Refine Search

New Search

Results: 97

(searched for: doi:(10.31294*) AND journal_title:("Jurnal Informatika"))
Save to Scifeed
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Sari Susanti
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 67-78; doi:10.31294/ji.v8i1.8986

Abstract:
Disabilitas merupakan gangguan, keterbatasan aktivitas dan pembatasan partisipasi. Disabilitas disebut juga interaksi antara individu dengan kondisi kesehatan seperti (Cerebral palsy, sindrom Down dan depresi), faktor pribadi dan lingkungan seperti sikap negatif. Disabilitas dapat mengganggu perkembangan alami tubuh tergantung pada jenis kelamin, usia dan lingkungan. Penderita disabilitas merupakan kelompok minoritas terbesar didunia, 80% penderita berasal dari negara-negara berkembang. Selain itu Anak-anak menempati menyandang disabilitas dengan jumlah sepertiga dari jumlah keseluruhan penyandang disabilitas di dunia. Pada penerapannya proses diagnosis dan klasifikasi dimensi disabilitas membutuhkan ahli terapis okupasi. Teknik data mining dapat digunakan untuk membantu proses diagnosis yang bertujuan untuk menghindari kesalahan dalam diagnosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengklasifikasikan masalah kemampuan perawatan diri anak disabilitas menjadi 7 kelas. Penelitian ini menggunakan dataset yang merepresentasikan masalah kemampuan perawatan diri anak dengan disabilitas. Dataset yang akan digunakan memiliki permasalahan multidimensional dataset dimana dataset memiliki fitur yang lebih banyak dibandingkan dengan jumlah datanya. Multidimensional dataset dilihat dari Jumlah fitur yang dimiliki yaitu 205 fitur dan 1 label dengan jumlah data sebanyak 70. Metode yang diusulkan pada penelitian ini yaitu greedy stepwise sebagai metode untuk mengatasi masalah multidimensional dataset dengan menyeleksi fitur bertujuan memilih fitur yang paling relevan. Selain greedy stepwise diterapkan juga metode neural network yang digunakan sebagai algoritme klasifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode seleksi fitur greedy stepwise dengan penerapan neural network memperoleh nilai akurasi sebesar 84.2857% yang bisa disimpulkan hasil akurasinya baik.
, Salam Aryanto, Muhamad Hafish
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 93-98; doi:10.31294/ji.v8i1.10166

Abstract:
Konfigurasi peralatan jaringan computer yang digunakan untuk mengelola sebuah jaringan computer banyak yang menggunakan command line atau berbasis teks meski ada beberapa merk dari peralatan jaringan computer sudah menawarkan perangkat lunak untuk konfigurasi yang berbasis Graphical User Interface(GUI) dengan fungsi yang terbatas. Hal ini menjadi inspirasi untuk membuat perangkat lunak berbasis web untuk fungsi konfigurasi NAT statik dan dinamik. Hasil perancangan perangkat lunak diujikan dalam Local Area Network(LAN) dan jaringan internet untuk layanan server. Perangkat lunak yang dibuat pada peneltian ini terbukti dapat bekerja untuk pembuatan NAT statik dan dinamik melalui perangkat lunak wireshark yang memperlihatkan proses penyalinan alamat IP source menjadi alamat IP router yang ada NAT statik dan dinamik sehingga dapat mengakses web server yang ada. Sebanyak 30 komputer dalam LAN dan computer dari jaringan internet 100% dapat mengkases web server melalui NAT static yang dikonfigurasi menggunakan keyboard dan mouse.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 107-115; doi:10.31294/ji.v7i2.8018

Abstract:
PT Visionet Data Internasional merupakan salah satu perusahaan terbesar dalam bidang penyedia layanan pengelola IT di Indonesia. Atas capaian prestasi tersebut, perusahaan membutuhkan karyawan dengan kualitas yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Namun pada kenyataannya, masih banyak perusahaan yang mengalami kesulitan dalam proses perekrutan karyawan. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor seperti banyaknya kriteria penilaian yang menjadi tolak ukur dalam proses penerimaan karyawan. Salah satu cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah membuat sistem pendukung keputusan yang menerapkan salah satu metode MCDM. TOPSIS merupakan metode MCDM yang dapat digunakan pada sistem pendukung keputusan tersebut. Metode ini memberikan kelebihan konsep yang sederhana dan mudah dipahami, komputasi yang efisien dan dapat mengukur kinerja relatif dari alternatif keputusan dalam bentuk matematis yang sederhana. Pada penelitian ini dirancang sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk memberikan alternatif keputusan dalam proses rekrutmen karyawan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan oleh Admin HRD untuk membantu proses rekrutmen karyawan.
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 23-28; doi:10.31294/ji.v6i1.4695

Abstract:
Terdapatnya aplikasi yang memudahkan untuk mengetahui ulasan dari suatu tempat atau makanan membuat pembaca dengan mudah menentukan tempat untuk mereka berwisata kuliner. Ulasan yang diberikan terdiri dari ulasan positif dan ulasan negatif. Algoritma Naive Bayes berbasis Particle Swarm optimization dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan akurasi. Dataset yang digunakan berupa review restoran yang dibagi menjadi 2 class yaitu class positif dan class negatif, data diujikan menggunakan 10 Fold Cross Validation. Analisis sentimen review restoran menggunakan Algoritma Naive Bayes berbasis Particle Swarm Optimization menghasilkan akurasi sebesar 82.45%. Hasil ini lebih baik dibandingkan dengan menggunakan algoritma Naive Bayes saja yang menghasilkan akurasi sebesar 74.34%.
Nadya Paramitha, , Sari Susanti
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 53-61; doi:10.31294/ji.v6i1.4693

Abstract:
Angka kematian ibu di Indonesia, sebagian besar disebabkan oleh kurangnya pengetahuan mengenai kehamilan, terlambatnya penanganan di rumah sakit, kurangnya tenaga medis maupun fasilitas yang memadai dan mahalnya biaya untuk konsultasi membuat para ibu enggan untuk ke dokter ahli. Sistem pakar diagnosa pada ibu hamil ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan mengenai diagnosa penyakit gangguan kehamilan pada ibu hamil, memberikan sarana media konsultasi mengenai penyakit pada kehamilan serta mengurangi banyaknya biaya konsultasi ke dokter ahli. Sistem pakar adalah sistem yang mampu menggambarkan penalaran seorang pakar agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli atau pakar. Teorema Bayes adalah cara untuk mengetahui probabilitas bersyarat. Probabilitas bersyarat adalah probabilitas dari suatu peristiwa yang terjadi, mengingat bahwa itu memiliki beberapa hubungan dengan satu atau lebih peristiwa lainnya. Aplikasi sistem pakar ini memakai Android sebagai sistem operasinya. Sistem operasi berbasis Android merupakan sistem operasi yang bersifat open source sehingga mudah dikembangkan dan dioptimalkan. Hasil dari penelitian ini yaitu aplikasi sistem pakar yang dapat memberikan pengetahuan mengenai diagnosa penyakit gangguan kehamilan, menjadi media untuk berkonsultasi mengenai penyakit pada masa kehamilan.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 126-130; doi:10.31294/ji.v7i2.7921

Abstract:
Permasalahan sampah perkotaan di Indonesia merupakan masalah yang belum terselesaikan secara tuntas, terutama di Kota Medan. Salah satu penyumbang sampah terbesar di Kota Medan adalah pasar tradisional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem transportasi pengangkutan sampah di beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Medan dan membandingkan kebutuhan biaya transportasi di setiap pola pengumpulan sampah. Metode yang digunakan untuk penentuan rute dengan jarak terpendek adalah Dynamic Programming. Kendaraan yang digunakan adalah Armroll Truck Container. Sampel data yang digunakan adalah 6 Depo (Pasar Tradisional) yang berada di Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengangkutan serta pola pengumpulan sampah yang sesuai untuk 6 pasar tradisional yang ada di Kota Medan adalah sistem komunal langsung dengan 2 kendaraan yang menghasilkan perhitungan kebutuhan biaya BBM perhari sebesar Rp. 672.002,-.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 166-173; doi:10.31294/ji.v7i2.8226

Abstract:
Alzheimer merupakan kelainan berupa penimbunan plak atau protein tidak normal dalam otak sehingga menyebabkan hilangnya sel neuron dan menjadi salah satu pemicu penyakit demensia yang dapat mengakibatkan terhambatnya aktivitas sehari-hari karena penurunan daya ingat,kesulitan dalam berkomunikasi, tidak dapat berpikir jernih, terjadinya perubahan sikap dan perilaku hingga menimbulkan hilangnya kemampuan untuk mengurus diri sendiri. Di negara berpenghasilan tinggi penyakit ini diakui berada pada peringkat ke 7 sebagai penyakit fatal yang berujung pada kematian. Akan tetapi hingga saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan penyakit Alzheimer. Oleh sebab itu pentingnya deteksi dini agar dapat memulai untuk merencanakan perawatan dan kebutuhan medis yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan deteksi penyakit Alzheimer dengan menerapkan metode klasifikasi Naïve Bayes dan seleksi atribut menggunakan Correlation Based Feature Selection pada dataset OASIS Longitudinal. Tahapan analisa data menggunakan metode CRISP-DM. Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa pada pengujian algoritma Naïve Bayes nilai akurasi yang didapatkan sebesar 93,83%, dan kurva ROC yang terbentuk memiliki nilai AUC sebesar 0,937% sedangkan pada pengujian algoritma Naïve Bayes dan Correlation Based Feature Selection menghasilkan nilai akurasi sebesar 94,64% dan kurva ROC yang terbentuk memiliki nilai AUC sebesar 0,945%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan algoritma Naïve Bayes dan metode Correlation Based Feature Selection dapat meningkatkan nilai akurasi.
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 301-307; doi:10.31294/ji.v5i2.4029

Abstract:
AbstrakSatelit LAPAN-A2/LAPAN-Orari dan LAPAN-A3/LAPAN-IPB telah menghasilkan sejumlah citra satelit sejak peluncuran di, Sriharikota India, pada tahun 2015 dan 2016. LAPAN berharap bahwa hasil tracking satelit membutuhkan media penyimpanan yang memungkinkan untuk menjadi lebih mudah diakses dan menarik bagi publik. Hasil citra sampai saat ini hanya tersimpan pada folder-folder dengan penamaan khusus. Metode tersebut cenderung manual dan menyulitkan operator untuk mencari citra dengan spesifikasi tertentu. Disamping itu, kebutuhan pengguna terhadap data citra pada waktu tertentu menjadi permasalahan utama. Stasiun bumi satelit LAPAN setiap hari secara rutin melakukan kegiatan akuisisi dan pengolahan data citra satelit LAPAN. Data citra satelit LAPAN hasil pengolahan di stasiun bumi ini kemudian diintegrasikan ke dalam satu sistem katalog dengan sinkronisasi informasi hasil pengolahan data. Oleh karena itu, fasilitas ini dirancang dan diimplementasikan untuk memenuhi persyaratan pengguna. Makalah ini akan memaparkan rancang bangun sistem baisis data katalog citra satelit LAPAN yang berbasis web dan near-real time. Sistem basis data katalog ini diharapkan dapat memudahkan pengguna di seluruh Indonesia untuk mengakses dan mengunduh data citra satelit LAPAN secara langsung.Disamping sebagai media penyimpanan, dengan menggunakan katalog citra berbasis web akan mempermudah Pusteksat untuk mendiseminasikan produk satelit LAPAN Kata Kunci: Satelit, LAPAN-A2, LAPAN-A3, katalog, basis data AbstractThe LAPAN-A2 / LAPAN-Orari and LAPAN-A3 / LAPAN-IPB satellites have produced a number of satellite imagery since the launch at, Sriharikota India, in 2015 and 2016. LAPAN hopes that the results of satellite tracking require storage media that allows it to be more accessible and attractive to the public. Image results to date have only been stored in folders with special names. The method tends to be manual and makes it difficult for operators to find images with certain specifications. In addition, user needs for image data at certain times become the main problem. The LAPAN satellite earth station routinely conducts acquisition and processing of LAPAN satellite image data every day. The LAPAN satellite image data from the processing at this earth station is then integrated into one catalog system by synchronizing information from the data processing. Therefore, this facility is designed and implemented to meet user requirements. This paper will describe the design of a web and near-real-time LAPAN satellite image catalog data analysis system. This catalog database system is expected to facilitate users throughout Indonesia to access and download LAPAN satellite image data directly. Aside from being a storage media, using a web-based image catalog will make it easier for Pusteksat to disseminate LAPAN satellite products. Keywords: Satellite, LAPAN-A2, LAPAN-A3, catalogue, database
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 1-8; doi:10.31294/ji.v6i1.4389

Abstract:
Dalam era globalisasi, persaingan bisnis menjadi sangat tajam, baik dipasar nasional maupun di pasar internasional. Meningkatnya intensitas persaingan dan jumlah pesaing juga menuntut setiap perusahaan untuk selalu memperhatikan kebutuhan dan keinginan konsumen serta berusaha memenuhi apa yang mereka harapkan dengan cara yang lebih memuaskan dari pada yang dilakukan para pesaing. Kualitas merupakan faktor terpenting untuk menghasilkan standart mutu dalam mengambil keputusan. Selama ini di perusahaan hanya mengandalkan perhitungan manual untuk sistem penunjang keputusan. Biasanya penilaian terhadap kualitas suatu jenis pakaian biasanya bergantung pada jenis bahannya. Padahal bukan hanya bahan pakaian saja yang bisa menjadi acuan kualitas. Berbagai hal detail lainnya juga patut menjadi perhatian, misalnya bagian jahitan. Maka dari itu peneliti akan membuat perhitungan dengan menggunakan metode AHP (Analytic Hierarchi Process) dengan mendefinisikan masalah, pembuatan struktur hierarki serta menentukan kriteria-kriteria dan alternatif-alternatif pilihan. Selanjutnya menghitung nilai Eigen Vector dan menguji konsistensinya. Hasil penelitian menunjukkan sistem penunjang keputusan yang digunakan untuk menentukan kualitas pakaian jadi sudah dapat melakukan perhitungan dengan metode AHP lebih cepat dibandingkan perhitungan secara manual sehingga bisa lebih efesien dan tingkat keakuratan data
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 169-174; doi:10.31294/ji.v5i2.3770

Abstract:
Abstrak Indonesia telah lama mengenal dan menggunakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat. Dari banyaknya tanaman obat yang ada di dunia, 80% tanaman obat tumbuh di hutan tropika yang berada di Indonesia. Sekitar 28.000 spesies tanaman tumbuh dan 1.000 spesies diantaranya telah digunakan sebagai tanaman obat. Dengan banyaknya spesies tanaman obat dan tingkat kemiripan yang tinggi dapat menyebabkan kesalahan dalam proses identifikasi jenis tanaman obat. Sehingga dibutuhkan bantuan komputer untuk mengenali jenis tanaman obat tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis tanaman obat menggunakan jaringan syaraf tiruan backpropagation berdasarkan ekstraksi fitur morfologi daun. Hasilnya menujukkan bahwa perubahan nilai learning rate mempengaruhi hasil identifikasi jenis tanaman obat berdasarkan fitur morfologi daun. Hasil perhitungan rata-rata nilai recognition rate sebesar 90% untuk data training dan 75,56% untuk data testing terjadi saat learning rate 0,01. Nilai learning rate terbaik untuk identifikasi jenis tanaman obat adalah 0,01 dengan jumlah rata-rata epoch sebesar 11,67 dan MSE sebesar 0,13. Ini menunjukkan bahwa metode ekstraksi fitur morfologi daun dan algoritma jaringan syaraf tiruan backpropagation sangat baik digunakan untuk mengidentifkasi jenis tanaman obat. Kata Kunci: Ekstraksi Fitur, Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation, Morfologi Daun, Tanaman Obat Abstract Indonesia has known and used a nutritious plant as a medicine. most of the medicinal plants in the world that is 80% of medicinal plants grown in tropical forests in Indonesia. the plant grows about 28,000 species and 1,000 species of which have been used as medicinal plants. Many species of medicinal plants with a high degree of similarity can cause errors in the process of identifying medicinal plants. Because the problem was needed computer assistance to recognize the types of medicinal plants. This research proposed to identify species of medicinal plants using backpropagation artificial neural network based on leaf morphological feature extraction. The results showed that changes in the value of learning rate influence the identification of medicinal plant species based on leaf morphology features. The calculation average of recognition rate is 90% for training data and 75.56% for data testing occurs at learning rate 0.01. The best learning rate for plant species identification is 0.01 with epoch average is 11.67 and MSE is 0.13. The results of this research concluded that the leaf morphology feature extraction method and backpropagation artificial neural network algorithm are very well used to identify the types of medicinal plants. Keywords: Backpropagation Artificial Neural Network, Feature Extraction, Leaf Morphology, Medicinal Plant
Nico Dias Palasara, Taufik Baidawi
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 287-294; doi:10.31294/ji.v5i2.4234

Abstract:
AbstrakHasil dari kinerja karyawan dapat dijadikan sebuah peluang untuk para pegawai dan perusahaan dalam melihat kemampuan serta potensi dari sisi internal. Dari hasil tersebut perusahaan dapat mengetahui dan melihat tingkat kinerja dari seluruh karyawan yang ada. Dengan standar penilaian tingkat kinerja karyawan yang sudah dibuat oleh perusahan sebanyak 14 kriteria. Namun, keputusan akhir biasanya melibatkan penilaian manusia yang besar. Kekurangan penilaian tanpa adanya metode pendukung keputusan maka seperti penilian tradisional, metodenya adalah manusia yang dikenal rentan terhadap bias, meskipun pimpinan yang lebih berpengalaman namun ada penilaian yang subjektif. Maka dari itu penulis memasukkan metode sistem pendukung keputusan agar penilaian yang dihasilkan dapat memberikan nilai objektif. Maka penulis mencoba mengambil sebuah metode TOPSIS yang diharapkan dapat menyelesaikan dan memberikan sebuah solusi dari permasalahan yang ada. Topsis menggunakan indikator kriteria dan variable alternatif sehinga dapat membantu untuk menentukan keputusan, komputasinya efisien, perhitungan komputasinya lebih efisien dan dan cepat, mampu dijadikan sebagai pengukur kinerja alternatif dan juga alternatif keputusan dalams sebuah bentuk output komputasi yang sederhana, dan dapat digunakan sebagai metode pengambilan keputusan yang lebih cepat. Keywords: TOPSIS, Kinerja Karyawan, Pendukung Keputusan AbstractThe results of employee performance can be used as an opportunity for employees and companies to see their internal capabilities and potential. From these results the company can find out and see the level of performance of all existing employees. With a standard assessment of the level of employee performance that has been made by the company as many as 14 criteria. However, the final decision usually involves a large human assessment. Lack of assessment without decision support methods, such as traditional assessment, the method is that people are known to be vulnerable to bias, even though the leaders are more experienced but there are subjective judgments. Therefore the author includes a decision support system method so that the resulting assessment can provide objective value. So the author tries to take a TOPSIS method which is expected to solve and provide a solution to the existing problems. Topsis uses alternative criteria and variable indicators so that it can help to determine decisions, efficient computation, computation calculations are more efficient and fast, able to be used as an alternative performance gauge and also an alternative decision in a simple form of computational output, and can be used as a decision making method faster. Keywords: TOPSIS, Employee Performance, Decision Support
, Ali Akbar Rismayadi,
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 186-194; doi:10.31294/ji.v5i2.4123

Abstract:
AbstrakKerusakan tulang belakang dialami oleh sekitar dua pertiga orang dewasa serta termasuk ke dalam penyakit yang paling umum kedua setelah sakit kepala. Klasifikasi gangguan tulang belakang sulit dilakukan karena membutuhkan radiologist untuk menganalisa citra Magnetic Resonance Imaging (MRI). Penggunaan Computer Aided Diagnosis (CAD) System dapat membantu radiologist untuk mendeteksi kelainan pada tulang belakang dengan lebih optimal. Dataset vertebral column memiliki tiga kelas sebagai klasifikasi penyakit kerusakan tulang belakang yaitu, herniated disk, spondylolisthesis dan kelas normal yang diambil berdasarkan hasil ekstraksi citra MRI. Dataset akan diolah dalam lima eksperimen berdasarkan validasi dataset menggunakan split validation dengan pembagian data training dan data testing yang bervariasi. Pada penelitian ini diusulkan implementasi algoritma genetika pada algoritma k-nearest neighbours untuk meningkatkan akurasi dari klasifikasi gangguan tulang belakang. Algoritma genetika digunakan untuk fitur seleksi dan optimasi parameter algoritma k-nearest neighbours. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode yang diusulkan menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam klasifikasi kerusakan pada tulang belakang. Metode yang diusulkan menghasilkan rata-rata akurasi sebesar 93% dari lima eksperimen. Hasil ini lebih baik dari algoritma k-nearest neighbours yang menghasilkan rata-rata akurasi hanya sebesar 82.54%. Kata kunci: algoritma genetika, k-nearest neighbours, kerusakan tulang belakang, vertebral AbstractSpinal disorder is experienced by about two-thirds of adults and is included in the second most common disease after headaches. Classification of spinal disorders is difficult because it requires a radiologist to analyze Magnetic Resonance Imaging (MRI) images. The use of Computer Aided Diagnosis (CAD) System can help radiologists to detect abnormalities in the spine more optimally. The vertebral column dataset has three classes as a classification of spinal disorders, namely, herniated disk, spondylolisthesis and normal classes taken based on MRI Image extraction. The dataset will be processed in five experiments based on dataset validation using split validation with various training data and testing data. In this study proposed the implementation of genetic algorithms in the k-nearest neighbors algorithm to improve the accuracy of the classification of spinal disorders. Genetic algorithms are used for algorithm feature selection and parameter optimization of k-nearest neighbors. The results showed that the proposed method produced a significant increase in the classification of spinal disorder. The proposed method produces an average accuracy of 93% from five experiments. This result is better than the k-nearest neighbors algorithm which produces an average accuracy of only 82.54%. Keywords: genetic algorithm, k-nearest neighbours, spinal disorder, vertebral column.
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 295-300; doi:10.31294/ji.v5i2.4027

Abstract:
AbstrakKemajuan teknologi informasi berkembang secara pesat di berbagai bidang kehidupan. Internet adalah salah satu bagian dari teknologi informasi dan komunikasi mempunyai efek dan pengaruh yang sangat besar. Website salah satu teknologi internet tidak hanya sebagai media informasi tetapi menjadi proses pendukung bisnis perusahaan, akan tetapi penjualan melalui website belum cukup efektif jika tidak didukung dengan strategi promosi yang baik. SEO (Search Engine Optimization) adalah salah satu teknik promosi dengan cara memanfaatkan pengoptimalan mesin pencari agar website yang sudah kita buat berada diperingkat teratas atau halaman pertama (first page) sebuah halaman mesin pencari. Peneltian ini dilakukan pada sebuah website yang awalnya belum dilakukan teknik-teknik dari SEO, kemudian dengan menerapkan metode SEO on Page seperti optimasi keyword pada title tag, content, meta keyword,meta description, dan share ke sosial media, pada tahap ini juga dilakukan beberapa pengujian sebagai tolak ukur keberhasilan penerapan teknik-teknik SEO. Hasil dari penerapan teknik-teknik SEO mampu meningkatkan SERP (Search Engine Results Page) website di mesin pencari dan berhasil terindek oleh google berada di page kedua pada bulan kedua dan berhasil terindex di page pertama dalam pencarian google denga waktu kurang dari 3 bulan. Kata kunci : Website, SEO, Seo on Page, SERP AbstractThe advancement of information technology is growing rapidly in various fields of life. The internet is one part of information and communication technology has a very large effect and influence. The website not only serves as a medium of information but supports the company's business, but sales through the website are not effective enough if it is not supported by a good promotional strategy. SEO (Search Engine Optimization) is a promotional technique by utilizing search engine optimization so that the website we have created is at the top or first page (first page) of a search engine page.This research was conducted on a website that has not been done techniques from SEO, then by applying the SEO on Page method such as keyword optimization on title tags, content, meta keywords, meta description, and sharing to social media, at this stage several tests are also carried out. as a benchmark for the successful application of SEO techniques.The results of the application of SEO techniques are able to increase the SERP (Search Engine Results Page) of websites in search engines and successfully indexed by Google on the second page in the second month and successfully indexed on the first page in google search with less than 3 months. Keywords: Website, SEO, Seo on Page, SERP
, Vitcky Nanda Putra,
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 29-36; doi:10.31294/ji.v6i1.4723

Abstract:
Kemajuan teknologi saat ini tentunya sangat memudahkan masyarakat untuk mencari informasi terkait perguruan tinggi yang diminati, baik itu fasilitas, alamat, dan jalan menuju lokasi, namun pada kenyataannya masih banyak dari masyarakat baik berasal dari dalam maupun luar kota Jakarta yang belum mengetahui lokasi dan rute jalan yang harus dilewati untuk menuju ke perguruan tinggi dengan program studi Teknik Informatika di Jakarta. Hal ini dikarenakan kurang jelasnya informasi yang di dapat. Proses pencarian rute akan menggunakan algoritma djikstra dan hasil akhir yang ditampilkan adalah informasi rute jalan yang harus dilalui, juga peta yang menampilkan lokasi perguruan tinggi dengan program studi Teknik Informatika di Jakarta. Hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa tingkat ketepatan rute yang didapatkan dari aplikasi ini adalah sebesar 75 %, dikarenakan masih ada beberapa posisi dan rute yang tidak 100 % akurat
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 262-269; doi:10.31294/ji.v5i2.3638

Abstract:
AbstrakMemilih pemasok yang tepat atau vendor diantara pemasok yang ada adalah isu penting bagi top manajemen. Proses penentuan vendor pada PT. Gema Graha Sarana dilakukan secara manual, yang diawali dengan pengumpulan informasi melalui presentasi dari setiap calon vendor. Setelah itu dilakukan rapat pimpinan untuk membahas tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing vendor. Rapat pimpinan perusahaan menggunakan sistem votting sehingga cara tersebut dinilai masih kurang objektif dan tidak menutup kemungkinan penilaian dilakukan secara subjektif. Saat ini sudah berkembang pesat teknologi dalam segala bidang salah satunya teknologi dalam penentuan pengambilan keputusan, oleh karena itu untuk membantu dalam pemecahan masalah tersebut perlu dilakukan sebuah pendekatan dengan menggunakan sebuah metode sistem pendukung keputusan salah satu nya dengan menggunakan metode Profile Matching dengan tahapan yaitu menentukan kriteria, perhitungan pemetaan gap, melakukan pembobotan, perhitungan core factor dan secondary factor, perhitungan nilai total, dan perhitungan untuk menentukan perangkingan.Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan vendor yang cocok agar mampu menyediakan layanan jasa maintenance server dan jaringan sesuai kebutuhan. Sehingga dari tahapan-tahapan tersebut diperoleh sebuah hasil keputusan untuk memilih vendor yang akan diajak kerja sama dalam melakukan pekerjaan maintenance server dan jaringan dengan memilih PT. Nusa Network Prakarsa. Kata Kunci: Pemilihan Vendor, Profile Matching, Sistem Pendukung Keputusan. AbstractSelecting the right supplier or vendor among existing suppliers is an important issue for top management. The process of determining vendor at PT. GemaGrahaSarana, Tbk is done manually, which begins with the collection of information through the presentation of each potential vendor. After that conducted a leadership meeting to discuss the advantages and disadvantages of each vendor. Company leadership meeting using the voting system so that way is considered still less objective and did not rule out the assessment is done subjectively. Nowadays, technology has been developed in all fields, one of them is technology in determining decision making, therefore to assist in solving the problem it is necessary to do an approach by using a method of decision support system of one of them by using method matching profile with stages that is Determining Criteria , Gap Mapping Calculation, Weighting, Calculation of Core Factor and Secondary Factor, Total Value Period, and Calculation for Determining Ranking. The purpose of this research is to determine the suitable vendors to be able to provide server and network maintenance services as needed. So from these stages obtained a decision to select a vendor who will be invited to work together in doing maintenance work server and network by choosing PT. Nusa Network Prakarsa. Keywords: Vendor Selection, Profile Matching, Decision Support System.
Daniel Hadrian Yohandy, , Tea Qaula Ferbia
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 195-201; doi:10.31294/ji.v5i2.3783

Abstract:
AbstrakGaya kehidupan manusia semakin beragam dan padat sehingga banyak terjadi dimana penyakit dan gangguan pada tubuh diketahui ketika sudah dalam kondisi parah. Kebanyakan manusia tidak disiplin dalam memantau kesehatan mereka karena dirasa belum ada cara yang mudah dan efisien, cara yang mayoritas digunakan adalah check-up ke rumah sakit. Iris mata manusia dapat menjadi salah satu media atau sarana dalam mengenali gangguan kondisi tubuh seseorang. Pola yang muncul pada iris mata dapat dikenali dengan bantuan teknologi jaringan saraf tiruan yang salah satunya adalah metode RBF yang dipakai dalam penelitian ini. Hasil yang ditemui pada penelitian ini adalah penggunaan metode RBF mampu untuk mengenali pola yang ada di iris mata, dan dapat memberikan hasil pengenalan penyakit kompleks dan stress dengan akurasi yang dibilang masih rata-rata (sekitar 50%). Kata Kunci: Penyakit, Iris Mata, Pola, RBF AbstractHuman lifestyle is more diverse and dense, so much happening where disease and disturbance in the body are known when it is in severe condition. Most humans are not disciplined in monitoring their health because it feels there is no easy and efficient way, the way that the majority used is the check-up to the hospital. The iris of the human eye can be one of the media or means in recognizing a person's body condition disorder. Patterns that appear on the iris can be identified with the help of artificial neural network technology one of which is the RBF method used in this study. The results found in this study are the use of RBF method to recognize the existing pattern in the iris and can provide the results of the introduction of complex diseases and stress with an accuracy that is still fairly average (about 50%). Keywords: Disease, Eye Iris, Pattern, RBF
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 174-182; doi:10.31294/ji.v7i2.8694

Abstract:
Dalam membantu kegiatan yang dilakukan mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto menyediakan sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan seperti halnya proyektor, laptop, perlengkapan laboratorium dan ruang kelas. Saat ini sistem peminjaman yang berlaku masih menggunakan pencatatan didalam buku peminjaman, sehingga masih kurang efektif dalam membantu proses peminjaman yang dilakukan, permasalahan pengembalian peralatan tersebut mengakibatkan sulitnya proses pencarian peralatan yang belum dikembalikan. Tujuan pembuatan sistem pengelolaan sarana prasarana untuk membantu proses pengelolaan secara akurat dan aktual. Penerapan teknologi Push Notification atau Messaging server sendiri dapat menampilkan pemberitahuan berbasis website meskipun tidak membuka web browser secara langsung, sehingga dapat melakukan broadcast message, metode pengembangan yang dilakukan yaitu dengan metode waterfall. Metode pengujian sendiri menggunakan blackbox dan acceptance testing, dari hasil pengujian yang sudah dilakukan dengan blackbox bahwa aplikasi fitur yang diuji berjalan sesuai dengan harapan dan pengujian acceptance testing berupa kuisioner menggunakan skala pengukuran likert dari jumlah sampel 30 responed didapat 79% tergolong kriteria baik.
, Lala Nilawati
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 237-247; doi:10.31294/ji.v5i2.4170

Abstract:
AbstrakKualitas pelayanan adalah salah satu keunggulan kompetitif, karena pelayanan yang baik adalah salah satu faktor dasar yang mampu mempengaruhi tingkat kenyamanan penerima layanan. Pelayanan publik oleh aparatur pemerintah dewasa ini masih banyak dijumpai kelemahan, sehingga belum dapat memenuhi kualitas yang diharapkan masyarakat. Penelitian ini ditujukan untuk melihat seberapa besar kepuasan pelayanan, dan pengaruh tingkat pelayanan terhadap tingkat kepuasan berdasarkan Logika Fuzzy Inference System Model Mamdani. Ada empat variabel input yang digunakan yaitu kejelasan informasi, kejelasan persyaratan, kemampuan petugas dan ketersediaan sarana dan prasarana untuk menghasilkan output kepuasan pelayanan. Berdasarkan tahapan-tahapan menggunakan Logika Fuzzy Inference System Model Mamdani mulai dari pembentukan himpunan fuzzy, aplikasi fungsi impilkasi, komposisi aturan sampai proses penegasan (defuzzyfikasi), dapat dibuktikan adanya korelasi antara variabel-variabel input sehingga dapat menentukan output hasil kepuasan pelayanan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh pihak instansi, sebagai pendukung sistem keputusan terhadap hasil penilaian yang diberikan oleh masyarakat untuk pelayanan yang dirasakan. Pengembangan penelitian ini kedepan nya akan diuji coba kembali dengan menambahkan lebih banyak variabel dan akan dibuat sebuah interface untuk memudahkan pemprosesan hasil penilaian kualitas pelayanan pengaduan masyarakat. Kata Kunci: Pelayanan, Fuzzy Mamdani, Logika Fuzzy.AbstractService quality is one of the competitive advantages, because good service is one of the basic factors that can affect the comfort level of service recipients. Public services by the government apparatus today are still often found to be weak, so that they cannot meet the quality expected by the community. This study is intended to see how much service satisfaction is, and the effect of service levels on satisfaction levels based on Mamdani Model Fuzzy Inference System Logic. There are four input variables used namely clarity of information, clarity of requirements, ability of officers and availability of facilities and infrastructure to produce service satisfaction output. Based on the stages using Mamdani Model Fuzzy Inference System Logic starting from the formation of fuzzy sets, application of the implementation function, composition of the rules until the confirmation process (defuzzyfication), it can be proved the correlation between input variables so that it can determine the output of service satisfaction. The results of this study are expected to be used by the agency, as a support system for the decision on the results of the assessment given by the community for perceived services. The future development of this research will be re-tested by adding more variables and an interface will be created to facilitate the processing of the results of the quality assessment of public complaints services. Keywords: Service, Fuzzy Mamdani, Fuzzy Logic.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 91-96; doi:10.31294/ji.v7i2.7293

Abstract:
Era keterbukaan informasi serta kecepatan akses dan konektivitas memungkinkan masyarakat untuk mencari informasi dengan mudah tanpa batas jarak dan waktu. Kemudahan akses informasi bisa berdampak positif dan juga negatif. Tak terkecuali di bidang kesehatan dan pelayanannya. Tantangan terbesar salah satunya adalah terjadinya misinformasi karena masyarakat mendapatkan informasi terkait kesehatan dari sumber yang belum jelas kebenarannya. Tantangan lainnya yaitu semakin berkembangnya jenis-jenis penyakit dan diagnosa-diagnosa baru yang kemungkinan belum pernah ditemukan sebelumnya, keharusan bahwa antara penyintas dan paramedis harus berada di tempat dan waktu yang sama, serta kesulitan dalam mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai. Untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut, salah satu solusi yang dapat dikembangkan yaitu dengan membangun web telemedicine berbasis cloud. Web telemedicine memiliki berbagai fitur antara lain: konsultasi langsung secara daring dengan dokter, mendapatkan resep untuk penyakit-penyakit ringan sehingga memudahkan pasien dalam mendapatkan obat di apotik terdekat, serta rekomendasi penanganan lanjutan ke rumah sakit untuk pasien yang membutuhkan tindakan penunjang. Web telemedicine ini mengutamakan kemudahan akses bagi pasien dan dapat digunakan dengan telepon pintar sehingga diharapkan web telemedicine dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mendapatkan layanan kesehatan yang terpercaya dan mudah dijangkau.
Khoirunnisa Khoirunnisa, Lia Susanti, Ira Tasfiyyutu Rokhmah, Lilis Stianingsih
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 26-33; doi:10.31294/ji.v8i1.9163

Abstract:
Salah satu aspek sebagai indikator kualitas sekolah menengah kejuruan adalah tingkat diterimanya siswa di perguruan tinggi baik itu negeri maupun swasta. Beberapa data siswa sekolah menengah kejuruan dianalisis untuk mengetahui tingkat diterimanya siswa di perguruan tinggi melalui penelusuran siswa. Dengan memprediksi siswa yang masuk perguruan tinggi, bisa dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk bahan promosi. Proses analisis data siswa tersebut menggunakan teknik data mining. Dengan tujuan penelitian ini untuk memprediksi siswa angkatan berikutnya yang masuk di perguruan tinggi negeri maupun swasta menggunakan hasil model klasifikasi yang terbentuk. Pada penelitian ini data yang digunakan adalah data siswa angkatan 2018 dan 2019 Sekolah Menengah Kejuruan AL-Hidayah 1. Yang berjumlah 503 data, setelah dilakukan pre-processing diperoleh data yang siap diolah berjumlah 158 data. Proses data mining dibantu oleh software Rapid Miner menggunakan klasifikasi naïve bayes. Proses evaluasi data membandingkan beberapa algoritma lain yaitu Decision Tree dan KNN. Dan dari hasil pengujian tingkat akurasi tertinggi diantara tiga algoritma yang telah diuji diantaranya Decision Tree dengan nilai akurasi 95.60%, sedangkan naive bayes dengan nilai akurasi 92.40% dan KNN nilai akurasinya 94.96%.
Bambang Kelana Simpony
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 87-92; doi:10.31294/ji.v8i1.9385

Abstract:
Penggunaan bandwidth di jaringan hotspot seringkali kurang dimanfaatkan secara optimal dikarenakan ada beberapa user yang menggunakan layanan internet secara berlebihan sehingga menghabiskan kapasitas bandwidth. Layanan hotspot internet di hotel contohnya sering terjadi tarik menarik bandwidth antar user, terutama layanan internet yang hanya mengandalkan router modem dari penyedia jasa internet. Untuk mengatasai masalah maka perlu dipasang router secara khusus untuk mengatur bandwidth, dalam hal ini menggunakan routerboard dari mikrotik. Dan konfigurasi dengan metode simple queue untuk membagi bandwidth menggunakan winbox. Manajemen bandwidth disesuaikan berdasarkan user yang sudah didaftarkan di router, sehingga koneksi internet lebih stabil. Tidak terjadi lagi tarik menarik bandwidth antar user hotspot. Dampaknya admin jaringan pun dimudahkan dalam memantau akses internet yang dilakukan oleh setiap user.
M. Taufiq, Arif Hadi Sumitro
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 49-58; doi:10.31294/ji.v8i1.9308

Abstract:
Setiap kegiatan praktek kerja industry memiliki penilaian yang tidak semuanya sesuai dengan realita. Salah satu penilaian yang bisa dilakukan oleh pihak sekolah terkait kegiatan praktik mandiri dilapangan terhadap perusahaan tidak semuanya bisa dilakukan sesuai dengan harapan. Namun demikian, usaha untuk terus memberikan kualitas praktek kerja industry PKL harus dilakukan dengan memaksimalkan minimal kesalahan dalam menentukan tempat PKL.Banyaknya siswa yang harus ditempatkan pada perusahaan untuk melaksanakan praktek kerja industry mengakibatkan sulitnya menentukan perusahaan yang memiliki relevansi tinggi terhadap kegiatan dan juga jurusan praktek siswa. Alhasil ada sebagian dari siswa yang memiliki kompetensi baik namun ditempatkan pada perusahaan yang sama sekali kurang relevan sesuai dengan standar kegiatan PKL. Untuk itu perlu dilakukan monitoring dalam mengevaluasi relevansi pada perusahaan yang digunakan untuk penempatan praktek kerja industry dengan mengambil objek kelayakan kriteria pada perusahaan terpilih dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting, sehingga kedepannya diharapkan
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 116-125; doi:10.31294/ji.v7i2.7997

Abstract:
Plat Nomor Kendaraan merupakan identitas bagi setiap kendaraan bermotor yang terdaftar oleh pemerintah Indonesia. Proses identifikasi plat nomor diawali dengan pembambilan gambar kendaraan dengan kamera. Gambar akan di resize untuk menyamakan ukuran citra dan crop untuk memisahkan antara plat nomor dengan bagian kendaraan lainnya menggunakan algoritma Perspective Transform, setelah itu di crop kembali untuk memisahkan antara kode wilayah, kode registrasi dan kode seri wilayah, lalu setiap karakter akan dikenali menggunakan metode Optical Character Recognition (OCR) berdasarkan citra karakter hasil crop. Terdapat proses character error handling untuk meningkatkan tingkat akurasi identifikasi pada karakter plat nomor. Plat nomor Indonesia yang diujikan terbagi menjadi 4 kategori yaitu Plat Standar Mobil, Plat Kustom Mobil, Plat Tidak Standar dan Plat Motor. Resolusi kamera terbaik menggunakan resolusi 1280x720 piksel dan menghasilkan rata-rata waktu uji 6,51 detik. Persentase kebenaran identifikasi karakter terbesar untuk plat standar sebesar 100% pada nilai lux 20~39 dan nilai lux 70~99, sedangkan untuk plat nomor kustom persentase kebenaran identifikasi karakter terbesar sebesar 58% pada nilai lux 90~140. Sedangkan untuk plat tidak standar tidak ada persentase kebenaran identifikasi karakter terbesar menghasilkan persentase 0% pada semua nilai lux yang diujikan. Untuk plat nomor motor persentase kebenaran identifikasi karakter terbesar sebesar 8% pada nilai lux 150~199. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa plat nomor standar menjadi rekomendasi yang tepat bagi setiap kendaraan bermotor yang ada di Indonesia.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 156-165; doi:10.31294/ji.v7i2.8612

Abstract:
PT Pura Barutama Unit Paper Mill 5, 6, 9 adalah salah satu anak perusahaan dari Pura Group dimana unit tersebut beroperasi dalam memproduksi kertas. Dalam melakukan peniliaian kinerja karyawan dalam unit tersebut, digunakanlah sebuah Sistem Pendukung Keputusan dengan Metode Simple Addtive Weighting (SAW). Akan tetapi, terkadang sulit untuk menentukan batas minimal nilai yang baik pada hasil penilaian dengan metode SAW yang telah berjalan, dikarenakan hasil penilaian karyawan antara satu sama lain tidak jauh berbeda. Multi Criteria Decision Making (MCDM) adalah model yang sering digunakan untuk mengambil keputusan yang memiliki beberapa kriteria yang harus dipertimbangkan. TOPSIS adalah salah satu dari metode MCDM pada Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang populer yang sudah digunakan dibanyak bidang. Salah satunya adalah bidang human resource seperti penilaian kinerja karyawan. Metode SAW juga adalah satu metode MCDM yang sering digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan hasil akhir nilai preferensi dan urutan peringkat dari penilaian kinerja karyawan dengan metode TOPSIS dan SAW pada perusahaan PT Pura Barutama Unit Paper Mill 5, 6, 9. Hasil akhir menunjukan bahwa metode TOPSIS memiliki nilai preferensi yang lebih variatif dibandingkan dengan metode SAW. Walaupun perbedaan peringkat yang dihasilkan oleh kedua metode tidak terlalu berbeda, tetapi metode TOPSIS bisa dijadikan alternatif pengganti metode yang digunakan dalam penilaian kinerja karyawan pada PT Pura Barutama Unit Paper Mill 5, 6, 9.
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 175-185; doi:10.31294/ji.v5i2.4158

Abstract:
AbstrakPenilaian kredit telah menjadi salah satu cara utama bagi sebuah lembaga keuangan untuk menilai resiko kredit, meningkatkan arus kas, mengurangi kemungkinan resiko dan membuat keputusan manajerial. Salah satu permasalahan yang dihadapai pada penilaian kredit yaitu adanya ketidakseimbangan distribusi dataset. Metode untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas yaitu dengan metode resampling, seperti menggunakan Oversampling, undersampling dan hibrida yaitu dengan menggabungkan kedua pendekatan sampling. Metode yang diusulkan pada penelitian ini adalah penerapan metode Random Over-Under Sampling Random Forest untuk meningkatkan kinerja akurasi klasifikasi penilaian kredit pada dataset German Credit. Hasil pengujian menunjukan bahwa klasifikasi tanpa melalui proses resampling menghasilkan kinerja akurasi rata-rata 70 % pada semua classifier. Metode Random Forest memiliki nilai akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan beberapa metode lainnya dengan nilai akurasi sebesar 0,76 atau 76%. Sedangkan klasifikasi dengan penerapan metode Random Over-under sampling Random Forest dapat meningkatkan kinerja akurasi sebesar 14,1% dengan nilai akurasi sebesar 0,901 atau 90,1 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan resampling dengan metode Random Over-Under Sampling pada algoritma Random Forest dapat meningkatkan kinerja akurasi secara efektif pada klasifikasi tidak seimbang untuk penilaian kredit pada dataset German Credit. Kata kunci: Penilaian Kredit, Random Forest, Klasifikasi, ketidakseimbangan kelas, Random Over-Under Sampling AbstractCredit scoring has become one of the main ways for a financial institution to assess credit risk, improve cash flow, reduce the possibility of risk and make managerial decisions. One of the problems faced by credit scoring is the imbalance in the distribution of datasets. The method to overcome class imbalances is the resampling method, such as using Oversampling, undersampling and hybrids by combining both sampling approaches. The method proposed in this study is the application of the Random Over-Under Sampling Random Forest method to improve the accuracy of the credit scoring classification performance on German Credit dataset. The test results show that the classification without going through the resampling process results in an average accuracy performance of 70% for all classifiers. The Random Forest method has a better accuracy value compared to some other methods with an accuracy value of 0.76 or 76%. While classification by applying the Random Over-under sampling + Random Forest method can improve accuracy performance 14.1% with an accuracy value of 0.901 or 90.1%. The results showed that the application of resampling using Random Over-Under Sampling method in the Random Forest algorithm can improve accuracy performance effectively on an unbalanced classification for credit scoring on German Credit dataset. Keywords: Imbalance Class, Credit Scoring, Random Forest, Classification, Resampling
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 90-101; doi:10.31294/ji.v5i1.2944

Abstract:
Abstrak Kurangnya kualitas pelayanan menjadi salah satu kendala terhadap tingkat kepuasan pasien. Pihak rumah sakit juga sering kali kesulitan dalam mengukur kualitas pelayanannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Kumpulan Pane. Pengukuran kualitas pelayanan dilakukan dengan metode Fuzzy servqual. Kualitas pelayanan menggunakan lima dimensi yang terdapat dalam servqual yaitu tangibles (bukti fisik), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), emphaty (empati). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai gap dari kelima dimensi memiliki nilai negatif. Yang artinya kualitas pelayanan di dapatkan belum sesuai dengan yang diharapkan oleh pasien BPJS Kesehatan. Nilai gap tertinggi adalah dimensi emphaty (empati) dengan nilai gap sebesar 0.15 dan nilai gap terendah adalah dimensi tangibles (bukti fisik) dengan nilai gap 0.49. dengan demikian dapat diketahui bahwa dimensi tangibles (bukti fisik) ini yang menjadi perhatian untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan. Kata Kunci : Fuzzy, Kepuasan, Pelayanan, Servqual Abstract Lack of quality of service becomes one of the obstacles to the level of patient satisfaction. The hospital is also often difficult to measure the quality of service. The purpose of this study is to determine the level of satisfaction of patients who use BPJS Health services in the Regional General Hospital Dr. H. Collection Pane. Measurement of service quality is done by Fuzzy servqual method. Service quality uses the five dimensions contained in the servqual are tangibles (physical evidence), reliability, responseiveness, assurance, empathy. The results of this study indicate that the gap value of the five dimensions has a negative value. Which means the quality of service is not in accordance with the expected by the patient BPJS Health. The highest gap value is the empathy dimension with the gap value of 0.15 and the lowest gap is the dimension of tangibles (physical proof) with the gap value of 0.49. thus it can be seen that the dimensions of tangibles (physical evidence) is of concern to improve service quality. Keywords: Fuzzy, Satisfaction, Service, Servqual
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 228-236; doi:10.31294/ji.v5i2.3927

Abstract:
AbstrakTuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit menular kronis. Di Indonesia penyakit ini termasuk satu prioritas nasional untuk program pengendalian penyakit karena berdampak luas terhadap kualitas hidup dan ekonomi, serta sering mengakibatkan kematian. Untuk itu, dalam penelitian ini akan dilakukan analisa terhadap penyakit tb paru menggunakan logika fuzzy (fuzzy logic). Dalam penelitian ini informasi tentang tb_paru didapat dari para pakar dengan melakukan wawancara dengan pakar. Berdasarkan uraian diatas maka dibuat sebuah aplikasi sistem pakar untuk mendiagnosa tb_paru menggunakan fuzzy logic. Aplikasi sistem pakar berbasis web untuk mendiagnosa penyakit tb paru merupakan kebutuhan dari asisten dokter dan masyarakat umum. Oleh karena itu agar mendapatkan nilai informasi yang tepat dan cepat aplikasi sistem pakar ini akan dalam bentuk website. Dari 7 gejala yang ditimbulkan oleh penyakit tb paru ini dalam perhitungan fuzzy logic di dapat sebanyak 128 rule dan untuk perhitungan persentase keakuratannya sendiri sebesar 70,33%. Pembuatan aplikasi ini akan sangat membantu dalam melakukan diagnosa terhadap penderita tb paru. Kata Kunci: Sistem Pakar, Fuzzy Logic, Penyakit TB Paru, Aplikasi Web AbstractPulmonary Tuberculosis is one of an infectious disease chronic. In indonesia this disease including one national priorities to control program disease due affect widely to the quality of life and economic , and often resulting in death. For it , in this research will analysis to a disease pulmonary TB use fuzzy logic. Based on the description above will be made an application expert system to diagnose pulmonary TB use fuzzy logic. Expert system application with web based for disease diagnose is the needs of an assistant docter and the general public. Therefore To make gain the value of the most appropriate information and rapid application expert system this is going to in the form of websites .Of 7 symptoms that were brought about by disease pulmonary tuberculosis this in the calculation of fuzzy logic in be some 128 rule and for percentage accurate of 70,33%. The making of the application it would be very helpful in doing the diagnosis against patients pulmonary tuberculosis.Keywords : Expert System, Fuzzy Logic, Pulmonary Tb, Web Applications
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 205-210; doi:10.31294/ji.v7i2.8919

Abstract:
Fasilitas akademik dan non akademik, infrastruktur IT dan jaringan, dan sumber daya manusia telah disediakan bagi mahasiswa dan civitas akademika untuk mendukung perkuliahan. Seiring berjalannya waktu dan intensitas pemakaian, fasilitas tersebut mengalami kendala dan penurunan kualitas. Selama ini, mahasiswa, dan civitas akademika menyampaikan keluhan melalui kotak saran, dan grup di whatsapp. Namun, sarana tersebut dinilai kurang efektif karena keluhan terkadang bersifat menyimpang sehingga mengganggu anggota grup lainnya. Oleh karena itu, diperlukan adanya aplikasi yang mampu menampung segala bentuk keluhan. Penelitian ini menggunakan model waterfall dengan konsep client server. Mahasiswa dan civitas akademika berperan sebagai client, memilih bidang keluhan dan mengirimkannya melalui smartphone Android. Pihak terkait berperan sebagai server dan menerima keluhan melalui smartphone Android dan mencetak laporan keluhan melalui halaman web. Penelitian ini bertujuan agar mahasiswa dan civitas akademika dapat menyalurkan segala bentuk keluhan pada aplikasi yang terpusat dan terintegrasi, sehingga dapat ditangani dengan baik dan cepat, serta pihak terkait memiliki laporan sebagai bahan evaluasi guna memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa dan civitas akademika. Hasil dari pengujian blackbox menunjukkan bahwa sistem berjalan dengan baik sesuai dengan fungsionalitasnya.
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 18-22; doi:10.31294/ji.v6i1.4685

Abstract:
Banyak kegiatan jual beli yang dilakukan secara online yang tentunya sangat memudahkan bagi para pembeli. Salah satunya yaitu pembelian pakaian wanita, dalam memilih sebuah pakaian terkadang sebagai wanita merasa sangat membingungkan, dikarenakan banyak pilihan yang menarik. Selain itu ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan seperti tipe tubuh, bahan, model, warna dan harga. Dari faktor tersebut dibutuhkan sistem untuk rekomendasi pada saat pembelian pakaian wanita terutama yang dilakukan secara online. Algoritma Naïve Bayes merupakan pengklasifikasian probabilistik sederhana yang menghitung sekumpulan probabilitas dengan menjumlahkan frekuensi. Dengan Naïve Bayes diharapkan dapat memberikan keputusan yang akurat dalam menentukan rekomendasi pakaian wanita dengan atribut yang sudah ditentukan seperti style, price, rating, size, season, neckline, sleevelength, waiseline, material, fabrictype, decoration, patterntype, recommendation.
Arif Armansyah, , Asti Herliana
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 128-136; doi:10.31294/ji.v5i1.2443

Abstract:
Abstrak Scanner 3D adalah teknologi yang digunakan untuk memindai objek nyata untuk mendapatkan bentuk, ukuran dan fitur lainnya agar menghasilkan gambar yang sangat akurat. Dalam perancangan alat scanner 3D sebelumnya, yaitu scanner 3D menggunakan sensor ultrasonik, infra merah, dan line laser. Maka dapat disimpulkan terdapat beberapa kekurangan yaitu masih terbatasnya objek yang di scan serta hasil scan yang belum akurat karena hanya menghasilkan garis-garis yang membentuk objek. Pada penelitian ini, penulis membuat scanner 3D dengan hasil akurasi yang tinggi. Scanner 3D yang dibuat adalah menggunakan sensor Kinect xbox 360. Cara kerja dari kinect yaitu dengan menggabungkan antara beberapa kamera, Color Cimos (VNA38209015) kamera ini berfungsi membantu dalam pengenalan objek dan fitur deteksi lainnya, serta kamera IR CMOS (VCA379C7130), dan IR Projector (OG12) yaitu sebagai depth sensor atau sensor kedalaman yang merupakan sebuah proyektor infrared dan sebuah sensor monochrome CMOS yang bekerja secara bersama-sama untuk melihat ruangan atau area dalam bentuk 3D tanpa memperdulikan kondisi cahaya. Untuk mengolah serta menampilkan hasil dari objek yang sudah di scan menggunakan aplikasi KScan3D. Kemudian untuk koneksi antara PC dengan media penggerak menggunakan Bluetooth HC-06. Setelah dilakukan pengujian didapatkan model gambar 3D dengan dengan hasil akurasi yang cukup tinggi. Kata Kunci: Bluetooth HC-06, Infra Merah, Line Laser, Kinect, KScan3D, Scanner 3D, Ultrasonik Abstract Scanner 3D is the technology used to scan real objects to get the form, size and other features in order to produce pictures that are very accurate. In the design of the appliance scanner 3D previously, namely scanner 3D using the ultrasonic sensor, infrared and laser line. It can be concluded there are some disadvantages that is still limited objects in the scan and the scans are not accurate because only produces lines that formed the object. In this research, author make scanner 3D with high accuracy results. Scanner 3D is made using the XBOX 360 Kinect sensor. How to work from kinect namely with combining between some camera, Color Cimos (VNA38209015) this camera work help in the introduction of objects and other detection feature and IR camera CMOS (VCA379C7130), and IR Projector (OG12) as depth censorship or the depth sensor is a projector infrared and a monochrome sensor CMOS working together to see the room or area in the form of 3D without neglecting the light conditions. To process and display the results from the object that is already in the scan using KScan3D application Then to the connection between the PC with media drives using Bluetooth HC-06. After the test is done obtained the model picture 3D with the results of the accuracy high enough. Key Word: Bluetooth HC-06, Infra Merah , Line Laser, Kinect, KScan3D, Scanner 3D, Ultrasonik
, Diah Wijayanti,
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 62-68; doi:10.31294/ji.v6i1.5375

Abstract:
SMK ITENAS Karawang merupakan sebuah bentuk perwujudan dalam mendidik genarasi muda bangsa Indonesia. Dengan perkembangan jumlah siswa yang terus bertambah dari tahun ke tahun, dituntut ketepatan dan ketelitian dalam memberikan informasi yang tepat dan akurat kepada siswa tanpa adanya pengulangan data yang sama. SMK ITENAS karawang sangat membutuhkan adanya sebuah sistem informasi yang menunjang dalam proses penyajian informasi akademik sekolah. Untuk itu penulis mencoba menangani masalah tersebut dengan merancang suatu Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Pada SMK ITENAS karawang. Sistem informasi akademik merupakan salah satu solusi untuk memberikan sebuah informasi secara cepat, tepat dan akurat. sistem informasi akademik berbasis web sangat berguna dalam memberikan kemudahan baik kepada pengajar ataupun pelajar. Sistem Informasi Akademik Berbasis Web merupakan solusi yang tepat untuk mewujudkan sebuah sistem informasi yang efektif dan efisien.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 192-198; doi:10.31294/ji.v7i2.7967

Abstract:
Kegiatan melakukan survei atau membagikan formulir, biasanya dihadapkan dengan banyaknya data yang harus diolah dengan berbagai cara atau metode, besarnya jumlah data yang didapatkan membuat pengolahan data memakan biaya dan waktu yang sangat lama. Dengan hadirnya layanan Google Forms diharapkan dapat memudahkan para pengguna yang sedang melakukan kegiatan survei online. Tujuan Penelitian ini untuk melihat hubungan antara variabel-variabel terhadap kepuasan pengguna layanan Google Forms di Kota Bandung menggunakan model DeLone & McLean. Model DeLone & McLean sendiri mempunyai enam variabel yaitu: Kualitas Sistem (System Quality), Kualitas Informasi (Information Quality), Kulalitas Layanan (Service Quality), Penggunaan (Use), Kepuasan Pengguna (User Satisfaction), dan Manfaat Bersih (Net Benefit), namun pada penelitian ini peneliti hanya menggunakan 5 variabel saja yaitu, Kualitas Sistem (System Quality), Kualitas Informasi (Information Quality), Kulalitas Layanan (Service Quality), Penggunaan (Use), dan Kepuasan Pengguna (User Satisfaction). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah pendekatan convinience sampling. Hasil penelitian yang diperoleh adalah variabel Kualitas Sistem (System Quality) (X1), Kualitas Informasi (Information Quality) (X2), Kualitas Layanan (Service Quality) (X3), dan Penggunaan(Use) (X4) secara bersama-sama atau simultan berpengaruh terhadap Kepuasan Pengguna (User satisfaction) (Y).
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 199-204; doi:10.31294/ji.v7i2.8858

Abstract:
Dalam mewujudkan kelurahan terbaik perlu dilakukan dengan cara gotong royong masyarakat dikelurahan, sehingga dapat menilai keberhasilan dalam pembangunan kelurahan, dan perlu dilakukan penilaian secara merata, terarah dan terkoordinasi untuk mendukung rencana pemerintahan yang baik, maka dilakukan kegiatan pelaksanaan penilaian kelurahan terbaik, sesuai dengan indikator penilaian. Dalam penilaian kelurahan terbaik dilakukan dengan cara membandingkan perkembangan terbaru berdasarkan data profil kelurahan sesuai dengan indikator penilaian yang sudah ditentukan. Penelitian ini bertujuan membangun sebuah sistem pendukung keputusan untuk menentukan kelurahan terbaik berdasarkan skor penilaian dengan menggunakan metode Analytical Hierarchi Process (AHP). Penilaian kelurahan terbaik terdiri dari 6 Alternatif yaitu Kelurahan Jatipulo, Kemanggisan, Kota Bambu Selatan, Kota Bambu Utara, Palmerah dan Slipi. Hasil dari sistem ini berupa rangking setiap kelurahan yang telah dinilai sehingga menghasilkan rekomendasi untuk pengambilan keputusan dalam menetukan kelurahan terbaik. Nilai total paling tinggi digunakan untuk merangking kelurahan terbaik yaitu Kelurahan Kemanggisan dengan Hasil Akhir 0,190.Kata Kunci : SPK, AHP, Kelurahan terbaik, Rangking
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 37-46; doi:10.31294/ji.v6i1.4739

Abstract:
Koperasi syariah BMT ItQan merupakan salah satu koperasi dengan pengelolaan secara syariah, menyediakan produk simpanan, pembiayaan dan jasa keuangan syariah. Sistem pembiayaan yang diterapkan di Koperasi syariah BMT ItQan ini masih secara manual dalam prosesnya. Koperasi memberikan pembiayaan kepada anggotanya dengan ketentuan kriteria-kriteria, dimana proses penilaian kriteria masih silakukan secara manual, sehingga keputusan yang dihasilkan masih kurang efektif dan akurat karena terkadang ada beberapa kriteria yang tidak ikut dipertimbangkan pada saat proses penilaian. Penggunaan Sistem Pendukung Keputusan dapat memudahkan pihak koperasi dalam pengambilan keputusan pemberian pembiayaan. Sistem Pendukung Keputusan ini dibuat menggunakan metode TOPSIS (Technique For Orders Reference by Similarity to Ideal Solution). Sistem Pendukung keputusan ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan tools yang digunakan adalah Sublime Text 3 dan MySql untuk database yang menggunakan tools XAMPP. Hasil dari penelitian ini adalah sistem pendukung keputusan kelayakan pembiayaan yang dibangun sebagai alat bantu untuk penentuan kelayakan pembiayaan.
Yoshua Kenny Nugroho, Magdalena Ariance Ineke Pakereng
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 41-48; doi:10.31294/ji.v8i1.9117

Abstract:
Saat ini, pengelolaan dokumen merupakan hal penting yang menentukan kelangsungan sebuah organisasi. Pengarsipan dokumen yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan banyak masalah. Selain itu, pembuktian keaslian dokumen merupakan hal yang tidak kalah penting. Pada tahun 2019, tercatat banyaknya kasus pemalsuan dokumen di Indonesia maupun di luar negeri. Sistem Manajemen Validasi Document Security ini dibangun menggunakan framework Laravel dan Bootstrap untuk tampilan web, MySQL untuk database, dan QR Code untuk validasi dokumen. Selain dapat mengelola dan validasi dokumen, sistem ini dilengkapi dengan web service yang dapat diintegrasikan dengan aplikasi lainnya. Dari pembuatan sistem ini diharapkan supaya proses pengelolaan dokumen menjadi lebih baik dan juga pemalsuan dokumen dapat diminimalisir.
Muhammad Rifal Alfarizy, Mochammad Hazmi Cokro Mandiri, Yufis Azhar
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 1-9; doi:10.31294/ji.v8i1.8316

Abstract:
Seiring berjalannya waktu, jalan dapat mengalami penurunan kualitas hingga kerusakan. Kerusakan jalan tentunya sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan akan menjadi lebih buruk ketika banyak jalan yang rusak secara bersamaan dalam waktu dekat. Maka dari itu, diperlukan tindakan perawatan dan perbaikan jalan dengan cepat dan tepat. Penelitian ini dilakukan di Desa Gawan dan bertujuan untuk menentukan prioritas perbaikan jalan menggunakan metode AHP. Kriteria yang digunakan dalam metode AHP ini adalah kondisi jalan, perkerasan jalan, status jalan, fungsi jalan, dan kelas jalan. Berdasarkan penelitian ini, kriteria yang memiliki bobot tertinggi adalah kondisi jalan dengan bobot 0.505 dan ruas jalan dengan kode 540900081082 menjadi prioritas pertama untuk perbaikan dengan bobot akhir 0.312172641 dan kondisi jalan rusak.Seiring berjalannya waktu, jalan dapat mengalami penurunan kualitas hingga kerusakan. Kerusakan jalan tentunya sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan akan menjadi lebih buruk ketika banyak jalan yang rusak secara bersamaan dalam waktu dekat. Maka dari itu, diperlukan tindakan perawatan dan perbaikan jalan dengan cepat dan tepat. Penelitian ini dilakukan di Desa Gawan dan bertujuan untuk menentukan prioritas perbaikan jalan menggunakan metode AHP. Kriteria yang digunakan dalam metode AHP ini adalah kondisi jalan, perkerasan jalan, status jalan, fungsi jalan, dan kelas jalan. Berdasarkan penelitian ini, kriteria yang memiliki bobot tertinggi adalah kondisi jalan dengan bobot 0.505 dan ruas jalan dengan kode 540900081082 menjadi prioritas pertama untuk perbaikan dengan bobot akhir 0.312172641 dan kondisi jalan rusak.
Evi Febrion Rahayuningtyas, Feny Novia Rahayu, Yufis Azhar
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 59-66; doi:10.31294/ji.v8i1.9036

Abstract:
Rumah merupakan salah satu kebutuhan manusia selain sandang dan pangan. Hirarki Kebutuhan Maslow menyebutkan bahwa rumah adalah salah satu Physiological Needs. Dewasa ini, kebutuhan akan rumah sering dijadikan sebagai sumber investasi bagi pengusaha properti yang tentunya menghasilkan investasi yang tidak dapat diremehkan. Keuntungan dalam jual beli rumah dijadikan alasan bagi seseorang dalam melakukan transaksi jual beli rumah itu sendiri. Sehingga munculah harga yang tidak terprediksi pada harga rumah yang ada. Penelitian ini menggunakan General Regression Neural Network sebagai pemodelannya. GRNN menggunakan dasar regresi non linear dimana strukturnya terdiri dari 4 layer, yaitu Input Layer, Pattern Layer, Summation Layer dan Output Layer. Variabel dependen yang digunakan berjumlah 6. Terdiri dari tanggal transaksi, jarak rumah dari stasiun MRT, jumlah toko atau minimarket yang dekat dengan rumah, umur rumah, dan letak geografis berupa longitude dan latitude. Variabel independen berupa harga rumah dalam satuan luas Ping yang selanjutnya dikonversi menjadi 10.000 New Dollar Taiwan/Ping. Hasil yang didapatkan berupa data actual dan data predicted yang divisualisasikan dengan line plot. Dilakukan juga uji akurasi dan uji kinerja pemodelan menggunakan 3 jenis evaluasi dengan hasil dari ketiga jenis evaluasi tersebut adalah 58,72 untuk skor MSE, skor 7,66 untuk RMSE dan 5,99 untuk skor MAE.
Andik Wijanarko, Adam Prayogo Kuncoro, Naufal Dzaki Wuryantoro
Jurnal Informatika, Volume 8, pp 79-86; doi:10.31294/ji.v8i1.8662

Abstract:
Saat ini teknologi sudah banyak digunakan di berbagai sektor kehidupan, baik itu dibidang ekonomi, pendidikan, dan pemerintahan. Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, instansi-instansi pemerintah dituntut untuk menerapkan sebuah pengolahan data yang terkompeterisasi sehingga dapat memberikan informasi yang tepat dan akurat. Salah satu contoh instansi pemerintahan adalah pemerintah desa. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setiap desa memiliki catatan penduduk dan juga data dasar keluarga. Balai desa Somagede sudah memiliki sistem informasi pendataan data dasar keluarga desa Somagede. Pada saat petugas menggunakan sistem informasi pendataan data dasar keluarga Somagede, petugas mempunyai beberapa kendala yaitu, jaringan wifi di kantor desa tidak selalu ada, yang menyebabkan petugas merasa kesulitan untuk menginputkan data dasar keluarga Somagede dan menyajikan data dasar keluarga desa Somagede, kepada orang yang membutuhkan data dasar keluarga desa Somagede. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan aplikasi pendataan data data dasar keluarga Somagede yang dapat diakses mempermudah petugas desa untuk melakukan pendataan data data dasar keluarga desa Somagede, tujuan lainnya adalah mengembangkan database aplikasi pendataan data dasar keluarga Somagede dari yang sederhana menjadi kompleks. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan pada penelitian ini adalah extreme programming dengan pengujian menggunakan blackbox testing. Hasil dari aplikasi pendataan data dasar keluarga berbasis website ini adalah dapat memudahkan petugas dalam melakukan pendataan data dasar keluarga Somagede.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 131-140; doi:10.31294/ji.v7i2.8232

Abstract:
– PT. Asuransi Sinar Mas merupakan perusahaan yang bergerak pada bilang layanan asuransi dan PT. Asuransi Sinar Mas memiliki karyawan sekitar 2873 dan akan terus bertambah. Dengan banyaknya karyawan tersebut maka dibuatlah aplikasi pengajuan CIS yang akan lebih memudahkan dalam melakukan CIS. Aplikasi ini dibuat menggunakan pega system 8 dan metode yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah Agile. Pembuatan aplikasi ini menjadi salah satu solusi untuk mempermudah karyawan yaitu memudahkan dalam pengajuan CIS. Setelah dibuatnya aplikasi ini dan melakukan pengujian, aplikasi ini menghasilkan pengaruh terhadap sistem pengajuan yang menjadi lebih efisien karena tidak memakan waktu yang lama dan tidak harus melakukan tatap muka secara langsung. Dengan adanya sistem ini dapat dilakukan pengajuan kapan saja dan dimana saja.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 183-191; doi:10.31294/ji.v7i2.7935

Abstract:
AbstrakPada Unit Pelayanan Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (UPT-KPHP) Kapuas Tengah Unit XI Kapuas Tengah Unit XI dalam melaksanakan tugasnya masih belum menerapkan sistem informasi untuk memfasilitasi pengolahan data pegawai, pengolahan Daftar Urut Kepangkatan, pengolahan Sasaran Kerja Pegawai (SKP), pengolahan Penilaian Kerja Pegawai (PKP), serta Kenaikan Pangkat untuk jabatan struktural. Hal tersebut menimbulkan beberapa masalah bagi UPT-KPHP Kapuas Tengah Unit XI seperti penyimpanan informasi dalam bentuk cetakkan pada kertas, pencarian suatu berkas yang disimpan pada rak-rak berkas, kerusakan atau kehilangan arsip, dan sarana penyimpanan arsip. Sehingga, penyelesaian dari masalah ini adalah dibangunnya sebuah sistem informasi kepegawaian berbasis website bagi UPT-KPHP Kapuas Tengah Unit XI. Sistem Informasi Kepegawaian dirancang dan dibangun metodologi waterfall menurut Ian Sommerville. Adapun tahapannya yaitu Requirements Definition, System dan Software Design, Implementation and Unit Testing, Integration and System Testing, Operation and Maintenance. Pada tahap Requirements Definition dilakukan pembuatan flowchart. Pada tahap System dan Software Design dilakukan pembuatan Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relational Diagram (ERD). Metode testing yang digunakan website ini adalah metode Blackbox. Sistem informasi kepegawaian ini dapat digunakan untuk memfasilitasi pembuatan SKP dan PKP oleh pegawai dan pimpinan, mengajukan usulan pangkat untuk jabatan structural, penyusunan Data Urut Kepangkatan, dan membantu staff administrasi mengelola data kepegawaian. Kata Kunci: Sistem Informasi Kepegawaian, SKP, PKP, waterfall AbstractIn carrying its duties, Unit of Technical Management of Unitary Forest Production in Central Kapuas Unit XI, had not yet implemented an information system to facilitate data processing of employees, process the rank of grade, organize employee performance objectives, process employee performance assessment, and manage the promotions for structural positions. It caused several problems for the unit such as storing information in the form of paper print, searching for a file in the stored file shelves, and damaging of archives or storing archives. Thus, the solution to this problem was the construction of a website-based personnel information system for Central Kapuas Unit XI.The personnel information system is designed and built a waterfall methodology by Ian Sommerville. There are some stages; Requirements Definition, System and Software Design, Implementation and Unit Testing, Integration and System Testing, Operation and Maintenance. Requirements Definition stage is conducted by creating a flowchart. While in System and Software Design stage, there is creation of Data Flow Diagram (DFD) and Entity Relational Diagram (ERD). The testing method used by this website is the Blackbox method.This personnel information system is used to facilitate the manufacture of employee performance objectives and employee performance assessment from the the employees to employer, submit the proposals for structural positions, draft the rank of grades and help administration staff to manage the data of employees. Keywords: Personnel information System, employee performance objectives, employee performance assessment, Waterfall
Lala Nilawati
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 119-127; doi:10.31294/ji.v5i1.3037

Abstract:
Abstrak Teknologi informasi (TI) menjadi bagian penting dalam menentukan keberhasilan perusahaan. TI memberikan kesempatan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dan menawarkan perlengkapan untuk meningkatkan produktifitas. PT Triexpi Properti Advisindo merupakan Perusahaan Konsultan dibidang properti, yang sudah menerapkan penggunaan teknologi informasi untuk pengelolaan data sistem informasi penyewaan properti yang berbasis web. Untuk memaksimal penggunaan teknologi informasi di perusahaan ini, maka akan dibutuhkan kegiatan audit IT. Audit TI yang dilakukan pada penelitian ini akan difokuskan untuk melakukan evaluasi terhadap rancangan database pada sistem informasi penyewaan properti pada PT Triexpi Properti Advisindo. Kegiatan audit TI ini bertujuan untuk evaluasi pengelolaan data pada sistem informasi penyewaan dengan menggunakan Domain Delivery & Support (DS)-DS11, yang membahas tentang bagaimana mengelola data secara efektif, yaitu dengan melakukan identifikasi kebutuhan data menggunakan kerangka kerja Cobit 4.1. Kemudian akan digunakan model maturity untuk mengontrol proses-proses TI, dengan menggunakan metode penilaian/scoring. Dengan adanya audit pada sistem informasi ini, diharapkan dapat menunjang semua kegiatan perusahaan dan memberikan informasi yang dibutuhkan baik oleh karyawan maupun Direktur dalam menentukan pengambilan keputusan. Kata Kunci: Audit TI, COBIT 4.1., Domain Delivery & Support (DS) - DS11 Abstract Information technology (IT) becomes an important part in determining the success of the company. IT provides an opportunity to gain competitive advantage and offer equipment to increase productivity. PT Triexpi Properti Advisindo is a property consultant company, which has applied the use of information technology for data management of web based property rental information system. To maximize the use of information technology in this company, it will require IT audit activities. IT audit conducted in this research will be focused to evaluate the database design on property information rental system at PT Triexpi Properti Advisindo. This IT audit activity aims to evaluate the management of data on rental information systems using Domain Delivery & Support (DS) - DS11, which discusses how to effectively manage data by identifying data needs using Cobit 4.1. Then the maturity model will be used to control the IT processes, using the scoring method. With the audit on this information system, is expected to support all the activities of the company and provide information needed both by employees and Directors in determining decision making. Keywords: Audit TI, COBIT 4.1., Domain Delivery & Support (DS) - DS11.
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 211-220; doi:10.31294/ji.v5i2.3309

Abstract:
AbstrakPermasalahan yang umum dihadapi oleh perusahaan adalah bagaimana meramalkan produksi barang di masa mendatang berdasarkan data yang telah direkam sebelumnya. perusahaan tersebut hanya memproduksi sesuai dengan pesanan, sehingga perusahaan hanya melakukan proses produksi sesuai jumlah yang diminta oleh para konsumen, jika terjadi kelebihan dalam produksi maka kelebihannya itu akan disimpan dalam stock, hal ini bertujuan untuk memenuhi permintaan konsumen yang sifatnya mendadak. Peramalan tersebut sangat berpengaruh pada keputusan manajemen untuk menentukan jumlah produksi barang yang harus disediakan oleh perusahaan, kondisi umum bisnis dan ekonomi, reaksi dan tindakan pesaing, tindakan pemerintah, kecenderungan pasar, siklus hidup produk, gaya dan mode, perubahan permintaan dan konsumen inovasi tekhnologi. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menganalisis hasil peramalan produksi garment dengan menggunakan metode peramalan Moving Average dan Exponential Smoothing. Untuk melakukan peramalan, semakin banyak data yang digunakan untuk peramalan maka semakin akurat pula hasil dari peramalan yang dilakukan. Hasil penelitian ini telah berhasil membuat sistem peramalan produksi garment. Sehingga lebih mudah dalam menentukan jumlah produksi garment pada periode tahun-tahun berikutnya. Kata kunci : Peramalan, Moving Average, Exponential Smoothing.
Widy Astuti,
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 255-261; doi:10.31294/ji.v5i2.3868

Abstract:
AbstrakPermasalahan yang sering terjadi pada lingkungan masyarakat adalah kesulitan untuk mendeteksi mengenai akan datangnya banjir secara dini, sehingga berdampak pada kerugian materil dan korban jiwa. Untuk itu diperlukan suatu sistem yang dapat mendeteksi banjir secara dini agar masyarakat dapat langsung mengetahui informasi peringatan yang cepat dan efektif sehingga dapat melakukan antisipasi dini dengan penyelamatan diri atau barang yang berharga.Dengan menggunakan sensor kapasitif yang terbuat dari dua buah lempeng PCB yang diberi batas-batas tertentu untuk mengukur ketinggian air sungai serta dilengkapi teknologi SMS Gateway menggunakan Modul SIM 800L yang memungkinkan sistem dapat mengirimkan informasi peringatan banjir secara dini langsung ke handphone melalui SMS. Rancang bangun alat deteksi banjir ini dibuat sedemikian rupa dengan melakukan percobaan yaitu membuat suatu prototipe dengan tabung air yang telah diterapkan sensor kapasitif berbasis mikrokontroler yang didalamnya terdapat sebuah program Bahasa C yang sudah di compile. Mikrokontroler ATMega328p akan membaca sensor kapasitif berdasarkan nilai kapasitansi air. Data tersebut akan diproses oleh mikrokontroler ATMega328p dan melakukan perintah output melalui LCD, LED, dan buzzer untuk menampilkan status dari ketinggian permukaan air sungai.Dari prototipe sebuah tabung air yang diterapkan sensor kapasitif sebagai sensor deteksi banjir berbasis mikrokontroler dan SMS Gateway telah berhasil dibuat dan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Ketika air mencapai batas aman maka lampu LED hijau menyala, pada batas siaga maka LED kuning menyala dan mengirimkan sms peringatan, serta pada batas bahaya maka LED merah menyala dan mengirim sms juga buzzer menyala. Kata Kunci: Alat Deteksi Banjir, Mikrokontroler, SMS Gateway AbstractProblems that often occur in the community are difficult to detect about the arrival of flooding early, so that it has an impact on material loss and loss of life. For this reason, a system that can detect flooding early is needed so that people can immediately find out information about warnings that are fast and effective so they can do early anticipation by rescuing themselves or valuable items. By using a capacitive sensor made of two PCB plates that are bounded certain limits for measuring river water level and equipped with SMS Gateway technology using the 800L SIM Module that allows the system to send flood warning information early directly to the handphone via SMS, the design of this flood detection device is made in such a way as to do an experiment that is to make a prototype with a tube water that has been applied is a microcontroller-based capacitive sensor in which there is a C language program that has been compiled. ATMega328p microcontroller will read capacitive sensors based on the value of water capacitance. The data will be processed by the ATMega328p microcontroller and perform output commands via LCD, LED, and buzzer to display the status of the river water level. goes well as expected. When the water reaches the safe limit, the green LED lights on, at the standby limit, the yellow LED lights up and sends an SMS alert, and at the danger limit, the red LED lights up and sends an SMS also the buzzer lights up. Keywords: Flood Detection Tool, Microcontroller, SMS Gateway.
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 202-210; doi:10.31294/ji.v5i2.3952

Abstract:
AbstrakTanda tangan adalah salah satu bukti persetujuan dari seseorang, Jadi tanda tangan ini memiliki arti yang sangat penting. Sering terjadi Kasus pemalsuan tanda tangan, antara lain disebabkan oleh sistem verifikasi yang tidak baik. Verifikasi tanda tangan ini kebanyakan dilakukan secara manual, Yaitu dengan membandingkan langsung dengan menggunakan mata Manusia yang memiliki banyak kelemahan. Jadi ketelitian dan keakuratan hasil yang diinginkan sering kurang memuaskan. Metode yang saya gunakan dalam membangun aplikasi verifikasi tanda tangan ini adalah dengan menggunakan metode Edge Detection dan metode Vector Quantization Learning. Program ini dibangun menggunakan Matlab. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari pengujian sistem verifikasi tanda tangan dengan menerapkan metode edge detection operator prewitt dan metode Learning vector Quantization dengan penghitung vektor, maka diperoleh kesimpulan bahwa Metode Edge Detection operator prewitt dan Learning Vector Quantization dengan penghitung vektor dapat mengekstraksi fitur tanda tangan untuk memproses vektor yang digunakan dalam penghitungan vektor untuk mengenali tanda tangan yang asli dan yang palsu pada aplikasi verifikasi tanda tangan yang membantu memverifikasi tanda tangan sehingga meminimalisasi pemalsuan tanda tangan. Kata Kunci : Citra, Edge Detection, Vector Quantization Learning, Tanda Tangan AbstractThe signature is one of the proof of approval from a person, so this signature has a very important meaning. There are often cases of signature forgery, partly due to a poor verification system. This signature verification is mostly done manually, that is by comparing it directly using the eyes of a human who has many weaknesses. So the accuracy and accuracy of the desired results are often unsatisfactory. The method that I use in building this signature verification application is to use the Edge Detection method and the Vector Quantization Learning method. This program is built using Matlab. Based on the research results obtained from the signature verification system testing by applying edge detection operator prewitt method and Learning vector Quantization method with vector counters, the conclusion is that the Edge Detection Method operator prewitt and Learning Vector Quantization with vector counters can extract signature features to process vectors used in vector counting to identify original and fake signatures in the signature verification application that helps verify the signature so as to minimize signature falsification. Keywords: Image, Edge Detection, Vector Quantization Learning, Signature
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 270-277; doi:10.31294/ji.v5i2.3741

Abstract:
AbstrakDengan berkembangnya teknologi informasi, meningkat pula cara pembelajaran yang semakin modern salah satunya dengan menggunakan e-learning. E-learning adalah suatu model pembelajaran yang menggunakan website sebagai media dasarnya. Dengan adanya e-learning, pembelajaran dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. E-learning yang baik adalah e-learning yang dapat meningkatkan kemampuan pengguna yang menggunakannya. Desain antarmuka menjadi salah satu elemen paling penting yang dapat mendukung kualitas edukasi di dunia maya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengevaluasi desain antarmuka suatu website berbasis e-learning menggunakan human factors dan pendekatan interpretasi ergonomik, untuk meningkatkan usability dan usefulness sebuah sistem. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah evaluasi heuristik yang terdiri atas 10 aturan prinsipnya yang terkenal dalam melakukan penilaian atas suatu desain antarmuka. Hasil penelitian menunjukkan secara umum penilaian terhadap desain interface dan ketermudahan penggunaan suatu website yang memiliki basis e-learning ditemukan telah cukup baik, akan tetapi masih terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan, terutama yang bersesuaian dengan karakteristik dalam ketermudahan penggunaan. Kata Kunci: website, e-learning, heuristic, usability AbstractWith the development of information technology, studying process is one of the affected aspect by technology and becoming a new modern studying method called e-learning. E-Learning is a studying model that use website as it basis. With the help of e-learning, studying process can be done anywhere and anytime. A good E-Learning is one that can increase the overall skill of the user. Visual design becoming one of the support element that can help the education quality in cyberspace. Therefore, this research purposes aims is to design an e-learning website using human factor and ergonomi interpretation approaches, to improve the usefulness for user and the usefulness for system. The method used in this research is a method that consist of ten rule that was famous for designing. The result of general research about user interface design and the content about e-learning with a basis of website was good enough, but there is still some problem that must be fixed especially those relating with user experience. Keywords: website, e-learning, heuristic, usability
, , Doni Purnama Alamsyah
Jurnal Informatika, Volume 6, pp 47-52; doi:10.31294/ji.v6i1.4989

Abstract:
Technopreneur dibutuhkan sebagai kunci keberhasilan negara dalam membangun perekonomian bangsa yang lebih baik. Dengan memanfaatkan teknologi menjadikan peluang adanya mobile application dalam menunjang keberhasilan masyarakat berwirausaha dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunanan mobile application. Untuk mengetahui penerimaan sistem yang digunakan pada mobile application, digunakan model TAM (Technology Acceptance Model) yang dipengaruhi oleh dua faktor yaitu perceived ease of use dan perceived usefulness. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh mobile application terhadap kegiatan wirasuaha di kota Bekasi dengan menggunakan fitur Go-Food pada mobile application Gojek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel bebas yang terdiri dari persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan memberikan sumbangan sebesar 38,6% terhadap pengaruh mobile application dalam menunjang wirausaha.
Jurnal Informatika, Volume 7, pp 141-147; doi:10.31294/ji.v7i2.8151

Abstract:
Otomata adalah mesin abstrak yang dapat mengenali, menerima, atau me’mbangkitkan sebuah kalimat dalam bahasa tertentu yang di dalamnya terdapat sebuah kajian tentang Finite State Automata yang dapat diimplementasikan dalam rancangan sebuah Vending Machine. Vending Machine di Indonesia banyak beroperasi dengan produk seperti makanan ringan, minuman, rokok, tiket, kopi, produk konsumen, bahkan emas. Dalam penelitian ini, akan diuraikan mengenai aplikasi simulasi Vending Machine jamu tradisional, berdasarkan implementasi Finite State Automata. Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini yaitu Finite State Automata dapat dijadikan sebagai logika dasar untuk membuat simulasi Vending Machine. Penelitian ini juga mengusulkan penggunaan state yang lebih sedikit, penggunaan uang kertas sebagai input dan kembalian untuk meningkatkan efisiensi dan biaya desain Vending Machine.
, Yudi Ramdhani, Ade Mubarok,
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 248-254; doi:10.31294/ji.v5i2.3819

Abstract:
Dalam perancangan alat pendeteksi kualtias air sebelumnya, maka dapat disimpulkan terdapat beberapa peracangangan alat yang belum efektif dan efisien dari segi komponen sensor yang digunakan, parameter yang diukur dan cara data ditampilkan, beberapa masih menggunakan gabungan sensor dan penampil data yaitu LCD (liquid crystal diode). Penulis membuat sistem alat pendeteksi kualitas air yang berfokus pada parameter kekeruhan, keasaman, dan suhu air dengan menggunakan sensor SEN0189, Sensor PH, DS18B20 serta penampil data yang menggunakan smartphone Android. Cara kerja alat yaitu parameter kekeruhan air dideteksi dengan sensor Turbidity SEN0189 yang memanfaatkan transimisi chaya dan hamburan partikel, nilai keasaman dan basa air diukur menggunakan sensor PH dengan batas pengukuran 0 – 14 PH, nilai suhu air diukur menggunakan sensor DS18B20. Prameter-parameter air yang dikelolah oleh setiap sensor akan diproses melalui mikrokontroler IC ATmega328p dengan basis pemprograman menggunakan Arduino IDE, untuk menghubungkan mikrokontroler dengan smartphone Android, maka modul bluetooth dipasang pada mikrokontroler. Aplikasi android yang digunakan untuk menampilkan data dari alat ukur kekeruhan, keasaman, dan suhu air ke smartphone dibuat di App Inventor. Pengukuran dilakukan terhadap empat sampel diantaranya air minum isi ulang, air mineral kemasan, air hujan, dan air ledeng. Tingkat kekeruhan dari pengukuran keempat sampel tersebut memiliki nilai rata-rata sebesar 1256,34, nilai tingkat keasaman sebesar 9 – 10 PH, dan rata-rata nilai suhu sebesar C.
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 221-227; doi:10.31294/ji.v5i2.3701

Abstract:
AbstrakSistem infromasi produksi garment muncul untuk menggantikan perkerjaan manual menjadi terkomputerisasi supaya dapat mempercepat pekerjaan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan karyawan perusahaan tersebut khususnya bagian administrasi produksi selama proses pergantian sistem itu, untuk pemecahan masalah dengan menggunakan metode Technologi Acceptance Model (TAM) yang dirasa cocok untuk menguji permasalahan tersebut. tiga konstruk yaitu persepsi tentang persepsi kemanfaatan (perceived usefulness) kemudahan penggunaan (perceived ease of use) , sikap terhadap penggunaan (attitude toward using), untuk menguji tentang penerimaan sistem informasi produksi garment. Penelitian ini mengambil populasi sampel 100 dari 668 karyawan PT. Asia Penta Garment, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengujian menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda. Hasilnya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel Perceived Usefulness (X1) mempengaruhi variabel Attitude Toward Using (Y) dan terdapat pengaruh yang signifikan antara Variabel Perceived Ease Of Use (X2) mempengaruhi variabel Attitude Toward Using (Y) serta Variabel Perceived Usefulness (X1) dan Variabel Perceived Ease Of Use (X2) mempengaruh variabel Attitude Toward Using (Y) dikarenakan nilainya sama baik dan mempunyai hubungan yang positif. Kata Kunci: Sistem Informasi Produksi Garment, TAM, Analisis Regresi Linier Berganda. AbstractGarment production information system emerged to replace manual work to be computerized in order to speed up the work, this research aims to know the acceptance of the company's employees, especially the production administration during the change of the system, for troubleshooting by using Technologi Acceptance Model (TAM) to test the problem. three constructs: perception of perceived usefulness (perceived ease of use), attitude toward use, to test the acceptance of garment production information system. This study takes a sample population of 100 of 668 employees of PT. Asia Penta Garment, sampling technique using random sampling, data collection using questionnaire, testing using Multiple Linear Regression Analysis. The result there is a significant influence between Perceived Usefulness (X1) variable influencing Attitude Toward Using (Y) variable and there is significant influence between Variable Perceived Ease Of Use (X2) influence variable Attitude Toward Using (Y) and Variable Perceived Usefulness (X1) and The Perceived Ease Of Use (X2) variable affects the Attitude Toward Using (Y) variable because the value is equally good and has a positive relationship. Keywords: Garment Production Information System, TAM, Multiple Linear Regresi
Nani Agustina
Jurnal Informatika, Volume 5, pp 278-286; doi:10.31294/ji.v5i2.3897

Abstract:
AbstrakPenggunaan sistem informasi pada saat ini sudah banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan, misalnya PT. HK Realtindo Jakarta. Penerapan sistem informasi digunakan oleh beberapa bagian salah satunya bagian akuntansi keuangan dan bagian sales marketing. Penelitian menggunakan metode Pieces Framework dengan mengukur enam variabel diantaranya performance, information/data, economic, control, efficiency, dan service. Metode ini digunakan untuk mengukur tingkat penerimaan aplikasi sistem informasi yang sudah diterapkan terhadap pengguna. Pengguanan sistem informasi ini sudah lama digunakan sehingga diperlukan adanya penelitian terhadap sistem tersebut, pada penelitian ini terdapat 30 kuestioner yang diolah dan terdiri 20 indikator pertanyaan. Dalam penelitian ini menghasilkan data semua variabel baik dengan total penilaian performance sebesar 3,81, Information data sebesar 4,11, Economic menghasilkan nilai 4,07, securty/control mendapatkan point nilai 4,13, Efficiency dengan data nilai 4,13, dan service mendapatkan nilai 4,06. Dari hasil penelitian ini sistem informasi ERP sudah berjalan dengan baik tetapi pihak perusahaan tetap perlu melakakukan perbaikan-perbaikan untuk memberikan kepuasan dalam penggunaan sistem inforamasi tersebut. Kata Kunci : Evaluasi kinerja, Sistem Informasi ERP, Metode Pieces Framework AbstractThe use of information systems at this time has been widely used by companies, one of them is PT, HK Realtindo Jakarta. Implementation of information systems used by some parts of one part of financial accounting and sales marketing. Research using Pieces Framework method by measuring six variables such as performance, Information / data, Economic, Control, Efficiency, and service. This method is used to measure the level of acceptance of information system applications that have been applied to the user. The use of this information system has long been used so that the necessary research on the system, in this study there are 30 questionnaires are processed and consists of 20 indicators of questions. In this research yield data of all good variable with total performance appraisal 3,81, Information / data equal to 4,11, Economic mengahsilkan value 4,07, securty/control get point value 4,13, Efficiency with data value 4,13, and service get value 4.06 From the results of this research ERP information system is running well but the company still need melakakukan improvements to provide satisfaction in the use of the system informationt Keywords: Performance Evaluation, ERP Information System, Method Pieces Framework
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top