Refine Search

New Search

Results: 124

(searched for: doi:(10.31294*) AND journal_title:("Jurnal Abdimas BSI\: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat"))
Save to Scifeed
Page of 3
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Martinus Sony Erstiawan, Ayuningtyas Ayuningtyas, Sri Suhandiah, Tutut Wurijanto
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 278-290; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i2.12964

Abstract:
Pendidikan salah satu bidang yang terdampak secara langsung dengan adanya pandemi, sehingga interaksi proses belajar mengajar antara guru dan peserta didik tidak dapat dilakukan didalam kelas dan bertemu tatap muka, namun beralih ke pembelajaran jarak jauh (PJJ). Guru dituntut memiliki kreatifitas dan inovasi menggunakan media belajar yang mendukung pembelajaran jarak jauh. Dukungan perangkat lunak sebagai media belajar dan sebagai media evaluasi yang dapat dikemas secara interaktif kedalam mata pelajaran. Permasalahan yang dihadapi guru tidak maksimal menggunakan media belajar berbasis teknologi akrena dengan kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan teknologi. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat yaitu pertama, dengan memberikan wawasan dalam penggunaan media interaktif berbasis teknologi, Kedua, guru merancang sendiri kedalam media belajar. Ketiga, pelatihan yang dilakukan dapat meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan media belajar interaktif yang didukung teknologi. Metode pelaksanaan dan penerapan selama dilakukannya pelatihan yaitu dengan melakukan pendampingan secara intensif selama pelatihan berlangsung sebagai upaya peningkatan keterampilan dan kepercayaan diri guru dalam melakukan evaluasi menggunakan teknologi informasi. Kesimpulan yang dihasilkan dimana pelatihan yang dilakukan dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan guru dengan menggunakan media evaluasi belajar Kahoot dan Quizizz serta dapat menambah keterampilan baru yang digunakan sebagai media interaktif dalam belajar mengajar.
Dian Pratiwi, Muhammad Najih, Teddy Siswanto, IS Mardianto
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 195-202; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i2.11529

Abstract:
Model Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menjadi salah satu cara yang dipandang efektif mencegah penyebaran Covid-19, walaupun tidak berarti pembelajaran ini lebih lebih baik dibandingkan dengan tatap muka langsung. Kendala yang umumnya dihadapi guru adalah pengelolaan sistem PJJ serta guru terbebani menuntaskan kurikulum. Waktu pembelajaran berkurang, mengakibatkan guru tidak mungkin menuntaskan beban jam mengajar, dan tidak mudah bagi guru berkomunikasi dengan orang tua siswa sebagai partner di rumah ketika anak menerapkan PJJ. Untuk meringankan beban akademik perlu dilakukan penyederhanaan administrasi dalam pembelajaran via daring ini, perlu memanfaatkan aplikasi yang sudah tersedia secara gratis, dalam kegiatan ini digunakan Google Apps dan Scratch. Pada pelaksanaannya, kegiatan dilakukan secara daring melalui kanal Zoom selama tiga jam sebanyak empat sesi, yaitu sesi pengenalan Google Apps, pengenalan Scratch, studi kasus Google Apps, dan studi kasus Scratch. Berdasarkan hasil pengisian kuisioner dari 18 peserta yang telah mengikuti workshop ini, didapat 100% peserta sudah pernah menggunakan Google Apps, dan hanya 27% peserta yang pernah mengenal dan menerapkan Scratch sebagai media pembelajaran.
Arie Kusuma Paksi, Fitri Adi Setyorini, Alen Tiara
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 231-244; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i2.12683

Abstract:
Dusun Seropan II terletak di Kelurahan Muntuk, Kepanewon Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan mayoritas masyarakat sebagai petani dan juga peternak lele. Pemenuhan kebutuhan air sehari-hari berasal dari sumur rumah tangga dengan kedalaman lebih dari 20 meter. Pada musim kemarau, pemenuhan kebutuhan air didapatkan dari sumber-sumber air yang terletak di daerah rendah dan sangat jauh dari pemukiman penduduk. Kondisi ini mempengaruhi pola pertanian di Dusun Seropan II yang berupa pertanian lahan kering dengan 1 kali panen setiap tahunnya. Melihat kondisi ini, pemenuhan kebutuhan air menjadi prioritas pembangunan desa karena berdampak terhadap sanitasi, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Permasalahan lainnya yang dihadapi adalah sebagian besar peternak lele mengeluh kecilnya keuntungan yang diperoleh. Keuntungan tersebut tidak sebanding dengan besarnya tenaga dan biaya yang telah dikeluarkan. Peternak juga mengeluh karena cepat kotornya air kolam, sehingga frekuensi penggantian air meningkat. Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang difasilitasi dana hibah pengabdian dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yaitu dengan melakukan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan budidaya sayuran organik dengan metode aquaponik. Tanaman terpilih yang dibudidayakan selama kegiatan adalah sawi hijau (caisim) dan kangkung. Kedua sayuran ini diminati masyarakat sekitar. Luaran kegiatan ini berupa peningkatan keterampilan mitra akan budidaya sayuran secara aquaponik sehingga petani mampu menghasilkan produk baru berupa sayuran organik dan peningkatan pendapatan mitra.
Yudas Tadius Andi Candra, Ika Wulandari, Martinus Budiantara, Diana Airawaty
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 221-230; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i2.11664

Abstract:
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan kolaborasi antara Universitas Mercu Buana Yogyakarta dan UPSI Malaysia. Tujuan dari kegiatan ini adalah sharing informasi dan pengetahuan mengenai digital marketing kepada para pelaku UMKM khususnya di Telaga Jonge dan pengurus Pokdarwis Jonge Raya. Sebagai salah satu destinasi wisata di kabupaten Gunung Kidul, Telaga Jonge mempunyai potensi yang bagus untuk dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat luas. Sebagian besar pengunjung Telaga Jonge masih didominasi oleh masyarakat lokal. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada bulan April 2021 dengan jumlah peserta dari Indonesia sebanyak 35. Metode yang digunakan berupa pelatihan baik secara offline maupun online. Hasil dari kegiatan, peserta pelatihan memahami tentang manfaat dan cara menggunakan digital marketing untuk meningkatkan jumlah kunjungan. Telaga Jonge juga sudah memiliki website sendiri walaupun masih sederhana yang dapat diakses melalui https://jongerayapokdarwis.wixsite.com/my-site. Pasca kegiatan dan dilakukan evaluasi, terjadi peningkatan jumlah konten yang dibuat melalui facebook, instagram, tik tok dan youtube tentang destinasi wisata Telaga Jonge. Sampai dengan bulan September 2021 jumlah konten meningkat sebanyak 221%. Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap upaya untuk memperkenalkan Telaga Jonge secara global.
Fajar Sodiq, Ahmad Aviv Mahmudi
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 165-176; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.12041

Abstract:
Peranan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangatlah penting, UMKM berkontribusi penuh sebagai wadah untuk dapat menumbuhkan perekonomian desa dan produk local. Tim penggerak PKK Desa Waru merupakan badan usaha yang dijadikan sebuah pusat pemberdayaan UMKM didesa waru yang memiliki beragam masalah salah satunya dalam kondisi pandemi seperti saat ini promosi warga sangat terbatasi. Keadaan tersebut memaksa warga Desa Waru untuk menghentikan promosi yang sebelum pandemi dilakukan secara langsung tatap muka. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk mengedukasi warga Desa Waru akan pentingnya pemasaran dengan memanfaatkan teknologi melalui media online serta implementasi teknologi informasi dan digital marketing. Metode pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini adalah pelatihan dalam penerapan teknologi informasi, pelatihan manajemen usaha dan manajemen keuangan, serta pendampingan program pelatihan. Hasil dari pelatihan yang kami berikan untuk mengatasi masalah UMKM Mitra adalah dengan memprioritaskan aspek pemasaran dengan melakukan pendampingan/pelatihan untuk mengimplementasikan teknologi informasi khususnya pemasaran online dan Digital Marketing berupa akun dari tokopedia, youtube, facebook bisnis dan instagram bisnis. Pada aspek manajemen memberikan pemahaman tentang pembukuan dan manajemen keuangan digital.
Igp Ratih Andaningsih, Trinandari Trinandari, Novita Novita, Kurnia Kurnia
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 143-155; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.12038

Abstract:
Penulis ingin mengetahui para pelaku UMKM dalam memahami digitalisasi keuangan dalam menggunakan aplikasi catatan keuangan untuk kegiatan usaha UMKM. Dalam hal ini penelitian melakukan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih mendalam mengenai digitalisasi keuangan dalam menggunakan aplikasi catatan keuangan yang dapat meningkatkan produktifitas kinerja dan usaha. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif melalui hasil wawancara secara jarak jauh dan jarak dekat yang diwakili sebanyak 25 orang. Manfaat penelitian adalah supaya pelaku UMKM dapat lebih memahami pencatatan transaksi keuangan dalam meningkatkan tata kelola keuangan usaha UMKM. Batasan penelitian ini dibatasai hanya pada pemberdayaan UMKM melalui digitalisasi keuangan dengan menggunakan aplikasi catatan keuangan pada media handphone atau Ipad untuk pelaku usaha UMKM. Kontribusi penelitian ini adalah meningkatkan layanan digitalisasi keuangan dalam menggunakan aplikasi catatan keuangan pada sektor perdagangan dan sektor industri kreatif secara tangguh dan produktif. Hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mencakup pemberdayaan UMKM melalui digitalisasi keuangan menggunakan aplikasi catatan keuangan dan optimalisasi jaringan layanan bisnis UMKM secara digitalisasi keuangan dan program pemberdayaan UMKM melalui Aplikasi Catatan Keuangan.
Ajeng Mulia Sari, Didin Saprudin, Salman Sunardi, Yeni Sulaeman
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 49-58; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.11510

Abstract:
Berdasarkan hasil observasi guru di SDN Sangkanwangi 1 Kecamatan Leuwidamar, mereka kesulitan mengajar secara online. Hasil observasi server menunjukkan bahwa keterampilan mengajar dalam aspek pengetahuan, keterampilan maupun sikap, sangatlah penting dan menjadi keterampilan dasar yang harus dimiliki guru dalam menjalankan fungsinya, ternyata perlu dilatih kembali untuk meningkatkan motivasi mengajar. Masih ada guru yang kesulitan menggunakan dan menggunakan pembelajaran berbasis teknologi karena kurangnya keterampilan dan pengetahuan atau Gaptek. Melalui program pelatihan dan pembinaan yang inspiratif bagi para guru untuk mengatasi kesulitan belajar online tersebut, para guru di SD Negeri 1 Sangkanwangi diharapkan mampu memodifikasi metode pengajarannya sesuai dengan kondisi dan keadaan, selanjutnya mereka berharap guru lebih fleksibel. dan terampil dalam mengajar sesuai dengan perkembangan zaman. Penerima pengabdian ini adalah para guru SDN Sangkanwangi 1 Kecamatan Leuwidamar. Metode yang digunakan adalah observasi, survey sekolah dan wawancara dengan pimpinan sekolah. Program tersebut disampaikan dengan memberikan pelatihan dan kemudian melanjutkan pendidikan terkait topik yang dibutuhkan mitra untuk mempersiapkan guru mengatasi permasalahan pembelajaran online. Hasilnya adalah pemahaman semua guru dalam menerapkan metode pengajaran inspiratif kepada siswa di kelas.
Herny Februariyanti, Arief Jananto, Wiwien Hadikurniawati, Edy Winarno
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 87-96; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.11421

Abstract:
Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masayarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai proses perancangan sistem dalam kegiatan pengembangan sistem bagi Tim Analis Sistem di PT. TAS Semarang. Analisa dan perancangan merupakan tahap didalam pengembagan sistem dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran secara jelas serta detail apa saja yang akan dikerjakan. Kegiatan yang dilakukan adalah analisis kebutuhan fungsional dan nonfungsional sistem. Kebutuhan fungsional bertujuan untuk didapatkan informasi yang berisi proses-proses apa saja yang nanti akan dilakukan. Sedangkan kebutuhan nonfungsional dimaksudkan untuk mendapatkan informasi terkait dengan kebutuhan-kebutuhan meliputi properti perilaku-perilaku yang dimiliki oleh sistem. Tahap analisis tersebut menjadi kunci kesesuaian sistem yang akan dikembangkan dengan kebutuhan pengguna. Untuk itu penting sekali sebuah tim pengembang sistem untuk dapat melakukan analisis dengan benar serta menggunakan kaidah-kaidah yang benar. Kebutuhan tim analis ini sangat dirasakan juga oleh PT. TAS Semarang, yang selama ini belum memiliki tim khusus untuk kegiatan analisis sistem. Selama ini PT. TAS menggunakan pihak luar dalam kegiatan analisis sistem. Dengan kondisi tersebut maka pihak PT. TAS merasa perlu memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi tim analis, hal ini disambut baik oleh tim pengabdian masyarakat untuk melakukan pelatihan dengan materi analisis dan perancangan menggunakan software enterprise architect. Kegiatan dilakukan dengan cara memberikan pelatihan secara langsung kepada peserta pelatihan, yaitu dengan ceramah penyampaian materi, praktek menggunakan software, latihan-latihan serta dilakukan evaluasi hasil rancangan peserta pelatihan dengan cara berdiskusi dan tanya jawab secara langsung pada saat kegiatan dilaksanakan. Dengan adanya pelatihan yang diberikan diharapkan dokumentasi terkait kegiatan analisis dan perancangan sistem di PT. TAS dapat terdokumentasi dengan baik serta tidak lagi bergantung dengan pihak luar.
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 59-68; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.10638

Abstract:
Pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan berbagi pengetahuan tentang perencanaan karir dan suksesi bagi dunia bisnis. Acara dilaksanakan dalam bentuk webinar yang dilaksanakan oleh SDM Cendekia. Peserta berjumlah 50 orang yang dihadiri oleh pelaku bisnis baik dari sektor swasta dan UMKM. Materi yang diberikan berupa konseptual dan praktik untuk membuat system karir yang sesuai dengan proses bisnis perusahaan. Perencanaan karir dan suksesi harus dibuat untuk keberlanjutan organisasi. Semangat perubahan dan kontribusi produktivitas menjadi pondasi awal yang harus diberikan kepada pelaku bisnis. Evaluasi webinar diilustrasikan dalam bentuk grafik sesuai dengan komponen pertanyaan yang diberikan kepada peserta pelatihan. Perencanaan karir dan suksesi harus dibuat sedini mungkin untuk melakukan regenerasi kepemimpinan dan meretensi karyawan terbaik dalam jangka panjang. Hasil dari pelatihan ini diberikan dalam bentuk kuesioner online kepada peserta. Semua materi yang disampaikan oleh narasumber sesuai dengan topik webinar. Peserta mendapatkan perspektik baru terkait fungsi strategis dari sebuah perencanaan karir dan suksesi bagi karyawan. Akhir dari acara memberikan tanya jawab dan diskusi disertai konsultasi kepada pelaku bisnis tentang perencanaan karir dan suksesi untuk kebutuhan bisnis serta pengembangan sumber daya manusia.
Joosten Joosten, Heru Kurniawan, Sherly Joe
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 97-106; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.11532

Abstract:
Sebelum masa pandemi, para pelajar bisa mendatangi sekolah/kampus dan belajar di dalam kelas yang diajarkan langsung oleh guru. Tetapi pada saat pandemi Covid-19 melanda di berbagai negara termasuk Indonesia, para pelajar harus bersekolah atau kuliah di rumah atau sekarang lebih dikenal belajar daring. Para pelajar terkadang menggunakan aplikasi yang terkadang kurang membantu mereka dalam melakukan pembelajaran daring. Seperti sinyal tidak kuat, aplikasi tidak cocok dengan spesifikasi perangkat, dan masih banyak lainnya. Para pelajar sering kesulitan berdiskusi atau bertanya lebih lama pada saat pembelajaran masa kini. Dari permasalahan tersebut, diperlukan pengenalan dan pelatihan menggunakan Ms. Teams dalam pembelajaran masa kini agar suasana belajar menjadi aktif dan menyenangkan.
Fauzy Rahman Kosasih, Juhana Juhana, Suratinah Suratinah, Rahayu Dwi Riyanti, Ika Tri Yanuanika
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 335-345; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i2.10196

Abstract:
Program pengabdian kepada masyarakat dengan judul “IbM Pengembangan Taman Baca Digital sebagai Sumber Belajar bagi Masyarakat Pesona 2 Cilebut Barat Kabupaten Bogor” ini bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat khususnya yang berada di lingkungan mitra yaitu di Pesona 2, Desa Cilebut Barat, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini melibatkan mitra yang terdiri dari orang tua, pemuda, remaja, dan anak-anak di lingkungan mitra. Kegiatan ini dimulai dengan kunjungan awal untuk menganalisis situasi dan kebutuhan masyarakat di lokasi. Dari hasil kunjungan berhasil diidentifikasi dan disepakati bahwa kegiatan Abdimas difokuskan pada pengembangan taman baca masyarakat (TBM) konvensional berbasis buku cetak. Namun, ketika memasuki bulan Maret 2020, sesuai dengan pengumuman dari Pemerintah Republik Indonesia yang menyatakan bahwa Indonesia juga mengalami pandemi Covid-19 dan mulai diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), maka perencanaan awal berubah menjadi taman baca digital masyarakat (TBDM) berbasis teknologi paperless. Monitoring dan evaluasi hasil kegiatan Abdimas dilakukan di akhir kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mitra antusias mengikuti kegiatan di TBDM dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Mayoritas para pengunjung TBDM adalah para anak usia sekolah dasar dan sekolah menengah pertama, meskipun pada beberapa kesempatan ada pengunjung yang berasal dari latar belakang guru sekolah menengah kejuruan, mahasiswa, dan pekerja.
Nurul Aisyah Rachmawati, Rizka Ramayanti, Muyassaroh Muyassaroh, Sri Opti
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 199-208; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i2.9626

Abstract:
As a form of fulfilling the Tri Dharma Perguruan Tinggi, Department of Accounting Universitas Trilogi does not only focus on teaching and research, but also on community service. In collaboration with Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan 1, Department of Accounting Universitas Trilogi conducted training in preparing financial reports based on SAK EMKM for UMKM Taxpayers in the KPP Pancoran Jakarta as the basis for reporting their Annual Tax Return. This activity was held on Tuesday, February 25th, 2020. The knowledge of UMKM Taxpayers in the KPP Pancoran Jakarta about financial and tax reporting is still very limited. This is what underlies the Community Service Team to conduct training activities in preparing financial and tax reports. The training consisted of three sessions: 1) giving material on preparing financial reports; 2) providing material about preparing tax reports; and 3) discussion and Q&A with the training participants. Because of the enthusiasm of the participants was very high, the training activities were followed by a mentoring session on the preparation of financial and tax reports held at Universitas Trilogi. Thus, participants get a better understanding and can report Annual Tax Return on time.
Yulida Army Nurcahya, Ayunda Putri Nilasari, Risma Wira Bharata, Rizky Puspita Dewi
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 222-233; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i2.10433

Abstract:
Menurut UU No. 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama (Presiden Republik Indonesia, 2016). Maka dari itu kami Tim Pengabdian Universitas Tidar melakukan pelatihan penjualan produk di era digital melalui e-commerce pada penyandang disabilitas Kota Magelang untuk mendorong kemandirian dan meningkatkan kemampuan penyandang disabilitas agar mengetahui peran e-commerce yang diharapkan dapat memberikan manfaat dalam penjualan produk. Penerapan e-commerce dengan baik dapat menumbuhkan jumlah keuntungan, meningkatkan jumlah pelanggan, selain itu juga berdampak positif pada perkembangan bisnis e-commerce yang menguntungkan. Metode yang kami lakukan adalah memberikan pelatihan pada saat kunjungan penyandang disabilitas Kota magelang ke Universitas Tidar pada bulan Agustus tahun 2020. Kunjungan penyandang disabilitas Kota Magelang tetap sesuai protokol kesehatan yang berlaku. Pelatihan ini digunakan untuk mendeskripsikan fenomena aktivitas pelaku usaha dalam memanfaatkan e-commerce untuk meningkatkan tenaga penjualan. Dengan adanya pandemi covid-19 yang membuat penyandang disabilitas kurang bebas bergerak maka pemanfaatan teknologi internet, peran e-commerce diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi penyandang disabilitas. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa penyandang disabilitas mampu memanfaatkan e-commerce dalam meningkatkan daya saing dan penjualan.
Whisnumurti Adhiwibowo, Susanto Susanto, Alauddin Maulana Hirzan
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 302-309; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i2.9959

Abstract:
Perkembangan dunia komunikasi jaringan komputer memiliki peran yang sangat penting untuk pertumbuhan berbagai sektor. Sektor-sektor yang berpengaruh seperti dunia pendidikan hingga ekonomi sangat terpengaruh akan adanya jaringan komputer. Dikarenakan pertumbuhan teknologi inilah mendorong orang-orang untuk mempelajarinya agar bisa diterapkan ke tempat kerja. Industri-industri juga membutuhkan orang-orang yang ahli di bidang jaringan untuk membantu mendorong kinerja industri. Oleh karena itu para guru khususnya guru SMK juga memiliki kewajiban memiliki kemampuan yang diperlukan untuk dunia kerja sebelum diajarkan ke para siswa. Kemampuan serta pemahaman mengenai pengaturan IP dan Routing secara otomatis dan dinamis belum diajarkan sepenuhnya, sehingga dapat menghambat pemberian materi ke para siswa. Materi-materi ini dikenal sebagai expertise atau ilmu keahlian khusus yang dapat diakses melalui akademi/institusi tertentu saja. Pengabdian ini memiliki tujuan mengajarkan IP dan Routing kepada para guru SMK Walisongo Semarang, sehingga para guru memiliki kemampuan serta pemahaman yang dapat diajarkan kepada para siswa dan tetap memiliki standar yang sama dengan keinginan industri. Proses peningkatan kemampuan ini disampaikan dengan metode ceramah dan disertai dengan asistensi langsung untuk memastikan para peserta dapat mencoba secara langsung materi yang diberikan. Dari kegiatan yang dilaksanakan ini, para peserta mengalami kenaikan pemahaman mencapai 46%. Sehingga bisa dipastikan kegiatan peningkatan kemampuan ini berjalan dengan baik.
Gregoria Ariyanti, Ana Easti Rahayu Maya Sari, David Ary Wicaksono
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 296-301; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i2.9538

Abstract:
Pendidikan menjadi hak semua anak-anak Indonesia, termasuk juga anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus memerlukan pelayanan khusus. Perhatian yang diberikan kepada seluruh anak Indonesia sudah menjangkau semua kalangan demikian juga perhatian bagi anak berkebutuhan khusus. Hal itu tampak dengan adanya kurikulum dan sekolah yang mengkhususkan bagi anak-anak tersebut, demikian juga adanya pelajaran matematika sederhana. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan ini untuk memberikan pendampingan pemahaman konsep Matematika khususnya konsep Bilangan. Metode kegiatan pengabdian yang dilakukan berupa pendampingan dan perhatian bagi anak berkebutuhan khusus di SDLB Bhakti Luhur Kota Madiun. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya kemampuan pemahaman konsep Matematika yaitu Bilangan bagi anak berkebutuhan khusus.
Atsani Wulansari, Arum Nisma Wulanjani, Gilang Fadhilia Arvianti, Candradewi Wahyu Anggraini, Endah Ratnaningsih
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 328-334; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i2.10551

Abstract:
Tujuan dilakukan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penggunaan media pembelajaran daring selama program belajar dari rumah, dengan metode gamifikasi bagi para guru SD Purwodadi, Kabupaten Magelang. Hal ini dilakukan karena dari hasil kuesioner awal yang kami berikan menunjukkan bahwa sebagian besar guru di SD Negeri Purwodadi masih belum menggunakan media pembelajaran berbasis gamifikasi kepada anak didiknya.Pengabdian ini dilakukan dengan model pembelajaran bauran (blended learning) dengan menggabungkan pertemuan dan daring. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil kuesioner dan koordinasi tim pengabdian, pihak mitra diberikan materi mengenai quizlet dan quizizz. Pihak mitra juga diberikan proyek mandiri sebagai indikator pemahaman dan peningkatan ketrampilan terhadap media pembelajaran daring. Pihak mitra memberikan respon postif terhadap pendampingan ini dengan mencoba menggunakannya untuk pengajaran daring.
Udin Rosidin, Nina Sumarni, Iwan Suhendar
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 181-190; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i2.9272

Abstract:
AbstrakUpaya hidup sehat harus dijalankan oleh masyarakat sesuai dengan program pemerintah yang mengutamakan upaya promotif dan preventif. Program tersebut memerlukan peran semua sektor dan peran serta seluruh masyarakat. Gerakan ini harus dilaksanakan disemua tatanan termasuk institusi pendidikan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Halim adalah institusi pendidikan yang mempunyai peranan penting dalam Germas. SMK AL-Halim merupakan sekolah yang berbasis pesantren sehingga seluruh siswanya merupakan santri dipondok pesantren. Pada survey awal yang dilakukan kepada siswa-siswi SMK Al-Halim menunjukan masalah personal hygiene menjadi salah satu permasalahan yang dikeluhkan oleh siswa yang dimungkinkan karena kurangnya pengetahuan siswa. Berdasarkan permasalahan terebut diatas maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian tentang peningkatan pengetahuan siswa dalam pelaksanaan personal hygiene di SMK Al-Halim Garut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa di SMK AL- Halim. Metode yang digunakan adalah pelaksanaan pendidikan kesehatan tentang personal hygiene. Sebelum pelaksanaan pendidikan kesehatan dilakukan persiapan sosial untuk membangun komitmen terhadap pelaksanaan pendidikan kesehatan. Kegiatan ini menunjukkan adanya perbedaan rata rata nilai pengetahuan sebelum dan sesudah dilaksanakan pendidikan kesehatan. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat adalah adanya peningkatan pengetahuan siswa SMK Al Halim tentang personal hygiene. Kata Kunci : Pengetahuan, Personal Hygiene, Pendidikan Kesehatan.
, Ida Rosnidah, Siti Nur Hadiyati
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 319-327; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i2.10453

Abstract:
Gaya hidup modern yang mengakomodir makanan serba instan dalam tampilan menarik, sehingga pelaku umkm berlomba-lomba untuk melakukan inovasi produknya, termasuk salah satunya adalah olahan dari ikan bandeng, yaitu bandeng isi yang dilakukan oleh umkm Bandeng Lelaki, sebagai mitra dalam melakukan pengabdian masyarakat khususnya pendampingan yang berada di Kota Cirebon. Permasalahan yang dihadapi oleh umkm Bandeng Lelaki adalah kemasan masih dibuat secara sederhana, pelaku umkm belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi produknya, pengelolaan keuangan belum tertib. Metode dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan observasi secara langsung pada lokasi UMKM Bandeng Lelaki. Selanjutnya kegiatan melakukan pertemuan dalam bentuk sosialisasi dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pendampingan yang telah dilakukan kepada pelaku UMKM Bandeng Lelaki adalah sebagai berikut: pelaku usaha mampu mengidentifikasi bahan baku untuk kemasan sesuai kebutuhan, pelaku umkm mampu meciptakan ide desain kemasan dengan warna yang menarik, mampu membuat laporan keuangan secara mandiri, mampu membuat promosi digital melalui instagram untuk produknya menjadi lebih menarik.
Lilyani Asri Utami, Eka Rini Yulia, Siti Ernawati, Hylenarti Hertyana
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 244-250; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i2.10342

Abstract:
Perkembangan teknologi yang begitu pesat diberbagai bidang mengharuskan masyarakat mengikuti setiap perkembangannya. Hal ini dilakukan untuk dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan. Salah satunya adalah penggunaan Microsoft Excel dalam pengolahan data. Hampir seluruh masyarakat baik organisasi, dunia pendidikan, instansi pemerintahan maupun swasta memanfaatkan microsoft excel. Penggunaan dari microsoft excel dapat meningkatkan kualitas dan profesionalitas pekerja dalam mengolah data. Para staff yang ada memiliki keterbatasan mengakses informasi dan mencari media pelatihan dalam pembelajaran untuk meningkatkan keahlian dalam mengolah data. Berdasarkan hasil pemikiran tersebut maka staff Desa Kota Batu membutuhkan pelatihan Microsoft Excel. Metode yang akan diterapkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ceramah untuk memberikan penjelasan mengenai teori dan simulasi serta tanya jawab untuk metode praktikumnya. Dengan diadakannya pelatihan ini, para staff Desa Kota Batu dapat mengembangkan kemampuan dan kemahirannya dalam mengolah data untuk menyajikan laporan kerja yang lengkap, otomatis, dan lebih akurat.
Warjiyono Warjiyono, Ery Suryanti, Rousyati Rousyati, Fanny Fatmawati, Imam Tazali, Lisnawati Lisnawati, Rosihyana Rosihyana
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 156-163; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i1.9102

Abstract:
Desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, Desa dipimpin oleh Lurah atau Kepala Desa yang dibantu oleh perangkat desa untuk menjalankan pelayanan kepada masyarakat seperti pembuatan surat keterangan dan surat penganta lainnya. Perangkat Desa Karangmangu Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal rata-rata masih belum bisa mengoperasikan microsoft word dan excel, sehingga layanan kepada masyarakat waktunya menjadi lama dan kurang efektif. Padahal beberapa unit komputer telah tersedia, namun minimnya perangkat desa yang bisa mengoperasikan microsoft word dan excel, komputer tersebut tidak digunakan maksimal. Perlunya pelatihan Microsoft Word dan Microsoft Excel 2013 untuk meningkatkan kualitas SDM perangkat Desa Karangmangu Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal. Metode pengumpulan data adalah wawancara dan survey. Hasil pelatihan ini menunjukan bahwa pelatihan microsoft word dan excel 2013 mampu meningkatkan skill perangkat Desa Karangmangu Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal dalam mengoperasikan microsoft word dan excel 2013. Hal ini dapat membantu kelancaran pekerjaan sehari-hari dan meningkatkan pelayanan administrasi Desa Karangmangu.
Muhammad Atmojo, Awang Darumurti
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 100-109; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i1.8660

Abstract:
Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan di Desa Singoyudan dengan skema KKN-PPM. Jika dilihat berdasarkan letak geografis Desa Singoyudan adalah desa yang berada di wilayah pesisir sehingga mayoritas masyarakatnya bertani. Selain itu desa ini memepunyai potensi untuk dikembangkan, salah satunya jumlah tanaman yang dapat digunakan sebagai obat keluarga. Metode yang dilakukan pada pelaksnaaan pengabdian meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan obat melalui tanaman, dan pembuatan kebun tanaman obat keluarga. Hasilnya adalah tersedianya lahan atau perkebunan tanaman keluarga yang dapat dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarkaat, terutama oleh ibu-ibu PKK. Selain itu juga masyarakat Desa Singoyudan memperoleh pemahaman dan wawasan tentang manfaat tanaman di sekitar untuk dijadikan sebagai obat pendamping keluarga.
Dewi Cahyani Pangestuti, Renny Husniaty
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 46-59; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i1.8381

Abstract:
Peningkatan dan tuntutan masyarakat1akan pelayanan public yang efektif dan efisien menuntut aparatur pemerintah memiliki kinerja yang lebih baik sehingga dapat memberikan pelayanan pada masyarakat. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan aparat Kelurahan Limo Depok dengan meningkatkan kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dua kali yaitu pada bulan November 2019 dan Januari 2020 di kantor Kelurahan Limo dengan memberikan pelatihan peningkatan kualitas pelayanan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini, diharapkan ada peningkatan pelayanan yang meliputi 6 indikator kualitas pelayanan, yaitu : ketepatan waktu pelayanan, akurasi pelayanan, kesopanan dan keramahan dalam memberikan pelayanan, kemudahan dalam mendapatkan pelayanan, kenyamanan dalam peroleh pelayanan dan atribut pendukung lainnya seperti sarana prasarana. Sesuai dengan hasil pengabdian di lapangan dari ke enam indikator yang menentukan kualitas pelayanan yang dijadikan tolok ukur untuk mengevaluasi kualitas pelayanan publik agar1memenuhi kepuasan masyarakat, maka masih banyak hal yang harus dibenahi dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Saran yang dapat disampaikan yaitu perlu peningkatan disiplin pegawai, perlu adanya bimbingan dan pelatihan yang terus-menerus serta perlu pembenahan dan penambahan beberapa fasilitas kantor untuk menunjang kelancaran aktivitas pelayanan.
Amrizal Amrizal, Indra Fauzi, Fadli Fadli, Samiran Samiran
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 4, pp 38-45; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i1.7343

Abstract:
Ada lima kecamatan di Kota Tebing Tinggi pada musim hujan airnya sering tergenang- genang, artinya daya serap tanahnya kurang. Semakin berkurangnya jumlah tanah kosong dan semakin padatnya bangunan-bangunan, hal itu semua akan menyebabkan ketidakseimbangan harmoni alam, yang berakibat banjir, ditambah juga kurangnya lahan pertamanan serta area terbuka hijau. Untuk itu perlu di buat solusi berupa lubang biopori guna mengurangi dampak akibat air tergenang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ditujukan untuk problem solving komprehensif dan bermakna, tuntas dan berkelanjutan. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat Desa Binaan yaitu kerja sama antara Politeknik Negeri Medan dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Kebersihan Kota Tebing Tinggi, yaitu berupa pembuatan 1.000 lubang biopori di halaman rumah, sekitar pepohonan, sekitar tempat parkir dan tempat terbuka lainnya. Tujuan dari pemasangan Biopori ini adalah memaksimalkan air yang meresap ke dalam tanah, membuat kompos alami dari sampah organic, mengurangi genangan air yang menimbulkan penyakit, mengurangi air hujan yang dibuang percuma ke laut, mengurangi resiko banjir di musim hujan, dan memaksimalisasi peran dan aktivitas flora dan fauna tanah. Pelaksanaan kegiatan telah dilakukan sejak bulan Nopember sampai Desember 2019 yang dilaksanakan oleh Tim UPPM Polmed yang terdiri dari 4 orang. Pada kegiatan ini berhasil dibuat 1.000 lubang di 11 kelurahan di Kota Tebing Tinggi. Kendala pembuatan biopori yaitu lahan yang ditimbuni dengan batu dan tanah yang keras sehingga kesulitan ketika dilakukan pengeboran, kendala kedua yaitu kegiatan yang dilakukan pada saat musim penghujan menyebabkan lahan banyak yang tergenang air bahkan terjadi banjir sehingga menambah waktu pengerjaan menjadi semakin panjang. pada masa mendatang kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan mitra binaan yang akan memperoleh pendampingan untuk penanganan air genangan dan drainase perkotaan di Kota Tebing Tinggi.
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3, pp 190-197; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i2.8093

Abstract:
Tujuan dari aktivitas pengabdian masyarakat ini adalah untuk merubah, melatih dan mengembangkan pola pikir siswa/i SMA Negeri 1 Bengkayang mengenai sumber daya produksi berupa sampah organik yang selama ini hanya dibuang dan dibiarkan begitu saja. Sampah organik tersebut dapat dikelola dan diolah menjadi produk bernilai ekonomi yaitu pupuk cair organik. Aktivitas kegiatan menggunakan project based learning methods yang meliputi ceramah dan diskusi kelompok mengenai circular economy dan dampak negatif dan manfaat dari sampah organik (sisa makanan, limbah buah dan limbah sayur) rumah tangga, serta pelatihan membuat pupuk cair dari limbah organik dengan media tong komposter dan juga pelatihan sederhana mengenai desain produk ( pengemasan dan branding) hingga proses pemasaran. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini adalah kesadaran siswa/ i mengenai pentingnya mengelola sampah dengan benar dengan memanfaatkannya menjadi produk bernilai ekonomi dan produk yang dihasilkan yang siap untuk dipasarkan di masyarakat.
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3, pp 153-162; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i2.6840

Abstract:
Telah dilakukan pengabdian kepada masyarakat tentang manajemen sistem pembelajaran online atau e-Learning. Sistem pembelajaran e-Learning dibangun berdasarkan pada tingkat kebutuahan di era modern seperti saat ini atau sebagai bentuk perwujudan dari revolusi industri 4.0. e-Learning merupakan suatu sistem pembelajaran yang dilakukan secara online sehingga dapa diakses dimanapun dan kapanpun. Adapun e-Learning yang digunakan dalam pelatihan ini adalah student centre bersifat open dan dapat dijumpai dilaman http://dafturn.org/. student centre ini memuat fitur-fitur informasi mata pelajaran, informasi Board, Resources dan Assignments. Berdasarkan pada hasil analisis kebutuhan di SMAN 1 Jasinga, kabupaten Bogor bahwa penerapan e-Learning di sekolah tersebut belum sama sekali dilaksanakan. Olehkarena itu melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan semua elemen ditingkat sekolah mampu memahami dan menerapkan sistem tersebut. Hasil pelaksanaan pelatihan manajemen sistem pembelajaran e-Learning di SMAN 1 Jasinga memperlihatkan antosiasme yang tinggi dengan hadirnya semua guru dan staf pada kegiatan tersebut. Adapun jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut berjumlah 50 orang. Adapun ketidak hadiran siswa disebabkan oleh padatnya penjadwalan disekolah sehingga tidak memungkinkan pada kegiatan tersebut. Hadirnya guru dan staf pada kegiatan tersebut diharapkan setelah dilakukannya kegiatan ini pihak sekolah dapat menerapkan sistem pembelajaran e-Learning yang sangat fleksibel terhadap situasi penjadwalan
Muliadi Muliadi, , Kasma F. Amin
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3, pp 127-132; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i2.7064

Abstract:
Potensi kekayaan daerah berupa sastra lisan di Sulawesi Selatan sepenuhnya belum digali dan disebarluaskan kepada generasi muda. Potensi budaya ini dapat dijadikan sebagai sarana pembentukan karakter siswa di sekolah melalui kegiatan penulisan naskah drama. Kegiatan pelatihan penulisan naskah drama dari cerita lisan Sulawesi Selatan di MTs Negeri 2 Biringkanaya Makassar dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan, pendampingan, dan praktik penulisan. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 36 orang. Kegiatan ini dijalankan dalam beberapa tahapan, yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, dilakukan koordinasi dengan mitra, menunjuk tim pendamping, dan mempersiapkan materi pelatihan, serta memastikan kesiapan alat dan bahan penunjang pelatihan. Pada tahap pelaksanaan, tim menyampaikan materi pelatihan peserta. Setiap kelompok diberikan bahan sastra lisan dari daerah Sulawesi Selatan, yang selanjutnya akan disusun ke dalam sebuah naskah drama. Pada tahap evaluasi, tim pelaksana melakukan monitoring dan evaluasi mengenai tingkat pengetahuan mitra setelah kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan. Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan PKM Pelatihan Penulisan Naskah Drama dari Cerita Lisan Sulawesi Selatan yang dilaksanakan di MTs Negeri 2 Biringkanaya Makassar ini mendapat respons yang baik dari peserta yang menjadi mitra pengabdian masyarakat. Para siswa yang menjadi peserta pelatihan antusias mengikuti kegiatan yang diberikan.
Setyo Eko Atmojo, Beny Dwi Lukitoaji, Faiz Noormiyanto
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3, pp 244-252; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i2.8139

Abstract:
Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membekali guru dalam menangani anak berkebutuhan khusus. Pelatihan ini diberikan pada guru kelas dengan siswa berkebutuhan khusus yang sangat memerlukan perhatian dan perlakukan yang khusus. Pembelajaran dan perlakuan bagi kelas yang memiliki anak berkebutuhan khusus berbeda dengan kelas biasa sehingga memerlukan guru yang mampu untuk menguasai kelas, siswa, pembelajaran dan penangan yang bersifat khusus bagi anak inklusif. Pelatihan ini terdiri dari pemberian informasi, praktik penanganan dan pembelajaran di kelas inklusif yang didalamnya terdapat anak berkebutuhan khusus. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan guru tentang penanganan bagi anak dengan kebutuhan khusus. Hal tersebut dapat dilihat pada skor post test guru setelah mengikuti pelatihan dimana > 75% guru telah memiliki pengetahuan yang baik tentang penanganan anak berkebutuhan khusus, selain itu berdasarkan hasil observasi pelaksanaan praktik pembelajaran diketahui bahwa >70 % guru telah mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik pada kelas inklusif.
Juliana Juliana, Sandra Maleachi, Kevin Gustian Yulius, Jimmy Situmorang
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3, pp 208-216; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i2.6980

Abstract:
Abstrak Salad termasuk ragam makanan yang berdayaguna dibuat tetapi berlimpah dengan faedah. Makanan ini dikreasi dengan mengkombinasikan beragam jenis buah dan sayuran dan memperbanyak bumbu atau saus untuk memperbanyak selera. Karena dimakan mentah, komposisi nutrisi pada sayur-sayuran dan buah-buahan ini masih terpelihara, sehingga konsumen memperoleh faedahnya secara optimal. Salad dikonsumsi dari variasi buah dan sayuran sesuai selera.Ada salad khas buah yang disebut juga salad buah, salad khusus sayuran yang disebut salad sayuran, ataupun campuran keduanya. Dibandingkan salad sayur tentu salad buah mempunyai selera tersendiri yang berbeda karena buah-buahan sangat menonjol memiliki rasa yang lebih manis daripada sayuran. Salad sayuran merupakan salah satu makanan sehat namun masih jarang dikonsumsi oleh masyarakat, dikarenakan faktor utama dari sayuran yang mudah kering dan tidak segar sehingga baik konsumen maupun produsen tidak melakukan penyimpanan berlebih untuk bahan baku salad. Sejalan dengan masalah yang ditemukan maka PkM ini lebih memberikan suatu pengajaran bagaimana memanfaatkan sayuran hidroponik yang ada di Kampung Gerendeng Pulo untuk diolah menjadi salad yang nantinya dapat dikembangkan untuk menaikkan ekonomi masyarakatnya melalui penjualan dengan memanfaatkan e-commerce, tetapi sedikit pengetahuan yang dimiliki oleh masyarakat Kampung Gerendeng Pulo. Pola ajar dengan memberikan resep dan praktik lapangan pembuatan berbagai macam salad sayur dan pencampurannya dengan bahan lain seperti buah dan biji-bijian, serta mengenal jenis kemasan dan cara mengemas dengan baik lalu memasarkannya melalui e-commerce. Diharapkan masyarakat Kampung Gerendeng Pulo menjadi mengerti lebih lagi tentang bagaimana mengolah salad menjadi tahan lama serta dapat membuka peluang untuk menekuni bisnis makanan sehat. Kata Kunci: salad, sayuran, buah, gerendeng pulo, e-commerce AbstractSalad is a type of practical food that easily made and it is rich of benefits. This salad is usually made by mixing several kinds of fruits and vegetables (most fruits and vegetables are still raw) which later topped by seasoning or salad sauce to enhance its taste. Because most salad are consummed raw, the nutrition parts in vegetables and fruits are still intact, therefore, we could receive its nutrition optimally. Special salad made of fruits is called fruits salad, and special salad made of vegetables is called veggie salad, and there is even special made salad from the combination of those two, called mixed salad. Compare to vegetables salad, people would consume fruits salad more because normally fruits have dominant sweeter end taste compared to vegetables. Even though vegetables salad is considered healthy food, it is rarely consummed by people. One of main reasons that people rarely eat vegetable salad because it is easily dried and looked pale, therefore, most consumers and producers do not store much of vegetables. Thus, this community service is pointing out on teaching how to use the hydroponic vegetables in Kampung Gerendeng Pulo where later it can also benefited them through its sales by using e-commerce. The teaching method is given by giving several recipes and hands-on teaching of making varieties of salad. This involves introducing the right packaging for the product. The people from Kampung Gerendeng Pulo are expected to understand making durable salad and opening a chance to pursue healthy food business. Keywords: salad, vegetables, fruits, gerendeng pulo, e-commerce
Indah Deska Basanti, Achmad Adi Susanto
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3, pp 217-227; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i2.6871

Abstract:
Kampanye “#AboluteMe” bertujuan untuk meningkatkan penerimaan diri pada remaja. Mengingat, munculnya beberapa fenomena di kalangan remaja, yaitu di antaranya tren Finstagram atau second account pada media sosial Instagram yang menurut Elizabeth Santoso (Psikolog) menjadi indikasi adanya dua kepribadian dan dapat berujung pada depresi (Moriand, 2018). Fenomena lainnya berupa tantangan tidak sehat di dunia maya yang diikuti oleh remaja dan tidak jarang menyakiti dirinya sendiri demi ketenaran semata. Pembuat karya berkolborasi bersama Into The Light Indonesia dalam pembuatan kampanye yang mengangkat isu penerimaan diri di kalangan remaja ini. Kampanye “#AbsoluteMe” menggunakan 6 langkah POSTAR menurut Goldsworthy & Morris yang terdiri dari Positioning, Objective, Strategy, Tactics, Administration, and Results. Hasil yang didapat dari pelaksanaan kampanye ini, yaitu sebanyak rata-rata 83% pengikut merasa dengan adanya konten @absoluteme_id pada Instagram dapat membuat mereka lebih puas dengan diri sendiri. Serta, dengan rata-rata 97% pengikut akun @absoluteme_id merasa kampanye “#AbsoluteMe” memberikan dukungan yang positif dan membantu dalam meningkatkan penerimaan diri.Kata Kunci: Kampanye, Penerimaan Diri dan Remaja
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3, pp 45-55; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i1.6627

Abstract:
Mengatur keuangan rumah tangga tidak semudah membalikan telapak tangan. Apalagi, pendapatan dalam rumah tangga yang sangat minim dapat memicu konflik sehingga yang terjadi adalah besar pasak daripada tiang. Ibu rumah tangga memiliki peranan yang penting dalam mengelola keuangan keluarga. Pengelolaan keuangan keluarga tidak hanya untuk yang berpenghasilan besar , baik yang kaya dan miskin perlu pengelolaan keuangan keluarga guna mewujudkan tujuannya. Akan tetapi Minimnya pengetahuan para ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan keluarga bisa menyebabkan terjadinya financial distress. Salah satu indikator terjadinya financial distress dalam keuangan keluarga adalah dimana pengeluaran lebih besar dibandingkan pendapatan sehingga mengakibatkan keluarga tersebut sering berhutang atau dalam peribahasa menyebutkan gali lobang tutup lobang. Selain itu titik kelemahan lainnya adalah salah satunya tidak dapat membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Dengan latar belakang tersebut menjadi pertimbangan kami Tim Pengabdian Universitas Tidar untuk melakukan pelatihan kepada para ibu-ibu PKK diDesa Semirejo 1 Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang untuk dapat mengelola keuangan keluarga dengan tepat. Pelatihan manajemen kas keuangan rumah tangga ini memiliki tujuan agar para peserta mampu mengatur keuangan rumah tangga dengan baik dan mencegah terjadinya financial distress atau kebangkrutan, Selain itu diharapkan peserta dapat membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini peserta dapat menambah pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan keluarga.Kata Kunci: Manajemen, Kas, Keuangan, Keluarga, Financial distress
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3, pp 83-92; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i1.6517

Abstract:
Pernasidi adalah desa yang terletak di Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Desa Pernasidi juga disebut Desa Gula, karena sebagian besar masyarakat desa merupakan penghasil gula dan menggantungkan pendapatannya terhadap produksi gula. Salah satu usaha dagang yang bergerak di bidang produksi gula semut adalah UD. Kali Mengaji. UD. Kali Mengaji bekerja sama dengan petani dan pengepul gula di Desa Pernasidi sebagai pemasok produk gula. Gula yang dipasarkan oleh UD. Kali Mengaji harus memenuhi standar kebersihan dan higienis. Namun, selama proses pengolahannya petani terkadang tidak memperhatikan faktor tersebut dalam proses produksi. Padahal salah satu aspek yang akan dilihat konsumen dalam membeli suatu produk adalah faktor kebersihan atau higienis. Selain permasalahan aspek kebersihan dan higienis dalam produksi, permasalahan yang muncul adalah belum adanya branding produk gula tersebut. Selama ini, UD Kali Mengaji masih menjual tanpa menggunakan brand atau merk.. Aspek terakhir yang menjadi permasalahan adalah pemasaran produk. Pemasaran produk ini masih menggunakan bantuan pihak ketiga dan belum melakukan pemasaran secara mandiri. Hal ini mengakibatkan nilai jual produk gula semut cukup rendah. Secara garis besar, permasalahan mitra ini terfokus pada belum pahamnya mitra terhadap bauran pemasaran atau marketing mix. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini dengan memberikan penyuluhan, pendampingan dan pelatihan terhadap mitra. Untuk permasalahan kebersihan akan dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pendampingan kepada petani mengenai dapur bersih dalam proses produksi. Penyuluhan ini diharapkan akan meningkatkan kesadaran petani dalam menjaga aspek kebersihan dalam proses produksi. Solusi belum terdapatnya branding produk gula semut dan penetapan harga akan diatasi dengan memberikan workshop mengenai branding dan packaging produk Sementara, pemasaran yang belum mandiri akan diatasi dengan memberikan pelatihan dan pendampingan workshop internet marketing dan pembuatan web dalam proses pemasaran produk.
Kartika Yuliantari, Kus Daru Widayati
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3, pp 56-66; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i1.6895

Abstract:
Kepemimpinan milenial berarti kepemimpinan yang dapat mengikuti dengan gaya yang dimiliki generasi masa kini. Pola kepemimpinan milenial berbeda dengan pola kepemimpinan dulu yang berasal dari generasi sebelumnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengubah pola mindset peserta agar menjadi generasi pemimpin milenial dan menambah ilmu dan pengetahuan di bidang kepemimpinan. Pengabdian masyaralat ini juga menumbuhkan kesadaran sebagai generasi penerus bangsa yang dapat mengetahui setiap kelebihan maupun kekurangannya agar menjadi seorang pemimpin milenial yang lebih bijaksana dan dewasa. Sedangkan untuk ibu-ibu PKK menyadari perannya sebagai orang tua dalam mendidik anaknya sedini mungkin, dalam membentuk moral dan pola pikir yang baik untuk menciptakan generasi pemimpin milenial yang mempunyai karakter sesuai dengan Pancasila. Sedangkan kegiatan pengabdian masyarakat ini berguna bagi pihak penyelenggara yaitu dosen Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis beserta lembaga yang menaunginya adalah memenuhi salah satu kewajiban seperti tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian Masyarakat yaitu ikut berperan secara aktif membuka wawasan dan pengetahuan seluruh masyarakat, khususnya generasi muda serta dapat melibatkan perempuan, khususnya seorang ibu yang dapat melahirkan generasi pemimpin milenial. Berdasarkan evaluasi terungkap, bahwa para peserta belum memahami karakteristik generasi milenial. Peserta juga belum memiliki mindset tentang generasi pemimpin milenial dan, begitu juga orang tua belum mengerti bagaimana mendidik anak-anaknya agar menjadi generasi pemimpin milenial di masa yang akan datang. Namun, setelah mengikuti pelatihan, para peserta generasi muda akhirnya dapat memahami karateristik menjadi seorang pemimpin milenial, ibu-ibu PKK mulai menyadari bagaimana mendidik anak-anaknya sedini mungkin, dalam membentuk moral dan pola pikir yang baik agar menjadi seorang pemimpin milenial di masa yang akan datang yang mempunyai karakter sesuai dengan Pancasila dilihat dari tanggapan peserta setelah pelatihan.Kata Kunci: Generasi, Pemimpin, Milenial
, Suci Prihatiningtyas, Iin Baroroh Ma'arif
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 3, pp 76-82; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v3i1.7092

Abstract:
AbstrakTujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk mengetahui perkembangan guru MI dalam menyusun media belajar sains berbasis ramah lingkungan dan penggunaannya di dalam kelas. Media pembelajaran sangat penting perannya sebagai perantara antara guru dengan siswa atau juga siswa dengan siswa. Hal ini akan mempengaruhi tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Kegiatan ini dilakukan selama 2 (dua) hari pada tanggal 31 Juli dan 3 Agustus 2019. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi dan angket penggunaan media belajar sains berbasis ramah lingkungan. Hasil kegiatan ini diperoleh data bahwa guru sudah dapat merancang media belajar sains berbasis ramah lingkungan secara mandiri dan siswa sangat senang dan antusias pada kegiatan praktikum menggunakan media pembelajaran tersebut. Kegiatan ini diharapkan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan metakognitif siswa melalui kegiatan praktikum.Kata Kunci: Media Belajar Sains berbasis Ramah Lingkungan, Pendampingan, Penerapan, Praktikum AbstractThe purpose of this service activity is to study the development of teachers in making environmentally friendly science-based learning media and its use in the classroom. The learning media is very important as the interaction between the teacher and students or also students and students. This will increase the level of student understanding of the material presented. This activity was carried out for 2 (two) days on 31 July and 3 August 2019. Data collection was carried out through observation sheets and questionnaires using environmentally friendly science-based learning media. The results of the activities obtained the data that the teacher has been able of independent environmentally friendly science-based learning media and students are very happy and happy in the practical activities using the learning media. This activity must provide significant approval to the ability of students who carry out practical activities.Key Word: Environmentally Friendly Science-Based Learning Media, Assistance, Application, Practicum
Amila Amila, Evarina Sembiring, Janno Sinaga
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 396-403; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v2i2.6120

Abstract:
Terbatasnya terapi wicara di rumah sakit, penanganan stroke lebih kearah penyebab stroke/medis, sedang gejala sisa belum mendapat penanganan sampai pasien pulang. Gangguan tersebut menyebabkan pasien tidak mampu mengungkapkan apa yang diinginkan pasien, tidak mampu menjawab pertanyaan atau berpartisipasi dalam percakapan. Selanjutnya pasien akan menarik diri dari kegiatan sosial, rendah diri, depresi dan kondisi pasien akan semakin buruk. Penanganan terpadu dengan anggota keluarga merupakan faktor yang cukup penting dan kunci keberhasilan dalam proses penanganan gangguan komunikasi verbal. Untuk mencegah terjadinya depresi pada pasien dan keluarga maka diperlukan media komunikasi pengganti komunikasi verbal, seperti buku komunikasi. Tujuan pelatihan adalah mengatasi permasalahan gangguan komunikasi verbal pasien stroke setelah pulang ke rumah. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah latihan komunikasi seperti menyebutkan gambar, menunjuk, menulis dan membaca melalui booklet komunikasi. Hasil yang dicapai dalam pelatihan adalah meningkatkan kemampuan bahasa dan berkomunikasi, interaksi antara pasien dengan keluarga, meningkatkan kemandirian dan perkembangan hubungan sosial dengan orang lain. Disarankan untuk dikembangkan kemitraan yang luas berupa pelatihan komunikasi verbal dan sosialisasi booklet komunikasi untuk meningkatkan interaksi sosial dan mengurangi depresi pasien dan keluarga. Kata Kunci : Gangguan komunikasi verbal, Pemberdayaan keluarga, Stroke afasia
, Daryanto Daryanto, , Heni Purnama,
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 332-339; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v2i2.5672

Abstract:
Indonesia merupakan negara tertinggi ketiga didunia untuk penyakit tuberkulosis (TB). Ditengah perkembangan industri, penyakit TB masih menjadi penyakit yang sulit untuk dikontrol dan dikendalikan tingkat penularannya. Saat ini, sistem survilance yang merupakan elemen penting dalam pencegahan dan penanganan penyakit infeksi masih berdasarkan pada pendekatan tradisional, seperti self-reported dan paper-based. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu meningkatkan soft-skill dan hard-skil tenaga kesehatan dalam pemanfaatan teknologi berbasis Internet of Things untuk pencegahan penyakit menular (TB). Metode pelaksanaan berdasarkan solusi yang akan dikembangkan dan problems-solved methods. Pelaksanaan pelatihan dilakukan sebanyak dua kali selama satu hari, dengan fokus materi hari pertama befokus pada gambaran umum penyakit infeksi di Indonesia dan penting nya monitoring pasien. Sesi kedua dilanjutkan dengan pelatihan pemanfaatan teknologi untuk monitoring pasien TB sebagai upaya pencegahan yang dilanjutkan dengan demonstrasi dan simulasi. Tahap selanjutnya, membantu melakukan instalasi beberapa aplikasi yang dapat digunakan oleh tenaga kesehatan dan pasien TB, serta pembinaan yang bersifat monitoring pelaksanaan. Setelah dilakukan pelatihan didapatkan bahwa pengetahuan tenaga kesehatan terhadap pemanfaatan teknologi meningkat lebih dari 70%. Sehingga pelatihan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam pemanfaatan teknologi sangat diperlukan dan diperluas diseluruh puskesmas untuk memudahkan pekerjaan tenaga kesehatan.
, Nurhayati Nurhayati, , Meliyana Meliyana
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 359-365; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v2i2.6172

Abstract:
Limbah merupakan permasalahan yang belum terpecahkan. Namun limbah organik setidaknya dapat lebih termanfaatkan dibandingkan limbah anorganik yaitu dengan mengubahnya menjadi pupuk. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik (POC) dari limbah organik yang dihasilkan oleh rumah tangga adalah memberikan informasi pengetahuan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengolahan limbah secara efisien, sehingga masayarakat Desa Paya Kecamatan Trienggadeng tidak sembarangan menumpuk sampah-sampah organik yang nantinya akan menimbulkan aroma tak sedap sehingga mengundang penyebaran bibit penyakit. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah menyajikan materi kemudian melakukan praktik langsung untuk membuat POC. Kemudian dilakukan evaluasi terhadap produk yang dihasilkan dan proses yang dilaksanakan oleh peserta pelatihan.
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 287-294; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v2i2.5923

Abstract:
Kota Malang memiliki banyak UMKM (usaha mikro kecil dan menengah), salah satunya adalah usaha mikro furniture (mebel). Salah satu usaha mikro di kota Malang adalah ”INDAH Mebel” milik bapak Budiyanto yang berada di Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing. INDAH Mebel menghasilkan produk antara lain kursi, meja, lemari, kicthen set, interior set dll. Untuk memproduksi hasil mebel membutuhkan beberapa mesin listrik untuk proses pemotongan, penghalusan, pengeboran, pengecatan, dan finsihing. Saat ini INDAH Mebel mengeluhkan tingginya pembayaran listrik akibat banyaknya penggunaan mesin-mesin listrik. Sehingga untuk mengurangi beban pembayaran listrik, tim pengabdi menawarkan alat penurun daya listrik yang mampu menurunkan tegangan dan arus mesin listrik tanpa mengganggu kinerja alat.Alat penurun daya listrik terdiri dari trafo penurun tegangan, rangkaian kontrol, rangkaian pembangkit tegangan terkontrol, sensor arus, dan fuse (pengaman).Alat penurun daya listrik telah berhasil dibuat dan diimplementasikan pada usaha INDAH mebel.Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat penurun daya listrik mampu menurunkan tegangan dan arus listrik saat mesin-mesin listrik dioperasikan. Mesin-mesin listrik dioperasikan selama 7 jam sehari selama 26 hari dalam 1 bulan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa alat penurun daya listrik mampu menghemat daya listrik per bulan sebesar 413 Watt dan menghemat pembayaran listrik sebesar Rp. 110.025, dengan tarif pembayaran listrik dari PLN untuk kelas bisnis kecil sebesar Rp.1467/kWh
Mohamad Trio Febriyantoro, , , ,
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 271-279; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v2i2.5981

Abstract:
Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam menciptakan wirausaha dan mendukung peningkatan kualitas para UMKM maka prodi Manajemen akan memberikan pelatihan kepada para UMKM yang berada di lingkungan PKK Tiban Global, Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan berwirausaha dan meningkatkan kualitas manajemen dan tata kelola keuangan sehingga dapat menciptakan UMKM yang mandiri. Kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dalam dua kali pertemuan yang dihadiri oleh 25 peserta dari pelaku UMKM di lingkungan PKK Tiban Global. Berdasarkan dari hasil dan pembahasan pada kegiatan ini, pelaku UMKM dibekali tentang pendidikan kewirausahaan, strategi pemasaran yang efektif dan pengelolaan keuangan sederhana serta mengenali berbagai skema pembiayaan yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM.
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 2, pp 251-261; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v2i2.5814

Abstract:
Tujuan utama pengabdian masyarakat berupa pelatihan penggunaan media ICT online bagi guru, orang tua dan siswa di SMP IT Insan Mulia Manokwari adalah mengenalkan jenis-jenis media online yang yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran berupa Edmodo dan Schoology. Pelatihan dilakukan dengan terperinci, dengan membagi kelas guru, kelas orang tua dan kelas siswa dalam mempelajari penggunaan media ICT berupa Edmodo dan Schoology. Dalam proses pelatihan dilakukan pendampingan yang dilakukan oleh tim PKM. Disamping pengenalan media ICT, dalam pelatihan ini dilakukan juga penugasan agar lebih memahami tentang penggunaan media ICT online tersebut. Penugasan dibedakan antara tugas guru, tugas orang tua dan tugas siswa. Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan pengabdian ini, dilakukan evaluasi tahap akhir. Evaluasi dilakukan dengan dua cara yaitu wawancara dan pengisian angket. Hasil evaluasi tersebut di olah dan dibuat dalam bentuk diagram pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi dari kegiatan ini disampaikan kepada pihak sekolah dan pihak-pihak terkait. Dari hasil tersebut diperoleh bahwa tingkat kepuasan peserta pelatihan sangat tinggi, dimana 92% puas dengan proses pelatihan, baik dari segi materi, penyampaian materi, proses diskusi, pelatihan individu dan hasil penelitian. Pengabdian ini menambah pengetahuan dan keterampilan peserta pelatihan
Arief Iman Santoso, , Jazuli Abdin Moenib
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 291-303; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i2.12682

Abstract:
Appoli (Aliansi Petani Beras Organik Boyolali) merupakan organisasi yang berfungsi sebagai wadah bagi para petani dalam pemasaran bersama dan peningkatan kualitas hasil pertanian. Dalam mengembangkan pemasaran produk Appoli terdapat beberapa kendala antara lain rendahnya daya saing produk terutama kemasan yang belum menjual dan jangkauan pemasarannya yang terbatas. Dari sisi pengemasan, permasalahan yang dihadapi adalah keterbatasan peralatan pengemasan, belum adanya label produk dan merek yang menjadi ciri produk dari Appoli. Sistem informasi dan pemasaran berbasis website atau digital sangat dibutuhkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya pasar regional tetapi diharapkan mampu menjangkau pasar luar daerah atau nasional. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan beberapa kegiatan yaitu: 1) pengenalan peralatan pengemas vakum dan penambahan kemasan plastik 2) pengenalan desain kemasan produk yang menarik dan aman 3) perbaikan label dan merek 4) pengembangan website pemasaran produk Appoli. Kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan Appoli dari penjualan beras putih organik, beras merah organik dan beras hitam organik, serta meluasnya pemasaran mereka dengan hadirnya produk beras organik mereka di pasar online.
Pramelani Pramelani, Murtiadi Murtiadi
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 203-210; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i2.11543

Abstract:
Berdasarkan sesuai kebutuhan dari mitra dimana untuk mempermudah baik dalam pekerjaan sehari-hari dalam menghadapi banyak orang maupun dapat mengasah diri dalam berkomunikasi yang baik. Maka, skill public speaking sangat diperlukan bagi setiap individu. Public speaking bukan semata-mata bakat, tetapi harus dipelajari atau dilatih. Melihat pentingnya public speaking dan kebutuhan mitra, maka para dosen dan mahasiswa tergerak untuk mengadakan webinar pengabdian masyarakat berjudul “Public Speaking”. Para dosen dan beberapa mahasiswa diberi kesempatan untuk mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat setiap semester dalam pemenuhan Tridharma Perguruan Tinggi. Berdasarkan kebutuhan terhadap public speaking dari pihak mitra yakni Koperasi Simpan Pinjam CU Bererod Gratia, oleh karena itu para tim mengadakan Webinar Pengabdian Masyarakat Public Speaking pada hari Sabtu, 2 Oktober, pukul 10.00 WIB. Dengan metode pemaparan materi yang diberikan oleh tutor dan melalui proses tahapan awal sampai akhir evaluasi sehingga acara pengabdian masyarakat tersebut dapat berjalan lancar dan sukses sesuai dengan yang diharapkan oleh panitia. Para peserta merasa puas dengan acara tersebut dan pihak mitra pun berharap acara pengabdian masyarakat ini dapat terus berlanjut.
Dewi Cahyani Pangestuti, Heni Nastiti, Renny Husniaty
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 258-269; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i2.12772

Abstract:
Tujuan pelatihan kepada warga ini adalah sebagai upaya membekali ibu rumah tangga di Limo Depok pada masa pandemic Covid 19, dalam rangka melaksanakan kegiatan kewirausahaan sehingga menghasilkan tambahan pendapatan bagi keluarga, terutama yang terkena dampak akibat Covid 19. Metode pelaksanaan layanan yang digunakan adalah dengan melakukan survei dan konseling yang berhubungan langsung dengan kewirausahaan, pemilihan bentuk bisnis, serta pengelolaan keuangan usaha kecil yang baik dan efisien. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa ibu rumah tangga perlu memiliki pengetahuan untuk menjalankan kegiatan kewirausahaan yang dapat dilakukan di rumah, yang dapat meningkatkan penghasilan bagi keluarga, dan dapat mendukung kebutuhan penduduk setempat, seperti toko kelontong, warung makan, rumah kontrakan, dan lain-lain. Serta bagi mereka yang telah menjalankan bisnis dapat mempraktikkan tips dalam manajemen bisnis dan dapat mengelola keuangan dengan baik dan efisien untuk keberlanjutan usahanya.
, Syaiful Arga Nugroho, Teo Mahatmana Ksatria Mukti, Firda Dwita Putri, Monica Tashya Putri, Galuh Ruhmayanti Suwito, Vira Ainu Rifa, Natasha Nancy Tjajadi, Salma Nailatul Muna, Alyssa Nia Lutfia Sadono
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 245-257; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i2.12685

Abstract:
Kurangnya kesadaran warga di Kelurahan Maospati untuk mengelola sampah rumah tangga dan belum berfungsinya TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle) di Kelurahan Maospati mendorong tim KKN Tematik UNS Membangun Desa menawarkan program pengelolaan sampah secara terpadu. Program pengelolaan sampah terpadu melalui kegiatan pemberdayan dilakukan melalui beberapa tahap dari penetapan dan peninjauan lokasi, penyusunan program kerja yang meliputi kegiatan desain dan pengadaan roadmap pengelolaan sampah, sosialisasi program bank, sosialisasi pengelolaan sampah dan demo pembuatan ecobrick dengan sasaran utama anggota kelompok PKK, serta edukasi mengenai pengelolaan sampah di sekolah-sekolah melalui pemanfaatan botol bekas minuman mereka. Hasil dari program kerja meliputi peningkatan pengetahuan tentang pengelolaan sampah sebesar 51,2% peserta sosialisasi dan 44 % dari masyarakat peserta program sosialisasi mendapatkan manfaat ekonomis dari sampah rumah tangga mereka. Selain itu kegiatan ini mampu membantu mewujudkan lingkungan yang asri, terstruktur dan bersih.
Wahyu Wahid Muttaqin, Deni Agus Setia Permana
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 156-164; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.12036

Abstract:
Permasalahan yang muncul pada tingginya angka kejadian stroke di Kabupaten Cilacap kususnya Kelurahan Sidanegara. Salah satu upaya untuk menurunkan angka kejadian stroke adalah dengan melakuka pelatihan pengunaan minyak goreng yang baik dan benar pada masyarakat di Kelurahan Sidanegara Kabupaten Cilacap. Pengunaan minyak goreng untuk konsumsi merupakan kebutuhan yang sangat fital dalam menggolah makanan, oleh karena itu perlu dilakukan pengenalan kepada masyarkat tentang pengunaan minyak goreng yang baik untuk dikonsumsi. Tujuan dari kegiatan ini agar masyarakat Kelurahan Sidanegara, memahami bagaimana cara pengunaan minyak goreng yang baik untuk dikonsusmsi dan terjadinya penurunan penderita stroke di Kelurahan Sidanegara khususnya dan Kabupaten Cilacap pada umumnya. Rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan berupa pemberian materi tentang pemakaian minyak goreng dan manfaat minyak goreng, pelatihan mencermati minyak yang baik dan jelek, praktik mandiri dan ujicoba cara menentukan minyak yang baik. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan pada bulan Juni - Juli 2020 yang diikuti oleh ibu-ibu dan anggota PKK Kelurahan Sidanegara. Hasil evaluasi kegiatan berupa para ibu dan anggota PKK telah dapat mempraktikkan penggunaaan minyak goreng yang baik untuk dikonsumsi, melakukan penampungan minyak yang tidak layak konsumsi agar tidak mencemari lingkungan, serta mengembangkan bank minyak kepada ibu-ibu dan anggota PKK Kelurahan Sidanegara.
Slamet Riyanto, Muh Nur Luthfi Azis, Andi Rahman Putera
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 137-142; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.11534

Abstract:
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan pada tahun 2021 ini memiliki tujuan untuk melakukan pendampingan kegiatan digital marketing pada komunitas UMKM di Kabupaten Madiun, bentuk pendamping dilakukan dalam bentuk pembuatan toko online di marketplace Shopee dan Tokopedia. Pelaksanaan abdimas dilaksanakan pada tanggal 9 – 14 Agustus 2021, dengan materi teknik foto produk, video produk & pembuatan logo usaha, membuka dan setting toko online di Shopee dan Tokopedia. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan tema digital marketing dengan peserta sebanyak 16 orang, dimana peserta adalah pelaku usaha yang telah memiliki usaha dengan skala mikro dan menengah. Untuk pelaksanaan kegiatan ini telah berjalan dengan lancar dan kehadiran peserta dalam setiap pertemuan mencapai 90%. Selain itu, peserta juga dapat mempelajari materi secara offline maupun online dari hasil rekaman yang telah dibuat
Cecilia Novianti Salsinha, Talisadika Serrisanti Maifa, Hendrika Bete
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 177-186; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.12157

Abstract:
Pada masa dimana Indonesia sedang masuk dalam masa transisi covid-19, peran guru sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Sekolah, proses pembelajaran lebih difokuskan pada penggunaan Whatsapp dan siswa cenderung belajar mandiri. Hal ini sangat berdampak bagi pemahaman siswa oleh karena siswa hanya belajar menggunakan buku yang sudah dibagikan oleh guru. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan pemanfaatan software Wondershare Quiz Creator (WQC) yang dapat digunakan untuk membuat alat evaluasi yang menarik dan interaktif bagi siswa. Aplikasi ini juga dapat digunakan dengan mudah, serta menghasilkan output yang fleksibel. Dalam soal pun dapat disisipkan dengan berbagai media pendukung seperti gambar, suara, maupun video. Kelebihan lain yaitu dapat digunakan untuk belajar secara mandiri oleh siswa. Salah satu langkah yang dilakukan tim pengabdi yakni dengan melakukan pelatihan bagi guru-guru pada SMPS Katolik Aurora Kefamenanu. Pelatihan dimulai dengan tahap persiapan dimana pengabdi bertemu dengan Kepala Sekolah untuk menentukan jadwal pengabdian dan persiapan modul. Pengabdian dilaksanakan selama 4 hari dengan peserta pengabdian berjumlah kurang lebih 17 orang. Kegiatan ini disambut positif oleh pihak sekolah, guru-guru juga merasa memperoleh pengalaman baru membuat alat evaluasi yang lebih menarik. Meskipun 70,59% guru membutuhkan waktu yang lama untuk membuat soal namun seluruhnya merasa software ini menarik dan mudah digunakan serta diyakini menambah semangat siswa ketika mengerjakan soal ujian. Hasil percobaan penggunaan alat evaluasi pada siswa juga memberikan hasil 78,57% siswa merasa software ini dapat menambah semangat dalam mengerjakan soal dan 92,87% siswa merasa software ini menarik dan mudah digunakan serta sesuai dengan minat mereka.
Ety Nurhayaty, Eigis Yani Pramularso, Ratnawaty Marginingsih, Isnurrini Hidayat Susilowati
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 69-77; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.10522

Abstract:
Saat ini di era yang serba digital media promosi sering dibagi kedalam dua bagian yaitu media online dan offline. Media promosi online, biasanya dengan menggunakan media sosial, market place dan lain-lain, sedangkan untuk promosi secara offline bisa menggunakan salah satu atau gabungan dari media pamplet, spanduk, brosur dan lain-lain. Namun apapun media yang dipilih, tetap harus memiliki desain yang baik, unik dan mudah diingat oleh masyarakat agar mereka tergerak untuk melakukan apa yang disampaikan tersebut. Pengenalan media promosi sekaligus pelatihan ini diterapkan pada mitra pengabdian masyarakat di Yayasan Desa Hijau yaitu sebuah yayasan yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, yang kegiatannya banyak berhubungan dengan masyarakat baik sebagai donatur dan penerima. Setelah dilakukan pemetaan masalah, bahwa saat ini yayasan dalam melaksanakan program banyak menggunakan jasa orang lain untuk mendesain media promosi, padahal kegiatan yang dilaksanakan kadang lebih dari satu dan dalam waktu yag berdekatan, sehingga dana yang dihabiskan untuk jasa desain lumayan besar maka pada akhirnya disepakatilah pada pengabdian masyarakat kali ini melakukan pelatihan membuat media promosi dengan aplikasi canva, sebagai aplikasi yang relatif mudah d pahami, murah dan bisa dilakukan melalui handphone peserta yang berbasis android. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi dan pratikum. Hasil dari kegiatan ini peserta dapat menerima pengetahuan dan dapat menggunakan aplikasi Canva.
Muhammad Eko Atmojo, Vindhi Putri Pratiwi
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 107-119; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.10829

Abstract:
Politik uang merupakan salah satu fenomena yang banyak terjadi pada saat pelaksanaan pemilihan umum, pemilihan kepala daerah maupun pemilihan kepala desa. Praktik politik uang sudah banyak terjadi dikalangan masyarakat Indonesia hal ini dikarenakan minimnya pendidikan politik terhadap masyarakat. Dimana jika dilihat praktik politik uang ini mempunyai konsekuensi dampak yang sangat panjang dan serius. Maka dampak dari praktik politik uang adalah biaya politik mahal, masyarakat bukan menjadi prioritas serta akan menimbulkan korupsi diberbagai sector. Oleh karena itu beberapa desa di Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan perlawanan politik uang melalui gerakan Desa Anti Politik Uang (DAPU). Salah satunya di Desa Temon Kulon Kecamatan Temon Kabupaten Kulon Progo. Adapun kegaitan yang dilakukan selama pengabdian adalah sosialisasi tata bahaya politik uang dan penggunaan surat suara, selain itu juga dilakukan pembuatan spanduk dan pojok aduan sebagai symbol perlawanan politik uang
Nurita Andayani, , Moordiani Moordiani, Sondang Khairani, Gressty F Swandiny
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 23-35; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.11028

Abstract:
Fakultas Farmasi Universitas Pancasila (FFUP) merupakan salah satu fakultas yang ada di Universitas Pancasila yang memiliki jumlah mahasiswa cukup banyak. Selain itu, di Fakultas Farmasi Universitas Pancasila terdapat 9 kios kantin yang sehari-harinya melayani kebutuhan makanan dan minuman dari sivitas akademika FFUP serta fakultas lain di Universitas Pancasila yang berdampingan langsung dengan Fakultas Farmasi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan suatu masalah yaitu penumpukan sampah. Secara umum kesadaran sivitas akademika dan orang-orang yang beraktivitas di lingkungan FFUP mengenai sampah masih kurang. Oleh karena itu edukasi, sosialisasi dan aplikasi mengenai pemilahan sampah sangat diperlukan di lingkungan FFUP yang berguna dalam mengurangi frekuensi sampah. Edukasi dan aplikasi telah dilakukan melalui kegiatan penyuluhan, pengadaan fasilitas pemilahan sampah, dan pelatihan aplikasi pemanfaatan sampah. Program ini cukup berhasil meningkatkan pengetahuan civitas akademika tentang pengelolaan sampah berbasis pemilahan sampah dengan kenaikan pemahaman dan kepedulian tentang pengelolaan sampah sebesar 4,58%, dan 8,94% secara berturut – turut dan telah diterapkan nya sistem pemilahan sampah di FFUP
Lisye Fitria, Irma Amelia Dewi, Arie Desrianty, Alif Ulfa Afifah
Jurnal Abdimas Bsi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Volume 5, pp 1-10; https://doi.org/10.31294/jabdimas.v5i1.10588

Abstract:
Kawasan Nagreg merupakan kawasan sentra produksi bata yang cukup terkenal, dimana beberapa penduduknya menjadikan produksi batu bata menjadi mata pencarian utama. Proses pengelolaan keuangan industri kecil batu bata di kawasan Nagreg masih banyak yang bersifat konvensional/manual dan belum menggunakan perangkat lunak sistem keuangan untuk membantu proses pencatatan keuangan dalam bisnis batu bata. Selain itu, kegiatan pemasaran belum menggunakan media online sehingga konsumen masih terbatas. Aplikasi penyusunan laporan keuangan sederhana diharapkan bisa digunakan sebagai alat pengambil keputusan. Selain itu pembuatan website perusahaan dikembangkan untuk membantu perusahaan dalam bidang pemasaran. Hasil yang dicapai adalah aplikasi keuangan sederhana dan website bagi pengrajin batu bata. Penggunaan aplikasi keuangan dan website bisa dimanfaatkan untuk menentukan strategi pemasaran berbasis teknologi untuk meningkatkan daya saing.
Page of 3
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top