Refine Search

New Search

Advanced search

Journal Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat

-
49 articles
Page of 5
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Widya Widya, Tiarma Ika Yuliana, Yulia Sofiani
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 1, pp 39-47; doi:10.30998/jurnalpkm.v1i01.2359

Abstract:Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada wali murid tentang teknik pengajaran kosakata bahasa Inggris dengan media realia dan flash cards, sehingga wali murid bisa menerapkannya di rumah bersama anak-anak. Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini adalah three period lesson yang dikembangkan oleh Edouard Seguin. Three period lesson ke dalam tiga tahap yaitu Naming Period (Introduction), Recognition and Association Period (Identification), Recall Period (Cognition). Hasil menunjukkan bahwa Penerapan pengajaran kosakata dengan media realia dan flashcards dengan menerapkan metode three period lesson dikatakan efektif dalam meningkatkan kemampuan penguasaan kosakata murid dan juga efektif untuk menumbuhkan minat belajar anak karena anak dimungkinkan untuk merasakan nuansa pembelajaran dan pengalaman baru yang lebih menyenangkan. Hal ini berampak positif terhadap peningkatan penguasaan kosakata anakKata kunci: kosakata, realia, flash cards, three period lesson
Nurmala Hendrawaty, Ayu Bandu Retnomurti, Nurhayati Nurhayati
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 1, pp 262-271; doi:10.30998/jurnalpkm.v1i03.2518

Abstract:Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu cara menghadapi persaingan terutama dalam bidang pendidikan dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di awal tahun 2016. Salah satu lembaga pendidikan yang memiliki visi untuk menyiapkan tenaga kerja dan wirausaha yang dibutuhkan dunia usaha dan industri yaitu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Keaktifan pendidik dalam menggunakan bahasa Inggris menjadi tolak ukur motivasi peserta didik. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini untuk memberikan pelatihan bagi para guru yang mengajar mata pelajaran non Bahasa Inggris dan staff SMK Ibu Pertiwi I Jakarta Barat akan pentingnya pengetahuan dan kemampuan berbicara bahasa Inggris berkenaan dengan percakapan sehari-hari dan istilah-istilah dalam bidang Tata Boga. Dengan menggunakan metode bermain peran (role play) dengan tema “Daily Conversation at School” disertai dengan terjemahannya dan juga materi percakapan mengenai Tata Boga yang difokuskan kepada makanan khas dari Indonesia, Asia dan Barat serta peralatan dapur yang dilakukan dalam 3 x pertemuan (1 x 2 jam), diharapkan para guru SMK mata pelajaran non bahasa Inggris dan staff SMK Ibu Pertiwi I berperan aktif menggunakan bahasa Inggris setidaknya untuk percakapan sehari-hari (daily conversation) di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris, Metode Bermain Peran
Andi Prastomo, Salman Alfarisi
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 1, pp 205-211; doi:10.30998/jurnalpkm.v1i03.2548

Abstract:Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sangat pesat di era globalisasi saat ini. Pemanfaatan Teknologi informasi mencakup segala bidang diantaranya bidang pendidikan. Banyak sekolah sudah menerapkan teknologi informasi untuk membantu sistem berjalan mereka salah satunya sistem pendataan penerimaan siswa baru, akan tetapi tidak semua sekolah sudah menerapkannya misalnya SMK Tanjung Barat dan SMK PGRI 28. Kegiatan ini mengambil Judul “Pelatihan Seleksi Penerimaan Siswa Baru Pada SMK Tanjung Barat dan SMK PGRI 28 Menggunakan Bahasa Pemrograman Java “. pelatihan ini untuk memudahkan sekolah dalam melakukan pengelolaan data penyeleksian dan penerimaan siswa baru sehingga data-data tidak tercecer serta pengolahan data penerimaan siswa baru yang lebih baik dan terkomputerisasi sehingga lebih efektif dan efisien. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada para pengajar tentang cara penyeleksian dan penerimaan siswa baru dengan menggunakan aplikasi berbahasa pemrograman java, sehingga para panitia penerimaan siswa baru dapat lebih mudah dalam pengambilan keputusan mengenai penyeleksian penerimaan siswa baru. Kata Kunci :Pelatihan, Penerimaan Siswa Baru, Java.
Anastasia Dewi Anggraeni, Siti Nurani
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 1, pp 199-204; doi:10.30998/jurnalpkm.v1i03.2578

Abstract:Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diantaranya adalah sebagai berikut: 1) Memotivasi guru untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan PTK, 2) Memberikan keterampilan langsung untuk melakukan dan melakukan PTK yang praktis, 3) Memberikan pemahaman pada guru akan kebermanfaatan PTK untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, 4) Melatih para guru agar dapat membuat sendiri proposal PTK, 5) Mengenal Potensi Siswa yang dapat dikembangkan oleh guru untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajarannya masing-masing. Pendekatan pelatihan ini secara individual dan klasikal. Metode yang digunakan adalah ceramah, latihan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan abdimas ini, yakni antusias dan motivasi para peserta yang tinggi untuk membuat proposal penelitian tindakan kelas.Kata kunci: proposal, Penelitian Tindakan Kelas (PTK), guru
Mochamad Fauzie, Umi Kholisya, Catur Sunu Wijayanto
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 1, pp 143-150; doi:10.30998/jurnalpkm.v1i02.2545

Abstract:Untuk melestarikan batik perlu dilakukan inventarisasi motif ragam hias, pewarisan keterampilan membatik dan penanaman apresiasi. Sasarannya adalah calon pengrajin dan kepada masyarakat yang akan menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya kesenian tersebut. Tahap pelestarian batik tersebut diterapkan kepada anggota majelis taklim Salsabila Al Barokah di Kampung Lebak, Jakarta Selatan dengan mempertimbangkan kebutuhan mitra akan keterampilan memproduksi komoditi, dihubungkan dengan fakta, bahwa sebagian besar beretnis Betawi dan memiliki pengetahuan yang baik tentang ragam hias Betawi yang dapat diterapkan menjadi komponen utama batik. Metode perlakuannya adalah dengan memberi pengetahuan tentang sejarah singkat dan filosofi batik di Indonesia, meneguhkan dan menambah pengetahuan tentang ragam hias Betawi sebagai komponen batik, dan memberi praktik latihan membatik. Pencapaian yang dihasilkan adalah terjadi peningkatan pengetahuan tentang batik, penguasaan ketrampilan dasar membatik, dan peningkatan penghargaan terhadap batik. Kata kunci: batik, kriya tekstil, Betawi, ragam hias
Hanny Hidayati Nafi'ah, Mega Royani
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 1, pp 238-243; doi:10.30998/jurnalpkm.v1i03.2651

Abstract:Karang Taruna Kumandang yang diketuai oleh Dicky Lesmana bergerak dibidang kesejahteraan sosial serta wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomi produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia dilingkungan, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang ada di desa Cikandang. Karang Taruna Kumandang masih memiliki sejumlah persoalan seperti belum memiliki kegiatan kewirausahaan tetap yang dapat menggerakan perekonomian organisasi sehingga selain dapat menjalankan program sosial untuk masyarakat, juga diharapkan para anggota Karang Taruna Kumandang juga memiliki pendapatan dan penghasilan sendiri dari usaha yang dijalankan. Kegiatan pelatihan dilakukan pada tanggal 20 April 2018. Acara ini diikuti oleh 25 orang pengurus dan anggota karang taruna kumandang, pelatihan dilaksanakan di Taman Teknologi Pertanian yang berlokasi di Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 11.00. Peserta pelatihan sangat antusias dan menunjukkan ketertarikan yang tinggi pada budidaya tabulampot.
Shedriko Shedriko, Heri Satria Setiawan, Kusmayadi Kusmayadi
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 1, pp 151-158; doi:10.30998/jurnalpkm.v1i02.2552

Abstract:SD Muhammadiyah Sawangan merupakan sekolah yang telah terakreditasi A sementara SMP 19 Muhammadiyah Sawangan merupakan sekolah yang telah terakreditasi B. Kedua sekolah ini telah lama berdiri di Sawangan Depok dan memiliki sejumlah guru yang sangat berpengalaman dalam mengajar. Namun masih sedikit guru yang sudah bisa dan menguasai komputer dengan baik, hampir secara keseluruhan guru-guru dilingkungan mitra masih awam dalam menggunakan perangkat komputer khususnya powerpoint. Abdimas ini memberikan pelatihan powerpoint secara umum, pengenalan fitur-fitur dan penggunaanya dalam pembuatan suatu file Powerpoint yang dapat memberikan nilai tambah dalam penyampaian bahan ajar. Dalam penyampaiannya, peserta dikelompokkan dalam 2 kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok yang terdiri dari guru-guru SMP 19 Muhammadiyah, sedangkan kelompok kedua adalah kelompok yang terdiri dari guru-guru SD Muhammadiyah. Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini cukup berdampak positif, pihak mitra menyatakan kepuasannya terhadap pelatihan yang telah dilaksanakan. Kata kunci : pelatihan, powerpoint, guru, bahan ajar
Ade Siti Haryanti, Astuti Samosir, Ila Nafilah
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 1, pp 191-198; doi:10.30998/jurnalpkm.v1i03.2550

Abstract:Pemilihan mitra dilakukan dengan sistem purposive sample (sampel bertujuan). Berdasarkan pengamatan dan wawancara informal terhadap para relawan di Balaraja maka dapat disimpulkan bahwa pelatihan menulis karya ilmiah dan sastra sangat diperlu untuk dilakukan. Metode atau teknik yang akan kami lakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah teknik active-learning, inkuiri, metode objek langsung, tanya jawab, deskriptif hingga pada praktek yang berkaitan dengan menulis karya ilmiah dan sastra. Peserta kegiatan ini adalah masyarakat Balaraja yang bergabung dalam Relawan “Pustaka Muda Mandiri”, dan Relawan “Sekolah Anak Bahari” dan kelompok pemuda Balaraja. Mereka memiliki latar belakang yang beragam, ada yang berprofesi menjadi guru, karyawan serta mahasiswa dari berbagai jurusan dan universitas misalnya jurusan kedokteran, hubungan internasional, ekonomi, bimbingan konseling, sejarah, hukum dan sebagainya. Hasil dari penelitian sebagai berikut. Pertama, terjadi peningkatan dalam menulis karya ilmiah dan sastra. Kedua, melakukan publikasi. Ketiga, rancangan pelatihan selanjutnya.Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Menulis Karya Ilmiah, Menulis Sastra
Damayanti Damayanti, Azwar Azwar, Anjang Priliantini
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 1, pp 101-111; doi:10.30998/jurnalpkm.v1i02.2062

Abstract:Media adalah salah satu wacana yang digunakan dalam proses penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi di antara dua orang atau lebih dengan harapan terjadinya pengaruh yang positif atau menimbulkan efek tertentu yang diharapkan. Kemampuan dalam mengelola informasi baik secara konten maupun layout akan sangat membantu stakeholder dalam menggunakan informasi tersebut untuk berbagai kebutuhannya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan media online utamanya penulisan jurnalistik online dalam menyampaikan informasi melalui media tersebut. Di SMPIT Istana Mulia Karangbolong, Anyer, Serang, Banten yang berbasis teknologi informasi, penggunaan teknologi informasi merupakan kegiatan yang memang dilakukan dalam berbagai kegiatan belajar. Salah satunya adalah penggunaan media sosial dan blog. Namun, untuk penggunaan jurnalistik online belum dilakukan karena beberapa keterbatasan. Karena keterbatasan tersebut, maka kegiatan IPTEK Bagi Masyarakat ini dilaksanakan oleh Prodi Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jakarta.Kata kunci: Jurnalistik Online, SMPIT Istana Mulia, UPNVJ.
Iis Dewi Lestari, Halimatusha’Diah Halimatusha’Diah, Fibria Anggraini Puji Lestari
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat, Volume 1, pp 55-60; doi:10.30998/jurnalpkm.v1i01.2361

Abstract:Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru-guru tentang pentingnya penggunaan media audio, visual, dan audiovisual untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas. Target luaran kegiatan ini adalah 1) guru-guru dapat memahami pentingnya penggunaan media audio, visual, dan audiovisual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, 2) memberikan beberapa alternative kepada guru dalam penggunaan media pembelajaran, 3) guru-guru dapat menggunakan ragam media audio, visual, dan audiovisual dalam proses pembelajaran di kelas. Kegiatan sosialisasi dilakukan kepada guru-guru di SDN RRI Nasional dan SDN Mekarjaya 30, Depok. Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi ini adalah diskusi, tanya jawab, dan simulasi hasil sosialisasi. Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah 1) observasi lapangan 2) pengenalan dan sosialisasi, 3) implementasi hasil sosialisasi. Kesimpulan dari hasil sosialisasi ini adalah 1) perlu dilakukannya pelatihan-pelatihan secara berkelanjutan dalam hal penggunaan media dan penyiapan materi ajar dalam bentuk audio, visual, dan audiovisual bagi para guru, 2) perlu tersedianya referensi bahan ajar yang memadai untuk menunjang pembelajaran dengan menggunakan media audio, visual, dan audiovisual.Kata Kunci: Media audio, visual, audiovisual; Pembelajaran
Page of 5
Articles per Page
by
Show export options
  Select all