Refine Search

New Search

Results: 110

(searched for: doi:(10.31294*) AND journal_title:("Jurnal Informatika"))
Save to Scifeed
Page of 3
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 156-165; https://doi.org/10.31294/ji.v7i2.8612

Abstract:
PT Pura Barutama Unit Paper Mill 5, 6, 9 adalah salah satu anak perusahaan dari Pura Group dimana unit tersebut beroperasi dalam memproduksi kertas. Dalam melakukan peniliaian kinerja karyawan dalam unit tersebut, digunakanlah sebuah Sistem Pendukung Keputusan dengan Metode Simple Addtive Weighting (SAW). Akan tetapi, terkadang sulit untuk menentukan batas minimal nilai yang baik pada hasil penilaian dengan metode SAW yang telah berjalan, dikarenakan hasil penilaian karyawan antara satu sama lain tidak jauh berbeda. Multi Criteria Decision Making (MCDM) adalah model yang sering digunakan untuk mengambil keputusan yang memiliki beberapa kriteria yang harus dipertimbangkan. TOPSIS adalah salah satu dari metode MCDM pada Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang populer yang sudah digunakan dibanyak bidang. Salah satunya adalah bidang human resource seperti penilaian kinerja karyawan. Metode SAW juga adalah satu metode MCDM yang sering digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan hasil akhir nilai preferensi dan urutan peringkat dari penilaian kinerja karyawan dengan metode TOPSIS dan SAW pada perusahaan PT Pura Barutama Unit Paper Mill 5, 6, 9. Hasil akhir menunjukan bahwa metode TOPSIS memiliki nilai preferensi yang lebih variatif dibandingkan dengan metode SAW. Walaupun perbedaan peringkat yang dihasilkan oleh kedua metode tidak terlalu berbeda, tetapi metode TOPSIS bisa dijadikan alternatif pengganti metode yang digunakan dalam penilaian kinerja karyawan pada PT Pura Barutama Unit Paper Mill 5, 6, 9.
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 175-185; https://doi.org/10.31294/ji.v5i2.4158

Abstract:
AbstrakPenilaian kredit telah menjadi salah satu cara utama bagi sebuah lembaga keuangan untuk menilai resiko kredit, meningkatkan arus kas, mengurangi kemungkinan resiko dan membuat keputusan manajerial. Salah satu permasalahan yang dihadapai pada penilaian kredit yaitu adanya ketidakseimbangan distribusi dataset. Metode untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas yaitu dengan metode resampling, seperti menggunakan Oversampling, undersampling dan hibrida yaitu dengan menggabungkan kedua pendekatan sampling. Metode yang diusulkan pada penelitian ini adalah penerapan metode Random Over-Under Sampling Random Forest untuk meningkatkan kinerja akurasi klasifikasi penilaian kredit pada dataset German Credit. Hasil pengujian menunjukan bahwa klasifikasi tanpa melalui proses resampling menghasilkan kinerja akurasi rata-rata 70 % pada semua classifier. Metode Random Forest memiliki nilai akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan beberapa metode lainnya dengan nilai akurasi sebesar 0,76 atau 76%. Sedangkan klasifikasi dengan penerapan metode Random Over-under sampling Random Forest dapat meningkatkan kinerja akurasi sebesar 14,1% dengan nilai akurasi sebesar 0,901 atau 90,1 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan resampling dengan metode Random Over-Under Sampling pada algoritma Random Forest dapat meningkatkan kinerja akurasi secara efektif pada klasifikasi tidak seimbang untuk penilaian kredit pada dataset German Credit. Kata kunci: Penilaian Kredit, Random Forest, Klasifikasi, ketidakseimbangan kelas, Random Over-Under Sampling AbstractCredit scoring has become one of the main ways for a financial institution to assess credit risk, improve cash flow, reduce the possibility of risk and make managerial decisions. One of the problems faced by credit scoring is the imbalance in the distribution of datasets. The method to overcome class imbalances is the resampling method, such as using Oversampling, undersampling and hybrids by combining both sampling approaches. The method proposed in this study is the application of the Random Over-Under Sampling Random Forest method to improve the accuracy of the credit scoring classification performance on German Credit dataset. The test results show that the classification without going through the resampling process results in an average accuracy performance of 70% for all classifiers. The Random Forest method has a better accuracy value compared to some other methods with an accuracy value of 0.76 or 76%. While classification by applying the Random Over-under sampling + Random Forest method can improve accuracy performance 14.1% with an accuracy value of 0.901 or 90.1%. The results showed that the application of resampling using Random Over-Under Sampling method in the Random Forest algorithm can improve accuracy performance effectively on an unbalanced classification for credit scoring on German Credit dataset. Keywords: Imbalance Class, Credit Scoring, Random Forest, Classification, Resampling
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 90-101; https://doi.org/10.31294/ji.v5i1.2944

Abstract:
Abstrak Kurangnya kualitas pelayanan menjadi salah satu kendala terhadap tingkat kepuasan pasien. Pihak rumah sakit juga sering kali kesulitan dalam mengukur kualitas pelayanannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Kumpulan Pane. Pengukuran kualitas pelayanan dilakukan dengan metode Fuzzy servqual. Kualitas pelayanan menggunakan lima dimensi yang terdapat dalam servqual yaitu tangibles (bukti fisik), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), emphaty (empati). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai gap dari kelima dimensi memiliki nilai negatif. Yang artinya kualitas pelayanan di dapatkan belum sesuai dengan yang diharapkan oleh pasien BPJS Kesehatan. Nilai gap tertinggi adalah dimensi emphaty (empati) dengan nilai gap sebesar 0.15 dan nilai gap terendah adalah dimensi tangibles (bukti fisik) dengan nilai gap 0.49. dengan demikian dapat diketahui bahwa dimensi tangibles (bukti fisik) ini yang menjadi perhatian untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Kata Kunci : Fuzzy, Kepuasan, Pelayanan, Servqual Abstract Lack of quality of service becomes one of the obstacles to the level of patient satisfaction. The hospital is also often difficult to measure the quality of service. The purpose of this study is to determine the level of satisfaction of patients who use BPJS Health services in the Regional General Hospital Dr. H. Collection Pane. Measurement of service quality is done by Fuzzy servqual method. Service quality uses the five dimensions contained in the servqual are tangibles (physical evidence), reliability, responseiveness, assurance, empathy. The results of this study indicate that the gap value of the five dimensions has a negative value. Which means the quality of service is not in accordance with the expected by the patient BPJS Health. The highest gap value is the empathy dimension with the gap value of 0.15 and the lowest gap is the dimension of tangibles (physical proof) with the gap value of 0.49. thus it can be seen that the dimensions of tangibles (physical evidence) is of concern to improve service quality. Keywords: Fuzzy, Satisfaction, Service, Servqual
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 228-236; https://doi.org/10.31294/ji.v5i2.3927

Abstract:
AbstrakTuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit menular kronis. Di Indonesia penyakit ini termasuk satu prioritas nasional untuk program pengendalian penyakit karena berdampak luas terhadap kualitas hidup dan ekonomi, serta sering mengakibatkan kematian. Untuk itu, dalam penelitian ini akan dilakukan analisa terhadap penyakit tb paru menggunakan logika fuzzy (fuzzy logic). Dalam penelitian ini informasi tentang tb_paru didapat dari para pakar dengan melakukan wawancara dengan pakar. Berdasarkan uraian diatas maka dibuat sebuah aplikasi sistem pakar untuk mendiagnosa tb_paru menggunakan fuzzy logic. Aplikasi sistem pakar berbasis web untuk mendiagnosa penyakit tb paru merupakan kebutuhan dari asisten dokter dan masyarakat umum. Oleh karena itu agar mendapatkan nilai informasi yang tepat dan cepat aplikasi sistem pakar ini akan dalam bentuk website. Dari 7 gejala yang ditimbulkan oleh penyakit tb paru ini dalam perhitungan fuzzy logic di dapat sebanyak 128 rule dan untuk perhitungan persentase keakuratannya sendiri sebesar 70,33%. Pembuatan aplikasi ini akan sangat membantu dalam melakukan diagnosa terhadap penderita tb paru. Kata Kunci: Sistem Pakar, Fuzzy Logic, Penyakit TB Paru, Aplikasi Web AbstractPulmonary Tuberculosis is one of an infectious disease chronic. In indonesia this disease including one national priorities to control program disease due affect widely to the quality of life and economic , and often resulting in death. For it , in this research will analysis to a disease pulmonary TB use fuzzy logic. Based on the description above will be made an application expert system to diagnose pulmonary TB use fuzzy logic. Expert system application with web based for disease diagnose is the needs of an assistant docter and the general public. Therefore To make gain the value of the most appropriate information and rapid application expert system this is going to in the form of websites .Of 7 symptoms that were brought about by disease pulmonary tuberculosis this in the calculation of fuzzy logic in be some 128 rule and for percentage accurate of 70,33%. The making of the application it would be very helpful in doing the diagnosis against patients pulmonary tuberculosis.Keywords : Expert System, Fuzzy Logic, Pulmonary Tb, Web Applications
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 205-210; https://doi.org/10.31294/ji.v7i2.8919

Abstract:
Fasilitas akademik dan non akademik, infrastruktur IT dan jaringan, dan sumber daya manusia telah disediakan bagi mahasiswa dan civitas akademika untuk mendukung perkuliahan. Seiring berjalannya waktu dan intensitas pemakaian, fasilitas tersebut mengalami kendala dan penurunan kualitas. Selama ini, mahasiswa, dan civitas akademika menyampaikan keluhan melalui kotak saran, dan grup di whatsapp. Namun, sarana tersebut dinilai kurang efektif karena keluhan terkadang bersifat menyimpang sehingga mengganggu anggota grup lainnya. Oleh karena itu, diperlukan adanya aplikasi yang mampu menampung segala bentuk keluhan. Penelitian ini menggunakan model waterfall dengan konsep client server. Mahasiswa dan civitas akademika berperan sebagai client, memilih bidang keluhan dan mengirimkannya melalui smartphone Android. Pihak terkait berperan sebagai server dan menerima keluhan melalui smartphone Android dan mencetak laporan keluhan melalui halaman web. Penelitian ini bertujuan agar mahasiswa dan civitas akademika dapat menyalurkan segala bentuk keluhan pada aplikasi yang terpusat dan terintegrasi, sehingga dapat ditangani dengan baik dan cepat, serta pihak terkait memiliki laporan sebagai bahan evaluasi guna memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa dan civitas akademika. Hasil dari pengujian blackbox menunjukkan bahwa sistem berjalan dengan baik sesuai dengan fungsionalitasnya.
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 18-22; https://doi.org/10.31294/ji.v6i1.4685

Abstract:
Banyak kegiatan jual beli yang dilakukan secara online yang tentunya sangat memudahkan bagi para pembeli. Salah satunya yaitu pembelian pakaian wanita, dalam memilih sebuah pakaian terkadang sebagai wanita merasa sangat membingungkan, dikarenakan banyak pilihan yang menarik. Selain itu ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan seperti tipe tubuh, bahan, model, warna dan harga. Dari faktor tersebut dibutuhkan sistem untuk rekomendasi pada saat pembelian pakaian wanita terutama yang dilakukan secara online. Algoritma Naïve Bayes merupakan pengklasifikasian probabilistik sederhana yang menghitung sekumpulan probabilitas dengan menjumlahkan frekuensi. Dengan Naïve Bayes diharapkan dapat memberikan keputusan yang akurat dalam menentukan rekomendasi pakaian wanita dengan atribut yang sudah ditentukan seperti style, price, rating, size, season, neckline, sleevelength, waiseline, material, fabrictype, decoration, patterntype, recommendation.
Arif Armansyah, , Asti Herliana
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 128-136; https://doi.org/10.31294/ji.v5i1.2443

Abstract:
Abstrak Scanner 3D adalah teknologi yang digunakan untuk memindai objek nyata untuk mendapatkan bentuk, ukuran dan fitur lainnya agar menghasilkan gambar yang sangat akurat. Dalam perancangan alat scanner 3D sebelumnya, yaitu scanner 3D menggunakan sensor ultrasonik, infra merah, dan line laser. Maka dapat disimpulkan terdapat beberapa kekurangan yaitu masih terbatasnya objek yang di scan serta hasil scan yang belum akurat karena hanya menghasilkan garis-garis yang membentuk objek. Pada penelitian ini, penulis membuat scanner 3D dengan hasil akurasi yang tinggi. Scanner 3D yang dibuat adalah menggunakan sensor Kinect xbox 360. Cara kerja dari kinect yaitu dengan menggabungkan antara beberapa kamera, Color Cimos (VNA38209015) kamera ini berfungsi membantu dalam pengenalan objek dan fitur deteksi lainnya, serta kamera IR CMOS (VCA379C7130), dan IR Projector (OG12) yaitu sebagai depth sensor atau sensor kedalaman yang merupakan sebuah proyektor infrared dan sebuah sensor monochrome CMOS yang bekerja secara bersama-sama untuk melihat ruangan atau area dalam bentuk 3D tanpa memperdulikan kondisi cahaya. Untuk mengolah serta menampilkan hasil dari objek yang sudah di scan menggunakan aplikasi KScan3D. Kemudian untuk koneksi antara PC dengan media penggerak menggunakan Bluetooth HC-06. Setelah dilakukan pengujian didapatkan model gambar 3D dengan dengan hasil akurasi yang cukup tinggi. Kata Kunci: Bluetooth HC-06, Infra Merah, Line Laser, Kinect, KScan3D, Scanner 3D, Ultrasonik Abstract Scanner 3D is the technology used to scan real objects to get the form, size and other features in order to produce pictures that are very accurate. In the design of the appliance scanner 3D previously, namely scanner 3D using the ultrasonic sensor, infrared and laser line. It can be concluded there are some disadvantages that is still limited objects in the scan and the scans are not accurate because only produces lines that formed the object. In this research, author make scanner 3D with high accuracy results. Scanner 3D is made using the XBOX 360 Kinect sensor. How to work from kinect namely with combining between some camera, Color Cimos (VNA38209015) this camera work help in the introduction of objects and other detection feature and IR camera CMOS (VCA379C7130), and IR Projector (OG12) as depth censorship or the depth sensor is a projector infrared and a monochrome sensor CMOS working together to see the room or area in the form of 3D without neglecting the light conditions. To process and display the results from the object that is already in the scan using KScan3D application Then to the connection between the PC with media drives using Bluetooth HC-06. After the test is done obtained the model picture 3D with the results of the accuracy high enough. Key Word: Bluetooth HC-06, Infra Merah , Line Laser, Kinect, KScan3D, Scanner 3D, Ultrasonik
, Diah Wijayanti,
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 62-68; https://doi.org/10.31294/ji.v6i1.5375

Abstract:
SMK ITENAS Karawang merupakan sebuah bentuk perwujudan dalam mendidik genarasi muda bangsa Indonesia. Dengan perkembangan jumlah siswa yang terus bertambah dari tahun ke tahun, dituntut ketepatan dan ketelitian dalam memberikan informasi yang tepat dan akurat kepada siswa tanpa adanya pengulangan data yang sama. SMK ITENAS karawang sangat membutuhkan adanya sebuah sistem informasi yang menunjang dalam proses penyajian informasi akademik sekolah. Untuk itu penulis mencoba menangani masalah tersebut dengan merancang suatu Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Pada SMK ITENAS karawang. Sistem informasi akademik merupakan salah satu solusi untuk memberikan sebuah informasi secara cepat, tepat dan akurat. sistem informasi akademik berbasis web sangat berguna dalam memberikan kemudahan baik kepada pengajar ataupun pelajar. Sistem Informasi Akademik Berbasis Web merupakan solusi yang tepat untuk mewujudkan sebuah sistem informasi yang efektif dan efisien.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 192-198; https://doi.org/10.31294/ji.v7i2.7967

Abstract:
Kegiatan melakukan survei atau membagikan formulir, biasanya dihadapkan dengan banyaknya data yang harus diolah dengan berbagai cara atau metode, besarnya jumlah data yang didapatkan membuat pengolahan data memakan biaya dan waktu yang sangat lama. Dengan hadirnya layanan Google Forms diharapkan dapat memudahkan para pengguna yang sedang melakukan kegiatan survei online. Tujuan Penelitian ini untuk melihat hubungan antara variabel-variabel terhadap kepuasan pengguna layanan Google Forms di Kota Bandung menggunakan model DeLone & McLean. Model DeLone & McLean sendiri mempunyai enam variabel yaitu: Kualitas Sistem (System Quality), Kualitas Informasi (Information Quality), Kulalitas Layanan (Service Quality), Penggunaan (Use), Kepuasan Pengguna (User Satisfaction), dan Manfaat Bersih (Net Benefit), namun pada penelitian ini peneliti hanya menggunakan 5 variabel saja yaitu, Kualitas Sistem (System Quality), Kualitas Informasi (Information Quality), Kulalitas Layanan (Service Quality), Penggunaan (Use), dan Kepuasan Pengguna (User Satisfaction). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah pendekatan convinience sampling. Hasil penelitian yang diperoleh adalah variabel Kualitas Sistem (System Quality) (X1), Kualitas Informasi (Information Quality) (X2), Kualitas Layanan (Service Quality) (X3), dan Penggunaan(Use) (X4) secara bersama-sama atau simultan berpengaruh terhadap Kepuasan Pengguna (User satisfaction) (Y).
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 199-204; https://doi.org/10.31294/ji.v7i2.8858

Abstract:
Dalam mewujudkan kelurahan terbaik perlu dilakukan dengan cara gotong royong masyarakat dikelurahan, sehingga dapat menilai keberhasilan dalam pembangunan kelurahan, dan perlu dilakukan penilaian secara merata, terarah dan terkoordinasi untuk mendukung rencana pemerintahan yang baik, maka dilakukan kegiatan pelaksanaan penilaian kelurahan terbaik, sesuai dengan indikator penilaian. Dalam penilaian kelurahan terbaik dilakukan dengan cara membandingkan perkembangan terbaru berdasarkan data profil kelurahan sesuai dengan indikator penilaian yang sudah ditentukan. Penelitian ini bertujuan membangun sebuah sistem pendukung keputusan untuk menentukan kelurahan terbaik berdasarkan skor penilaian dengan menggunakan metode Analytical Hierarchi Process (AHP). Penilaian kelurahan terbaik terdiri dari 6 Alternatif yaitu Kelurahan Jatipulo, Kemanggisan, Kota Bambu Selatan, Kota Bambu Utara, Palmerah dan Slipi. Hasil dari sistem ini berupa rangking setiap kelurahan yang telah dinilai sehingga menghasilkan rekomendasi untuk pengambilan keputusan dalam menetukan kelurahan terbaik. Nilai total paling tinggi digunakan untuk merangking kelurahan terbaik yaitu Kelurahan Kemanggisan dengan Hasil Akhir 0,190.Kata Kunci : SPK, AHP, Kelurahan terbaik, Rangking
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 37-46; https://doi.org/10.31294/ji.v6i1.4739

Abstract:
Koperasi syariah BMT ItQan merupakan salah satu koperasi dengan pengelolaan secara syariah, menyediakan produk simpanan, pembiayaan dan jasa keuangan syariah. Sistem pembiayaan yang diterapkan di Koperasi syariah BMT ItQan ini masih secara manual dalam prosesnya. Koperasi memberikan pembiayaan kepada anggotanya dengan ketentuan kriteria-kriteria, dimana proses penilaian kriteria masih silakukan secara manual, sehingga keputusan yang dihasilkan masih kurang efektif dan akurat karena terkadang ada beberapa kriteria yang tidak ikut dipertimbangkan pada saat proses penilaian. Penggunaan Sistem Pendukung Keputusan dapat memudahkan pihak koperasi dalam pengambilan keputusan pemberian pembiayaan. Sistem Pendukung Keputusan ini dibuat menggunakan metode TOPSIS (Technique For Orders Reference by Similarity to Ideal Solution). Sistem Pendukung keputusan ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan tools yang digunakan adalah Sublime Text 3 dan MySql untuk database yang menggunakan tools XAMPP. Hasil dari penelitian ini adalah sistem pendukung keputusan kelayakan pembiayaan yang dibangun sebagai alat bantu untuk penentuan kelayakan pembiayaan.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 116-125; https://doi.org/10.31294/ji.v7i2.7997

Abstract:
Plat Nomor Kendaraan merupakan identitas bagi setiap kendaraan bermotor yang terdaftar oleh pemerintah Indonesia. Proses identifikasi plat nomor diawali dengan pembambilan gambar kendaraan dengan kamera. Gambar akan di resize untuk menyamakan ukuran citra dan crop untuk memisahkan antara plat nomor dengan bagian kendaraan lainnya menggunakan algoritma Perspective Transform, setelah itu di crop kembali untuk memisahkan antara kode wilayah, kode registrasi dan kode seri wilayah, lalu setiap karakter akan dikenali menggunakan metode Optical Character Recognition (OCR) berdasarkan citra karakter hasil crop. Terdapat proses character error handling untuk meningkatkan tingkat akurasi identifikasi pada karakter plat nomor. Plat nomor Indonesia yang diujikan terbagi menjadi 4 kategori yaitu Plat Standar Mobil, Plat Kustom Mobil, Plat Tidak Standar dan Plat Motor. Resolusi kamera terbaik menggunakan resolusi 1280x720 piksel dan menghasilkan rata-rata waktu uji 6,51 detik. Persentase kebenaran identifikasi karakter terbesar untuk plat standar sebesar 100% pada nilai lux 20~39 dan nilai lux 70~99, sedangkan untuk plat nomor kustom persentase kebenaran identifikasi karakter terbesar sebesar 58% pada nilai lux 90~140. Sedangkan untuk plat tidak standar tidak ada persentase kebenaran identifikasi karakter terbesar menghasilkan persentase 0% pada semua nilai lux yang diujikan. Untuk plat nomor motor persentase kebenaran identifikasi karakter terbesar sebesar 8% pada nilai lux 150~199. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa plat nomor standar menjadi rekomendasi yang tepat bagi setiap kendaraan bermotor yang ada di Indonesia.
, Gilang Kusumawardana
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 200-207; https://doi.org/10.31294/ji.v8i2.9681

Abstract:
Pada Google Play Store, pengguna sering membaca review pengguna lain dan reputasi aplikasi, sebelum mengunduh sebuah aplikasi. Hal ini membuat analisis review pengguna sangat menarik bagi pemilik aplikasi untuk mengambil keputusan di masa depan. Penelitian ini bertujuan menganalisis review pengguna aplikasi Grab pada Google Play Store, menggunakan analisis sentimen. analisis review pengguna ini menggunakan metode Support Vector Machine (SVM). Evaluasi yang diusulkan dilakukan pada lebih dari 1.000 review pengguna yang dikumpulkan dari aplikasi Grab Indonesia di Google play store. Hasil dari analisis menggunakan Support Vector Machine menghasilkan akurasi 85,54% dan Hasil Review positif yang paling sering diulas adalah ”ovo”, sedangkan review negatif yang paling sering diulas adalah “driver”.
Erry Julio, Magdalena A Ineke Pakereng
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 123-130; https://doi.org/10.31294/ji.v8i2.10590

Abstract:
Untuk melakukan integrasi pembayaran online, PT. Emporia Digital Raya perlu membuat aplikasi Payment Gateway yang dapat meneruskan pembayaran ke bank tujuan. Arsitektur microservice dapat diterapkan untuk mengatasi masalah yang ada pada arsitektur monolithic dimana pengembangan aplikasi dilakukan dalam bentuk web service kecil yang saling berkomunikasi satu dengan yang lain. Dengan menggunakan konsep routing, payment gateway memiliki tanggung jawab seperti router dimana payment gateway berperan mencari rute ke bank mana data akan dikirimkan. Payment gateway akan memproses request dan membaca fields beneficiaryBankCode untuk menacari rute. Jika bank tujuan tidak ditemukan maka payment gateway akan menjalankan query dan mencari rute berdasarkan prioritas yang telah ditentukan oleh PT. Emporia Digital Raya.
Muhammad Safii, Husain Husain, Mochamad Wahyudi, Muhammad Zarlis
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 106-110; https://doi.org/10.31294/ji.v8i2.8370

Abstract:
The spread of Corona Virus or Covid 19 is very fast and has become a pandemic for all countries in this world. In a very dynamic and complex development process consisting of many interrelated and diverse components, each of which has different goals. Regarding the dynamic and complex challenges in the field of developing corona virus spread, the ability to identify is needed to reduce the circulation of the virus. For this reason, it is necessary to look further into the factors that influence and inhibit the spread of the virus and what strategies are needed and analyze the dynamically dynamic causes of these factors using the method of approach that uses the Cause Circle Diagram (CLD) system. ). The purpose of this research is to get the right solution in making decisions to handle the spread of corona virus through a system approach with a Causal Loop Diagram (CLD) model.
Fahmi Fachri, Abdul Fadlil, Imam Riadi
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 183-190; https://doi.org/10.31294/ji.v8i2.10854

Abstract:
Keamanan adalah faktor penting yang harus diperhatikan dalam membangun sebuah web server. Pengujian Penetrasi didefinisikan sebagai upaya legal dan resmi untuk mengekploitasi sistem komputer dengan tujuan mencari kerentanan pada web server serta meningkatkan keamanan sistem. Pengujian penetrasi ini dilakukan pada web server yang merupakan Sistem Informasi Akademik pada perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup Information Gathering, Vullnerability Assessmant, gaining acces, maintaining acces, Clearing Track. Hasil penelitian menampilkan bahwa terdapat empat kelemahan pada web server yaitu level high, empat kelemahan level medium, dan dua kerentanan dengan level low. Ditemukannya beberapa port yang masih terbuka dalam web server yang menyebabkan peretas dengan mudah masuk kedalam sistem untuk mengekploitasi informasi yang terdapat dalam Sistem Informasi Akademik. Hasil ujicoba simulasi serangan terhadap sistem berhasil masuk dengan mendapatkan username dan password
Rizal Rachman, Rissa Nurfitriana Handayani
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 111-122; https://doi.org/10.31294/ji.v8i2.10494

Abstract:
Untuk meminimalisir jumlah penyewa teras untuk UMKM di depan toko Indomaret yang terlambat (out standing) setiap tahunnya dan untuk mengoptimalkan penyewa yang lancar setiap tahunnya. Salah satu cara yang bisa dilakukan manajemen PT. Indomarco Prismatama untuk membantu menentukan prediksi kelancaran pembayaran sewa teras UMKM adalah dengan melakukan pengolahan data histori dari penyewa dengan memanfaatkan teknik data mining menggunakan algoritma naïve bayes. Naïve Bayes merupakan salah satu algoritma data Mining yang berfungsi memprediksi banyaknya penyewa yang terlambat pembayaran. Metode yang digunakan adalah CRISP-DM, melalui proses business understanding, data understanding, data preparation, modeling, evaluation dan deployment. Algoritma yang digunakan untuk meprediksi probabilitas adalah algoritma Naïve Bayes. Data yang digunakan berjumlah 504 data, dengan atribut yang sudah di klasifikasikan berdasarkan kelas yang dibutuhkan Area Manager, Kota, Jenis Kelamin Penyewa, Rata-rata Umur Penyewa, dan Status Pembayaran. Terdapat beberapa Probabilitas yang akan mengitung ke akuratan prediksinya, dan setelah di uji dengan menggunakan algoritma naïve bayes, maka diperoleh hasil persentasi Accuracy 81.81%, Precision 66.66%, Recall 100% dan AUC 0.800 Untuk keakuratan prediksi.
Bambang Kelana Simpony
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 87-92; https://doi.org/10.31294/ji.v8i1.9385

Abstract:
Penggunaan bandwidth di jaringan hotspot seringkali kurang dimanfaatkan secara optimal dikarenakan ada beberapa user yang menggunakan layanan internet secara berlebihan sehingga menghabiskan kapasitas bandwidth. Layanan hotspot internet di hotel contohnya sering terjadi tarik menarik bandwidth antar user, terutama layanan internet yang hanya mengandalkan router modem dari penyedia jasa internet. Untuk mengatasai masalah maka perlu dipasang router secara khusus untuk mengatur bandwidth, dalam hal ini menggunakan routerboard dari mikrotik. Dan konfigurasi dengan metode simple queue untuk membagi bandwidth menggunakan winbox. Manajemen bandwidth disesuaikan berdasarkan user yang sudah didaftarkan di router, sehingga koneksi internet lebih stabil. Tidak terjadi lagi tarik menarik bandwidth antar user hotspot. Dampaknya admin jaringan pun dimudahkan dalam memantau akses internet yang dilakukan oleh setiap user.
Yoshua Kenny Nugroho, Magdalena Ariance Ineke Pakereng
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 41-48; https://doi.org/10.31294/ji.v8i1.9117

Abstract:
Saat ini, pengelolaan dokumen merupakan hal penting yang menentukan kelangsungan sebuah organisasi. Pengarsipan dokumen yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan banyak masalah. Selain itu, pembuktian keaslian dokumen merupakan hal yang tidak kalah penting. Pada tahun 2019, tercatat banyaknya kasus pemalsuan dokumen di Indonesia maupun di luar negeri. Sistem Manajemen Validasi Document Security ini dibangun menggunakan framework Laravel dan Bootstrap untuk tampilan web, MySQL untuk database, dan QR Code untuk validasi dokumen. Selain dapat mengelola dan validasi dokumen, sistem ini dilengkapi dengan web service yang dapat diintegrasikan dengan aplikasi lainnya. Dari pembuatan sistem ini diharapkan supaya proses pengelolaan dokumen menjadi lebih baik dan juga pemalsuan dokumen dapat diminimalisir.
Muhammad Rifal Alfarizy, Mochammad Hazmi Cokro Mandiri, Yufis Azhar
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 1-9; https://doi.org/10.31294/ji.v8i1.8316

Abstract:
Seiring berjalannya waktu, jalan dapat mengalami penurunan kualitas hingga kerusakan. Kerusakan jalan tentunya sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan akan menjadi lebih buruk ketika banyak jalan yang rusak secara bersamaan dalam waktu dekat. Maka dari itu, diperlukan tindakan perawatan dan perbaikan jalan dengan cepat dan tepat. Penelitian ini dilakukan di Desa Gawan dan bertujuan untuk menentukan prioritas perbaikan jalan menggunakan metode AHP. Kriteria yang digunakan dalam metode AHP ini adalah kondisi jalan, perkerasan jalan, status jalan, fungsi jalan, dan kelas jalan. Berdasarkan penelitian ini, kriteria yang memiliki bobot tertinggi adalah kondisi jalan dengan bobot 0.505 dan ruas jalan dengan kode 540900081082 menjadi prioritas pertama untuk perbaikan dengan bobot akhir 0.312172641 dan kondisi jalan rusak.Seiring berjalannya waktu, jalan dapat mengalami penurunan kualitas hingga kerusakan. Kerusakan jalan tentunya sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan akan menjadi lebih buruk ketika banyak jalan yang rusak secara bersamaan dalam waktu dekat. Maka dari itu, diperlukan tindakan perawatan dan perbaikan jalan dengan cepat dan tepat. Penelitian ini dilakukan di Desa Gawan dan bertujuan untuk menentukan prioritas perbaikan jalan menggunakan metode AHP. Kriteria yang digunakan dalam metode AHP ini adalah kondisi jalan, perkerasan jalan, status jalan, fungsi jalan, dan kelas jalan. Berdasarkan penelitian ini, kriteria yang memiliki bobot tertinggi adalah kondisi jalan dengan bobot 0.505 dan ruas jalan dengan kode 540900081082 menjadi prioritas pertama untuk perbaikan dengan bobot akhir 0.312172641 dan kondisi jalan rusak.
M. Taufiq, Arif Hadi Sumitro
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 49-58; https://doi.org/10.31294/ji.v8i1.9308

Abstract:
Setiap kegiatan praktek kerja industry memiliki penilaian yang tidak semuanya sesuai dengan realita. Salah satu penilaian yang bisa dilakukan oleh pihak sekolah terkait kegiatan praktik mandiri dilapangan terhadap perusahaan tidak semuanya bisa dilakukan sesuai dengan harapan. Namun demikian, usaha untuk terus memberikan kualitas praktek kerja industry PKL harus dilakukan dengan memaksimalkan minimal kesalahan dalam menentukan tempat PKL.Banyaknya siswa yang harus ditempatkan pada perusahaan untuk melaksanakan praktek kerja industry mengakibatkan sulitnya menentukan perusahaan yang memiliki relevansi tinggi terhadap kegiatan dan juga jurusan praktek siswa. Alhasil ada sebagian dari siswa yang memiliki kompetensi baik namun ditempatkan pada perusahaan yang sama sekali kurang relevan sesuai dengan standar kegiatan PKL. Untuk itu perlu dilakukan monitoring dalam mengevaluasi relevansi pada perusahaan yang digunakan untuk penempatan praktek kerja industry dengan mengambil objek kelayakan kriteria pada perusahaan terpilih dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting, sehingga kedepannya diharapkan
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 97-106; https://doi.org/10.31294/ji.v7i2.7723

Abstract:
ABSTRAKUniversitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang adalah jenjang pendidikan terakhir bagi siswa untuk belajarilmu sebelum akhirnya melanjutkan diri dalam persaingan kerja.Mahasiswa yang lulus tepat waktu menjadi indikator efektifitas dari sebuah perguruan tinggi baik negeri dan swasta. Program Sarjana (S1) Universitas Islam Negeri raden Fatah Palembang adalah pendidikan akademik setelah pendidikan mengah, yang memiliki benban studi yaitu 8 (Delapan) semester dan dapat ditempuh dalam waktu sekurang- kurang 8 semester dan paling lama 9 semester. Penelitian pada hal memprediksi kelulusan mahasiswa telah banyak dilakukan, C4.5 adalah satu dari sebagian algoritma dalam metode decision tree yang mengubah data menjadi pohon keputusan, kemudian dapat disimpulkan menjadi rule-rule. Sedangkan naïve bayes adalah metode yang menghitung probabilitas dari tingkat kemunculan data yang satu terhadap data yang lainnya. Dalam penelitian peneliti membandingkan dua metode yaitu metode C4.5 dan Metode Naïve Bayes untuk dipresentasikan dalam kelulusan Mahasiswa yang diambil dari data alumni tahun 2016 sampai 2019. Berdasarkan hasil pengujian dengan mengukur kinerja kedua metode tersebut menggunakan aplikasi RapidMiner dengan Metode Cross Validation maka diketahui bawah C4.5 memiliki nilai akurasi yang lebih baik yakni sebesar 76,69% sedangkan naïve bayes sebesar 72,95%. Kemudian berdasarkan perbandingan kinerja kedua metode tersbut, metode dengan pencapaian nilai akurasi terbaik akan bisa diprestasikan untuk pengujian prediksi kelulusan mahasiswa untuk tahun selanjutnya. Kata Kunci :C4.5, Naïve Bayes, Aplikasi Rapid Miner, Cross Validation, Kelulusan Mahasiswa
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 112-118; https://doi.org/10.31294/ji.v5i1.2893

Abstract:
Abstrak Uji coba perangkat lunak merupakan aktifitas yang sangat menentukan sebelum diterima oleh pengguna akhir. Pada siklus pengembangan perangkat lunak, aktiftas uji coba menghabiskan 50% biaya, usaha, dan waktu. Hal ini terutama pada teknik pengujian dengan menggunakan metode white-box yang memerlukan waktu yang lama. Dalam penelitian ini, diusulkan sebuah strategi untuk memperbaiki uji coba struktural menggunakan 4 tahap uji coba yaitu uji alur kontrol, uji alur data, uji coba berbasis slice, uji coba mutasi melalui penerapan parameter metrik uji. Adapun metrik uji antara lain perancangan jumlah kasus uji, jumlah kasus uji dieksekusi, jumlah kasus uji lolos, jumlah kasus uji gagal, waktu ekseskusi kasus uji, dan waktu yang digunakan selama proses pengembangan. Metode ini untuk mengurangi rawan kesalahan dan mempercepat proses uji coba. Hasil akhir menunjukan bahwa dengan strategi uji coba yang diterapkan dapat menurunkan tingkat dan rawan jumlah kesalahan walapun pada awalnya mengalami peningkatan pada tahap 1 dan 2. Kata Kunci: uji coba, metrik uji, strategi, struktural, white-box Abstract Software testing is a crucial activity that have the goal to determine before it are accepted by end-users. In the software development life cycle, testing activity has spent about 50% on cost, effort, and the time. This is especially on the testing techniques when the using white-box method that have takes a long time. In this study, a strategy was proposed to improve the structural testing through four phases, i.e, control flow testing, data flow testing, slice based testing, and the mutation through the implementation of testing metrics parameter. The testing metric include designing the number of test case, a number of test cases executed, a number of test cases passed, a number of test cases failed, a test case execution time, and the time spent during the development process. This method are reduced the error prone and to increas during testing process. As a result show that with the experimental strategy was applied could decrease the level and prone to the number of errors even though initially increased on the 1 and 2 phases. Keywords: testing, testing metrics, strategy, structural, white-box
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 131-140; https://doi.org/10.31294/ji.v7i2.8232

Abstract:
– PT. Asuransi Sinar Mas merupakan perusahaan yang bergerak pada bilang layanan asuransi dan PT. Asuransi Sinar Mas memiliki karyawan sekitar 2873 dan akan terus bertambah. Dengan banyaknya karyawan tersebut maka dibuatlah aplikasi pengajuan CIS yang akan lebih memudahkan dalam melakukan CIS. Aplikasi ini dibuat menggunakan pega system 8 dan metode yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah Agile. Pembuatan aplikasi ini menjadi salah satu solusi untuk mempermudah karyawan yaitu memudahkan dalam pengajuan CIS. Setelah dibuatnya aplikasi ini dan melakukan pengujian, aplikasi ini menghasilkan pengaruh terhadap sistem pengajuan yang menjadi lebih efisien karena tidak memakan waktu yang lama dan tidak harus melakukan tatap muka secara langsung. Dengan adanya sistem ini dapat dilakukan pengajuan kapan saja dan dimana saja.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 183-191; https://doi.org/10.31294/ji.v7i2.7935

Abstract:
AbstrakPada Unit Pelayanan Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (UPT-KPHP) Kapuas Tengah Unit XI Kapuas Tengah Unit XI dalam melaksanakan tugasnya masih belum menerapkan sistem informasi untuk memfasilitasi pengolahan data pegawai, pengolahan Daftar Urut Kepangkatan, pengolahan Sasaran Kerja Pegawai (SKP), pengolahan Penilaian Kerja Pegawai (PKP), serta Kenaikan Pangkat untuk jabatan struktural. Hal tersebut menimbulkan beberapa masalah bagi UPT-KPHP Kapuas Tengah Unit XI seperti penyimpanan informasi dalam bentuk cetakkan pada kertas, pencarian suatu berkas yang disimpan pada rak-rak berkas, kerusakan atau kehilangan arsip, dan sarana penyimpanan arsip. Sehingga, penyelesaian dari masalah ini adalah dibangunnya sebuah sistem informasi kepegawaian berbasis website bagi UPT-KPHP Kapuas Tengah Unit XI. Sistem Informasi Kepegawaian dirancang dan dibangun metodologi waterfall menurut Ian Sommerville. Adapun tahapannya yaitu Requirements Definition, System dan Software Design, Implementation and Unit Testing, Integration and System Testing, Operation and Maintenance. Pada tahap Requirements Definition dilakukan pembuatan flowchart. Pada tahap System dan Software Design dilakukan pembuatan Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relational Diagram (ERD). Metode testing yang digunakan website ini adalah metode Blackbox. Sistem informasi kepegawaian ini dapat digunakan untuk memfasilitasi pembuatan SKP dan PKP oleh pegawai dan pimpinan, mengajukan usulan pangkat untuk jabatan structural, penyusunan Data Urut Kepangkatan, dan membantu staff administrasi mengelola data kepegawaian. Kata Kunci: Sistem Informasi Kepegawaian, SKP, PKP, waterfall AbstractIn carrying its duties, Unit of Technical Management of Unitary Forest Production in Central Kapuas Unit XI, had not yet implemented an information system to facilitate data processing of employees, process the rank of grade, organize employee performance objectives, process employee performance assessment, and manage the promotions for structural positions. It caused several problems for the unit such as storing information in the form of paper print, searching for a file in the stored file shelves, and damaging of archives or storing archives. Thus, the solution to this problem was the construction of a website-based personnel information system for Central Kapuas Unit XI.The personnel information system is designed and built a waterfall methodology by Ian Sommerville. There are some stages; Requirements Definition, System and Software Design, Implementation and Unit Testing, Integration and System Testing, Operation and Maintenance. Requirements Definition stage is conducted by creating a flowchart. While in System and Software Design stage, there is creation of Data Flow Diagram (DFD) and Entity Relational Diagram (ERD). The testing method used by this website is the Blackbox method.This personnel information system is used to facilitate the manufacture of employee performance objectives and employee performance assessment from the the employees to employer, submit the proposals for structural positions, draft the rank of grades and help administration staff to manage the data of employees. Keywords: Personnel information System, employee performance objectives, employee performance assessment, Waterfall
Lala Nilawati
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 119-127; https://doi.org/10.31294/ji.v5i1.3037

Abstract:
Abstrak Teknologi informasi (TI) menjadi bagian penting dalam menentukan keberhasilan perusahaan. TI memberikan kesempatan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dan menawarkan perlengkapan untuk meningkatkan produktifitas. PT Triexpi Properti Advisindo merupakan Perusahaan Konsultan dibidang properti, yang sudah menerapkan penggunaan teknologi informasi untuk pengelolaan data sistem informasi penyewaan properti yang berbasis web. Untuk memaksimal penggunaan teknologi informasi di perusahaan ini, maka akan dibutuhkan kegiatan audit IT. Audit TI yang dilakukan pada penelitian ini akan difokuskan untuk melakukan evaluasi terhadap rancangan database pada sistem informasi penyewaan properti pada PT Triexpi Properti Advisindo. Kegiatan audit TI ini bertujuan untuk evaluasi pengelolaan data pada sistem informasi penyewaan dengan menggunakan Domain Delivery & Support (DS)-DS11, yang membahas tentang bagaimana mengelola data secara efektif, yaitu dengan melakukan identifikasi kebutuhan data menggunakan kerangka kerja Cobit 4.1. Kemudian akan digunakan model maturity untuk mengontrol proses-proses TI, dengan menggunakan metode penilaian/scoring. Dengan adanya audit pada sistem informasi ini, diharapkan dapat menunjang semua kegiatan perusahaan dan memberikan informasi yang dibutuhkan baik oleh karyawan maupun Direktur dalam menentukan pengambilan keputusan. Kata Kunci: Audit TI, COBIT 4.1., Domain Delivery & Support (DS) - DS11 Abstract Information technology (IT) becomes an important part in determining the success of the company. IT provides an opportunity to gain competitive advantage and offer equipment to increase productivity. PT Triexpi Properti Advisindo is a property consultant company, which has applied the use of information technology for data management of web based property rental information system. To maximize the use of information technology in this company, it will require IT audit activities. IT audit conducted in this research will be focused to evaluate the database design on property information rental system at PT Triexpi Properti Advisindo. This IT audit activity aims to evaluate the management of data on rental information systems using Domain Delivery & Support (DS) - DS11, which discusses how to effectively manage data by identifying data needs using Cobit 4.1. Then the maturity model will be used to control the IT processes, using the scoring method. With the audit on this information system, is expected to support all the activities of the company and provide information needed both by employees and Directors in determining decision making. Keywords: Audit TI, COBIT 4.1., Domain Delivery & Support (DS) - DS11.
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 211-220; https://doi.org/10.31294/ji.v5i2.3309

Abstract:
AbstrakPermasalahan yang umum dihadapi oleh perusahaan adalah bagaimana meramalkan produksi barang di masa mendatang berdasarkan data yang telah direkam sebelumnya. perusahaan tersebut hanya memproduksi sesuai dengan pesanan, sehingga perusahaan hanya melakukan proses produksi sesuai jumlah yang diminta oleh para konsumen, jika terjadi kelebihan dalam produksi maka kelebihannya itu akan disimpan dalam stock, hal ini bertujuan untuk memenuhi permintaan konsumen yang sifatnya mendadak. Peramalan tersebut sangat berpengaruh pada keputusan manajemen untuk menentukan jumlah produksi barang yang harus disediakan oleh perusahaan, kondisi umum bisnis dan ekonomi, reaksi dan tindakan pesaing, tindakan pemerintah, kecenderungan pasar, siklus hidup produk, gaya dan mode, perubahan permintaan dan konsumen inovasi tekhnologi. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menganalisis hasil peramalan produksi garment dengan menggunakan metode peramalan Moving Average dan Exponential Smoothing. Untuk melakukan peramalan, semakin banyak data yang digunakan untuk peramalan maka semakin akurat pula hasil dari peramalan yang dilakukan. Hasil penelitian ini telah berhasil membuat sistem peramalan produksi garment. Sehingga lebih mudah dalam menentukan jumlah produksi garment pada periode tahun-tahun berikutnya. Kata kunci : Peramalan, Moving Average, Exponential Smoothing.
Widy Astuti,
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 255-261; https://doi.org/10.31294/ji.v5i2.3868

Abstract:
AbstrakPermasalahan yang sering terjadi pada lingkungan masyarakat adalah kesulitan untuk mendeteksi mengenai akan datangnya banjir secara dini, sehingga berdampak pada kerugian materil dan korban jiwa. Untuk itu diperlukan suatu sistem yang dapat mendeteksi banjir secara dini agar masyarakat dapat langsung mengetahui informasi peringatan yang cepat dan efektif sehingga dapat melakukan antisipasi dini dengan penyelamatan diri atau barang yang berharga.Dengan menggunakan sensor kapasitif yang terbuat dari dua buah lempeng PCB yang diberi batas-batas tertentu untuk mengukur ketinggian air sungai serta dilengkapi teknologi SMS Gateway menggunakan Modul SIM 800L yang memungkinkan sistem dapat mengirimkan informasi peringatan banjir secara dini langsung ke handphone melalui SMS. Rancang bangun alat deteksi banjir ini dibuat sedemikian rupa dengan melakukan percobaan yaitu membuat suatu prototipe dengan tabung air yang telah diterapkan sensor kapasitif berbasis mikrokontroler yang didalamnya terdapat sebuah program Bahasa C yang sudah di compile. Mikrokontroler ATMega328p akan membaca sensor kapasitif berdasarkan nilai kapasitansi air. Data tersebut akan diproses oleh mikrokontroler ATMega328p dan melakukan perintah output melalui LCD, LED, dan buzzer untuk menampilkan status dari ketinggian permukaan air sungai.Dari prototipe sebuah tabung air yang diterapkan sensor kapasitif sebagai sensor deteksi banjir berbasis mikrokontroler dan SMS Gateway telah berhasil dibuat dan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Ketika air mencapai batas aman maka lampu LED hijau menyala, pada batas siaga maka LED kuning menyala dan mengirimkan sms peringatan, serta pada batas bahaya maka LED merah menyala dan mengirim sms juga buzzer menyala. Kata Kunci: Alat Deteksi Banjir, Mikrokontroler, SMS Gateway AbstractProblems that often occur in the community are difficult to detect about the arrival of flooding early, so that it has an impact on material loss and loss of life. For this reason, a system that can detect flooding early is needed so that people can immediately find out information about warnings that are fast and effective so they can do early anticipation by rescuing themselves or valuable items. By using a capacitive sensor made of two PCB plates that are bounded certain limits for measuring river water level and equipped with SMS Gateway technology using the 800L SIM Module that allows the system to send flood warning information early directly to the handphone via SMS, the design of this flood detection device is made in such a way as to do an experiment that is to make a prototype with a tube water that has been applied is a microcontroller-based capacitive sensor in which there is a C language program that has been compiled. ATMega328p microcontroller will read capacitive sensors based on the value of water capacitance. The data will be processed by the ATMega328p microcontroller and perform output commands via LCD, LED, and buzzer to display the status of the river water level. goes well as expected. When the water reaches the safe limit, the green LED lights on, at the standby limit, the yellow LED lights up and sends an SMS alert, and at the danger limit, the red LED lights up and sends an SMS also the buzzer lights up. Keywords: Flood Detection Tool, Microcontroller, SMS Gateway.
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 202-210; https://doi.org/10.31294/ji.v5i2.3952

Abstract:
AbstrakTanda tangan adalah salah satu bukti persetujuan dari seseorang, Jadi tanda tangan ini memiliki arti yang sangat penting. Sering terjadi Kasus pemalsuan tanda tangan, antara lain disebabkan oleh sistem verifikasi yang tidak baik. Verifikasi tanda tangan ini kebanyakan dilakukan secara manual, Yaitu dengan membandingkan langsung dengan menggunakan mata Manusia yang memiliki banyak kelemahan. Jadi ketelitian dan keakuratan hasil yang diinginkan sering kurang memuaskan. Metode yang saya gunakan dalam membangun aplikasi verifikasi tanda tangan ini adalah dengan menggunakan metode Edge Detection dan metode Vector Quantization Learning. Program ini dibangun menggunakan Matlab. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari pengujian sistem verifikasi tanda tangan dengan menerapkan metode edge detection operator prewitt dan metode Learning vector Quantization dengan penghitung vektor, maka diperoleh kesimpulan bahwa Metode Edge Detection operator prewitt dan Learning Vector Quantization dengan penghitung vektor dapat mengekstraksi fitur tanda tangan untuk memproses vektor yang digunakan dalam penghitungan vektor untuk mengenali tanda tangan yang asli dan yang palsu pada aplikasi verifikasi tanda tangan yang membantu memverifikasi tanda tangan sehingga meminimalisasi pemalsuan tanda tangan. Kata Kunci : Citra, Edge Detection, Vector Quantization Learning, Tanda Tangan AbstractThe signature is one of the proof of approval from a person, so this signature has a very important meaning. There are often cases of signature forgery, partly due to a poor verification system. This signature verification is mostly done manually, that is by comparing it directly using the eyes of a human who has many weaknesses. So the accuracy and accuracy of the desired results are often unsatisfactory. The method that I use in building this signature verification application is to use the Edge Detection method and the Vector Quantization Learning method. This program is built using Matlab. Based on the research results obtained from the signature verification system testing by applying edge detection operator prewitt method and Learning vector Quantization method with vector counters, the conclusion is that the Edge Detection Method operator prewitt and Learning Vector Quantization with vector counters can extract signature features to process vectors used in vector counting to identify original and fake signatures in the signature verification application that helps verify the signature so as to minimize signature falsification. Keywords: Image, Edge Detection, Vector Quantization Learning, Signature
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 270-277; https://doi.org/10.31294/ji.v5i2.3741

Abstract:
AbstrakDengan berkembangnya teknologi informasi, meningkat pula cara pembelajaran yang semakin modern salah satunya dengan menggunakan e-learning. E-learning adalah suatu model pembelajaran yang menggunakan website sebagai media dasarnya. Dengan adanya e-learning, pembelajaran dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. E-learning yang baik adalah e-learning yang dapat meningkatkan kemampuan pengguna yang menggunakannya. Desain antarmuka menjadi salah satu elemen paling penting yang dapat mendukung kualitas edukasi di dunia maya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengevaluasi desain antarmuka suatu website berbasis e-learning menggunakan human factors dan pendekatan interpretasi ergonomik, untuk meningkatkan usability dan usefulness sebuah sistem. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah evaluasi heuristik yang terdiri atas 10 aturan prinsipnya yang terkenal dalam melakukan penilaian atas suatu desain antarmuka. Hasil penelitian menunjukkan secara umum penilaian terhadap desain interface dan ketermudahan penggunaan suatu website yang memiliki basis e-learning ditemukan telah cukup baik, akan tetapi masih terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan, terutama yang bersesuaian dengan karakteristik dalam ketermudahan penggunaan. Kata Kunci: website, e-learning, heuristic, usability AbstractWith the development of information technology, studying process is one of the affected aspect by technology and becoming a new modern studying method called e-learning. E-Learning is a studying model that use website as it basis. With the help of e-learning, studying process can be done anywhere and anytime. A good E-Learning is one that can increase the overall skill of the user. Visual design becoming one of the support element that can help the education quality in cyberspace. Therefore, this research purposes aims is to design an e-learning website using human factor and ergonomi interpretation approaches, to improve the usefulness for user and the usefulness for system. The method used in this research is a method that consist of ten rule that was famous for designing. The result of general research about user interface design and the content about e-learning with a basis of website was good enough, but there is still some problem that must be fixed especially those relating with user experience. Keywords: website, e-learning, heuristic, usability
, , Doni Purnama Alamsyah
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 47-52; https://doi.org/10.31294/ji.v6i1.4989

Abstract:
Technopreneur dibutuhkan sebagai kunci keberhasilan negara dalam membangun perekonomian bangsa yang lebih baik. Dengan memanfaatkan teknologi menjadikan peluang adanya mobile application dalam menunjang keberhasilan masyarakat berwirausaha dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunanan mobile application. Untuk mengetahui penerimaan sistem yang digunakan pada mobile application, digunakan model TAM (Technology Acceptance Model) yang dipengaruhi oleh dua faktor yaitu perceived ease of use dan perceived usefulness. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh mobile application terhadap kegiatan wirasuaha di kota Bekasi dengan menggunakan fitur Go-Food pada mobile application Gojek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel bebas yang terdiri dari persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan memberikan sumbangan sebesar 38,6% terhadap pengaruh mobile application dalam menunjang wirausaha.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 141-147; https://doi.org/10.31294/ji.v7i2.8151

Abstract:
Otomata adalah mesin abstrak yang dapat mengenali, menerima, atau me’mbangkitkan sebuah kalimat dalam bahasa tertentu yang di dalamnya terdapat sebuah kajian tentang Finite State Automata yang dapat diimplementasikan dalam rancangan sebuah Vending Machine. Vending Machine di Indonesia banyak beroperasi dengan produk seperti makanan ringan, minuman, rokok, tiket, kopi, produk konsumen, bahkan emas. Dalam penelitian ini, akan diuraikan mengenai aplikasi simulasi Vending Machine jamu tradisional, berdasarkan implementasi Finite State Automata. Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini yaitu Finite State Automata dapat dijadikan sebagai logika dasar untuk membuat simulasi Vending Machine. Penelitian ini juga mengusulkan penggunaan state yang lebih sedikit, penggunaan uang kertas sebagai input dan kembalian untuk meningkatkan efisiensi dan biaya desain Vending Machine.
, Yudi Ramdhani, Ade Mubarok,
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 248-254; https://doi.org/10.31294/ji.v5i2.3819

Abstract:
Dalam perancangan alat pendeteksi kualtias air sebelumnya, maka dapat disimpulkan terdapat beberapa peracangangan alat yang belum efektif dan efisien dari segi komponen sensor yang digunakan, parameter yang diukur dan cara data ditampilkan, beberapa masih menggunakan gabungan sensor dan penampil data yaitu LCD (liquid crystal diode). Penulis membuat sistem alat pendeteksi kualitas air yang berfokus pada parameter kekeruhan, keasaman, dan suhu air dengan menggunakan sensor SEN0189, Sensor PH, DS18B20 serta penampil data yang menggunakan smartphone Android. Cara kerja alat yaitu parameter kekeruhan air dideteksi dengan sensor Turbidity SEN0189 yang memanfaatkan transimisi chaya dan hamburan partikel, nilai keasaman dan basa air diukur menggunakan sensor PH dengan batas pengukuran 0 – 14 PH, nilai suhu air diukur menggunakan sensor DS18B20. Prameter-parameter air yang dikelolah oleh setiap sensor akan diproses melalui mikrokontroler IC ATmega328p dengan basis pemprograman menggunakan Arduino IDE, untuk menghubungkan mikrokontroler dengan smartphone Android, maka modul bluetooth dipasang pada mikrokontroler. Aplikasi android yang digunakan untuk menampilkan data dari alat ukur kekeruhan, keasaman, dan suhu air ke smartphone dibuat di App Inventor. Pengukuran dilakukan terhadap empat sampel diantaranya air minum isi ulang, air mineral kemasan, air hujan, dan air ledeng. Tingkat kekeruhan dari pengukuran keempat sampel tersebut memiliki nilai rata-rata sebesar 1256,34, nilai tingkat keasaman sebesar 9 – 10 PH, dan rata-rata nilai suhu sebesar C.
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 221-227; https://doi.org/10.31294/ji.v5i2.3701

Abstract:
AbstrakSistem infromasi produksi garment muncul untuk menggantikan perkerjaan manual menjadi terkomputerisasi supaya dapat mempercepat pekerjaan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan karyawan perusahaan tersebut khususnya bagian administrasi produksi selama proses pergantian sistem itu, untuk pemecahan masalah dengan menggunakan metode Technologi Acceptance Model (TAM) yang dirasa cocok untuk menguji permasalahan tersebut. tiga konstruk yaitu persepsi tentang persepsi kemanfaatan (perceived usefulness) kemudahan penggunaan (perceived ease of use) , sikap terhadap penggunaan (attitude toward using), untuk menguji tentang penerimaan sistem informasi produksi garment. Penelitian ini mengambil populasi sampel 100 dari 668 karyawan PT. Asia Penta Garment, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengujian menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasilnya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Perceived Usefulness (X1) mempengaruhi variabel Attitude Toward Using (Y) dan terdapat pengaruh yang signifikan antara Variabel Perceived Ease Of Use (X2) mempengaruhi variabel Attitude Toward Using (Y) serta Variabel Perceived Usefulness (X1) dan Variabel Perceived Ease Of Use (X2) mempengaruh variabel Attitude Toward Using (Y) dikarenakan nilainya sama baik dan mempunyai hubungan yang positif. Kata Kunci: Sistem Informasi Produksi Garment, TAM, Analisis Regresi Linier Berganda. AbstractGarment production information system emerged to replace manual work to be computerized in order to speed up the work, this research aims to know the acceptance of the company's employees, especially the production administration during the change of the system, for troubleshooting by using Technologi Acceptance Model (TAM) to test the problem. three constructs: perception of perceived usefulness (perceived ease of use), attitude toward use, to test the acceptance of garment production information system. This study takes a sample population of 100 of 668 employees of PT. Asia Penta Garment, sampling technique using random sampling, data collection using questionnaire, testing using Multiple Linear Regression Analysis. The result there is a significant influence between Perceived Usefulness (X1) variable influencing Attitude Toward Using (Y) variable and there is significant influence between Variable Perceived Ease Of Use (X2) influence variable Attitude Toward Using (Y) and Variable Perceived Usefulness (X1) and The Perceived Ease Of Use (X2) variable affects the Attitude Toward Using (Y) variable because the value is equally good and has a positive relationship. Keywords: Garment Production Information System, TAM, Multiple Linear Regresi
Nani Agustina
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 278-286; https://doi.org/10.31294/ji.v5i2.3897

Abstract:
AbstrakPenggunaan sistem informasi pada saat ini sudah banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan, misalnya PT. HK Realtindo Jakarta. Penerapan sistem informasi digunakan oleh beberapa bagian salah satunya bagian akuntansi keuangan dan bagian sales marketing. Penelitian menggunakan metode Pieces Framework dengan mengukur enam variabel diantaranya performance, information/data, economic, control, efficiency, dan service. Metode ini digunakan untuk mengukur tingkat penerimaan aplikasi sistem informasi yang sudah diterapkan terhadap pengguna. Pengguanan sistem informasi ini sudah lama digunakan sehingga diperlukan adanya penelitian terhadap sistem tersebut, pada penelitian ini terdapat 30 kuestioner yang diolah dan terdiri 20 indikator pertanyaan. Dalam penelitian ini menghasilkan data semua variabel baik dengan total penilaian performance sebesar 3,81, Information data sebesar 4,11, Economic menghasilkan nilai 4,07, securty/control mendapatkan point nilai 4,13, Efficiency dengan data nilai 4,13, dan service mendapatkan nilai 4,06. Dari hasil penelitian ini sistem informasi ERP sudah berjalan dengan baik tetapi pihak perusahaan tetap perlu melakakukan perbaikan-perbaikan untuk memberikan kepuasan dalam penggunaan sistem inforamasi tersebut. Kata Kunci : Evaluasi kinerja, Sistem Informasi ERP, Metode Pieces Framework AbstractThe use of information systems at this time has been widely used by companies, one of them is PT, HK Realtindo Jakarta. Implementation of information systems used by some parts of one part of financial accounting and sales marketing. Research using Pieces Framework method by measuring six variables such as performance, Information / data, Economic, Control, Efficiency, and service. This method is used to measure the level of acceptance of information system applications that have been applied to the user. The use of this information system has long been used so that the necessary research on the system, in this study there are 30 questionnaires are processed and consists of 20 indicators of questions. In this research yield data of all good variable with total performance appraisal 3,81, Information / data equal to 4,11, Economic mengahsilkan value 4,07, securty/control get point value 4,13, Efficiency with data value 4,13, and service get value 4.06 From the results of this research ERP information system is running well but the company still need melakakukan improvements to provide satisfaction in the use of the system informationt Keywords: Performance Evaluation, ERP Information System, Method Pieces Framework
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 148-155; https://doi.org/10.31294/ji.v7i2.8231

Abstract:
Dalam proyek pengembangan perangkat lunak yang baik harus memiliki hasil dengan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan juga tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Kualitas produk perangkat lunak yang dikembangkan menjadi sangat penting bagi perusahaan pengembang perangkat lunak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa masalah-masalah serta mengukur tingkat kematangan tentang kemampuan perusahaan selama proyek pengembangan berlangsung, terutama apabila perusahaan dengan sumber daya terbatas akan merasa kesulitan untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak yang dihasilkan. Dalam penelitian ini akan digunakan metode Capability Maturity Model Integration (CMMI) level 3 yang merupakan pendekatan model dalam menilai skala kematangan sehingga dapat diketahui pada area proses mana saja yang telah memenuhi standar dan area proses mana yang masih belum memenuhi standar. Untuk melakukan penilaian digunakan SCAMPI-C dengan PST Tool pada 5 (lima) area proses pada CMMI level 3. Penilaian didasarkan pada kuesioner dan pengamatan dokumentasi proyek pada proses pengembangan perangkat lunak yang juga mendukung proses perbaikan. Penilaian kemudian dianalisis menggunakan Analisis Pareto untuk menentukan prioritas perbaikan. Proses pengembangan perangkat lunak yang sudah baik dari 5 (lima) area proses yang dianalisa adalah pada area proses OPD (Organizational Process Definition), OT (Organizational Training), dan PI (Product Integration). Sedangkan area proses yang belum memenuhi standar CMMI dan perlu diperbaiki secara skala prioritas terdapat pada area proses OPF (Organizational Process Focus), dan RD (Requirement Development) dengan nilai kumulatif 44% untuk OPF dan 68% untuk RD.
Wina Yusnaeni,
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 9-17; https://doi.org/10.31294/ji.v6i1.4399

Abstract:
Pemilihan suplier yang baik dalam penyediaan bahan baku produksi adalah salah satu faktor yang penting dalam sebuah produksi di perusahaan. Banyak hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan suplier bahan baku, karena bahan baku yang di sediakan harus memiliki kualitas yang baik dan sebanding dengan nilai ekonomi yang dikeluarkan oleh perusahaan. PT. Tiga Sekawan Perkasa adalah sebuah perusahaan manufaktur yang melakukan pengolahan bahan baku mentah menjadi bahan jadi, oleh karena itu perusahaan membutuhkan suplier yang baik sehingga bisa menyuplai kebutuhan bahan baku yang memiliki kualitas yang baik, dengan sistem pengiriman yang fleksibel dan harga yang bersaing. Maka dibutuhkanlah sebuah sistem pemilihan keputusan untuk mendapatkan suplier bahan baku oli yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga bisa menjuang jalannya produksi dengan baik. Kriteria yang telah di tentukan oleh perusahaan dalam pemilihan bahan baku adalah harga, pengiriman, volume dan memiliki kualitas yang baik. Metode yang dipergunakan adalah TOPSIS, SAW, WP dan Perhitungan Uji Sensifitas untuk melihat mana yang lebih relevan dengan studi kasus yang di bahas oleh penulis dalam menentukan suplier yang baik. Dari hasil pengujian metode yang dipergunakan dari tiga metode TOPSIS, SAW dan WP menghasilkan hasil yang berbeda Penggunaan uji sensitifitas menghasilkan metode yang sesuai dengan studi kasus ini yaitu metode topsis. Dengan nilai perubahan TOPSIS sebesar 1,59 %, SAW Sebesar 1% dan WP sebesar 0,288%.
Hendy Hendy, Habibullah Akbar
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 17-25; https://doi.org/10.31294/ji.v8i1.9420

Abstract:
Kriptografi merupakan salah satu mata kuliah yang biasanya terdapat di dalam program studi Teknik informatika maupun sistem informasi. Mata kuliah ini dapat dikatakan cukup sulit karena banyak mahasiswa yang belum mendengar istilah ini. Banyak mahasiswa di zaman sekarang menggunakan android untuk menemukan solusi seputar soal yang terdapat di dalam mata kuliah ini. Kesulitan ini dapat diatasi atau diringankan dengan melakukan pengembangan terhadap sebuah aplikasi berbasis android yang dapat berfungsi sebagai media pembelajaran untuk menjelaskan kepada para mahasiswa cara-cara untuk menuntaskan masalah seputar mata kuliah kriptografi. Aplikasi “Belajar Kriptografi” diharapkan dapat membantu para mahasiswa agar dapat lebih memahami materi di dalam mata kuliah kriptografi. Aplikasi akan dinilai kebergunaan dan dampaknya terhadap mahasiswa.
Rizal Rachman
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 10-16; https://doi.org/10.31294/ji.v8i1.8563

Abstract:
Penyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya di Indonesia. Penyakit yang diawali dengan tanda seperti mati rasa yang berada di wajah, kaki, lengan, ataupun di sisi salah satu tubuh, disertai dengan adanya kebingungan dan sulit untuk bicara. Penyakit stroke merupakan suatu penyakit yang berhubungan dengan aliran darah ke otak. Mengingat sedikitnya dokter spesialis saraf di berbagai daerah di Indonesia serta keterbatasan waktu dan tenaga seorang dokter dalam melayani masyarakat luas sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang mampu membantu mendiagnosa penyakit stroke. Sistem pakar dapat memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli. Perhitungan ketidakpastian dalam sistem pakar dapat dilakukan dengan beberapa metode ketidakpastian. Case based reasoning merupakan sebuah paradigma utama dalam penalaran otomatis (automated reasoning) dan mesin pembelajaran (machine learning). Untuk mencari jarak terdekat dari tiap tiap kasus dan mencari ukuran kemiripan (similaritas) kasus lama dengan kasus baru, dalam penelitian ini menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor dan algoritma similaritas probabilistic symmetric. Dalam penelitian ini, telah dibuat web aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit stroke sehingga dapat membantu masyarakat/pengguna dalam mendiagnosa awal gejala penyakit stroke tanpa menemui seorang dokter.
Desi Ramayanti, Wawan Gunawan, Imam Ibnu Faishal
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 34-40; https://doi.org/10.31294/ji.v8i1.9221

Abstract:
Aplikasi E-Market mandiri merupakan sebuah aplikasi yang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat ketika akan melakukan transaksi pembelian pada toko yang terdapat pada lokasi sekitar. Pemberdayaan ekonomi masyarakat diharapkan dapat terwujud dengan adanya inovasi implementasi aplikasi tersebut. Aplikasi E-Market dirancang dengan konsep user friendly sehingga akan memberikan kemudahan kepada pengguna ketika akan menggunakan aplikasi. Karena konsep tersebut maka aplikasi dibuat dengan berbasis mobile smartphone yang pada umumnya setiap saat digunakan oleh masyarakat dengan menggunakan teknologi QR-Code. Aplikasi dibuat dengan menggunakan konsep client-server sehingga setiap data yang terkirim akan disimpan pada database untuk keperluan pencatatan atau riwayat pada setiap transaksi pembelian. Sebanyak 90% mengalami peningkatan penjualan yang signifikan dan sebanyak 90% berhasil mempromosikan produk yang dijualnya dan juga sebanyak 94,4% responden memberikan penilaian yang sangat baik untuk hasil penjualan menggunakan aplikasi e-market mandiri.
Andik Wijanarko, Adam Prayogo Kuncoro, Naufal Dzaki Wuryantoro
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 79-86; https://doi.org/10.31294/ji.v8i1.8662

Abstract:
Saat ini teknologi sudah banyak digunakan di berbagai sektor kehidupan, baik itu dibidang ekonomi, pendidikan, dan pemerintahan. Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, instansi-instansi pemerintah dituntut untuk menerapkan sebuah pengolahan data yang terkompeterisasi sehingga dapat memberikan informasi yang tepat dan akurat. Salah satu contoh instansi pemerintahan adalah pemerintah desa. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setiap desa memiliki catatan penduduk dan juga data dasar keluarga. Balai desa Somagede sudah memiliki sistem informasi pendataan data dasar keluarga desa Somagede. Pada saat petugas menggunakan sistem informasi pendataan data dasar keluarga Somagede, petugas mempunyai beberapa kendala yaitu, jaringan wifi di kantor desa tidak selalu ada, yang menyebabkan petugas merasa kesulitan untuk menginputkan data dasar keluarga Somagede dan menyajikan data dasar keluarga desa Somagede, kepada orang yang membutuhkan data dasar keluarga desa Somagede. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan aplikasi pendataan data data dasar keluarga Somagede yang dapat diakses mempermudah petugas desa untuk melakukan pendataan data data dasar keluarga desa Somagede, tujuan lainnya adalah mengembangkan database aplikasi pendataan data dasar keluarga Somagede dari yang sederhana menjadi kompleks. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan pada penelitian ini adalah extreme programming dengan pengujian menggunakan blackbox testing. Hasil dari aplikasi pendataan data dasar keluarga berbasis website ini adalah dapat memudahkan petugas dalam melakukan pendataan data dasar keluarga Somagede.
Evi Febrion Rahayuningtyas, Feny Novia Rahayu, Yufis Azhar
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 59-66; https://doi.org/10.31294/ji.v8i1.9036

Abstract:
Rumah merupakan salah satu kebutuhan manusia selain sandang dan pangan. Hirarki Kebutuhan Maslow menyebutkan bahwa rumah adalah salah satu Physiological Needs. Dewasa ini, kebutuhan akan rumah sering dijadikan sebagai sumber investasi bagi pengusaha properti yang tentunya menghasilkan investasi yang tidak dapat diremehkan. Keuntungan dalam jual beli rumah dijadikan alasan bagi seseorang dalam melakukan transaksi jual beli rumah itu sendiri. Sehingga munculah harga yang tidak terprediksi pada harga rumah yang ada. Penelitian ini menggunakan General Regression Neural Network sebagai pemodelannya. GRNN menggunakan dasar regresi non linear dimana strukturnya terdiri dari 4 layer, yaitu Input Layer, Pattern Layer, Summation Layer dan Output Layer. Variabel dependen yang digunakan berjumlah 6. Terdiri dari tanggal transaksi, jarak rumah dari stasiun MRT, jumlah toko atau minimarket yang dekat dengan rumah, umur rumah, dan letak geografis berupa longitude dan latitude. Variabel independen berupa harga rumah dalam satuan luas Ping yang selanjutnya dikonversi menjadi 10.000 New Dollar Taiwan/Ping. Hasil yang didapatkan berupa data actual dan data predicted yang divisualisasikan dengan line plot. Dilakukan juga uji akurasi dan uji kinerja pemodelan menggunakan 3 jenis evaluasi dengan hasil dari ketiga jenis evaluasi tersebut adalah 58,72 untuk skor MSE, skor 7,66 untuk RMSE dan 5,99 untuk skor MAE.
Muhammad Rizki Fajar, Eugenius Kau Suni
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 131-141; https://doi.org/10.31294/ji.v8i2.10624

Abstract:
Karyawan berperan penting untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan sehingga dianggap asset penting dan berpengaruh besar untuk kemajuan perusahaan, tanpa adanya karyawan perusahaan tidak bisa berjalan. Karyawan yang merupakan elemen vital untuk tumbuh kembangnya suatu perusahaan perlu selalu dijaga dan ditingkatkan kualifikasinya. Penilaian kinerja karyawan menjadi strategis untuk mengetahui kualitas kinerja yang dimiliki oleh karyawan tersebut. Namun karena banyaknya karyawan yang akan di pilih di PT SCMedia menjadi kendala dalam pemilihan karyawan teladan dan pada penilaian karyawan ini masih menggunakan secara manual dan belum adanya metode yang tepat untuk melakukan pencarian karyawan teladan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dibuat sistem pendukung keputusan mencari karyawan teladan menggunakan metode SAW agar pemilihan penilaian karyawan teladan tepat dan akurat dikarenakan metode saw dapat menghasilkan nilai terbesar hingga terendah yang nantinya akan dijadikan alternatif. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah sistem pendukung keputusan untuk memilih karyawan teladan di PT SCMedia. Di sini diperlukan sebuah sistem informasi berbasis komputer termasuk sistem berbasis pengetahuan yang digunakan untuk mendukung pendukung keputusan. Penelitian ini menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk menghitung penjumlahan terbobot yang didapat dari rating kinerja pada setiap alternatif di semua atribut kinerja. Hasil dari penelitian menggunakan metode saw ini menunjukkan peringkat dari peringkat 1 sampai 40 yang dimana pada peringkat 1 sampai 3 akan ditetapkan sebagai karyawan teladan yang mendapatkan penambahan gaji dan reward berupa liburan dan cuti.
Murni Marbun, Erwin Panggabean, Ricky Martin Ginting, Robertus Rinaldi Pakpahan
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 160-169; https://doi.org/10.31294/ji.v8i2.10703

Abstract:
Klasifikasi data tidak lengkap dapat di proses langsung dengan cara tertentu untuk mendapatkan aturannya atau diperoleh dari pengetahuan para pakar. Ketergantungan terhadap pakar akan sulit memodelkan implikasi logis manusianya, tidak tersedianya framework proses pemodelan, dan biaya pakar yang mahal. Kesulitan tersebut dapat diatasi dengan mendapatkan aturan dari data yang bersifat uncertain dengan menerapkan metode dari sistem fuzzy yang dibangun berdasarkan konsep fuzzy if-then rules. Pendekatan metode pada penelitian ini adalah metode fuzzy grid partition untuk mengklasifikasikan data tidak lengkap. Data yang digunakan adalah data cuaca yang terdiri data kelembaban udara sebagai konklusi, data temperatur, curah hujan, lamanya penyinaran matahari dan kecepatan angin sebagai anteseden. Tahapan penelitian dimulai dengan menginput data set tidak lengkap, merubah data tidak lengkap menjadi data lengkap, menormalisasi data, membangkitkan aturan dan melakukan proses klasifikasi data. Hasil penelitian menghasilkan 22 aturan untuk mengklasifikasi data dengan tingkat akurasi 66,67%, tingkat error 33,33% dan jumlah data unclass adalah 0
Wawan Gunawan
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 176-182; https://doi.org/10.31294/ji.v8i2.10613

Abstract:
Penentuan jadwal merupakan proses yang cukup rumit karena melibatkan beberapa faktor determinan, bagi tingkat universitas penentuan jadwal mengajar dosen sangat ditentukan berdasarkan keahlian masing-masing dosen dalam mengampu mata kuliah dan juga ketersediaan waktu mengajar. Penjadwalan pada tingkat universitas akan dipengaruhi oleh jam mengajar, ruang kelas, dosen pengampu, mata kuliah, kelas. Pada penelitian ini kami mengusulkan penggunaan extended genetic algorithm (EGA) dalam penjadwalan dengan strategi greedy dan pembatasan jumlah mengajar dosen berdasarkan kebijakan universitas untuk masing-masing jenis dosen. Proses perhitungan berdasarkan algoritma dan juga kemudahan aplikasi telah sesuai atau belum. Hasil dari kuisioner penilaian yang dilakukan oleh 20 orang pengguna telah memberikan nilai 100% untuk kesesuaian proses perhitungan yaitu dari penilaian A – E, sedangkan untuk kenyamanan aplikasi dari point F – G adalah sebesar 92,5% yang menyatakan nyaman, dan 7,5% yang menyatakan kurang nyaman.
Baramukti Dewayana, Ari Purnomo Wahyu Wibowo
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 170-175; https://doi.org/10.31294/ji.v8i2.10976

Abstract:
AbstrakFoodendez adalah UMKM di bandung yang terkenal dengan produknya yaitu Uthi & Mies Krispi Kulit Ikan Patin yang menjadi produk best seller dari Foodendez. Usaha Foodendez ini sudah berjalan kurang lebih 5 tahun, Yang dimana Foodendez sudah mempunyai customer segment dan segment pasar sendiri, Akan tetapi Foodendez ini mempunyai sebuah masalah perihal memprediksikan customer segment dan segment pasar untuk penjualan produk dari Foodendez ini yang ternyata tidak sesuai ekspetasi yang diharapkan, dikarenakan dalam memprediksikan customer segment dan segment pasar Foodendez masih menggunakan cara sederhana yaitu menggunakan prediksi awal dengan cara menebak perkiraan secara kasar yang diketahui hanya dari business plan yang menjadikan UMKM Foodendez ini kurang tepat dalam menentukan customer segment dan segment pasar yang mengakibatkan pengaruh terhadap omset Foodendez yang berubah - ubah secara tidak signifikan.Maka penulis memberikan solusi dengan adanya rancangan / skema Sistem Pendukung Keputusan yang menggunakan metode Decision Tree untuk menentukan customer segment serta segment pasar yang nantinya Foodendez akan mengetahui customer segment dan segment pasar lebih signifikan. Metode kegiatan yang akan digunakan adalah dengan cara mengumpulkan data dengan Metode Wawancara. Hasil dari kegiatan ini adalah sebuah rancangan / skema Sistem Pendukung Keputusan dengan metode Decision Tree yang dimana rancangan / skema tersebut adalah hasil penentuan customer segment / segment pasar yang lebih detail serta signifikan dan sesuai apa yang diinginkan oleh owner UMKM Foodendez. Kata Kunci : Decision Tree, Customer Segment, Segment Pasar.
Adhytia Ihza Mahendra, Meredita Susanty
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 151-159; https://doi.org/10.31294/ji.v8i2.10871

Abstract:
Kesehatan mata harus terjaga dengan baik karena peran kedua mata sangat penting bagi kehidupan manusia. Namun tahun 2012 Indonesia memiliki angka gangguan penglihatan yang cukup tinggi sebesar 1,5% dari seluruh penduduk indonesia atau sekitar 3,6 juta jiwa. Pemerintah Indonesia telah menyiapkan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang baik di puskesmas maupun rumah sakit. Sayangnya, kesadaran masyarakay untuk datang dan memeriksakan matanya di fasilitas kesehatan yang telah ditentukan masih rendah. Meningkatnya pengguna internet dan mobile phone mendorong perkembangan teknologi dan memunculkan inovasi - invasi baru. Salah satunya adalah Aplikasi Mataku, sebuah aplikasi berbasis Android yang membantu untuk melakukan pengecekan dini terhadap berbagai penyakit mata seperti penyakit katarak, pterigium, buta warna, dan miopi. Melalui aplikasi ini ini pengguna juga dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis matasecara daring. Untuk menjamin aplikasi dapat dengan mudah digunakan oleh pengguna, perlu dilakukan pengujian usability dengan parameter learnability, efficiency, memorability, errors dan satisfaction. Pengujian ini menggunkan metode usability testing terhadap purwarupa aplikasi. Hasil pengujian ini menunjukkan adanya permasalahan pada salah satu fitur pada aplikasi. Perbaikan desain berdasarkan rekomendasi perbaikan yang diberikan menunjukkan perbaikan pada beberapa parameter namun menimbulkan masalah untuk parameter lain. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas aplikasi Mataku sekaligus menjadi contoh kasus bagi pihak lain yang berkecimpung di bidang desain user interface dan user experience.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 91-96; https://doi.org/10.31294/ji.v7i2.7293

Abstract:
Era keterbukaan informasi serta kecepatan akses dan konektivitas memungkinkan masyarakat untuk mencari informasi dengan mudah tanpa batas jarak dan waktu. Kemudahan akses informasi bisa berdampak positif dan juga negatif. Tak terkecuali di bidang kesehatan dan pelayanannya. Tantangan terbesar salah satunya adalah terjadinya misinformasi karena masyarakat mendapatkan informasi terkait kesehatan dari sumber yang belum jelas kebenarannya. Tantangan lainnya yaitu semakin berkembangnya jenis-jenis penyakit dan diagnosa-diagnosa baru yang kemungkinan belum pernah ditemukan sebelumnya, keharusan bahwa antara penyintas dan paramedis harus berada di tempat dan waktu yang sama, serta kesulitan dalam mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai. Untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut, salah satu solusi yang dapat dikembangkan yaitu dengan membangun web telemedicine berbasis cloud. Web telemedicine memiliki berbagai fitur antara lain: konsultasi langsung secara daring dengan dokter, mendapatkan resep untuk penyakit-penyakit ringan sehingga memudahkan pasien dalam mendapatkan obat di apotik terdekat, serta rekomendasi penanganan lanjutan ke rumah sakit untuk pasien yang membutuhkan tindakan penunjang. Web telemedicine ini mengutamakan kemudahan akses bagi pasien dan dapat digunakan dengan telepon pintar sehingga diharapkan web telemedicine dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendapatkan layanan kesehatan yang terpercaya dan mudah dijangkau.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 107-115; https://doi.org/10.31294/ji.v7i2.8018

Abstract:
PT Visionet Data Internasional merupakan salah satu perusahaan terbesar dalam bidang penyedia layanan pengelola IT di Indonesia. Atas capaian prestasi tersebut, perusahaan membutuhkan karyawan dengan kualitas yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Namun pada kenyataannya, masih banyak perusahaan yang mengalami kesulitan dalam proses perekrutan karyawan. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor seperti banyaknya kriteria penilaian yang menjadi tolak ukur dalam proses penerimaan karyawan. Salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah membuat sistem pendukung keputusan yang menerapkan salah satu metode MCDM. TOPSIS merupakan metode MCDM yang dapat digunakan pada sistem pendukung keputusan tersebut. Metode ini memberikan kelebihan konsep yang sederhana dan mudah dipahami, komputasi yang efisien dan dapat mengukur kinerja relatif dari alternatif keputusan dalam bentuk matematis yang sederhana. Pada penelitian ini dirancang sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk memberikan alternatif keputusan dalam proses rekrutmen karyawan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan oleh Admin HRD untuk membantu proses rekrutmen karyawan.
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 23-28; https://doi.org/10.31294/ji.v6i1.4695

Abstract:
Terdapatnya aplikasi yang memudahkan untuk mengetahui ulasan dari suatu tempat atau makanan membuat pembaca dengan mudah menentukan tempat untuk mereka berwisata kuliner. Ulasan yang diberikan terdiri dari ulasan positif dan ulasan negatif. Algoritma Naive Bayes berbasis Particle Swarm optimization dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan akurasi. Dataset yang digunakan berupa review restoran yang dibagi menjadi 2 class yaitu class positif dan class negatif, data diujikan menggunakan 10 Fold Cross Validation. Analisis sentimen review restoran menggunakan Algoritma Naive Bayes berbasis Particle Swarm Optimization menghasilkan akurasi sebesar 82.45%. Hasil ini lebih baik dibandingkan dengan menggunakan algoritma Naive Bayes saja yang menghasilkan akurasi sebesar 74.34%.
Page of 3
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top