikeluarkan, berapa hutang dan pihutang, serta apakah usaha mereka mendapatkan laba atau bahkan mengalami kerugian. Inilah yang menjadi pokok permasalah mengapa banyak UMKM yang tidak mendapatkan akses ke lembaga keuangan formal. Akses yang ada tidak dapat dimanfaatkan karena UMKM lalai untuk menerapkan administrasi keuangan sesuai standar. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Bank Indonesia untuk mendorong peningkatan kapasitas usaha dan akses pembiayaan UMKM adalah dengan menyediakan sarana pencatatan transaksi keuangan yang terstandar dan sederhana. Bank Indonesia telah mengupayakan sebuah Aplikasi Akuntansi untuk UMKM berbasis Android. Aplikasi ini sangat mudah digunakan dan telah memenuhi standar akuntansi Entitas Mikro Kecil Menengah (EMKM). Aplikasi ini bernama Si Apik. Sehubungan dengan hal tersebut dilakukan pelatihan dan pendampingan mengenai pencatatan transaksi keuangan dan penggunaan SiApik kepada pengelola UMKM di Kelurahan Cibeuti Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya.Pelaksanaan pembinaan ini akan menggunakan metode focus group discussion, on site training maupun out site training. Melalui pelatihan dan pendampingan ini diharapkan terdapat peningkatan pemahaman pencatatan keuangan menggunakan sistem informasi aplikasi pencatatan informasi keuangan (SIAPIK) berbasis Android.
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 66-72; doi:10.30997/qh.v6i1.2041

Abstract:
Farming in the dry season is a difficult job to do, because it is constrained by the limited availability of water. This situation occurred in the village of Pasirnanjung which caused agricultural activities to cease. In order that agriculture can continue to run, a micro-scale agricultural mitigation can be applied during dry-season by planting in polybags based on bokhasi fertilizer in the yard of the house. Bokashi is an organic material that can improve the physical, chemical and biological properties of the soil, that has an effect on plants growth and yield. Empowerment of farmers have been carried out in Pasirnanjung village, from August to September 2018, by the methode of counseling, training, demonstration and planting. The participants were joined by 14 groups, 11 farmer groups, 1 Putra Karya Sejahtera Youth Group, 1 Mawar Lestari Women's Farmers Group and 1 Nanjung Jaya Gapoktan Group. Training materials include preparation of tools and materials, seedling of vegetable seeds, making bokashi, preparation of planting media, planting, cultivating and harvesting. As a result, each group can make bokashi and can grow vegetables in a polybag in their yard during the dry season. This activity will have a good impact on the acceleration of the realization the village government program to make agricultural education village and ecovillage.
Khoirul Fajri, , Lia Afriza
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 6, pp 28-38; doi:10.30997/qh.v6i1.1959

Abstract:
Desa Cibuntu (Cibuntu Village) is a tourism-based village located at the foot of Mount Ciremai, Pasawahan District, Kuningan, West Java. The village is located approximately 20 KM from the center of Kuningan City. Cibuntu Village has a variety of uniqueness that is owned both in nature, culture and history. Cibuntu Village is declared as a Tourism Village as stipulated in the Decree of the Head of the Kuningan District Tourism and Culture Office Number 55631 / KPTS.178.A Disparbud / 2012 concerning the designation of Cibuntu Village as an Object and Attraction (Tourism Village). Guiding tours become very important because they are part of the service. Lack of communication skills and mastery of English become the main obstacle in guiding tourism activities in the Cibuntu Tourism Village. The people who are assigned as guides seem to only have capital, so the delivery of information is not packaged properly to tourists. Referring to these conditions, then the solution is coaching and mentoring in an effort to improve the ability to guide tours through a series of training. The training will be classified into two categories, namely tour guides and English training for tour guides. The methods to be used include lectures, questions and answers, discussions. To improve the ability to guide in English will focus on drilling models and role play. As targets to be achieved are (a) increasing the ability of understanding the role of the tour guide, (b) increasing the ability of the community in the tour guide, (c) increasing the ability of English in guiding activities especially when guiding foreign tourists, (d) increasing communication skills when guide the tour. To achieve these targets the activity implementation team will work together with the association of Indonesian tour guides and professional guides.
Wini Nahraeni
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 101-106; doi:10.30997/qh.v5i2.2117

Abstract:
Salah satu fungsi pekarangan adalah untuk konservasi in situ berbagai sumberdaya genetik plasma nutfah, termasuk sayuran lokal (indijines), yang tidak hanya dikonsumsi karena kandungan gizinya, tetapi juga kandungan zat berkhasiat obat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan melalui budidaya tanaman sayuran indijenes berkhasiat obat di Kecamatan Cisaat di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Agribisnis dan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Djuanda dengan melibatkan ibu rumah tangga kader PKK, kader Posyandu dan non kader di Desa Babakan Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi.Tahapan kegiatan yang dilakukan meliputi: a. menyusun metode pendekatan orang dewasa (POD); b. observasi mengenai kondisi pengetahuan dan penerapan budidaya, pengolahan pascapanen dan analisis usahatani tanaman sayuran indijenes berkhasiat obat di lahan pekarangan, c. pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan dengan metode ceramah dan demonstrasi cara dan demonstrasi plot (demplot), d. monitoring dan evaluasi, berupa kunjungan ke lahan pekarangan kelompok mitra, e. keberlanjutan program. Hasil penyuluhan dan pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman para peserta tentang fungsi dan arti penting pemanfaatan lahan pekarangan, pengetahuan tentang sayuran indijenes berkhasiat obat, pengetahuan dan keterampilan tentang budidaya sayuran indijenes berkhasiat obat, pengolahan hasil, analisis usahatani sederhana dan pemasaran produk.
, Lia Amalia, Siti Aminah, Eka Nurul
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 57-63; doi:10.30997/qh.v5i2.1645

Abstract:
Tujuan dari program ini adalah untuk mengoptimalkan potensi makanan unggul lokal Bogor, menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran, dan memunculkan alternatif baru untuk makanan ringan / minuman yang bisa menjadi hadiah atau makanan ringan khas Bogor. Masalah utama dalam komunitas mitra adalah teknologi membuat minuman jus nanas yang belum tersedia dan formulasi stick keju taro yang ada belum optimal. Masalah prioritas lainnya adalah terbatasnya pengetahuan para mitra mengenai manajemen bisnis, produksi, dan keuangan yang membuat kelangsungan bisnis masih sangat lemah. Namun, mitra adalah masyarakat terbuka, memiliki keinginan kuat untuk maju, dan mudah bekerja sama dengan tim. Metode pelaksanaan kegiatan ini termasuk memberikan kuliah umum; latihan; demonstrasi desain bangunan / prototipe produk. Tim proposal telah melakukan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi dan bantuan mitra dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah diberikan dalam bentuk penyediaan pelatihan sistem manajemen halal, metode produksi makanan yang baik, pengemasan , dan manajemen bisnis dan keuangan. Prestasi dari program ini termasuk teknologi menggunakan asam sitrat dan pasteurisasi untuk memperpanjang umur simpan minuman jus nanas, perbaikan formulasi stick keju taro, dan desain kemasan dan label produk.
Linar Humaira Panglima, Faizal Maad, Reny Andriyanty
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 77-82; doi:10.30997/qh.v5i2.1686

Abstract:
Berdasarkan potensi pertanian yang ada di Desa Sukamantri yang mencapai 1.46 juta hektar luas lahan untuk sawah dan ladang, yang seharusnya desa ini memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Namun dikarenakan kondisi lahan yang cenderung memiliki kemiringan dan berdekatan dengan wilayah yang memiliki pergerakan tanah yang cukup tinggi, sehingga potensi pertanian dan sumber dayanya belum teroptimalkan, hal ini dikarenakan masih rendahnya keterampilan dan pengetahuan petani dalam membangun kegiatan produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi pemanfaatan lahan melalui pengembangan usahatani secara optimal berbasis konservasi, sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan ini melalui penyuluhan, demontrsasi dan pelatihan. Hasil kegiatan adalah 15 orang petani peserta yang sebagian besar berpendidikan rendah rata-rata tidak tamat SD namun memiliki kemampuan berpartisifasi aktif selama kegiatan berlangsung, terlihat dari resposipnya petani dalam mengikuti penyuluhan maupun saat pelatihan yang terlibat langsung dalam praktek berusahatani diversifikasi penanaman secara verticultur yang ditumpangsarikan dengan tanaman pangan. Pembuatan rorak di anatara petak pertanaman merupakan teknologi konsevasi yang mudah dilakukan oleh petani. Petani yang menyatakan puas dengan kegiatan ini sebanyak 60% dan sangat puas sebanyak 40%. Perlu adanya pembinaan dalam pengetahuan dan ketrampilan lebih lanjut untuk menciptakan kemandirian para petani,
Yanyan Mulyaningsih
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 107-114; doi:10.30997/qh.v5i2.1953

Abstract:
Hidroponik merupakan metode bercocok tanam dengan menggunakan media tanam selain tanah, seperti batu apung, kerikil, pasir, atau sabut kelapa, potongan kayu atau busa. Inovasi terbaru yang saat ini telah berhasil dikembangkan sebagai media tanam hidroponik adalah skerwool. Skerwool merupakan media tanam hidroponik yang terbuat dari limbah koran dan air kelapa yang dirancang oleh Mahasiswa Universitas Djuanda. Mengingat pentingnya sektor pertanian bagi masyarakat Indonesia, sektor pertanian masih dapat diandalkan untuk menjadi sumber penghasilan bagi beberapa masyarakat, khususnya masyarakat Desa Cibereum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Hal ini disebabkan karena kawasan ini berada di dataran tinggi (Puncak) sehingga sangat mudah bagi warga setempat untuk memproduksi produk pertanian dengan kualitas yang baik. Namun saat ini, alih fungsi lahan pertanian di Desa Cibereum, menjadi hal yang perlu diperhatikan. Melihat banyaknya lahan yang digunakan sebagai bangunan Vila dan Hotel, masyarakat sekitar menjadi semakin sedikit lahannya untuk pertanian. Pengabdian ini berfokus pada optimalisasi kegiatan Muslimat Cahaya Cemerlang di Desa Cibereum dan keberlanjutan program pengabdian, karena alternatif media tanam yang murah, serta edukasi tentang pengelolaan anggaran rumah tangga, untuk membandingkan sisi cost and benefit yang diperoleh dengan melaksanakan program ini sehingga dapat terwujudnya semangat kemandirian desa. Metode kegiatan yang dilakukan untuk tercapainya tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode ceramah, diskusi dan demonstrasi praktik langsung di lapangan yang didasari oleh evaluasi awal sebagai landasan untuk menentukan posisi pengetahuan kelompok sasaran mengenai pemanfaatan lahan pekarangan melalui penerapan Hidroponik Nyaman di Hati dan Kantong. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran peserta pelatihan untuk menerapkan system hidroponik dan penggunaan media tanam skerwoll untuk meningkatkan pendapatan. Hal ini terlihat dari antusias para peserta untuk mengaplikasikan hasil pelatihannya dan melanjutkan kegiatan tersebut setelah selesai programnya.
Wachdijono Wachdijono, Siti Wahyuni, Umi Trisnaningsih
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 90-94; doi:10.30997/qh.v5i2.1928

Abstract:
Yard land in urban areas has not been utilized for the cultivation of vegetables that are productive and economically profitable. This service program aims to improve the knowledge and skills of PKK members in verticultural and hydroponic vegetable cultivation. Thus, the members can use their yard more productively. The method used in this community service program is training, which consists of counseling as well as demonstrations and practice. Counseling is about the cultivation of vegetable plants vertically and hydroponically has increased the knowledge of participants, from initially not knowing about verticulture to know. The demonstration/practice of growing vegetables the next day made the participants better understand what was delivered in the previous counseling. This encourages the improvement of mothers' skills in growing vegetables vertically and hydroponically. This additional knowledge and skills encourage participants to practice in their own homes.
Rani Sugiarni
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 83-89; doi:10.30997/qh.v5i2.1926

Abstract:
Revolusi industri 4.0 menuntut perubahan yang amat cepat dan signifikan di berbagai bidang termasuk pendidikan. Model pembelajaran 4.0 itu sendiri adalah pembelajaran yang tidak semata-mata melibatkan teknologi di dalamnya. Tapi lebih pada mengubah paradigma bahwa siswa bukanlah objek pasif yang harus mampu menggunakan teknologi saja. Tuntutan ini tentunya bukan hal yang mudah untuk dipenuhi oleh guru. Proses pembelajaran saat ini diaharapkan mampu membentuk siswa yang memiliki softskill untuk menghadapi abad 21 yang dikenal dengan 4C ( Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation). PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis 4C melalui penerapan media ajar digital dalam menghadapi revolusi industri 4.0 di kalangan guru pesantren. Mitra dari PKM ini adalah Yayasan Pendidikan Mandiri Bersemi. Tercatat 25 orang guru pada sekolah mitra yang berusia usia cukup muda dengan latar belakang Pendidikan Sarjana S1. Masalah yang dihadapi mitra adalah kurangnya pelatihan mengenai media ajar digital dan kurangnya kreativitas guru dalam hal teknik pengajaran. Tahapan dalam kegiatan ini peersiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Berdasarkan pelaksanaan kegiaan ini dapat disimpulkan yakni sosialisasi penerapan media ajar digial sudah dilaksanakan dikalangan guru Yayasan Mandiri Bersemi, para guru sudah bisa merancang rencana pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media ajar digital dan sebagian guru sudah mempraktekan media ajar digital dikelas.Kata Kunci: Media ajar digital, 4C , revolusi industri 4
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 115-120; doi:10.30997/qh.v5i2.1992

Abstract:
Hal yang melatarbelakangi kami melakukan pengabdian adalah Kabupaten Cianjur merupakan salah satu daerah penghasil rempah yang potensial, salah satunya buah pala. luas area lahan yang dipakai untuk perkebunan pala di kabupaten Cianjur yaitu 321 Ha dengan produksi 84 ton/th dan tingkat produktivitas 549 kg/Ha, akan tetapi dari sekian banyak itu yang terambil adalah biji pala sementara daging buah pala terbuang percuma, sangatlah minim nilai pemanfaatannya. Tujuan kegiatan program pengabdian PPUD (Pengembangan Produk Unggulan Daerah) ini adalah untuk mengoptimalisasi hasil panen pala terutama pada bagian daging buah pala yang dianggap defact dan menjadi limbah pasca panen. Metode yang digunakan untuk kegiatan pengabdian ini adalah: (1) Focus Group Discussion, (2) Bimbingan Teknis, (3) Penyuluhan, (4) Pendampingan. Dimana di dalamnya meliputi materi tentang pengolahan pangan, manajemen keuangan, teknik pasca panen, diversifikasi pangan, labelling, perijinan, strategi pemasaran. Hasil dari kegiatan pengabdian PPUD ini adalah adanya produk unggulan daerah yang telah dikembangkan yaitu wedang pala “Cisara” dimana produk tersebut adalah hasil dari keseluruhan kegiatan pengabdian yang memanfaatkan limbah/buangan (defact) daging pala. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah dengan melakukan kegiatan pengabdian PPUD menggunakan metode FGD, Bimbingan Teknis, Penyuluhan dan Pendampingan dan materi tentang diversifikasi olahan pangan, peserta petani dan UKM Pala sangat antusias dan telah dijadikannya peluang usaha baru dengan bahan baku yang termurahHal yang melatarbelakangi kami melakukan pengabdian adalah Kabupaten Cianjur merupakan salah satu daerah penghasil rempah yang potensial, salah satunya buah pala. luas area lahan yang dipakai untuk perkebunan pala di kabupaten Cianjur yaitu 321 Ha dengan produksi 84 ton/th dan tingkat produktivitas 549 kg/Ha, akan tetapi dari sekian banyak itu yang terambil adalah biji pala sementara daging buah pala terbuang percuma, sangatlah minim nilai pemanfaatannya. Tujuan kegiatan program pengabdian PPUD (Pengembangan Produk Unggulan Daerah) ini adalah untuk mengoptimalisasi hasil panen pala terutama pada bagian daging buah pala yang dianggap defact dan menjadi limbah pasca panen. Metode yang digunakan untuk kegiatan pengabdian ini adalah: (1) Focus Group Discussion, (2) Bimbingan Teknis, (3) Penyuluhan, (4) Pendampingan. Dimana di dalamnya meliputi materi tentang pengolahan pangan, manajemen keuangan, teknik pasca panen, diversifikasi pangan, labelling, perijinan, strategi pemasaran. Hasil dari kegiatan pengabdian PPUD ini adalah adanya produk unggulan daerah yang telah dikembangkan yaitu wedang pala “Cisara” dimana produk tersebut adalah hasil dari keseluruhan kegiatan pengabdian yang memanfaatkan limbah/buangan (defact) daging pala. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah dengan melakukan kegiatan pengabdian PPUD menggunakan metode FGD, Bimbingan Teknis, Penyuluhan dan Pendampingan dan materi...
, Arif Hidayatul Khusna
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 95-100; doi:10.30997/qh.v5i2.1938

Abstract:
Panti Asuhan Perempuan ‘Aisyiyah Dau Jetis Malang adalah yayasan amal untuk merawat anak-anak perempuan yang merupakan yatim piatu dan miskin. Panti asuhan ini memiliki dua puluh empat siswa. Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara dengan kepala panti asuhan, terdapat empat siswa yang berada di tingkat sekolah menengah pertama dan sembilan siswa yang berada di tingkat sekolah menengah atas yang akan mengikuti Ujian Nasional pada bulan April 2019. Persiapan diperlukan untuk para siswa ini menghadapi Ujian Nasional. Sehingga, kegiatan pendampingan ini berupa tutoring, dan pembuatan UN's Corner. Luaran dari kegiatan pendampingan ini adalah UN's Corner, kumpulan soal Matematika, poster kegiatan pendampingan dan analisis hasil pendampingan.
Azhar Alam
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 69-76; doi:10.30997/qh.v5i2.1757

Abstract:
Masjid Shiratul Jannah Rt 03 Rw 06 memiliki takmir dan sekumpulan jama’ah yang rajin dan berhasrat tinggi mendalami ilmu agama. Artikel publikasi beriktu memuat pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan hadits-hadits dalam Kitab Zakat Bulughul Maram. Tujuan kegiatan ini yaitu menambah pengetahuan khususnya tentang hadits-hadits dalam Kitab Zakat Bulughul Maram serta memperdalam wawasan masyarakat tentang penerapan ilmu terkait prinsip-prinsip dasar zakat. Metode pengabdian yang digunakan yaitu ceramah dan dialog interaktif,. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini diantaranya meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menambah ilmu tentang zakat. Beberapa pertanyaan dan keluhan muncul dari jama’ah terkait kebijakan pemungutan potongan zakat secara langsung dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ditugaskan oleh BAZNAS Kabupaten Karanganyar.
, Radif Khotamir Rusli, Muhamad Aminulloh
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 64-68; doi:10.30997/qh.v5i2.1960

Abstract:
Perkembangan masyarakat pada saat ini semakin maju dan semakin kompleks, yang berkaitan dengan perkawinan, pada saat ini tersiar di berbagai media yaitu dengan munculnya istilah kawin kontrak atau dalam istilah fiqih disebut dengan nikah mut’ah. Nikah mut’ah adalah bayar, bisa berupa uang ataupun barang dilengkapi dengan jangka waktu tertentu serta ketentuan-ketentuan lain.yang diatur dalam suatu kontrak atau kesepakatan tertentu. Hal tersebut tentunya sangat merugikan kaum perempuan dan keturunannya karena Dalam kawin kontrak si wanita yang menjadi istri juga tidak mempunyai hak kewarisan jika si suami meninggal..Solusi yang akan lakukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi mitra yaitu: Penyuluhan kepada masyarakat mengenai pemahaman perkawinan di Indonesia. 2. Membentuk komunitas “paham hukum Perkawinan dengan warga. 3. Pembinaan warga sekitar agar dapat mensosialisasikan kembali gerakan paham hukum perkawinan kepada masyarakat sekitarnya. 4. Pembinaan keterampilan dalam penerapan pemahaman perkawinan yang baik menurut agama dan menurut peraturan perundang-undangan di Indonesia.
Melyani Filtania, Ike Atikah Ratnamulyani
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 1-6; doi:10.30997/qh.v5i1.1598

Abstract:
SMK Galilelo merupakan satu-satunya sekolah menengah kejuruan yang ada di Desa Kadumanggu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, yang sangat peduli akan perkembangan jaman dan keterikatannya dengan dunia pendidikan. Salah satunya dengan penggunaan internet untukkomunikasi virtual yang menunjang proses belajar mengajar di sekolahan swasta tersebut. Ketersediaan internet inipun dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa untuk meningkat prestasi baik dibidang akademik maupun diluar akademik. Oleh karena itu peneliti memiliki tujuan (1) Untuk mengetahui sejauh mana penggunaan internet di SMK Galilelo (2) Untuk mengetahui dampak internet terhadap proses belajar mengajar di SMK Galilelo (3) Untuk menganalisis pengaruh dengan prestasi belajar siswa SMK Galilelo. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif, dengan cara observasi, menyebarkan kuesioner, wawancara dan Teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan internet di SMK Galileo dapat dikatakan optimal karena dalam proses belajar mengajar sangat berpengaruh dengan prestasi siswa.
, Priyono Priyono, Novidya Yulanda
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 7-14; doi:10.30997/qh.v5i1.1648

Abstract:
Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan untuk masyarakat khususnya para anak-anak jalanan yang berada di bawah naungan yayasan ERBE, Kebon Kopi Jakarta Timur adalah sebagai berikut: 1) Menurunkan jumlah anak-anak di bawah umur yang diberdayakan oleh orang tua sebagai sumber penghasilan. 2) Memperluas Peluang usaha yang relatif terbatas. 3) Menumbuhkembangkan pengetahuan yang diperoleh masyarakat mengenai kewirausahaan khususnya sociopreneurship yang baik dan benar, dan 4) mengoptimalkan usaha ekonomi produktif dan memperluas akses pasar bagi masyarakat yang telah memiliki usaha. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan 2 mitra (sasaran) masyarakat, yaitu Dinas Sosial Kota Jakarta Timur dan Yayasan ERBE, Kebon Kopi, Jakarta Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada 20 -21 November 2018. Kegiatan ini pada hari pertama dimulai pada pukul 09.00 - 12.00 WIB di Yayasan Anak Jalanan ERBE Kebon Kopi – Jakarta Timur dan hari kedua di Yayasan Anak Jalanan ERBE Kebon Kopi – Jakarta Timur pada pukul 14.00 - 17.00 WIB. Jumlah total peserta yang ikut adalah 50 orang. Hasil Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupa subtema kegiatan " The Innovative Product Of Kain Perca" dan pengembangan karakter wirausaha melalui sociopreneur concept dapat dinilai sukses atau telah berhasil dilaksanakan dengan persentase perencanaan, hasilnya 91,66%; 95%, dan 87,5% dalam kategori sangat baik.
, Anas Alhifni, Andri Brawijaya, T.Rifqy Thantawi, Metti Paramita
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 15-22; doi:10.30997/qh.v5i1.1609

Abstract:
Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang keberadaannya tidak dapat dipisahkan dari proses pertumbuhan dan perkembangan masyarakat. Pondok pesantren saat ini telah berkembang dan memberikan sistem pembelajaran yang berimbang antara aspek keagamaan dan IPTEK, bahkan banyak pesantren yang sudah memiliki kegiatan ekonomi seperti koperasi, BMT, pertanian, peternakan dan sebagainya. Namun terdapat kelemahan dalam manajemen pengelolaan sektor-sektor yang dapat menghasilkan profit, sehingga sangat diperlukan sebuah wadah berupa lembaga intermediasi yang dapat menjadi penghubung pondok pesantren yang memiliki sektor-sektor potensial dengan masyarakat melalui pendirian sebuah Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS). Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini melibatkan dua kelompok masyarakat yaitu masyarakat yang ada di pesantren terdiri dari santri dan asatidz serta masyarakat di wilayah sekitar pesantren yang akan memanfaatkan keberadaan LKMS di pesantren Al Umm. Kegiatan yang telah dilakukan antara lain sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Sosialisasi diberikan kepada pihak pesantren dan masyarakat sekitar yang menjelaskan tentang kegiatan PKM ini, pelatihan pendirian dan pengelolaan LKMS dengan bentuk koperasi syariah, pendampingan bagi masyarakat untuk inovasi produk serta pendampingan untuk pengelolaan koperasi syariah. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya minat untuk mendirikan koperasi syariah dan memanfaatkannya untuk mendukung usaha baik usaha pesantren maupun masyarakat.
Megan Asri Humaira, Iyon Muhdiyati, Anggi Sekar Anggraeni, Bunga Putri D, Herul Herul, Lutfia Paujiah, Nurul Fauziah, Rahmawati Rahmawati, Siti Siti Muti’Ah, Siva Fauziah
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 46-56; doi:10.30997/qh.v5i1.1642

Abstract:
Ekonomi kreatif merupakan suatu konsep untuk melakukan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan berbasis kreativitas. Dalam menyelenggarakan perbaikan perekonomian di Kampung Goleah dibutuhkan suatu inovasi baru yang membuat kampung tersebut memiliki mata pencaharian selain bertani dan berkebun. Salah satu upaya dalam peningkatan perekonomian di Kampung Goleah ialah dengan melakukan pelatihan pembuatan kerajinan tangan berbahan dasar koran di Kampung Goleah Desa Sukagalih. Dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah tersebut, khususnya melakukan pendampingan kepada ibu-ibu untuk membuat sebuah karya dari Koran bekas. Hasilnya, karya yang terbuat dari Koran bekas tersebut dapat dijual dan meningkatkan perekonomian mereka.
Mardiah Mardiah, , Dwi Aryanti, Nur' Utami, Siti Irma Rahmawati
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 28-37; doi:10.30997/qh.v5i1.1618

Abstract:
Produk intelektual kampus merupakan produk hasil penelitian yang dikaji dan dianalisis secara ilmiah untuk mendapatkan produk yang berkualitas. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menghasilkan produk-produk makanan dan minuman yang halal dan thayyib sehingga dapat memberikan ketentraman bagi konsumen. Beberapa produk dari Kreasi Matepa disiapkan untuk mendapatkan sertifikat halal MUI, yaitu produk roti, kuesus, kue kering, aneka minuman rosella dan coklat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pelatihan dan penerapan system jaminan halal. Salah satu dari tim Kreasi Matepa mengikuti pelatihan eksternal, selanjutnya hasil pelatihan diimplementasikan pada kegiatan operasional café sesuai dengan persyaratan yang berlaku. Produk yang akan disertifikasi halal telah dikondisikan sesuai prosedur seperti pemilihan bahan baku dan cara produksi serta penerapan system mutu jaminan halal. Berdasarkan hasil dari kegiatan ini, prosessertifikasi produk intelektual kampus telah didaftaran secara online melalui aplikasi CEROL-SS23000.
, Novi Maryani
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 38-45; doi:10.30997/qh.v5i1.1619

Abstract:
Pemberantasan Buta Aksara (PBA) merupakan salah satu program untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui program ini peserta PBA diharapkan dapat memiliki kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung yang cukup untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Namun beberapa kendala membuat peserta PBA di Desa Sukasirna enggan untuk mengikuti program PBA, sehingga dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui upaya yang digunakan untuk meningkatkan partisipasi peserta PBA. Kegiatan ini dilaksanakan di daerah yang diidentifikasi memiliki tingkat masyarakat buta aksara yang tinggi salah satunya adalah Desa Sukasirna Kecamatan Jonggol, dan sasarannya adalah warga buta aksara yang tersebar di Desa Sukasirna yang terdiri dari 73 peserta. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah sosialisasi dan pengajaran masyarakat berupa kegiatan pembelajaran peningkatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Dampak program pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Pencapaian tertinggi belajar membaca, menulis, dan berhitung ada pada peserta berusia 41-50 tahun, sedangkan pencapaian terendahnya ada pada peserta berusia di atas 60 tahun.
Indra Cahya Kusuma, Listio Wuryanto
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 5, pp 23-27; doi:10.30997/qh.v5i1.1608

Abstract:
Micro and Small Enterprises (MSE) engaged in agriculture, especially breeding / breeding of fruit trees in the City and District of Bogor, especially in the Nagrog Village, South Bogor District and Karacak Village, Leuwiliang District, are still relatively small. Breeding / nursery activities are generally carried out in groups and from generation to generation, with traditional management and simple seed breeding techniques. There are several obstacles faced by farmers, including; limited capital, lack of production facilities and infrastructure and not understanding Accounting, especially never registering and not knowing how to prepare financial statements. This activity aims to increase economic capacity through the preparation of simple financial reports for fruit nursery farmer groups. The method used is in the form of counseling, training, mentoring and strengthening with techniques for recording transactions into journals, calculating the cost of goods, income statement and statement of financial position / balance sheet. The results of the activity indicate a change in mindset and knowledge in accounting. The farmer group has been orderly recording and can calculate the profit or loss of fruit plant nursery business.
, Eka Herlina, Ade Heri Mulyati
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 4, pp 90-96; doi:10.30997/qh.v4i2.819

Abstract:
Program Studi Kimia Universitas Pakuan pada Tahun 2015 melalui dana dari Badan Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (BP3Iptek) Provinsi Jawa Barat telah berhasil mengembangkan produk pangan fungsional dibuat dari tepung singkong sehingga diberi nama “Kongflakes” (Singkong Flakes). Program Studi Kimia Fakultas MIPA memberikan alternatif suatu program untuk peningkatan keterampilan membuat Kongflakes kepada masyarakat. Kongflakes yang dihasilkan adalah berupa produk yang bernilai jual tinggi, sehingga dapat mengatasi kesejahteraan pada masyarakat kelurahan Karadenan terutama petani singkong dan penduduk yang berpenghasilan tidak menentu menjadi pengusaha Kongflakes. Kongflakes diproduksi oleh 2 kelompok PKK di Kelurahan Karadenan Kabupaten Bogor, kongflakes merupakan produk pangan siap santap yang dapat dijadikan sebagai salah satu pengganti sarapan yang praktis dan bergizi tinggi, kongflakes dapat diproduksi dalam skala besar sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga serta meningkatkan nilai jual singkong di daerah tersebut.
Siti Maesaroh,
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 4, pp 125-128; doi:10.30997/qh.v4i2.1076

Abstract:
Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat, dilakukan agar masyarakat dapat memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi sebuah produk yang memiliki nilai jual, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Tugu Selatan. Indikator capaian minimalnya memiliki pemahaman untuk memanfaatkan limbah kulit pisang. Target sasaran dari program pemanfaatan limbah kulit pisang yaitu masyarakat Desa Tugu Selatan, khususnya Kampung Sampay dan Kampung Rawadulang. Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat ini yaitu menggunakan metode penyuluhan dan workshop (pelatihan), tentang tata cara pembuatan produk dari limbah kulit pisang seperti pangsit kulit pisang (PAKUPIS). Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu masyarakat memiliki antusias untuk mengetahui dan mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan limbah kulit pisang, dapat dilihat dari banyaknya jumlah peserta yang mengajukan pertanyaan dan masyarakat menginginkan tindak lanjut seperti adanya program penyuluhan yang berkaitan dengan program tersebut.
Gaung Perwira Yustika
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 4, pp 119-124; doi:10.30997/qh.v4i2.1144

Abstract:
The goal of giving Biology lesson at non formal course for senior high school students is for making them prepare on the school exams, enter university and as a important knowledge for the application functional of their daily life. Although biology is one of science subjects that everyday around us and in our daily environments, the students uninterested toward this subject, and having difficulties understanding biology lesson. Meanwhile, the writer found that a few of students take biology as an unimportant lesson at many reasons, one of them is more like another science subjects.The animation playing of videos was done at study course institute of Suhaymie Institute that located at seruni street number 51, Ketapang, Genteng, Surabaya, east Java. This activity ran at 2017/2018 academic calendar started from september 2017 to march 2018. The result showed all of students gave positive feedback 100% between 4 classes (alpha, beta, gamma, and delta) at the end of the lesson. The students became more understand about the lesson because video animation showed them audio-visually and the biological process can be seen directly.
Rosa Dewi Pratiwi
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 4, pp 97-101; doi:10.30997/qh.v4i2.1090

Abstract:
ABSTRAKTujuan pelaksanaan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan untuk masyarakat khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam PKK RW 009, Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur adalah sebagai berikut: 1) Meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan berupa cek gula darah dan tekanan darah. 2) Memberikan motivasi kepada masyarakat khususnya para lansia tentang pentingnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan secara rutin, dan 3) Meningkatkan wawasan masyarakat terutama di bidang kesehatan melalui penyuluhan kesehatan. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan 2 mitra (sasaran) masyarakat, yaitu PKK RT 02 dan PKK RW 009, Kalisari. Kegiatan ini berlangsung selama 4 jam untuk masing-masing mitra. Jumlah total peserta yang ikut adalah 52 orang. Hasil pemeriksaan tekanan darah, rerata tekanan darah dari peserta adalah normal, yaitu di angka 100/70 -140/100. Sedangkan rerata kadar gula darah sewaktu peserta juga normal yaitu < 180 mg/dL.
, Lalu Hendra Maniza, Sukron Fujiaturrahman
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 4, pp 102-111; doi:10.30997/qh.v4i2.1260

Abstract:
Jagung merupakan salah satu komoditas tanaman pertanian dan memiliki arti ekonomis yang cukup potensial dalam menopang kehidupan bagi masyarakat Lombok Barat. Terlebih lagi Nusa Tenggara Barat adalah salah satu provinsi penghasil jagung terbesar di Indonesia. Produksi jagung yang dihasilkan oleh kelompok tani KARYA MAJU dan KARYA KARYA BAKTI di Desa Giri Tembesi selama ini hanya memanfaatkan bulir jagungnya menjadi pipilan kering saja sementara bongkol jagungnya tidak dimanfaatkan secara optimal, karena setelah panen selain dijual dengan harga rendah, dan sebagai pakan ternak, bahkan selebihnya terbuang percuma sebagai limbah. Hal ini dikarenakan oleh minimnya pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki masyarakat. Pengabdian yang dilakukan dengan membentuk kelompok usaha melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan (workshop) pembuatan briket ini bertujuan untuk 1) Memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada kelompok tani dalam pembuatan bahan bakar alternative yaitu briket, 2) Memberikan solusi alternative pada kelompok tani untuk mengatasi permasalahan limgkungan melalui pengolahan limbah bongkol jagung menjadi produk briket, 3) Terbentuknya kelompok usaha briket, sehingga harapannya dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakat setempat. Adapun metode pelaksanaan dari kegiatan program hibah pengabdian ini meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan yang meliputi kegiatan sosialisasi, dan pelatihan (workshop), serta tahap monitoring dan evaluasi. Adapun sasaran konsumen dari produk briket ini adalah masyarakat di Desa Giri Tembesi sendiri dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari sebagai pengganti bahan bakar fosil yang semakin mahal, serta masyarakat disekitarnya yang dapat distribusikan melalui warung rumahan, pasar tradisional maupun media social seperti WA ataupun FB.
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 4, pp 76-89; doi:10.30997/qh.v4i2.1261

Abstract:
Desa Parakan memiliki program pembangunan berupa program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari pemerintah Pusat. Rumah Tidak Layak Huni adalah hunian atau rumah tinggal yang tidak layak huni disebabkan oleh tidak cukup persyaratan baik teknis dan non teknis sebagai rumah untuk dihuni. Dalam menjalankan program ini tentunya Desa Parakan membutuhkan media informasi sebagai penujang komunikasi desa yang efektif agar program RTLH berlangsung baik. Namun pada realiatasnya di desa parakan pemanfaatan media komunikasi belum menjadi sarana utama dalam menginformasikan kegiatan desa secara keseluruhan. Temuan dari penelitian ini adalah karakteristik media informasi dimanfaatkan oleh Desa Parakan cenderung arus pesannya dua arah, melakukan komunikasi secara langsung. Menggunakan surat sebagai media informasinya, sementara itu komunikasi tidak langsung Desa Parakan menggunakan Mading, pamflet, Banner, dan juga menggunakan teknologi seperti Whatsup, Website, Blog, Facebook. Sementara itu Sumberdaya Manusia, Media Informasi serta Dimensi Budaya menjadi pemicu yang mempengaruhi dalam penyampaian informasi RTLH.
, Muh Nasuka
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 4, pp 112-118; doi:10.30997/qh.v4i2.1262

Abstract:
Menulis bisa dikembangan melalui berbagai latihan dan workshop. Melalui berlatih seseorang akan memiliki profesionalitas dalam dunia tulis menulis. Menulis merupakan kegiatan mengekspresikan ide dan atau pemikiran seseorang secara tertulis. Kegiatan menulis tidak bisa terlepas dengan kegiatan dari profesi guru. Guru sebagai pendidik di Madrasah tentu memiliki data dan permasalahan yang bisa digunakan sebagai sumber dan bahan tulisan. Lewat berbagai tulisan itulah, guru mampu menganalisis akar masalah dan gagasan untuk menyelesaikan masalah yang ada tersebut. Hasil karya tulis guru merupakan upaya mengembangkan profesi guru dalam memahami kegiatan pembelajaran di madrasah. Akan lebih lengkap, jika seorang guru menulis ide-ide, gagasan dan pemikirannya secara baik. Kegiatan pengabdian dengan tema teknik penulisan penulisan karya tulis ilmiah ini diikuti oleh guru-guru MTs diwilayah Kecamatan Kedung, khususnya guru MTs. Miftahul Huda Dongos Kedung Jepara.
Harlinda Syofyan, Ismail Ismail
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 4, pp 65-75; doi:10.30997/qh.v4i1.1189

Abstract:
Semakin pesat perkembangan teknologi, maka tingkat kebutuhan akan sumber daya manusia terhadap potensi yang ada di lingkungan tempat tinggalnya menjadi semakin tinggi. Terkait dengan pembelajaran di sekolah, untuk mencapai hal tersebut maka harus dilakukan suatu inovasi dalam proses pembelajaran. Salah satunya yaitu dengan cara menginovasi perangkat-perangkat pembelajaran untuk menumbuh kembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Untuk memunculkan kemampuan berpikir kreatif siswa, harus ada permasalahan yang harus di pecahkan siswa didalam kelas. Perangkat pembelajaran yang mampu memunculkan kemampuan berpikir kreatif siswa adalah perangkat pembelajaran yang didalamnya menghadirkan suatu permasalahan yang harus dipecahkan oleh siswa melalui penalaran dan pemikiran.Peran Perguruan Tinggi melalui Tridharma Perguruan Tinggi adalah melaksanakan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Pengabdian kepada Masyarakat melalui metode penyuluhan, presentasi, demonstrasi dan metode praktek/latihan dalam Pembelajaran Inovatif dan Interaktif Dalam Pembelajaran IPA di SMP St. Andreas Jakarta Barat. Subjek pengabdian kepada masyarakat ini adalah seluruh Guru IPA di SMP St. Andreas Jakarta Barat. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah adanya implementasi pembelajaran Inovatif dan Interaktif dalam pembelajaran di dalam kelas, dengan mengamati kegiatan siswa dan guru dalam proses pembelajaran, didapatkan skor tertinggi dari aktivitas siswa adalah 100% dan aktivitas Guru tertinggi adalah 96%, sehingga siswa memperoleh pembelajaran yang kontekstual dan dapat mengasah rasa ingin tahu dan ketertarikan siswa dalam pembelajaran.
, Hanantyo Sri Nugroho
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 4, pp 41-47; doi:10.30997/qh.v4i1.1190

Abstract:
Desa Karangasem RT 05 RW 12 merupakan salah satu desa di Kelurahan Condong Catur yang padat penduduk dan masih memiliki area sawah yang cukup luas. Mata pencaharian sebagian besar kaum pria disana karyawan dan buruh tani, sedangkan mayoritas kaum wanitanya sebagai ibu rumah tangga. Sejak dahulu dicanangkannya Program Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ibu-ibu RT 04 RW 12 masih aktif, hingga sekarang terdapat Unit Program Bank Sampah dan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang dibentuk Pemerintah. Namun, pada pengelolaannya masih belum optimal terutama pada unit KWT. Di dalam unit KWT menurut Ketua PKK Bu Sri Asmoroning masih terdapat kekurangan dalam internal organisasi yakni pada tata kelola administrasi dan kesekretariatan yang masih kurang tertib seperti sistem surat menyurat maupun laporan pembukuan. Adapula pada unit KWT kepengurusan organisasi telah terbentuk namun belum memiliki pembagian kerja yang jelas. Atas dasar itu, diperlukan pelatihan administrasi dan kesekretariatan sebab organisasi kelompok masyarakat miniatur organisasi yang sesungguhnya di masyarakat, maka sebagai penggiatnya harus belajar mengelola organisasinya secara profesional. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yakni melalui ceramah dan tutorial pendampingan. Luaran kegiatan ini yakni adanya peningkatan kemampuan dan skill pengurus organisasi dalam mengelola administrasi dan kesekretariatan serta adanya pembagian kerja yang jelas dalam struktur organisasi KWT sehingga tercipta tanggungjawab dan wewenang yang efektif dalam kepengurusannya. Kedua hal tersebut merupakan instrumen Capacity Building fungsi penunjang kelancaran pelaksanaan tugas- tugas organisasi yang dilakukan oleh SDM pengelola unit program.
, Sofian Muhlisin, Ikhsan Palawa
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 4, pp 19-30; doi:10.30997/qh.v4i1.1186

Abstract:
Peningkatan ekonomi merupakan suatu hal yang sepenuhnya harus dilakukan guna memberikan kesejahteraan pada masyarakat. Kecamatan Kabandungan yang hampir 50% daratannya digunakan untuk pertanian dan 52% penduduknya adalah petani, memiliki potensi yang cukup untuk mengeluarkan produk sumber daya dengan kearifan lokal yang bernilai ekonomis dan bernilai jual diantaranya singkong, pisang dan ubi jalar. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memajukan ekonomi masyarakat dengan cara mendayagunakan sumber daya lokal yang ada di wilayah sekitar untuk diolah menjadi penganan yang bernilai jual tinggi dan menumbuhkan semangat berwirausaha kepada masyarakat pedesaan. Wirausaha dalam pengolahan pisang, singkong dan ubi jalar menjadi berbagai macam penganan di Desa Kabandungan dan Desa Mekar Jaya Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi adalah salah satu bentuk usaha dalam peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Metode yang dilakukan berupa penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan pengolahan singkong, pisang dan ubi jalar untuk dijadikan produk penganan. Materi yang disampaikan antara lain teknik pengolahan produk penganan dan pelatihan dasar kewirausahaan serta manajemen usaha secara sederhana. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran peserta pelatihan untuk memanfaatkan sumber daya lokal dan berwirausaha serta manajemen usaha yang baik untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Hal ini terlihat dari antusias para peserta untuk mengaplikasikan hasil pelatihannya dan melanjutkan kegiatan tersebut setelah selesai program pengabdian ini.
Rusham Rusham, Joko Pramono
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 4, pp 31-40; doi:10.30997/qh.v4i1.1187

Abstract:
Program pemberdayaan masyarakat berupa pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi industri kerajinan tangan yang kreatif semakin giat dikembangkan oleh berbagai daerah di Indonesia, program ini juga berkembangan di Kelurahan Bahagia Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, di wilayah ini sendiri terdapat kelompok kecil (small group) yang bernama POSDAYA BAHAGIA dimana anggota dan pengurus POSDAYA tersebut adalah Ibu-ibu rumah tangga. POSDAYA yang dikelola oleh ibu-ibu rumah tangga tersebut mampu mendaur ulang sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos dan kerajinan tangan berupa tas, dompet dan lain-lain. Persoalan utama yang dihadapi oleh kelompok ibu-ibu POSDAYA ini adalah pada pemasaran hasil produk, salah satu upaya yang ingin dikembangkan adalah memasarkan produk kerajinan ini melalui website sebagai upaya promosi, yang sementara ini promosi yang dilakukan masih menggunakan pola-pola tradisional. Tema IbM Pemasaran produk kerajinan tangan dari hasil daur ulang sampah rumah tangga berbasis web. Keputusan mengambil tema ini diawali dari hasil survey dan interaksi sosial dengan Pengurus POSDAYA maupun warga yang melakukan aktivitas membuat kerajinan tangan dari hasil daur ulang sampah yang berada di Kelurahan Bahagi.Pembuatan web dan Pelatihan pemasaran produk berbasis Web dilakukan dengan melatih kelompok POSDAYA yang akan mengelola dan memasarkan produk hasil daur ulang sampah tersebut melalui Website Pasar Bahagia Online dengan sistem layanan yang yang terintegrasi. Luaran yang dihasilkan oleh program IbM ini adalah keterampilan mitra untuk memproduksi produk kerjainan dari hasil daur ulang sampah rumah tangga dan sistem layanan pemasaran melalui Website Bahagia serta terbentuknya usaha ekonomi produktif yang dikelola secara bersama.
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top