Refine Search

New Search

Advanced search

Journal Journal of Dedication to Papua Community

-
11 articles
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Sciprofile linkLanny Wattimena, Amatus Turot, Maya Pattiwael, Charliany Hetharia, Yerrynaldo Loppies
Journal of Dedication to Papua Community, Volume 2, pp 103-111; doi:10.34124/288516

Abstract:ABSTRAKSalah satu langkahyang dilakukan untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan adalah dengan melakukan penanamanbibit pohon. Penanaman dilakukan di Taman Wisata Alam (TWA) Sorong.Pemilihan lokasi didasarkan pada kondisi kawasan tersebut yang mengalami kerusakan akibat ulah manusiadiantaranya yaitu alih fungsi lahan menjadi perkebunan bahkan pemukiman masyarakat.Aktivitas tersebut tentu saja memberikan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.Kegiatan yang dilaksanakan padatanggal 26 Mei 2018ini melibatkan Civitas Akademika UNVIC Sorong dan pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Papua Baratdengan menanam jenis pohon Agathis, Durian, Rambutan dan Mahoni yang secara keseluruhan berjumlah 200 bibit pohon.Tanggung jawab pemeliharaan dari tanaman ini merupakan tanggung jawab bersama antara Fakultas Ilmu Pertanian dan lingkungan UNVIC Sorong dengan pihak Balai Besar KSDA Papua Barat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Kota Sorong akan pentingnya menjaga dan melestarikan hutan khususnya di kawasan Taman Wisata Alam. ABSTRACTOne of the steps taken to increase awareness of the environment is by planting tree seeds. Planting is carried out in the Sorong Nature Tourism Park (TWA). The choice of location based on the condition of the area which has been damaged by human activities, including the conversion of land into plantations and even community settlements. These activities certainly harm the surrounding environment. The event which held on May 26, 2018, involved the UNVIC Academic Community of Sorong and the West Papua Center for Natural Resources Conservation (KSDA) by planting Agathis, Durian, Rambutan and Mahogany trees, totalling 200 tree seedlings. The maintenance responsibility of this plant is a shared responsibility between the Faculty of Agriculture and the environment of UNVIC Sorong with the West Papua Regional Office of the KSDA. This activity is expected to increase the awareness of the people of Sorong City on the importance of maintaining and preserving forests, especially in the Nature Tourism Park area.
Sciprofile linkMatheus Supriyanto Rumetna, Tirsa Ninia Lina, Filemon Filemon, Bryan Siwalette, Andriano Andriano, Rezty Deviana, Razni Paknawan
Journal of Dedication to Papua Community, Volume 2, pp 75-86; doi:10.34124/288517

Abstract:ABSTRAK Banyak masyarakat Kota Sorong yang menjual buah pinang untuk memenuhi kebutuhan hidup, salah satunya yaitu Mama Desi. Permasalahan yang dihadapi oleh penjual pinang Mama Desi adalah bagaimana menentukan jumlah penjualan yang optimum, sehingga diperoleh keuntungan penjualan yang maksimum. Masalah ini dapat diselesaikan dengan menggunakan Metode Simpleks yang merupakan salah satu bagian dari Program Linier dengan tujuan membantu Mama Desi dalam pengambilan keputusan serta meningkatkan keuntungan penjualan buah pinang. Hasil perhitungan penjualan buah pinang ini, keuntungan maksimum yang dapat diperoleh adalah senilai Rp 1.500.000 setiap bulan.ABSTRACTMany people in Sorong City sell Pinang fruit to fulfill their daily needs; one of them is Mama Desi. The problem faced by the seller of Pinang Mama Desi is how to determine the optimum number of sales so that the maximum sales profit obtained. This problem can solve by using the Simplex Method, which is one part of a linear program to help Mama Desi in making decisions and increasing profits from selling Pinang fruit. Results of calculating the sale of Pinang fruit, the maximum benefit that can obtain is IDR 1,500,000 every month.
Sciprofile linkAdolfina Putnarubun, Susana Magdalena Welly Muskita, Arce Yulita Ferdinandus, Ratna Rosmauli Pakpahan, Juneth Nelfia Wattimena
Journal of Dedication to Papua Community, Volume 2, pp 95-102; doi:10.34124/288515

Abstract:ABSTRAK Seiring perkembangan zaman, kepemimpinan secara ilmiah mulai berkembang bersamaan dengan pertumbuhan manajemen ilmiah yang lebih dikenal dengan ilmu tentang memimpin. Hal ini terlihat dari banyaknya literatur yang mengkaji tentang kepemimpinan dengan berbagai sudut pandang atau perspektifnya. Kepemimpinan tidak hanya dilihat dari baik saja, akan tetapi dapat dilihat dari penyiapan sesuatu secara berencana dan dapat melatih calon-calon pemimpin. Para siswa sebagai calon pemimpin masa depan bangsa dan Negara sudah tentu harus mendapatkan perhatian khusus dari kita sebagai pendidik. Dalam hal ini, para siswa sejak dini mungkin dibekali dengan berbagai macam teori dan keterampilan tentang mempin, sehingga para siswa dapat menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri maupun pemimpin dalam sebuah kelompok dan organisasi. Seorang pemimpin harus memiliki syarat-syarat yang tidak ringan, karena pemimpin sebagai ujung tombak kelompok. PKM yang kami lakukan berdasarkan munculnya banyak persoalan dikalangan Pelajar yang dapat menarik perhatian Pelajar, sehingga merusak masa depan mereka. Metode yang kami gunakan dalam PKM ini adalah kualitatif deskriptif, dimana hasil PKM ini kedumudian akan dideskripsikan. Dari PKM yang kami lakukan, dapat ditemukan bahwa adanya peningkatan pemahaman dari para Pelajar tentang bagaimana mempersiapkan diri menjadi seorang pemimpin yang baik.ABSTRACT Along with the development of the times, scientific leadership began to develop along with the growth of scientific management, better known as the science of leadership. Can be seen from the many kinds of literature that examine leadership with various perspectives or perspectives. Leadership is not only seen from the good but can be seen from the preparation of something in a plan and can train prospective leaders. The students as candidates for future leaders of the nation and the State certainly need to get special attention from us as educators. In this case, early students may be equipped with a variety of theories and skills about education, so that students can become leaders for themselves and leaders in a group and organisation. A leader must have conditions that are not light because the leader is the spearhead of the group. PKM that we do base on the emergence of many problems among students who can attract the attention of students, thus damaging their future. The method we use in this PKM is descriptive qualitative, where the results of this PKM will later describe. From the PKM that we did, it found that there was an increase in the understanding of the students about how to prepare to be a good leader.
Journal of Dedication to Papua Community, Volume 2, pp 66-74; doi:10.34124/288518

Abstract:ABSTRAKTanaman kakao, merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki peluang usaha dan nilai ekonomi yang tinggi. Dalam pengusahaan tanaman kakao terdapat kendala yang dapat menurunkan produksi dan mutu kakao, yaitu serangan hama dan penyakit. Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Kawa berupa penyuluhan tentang identifikasi gejala serangan hama dan penyakit utama tanaman kakao (Theobroma cacao, L) dan upaya pengendaliannya, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengenalan jenis hama dan penyakit dan gejalanya sehingga usaha pengendalian dapat berhasil dengan baik. Hasil akhir dari kegiatan pengabdian ini, masyarakat desa kawa sudah dapat mengetahui dengan jelas gejala kerusakan tanaman kakao yang disebabkan akibat serangan serangga hama dan serangan penyakit serta upaya pengendaliannya.ABSTRACTCocoa plants are one of the plantation commodities that have great business opportunities and economic value. In the cultivation of cocoa, some obstacles can reduce the production and quality of cocoa, namely attacks of pests and diseases. Community service carried out in Kawa village in the form of counseling on the identification of symptoms of major pest and disease attacks on cocoa (Theobroma cacao, L) and its control efforts, aims to increase community knowledge about the introduction of pests and diseases and symptoms so that control efforts can work well. The final result of this service activity, the people of Kawa village, have been able to know the symptoms of damage to cocoa plants caused by insect attacks of pests and disease attacks and efforts to control them.
Journal of Dedication to Papua Community, Volume 2, pp 87-94; doi:10.34124/288514

Abstract:ABSTRAKBahasa Inggris tak akan jauh pergi dari basic grammar karena basic grammarlah yang membantu pemula dalam memahami hal-hal besar dalam Bahasa Inggris. Dia adalah dasar dari pemahaman. Anak-anak SD dan SMP di negeri ini sudah belajar bahasa inggris sejak dini tapi apakah pemahaman yang otentik dari mereka juga terbangun? Sistem pendidikan menjadi problem utama untuk membangunkan karakter belajar anak-anak zaman ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah pengajaran Bahasa Inggris.Tahapan pengajaran terdiri dari studi pendahuluan, pemaparan materi, dan evaluasi. Kegiatan pengajaran Bahasa Inggris “building up basic grammar” ditujukan kepada khalayak sasaran.Tingkat keberhasilan pengajaran ini ditentukan oleh adanya perbedaan pemahaman dan pengetahuan mengenai basic grammar yang belum baik dengan sesudah pelaksanaan pengajaran, dimana adanya pemahaman dan pengetahuan yang lebih efektif dan memadai.ABSTRACT English will not leave behind the basic grammar because of basic grammar, which helps the beginner for understanding the bigger case in English. It is as the foundation of understanding. Children of elementary school and junior high school in this country have learned English early but did it build their authentic understanding? The education system becomes the main causative problem for building the children character learning of this era. The method is used in this serving society action is teaching English. Teaching stage consists of: the previous study, presenting the material, and evaluating. English teaching action "building up basic grammar" is to the public concern. The level of success in this teaching is disposed of by there is a distinction between understanding and knowledge toward basic grammar before and after teaching, where there is an effective and a well understanding and knowledge.
Journal of Dedication to Papua Community, Volume 1, pp 22-31; doi:10.34124/266965

Abstract:Konflik sosial selalu ada, disebabkan karena adanya perbedaan-perbedaan kepentingan dari individu-individu dan kelompok-kelompok maupun persoalan dibidang SARA (Suku, Agama, dan Ras); politik, ekonomi serta menyangkut sosial dan budaya. Karena itu, bagaimana dikelola/dikontrol didalam penanganannya agar tidak berdampak gejolak atau mengarah pada kekerasan fisik, kehilangan harta adanya korban jiwa. Penanganan konflik yang efektif tentu menetralisir tingkat intensitas konflik ke arah terciptanya suasana yang harmonis, tenteram, aman dan sejahtera.Motode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah pendidikan masyarakat. Tahapan penyuluhan terdiri dari studi pendahuluan, pemaparan materi, dan evaluasi. Kegiatan penyuluhan melalui sosialisasi tentang penanganan konflik sosial ditujukan kepada khalayak sasaran. Tingkat keberhasilan sosialisasi ini ditentukan oleh adanya perbedaan pemahaman dan pengetahuan mengenai penanganan konflik yang belum baik dengan sesudah pelaksanaan sosialisasi, dimana adanya pemahaman dan pengetahuan yang lebih komprehensif dan terintegral.
Journal of Dedication to Papua Community, Volume 1, pp 11-21; doi:10.34124/266967

Abstract:Permasalahan yang dihadapi UMKM cukup kompleks yaitu masih rendahnya produktivitas UMKM yang diakibatkan karena rendahnya kualitas sumber daya manusia UMKM khususnya dalam bidang manajemen, penguasaan teknologi, dan pemasaran. Selain itu, UMKM juga diperhadapkan pada terbatasnya akses kepada sumberdaya produktif, terutama terhadap permodalan, teknologi, informasi dan pasar. Kurangnya permodalan UMKM, oleh karena pada umumnya usaha kecil dan menengah merupakan usaha perorangan atau perusahaan yang sifatnya tertutup, yang mengandalkan pada modal dari pemilik yang jumlahnya sangat terbatas, sedangkan modal pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya sulit diperoleh, karena persyaratan secara administratif dan teknis yang diminta oleh bank tidak dapat dipenuhi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran para UMKM terkait dengan masalah pembiayaan dan memaksimalkan Produktifitas kegiatan UMKM dengan memanfaatkan peluang fasilitas kredit bank, bantuan koperasi, dan pihak ke 3 penyedia dana dalam membantu mengembangkan UMKM lebih meningkat serta memaksimalkan Kredit Usaha Kecil yang merupakan solusi dalam permasalahan pembiayaan UMKM untuk lebih berkembang dan Maju. Merespon persolaan UMKM dalam mempersiapkan perencanaan bisnis jangka pendek, penyusunan proposal pengembagan usaha serta fasilitas dan mediasi akses ke lembaga keuangan dan berbagai sumber pembiyaan serta manajemen keuangan yang dilakukan bersama pelaku UMKM pada saat pembimbingan teknis ini berjalan.
Natasya Virginia Leuwol
Journal of Dedication to Papua Community, Volume 1, pp 32-41; doi:10.34124/269162

Abstract:Katekisasi merupakan salah satu bentuk pelayanan pendidikan kristiani yang dilakukan oleh gereja. Salah satu fungsi dari tugas pelayanan gereja adalah memberikan pelayanan katekisasi sidi bagi kaum remaja. Pelayanan katekisasi sidi dilakukan kepada kaum remaja agar mereka mengenal dan memahami akan iman Kristen yang sesungguhnya, agar mereka menjadi dewasa dan bertanggungjawab akan hidup Tujuan dilakukan katekisasi adalah untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Katekisasi Sidi Terhadap Tingkah Laku Remaja di Gereja GKI Kasih Perumnas Sorong. Dengan diberikan pengajaran katekisasi sidi kepada kaum remaja diharapkan agar mereka sanggup merealisasikan imannya dalam masalah kesaksian dan pelayanannya di dunia. Juga dapat dikatakan bahwa tujuan katekisasi diberikan kepada kaum remaja adalah untuk membangun diri kaum remaja itu sendiri menjadi jemaat yang missioner di kemudian hari.
Journal of Dedication to Papua Community, Volume 1, pp 42-54; doi:10.34124/269163

Abstract:Dampak negatif dari kegiatan ekowisata terhadap hutan alam dapat diatasi dengan pemberdayaan masyarakat lokal dalam kegiatan ekowisata yang berbasis konservasi agar kelestarian sumberdaya alam yang ada pada daerah tersebut dapat terus dijaga. Pengabdian masyarakat yang dilakukan di Kampung Malagufuk berupa sosialisasi tentang pengembangan ekowisata berbasis konservasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat Kampung Malagufuk tentang pentingnya menjaga kekayaan sumberdaya alam yang ada pada hutan alam Klasow agar tidak disalahgunakan atau dirusak oleh para pengunjung. Penerapan prinsip dan konsep pengembangan ekowisata berbasis konservasi berupa kelestarian fungsi ekosistem, kelestarian obyek daya tarik wisata alam, kelestarian sosial budaya, kepuasan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung, sertaprinsip manfaat ekonomi. Hasil akhir dari kegiatan pengabdian ini berupa penanaman bibit pohon sebagai bukti kepedulian terhadap konservasi dan mendapat dukungan yang baik dari masyarakat setempat.
Journal of Dedication to Papua Community, Volume 1, pp 55-65; doi:10.34124/269164

Abstract:Implementasi sistem penjaminan mutu internal (SPMI) pada PT merupakan siklus SPMI yang meliputi penetapan standar Dikti, pelaksanaan standar, evaluasi pelaksanaan standar, pengendalian pelaksanaan standar, dan peningkatan standar Dikti. Kendala-kendala implementasi SPMI seperti yang terjadi pada Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) Universitas Victory Sorong (UNVIC) adalah kesulitan dalam melakukan monitoring dan evaluasi karena menggunakan sistem manual sehingga sulit dalam melakukan pengumpulan data, perekapan dan pembuatan laporan hasil kegiatan yang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasilnya. Pemanfaatan sistem informasi menjadi solusi yang mendukung semua kegiatan penjaminan mutu termasuk monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan standar mutu. Implementasi sistem ini membutuhkan kegiatan berupa workshop pemanfaatan sistem terhadap pengguna sistem antara lain mahasiswa, dosen, dan pimpinan PT dimana pelaksanaan kegiatan ini memastikan semua pengguna sistem mengetahui peran, fungsi dan prosedur sistem dalam melaksanakan kegiatan Tri dharma PT. Sistem ini akan menghasilkan output berupa laporan data kegiatan Tri dharma pada semua program studi di UNVIC Sorong yang meliputi kegiatan pembelajaran di kelas, penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang secara langsung dapat dilihat dan dimonitoring oleh pimpinan PT.
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all