Refine Search

New Search

Results: 209

(searched for: doi:(10.46799/*))
Save to Scifeed
Page of 5
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Diah Utamy, Evi Afiati, Putri Dian Dia Conia
Equivalent : Jurnal Ilmiah Sosial Teknologi, Volume 3, pp 73-91; https://doi.org/10.46799/jequi.v3i2.44

Abstract:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan perilaku empati anak usia dini yang perlu untuk ditingkatkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu melalui bimbingan kelompok dengan teknik permainan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul bimbingan kelompok dengan teknik permainan kolaboratif, yang diharapkan dapat membantu guru taman kanak-kanak dalam memberikan layanan bimbingan kelompok. Modul yang dikembangkan berupa buku bahan ajar yang dapat digunakan sebagai panduan pelaksanaan kegiatan. Tujuannya untuk memberikan kemudahan kepada guru dalam pelaksanaan kegiatan bimbingan kelompok, sehingga fokus pada layanan yang diberikan, serta dapat memberikan rangsangan pada anak dalam meningkatkan perilaku empati. Metode yang digunakan yaitu metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE yang disederhanakan oleh peneliti kedalam tiga tahapan yaitu analisis, perancangan dan pengembangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan uji kelayakan ahli terhadap produk yang dikembangkan. Adapun teknik pengolahan data yang digunakan adalah skala likert, yang disajikan dalam bentuk data kuantitatif dan kualitatif. Hasil uji kelayakan yang telah dilakukan terhadap produk pengembangan, memperoleh hasil rata-rata 93%, artinya modul bimbingan kelompok dengan teknik permainan kolaboratif untuk meningkatkan empati anak usia dini yang dikembangkan termasuk dalam kategori “sangat layak.”
Eka Aisyi Fiqriyah, Evi Afiati, Putri Dian Dia Conia
Equivalent : Jurnal Ilmiah Sosial Teknologi, Volume 3, pp 92-112; https://doi.org/10.46799/jequi.v3i2.45

Abstract:
Penelitian ini dilakukan atas dasar kecemasan bahwa ada krisis kepercayaan diri selama masa remaja hingga dewasa yang dimulai dengan kurangnya partisipasi dalam metode untuk mengembangkan kepercayaan diri sejak usia dini, maka pengembangan modul bimbingan dan konseling dengan variasi warna dilakukan untuk digunakan oleh guru sebagai panduan dalam melaksanakan bimbingan. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui cara mengembangkan modul bimbingan dan konseling tentang bermain peran makro dan tingkat kelayakan modul bimbingan dan konseling tentang peran makro yang bermain untuk meningkatkan kepercayaan diri pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Prosedur penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE, yaitu (1) Analisis, (2) Pengembangan, (3) Desain, (4) Implementasi, (5) Evaluasi. Namun, penelitian ini baru mencapai tahap pengembangan. Penelitian ini dilakukan di RA Al Izzah dan instrumennya meliputi kuesioner ahli material, pakar media, ahli bahasa dan praktisi. Hasil penelitian ini adalah Pengembangan Modul Bimbingan dan Konseling Tentang Bermain Peran Makro Untuk Meningkatkan Kepercayaan Anak Usia Dini dan Tingkat Kelayakan Produk Modul Bimbingan dan Konseling Tentang Bermain Peran Makro Untuk Meningkatkan Kepercayaan Anak Usia Dini yang diperoleh dari validator ahli material dengan persentase 82,5%, ahli material II dengan persentase 72,5%, pakar media dengan persentase 85%, ahli bahasa dengan persentase 82,5%, dan diuji oleh praktisi dengan persentase 85% dari lima validator dalam uji kelayakan produk, modul yang dikategorikan valid/Memenuhi Syarat untuk diuji.
Mashuri Mashuri
Equivalent : Jurnal Ilmiah Sosial Teknologi, Volume 3, pp 113-127; https://doi.org/10.46799/jequi.v3i2.42

Abstract:
Kompleksitas kegiatan dan perekonomian di kawasan perkotaan menjadi daya tarik masyarakat untuk melakukan migrasi yang berdampak terhadap intensitas perkotaan. Perkembangan yang tidak terkendali pada suatu kawasan akan menyebabkan timbulnya dampak negatif terhadap tampilan kawasan perkotaan. Salah satu dampak negatif adalah munculnya kawasan pemukiman kumuh yang dapat menurunkan citra dan tidak layak huni. Kawasan Teratak Buluh adalah suatu kawasan berbatasan langsung dengan Kota Pekanbaru sehingga menjadi gerbang ibukota Provinsi Riau dan memiliki posisi startegis sebagai jalur lintas antar Provinsi Sumatera. Kelebihan tersebut tidak diikuti dengan penataan kawasan dengan baik, sehingga kawasan ini menjadi kawasan kumuh perkotaan dengan luas 15.7 Ha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi lingkungan dan tingkat kekumuhan kawasan dengan menggunakan metode analisis kuantitatif dan kualitatif. Variabel penelitian yang digunakan mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh seperti kondisi bangunan gedung, kondisi jalan lingkungan, kondisi penyediaan air minum, kondisi drainase lingkungan, kondisi pengolahan air limbah, kondisi pengolahan persampahan, dan kondisi proteksi kebakaran. Hasil penelitian ini menghasilkan identifikasi tingkat kekumuhan kawasan Teratak Buluh pada kategori kumuh ringan. Presentase tertinggi atau masalah utama kekumuhan pada kawasan ini adalah rendahnya aspek kondisi proteksi kebakaran dan kondisi pengelolaan persampahan
Rizky Amelia Fathia
Equivalent : Jurnal Ilmiah Sosial Teknologi, Volume 3, pp 128-138; https://doi.org/10.46799/jequi.v3i2.46

Abstract:
Perbuatan kumpul kebo atau samen leven yang terjadi di Indonesia merupakan salah satu perbuatan yang menyimpang dan merusak moral generasi anak bangsa. Perilaku kumpul kebo dinilai tidak sesuai dengan norma, adat istiadat dan agama, terlebih lagi di Indonesia yang sangat menjunjung tinggi kesopanan dan agama. Kemudian perbuatan kumpul kebo sendiri dapat berakibat buruk dan kerugian terlebih bagi kaum wanita yang mana dampak dari perbuatan kumpul kebo tersebut bisa menyebabkan para remaja yang masih belia hamil diluar nikah bahkan melakukan aborsi. Sangat miris jika dikaitkan dengan budaya dan adat istiadat di Indonesia yang menjunjung tinggi nilai ketimuran dan kesopanan.Penyebab terjadinya perilaku kumpul kebo diantaranya, karena kurangnya perhatian dan didikan dari orangtua, pengaruh lingkungan yang tidak baik, tontonan pornografi dan ketidaksiapan menikah secara mental serta terakhir yang menjadi alasan yaitu faktor ekonomi yang mengharuskan seseorang melakukan perbuatan samen leven demi mencukupi kehidupan sehari-hari. Kemudian, secara yuridis pelaku perbuatan kumpul kebo dirasa masih belum mendapatkan sanksi dan aturan tegas. Maka dari itu penulis ingin mengetahui dan mengkaji mengenai peraturan perbuatan kumpul kebo dan kebijakan hukum pidana dalam mengatasi perilaku tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif, yaitu memusatkan penelitian pada penelitian kepustakaan, sumber datanya diambil dari buku dan peraturan Undang-Undang. Dari berbagai pro kontra mengenai adanya kebijakan maupun peraturan tentang kumpul kebo, penulis berharap RKUHP dapat lebih melindungi kaum perempuan dan mengurangi tingkat aborsi di Indonesia dengan aturan tegas mengenai perilaku samen leven. Karena dengan adanya aturan tegas yang diterapkan maka akan mengurangi perilaku menyimpang diluar perkawinan dan perilaku seks bebas.
R. Adhi Setya Primaulia, Muttaqin Hasan, Abdullah Abdullah
Equivalent : Jurnal Ilmiah Sosial Teknologi, Volume 3, pp 63-73; https://doi.org/10.46799/jequi.v3i2.43

Abstract:
Konsep desain struktur Gedung Konser di Aceh yang merupakan struktur pelengkung dengan bentang 100meter akan dipelajari dalam thesis ini. Direncanakan jenis material untuk struktur pelengkung ini, yaitu beton bertulang dan baja. Analisis gaya gempa yang digunakan adalah gempa dinamis dengan menggunakan respon spektrum gempa berdasarkan SNI 1726: 2019. Adapun beban lain yang ditinjau berupa beban mati, beban hidup dan beban tambahan. Faktor lain yang ditinjau adalah perpindahan dan gaya terhadap gedung konser pada struktur pelengkung gedung. Struktur utama gedung dimodelkan menggunakan sistem struktur Pelengkung (arch). Perhitungan pembebanan menggunakan peraturan SNI 1727-2013 tentang Beban minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain. Analisa struktur menggunakan program ETABS berlisensi. Perencanaan struktur baja ini berdasarkan peraturan SNI 1729-2015 tentang Spesifikasi untuk bangunan gedung baja struktural dan SNI 2847-2019 tentang Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung. Hasil yang diperoleh adalah gaya yang bekerja pada beton bertulang lebih besar dibandingkan material baja, hal ini dipengaruhi akibat besarnya kubikasi beton bertulang sebesar 2046,049ton lebih besar dibandingkan dengan material baja dengan kubikasi sebesar 66,595 ton dan material baja dengan penampang maksimum sebesar 143,674 ton. Sedangkan deformasi pada baja lebih besar dibandingkan dengan material beton bertulang.
Dessy Listya Rissanti
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 776-787; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.189

Abstract:
Menurut data Globocon 2018, kasus baru kanker serviks mencapai 32.469 jiwa dan angka kematian akibat kanker serviks mencapai 18.279 per tahun. Ini artinya, ada sekitar 50 perempuan Indonesia meninggal dunia akibat kanker serviks setiap harinya. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan atau pengaruh selfcare terhadap kualitas hidup penderita kanker serviks. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan atau literature riview. Pencarian artikel dilakukan berdasarkan kata kunci dari ‘Self Care‘AND ‘Quality of Life’AND ‘Cervical Cancer Patients’, menggunakan mesin pencarian Pubmed, Google Search Engine (Scholar dan Repository) dan Researchgate. Dengan terbitan artikel tahun 2015 hingga 2020. Hasil pencarian didapatkan 11 artikel yang membahas topik mengenai self care dan kualitas hidup pada pasien kanker serviks. Artikel publikasi yang diterbitkan tahun 2015 hingga 2020. Setiap individu memiliki kualitas hidup yang berbeda tergantung dari masing-masing individu dalam menyikapi permasalahan yang terjadi dalam dirinya. Penggunaan strategi koping tertentu dapat memengaruhi hasrat mereka akan informasi tentang penyakit mereka, kemanjuran diri mereka, dan cara mereka menyesuaikan diri dengan penyakit serta perawatannya. Kualitas hidup pasien kanker serviks akan meningkat jika kita tahu faktor pendukung seseorang dalam melakukan perawatan baik dukungan keluarga, petugas kesehatan dan dukungan lingkunga sosialnya sehingga pasien tetap semangat dalam menjalankan hidupnya.
Ode Irman, Anggia Riske Wijayanti, Yohanes Paulus Pati Rangga
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 829-837; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.175

Abstract:
Self-efficacy menjadi salah satu unsur penting dalam proses pendidikan keperawatan departemen gawat darurat, karena situasi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan beban kerja, stress dan kecemasan tinggi dapat menyebabkan tidak tercapainya capaian pembelajaran. Intervensi yang dapat meningkatkan self-efficacy adalah pelatihan kecerdasan emosional. Tujuan penelitian untuk menjelaskan pengaruh pelatihan kecerdasan emosional terhadap self-efficacy mahasiswa praktik klinik keperawatan gawat darurat. Jenis penelitian quasi experimental dengan rancangan nonequivalent control group design. Besar sampel sebanyak 42 orang yang diambil dengan total sampling dan dibagi dalam kelompok perlakuan dan kontrol, masing-masing kelompok berjumlah 21 orang. Pelatihan kecerdasan emosional diberikan dalam 5 sesi (tiap sesi 100 menit). Self-efficacy diukur menggunakan General Self Efficacy Scala (GSES). Penelitian dilaksanakan pada bulan April tahun 2021 di Universitas Nusa Nipa. Analisis data menggunakan uji paired t test dan uji independent t-test. Hasil penelitian menunujukkan ada pengaruh pelatihan kecerdasan emosional terhadap self-efficacy mahasiswa (p 0.000). Sebelum diberikan pelatihan kecerdasan emosional pada kelompok perlakuan tidak ada perbedaan self-efficacy pada ke dua kelompok (p 0.872), akan tetapi setelah diberikan pelatihan ada perbedaan self-efficacy pada ke dua kelompok (p 0.000). Pelatihan kecerdasan emosional dapat meningkatkan self-efficacy mahasiswa, diharapkan kecerdasan emosional dan self-efficacy dipertimbangkan dan diterapkan dalam kurikulum keperawatan.
Fenti Hasnani
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 796-805; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.190

Abstract:
Hipertensi sangat signifikan berkontribusi terhadap angka kesakitan dan kematian ibu dan janin sehingga perlu dilakukan skrinning awal dan pemeriksaan lanjutan selama kehamilan. Hipertensi merupakan salah satu penyakit pada sistem kardiovaskuler yang memiliki angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi. Tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi dapat diatasi dengan terapi farmakologis dan non farmakologis. Salah satu terapi non farmakologis adalah terapi pijat wajah dan relaksasi napas dalam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Non-equivalent Control Group Design dengan pendekatan Control Group Post test only design atau post tes kelompok control. Penelitian dilakukan di Puskesmas Kelurahan Tanah Baru Depok. Sampel berjumlah 108 orang yang dibagi menjadi 54 orang pada kelompok kotrol dan 54 orang pada kelompok intervensi. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan hasil pengukuran tekanan darah. Berdasarkan hasil uji Mann Whitney diperoleh hasil p-value 0,001, maka dapat disimpulkan adanya perbedaan rerata tekanan darah sistolik pada ibu hamil yang melakukan pijat wajah dan relaksasi napas dalam. Ada perbedaan yang signifikan nilai tingkat stres setelah melakukan pijat wajah dan relaksasi napas dalam pada tingkat stress (p-value 0,001). Rata-rata tingkat stress pada ibu hamil yang tidak melakukan terapi pijat wajah dan relaksasi nafas dalam adalah 76,50 ± 25,5, sedangkan untuk ibu hamil yang melakukan terapi pijat wajah dan relaksasi nafas dalam adalah 60 ± 16.
Ni Nyoman Yeni Puspita Sari, Zahra Maulidia Septimar
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 811-819; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.192

Abstract:
COVID-19 sebagai permasalahan dunia di bidang kesehatan. Di waktu yang bersamaan World health Organizatin (WHO) menyebutkan ada kasus pneumonia Wuhan, Hubei, China yang tidak jelas penyebabnya dan semakin menyebar hinnga ke luar negara tersebut. Setelah itu Badan Kesehatan Dunia dalam hal ini WHO menetapkan COVID-19 sebagai pendemik pada bulan Maret 2020. Mengetahui hubungan sikap dengan perilaku masyarakat dalam mencegah penularan COVID 19 di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang tahun 2020. Metode penelitian ini adalah diskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik quota sampling, sampel penelitian masyarakat yang tinggal di Kecamatan Karawaci. Hasil chi-square hubungan sikap dengan perilaku masyarakat didapatkan p-value 0,000 < 0,05 yang artinya ada hubungan yang signifikan sikap dengan perilaku masyarakat dengan keeratan hubungan sangat rendah. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara sikap dengan perilaku masyarakat. Diharapkan masyarakat dapat mempertahankan sikap dan perilaku yang baik dalam mencegah penularan COVID-19.
Angel Novia Fransiska, Diba Masyrofah, Hermin Marlian, Irene Virda Sakina, Putri Setya Tyasna
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 733-741; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.180

Abstract:
Hexane is a hydrocarbon compound of alkanes with the chemical formula C6H14. The prefix hex refers to the six carbon atoms found in the hexane and the suffix ana is derived from the word alkane which refers to the single bond connecting the carbon atoms. Identification of terpenoid compounds and steroids has been identified in several plants, namely Red Shoots (Syzygium myrtifolium Walp.), Salam (Syzygium polyanthum), bilaran Tapah (Argyreia nervosa (Burm. F.), Blind (Excoecaria agallocha L.), as well as on the lotion preparations Citrus hystrix DC. This study was conducted to determine the content of terpenoid compounds and steroids found in some parts of plants using n-hexane solvents. Research used is qualitative research with Lieberman Burchard method. Review this article using a method of literature study by searching sources and literature with data form in the form of national journals to international journals about the last 10 years (2012-2021). Identification is carried out on extracts, fractions, isolates and lotion preparations using liquid vacuum chromatography, column chromatography, thin-layer chromatography, and Lieberman-Burchard reagents. The results showed that all of the samples were positive for terpenoid compounds and steroids using n-hexane solvents.
Nuriani Nuriani, Kintoko Rochadi, Fazidah Aguslina Siregar
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 820-828; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.191

Abstract:
Lifestyle is one of the factor than can influence healthy living behavior. Hypertension is one of the non communicable diseases caused by lifestyle pattern, where hypertension is one of the disease than can trigger other diseases such as heart disease and stroke. The prevalence of hypertension in Aceh reached 27,8 percent in 2018 and the prevalence of hypertension in Pidie Jaya reached 23,4 percent in the same year. This study aims to determine the relation of smoking on the incident of hypertension in Kabupaten Pidie Jaya. This type of study was quantitative with analytic, research using crosssectional design. The sample are 270 samples obtained using multistage random sampling by combining three sampling techniques in stages. The instrument in this study was questionnaire. Data obtained in this study were analyzed by univariate and bivariate using simple logistic regression tests. The results showed that there were influences of smoking (p =0,002), long time smoking (p = 0.358) number of cigarattes (p=0,931) on the incidence of hypertension. Meanwhile there is no relation of kind of coffee (p=0,876). Health officer must active give health education and active establishing cooperation with community components as an effort to reduce the incidence of hypertension through campaigns against the danger of smoking.
Affan Zufar, Bayu Febram Prasetyo, Upik Kesumawati Hadi
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 714-722; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.181

Abstract:
Cuka sari apel banyak dibahas saat ini selain memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh dan perawatan wajah, persiapan ini juga memiliki sifat antiparasit, terutama untuk mengusir kutu pada anjing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek pemberian cuka apel pada saat kematian kutu (Rhipicephalus sanguineus). Sampel dalam penelitian ini menggunakan 50 kutu yang dibagi menjadi 5 kutu untuk 5 kelompok perawatan (K-, 10% Cuka Apel, 15% Cuka Apel, 20% Cuka Apel, K +) dengan dua pengulangan. Dalam kontrol negatif menggunakan aquades, tidak ada kematian kutu yang ditemukan. Pada konsentrasi Cuka Apel 10% ada 8 kematian kutu dengan kematian rata-rata pada 2 jam 50 menit setelah memberikan persiapan Pada konsentrasi Cuka Apel 15% ada 10 kematian kutu dengan kematian rata-rata pada 2 jam 47 menit setelah pemberian persiapan. Pada konsentrasi Cuka Apel 20% ada 10 kematian kutu dengan kematian rata-rata pada 1 jam 15 menit setelah pemberian persiapan. Dalam kontrol positif menggunakan fipronil 3% dengan merek dagang Deticks ada rata-rata 5 kutu kematian. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Cuka Apel sangat efektif sebagai anti-tick dengan konsentrasi minimum 20% dapat membunuh kutu dengan cepat. Selain itu, ditemukan juga bahwa Cuka Apel dengan konsentrasi 20% lebih efektif untuk membunuh kutu daripada fipronil 3%.
Bara Miradwayana, Suryati Suryati, Fenti Hasnani
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 758-763; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.193

Abstract:
Menyusu merupakan respon perilaku bayi yang komplek yang menunjukan cara bayi memperoleh makanan bayi baru lahir mempunyai kemampuan yang unik yaitu mampu memindahkan susu dari payudara ibunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan pelaksanaan tehnik menyusui dengan benar pada ibu menyusui di wilayah binaan puskesmas kecamatan pasar minggu. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional. Pelaksanaan teknik menyusui yang kurang benar terjadi lebih rendah pada 35.8% responden ibu dengan persalinan normal dibandingkan dengan kejadian pelaksanaan tehnik menyusui pada responden ibu dengan persalinan secara caesar yang lebih tinggi yaitu 43.5%. Pelaksanaan teknik menyusui yang kurang benar terjadi pada 44.7% responden yang tidak mempunyai pengalaman memberikan ASI eksklusif dibandingkan dengan kejadian pelaksanaan teknik menyusui yang kurang benar pada responden yang mempunyai pengalaman memberikan ASI ekslusif 31.6%. Pelaksanaan teknik menyusui yang kurang benar terjadi pada 57.1% responden yang tidak diberikan pendidikan kesehatan tentang teknik menyusui yang benar dibandingkan dengan kejadian pelaksanaan tehnik menyusui yang kurang benar pada responden yang diberikan pendidikan kesehatan 27.1%.
Wahyu Widagdo
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 838-847; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.195

Abstract:
Diabetes mellitus dapat mengenai semua organ tubuh dan menimbulkan berbagai macam keluhan dengan gejala yang sangat bervariasi. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh model pendampingan keluarga & kartu kendali faktor risiko kaki diabetic terhadap praktik perawatan kaki pada klien diabetes mellitus tipe 2. Lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Pasar Minggu Jakarta Selatan. Waktu pelaksanaan penelitian akan belangsung pada bulan juli s/d Oktober 2019 Populasi dalam penelitian ini masyarakat yang menderita DM di wilayah kecamatan Pasar Minggu dengan besar sampel sesuai dengan rumus penghitungan jumlah sampel dan teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Hasil Penelitian adanya hubungan bermakna pendampingan dengan praktik perawatan kaki diabetik p=0.003 dan hubungan bermakna kartu kendali factor risiko kaki diabetic dengan praktik perawatan kaki DM p=0.000. Adanya peningkatan nilai rerata rerata mean pre dan posttest praktik perawatan kaki DM pada kelompok intervensi dan kelompok control. Hasil uji T, posttest mean rerata kelompok intervensi lebih tinggi dari kelompok control dengan nilai p=0.000. Rekomendasi agar perlu pendampingan pada klien yang memiliki risiko tinggi luka diabetic. Dan perlunya disosialisai dan diterapkan kartu kendali factor risiko kaki diabetic.
Audi Ichsani, Christina Febiola Lubis, Lestari Mahardika Urbaningrum, Nurma Dwi Rahmawati, Sridevi Anggraini
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 751-757; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.188

Abstract:
Isolasi dan identifikasi senyawa flavonoid dilakukan dalam berbagai tahap. Pada penelitian kali ini, dilakukan studi literatur untuk mengetahui bagaimana prosedur Isolasi dan Identifikasi Senyawa Flavonoid. Prosedur biasanya diawali dengan uji fitokimia (skrining) dahulu. Uji fitokimia flavonoid dapat dilakukan dengan berbagai jenis uji, uji Bate Smith-Matcalfe, uji dengan NaOH 10%, dan uji Wilstatter. Bisa dilakukan ketiganya atau hanya salah satunya. Tahap pertama adalah ekstraksi dengan pelarut sesuai. Pelarut yang sesuai untuk isolasi senyawa flavonoid adalah pelarut polar dan semi-polar. Ekstraksi senyawa tanaman untuk isolasi flavonoid digunakan metode maserasi. Maserasi dilakukan selama 72 jam sambil dilakukan pengadukan setiap 24 jam. Setelah itu ekstrak dipekatkan dengan alat rotary vacum evaporator. Tahap selanjutnya yaitu fraksinasi. Untuk fraksinasi dalam isolasi senyawa flavonoid, dapat dilakukan dengan metode Ekstraksi Cair-Cair, Kromatografi Cair Vakum, Kromatografi Kolom, dan Kromatografi Lapis Tipis. Pelarut yang dapat digunakan dalam tahap ini bermacam-macam, tergantung dari metode yang digunakan. Selanjutnya dilakukan identifikasi isolat untuk mengetahui jenis flavonoid yang terdapat pada isolat. Metode yang dapat digunakan dalam tahap ini adalah Spektrofotometer UV-Vis, H-NMR, dan spektrofotometer FTIR. Bisa dengan satu metode ataupun dua metode.
Neneng Hasanah, Zahrah Maulidia Septimar
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 806-810; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.194

Abstract:
Data World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa kematian sebesar 7,9% dari seluruh kematian yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh stroke. Menurut data yang di peroleh di RSU Kabupaten Tangerang, terdapat 208 pasien yang menderita stroke dan menjalani perawatan di rumah sakit periode maret hingga mei 2020. Pada penderita stroke biasanya akan mengalami kelemahan pada otot berdasarkan beberapa penelitian didapatkan bahwa salah satu terapi komplementer yang dapat dilakukan pada pasien stroke non hemoragik adalah mirror therapy. Mirror = therapy adalah bentuk= imajinasi motoric yang ekspektasikan secara=visual, mental=performance dari suatu gerakan tanpa melakukan gerakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisa artikel yang berhubungan dengan intervensi Meningkatkan kekuatan otot penderita stroke dengan mirror therapy. Desain penelitian yang digunakan adalah literature review, artikel dikumpulkan dengan menggunkan mesin pencarian google scholar, PUBMED, Medline dan Resarchgate. Kriteria artikel yang digunakan adalah diterbitkan pada tahun 2014-2020. Berdasarkan artikel yang dikumpulkan didapatkan hasil bahwa Mirror Therapy terbukti dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien Stroke. Mirror Therapy juga dapat dikombinasikan dengan terapi lain seperti ROM, Akupresure, dan dukungan Motivasi terhadap pasien Stroke. Peran perawat dalam memberi terapi dan dukungan kepada pasien juga sangat berpengaruh. Mirror Therapy akan lebih efektif dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke apabila dilakukan secara rutin dan disiplin.
Ani Nuraeni
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 742-750; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.187

Abstract:
Diabetes mellitus dapat menjadi serius dan menyebabkan kondisi kronik yang membahayakan apabila tidak diobati. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2011, penderita diabetes berisiko mengalami kerusakan mikrovaskuler seperti retinopati, nefropati, dan neuropati. Hal tersebut memberikan efek terhadap kualitas hidup penderita DM. Kualitas hidup pasien DM dapat ditingkatkan dengan banyak cara. Salah satu metode yang sudah digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita DM adalah Metode Self Diabetes Management Education (SDME) dengan metode kelompok. Self Diabetes Management Education (SDME) merupakan suatu proses berkelanjutan untuk memfasilitasi pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan yang diperlukan untuk perawatan diri pasien Diabetes Mellitus. SDME memberikan dukungan informasi pengambilan keputusan, perilaku perawatan diri, pemecahan masalah dan kerjasama aktif dengan tim kesehatan dan untuk meningkatkan hasil klinis, status kesehatan dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Self Diabetes Management Education (SDME) dengan Metode kelompok terhadap dukungan keluarga dan kualitas hidup penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Ragunan Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experiment dengan pasien DM di Puskesmas Kelurahan Ragunan Pasar Minggu sebagai sampel.
Desi Sofiana, Sandra Dewi, Muhamad Arrozi
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 764-775; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.185

Abstract:
The success of a hospital is strongly influenced by its human resources, nurses are the largest human resources in the hospital, therefore nurses are the spearhead of the hospital in the process of health services but sometimes nurses also experience stress in working, especially inpatient nurses. This study aims to influence the leadership of the head of the room, workload and culture of the organization to the work stress of inpatient room nurses hospital or space hospital. This study uses quantitative research method using causality survey approach. This suggests that workload needs to be improved on indicators measured against work stress, while for leadership and culture the organization needs to be maintained or leveled so as to lower the work stress of inpatient nurses. Based on data analysis and discussion of the results of the study, it can be concluded that the variables of leadership, workload and organizational culture directly or simultaneously affect the work stress of rsau inpatient room nurses dr. Esnawan Antariksa, which means that the better the leadership, workload and culture of the organization, the lower the work stress.
Dimas Agusta, I Made Jawi, Wahyuddin Wahyuddin, Putu Astawa, I Nyoman Adiputra, Susy Purnawati
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 788-795; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.186

Abstract:
Sport is a needs for human being, sport that early introduced in a young people giving a good effect for physical condition, psychology, and social. Along the growth and development of young soccer player, makes some transformation to their physical condition and to have an impact to their body proportional and decreasing of coordination and agility. To support dribbling skill, a soccer player need to have a good agility. The stability of your core muscle and your ankle affected the agility. The objective of this research is to explain the effect of core muscle stability exercise and ankle stability exercise for dribbling agility, and to compare both of exercises for dribbling agility on soccer player age 14-17 years old. This research used quasi-experimental methods. Subject divided into 2 group, that is Group 1 with core stability exercise intervention and Group 2 with ankle stability exercise intervention. The research will be done in 6 weeks, and 3 times a week. The dribbling agility measurement in this study used Dribbling Agility Test (DAT). From 14 subject, was obtained the difference average of dribbling agility value from the group with core muscle stability exercise was 1.8 ± 1.3 second (p-value=0.010, p<0.05), and the difference average of dribbling agility value from the group with ankle stability exercise was 2.29 ± 1.37 second (p-value=0.005, p0.05). Both exercises shown improvement in each group in increasing dribbling agility with no difference between the group.
Amran Sebayang
Published: 24 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 723-732; https://doi.org/10.46799/jhs.v2i6.179

Abstract:
In patients with mental disorders, almost all patients experience recurrence repeatedly. Data from medical records at the Sepatan Health Center, the presentation of recurrence of mental illness patients at the Sepatan Health Center in 2019 was 26.8%. The same was true for the Kedaung Barat Puskesmas at 22%. To determine the relationship between the level of control adherence and the recurrence rate of mental disorders clients at the Sepatan Public Health Center and the Kedaung Barat Tangerang Public Health Center in 2020. Including an analytical survey with a cross sectional approach. The population in this study were all schizophenia patients at the Sepatan Health Center and the Kedaung Barat Health Center, Tangerang Regency in 2020, as many as 109 people. Samples were taken based on the slovin as many as 109 respondents. This study used univariate and bivariate analysis with the Chi Square test. Based on univariate analysis of 109 people, the majority with mental disorders clients who did not relapse were 58 people (53.2%), and the adherence level of adherent controls was 61 people (56%). The results of the bivariate analysis with the chi square test found that there was a relationship between control compliance (p-value 0.000), with mental disorders client recurrence. There is a relationship between the level of control adherence with the recurrence rate of mental disorders clients, with a possible rate of 29,871. It is hoped that it can provide information and be able to provide education on nursing services, especially for the client's family of mental disorders to motivate clients with mental disorders to comply with control.
Dewi Sartika Hutapea, Roesyanto, Rudi Iskandar
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 1007-1026; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.255

Abstract:
Dalam analisis pondasi, besarnya daya dukung dan penurunan yang terjadi merupakan dua hal terpenting mengingat fungsinya sebagai distribusi beban sebuah konstruksi ke tanah. Pondasi harus memiliki daya dukung yang mampu memikul beban diatasnya sehingga sistem tranfer beban ke tanah dapat berjalan dengan tetap mengontrol terhadap penurunan ijin untuk menjaga kestabilan konstruksi di atasnya. Analisis ini bertujuan untuk menghitung besarnya daya dukung dan penurunan yang terjadi pada pondasi bored pile proyek Jakarta LRT-Corridor 1 (Phase 1) Kelapa Gading-Velodrome-Package P 102 dengan metode elemen hingga menggunakan perangkat lunak Plaxis 3D dengan semua tipe mesh. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, daya dukung ultimate bored pile dengan metode interpretasi loading test dengan metode Davisson memberikan nilai 816 ton, metode Mazurkiewich 950 ton dan metode Chin 761 ton. Analisis Plaxis 3D menghasilkan daya dukung 400 ton dengan metode Davisson, 816 ton dengan metode Mazurkiewich dan 766 ton dengan metode Chin. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai daya dukung berdasarkan Plaxis 3D lebih besar daripada hasil loading test di lapangan. Sedangkan penurunan yang dihasilkan oleh analisis Plaxis 3D dengan mesh medium memberikan nilai yang paling mendekati hasil pengujian di lapangan.
Trismafara Zabilla Buciarda, Wiwin Priana, Muhammad Wahed
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 1176-1190; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.244

Abstract:
Konsumsi merupakan indikator kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Semakin besar pengeluaran untuk konsumsi, barang dan jasa, maka semakin tinggi tahap kesejahteraan keluarga tersebut. Konsumsi rumah tangga saat ini mempunyai dampak cukup baik bagi pertumbuhan ekonomi, karena memberikan pemasukan pendapatan nasional yang cukup banyak yaitu kurang lebih 60-70% merupakan pengeluaran konsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh PMA terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Surabaya. Untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh PMDN terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Surabaya. Untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Konsumsi Rumah Tangga terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji regresi linear berganda dan teknik yang digunakan untuk pengumupulan data adalah data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PMA (Penanaman Modal Asing), PMDN (Penanaman Modal Dalam Negri), dan konsumsi rumah tangga berperan penting dalam kelajuan pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah, seperti dapat memberikan lapangan kerja, meningkatkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing dunia usaha nasional, meningkatkan kapasitas dan kemampuan teknologi nasional, mengolah ekonomi potensial menjadi kekuatan ekonomi rill dengan menggunakan dana yang berasal baik dari dalam negeri maupun luar negeri sehingga masyarakat akan sejahtera.
Qony Ratnasari, Sri Muljaningsih, Kiki Asmara
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 1134-1148; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.254

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, suku bunga, jumlah uang beredar, dan kurs pada indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2010-2019. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dimana inflasi, suku bunga, jumlah uang beredar, dan kur sebagai variabel bebas, dan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diambil dari data periodik indeks harga saham gabungan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010 sampai 2019. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel inflasi dan jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG), variabel suku bunga tidak berpengaruh terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG), dan variabel kurs berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indeks harga saham gabungan (IHSG).
Baliaan Muhammad Maulana, Roesyanto Roesyanto, Rudi Iskandar
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 978-993; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.257

Abstract:
Pondasi Bored Pile merupakan solusi dalam pemilihan pondasi dalam dengan beberapa keadaan yang kompleks sehingga tidak memungkinkan penggunaan tiang pancang. Namun dalam analisisnya, terdapat perbedaan dengan pondasi tiang pancang sehingga analisis tiang pancang tidak dapat diaplikasikan dalam perhitungan Bored Pile. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis Bored Pile berupa daya dukung dan penurunan secara analitis dan metode elemen hingga dengan Plaxis 3D. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, nilai daya dukung ultimate Bored Pile tunggal yang didapat dari perhitungan secara analitis dengan metode O’neil dan Reese adalah 511,03 ton, sedangkan berdasarkan interpretasi pengujian pembebanan di lapangan dengan metode Davisson adalah 410 ton, dengan metode Chin 560 ton dan metode Mazurkiewichz adalah 630 ton. Besar daya dukung dari hasil analisis Plaxis 3D dengan metode Davisson adalah 155 ton, metode Chin 547 ton dan dengan metode Mazurkiewichz adalah 635 ton. Besar penurunan Bored Pile secara analitis dengan metode penurunan elastis adalah 56,6 mm, dengan analisis Plaxis 3D dengan Mesh medium adalah 219 mm, sedangkan hasil penurunan di lapangan berdasarkan data pengujian pembebanan adalah 36,4 mm. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa nilai daya dukung ultimate Bored Pile berdasarkan metode O’neil dan Reese lebih besar daripada hasil interpretasi loading test dengan metode Davisson, dan nilai terbesar diperoleh dari interpretasi metode Mazurkiewichz. Sedangkan hasil analisis penurunan, besar penurunan yang paling mendekati hasil di lapangan adalah berdasarkan metode penurunan elastis.
Elvira Fitria Octaviola
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 1027-1041; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.258

Abstract:
Penelitian ini mengenai wanprestasi yang dilakukan oleh Perusahaan Freight Forwarder terhadap pengirim barang. Penelitian ini berdasarkan Kitab Undang Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), Kitab Undang Undang Hukum Dagang (KUHD), Undang-Undang Pelayaran, dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Berdasarkan penelitian di PT. IFB Indonesia Surabaya. Jenis penelitian ini menggunakan metode normatif dengan teknik pengumpulan data secara studi pustaka seperti melakukan kegiatan membaca berbagai peraturan perundang-undangan, buku, dan sumber ilmu lainnya terkait dengan penelitian, penelitian juga ditunjang dengan adanya wawancara yang dilakukan oleh peneliti. Analisis data yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif terhadap data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk dari wanprestasi yang dilakukan yaitu barang muatan milik pengirim barang rusak saat tiba di tempat tujuan. Perjanjian antara pengirim barang dengan Perusahaan Freight Forwarder berbentuk perjanjian tertulis yang jenisnya perjanjian baku. Perjanjian antara pengirim barang dan Perusahaan Freight Forwarder masih memiliki kekurangan seperti klausul perjanjian kurang memuat kewajiban Freight Forwarder, perjanjian dalam bahasa Indonesia kurang mudah untuk dipahami, beberapa klausul yang ada dalam perjanjian kurang jelas, kurang nya klausul “penyelesaian permasalahan diutamakan dilakukan secara musyawarah”, dan dalam pemberian ganti rugi belum sesuai dengan perjanjian maupun KUHD. Upaya hukum yang dilakukan adalah Pemberian ganti kerugian yang merupakan tanggung jawab dari Perusahaan Freight Forwarder. Perlindungan hukum yang dipilih dalam kasus ini menggunakan jalur non litigasi yang berbentuk negosiasi.
Sariman Sariman, Niko Andrean
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 1149-1166; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.259

Abstract:
Peranan Motor Listrik penting bagi kehidupan manusia seperti bidang industri maupun rumahan yaitu motor 3 fasa, Motor AC dan DC serta Motor BLDC. Penelitian ini bertujuan mengetahui kapasitas 2 Motor BLDC dengan ukuran berbeda yaitu 27 x 27 mm dan 35 x 36 mm dengan RPM 1400 Kv sebagai penggerak pompa air mini. Penelitian dilakukan selama 14 hari dan dihitung secara rata-rata. Pengisian arus listrik dari panel surya ke baterai 0,313 A dengan lama pengisian 22,9 jam agar baterai terisi penuh. Faktor cuaca serta tingkat intensitas cahaya berpengaruh dalam perolehan arus listrik dari panel surya. Efisiensi tertinggi didapat pada BLDC Motor ukuran 35 x 36 mm yaitu 86,79% kondisi berbeban dan untuk 87,75% kondisi tanpa beban serta debit air dihasilkan 0,59688 L/s, konsumsi daya pada baterai 238,2195 Watt dan lama pemakaian baterai 7,585 menit kondisi berbeban. Untuk BLDC Motor ukuran 27 x 27 mm efisiensinya 81,69% kondisi berbeban dan untuk 86,51% kondisi tanpa beban serta debit air dihasilkan 0,55992 L/s, konsumsi daya pada baterai 217,9702 Watt dan lama pemakaian baterai yaitu 9,324 menit kondisi berbeban. Penurunan efisiensi BLDC Motor disebabkan adanya rugi-rugi pada motor dan rugi gesekan pada pipa serta semakin besar ukuran motor akan sebanding dengan nilai daya yang dibutuhkan dan debit air yang dihasilkan.
Naufa Salsabilah, Hariyo Sulistiyantoro
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 1103-1119; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.248

Abstract:
Perkawinan menjadi salah satu cara masyarakat untuk meneruskan keturunan dengan ikatan lahir batin dengan syarat dan rukun sahnya. Hukum Indonesia mengaturnya pada Undang-undang Perkawinan. Pada Pasal 7 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 menyebutkan apabila batas umur perkawinan untuk laki-laki yaitu 19 tahun dan untuk perempuan yaitu 16 tahun. Namun peraturan tersebut mengalami revisi pada Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 yang menyebutkan apabila batas umur kedua calon mempelai baik laki-laki ataupun perempuan adalah 19 tahun. Adanya perubahan tersebut tentu mempertimbangkan dampak adanya perkawinan di bawah umur. Apabila batas umur semakin tinggi, maka dampak negatif semakin banyak terjadi di kalangan masyarakat. Meski pada Pasal 7 ayat (2) menyebutkan adanya tahapan dispensasi kawin apabila terjadi penyimpangan, namun hal itu seolah masih mengizinkan dampak negatif tetap terjadi di kalangan masyarakat. Hal ini perlu dipertanyakan kepastian hukum dan fungsi batas umur perkawinan Pasal 7 ayat (1). Ketentuan tersebut dibuat tak lain juga untuk meminimalisir penyimpangan dan dampak-dampak negatif yang tidak diharapkan akibat perkawinan di bawah umur. Maka dengan begitu, penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui faktor pengajuan permohonan dispensasi kawin dan alasan pertimbangan hakim dalam mengabulkan permohonan tersebut di Pengadilan Agama Surabaya. Metode yang dipakai adalah yuridis empiris dengan wawancara secara langsung terhadap hakim yang bersangkutan.
Muhammad Rizqullah Naufan, Mulawarman Hannase
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 1120-1133; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.256

Abstract:
Populisme merupakan salah satu unit analisis yang cukup penting dalam membaca konstelasi sosial-politik di negara-negara demokratis, termasuk Indonesia hari-hari ini. Demokratisasi pasca-Reformasi berjalan beriringan dengan menguatnya politik identitas dalam pertarungan perebutan kekuasaan, seperti yang memuncak pada fenomena besarnya mobilisasi kekuatan Muslim konservatif dan retorika politik yang rasialis dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Artikel ini mencoba menganalisis secara umum, dengan mencoba menjelaskan populisme kanan sebagai penanda utama wacana politik dunia merupakan simtom dari demokrasi yang mengalami depolitisasi pasca-Perang Dingin dengan krisis representasi sebagai akibatnya. Lebih jauh, hal tersebut merupakan tanggapan terhadap dislokasi sosial yang diakibatkan oleh praktik-praktik neoliberalisme yang mengglobal. Dalam artikel ini mencoba menganalisis fenomena Populisme Islam dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memakai pendekatan demokrasi sebagai alat analisis mengingat populisme Islam di Indonesia selalu berkaitan dengan permasalahan demokratisasi dan reprentasi kaum Muslim dalam kancah politik. Dengan demikian, tulisan ini berupaya mencari sebab sekaligus prakondisi yang memungkinkan berkembangnya populisme kanan dalam era kontemporer dengan spesifikasi kasus pada karakteristik populisme Islam Di Indonesia dan berusaha menjelaskan bagaimana implikasi populisme Islam bagi masa depan demokrasi di Indonesia. Dari berbagai penjelasan diatas bahwa Populisme cukup menjadikan ancaman dalam demokrasi karena lebih banyak menggunakan sentimen dan argumen dalam proses politiknya. Sedangkan fenomena di Indonesia terjadinya berbagai ketimpangan dan krisis representasi sehingga menguatnya populisme Islam yang mengakibatkan fragmentasi di masyarakat dan Umat Islam itu sendiri.
Sholiha Nurwulan
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 1167-1175; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.253

Abstract:
Dalam proses belajar mengajar sangat penting untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami suatu materi yang diajarkan, salah satu cara mengetahuinya adalah dengan mengadakan evaluasi yaitu tes formatif. Akan tetapi guru masih banyak yang mengabaikan evaluasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian tes formatif berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTs Qur’aniyah Batu Kuta pada materi faktorisasi suku aljabar. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII. Oleh karena itu, jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitafif dengan metode penelitian eksperimen dengan teknik pengambilan sampel diambil dengan menggunkan teknik purposive sampling yaitu dengan melihat nilai awal (pre-test) siswa. Nilai rata-rata tertinggi dari pre-test peneliti jadikan sebagai kelas kontrol yaitu kelas A dan kelas yang mendapatkan nilai rata-rata terendah peneliti jadikan sebagai kelas eksperimen yaitu kelas VIII C. Penelitian ini menggunakan pretest-posttest control-group design. Berdasarkan uji normalitas dengan menggunakan chi kuadrat (X^2 ) maka didapatkan X_hitung^2untuk data post-test pada kelas eksperimen 3,95 dan kelas kontrol 5,58 lebih kecil dari X_tabel^2 yaitu 11,07, maka data terdistribusi normal. Sedangkan untuk uji homogenitas menggunakan uji fisher maka diperoleh Fhitung 1,07 lebih kecil dari Ftabel 2,08 oleh karena itu data homogen. Adapun hasil penelitian adalah antara pemberian tes formatif dengan hasil belajar matematika materi faktorisasi suku aljabar pada kelas VIII terdapat pengaruh yang signifikan dengan hasil perhitungan thitung 1,90 > ttabel 1.68 dengan tingkat signifikan 5%. Maka Ho di tolak artinya ada pengaruh pemberian tes formatif terhadap hasil belajar matematika pada materi faktorisasi suku aljabar. Hal ini menunjukkan, dengan diterapkannya evaluasi pada setiap akhir pembelajaran (tes formatif) maka akan memiliki pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTs Qur’aniyah Batu Kuta-Narmada khususnya pada materi faktorisasi suku aljabar.
Fakhrul Razi
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 1042-1053; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.260

Abstract:
Pengaruh gempa terhadap perilaku struktur bangunan seperti rumah, hotel, rumah sakit, perkantoran dan lainnya sangatlah tinggi. Gempa tentu dapat mengakibatkan kerugian dari segi ekonomi dan dapat mengakibatkan korban jiwa manusia. Semakin tinggi suatu gedung, penggunaan struktur rangka untuk menahan gaya lateral akibat beban gempa menjadi kurang ekonomis karena akan menyebabkan dimensi struktur kolom dan balok akan semakin besar serta jumlah tulangan yang diperlukan juga akan semakin banyak. Gedung utama perkantoran ini memiliki 2 (dua) tower berbentuk lingkaran elips pada lantai dasar dibangun dengan menggunakan material beton bertulang, sedangkan pada lantai 1 (satu) sampai lantai atap dibangun dengan menggunakan material baja. Untuk analisis gaya gempa menggunakan data gempa pada daerah Kota Banda Aceh, Perhitungan pembebanan yang digunakan sesuai dengan data yang diperoleh dari konsultan perencanaan. Faktor lain yang ditinjau adalah perpindahan dan gaya terhadap gedung sebelum dan sesudah ditambahkan shear wall pada struktur bagian tengah gedung. Analisa struktur menggunakan program SAP 2000 berlisensi. Penelitian struktur baja ini sendiri menggunakan peraturan SNI 1729 – 2015 tentang Tata Cara Perencanaan Struktur Baja untuk Bangunan Gedung yang mengadopsi peraturan Load and Resistance Factor Design (LRFD). Hasil yang diharapkan dalam penelitian ini adalah menganalisis perkuatan struktur gedung yang lebih ekonomis dengan ditambahnya elemen shearwall diantara struktur baja pada gedung yang dianalisa serta tinjauan terhadap kombinasi beban serta mengevaluasi kekakuannya.
Isal Rahmatul Putri, Wiwin Priana, Muhammad Wahed
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 1066-1082; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.242

Abstract:
Era globalisasi saat ini tidak dapat dipisahkan dari kegiatan perdagangan internasional. Perdagangan internasional mempunyai peranan yang penting untuk negara berkembang. Komoditas teh memiliki peran cukup signifikan bagi perekonomian Indonesia, terlebih dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan, memberi pendapatan dan juga menambah devisa. Tujuan penelitihan ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui apakah produksi teh berpengaruh terhadap ekspor teh Indonesia ke Malaysia. Untuk menganalisis dan mengetahui apakah luas lahan berpengaruh terhadap ekspor teh Indonesia ke Malaysia. Untuk menganalisis dan mengetahui apakah kurs rupiah berpengaruh terhadap ekspor teh Indonesia ke Malaysia. Serta untuk menganalisis dan mengetahui apakah GDP Malaysia berpengaruh terhadap ekspor teh Indonesia ke Malaysia. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitihan ini diuji dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan model Ordinary Least Square (OLS). Dari hasil pengolahan data diketahui bahwa ketiga variabel ( produksi, kurs rupiah, dan GDP Malaysia) memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekspor teh Indonesia ke Malaysia.
Ira Dwi Radila, Wiwin Priana, Muhamad Wahed
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 1054-1065; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.252

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kemiskinan terhadap pengangguran di Provindi Bali pada periode tahun 2007 sampai 2020 dengan menggunakan data sekunder yang diambil melalui website Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dimana pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kemiskinan sebagai variabel bebas, dan pengangguran sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dam data yang diperoleh dianalisis dengan analisis regresi linier berganda dengan model Ordinary Least Square (OLS). Penelitian menggunakan SPSS untuk menginterpretasikan hasilnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi (PDRB) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pengangguran, variabel pendidikan juga memiliki pengaruh yang negatif signifikan terhadap pengangguran, dan untuk variabel kemiskinan tidak memiliki pengaruh terhadap pengangguran.
Ayu Putri Islamiah, Wiwin Priana, Muhammad Wahed
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 963-977; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.241

Abstract:
Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi ekonomi. Jika total remunerasi aktual penggunaan faktor-faktor produksi pada tahun tertentu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, dianggap perekonomian sedang tumbuh. Dengan kata lain, jika pendapatan aktual masyarakat pada tahun tertentu lebih besar dari pendapatan aktual masyarakat pada tahun sebelumnya, maka dapat dikatakan perekonomian akan mengalami pertumbuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh konsumsi rumah tangga terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya. Menganalisa pengaruh investasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya. Menganalisa pengaruh jumlah usaha terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, karena penelitian ini disajikan dengan angka-angka. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data sekunder. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data sekunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa Konsumsi Rumah Tangga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota Surabaya. Hal ini berarti, jika Konsumsi Rumah Tangga mengalami peningkatan, maka Pertumbuhan Ekonomi Kota Surabaya juga akan mengalami peningkatan yang signifikan.
Muhammad Dwi Ariansyah, Sariman Sariman
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 1083-1102; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.251

Abstract:
Air merupakan kebutuhan yang mendasar setiap manusia, ketersediaan air menjadi permasalahan mendasar bagi manusia. Sebagai Negara berkembang, Indonesia memiliki daya konsumsi air yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari. Selama ini pengairan yang dilakukan dengan menggunakan pompa air biasanya menggunakan pompa air listrik yang dayanya besar dari listrik PLN. Selain sumber energi listrik yang dibutuhkan sangat besar dan harga pompa air yang semakin mahal, diperlukan pengembangan energi alternatif, sumber energi alternatif yang sangat besar adalah energi dari matahari matahari. Oleh karena itu penulis meneliti mengenai pompa air DC yang menggunakan energi listrik dari matahari. Penelitian ini untuk mengetahui performa pompa air DC 12v 42 watt terhadap variasi kedalaman pipa 0,5 meter, 1 meter dan 1,5 meter. Pengamatan yang dilakukan adalah terkait dengan pengujian panel surya berbeban dan tidak berbeban, pengujian pompa air DC dan debit air yang dihasilkan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah semakin besar kedalaman pipa input pompa air, maka daya yang dibutuhkan pompa air akan semakin besar juga, namun waktu untuk pengisian bejana akan semakin lama dan menyebabkan debit air semakin kecil.
Devi Damayanti
Published: 23 June 2021
Jurnal Health Sains, Volume 2, pp 994-1006; https://doi.org/10.46799/jsa.v2i6.247

Abstract:
Salah satu kunci keberhasilan seseorang dalam menempuh Pendidikan adalah masa studi. Sama hal nya dengan perguruan tinggi dituntut untuk menyelenggarakan Pendidikan yang berkualitas bagi mahasiswa karena mahasiswa adalah aset bagi sebuah institusi pendidikan sehingga perlu diperhatikan tingkat kelulusan mahasiswanya agar tepat pada waktunya. Penelitian dilaksanakan di Universitas Sahid Jakarta Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen. Dari data yang didapatkan menunjukkan bahwa banyak mahasiswa yang lulus tidak tepat pada waktu yang telah ditentukan yaitu 4 tahun atau 8 semester. Keterlambatan waktu lulus mahasiswa dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya proses perkuliahan yang terganggu. Banyak aspek yang mendukung terganggunya proses perkuliahan diantaranya kurangnya kemampuan mahasiswa terhadap mata kuliah, kurangnya kehadiran mahasiswa dalam mengikuti proses perkuliahan dan berbagai aspek lainnya yang tidak dapat diukur. Tujuan Penelitian ini adalah membandingkan hasil akurasi yang dihasilkan oleh kedua software yaitu Rapidminer dan WEKA menggunakan algoritma K-NN dengan metode fold cross validation, mengolah data sebelumnya yang akan dijadikan prediksi untuk lulusan tahun-tahun yang akan datang. Atribut yang digunakan adalah IPS 1 sampai IPS 8, IPK semester 2 sampai IPK semester 8 dan mata kuliah wajib. Membuat delapan sampling data untuk diujikan dengan batasan nilai yang berbeda-beda berpacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa software WEKA dengan algoritma K-NN menghasilkan nilai akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan Rapidminer yaitu sebesar 78,25%. Sehingga dapat digunakan menjadi alternatif metode untuk memprediksi ketepatan waktu kelulusan di Universitas Sahid Jakarta.
Wily Mohammad, Dian Tiara Nurhasanah
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 320-327; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.134

Abstract:
Management is the art of regulating the process of utilizing human resources and other sources effectively and efficiently to achieve certain goals. Management has been used by many companies in this world, also has been influenced by social values including religion. Muslims who always adhere to Islamic law as a way of life properly will receive benefits in the form of Maqasid Sharia based on the level of Maslahah given by Allah. Humans, as the manager for themselves, for their family, or for their organization also really need to protect things in the concept of Maqasid Sharia and determine the level of protection using the concept of Maslahah. This can also be applied to companies, especially if its people are muslim, to make the company, management, and the people therein happy, live long, and blessed by Allah. Islamic Analytix is an Information Services company based in Singapore. This company provides Market Research, Market Analytics, and Market Intelligence through the platform. The staff, managers, and directors are mostly Muslim. The result of this research shows that Islamic Analytix Singapore is implementing Islamic management based on Maqasid Sharia. It can be seen from the good religious attainment (ad-Din), good quality of the life (an-Nafs), good quality of science or intellect (al-Aql), good quality of offspring (an-Nasl), and good quantity of wealth (al-Maal). These results also according to the maslahah concept such as primary needs (dharuriyyat), secondary needs (hajjiyyah), and tertiary needs (tahsiniyyah).
Yoki Anang A W
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 340-345; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.136

Abstract:
This study aims to test the Influence of Digital Destination, Tourist Attraction, Homestay Accommodation On Visiting Interests To Make Decisions to Visit Tourists In Mangunan Forest Management Resort Managed by Notowono Cooperative. The research was conducted on 100 respondents, especially tourists visiting the Mangunan Forest Management Resort area.The results of this study showed: 1). Digital Destination Variables have no significant effect on Visiting Interests with a coefficient value of 0.067 (P Value < 0.05) which is 0.506 2). Coefficient 0.061 (P Value < 0.05) is 0.504 3). Homestay Accomodation variable has a significant effect on Visiting Interest with a coefficient value of 0.596 (P Value > 0.05) 0.000 4). The Digital Destination variable has a significant effect on visiting decisions with a coefficient value of 0.263 (P Value > 0.05) of 0.004. 5). Variable Tourist Attraction to Visiting Decision with a coefficient value of 0.082 (P Value < 0.05) is 0.354. 6). Homestay Accomodation variable has a significant effect on the decision to visit with a coefficient value of 0.244 (P Value > 0.05) of 0.041. The Visiting Interest Variable has a significant effect on visiting decisions with a coefficient value of 0.328 (P Value > 0.05) of 0.002.
Devis Lebo, I Wayan Midhio, Lukman Yudho Prakoso
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 248-257; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.122

Abstract:
The history of war in several countries proves that universal war is a reliable strategy to win a battle. This universal war is used by weak military forces by utilizing national resources to fight against stronger and more modern forces in weaponry, as was done by China, Vietnam and Indonesia. War is caused by several factors, among others, psychological, cultural, ideological, economic and political. In writing this literature review, the author uses methods and theories by collecting data and information through the help of various materials contained in literature (books) or also known as phenomological research types associated with qualitative descriptive and defense philosophy. From the results of literature research, the writer finds that the universal war waged by each country that has adopted this strategy is different in its implementation and the objectives to be achieved. However, the universal war that has been carried out has brought very good results in accordance with the objectives of the struggle of each country that has used it.
Hasim Hasim
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 266-276; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.130

Abstract:
The change in human mindset in marketing products departs from the rapid development of communication and information technology, and at this time the world leads to online services. This study departs from the initial observations of researchers related to MSMEs in The City of Bandung which is so much accompanied by good government attention. UMKM data recorded in the office of micro and medium enterprises cooperatives in the city of Bandung amounted to 6140 people, thus showing that the city of Bandung became the center of young business people. The number of MSMEs that are so much needed a proper and effective marketing communication so that the products offered can be in demand by consumers. Departing from some of these images this research reveals the marketing methods of MSMEs, and describes the form of marketing communication of MSMEs through online media. Based on the theme raised in this study, researchers set the research method using qualitative method with deskrptif approach. The results of this study describe that marketing methods are done online and offline, from these two methods online marketing is considered more effective because it can reach consumers widely with relatively affordable promotional costs. The form of marketing communication of MSMEs is seen based on the type of business, but in general hamir is the same as giving information about the advantages of products offered, and differences with similar products.
Yasin Yasin, Abin Syamsudin, Daeng Arifin, Waska Warta
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 328-339; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.135

Abstract:
Tudents' critical thinking ability in teaching and learning activities on human digestive system material is still low, where students are less skilled in collecting and analyzing data, relevant facts and identifying problems, so students have difficulty in solving problems with alternatives that fit the logic. Based on the results of the hypothetical test analysis obtained t hit > t daf (1.67), then accept. Hi means that there is an influence on the use of audiovisual learning media on critical thinking ability in human digestive system materials in grade VIII students of SMP Negeri 1 And SMP Negeri 2 Sindang Indramayu Regency. From the calculation of t test above obtained t count = 4,957 while t table at the level of trust 95% (significance 5%) with dk numerator is 1.70. Because t count (4,957) > t table (1,70) Hi accepted means there is an influence on the use of audiovisual learning media on self-efficacy in human digestive system materials in grade VIII students smp negeri 1 Filled And SMP Negeri 2 Sindang Indramayu. The result of this study is a description of the efficacy of students of grade VIII SMP Negeri 1 Filled And SMP Negeri 2 Sindang Indramayu Regency, by using audiovisual media learning system in human digestive system materials belongs to high category. There is an influence of audiovisual media learning system on self-efficacy on human digestive system materials in students VIII SMP Negeri 1 Filled And SMP Negeri 2 Sindang Indramayu.
Zulkarnain Nasution, Muhammad Ali Al Ihsan
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 346-355; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.137

Abstract:
Population increase has the impact on demographic transition (changes in population structure). Indonesia is entering the demographic bonus period, there is the increase in the percentage of the working age population. According to theory, population can affect economic growth (in this study the effect on gross domestic product or GDP). One of the demographic components that affect population composition is population mobility or migration. This study used migration, risk migration and dependency ratios to show the latest patterns / trends of population mobility (last 20 years). The results showed that the variables in this study had a positive and negative effect on GDP growth. Of the three variables, the greatest influence is given by percentage of dependency ratio variable. The results of this study showed that migration and risk migration had negative impact on economic growth while the dependency ratio had a positive impact on economic growth. North Sumatra must be optimistic to increase economic growth by utilizing components that can boost the economy and one of them is the dependency ratio.
Rico Rico, Siti Fatimah, Muzahid Akbar Hayat
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 305-311; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.93

Abstract:
Hong Kong, one of the global financial centers, was plunged into chaos for almost two months straight from June to July 2019. For eight weeks, demonstrations by the Hong Kong people have been going on and on until they become violent. The demonstration was intended to deny the proposed extradition law, which would allow Hong Kong prisoners, including foreigners, to be extradited to China. The extradition bill is also called to threaten the freedom of local people, to threaten democracy and law in the Hong Kong region. The different political systems between China and Hong Kong make the relationship both vulnerable. As a special region in China, Hong Kong needs to get the attention of the Chinese government by conceding its rights and upholding its systems so that demonstrations need not be too worried. Hong Kong people are making a variety of attempts at demonstration and even some social communication strategies are used to reject the traditional bill. The method used in this study is qualitative deskriftive with case studies of direct observation of sites and several demonstration articles in Hong Kong. As a result of this study, several unique strategies of Hong Kong's demonstrations have been carried out to maintain a message being delivered by another group that the Hong Kong government has even brought attention to the world.
Mercyano Christi, Shellyana Junaedi
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 285-290; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.91

Abstract:
His study aims to analyze the effect of e-WOM, brand image, brand awareness on perceived value and purchase intention with liking behavior as moderation. The object of this research is the Lactona brand on social media. Valid respondents in this study amounted to 145 respondents. Data were collected through an online questionnaire. Consumers often use social networking sites that are studied through electronic word of mouth references, consumers can easily obtain various types of brand information that drive purchase intention. Based on the perspective of consumer behavior, a research model was developed to determine what factors influence consumer value perceptions and purchase intentions on social media. Of all the variables, only liking behavior is insignificant. The results of this study can be used as a reference for further research on research development.
Oot Khotijah
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 296-305; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.115

Abstract:
E research objective was to analyze the perceptions of students, teachers, and business advisers about the awareness of appearing attractive as an indicator of employability skills in the marketing profession. The study population was students of SMK Negeri in Cilacap Regency, Online Business and Marketing Competence. The sample is determined proportionally by the class rank of 20 students. Data collection was carried out by means of observation, interviews and documentation. Meanwhile, data analysis was carried out using thematic analysis with the aim of identifying patterns of themes. The thematic analysis stage includes: (1) familiarizing oneself with the data; (2) generate the initial code; (3) search for themes; (4) review the theme; (5) define and name themes; and (6) producing reports.The results of the study: (1) perceptions of students, teachers and business advisers about the awareness of performing attractive contributions to employability skills; (2) the continuity of topics and themes that are built on the awareness of appearing attractive contributes to employability skills in the marketing profession, (3) differences in perceptions of the three respondents lead to the role of respondents regarding the relationship between awareness to appear attractive still with the character building of employability skills in the marketing profession. (4) the relationship between the employability skills that appears in the form of perceptions which refers to the characteristics of the characteristics of awareness that appear attractive to the marketing profession.
Andika Ayu Putri Ragil
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 235-247; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.99

Abstract:
This research aims to study the factors affecting MSMEs’ performance in the Malang region and investigate the 0.5% final tax regulation role on MSMEs business in 2019. This study is quantitative research. The author conducted a survey shared to four hundred ninety-six MSMEs in Malang city and region and collected 217 questionnaires. Moreover, the author also collected tax and government regulation, previous research, books, and the internet. This study used Structural Equation Model (SEM) using AMOS 26. The result reveals that entrepreneurial orientation, funding, government policy, and the social and economic aspect affect the MSMEs’ performance. The research shows that government policies are mediating funding in affecting the performance of MSMEs. It also explains explicitly that new tax regulation plays an essential role in enhancing the performance of MSMEs. However, marketing information and external institutions did not affect the performance of MSMEs in the Malang region.
Suwarno Suwarno, Durhan Durhan, Muhaimin Muhaimin
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 312-319; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.133

Abstract:
Corona Virus Disease 2019 or known as COVID-19 outbreak was first discovered in Wuhan, China in December 2019 and then designated as a pandemic by WHO on March 11, 2020. This study uses the method of literature research or literature studies. To implement character education during the covid-19 pandemic, good cooperation between parents, educators (teachers), communities and governments (educational units) is needed to achieve success in character building.
Agus Setyo Hartono
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 228-234; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.127

Abstract:
The understanding of uniting the nation's cultural diversity requires a strategy in handling it so that it does not become a breaker of Indonesian unity, in the political integration of diversity in party groups and their partisanship with government power, it becomes less and less pro to certain communities in society that are represented in dealing with various problems. Cultural diversity that characterizes the Indonesian nation is a nation's wealth or asset that must be preserved and it is hoped that it will lead to potential excellence in the world. Conflicts that are oriented towards division, disintegration of the nation, and want to liberate from the unitary republic of Indonesia require concrete efforts to be overcome for the sake of realizing national unity in the Universal War Strategy. Therefore, the researcher wants to examine how the implementation of a sense of unity and political integration as an element that plays a very important role in the universal war strategy, because the understanding of universal war in the face of non-military threats is needed from government agencies outside of defense, especially in the political dimension, so civic, universality and populist is a feature of the settlement with a universal war strategy.
Oktavia Dewi, Nurlisis Nurlisis, M Reyhan
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 291-295; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.132

Abstract:
Ackground Dentist professions are the greatest risk of being infected with Covid-19 virus. Dentists are very often exposed to bioaerosol, which is produced during dental work. There were 202 dentists in Indonesia who died due to exposure to the covid-19 virus. Dentists' behavior and attitude in dealing with the Covid-19 virus outbreak is very important in preventing transmission of the virus their practice room. This study aims to analyze the behavior of dentists to prevent covid transmission during dental treatment in the practice room. This research was a qualitative research with an exploratory approach. The research subjects were several dentists practicing independently in Pekanbaru City who were selected by purposive sampling. The data were collected by conducting in-depth interviews and incidental observations when the dentist performed treatment in the practice room. Data analysis was performed using the theme design and data validity test using source triangulation and data triangulation. All dentists have good knowledge and attitudes in preventing the transmission of covid-19, however, not all dentists have taken infection prevention measures because they have not used personal protective equipment (PPE) according to the standards recommended by the Indonesian Association of Dentists (PDGI) and Indonesian Doctor Association (IDI). This is due to inconvenience at work and limited costs. The behavior of preventing the transmission of covid-19 carried out by dentists in an independent practice room is not optimal. It is expected that dentists wear level 3 personal protective equipment and the government facilitates periodic swab checks and provides vaccinations.
Indri Indri, Usman Abu Bakar, Abdul Matin bin Salman
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 277-284; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.131

Abstract:
This paper finds and explains the side of the discussion of religion in government regulation no. 111/2014. The results show that there is no vacancy in the discussion of religion in this regulation. One of the functions of guidance and counseling services is understanding, which is to help counselees have a better understanding of themselves and their environment (education, work, culture, and religious norms). In its application, guidance and counseling services in educational units as a whole are packaged into four service components, one of which is the basic service component, where the main objective is an effort to help counselees have awareness (understanding) of themselves and their environment (education, work, social culture, and religion). While the concept of communication guidance and counseling services that religion is a fixed(intended)and services that are not fixed (unintended), which subsequently gave birth to concepts counseling humanism.
Ellen Priskila, Melitina Tecoalu, Saparso, Hery Winoto Tj
Published: 27 May 2021
Journal of Sosial Science, Volume 2, pp 258-265; https://doi.org/10.46799/jsss.v2i3.129

Abstract:
The era of globalization is a time when competition becomes increasingly tight, employees are required to be able to show extra work behavior that can exceed the expectations of the organization (extra role behavior). The existence of high initiative from employees is able to improve the effectiveness of an organization, while employees who have good organizational support will also form positive behavior as a form of reciprocal support to the organization. Through employee engagement is expected to strengthen the behavior of the organization's citizenship. In Indonesia is currently entering the era of demographic bonuses, the condition makes this research interesting to do in millennials. The purpose of this study is to test the influence of employee engagement in mediating perceived organizational support to the organizational citizenship behavior of 83 millennial employees of PT Tatalogam Lestari. Structural Equation Modelling (SEM) analysis techniques using SmartPLS were used in this study. The results of the analysis stated that there is an influence perceived organizational support, employee engagement and organizational citizenship behavior. Employee engagement is also proven to mediate the influence of perceived organizational support on organizational citizenship behavior. This study found that the higher the perception of organizational support in employees, the higher the sense of attachment of employees with the organization, so as to encourage the occurrence of organizational citizenship behavior in employees.
Page of 5
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top