Refine Search

New Search

Results in Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta: 229

(searched for: container_group_id:(84583))
Page of 5
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Nurcahyo Utomo
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.441

Abstract:
During the COVID-19 pandemic, the number of flight reduced up to 70% to 80% (reported). Except for Papua, the frequency of cargo flight did not affect significantly. Anticipating decreasing of operation activities, DGCA issued several regulations and exemptions. KNKT investigation did not decrease significantly;
Agus Taufik Mulyono
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.438

Abstract:
Pandemi Covid19 telah membawa dampak yang cukup berat terhadap sektor penerbangan baik di level nasional maupun di level internasional. Diperkirakan penurunan penumpang mencapai hampir 80% pada awal Pandemi, dan belum akan pulih dalam waktu dekat. Penurunan ini menyebabkan industri penerbangan sangat terpukul, berakibat pada kosongnya bandara, sepinya tempat-tempat wisata, hingga menurunnya pertumbuhan ekonomi. Peran penerbangan dalam perekonomian sangat vital sebagaimana layaknya sektor transportasi yang lain. Di sisi lain, teknologi pesawat sebenarnya sudah mampu mengurangi dampak penularan di dalam pesawat itu sendiri. Salah satu tantangan yang penting adalah bagaimana memastikan keselamatan penerbangan sehingga mampu mengurangi dampak penularan sekaligus untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan penerbangan. Sesi Public Lecture ini akan membahas tentang Tantangan Keselamatan Penerbangan pada Masa Pandemi, bagaimana regulasinya, aspek teknisnya, dan bagaimana dampaknya perbaikan kondisi Pandemi.
Eko Poerwanto, Kris Hariyanto
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.437

Abstract:
The village of Guli has been carrying out timber industry activities for a long time, more than 14 years. Products from the timber industry in Guli village today: furniture, frames and doors. These production activities have used quite advanced mechanical equipment, but the products produced are still very standard, there is no art / art touch that can increase the selling value of the products produced. This research uses descriptive method, which describes the theory of productivity and develops it in the concept of a community empowerment program in Guli village. The research results are expected to increase the productivity of the Guli village timber industry by applying the Guli village resource development program through the Guli Village Posyantek, so that the empowerment of Guli village youth will occur and it is hoped that it will increase Bumdes assets. This empowerment program does not change the structure of the timber business that has been run by the people of Guli village.
Ardian Infantono, Chiva Olivia Bilah
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.433

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengembangkan aplikasi mobile tour guide Museum Dirgantara berbasis android sebagai media informasi yang mempermudah wisatawan mengetahui koleksi yang ada di museum. (2) Memberikan jaminan kualitas aplikasi mobile tour guide Museum Dirgantara dengan melakukan pengujian perangkat lunak sesuai standar ISO 25010. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah research and development dengan prosedur pengembangan perangkat lunak model Waterfall. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Aplikasi tour guide Museum Dirgantara telah memenuhi kebutuhan sebagai media informasi yang memudahkan pengunjung dalam menjelajahi museum dan mengetahui koleksi-koleksi di Museum Dirgantara (2) Hasil pengujian menunjukkan aplikasi telah memenuhi standar kualitas perangkat lunak ISO 25010. Aspek functional suitability sebesar 100%, aspek compatibility padaberbagai sistem operasi dan tipe perangkat sebesar 91,67% dan co-existence sebesar 100%, aspek performance efficiency CPU 18,37%, memory 19,01MB, time behavior 0,039 seconds/thread, aspek usability sebesar 84,93%, dan hasil pengujian kualitas uji materi sebesar 100%. Hasil pengujian aplikasi secara keseluruhan dinyatakan “Sangat Baik”.
Agung Prakoso, Fauzan Amrullah
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.432

Abstract:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan struktur fuselage UAV dengan Software Solidwork dan membuat fuselage UAV dengan material komposit woven fiberglass seri wf 100 dengan metode vacuum bagging. Pengujian tarik juga dilakukan sebagai pembanding dengan simulasi solidwork. Fuselage UAV ini menggunakan fiberglass 2 layer dengan ketebalan 0,5 mm, 3 layer dengan ketebalan 0,75 mm, serta menggunakan sambungan fiber tali yang disatukan dengan diameter 5 mm. Komposisi komposit menggunakan 80% matriks dan 20% serat dan perbandingan matriks 3 : 1. Hasil penelitian didapatkan tegangan uji tarik terbesar pada komposit 3 layer yaitu 199 N/mm2 dan Tegangan uji tarik terbesar pada sambungan terdapat pada 3 layer yaitu 37,49 N/mm2. Struktur fuselage dinyatakan aman karena hasil simulasi (tegangan simulasi) < hasil dari pengujian tarik (tegangan uji tarik). Sedangkan dalam pembuatan fuselage diperlukan komposit dengan volume 414,4 cm3 dan berat 583,44 gram.
Muhammad Ervin Adamy, Muhammad Abdul Ghofur, Infantono A, Purwantiningsih Y.T
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.430

Abstract:
Struktur pada pesawat terbang berfungsi untuk mentransfer beban-beban yang terjadi pada permukaan pesawat ke bidang lain yang memiliki kekuatan lebih besar sehingga komponen pesawat tidak mengalami kegagalan karena setiap komponen menerima beban yang relatif kecil. Pada perancangan struktur sayap pesawat terbang, hal paling utama yang harus diperhatikan adalah masalah berat dan kekuatan struktur. Struktur yang dibuat harus memiliki kekuatan maksimal dengan berat seringan mungkin serta memenuhi faktor keamanan (safety factor). Penelitian ini melakukan desain optimasi dan analisis kekuatan stuktur sayap pesawat dengan memvariasikan jenis material, thickness dan kondisi batas. Jenis material yang diaplikasikan dalam penelitian ini adalah komposit carbon/epoxy T300/N5208, Alumunium dan Titanium. Material komposit dengan berbagai varisasi susunan arah serat dimana lamina disusun secara simetris dengan arah serat (90°/90°/90°/90°)s, (45°/45°/45°/45°)s, (0°/0°/0°/0°)s, (0°/0°/90°/90°)s dan (0°/45°/-45°/90°)s dan ketebalan per layer nya sebesar 0,000125 m atau 0,125 mm. Thickness dibuat seragam dari wingroot sampai dengan wingtip, kemudian thickness dibuat bervariasi dengan membagi tiga section sayap. Kondisi batas diposisikan di ujung spar dan diposisikan di bagian ujung skin sayap. Desain optimasi dan analisis kekuatan struktur Ribs, Spar dan Skin menggunakan Patran Nastran. Objek penelitian ini pada perancangan geometri sayap mengambil studi kasus pada jenis pesawat UAV CH4 Rainbow milik TNI AU. Dalam penelitian ini diperoleh stress dan weight pada ketebalan yang seragam dan posisi kondisi batas di spar untuk material komposit sebesar 75,8 MPa, 2,228 x 103 Kg. Material alumunium sebesar 59,2 MPa, 3,871 x 103 dan material titanium sebesar 59,2 MPa, 6,168 x 107 . Desain optimasi dilakukan dalam penelitian ini dengan cara memvariasikan ketebalan dan menambah posisi kondisi batas di ujung skin sayap, diperoleh stress, defleksi dan weight untuk material komposit sebesar 551 MPa , 0,675 m, 277 Kg. Material alumunium memperoleh stress dan weight sebesar 59,2 MPa, 3871 Kg dan material titanium sebesar 59,2 MPa, 6168 Kg. Dengan demikian, desain struktur sayap pesawat UAV CH-4 Rainbow yang paling optimal adalah komposit dengan variasi ketebalan spar dan rib (1 cm, 0,75 cm, 0,5 cm) serta skin (0,375 cm, 0,25 cm, 0,125 cm).
Benedictus Mardwianta, Abdul Haris Subarjo, Wayan Wiardefan
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.401

Abstract:
This research aims to develop the parabolic stove with addition of some flat mirrors around the parabolic mirror. It will increase the heat transfer of conduction in the pan. The parabolic itself has around and concave shape, making it suitable for concentrating solar energy. The experimental method was carried out in this research and the test was carried out in an open space with solar radiation intensities with ranging from 169.6 W/m² to 974.4 W/m². The results of heat conduction on a pan without the addition of a flat mirror generate a 105.15 Watt, addition of one flat mirror will generate a 174.82 Watt, addition of two flat mirrors will generate a 259.24 Watt, addition of three flat mirrors will generate a 342.79 Watt and addition of four flat mirrors will generate a 412.26 Watt. The heat conduction depends on the intensity of the sun caught by the reflector. If the sun intensity decreases, the surface temperature between of the outer pan wall (T1) and the inner wall temperature (T2) will decrease too. Keywords: Heat conduction, sun intensity, parabolic stove
Istyawan Priyahapsara, Sri Mulyani
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.400

Abstract:
Friction Stir Welding (FSW) sudah menjadi salah satu pilihan muthakir dalam penyambungan struktur pesawat terbang berbahan paduan alumunium 2024 T3. Salah satu parameter penting dalam kualitas pengelasan FSW adalah material pin dengan kekerasan berbeda-beda.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kekerasan material pin terhadap kualitas sambungan secara visual dan kekuatan mekanis sambungan FSW. Tiga jenis material logam digunakan dalam penelitian ini baja ST60, baja ST60 yang dikeraskan, dan baja stainless steel (SS). Material yang disambung alumunium paduan 2024 yang merupakan material untuk struktur skin pesawat terbang. Penyambungan menggunakan mesin mill dengan putaran spindle 1800 rpm, dengan sudut kemiringan pin 3o. Pengujian kekerasan pin, pencatatan temperatur pengelasan, pengamatan visual hasil pengelasan, pengujian tarik dilakukan secara berurutan. Pengujian tarik dilakukan dengan standar ASTM E8, dengan menggunakan mesin Go Tech berkapastas 30 T. Secara visual, ketiganya memperlihatkan topografi pengelasan yang cukup baik dengan rigi-rigi yang rapat. Hasil pengujian kekerasan didapatkan logam SS menghasilkan kekerasan tertinggi dengan nilai 1519.67 HV, diikuti ST60 hardened sebesar 1055.73 HV, dan paling kecil adalah ST60 sebesar 820.81 HV. Kekuatan tarik terbesar diperoleh pada sambungan menggunakan material ST60 hardened dengan nilai 294 MPa, diikuti SS sebesar 259 MPa dan paling kecil adalah ST60 dengan nilai 232 MPa
Buhori Muslim, Ahmad N. Firdaus
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.399

Abstract:
Stunting counseling carried out by the Pagar Alam City Health Office is still conventional, explaining directly by extension agents and power points so that people who take part in extension activities are easily bored, this study aims to design and build media for stunting prevention using animation at the Pagar Alam City Health Service based on multimedia using adobe. Flash Cs6 is able to attract interest and eliminate the feeling of boredom of extension participants, the development stage of this research uses the ADDIE method, the ADDIE model development design consists of five steps, namely analysis, design, development, implementation, evaluation. This animation was built and designed using adobe flash CS6 actionscript 2.0 to measure the validity level of the animation. This countermeasure is used, namely expert reviews of experts, or alpha tests obtained from the results to see the level of understanding and public interest before and after the use of stunting control animation. This animation is expected to be able to help the health office of Pagar Alam City in making stunting education more efficient. The final result of this research is an animation of stunting control to increase public knowledge and become an animated video for the assistant of Pagar Alam City Health Office.
Eli Kumolosari, Yulia Venti Yoanita, Sinung Tirtha Pinindriya
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.416

Abstract:
Rasio elektrifikasi Indonesia masih belum 100%. Dua propinsi bahkan masih di bawah 70%, salah satunya Nusa Tenggara Timur, yaitu sebesar 59,85%. Salah satu desa di NTT, yaitu Desa Koak, sebanyak 457 dari 471 KK belum menikmati listrik. Di sisi lain, desa tersebut memiliki potensi energi surya dan angin yang cukup baik. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan sistem hibrid yang paling optimal untuk diterapkan di desa tersebut. Penelitian dilakukan dengan simulasi menggunakan software HOMER PRO. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem hibrid yang paling optimal adalah kombinasi PV dan turbin angin, dengan tambahan komponen baterai dan converter. Energi surya menyumbang produksi daya sebesar 92,3% dari total daya yang dihasilkan, dan energi angin menyumbang 7,7%. Biaya awal yang dibutuhkan untuk membangun sistem ini adalah $14328 dan NPC sebesar $24586. Sistem ini ramah lingkungan karena emisinya 0.
Andy Nurul Yunita Pettalolo, Ibnu Abdul Rosid, Alva Edy Tontowi
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.414

Abstract:
Abstrak. Kerusakan bangunan pasca gempa bumi menghasilkan limbah berupa reruntuhan bangunan (reusable material) yang tidak dimanfaatkan secara maksimal, sehingga memerlukan adanya pemanfaatan limbah reruntuhan bangunan tersebut sebagai material untuk membangun bangunan baru. Pada Penelitian ini dilakukan pengembangan material bangunan untuk mesin 3D Printer dengan memanfaatkan material sisa reruntuhan (reusable concrete material). Pembuatan kombinasi material menggunakan design of experiment berupa 2k factorial design dengan menggunakan 2 faktor berupa variasi penambahan air dan superplaticizer, dengan 2 level berupa penambahan air sebesar 15 ml dan 25 ml dan superplaticizer 1 ml dan 2 ml dengan respon berupa kemampuan bentuk material. Hasil penelitian didapatkan bahwa run time 1 dan 2 mampu membentuk second layers tetapi run time 1 adanya ketidak-kontinuan material sedangkan run time 3 dan 4 tidak mampu membentuk second layers sehingga run time 2 yang memiliki kontinu dan kemampuan bentuk second layers.Kata kunci : Reusable Concrete, 3D Printer, Kemampuan bentuk.
Buyung Junaidin
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.439

Abstract:
The vertical axis wind turbine (VAWT) with helical-blade has been developed, manufactured and applied in almost all developed countries. In Indonesia, vertical axis wind turbines are still not widely applied compared to horizontal axis wind turbines. Vertical axis wind turbines with helical-blade are still very rare in Indonesia. Research and development of the vertical axis wind turbine are needed because of its advantages compared to horizontal axis wind turbine. The advantages are: can operate in various wind directions, lower noise due to smaller tip speed ratio (TSR) and for large-scale, mechanical and electrical systems of turbine can be placed on ground. The aim of this research is to design a vertical axis wind turbine rotor with helical-blade that can be applied at low speeds and changing direction wind condition, such as urban wind characteristics. Performance analysis of wind turbine rotor is done by using double-multiple stream-tube (DMS) model approach. This research yields a rotor of vertical axis wind turbine with helical-blade with rotor length and diameter are 2m and 1m respectively, the rotor blade airfoil is DU-06-W-200 with chord length is 0.2m. From analysis, the optimum tip speed ratio of the rotor is 2.6 with a maximum power coefficient is 0.57.
Marni Astuti, Yasrin Zabidi, Prasidananto Nur Santoso
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.415

Abstract:
Giwangan Market as a fruit and vegetable wholesale market needs to be evaluated, organized and improved in the services. Currently, its development has undergone many changes. The hangar, which is the main block for loading and unloading fruits and vegetables, has shifted its function in several places. With the addition of semi-permanent buildings on the sides of hangars, the loading and unloading area are reduced and the entry and exit routes for vehicles are not functioning properly. 86% of vehicles with a tonnage of 2000 - 5000 kg that entered the Giwangan market were in the market for an average of 89.9 minutes. It is because the vehicle is not only loading and unloading but also selling in the market. So that other vehicles cannot load and unload. This study aims to measure the system performance which is estimated from the average actual travel time and the loading and unloading time of vehicles in the system. The alternative of rearranging hangar used is based on the development plan of the Giwangan Market Management Office. The simulation model has been verified and validated. The first rearrangement scenario is that all traders are moved to a new location (slaughterhouse). Second, the flow in and out of the hangar is one-way. Thus, the average vehicle in the system becomes 54.44 minutes and the hangar utility is 16.13% as an indicator that the hangar performance can be improved by increasing the number of vehicles capable of loading and unloading.
Anton Setiawan Honggowibowo
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.426

Abstract:
Decision support system (DSS) is a computer-based system that can help users make decisions. One of the DSS applications is to select outbound locations in Gunungkidul by using the Multi-Object Optimization method on the Base Ratio of Analysis (MOORA). Outbound is an open-air learning method based on direct experience presented in the form of games, discussions and adventures. So that participants will get feedback about the impact of the activities carried out which is useful for self-development in the future. The application of the MOORA method is a method that can determine the weight of each criterion, then proceed with a ranking process that will select the best alternative from a number of available alternatives. In this study an application for outbound location selection in Gunungkidul was made using the MOORA method, an application designed based on a website, this test was carried out using black box testing. The results of this study show that the best location based on the criteria weight and ranking with several alternatives is the location of the Nglanggeran Ancient Volcano with a value of 0.1507, Sri Getuk Waterfall with a result of 0.0909, Kampung Jelok with a result of 0.01497, Goa Pindul with a result of 0.00182, Sundak Beach with a result The result is -0.07192, Wulenpari with the result -0.08854, and the last one is Indrayanti beach with the result -0.13179.
Denny Dermawan, Maesa Agny Manggala Putra, Catur Budi Waluyo, Bambang Sudibya
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.423

Rianto Rianto, Ari Kusuma Wardana
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.412

Abstract:
Anggaran belanja merupakan masalah yang sangat penting di dalam sebuah instansi, hal ini terkait dengan hasil yang akan diperoleh terhadap penggunaan anggaran tersebut. Selama ini perencanaan untuk pengalokasian anggaran belanja dibuat hanya berdasarkan faktor kebutuhan, tanpa ada mempertimbangan faktor-faktor penentu yang lain. Dengan permasalahan tersebut maka metode ANP-TOPSIS adalah solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu pengambil keputusan untuk menentukan prioritas anggaran belanja desa dengan memperhatikan faktor-faktor pendukung yang lain. Sehingga penggunaan dana tersebut dapat memberikan dampak yang jelas bagi masyarakat. Hasil dari peneltian ini diperoleh prioritas anggaran yaitu pada sektor sub bidang pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan keluarga dengan nilai skor 0,9420
Annisa Angelia, Muhammad Abdul Ghofur, Arif Djoko Nugroho, Purwadi Purwadi, Herlambang P
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.429

Abstract:
Komposit merupakan suatu material hasil rekayasa yang terdiri dari dua atau lebih material penyusunnya dimana material penyusun komposit terdiri dari penguat (reinforcement) dan pengikat (matrix). Salah satu jenis serat adalah serat alam yang sangat mudah ditemukan dikehidupan kita sehari-hari. Pelepah pisang adalah salah satu jenis serat alam yang memiliki jaringan selular dengan pori-pori yang saling berhubungan. Proses pembuatan spesimen komposit dalam penelitian ini menggunakan metode Vaccum Assisted Resin Infusion (VARI). Selanjutnya spesimen akan diuji dengan alat uji tarik dengan standar ASTM D 3039/ 3039 M dan alat uji bending dengan standar ASTM D790-03. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan tarik, kekuatan bending, mikrostruktur dan komposisi dari komposit serat pelepah pisang antara komposit dengan waktu pengeringan selama 1 hari dan 7 hari. Selain itu dilakukan juga uji redam suara dari spesimen komposit tersebut yang kemudian dibandingkan dengan hasil uji redam suara dari glasswoll. Hasil dari penelitian ini diperoleh kekuatan tegangan tarikyang dihasilkan oleh komposit serat pelepah pisangdengan waktu pengeringan selama 7 hari adalah sebesar 17,90 N/mm2 sedangkanwaktu pengeringan selama 1 hari adalah sebesar 16,72 N/mm2. Kekuatan bending yang dihasilkan oleh komposit serat pelepah pisang dengan waktu pengeringan selama 7 hari adalah sebesar 31,75 N⁄mm2 sedangkan waktu pengeringan selama 1 hari adalah sebesar 20,68 N⁄mm2. Hasil mikrostruktur pada komposit serat pelepah pisang dengan waktu pengeringan selama 7 hari terlihat serat dan resin lebih menyatu dibandingkan waktu pengeringan selama 1 hari dimana serat dan resin kurang menyatu serta masih banyak ronga udara. Jumlah oksigen pada komposit serat pelepah pisang dengan waktu pengeringan selama 1 hari yaitu 52,00% sedangkan waktu pengeringan selama 7 hari yaitu 51,35%. Pada penelitian ini juga diperoleh hasil desibel suara tanpa adanya sekat atau ruangan kosong dengan diberi suara sebesar 103 dB sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil uji peredam suara komposit pelepah pisang dengan waktu pengeringan selama 7 hari mampu meredam suara sebesar 21% dengan taraf intensitas suara 89,5 dB sedangkan glasswoll memberikan peredaman suara sebesar 8,76% dengan nilai taraf intensitasnya 91,7 dB.
Uyuunul Mauidzoh, Esa Rengganis
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.421

Abstract:
Detergen adalah pembersih sintetis campuran berbagai bahan, yang digunakan untuk membantu pembersihan dan terbuat dari bahan-bahan turunan minyak bumi. Yaitu senyawa kimia bernama alkyl benzene sulfonat (ABS) yang direaksikan dengan natrium hidroksida (NaOH). Dibanding dengan sabun, detergen mempunyai keunggulan antara lain mempunyai daya cuci yang lebih baik serta tidak terpengaruh oleh kesadahan air. Akan tetapi penggunaan deterjen secara terus menerus atau dalam jangka waktu lama akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun ekosistem yang ada disekitar manusia. Berdasarkan dampak negatif yang ditimbulkan karena penggunaan deterjen maka perlu dicari bahan alami yang dapat menggantikan fungsi deterjen yang mengandung bahan-bahan yang berbahaya bagi manusia maupun lingkungan hidup. Dari perhitungan financial accounting diperoleh bahwa nilai waktu pengembalian modal (payback Period) selama 6,9 bulan, maka investasi dianggap layak untuk dilaksanakan. Sedangkan kriteria Net Present Value (NPV) memiliki nilai positif, yaitu sebesar Rp. 79.845.488. Kemudian untuk nilai Internal Rate of return dari investasi ini didapatkan hasil sebesar 37,22 %. Sedangkan untuk nilai Return on Investment yang didapat adalah sebesar 171,37 %. Dengan nilai tingkat pengembalian sebesar 71,37 % investasi dianggap menguntungkan sehingga layak untuk dilaksanakan.
Muhammad Abdul Ghofur, Putra M. I. P, Rindu Alri Funny
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.420

Abstract:
Turbin angin memanfaatkan energi kinetik dari angin dan kemudian mengkonversinya menjadi energi listrik. Ada dua tipe turbin angin yaitu Turbin Angin dengan Sumbu Horizontal (TASH) dan Turbin Angin dengan Sumbu Vertical (TASV). Turbin Angin Sumbu Horisontal adalah jenis turbin angin dimana sumbu rotasi turbin nya diorientasikan secara sejajar dengan arah angin agar menghasilkan power. Sedangkan Turbin Angin Sumbu Vertikal adalah jenis turbin angin dimana sumbu rotasi turbin ini tegak lurus dengan arah angin atau permukaan pemasangan. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan Simulasi Turbin Angin Sumbu Horizontal (TASH) dengan memvariasikan jumlah blade 3, 4, 5, 6, sudut pitch 0°, 6°, 10° dan variasi kecepatan angin serta menganalisis performance yang dihasilkan oleh turbin angin tersebut dengan parameter Power, Torque dan Thrust. Berdasarkan perancangan dan analisis yang dilaksanakan, diperoleh kesimpulan bahwa nilai power paling besar pada turbin dengan jumlah 3 blade, sudut 6° yaitu sebesar 2837 watt saat kecepatan angin 20 m/s dan 1401,00 rpm. Nilai rotor torque terbesar pada turbin dengan jumlah 6 blade, sudut pitch 0° yaitu sebesar 34,5 Nm pada kecepatan angin 20 m/s dan kecepatan rotasi 601,00 rpm. Nilai thrust terbesar dihasilkan oleh turbin angin dengan jumlah 6 blade, sudut 10° yaitu sebesar 363,11 N ketika kecepatan angin 20 m/s dan kecepatan rotasi 1401,00 rpm. Penelitian ini juga melakukan pengujian pada kecepatan angin rata-rata di Indonesia yaitu dengan kecepatan 12 m/s dan kecepatan rotasi 300 rpm, diperoleh turbin angin paling efesien adalah dengan jumah blade 6 dengan menghasilkan power 332,383 watt, rotor torque 610,545 Nm dan thrust 57,582 N.
Thomas Ken Darmastono
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.419

Abstract:
Batam City, in Riau Islands Province, is an Autonomous District; most of the area is also a free trade and harbour zone established by the Indonesian government. The phenomena of “two captains in a ship”, namely the Batam Indonesia Free Zone Authority and Batam Municipal Government, indicates that the social space has been constructed by parties with vested interests in it. The area’s strategic location along the country’s maritime boundary with Singapore is an ideal model to conduct research based on Henri Lefebvre’s theory of space production. This research has been completed using the methods of literary review, field observation, interviews, and analysis. The results of the research indicate that there are no problems in the policy itself; rather, the ideological differences and sectoral egos of both organizations cause problems. A solution to this dualism leadership is not yet given owing to the limited scope of this research
Sudaryanto Sudaryanto, Haruno Sajati, Ega Ari Wiyasa
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.417

Abstract:
Routing Protocol merupakan salah satu teknologi komputer yang saat ini sangat dibutuhkan. Hal ini dikarenakan routing dapat digunakan untuk membroadcast, mempelajari jaringan yang saling terhubung dan rute (network path) yang tersedia, serta router yang berbeda bisa saling bertukar informasi untuk mendapat rute paling efisien ke tujuan. Cisco Router merupakan perangkat router yang sudah menyediakan teknologi routing. Permasalahan yang ditemukan pada Cisco Router adalah sistem manajemen routing yang masih berbasis command line dan tidak dapat diakses dari jarak jauh. Pada penelitian ini akan membangun user interface berbasis web untuk RoutingProtocol dengan tujuan memberikan kebebasan pemakaian device dan tidak harus terfokus pada satu jenis device saja. Routing berbasis Web ini dibuat dengan memanfaatkan API Cisco sebagai penghubung antara bahasa pemrograman berbasis Web dengan bahasa pada perangkat lunak Cisco Catalyst 2800 dan pemanfaatan Telnet yang berperan penting dalam memberikan akses lebih luas pada Cisco Catalyst 2800 untuk diakses di luar aplikasi terminal emulator. Hasil pengujian pada penelitian ini menunjukkan bahwa Routing Protocol berbasis Web terbukti dapat melakukan konfigurasi routing sehingga dapat digunakan untuk mengatur hubungan antar komputer sesuai dengan kebutuhan pada jaringan yang digunakan
Frendi Maulana
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.411

Abstract:
Magnetoimpedansi (MI) telah diamati untuk sampel multilapisan [Ni80Fe20/Cu]N substrat Cu-Printed Circuit Board. Sistem multilapisan ditumbuhkan melalui proses elektrodeposisi dengan memodifikasi jumlah perulangan multilapisan sebanyak N = 2 sampai 6. Rasio MI dianalisis melalui pengujian impedansi dibawah medan magnet luar pada frekuensi 100 kHz. Jika diaplikasikan sebagai sensor magnet, nilai sensitifitas dapat dianalisa menggunakan persamaan ξ = 2[(∆Z/Z)max]/∆H. Hasil uji dan perhitungan ditemukan keselarasan antara peningkatan rasio magnetoimpedansi dengan sensitifitas sensor berbanding lurus. Rasio MI meningkat ± 1.61 kali lipat dengan penambahan jumlah multilapisan [Ni80Fe20/Cu]N dari N = 2 sampai N = 6 lapis, atau meningkat dari 3.32 % menjadi 5.36 % sebesar 2,04 %. Peningkatan tersebut kemungkinan disebabkan karena bertambahnya jumlah multilapisan pada sampel meningkatkan permeabilitas bahan magnetik sistem multilapisan itu sendiri. Penambahan jumlah multilapisan telah meningkatkan sensitifitas sensor sebesar ±1,64 kali lipat. Sensitifitas tertinggi didapat pada sampel dengan N=6 sebesar 0,61 %/Oe.
Fajar Khanif Rahmawati, Sri Mulyani Sri Mulyani
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.404

Abstract:
Aircraft reliability is one aspect that needs to be considered in aircraft operation. The reliability program has been implemented in aircraft maintenance policies, especially for aircraft with high utilization. The reliability program could measure the level of reliability of a component. The nose wheel assy on the ATR 72-500 aircraft is one of the components that has repeated defects, so that a reliability analysis could be performed. The analysis is carried out with a Weibull distribution with data of failure time. From data processing, it was obtained the value of Beta (β) = 3.810138517 which means that the failure characteristic that occurs is early wear out. In addition, the reliability value of R (t) was also obtained for every failure time. The value and graphic shows that the trend is decrease with failure time of component .From the calculation with the Weibull[M1]  distribution, it also showed the Mean Time to Failure (MTBF)  reaches 454.0138741 hours.

Astika Ayuningtyas, Uyuunul Mauidzoh, Yuliani Indrianingsih
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 6; https://doi.org/10.28989/senatik.v6i0.403

Abstract:
Patuk merupakan pintu gerbang untuk memasuki Kabupaten Gunungkidul. Di Patuk terdapat beberapa tempat wisata dan produk makanan olahan dari bahan hasil alam dan pertanian. Beberapa potensi produk yang dapat menjadi unggulan di Kecamatan Patuk sudah berkembang di masyarakat tetapi belum banyak dikenal oleh wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul. Permasalahan yang ada di Patuk belum adanya media informasi berbasis Teknologi Informasi yang memanfaatkan Augmented Reality (AR) untuk memperkenalkan potensi produk unggulan dan pariwisata di Patuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) proses pengembangan Website www.jelajahipatuk.com dengan menggunakan Augmented Reality (AR); (2) desain model AR khususnya pada perancangan peta digital wilayah Kecamatan Patuk; (3) hasil pembuatan peta digital ini dapat dijadikan untuk pengembangan teknologi AR pada Website produk unggulan dan pariwisata Patuk Gunungkidul. Adanya perancangan sistem ini memudahkan dalam pengembangan Website promosi produk unggulan dan obyek wisata berbasis mobile yang memanfaatkan AR sehingga lebih efektif dan edukatif. Hasil perancangan berupa peta digital dapat mendukung kebutuhan pengembangan teknologi AR pada Website yang ada sebelumnya dan mengubah konsep persepsi pengguna tentang interaksi antara dunia nyata dan objek virtual 2D secara real time.
Iswanjono Iswanjono
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 5; https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.312

Abstract:
The power generated by a power plant driven by windmills and waterwheels and solar power is unstable,. each depends on wind speed, water flow, and solar radiation, repeatively. This results in the acquisition of energy not being optimal if the load is not adjusted to the capability of the generating power. In this study a load control automation system has been created that can adjust to the ability of the resource so that optimal energy is obtained by the hysteresis method. When the power goes up and down the load adjusts hysterically, so that optimal energy is obtained.
Siti Malkhamah, Wardhani Sartono
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 5; https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.397

Abstract:
Sebagian Bandara di Indonesia dibangun untuk kepentingan Pertahanan dan Keamanan. Bandara tersebut dbangun dengan sistem pelapisan berorientasi lapis permukaan (bukan lapis pondasi/base). Saat bandara di design, traffic-nya sangat berbeda dengan traffic pada saat digunakan dari sisi ukuran maupun frekuensi. Sebagian besar bandara di Indonesia dibangun secara bertahap dengab segmentasi perkerasan yang berbeda. Sebagian dibangun diatas tanah lunak, dengan kapasitas daya dukung yang sangat rendah. Sebagai contoh APT Pranoto Samarinda, H. Asam Sampit, Juanda Surabaya, dll. Sebagian dibangun di pegunungan, dengan luas bidang/medan datar (flat) yang sangat terbatas, contoh wilayah pedalaman papua). Bandara di Indensia yang telah dibangun juga dapat mengalamai kerusakan. Secara Umum ada 5 Tipe kerusakan :retak (Cracking), kerusakan pada sambungan (joint seal damage), kerontokan (disintegration), perubahan permukaan konstruksi (distortion), hilangnya kekesatan permukaan konstruksi (loss of skid resistance). Bandara yang mengalami kerusakan dapat mengganggu operasi penerbangan: delay, cancel, diverted, RTB. Kerusakan yang sering terjadi adalah: delamination, depression, dan pothole. Kerusakan tersebut dapat menimbulkan Foreign Object Damage (FOD) yang sangat membahayakan pesawat karena adanya benda asing yang dapat merusak body dan mesin pesawat. Penyebab kerusakan struktur perkerasan movement area (runway, taxiway dan apron) ada 4 faktor, yaitu : air yang meresap melalui permukaan perkerasan yang retak, misal air hujan. air yang berasal dari bawah perkerasan dan membasahi subgrade maupun subbase, misal air tanah, air yang berasal dari kawasan di sekitar bandara dan dapat menggenangi perkerasan, overload atau beban lebih pavement bearing capacity atau max allowable gross weight dari perkerasan lebih rendah dari pada bobot pesawat yang dilayani (RTOW atau MTOW).
Indah Cyithia Devi, Farah Hana Zhafirah, Rida Indah Farian
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 5; https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.352

Abstract:
Laundry is business engaged in services that are now commonly found. The high demand for laundry services makes laundry owners in Sungai Bambu, North Jakarta look for ways to keep transaction records neatly organized and not lose records or damage that is often experienced by customers or owners. In addition, employees must calculate the total price of the weight of the items to be washed, so that it takes a long time. Laundry also provides a variety of laundry services that can be added at any time. Besides making manual reports. To overcome this, laundry service information system is designed using the waterfall method built with Visual Studio as an interface and SQL Server as data storage. Design of this information system will make it easy to collect transaction data and minimize data loss or damage, generate automatic reports, and can perform special laundry services.
Bernard Renaldy Suteja, Radiant Imbar, Meliana Johan
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 5; https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.396

Abstract:
Every participation in the activity is always proven by the presence of a certificate. Issuance of certificates requires fees for paper, printing and distribution. The emergence of the era of paper less should be able to transform the presence of the certificate. Paper less is stopped by the presence of digital documents that can be accessed independently (portable), easily and across platforms. Portable Document Format or abbreviated as PDF one of the popular documents that can be distributed via the internet. So that PDF can be used as a document base to realize e-Certificate. However, it is necessary to develop a good application to facilitate the presence of the e-Certificate, and present solutions related to the authenticity of the certificates produced.
Buhori Muslim, Alfis Arif
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 5; https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.306

Abstract:
Fruit is a healthy supplement, the biggest consumer of fruit is found in big cities. Pagar Alam is an area that produces various types of fruit. Assessment of fruit quality by farmer groups, still using manual methods so that it has some weaknesses. Weakness in evaluating the quality of fruit manually causes an inaccurate assessment because the assessment system is done by estimating the quality of a sample of fruits based on the experience of quality assessors and not based on standardized aspects of assessment. For this reason, a Decision Support System (SPK) was developed to determine the quality of fruit based on a website that helps assessors of the quality of fruits in farmer groups in determining accurate fruit quality with a quick process. This system uses PHP as its programming language, the method used by RAD is an object oriented approach. The system can be used to support fruit quality assessment decisions, thus providing data on the quality of current fruit yields and can be used as a reference for farmers to improve the quality of fruit production in the next harvest.
Kristina Hutajulu, Sisia Dika Ariyanto, Radix Rascalia
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 5; https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.357

Abstract:
PT. XYZ is one of the companies engaged in the production of motorcycle spare parts. In carrying out its operational activities, PT. XYZ has a procurement process. Generally in applying of good procurement, employees must submit a document submission of goods in the printed form and must meet their supervisor directly to ask for approval in a signature. This condition requires quite a long time until the submission document reaches the Director because they have to wait for the signature of each related section. That is quite an obstacle for the employee who submits because the longer the approval process, the longer the procurement process. To overcome this obstacle, a good procurement information system web based was built using phased development methodology. The information system uses SQL Server as database and ASP.Net as programming language. Good procurement information system web-based can accelerate the procurement process.
Eko Abdul Goffar, Radix Rascalia, Rida Indah Fariani
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 5; https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.348

Abstract:
Pertemuan 5 Menit (P5M) is a routine activity that is always carried out by instructor in Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra) to students in each Unit Pelaksana Teknis (UPT) before or after lectures begin. Students who do not follow or violate the rules at the time of P5M will get a penalty in the form of minus hours. Minus hours are penalties given to students. Data minus hours of P5M are recorded using a form that is recapitulated one by one for every week and inputted into academic information system Polman Astra. The input time for minus P5M clock data is 565 minutes. Therefore we need an information system that can help overcome or automate it. In this research an analysis and design will be carried out using the System Development Life Cycle (SDLC) stages with extreme programming methodology which will reduce the recapitulation time from 565 to 280 minutes.
Franciskus Delaphius Sunarya
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 5; https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.381

Abstract:
Savonius turbine is a simple vertical axis turbine which work because of a difference drag force between blades. This turbine can convert kinetic energy on water flow into mechanical energy. The Savonius water turbine can work on low water flow speed. This research aimed at a Savonius turbine that has some of its parameters modified. The research tested the effects of water flow speed and the use of a deflector towards the modified Savonius turbine’s performance. It is concluded that Savonius turbine without the deflector, reached a maximum power coefficient at the flow speed of 1,1 m/s with the value of 0,163 at tip speed ratio of 0,845. As for the same speed (1,1 m/s) the turbine that used the deflector reached a maximum power coefficient of 0,307 at tip speed ratio 1,136. The highest coefficient of power was reached when the turbine got tested with the deflector at flow speed of 0,9 m/s with value of 0,354 at tip speed ratio 1,230.
Sisia Dika Ariyanto, Rida Indah Fariani, Eko Abdul Goffar
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 5; https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.369

Abstract:
Astra Manufacturing Polytechnic is educational institution under the auspices of PT Astra International (Astra Group) which has total of approximately 700 students. Industrial culture is adopted by applying discipline in the form of attendance. Students who do not arrive on time will be charged Minus Hours. Students do attendance with attendance cards and recapitulated by each study program admin and takes 700 minutes (all study programs) every week to produce minus hours as calculation of student errors. Many students are cheating in the attendance process. Because attendance cards can be deposited to other students. To overcome this, the attendance method was replaced by initially using machine and attendance card with finger scanner and integrated finger scanner integrase application with sql server database. So hopefully cheating and recapitulation time can be eliminated. In the implementation of this research extreme programming is used as software development methodology. After implementation of the application is able to eliminate 700 minutes and eliminate the use of attendance cards.
Budi Santosa, Fandi Ahmad Juni Haryanto, Rifki Indra Perwira, Dessyanto Boedi Prasetyo
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 5; https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.334

Abstract:
Steganography is the science of hiding messages into a container without changes detected by the human senses. Cryptography is the science to keeping the message still safe. Combine between Steganography and cryptography can be used, but if there is exchange information still use separately, worry about there is a change in file size, which can result in damage. VoIP is a technology that allows to communicate with use communication lines on a network. VoIP refers more to voice communication. I am utilizing VoIP as a voice communication channel with voice as a medium for inserting secret messages. The research results that steganography techniques can be used with VoIP. By inserting a text message that is first encrypted and then entered into sound by the Least Significant Bit method. The test results, the Alpha testing, and Beta testing, resulted in a percentage above 90%.
Harliyus Agustian
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 5; https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.372

Abstract:
The data of non-active students is an obstacle in a university because it is counted as a student body, thus affecting the lecturer ratio. For that reason, in order to improve the lecturer ratio, a way is needed in addition to adding lecturers, but also by evaluating the data of students who are not active and active to be filtered back by looking at academic data that is known so that students can continue their studies or should be advised to resign or also drop out . To solve these problems a system model is needed that can recommend students as drop out students and can also provide other recommendations that can be used as evaluations. Case-based reasoning method is used to see new data matching with old data, where active student data to be evaluated will be matched with student data that has been dropped out or received a warning letter, so that it will be used as a new solution. Case-based reasoning methods can help in recommending students to drop out or get a warning letter.
Enny Dwi Oktaviyani, Sherly Christina, Deddy Ronaldo
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 5; https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.344

Abstract:
Searching is one of the important features on the website, but it is not uncommon for users to make typos when typing keywords. Typing errors of these keywords is usually referred to as typo. This study aims to build a system by providing suggestions for correcting typos in the search feature. Keywords search correction are obtained using the Damerau-Levenshtein Distance Approximate String Matching algorithm by to calculate the editing distance of each word in a keywords with each word in the Indonesian word dictionary. Testing was carried out as many as 40 experiments, with 10 keywords and 250 articles taken randomly. The test results show the Damerau-Levenshtein Distance algorithm is able to provide precision and recall values of 91.24% and 89.58% in providing keyword improvement suggestions. With the improvement of the system, each trial increases with precision value of 0.80 and recall value of 0.98
Linggo Sumarno
Conference SENATIK STT Adisutjipto Yogyakarta, Volume 5; https://doi.org/10.28989/senatik.v5i0.295

Abstract:
The conducted research studied a feature extraction method in a musical instrument tone recognition system. The purpose of this study was to obtain a number of feature extraction coefficients that are smaller than those obtained in previous studies. The studied feature extraction was a DCT (Discrete Cosine Transform)-based segment averaging and Gaussian windowing. The testing of the musical instrument's tone recognition system was carried out using pianica, tenor recorder, and bellyra musical instruments, each of which represented many, several, and one significant local peaks in the transform domain. The test results showed that the optimal number of feature extraction coefficient was 8 coefficients, which could give a recognition rate of up to 100%. The test results were achieved using a Gaussian window with a sigma value of 2-6, and a 128 points DCT.
Page of 5
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top