Refine Search

New Search

Results: 57

(searched for: journal_id:(6356143))
Save to Scifeed
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Seliwati Ginting, Ikbal, Moh. Nurjaman, Donal Sinogerel Samsond
Published: 31 August 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 138-146; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.258

Abstract:
Dosen merupakan sumber daya yang sangat vital dalam sebuah Perguruan Tinggi, karena dosen banyak berperan di dalam setiap aktivitas sebuah Perguruan Tinggi. Dosen berprestasi tentu dapat mendorong kemajuan bagi suatu Perguruan Tinggi pada khususnya dan bagi suatu Bangsa pada umumnya. Pemilihan dosen berprestasi tingkat Nasional telah diselenggarakan sejak tahun 2004. Sejak tahun 2009 pemilihannya mengikutsertakan pendidikan tinggi politeknik sebagai bentuk apresiasi terhadap pendidikan vokasi. Disamping itu berdasarkan evaluasi hasil pemilihan dosen berprestasi nasional sejak tahun 2004 dimana pemenangnya selalu dari bidang Sains Teknologi, maka dipandang perlu untuk memunculkan pemenang pada bidang bidang Sosial Humaniora, sehingga mulai tahun 2017 akan dipilih pemenang dari dua bidang yaitu, bidang Sains Teknologi dan Sosial Humaniora. Penelitian ini memberikan solusi dalam proses penilaian kerja melalui kriteria yang dianalisi guna menghasilkan mutu kinerja di setiap dosen dengan metode AHP, dimana proses penilaian melalui beberapa tahapan hirarki untuk lebih akurat. Hal ini bertujuan agar penilaian yang selama ini dilakukan lebih objektif, efisien serta dapat memberikan masukan kepada pihak manajemen guna memutuskan penilaian kinerja selanjutnya. Penelitian ini memberikan manfaat kepada pihak lembaga sebagai bahan masukan dalam proses kinerja dosen dilingkungnya. Sehingga bisa diterapkan dibeberapa program studi guna menghasilkan kinerja yang objektif dan transparan.
Falentino Sembiring, Ana Khusul Khotimah, Monika Gultom, Sabar, Dudih Gustian, Jelita Asian, Mupaat
Published: 31 August 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 81-89; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.273

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem informasi yang dapat menunjang sebuah toko dalam menentukan kombinasi item dan tata letak barang berdasarkan kecenderungan pembelian konsmen untuk meningkatkan penjualan pada grosir. Pada penelitian ini, data yang digunakan adalah data penjulan di Grosir Sembako Lina dan metode yang digunakan adalah metode algoritma Apriori. Algoritma Apriori adalah algoritma pengambilan data dengan aturan asosiatif untuk menentukan hubungan asosiatif suat kombinasi item, sehingga data mining dengan algoritma apriori ini salah satu algoritma yang tepat untuk mengasosiasikan persediaan sembako yang ada di grosir lina. Dengan metode ini, pemilik grosir dapat mengetahui barang apa saja yang sering dibeli oleh konsumen, serta tahu bagaimana cara mengatur tata letak penyimpanan barang sehingga konsumen tidak merasa bingung saat mencari barang yang dibutuhkan.
Annisa Ilham Fathimah, Sudin Saepudin, Edwinanto
Published: 31 August 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 123-131; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.271

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem informasi yang dapat menunjang sebuah toko dalam menentukan kombinasi item dan tata letak barang berdasarkan kecenderungan pembelian konsmen untuk meningkatkan penjualan pada grosir. Pada penelitian ini, data yang digunakan adalah data penjulan di Grosir Sembako Lina dan metode yang digunakan adalah metode algoritma Apriori. Algoritma Apriori adalah algoritma pengambilan data dengan aturan asosiatif untuk menentukan hubungan asosiatif suat kombinasi item, sehingga data mining dengan algoritma apriori ini salah satu algoritma yang tepat untuk mengasosiasikan persediaan sembako yang ada di grosir lina. Dengan metode ini, pemilik grosir dapat mengetahui barang apa saja yang sering dibeli oleh konsumen, serta tahu bagaimana cara mengatur tata letak penyimpanan barang sehingga konsumen tidak merasa bingung saat mencari barang yang dibutuhkan.
Listra Firgia, Muhamad Muslih, Aditya Pratama
Published: 31 August 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 101-110; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.267

Abstract:
Sistem pengaduan masyarakat di Desa Cipta Karya saat ini masih dilakukan secara manual melalui mulut ke mulut, surat dan kotak saran. Sistem pengaduan secara manual ini juga menimbulkan kebingungan bagi masyarakat setempat terhadap sistem pengaduan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang. Sistem pengaduan secara manual dapat menimbulkan kehilangan dan kerusakan data pengaduan masyarakat. Oleh karena itu, penerapan teknologi dimanfaatkan sebagai upaya peningkatan layanan pengaduan masyarakat berbasis online. Proses implementasi sistem informasi pengaduan masyarakat menggunakan Rapid Application Development (RAD) terdiri dari tiga (3) tahapan diantaranya, perencanaan, desain sistem dan implementasi. Impelementasi sistem informasi pengaduan masyarakat di Desa Cipta Karya memberikan kemudahan bagi masyarakat Desa Cipta Karya, sehingga penyampaian permasalahan yang berkaitan dengan Desa Cipta Karya dapat langsung diterima oleh yang bersangkutan. Pengelolaan data pengaduan menjadi lebih baik, efektif, efisien dan transparan. Selain itu metode penyimpanan data yang telah terintegrasi dengan database menghasilkan data yang lebih aman dari kerusakan dan kehilangan data.
Ade Solihin Sopandi, Dudih Gustian, Falentino Sembiring, Muhamad Muslih, Nunik Destria Arianti, Aan Setiawatif, Kurniawan
Published: 31 August 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 111-122; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.268

Abstract:
Pemerintah telah berupaya menangani kemiskinan di masa pandemi Covid-19 dengan salah satu programnya yang dinamakan Bantuan Sosial Tunai nominal Rp 600.000 per bulan yang sasaran utamanya yaitu mereka yang paling terdampak. Akan tetapi program tersebut ternyata menemukan keganjilan sehingga mekanisme program tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh semua pihak, kurang tepatnya sasaran penerima bantuan menjadi masalah serius yang dihadapi pemerintah dalam hal ini adalah pihak-pihak RT dan Desa yang menjadi acuan dasar data-data calon penerima bantuan. Oleh karena itu perlu dibuatkan sistem pendukung keputusan yang dapat membantu memecahkan masalah tersebut, Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution dipandang mampu untuk menanggulangi masalah penerima bantuan yang kurang tepat sasaran. Penelitian ini menggunakan metode TOPSIS agar penilaian akan lebih tepat sasaran dalam proses penyaluran bantuan. Dalam penelitian ini ditentukan lima kriteria yang telah ditentukan bobot nilai kriterianya yaitu Pekerjaan 20%, Penghasilan 25%, Usia 25%, Jumlah Tanggungan 15% serta Jenis Rumah 15%. Dari hasil penelitian dan perhitungan yang telah dilakukan ditemukan hasil perbandingan antara perhitungan manual dengan perhitungan melalui sistem dengan nilai akurasi sekitar 94,96%. Sistem pendukung keputusan calon penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19 ini diharapkan menjadi solusi dari dampak dari masalah kurang objektifnya penerima bantuan tersebut serta dapat membantu pihak terkait dalam menentukan penerima bantuan agar lebih praktis, objektif dan tepat sasaran.
Harry Setyo Wibowo, Oscar Haris, Mukhlis Ali, Yudi Nata
Published: 31 August 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 132-137; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.272

Abstract:
Di masa yang lalu, untuk mengetahui kinerja dari sebuah komponen di dalam suatu sistem sulit dilakukan, karena banyaknya parameter dan butuh waktu serta biaya yang besar. Dengan perkembangan teknologi di bidang computer saat ini banyak sekali menghasilkan software yang dapat digunakan untuk menganalisis dan membantu dalam sebuah perencanaan suatu komponen. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan solusi yang terbaik dalam perencanaan pembuatan suatu komponen V Flow. Dengan menggunakan CFD, kita dapat mensimulasikan aliran batu bara pada saat melewati V Flow, sehingga kita dapat mengetahui bentuk konstruksi yang paling optimal untuk menghasilkan laju aliran yang seragam. Dalam penelitian ini dijelaskan hubungan antara besarnya sudut bukaan dengan panjang pelat Flow dan offset antara V Flow pemecah dan pembersih terhadap belt conveyor. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa V Flow pemecah dengan sudut bukaan yang besar serta pelat Plow yang panjang menghasilkan laju aliran yang optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan untuk penerapan V Flow di lapangan, khususnya di industri yang menggunakan V Flow dan Belt Conveyor sebagai sarana transfortasi bahan bakunya.
Tori Markapolo, Ayu Manik Dirgayusari, I Gede Adnyana, I Wayan Sudiarsa, I Dewa Putu Gede Wiyata Puta
Published: 31 August 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 90-100; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.269

Abstract:
Kebutuhan energi listrik di Indonesia menjadi salah satu kebutuhan hidup masyrakat sehari–hari seiring dengan meningkatnya pengembangan inovasi , teknologi, dan informasi. Kebutuhan energi listrik bergantung pada ketersediaan sumber daya alam. Pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar yang ramah terhadap lingkungan sekitar adalah PLTDG yang berbahan bakar LNG yang merupakan salah satu energi ramah lingkungan yang menghasilkan emisi yang rendah. Dalam penggunaan LNG ini juga perlu didukung dengan peralatan safety untuk menjaga keselamatan, keamanan pekerja dan pembangkit, maka dibutuhkan sebuah sistem pengaman untuk memantau kondisi instalasi penyaluran gas tersebut tetap aman dari kebocoran gas LNG. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah rancang bangun alat detector kebocoran gas LNG pada instalasi gas seperti pada sambungan dan pipa gas PLTDG dengan menggunakan sensor MQ-6 sebagai sensor gas. Dari hasil pengujian dilakukan menggunakan 1 sensor dengan jarak 2 cm sensor gas mq-6 dapat mendenteksi gas sehinga dapat menyalakan led bahaya, buzzer berbunyi dan mengirimkan notifikasi telegram, sedangkan dengan jarak 5, 8, 10 cm sensor gas mq-6 tidak dapat mendenteksi gas sehingga tidak dapat menyalakan led bahaya, buzzer berbunyi dan notifikasi telegram tidak dapat terkitim. Dari pengujian tersebut maka harus menggunakan 2 sensor gas yang diletakkan pada setiap sambungan untuk menunjukan hasil yang baik.
Ilman Himawan Kusumah
Published: 25 September 2018
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 5, pp 40-48; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v5i1.99

Abstract:
Activies of  daily living atau ADL merupakan kunci dalam mengevaluasi perubahan fisik dan profil perilaku setiap orang dari waktu-kewaktu secara umum, terutama untuk usia lanjut dan pasien dengan penyakit tertentu. Accelerometer menjadi alat yang telah banyak dipakai secaea luas agar dapat mengklasifikasikan aktifitas, berbagai penempatan sensor dan hubungannya dengan beberapa kelompok aktifitas yang berbeda masih menjadi tantangan untuk dipelajari. Salah satu keterbatasan memakai akselerometer untuk pengenalan aktifitas adalah sering kali sulit memperkirakan penempatan pada tubuh manakah yang dapat memberikan fitur paling sesuai dengan klasifikasi aktifitas tertentu. Tujuan dari studi awal ini adalah untuk membahas penempatan sensor pada tubuh yang paling sering digunakan: pertama untuk mengetahui penempatan akselerometer manakah pada tubuh dalam mengenali berbagai kelompok aktivitas yang berbeda-beda, kedua adalah kombinasi sensor, model dan algoritma manakah yang sesuai untuk mengklasifikasikan berbagai aktifitas
Radete Yulianto, Marina Artiyasa, Edwinanto, M. Natsir, Nunik Destria Arianti
Published: 18 February 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 25-37; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.205

Abstract:
Energi adalah suatu syarat untuk keberlangsungan kehidupan manusia. Semakin banyak energi yang dibutuhkan maka dapat meningkatakan kemakmuran manusia, selain itu kebutuhan energi dapat menimbulkan masalah juga dalam penyediannya. Permasalahan tersebut menjadi hal yang penting untuk diteliti, karena semakin hari cadangan energi di Indonesia khususnya semakin menipis. Panel listrik dengan menggunakan PLC dan terintegrasi dengan HMI dapat digunakan bukan hanya untuk mengontrol peralatan tapi memonitor kondisi input dan output sekaligus dapat menampilkan sistem counter, delay dan lain-lain pada screen. Membuat wiring atau alur pengkabelan dengan memberi marker setiap kabel pada kabel masukan atau keluaran ,sebagai marker agar mudah di telususi apabila ada kegagalan sistem dan kesalahan pada rangkaian. Memahami proses dan langkah kerja pada sistem yang kita buat pada miniatur.
Dea Kris Sintiana Putri, Neng Siti Nasiroh, Raziya Mutasim, Muhamad Muslih, Sudin Saepudin, Dudih Gustian, Mupaat, Jelita Asian
Published: 18 February 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 1-15; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.146

Abstract:
Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM adalah salah satu program pemerintah untuk pemulihan ekonomi negara bagi sektor UMKM setelah dampak pandemi Covid-19, namun permasalahan yang ada bahwa proses yang selama ini dilakukan oleh pihak pemerintah, adanya kesalahan penyaluran bantuan UMKM. Dengan begitu, bagi pihak pemerintah diperlukan suatu sistem pendukung keputusan agar penentuan kelayakan penerima bantuan dapat dilakukan secara efektif. Adanya metode Simple Additive Weighting, menjawab semua permasalahan tersebut. Metode Simple Additive Weighting dipilih untuk diterapkan ke dalam sistem pendukung keputusan kelayakan penerima bantuan UMKM. Tujuan penelitian ini agar pihak pemerintah dapat menyalurkan bantuannya kepada para pelaku usaha yang benar-benar layak menerimanya, sehingga dengan adanya sistem pendukung keputusan berbasis web menentukan kelayakan penerima bantuan UMKM sesuai dan objektif. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa Sistem pengolahan data kelayakan penerima bantuan UMKM dengan Sistem Pendukung Keputusan menggunakan akses web dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) mampu mengatasi permasalahan dalam penentuan pemberian bantuan, dengan metode ini menghasilkan perhitungan pada sistem pengolahan data didapatkan suatu keputusan yang lebih mudah dengan terdeteksinya status “Layak’’atau “Tidak Layak’’ para pelaku usaha menerima bantuan UMKM.
Cecep Sastradipraja, Nisa Dawiyah, Falentino Sembiring, AditiA Erfina
Published: 10 February 2020
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 6, pp 24-31; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v6i2.71

Abstract:
Kemampuan berprestasi merupakan suatu puncak proses belajar, pada tahap ini siswa membuktikan keberhasilan belajar di sekolah. Namun seiring berjalannya proses pembelajaran terjadi beberapa hal yang dapat mempengaruhi keberhasilan tersebut. Salah satunya yaitu permasalahan menurunnya nilai prestasi, baik nilai akademik maupun non-akademik. Nilai prestasi yang menurun maupun meningkat dapat dipengaruhi berbagai factor. Segala permasalahan perlu dicarikan penyelesaian agar pihak sekolah mendapatkan solusi untuk meningkatkan kembali maupun mempertahankan nilai prestasi siswa untuk periode ke depannya. Berdasarkan permasalahan tersebut, dibutuhkannya Sistem Pendukung Keputusan yang dapat membantu pihak sekolah dalam melihat pengaruh prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam pengambilan keputusan terhadap pengaruh prestasi siswa yaitu metode Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP dapat disusun berdasarkan sebuah model hierarki yang dibuat bersamaan dengan para pengambil keputusan agar dapat memberikan solusi melalui nilai bobot yang paling tertinggi di tiap-tiap kriteria dan alternati yang dfisajikan. Sistem pendukung keputusan dengan metode AHP dapat mengetahui bobot prioritas dari kriteria. Dan dari penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa pengaruh paling tinggi terhadap menurunya prestasi siswa adalah Kurikulum dengan Value Rank 0,2282.
Ade Solihin Sopandi, Dudih Gustian, Falentino Sembiring, Muhamad Muslih, Nunik Destria Arianti
Published: 31 August 2021
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 1-9; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i1.101

Abstract:
Pemerintah telah berupaya menangani kemiskinan di masa pandemi Covid-19 dengan salah satu programnya yang dinamakan Bantuan Sosial Tunai (BST) nominal Rp 600.000 per bulan yang sasaran utamanya yaitu mereka yang paling terdampak. Akan tetapi program tersebut ternyata menemukan keganjilan sehingga mekanisme program tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh semua pihak, kurang tepatnya sasaran penerima bantuan menjadi masalah serius yang dihadapi pemerintah dalam hal ini adalah pihak-pihak RT dan Desa yang menjadi acuan dasar data-data calon penerima bantuan. Oleh karena itu perlu dibuatkan sistem pendukung keputusan yang dapat membantu memecahkan masalah tersebut, Metode TOPSIS (Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution) dipandang mampu untuk menanggulangi masalah penerima bantuan yang kurang tepat sasaran. Dengan metode TOPSIS tersebut, diharapkan penilaian akan lebih tepat karena didasarkan pada nilai kriteria dan bobot yang sudah ditentukan sehingga akan mendapatkan hasil yang lebih akurat [1]. Dalam penelitian ini ditentukan lima kriteria yang telah ditentukan bobot nilai kriterianya yaitu Pekerjaan 20%, Penghasilan 25%, Usia 25%, Jumlah Tanggungan 15% serta Jenis Rumah 15%. Dari hasil penelitian dan perhitungan yang telah dilakukan ditemukan hasil perbandingan antara perhitungan manual dengan perhitungan melalui sistem dengan nilai akurasi sekitar 94,96%. Sistem pendukung keputusan calon penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19 ini diharapkan menjadi solusi dari dampak dari masalah kurang objektifnya penerima bantuan tersebut serta dapat membantu pihak terkait dalam menentukan penerima bantuan agar lebih praktis, objektif dan tepat sasaran. Kata kunci : Covid-19, Bantuan Sosial Tunai, SPK, TOPSIS
Cece Suhendi, Paikun, Noval Kamal
Published: 10 February 2020
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 6, pp 32-40; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v6i2.73

Abstract:
Salah satu jenis baja yang sudah tidak asing lagi di dunia konstruksi yaitu baja kastela. Baja kastela sangat tepat digunakan untuk perencanaan struktur yang memiliki bentang panjang. Lubang yang ada di dalam profil baja kastela mengurangi berat profil jika dibandingkan dengan profil baja lain yang memiliki tinggi serupa. Singkatnya, baja kastela dapat meningkatkan kekuatan komponen struktur tanpa penambahan berat profil baja itu sendiri. Momen pada balok kastela lebih kecil dibandingkan dengan momen balok profil baja biasa yang tinggi penampangnya serupa, sehingga dalam mendesain struktur bisa lebih ekonomis dengan menggunakan dimensi struktur yang lebih kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil perbangdingan desain struktur bangunan dengan mengunakan struktur baja konvensional dan baja honeycomb secara aman. Dan juga mendapatkan hasil perbandingan rencana anggaran biaya pada antara menggunakan baja konvensional dan baja honeycomb. Dari analisis ini di simpulkan bahwa baja yang digunakan untuk balok memiliki dimensi 150.75.5.7 dibuat menjadi baja kastela menjadi 225.75.5.7. untuk pembangunan pabrik batu imitasi cikate cikembar sukabumi dapat di gunakan dengan aman dengan syarat menutup satu lubang balok kastela di jarak 0 m, 7.4 m, 9.25 m atau di lubang ke-1, ke-47, dan ke-57.dan juga dari hasil analisa anggaran biaya di dapatkan total pekerjaan sturktur baja untuk balok konvensional adalah Rp, 693.468.669,23 sedangkan total rencana anggaran biaya untuk pekerjaan balok honeycomb adalah Rp 658.138.180,47 dengan selisih harga Rp. 35.330.488,76 maka dengan begitu penggunaan balok baja honeycomb dapat lebih efesien terhadap anggaran biaya dari pada penggunaan balok baja konvensional.
Bambang Jatmika, Budi Barkah
Published: 25 February 2018
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 4, pp 6-13; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v4i2.123

Abstract:
Jalan Raya Bandung-Cianjur adalah jalan raya yang berupa jalan dua lajur dua arah tak terbagi (2/2 UD) yang menghubungkan antar kota baik dalam provinsi dan diluar provinsi. Peningkatan volume lalu lintas harus di imbangi dengan peningkatan tingkat pelayanan jalan. Permasalahan kemacetan kinerja jalan di Jalan Raya Bandung KM.07 s/d KM.10 saat ini adalah keberadaan pabrikpabrik diruas jalan tersebut. Hasil volume lalu lintas harian rata-rata yang didapatkan selama 2 hari terjadi pada sore hari libur (minggu) pada pukul 16.00-17.00 WIB dan pada hari kerja (senin) pada pukul 17.00-18.00 WIB. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Ruas Jalan BandungCianjur dengan studi kasus di depan PT. Pou Yuen Indonesia (GSI 3) dengan menentukan besarnya kapasitas, derajat jenuh, dan tingkat pelayanan, mengetahui dampak negatif di Ruas Jalan Raya Bandung-Cianjur KM. 07 s/d KM.10. Dengan menggunakan perhitungan: Kecepatan arus bebas kendaraan (FVLV), Kapasitas (C), Derajat Kejenuhan (DS). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai kecepatan arus bebas kendaraan adalah 44,00 km/jam, kapasitas adalah 2672 smp/jam, derajat kejenuhan adalah 0,77 pada hari minggu dan 0,98 pada hari senin.
Adi Chandra Maulana, Heppi Familiana, Cecep Suherlan
Published: 25 September 2018
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 5, pp 22-27; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v5i1.95

Abstract:
Salah satu defect pada produk cetakan menggunakan ejector pins yaitu rubber flash. ejector pins disebut juga dengan pin pendorong. ejector pins adalah pin yang ditempatkan (diassembly) pada mold berfungsi untuk mengeluarkan dan mendorong hasil cetakan (product). ejector pins sering mengalami deformasi plastis, bengkok ataupun patah. ejector pins pada umumnya berbahan AISI 4340. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain konseptual, menganalisis dan mensimulasikan ejector pins tipe mesin vertikal injection molding (vertical injection moulding machine). analisis dan simulasi menggunakan metode elemen tak hingga berbasis aplikasi Solidwork 2016. ejector pins yang dianalisis dan disimulasikan terdiri dari dua tipe. Simulasi dengan menggunakan bahan AISI 4340 pada pin 1 menghasilkan von mises stres, displacement, strain masing-masing adalah 466056 N/m2 , 9.1220710-5 mm, 176110-6. Pada pin 2 menghasilkan von mises stres, displacement, strain masing-masing adalah 7.100108 N/m2 , 8,796310-5 mm, 1.55110-6. Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa desain ejector pins tipe 1 lebih baik dari pada ejector pins tipe 2 untuk dapat menahan beban yang diberikan.
Nenda, Paikun, Muhamad Amar
Published: 26 February 2021
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 7, pp 55-60; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v7i2.133

Abstract:
Ketika kita ingin melakukan pembangunan rumah tentu kita membutuhkan sumber daya yaitu berupa uang, material, tenaga kerja, mesin dan metode. Pengelolaan sumberdaya merupakan faktor penting dalam keberhasilan dalam suatu pembangunan rumah. Pengelolaan sumber daya yang tidak baik akan mempengaruhi kepada keberhasilan dalam pembangunan tersebut. Seperti kekurangan sumber daya uang akan mengakibatkan terlambatnya proses pembangunan itu sendiri. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya keterlambatan dalam sebuah pembangunan rumah karena kurangnya pengetahuan mengenai berapa banyak biaya, material, tenaga kerja yang dibutuhkan ketika akan melakukan pembangunan rumah. Metode perkiraan biaya pembangunan rumah pada saat ini membutuhkan data yang sangat banyak dan memerlukan waktu yang lama dan tidak semua orang bisa melakukannya. Berdasarkan uraian masalah tersebut, maka bagaimana cara memperkirakan jumlah biaya yang harus disiapkan berdasarkan luas bangunan rumah yang akan dibangun sesuai dengan perencanaan, dengan cepat. Untuk mengatasi masalah ini dilakukan penelitian dengan menggunakan Analisis Regresi dengan menggunakan 14 data sampling biaya pembangunan rumah berdasarkan luas bangunan. Dengan menggunakan hasil penelitian ini kita hanya memasukan luas bangunan yang akan kita bangun maka secara otomatis dapat diprediksi biaya yang dibutuhkan untuk melakukan pembangunan rumah yang akan direncanakan. Penelitian ini memiliki selisih rata-rata dibawah 3% sehingga dapat dikatakan model ini dapat digunakan untuk memprediksi biaya pembangunan rumah tinggal secara akurat, mudah dan cepat
Arif Johari, Elca Nurosita, Aan Setiawati
Published: 18 February 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 59-73; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.212

Abstract:
Objek penelitian ini adalah motif batik Pancasona Sukabumi, sedangkan fokus penelitian pada makna simbol. Data diperoleh dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Menggunakan pendekatan budaya Sunda khususnya Sukabumi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolis motif batik Pancasona di Pondok Batik Sukabumi. Hasil penelitian menunjukkan batik Pancasona merupakan jenis batik Cap. Motif batik Pancasona terinspirasi dari Lima pesona alam yang ada di Kabupaten Sukabumi yaitu (Gunung, Rimba, Laut, Pantai dan Sungai). Warna yang digunakan dalam motif batik Pancasona perpaduan antara warna hijau, oranye dan putih sebagai outline. Pancasona Sukabumi secara keseluruhan memiliki makna dan nilai yang luhur, Batik Pancasona merupakan simbol pandangan hidup masyarakat Sukabumi. Dimana didalamnya terkandung nilai moral, sosial, dan agama. Pesan yang disampaikan dari motif Batik Pancasona sendiri yaitu supaya masyarakat Sukabumi memiliki cita-cita yang luhur, tidak putus asa, selalu rendah hati, memegang teguh nilai-nilai agama, memilki rasa bangga dengan memelihara alam dan lingkungan sekitar.
Arman Sari, Nunik Destria Arianti, Tiyara Laras Sati, Anissa, Dudih Gustian
Published: 25 September 2018
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 5, pp 34-39; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v5i1.98

Abstract:
ABSTRAK Pertumbuhan industri garmen khususnya di Jawa Barat memiliki potensi yang cukup besar. Dari total kawasan industri yang tersebar di Indonesia, 57% berasal dari Jawa Barat. Sayangnya hal ini menyebabkan persaingan yang cukup ketat diantara perusahaan garmen. Khususnya di Sukabumi, banyak perusahaan yang terpaksa tidak beropreasi lagi dikarena beban operasional yang berat akibat dari keuntungan perusahaan yang tidak stabil dan cenderung terus menurun. Beberapa faktor yang menyebabkan kondisi tersebut ialah kualitas pakaian yang buruk, banyak pakaian yang tidak bisa diexport, menurunnya kualitas order dari pembeli. Sistem Pendukung Keputusan ini menggunakan teknik Data Mining dengan mengkombinasikan metode Linier Regresi Berganda dan K-Means. Sistem ini diharapkan dapat memberikan solusi agar terjadi peningkatan produktivitas, kualitas pakaian, sehingga dapat mewujudkan efisiensi biaya yang optimal, kebutuhan sumber daya manusia, pengadaan material dan sebagainya melalui proses cluster. Selain itu diharapkan bisa menjadi sebuah keputusan bisnis dalam memprediksi tingkat keuntungan perusahaan yang akan datang. Manfaat penelitian ini bagi pihak perusahaan ialah dapat melakukan tindakan preventif agar proses operasional bisnis pada perusahaan berjalan lancar sehingga dapat meningkatkan produksi serta bertahan dalam persaingan bisnis. Hasil analisi diketahui bahwa Variabel X (independent) berpengaruh significant terhadap variabel Y (dependet), dengan persamaan matematis Y = -1482.317 + 1.001X1 + 1.008X2. Dibuat 4 cluster dari data yang ada dengan urutan tiap perbebedaan variabel ialah Ship quantity, order quality dan short ship. Sistem yang tergolong cukup baik dan dapat membantu manajemen dalam mendukung keputusan agar dapat bertahan dalam persainagan bisnis
Efendi, Yufriana Imamulhak, Isma Tullah
Published: 23 February 2019
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 5, pp 41-46; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v5i2.93

Abstract:
PLC secara bahasa berarti pengontrol logika yang dapat di program, dengan kata lain PLC merupakan suatu sistem peralatan yang digunakan untuk mengontrol suatu peralatan atau sistem lainnya dengan menggunakan suatu rangkaian logika yang dapat diprogram sesuai kebutuhan. Adapun PLC yang digunakan pada perancang ini adalah PLC Omron Tipe CJ1M CPU11. Penggunaan PLC bertujuan sebagian kontrol otomatis untuk mengendalikan atau mengontrol field device yang terdapat pada prototype pengisian botol, adapun yang akan dikontrol atau dikendalikan oleh PLC yaitu modul input dan output PLC yang merupakan bagian input PLC yaitu sensor, push button, selektor switch sedangkan yang merupakan output yaitu motor dan solenoid valve.
Rio Desha Aguslian Bermano, Dudih Gustian
Published: 25 September 2018
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 5, pp 13-21; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v5i1.97

Abstract:
Kopi adalah minuman yang dihasilkan dari seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk.Kopi merupakan salah satu komoditas dunia yang dibudidayakan di lebih dari 50 negara.Dua varietas pohon kopi yang umum dikenal adalah Kopi Robusta (Kopi Canephora) dan Kopi Arabika (Kopi Arabika).Oleh karena itu kemajuan usaha di bidang kopi sangat pesat karena semakin banyaknya penikmat kopi dari berbagai negara, namun kendala masing-masing perusahaan kopi adalah sulitnya mencari atau memilih supplier yang sesuai dengan kriteria pedagang.atau perusahaan. berdampak pada pekerjaan yang kurang efisien. Maka penulis melakukan penelitian ini dengan menggunakan metode AHP yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan metode yang lebih tepat dalam studi kasus pemilihan supplier. Pemilihan pemasok melibatkan banyak subkriteria, dimana AHP dianggap tepat untuk merepresentasikan natural thinking yang cenderung mengklasifikasikan elemen sistem ke level yang berbeda dari setiap level yang mengandung elemen serupa dan juga memberikan skala pengukuran dan metode untuk mendapatkan prioritas, karena masing - masing kriteria memiliki prioritas yang tidak sama, berdasarkan kesesuaian perspektif responden dan hasil yang diperoleh dengan menggunakan metode AHP menunjukkan 84,62% ​​sesuai dengan hasil yang diharapkan oleh pengguna.
Arif Rakhman Suharso, Alpin Nugraha, Dini Oktarina Dwi Handayani
Published: 2 March 2021
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 7, pp 1-11; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v7i2.51

Abstract:
Selain kenaikan tarif dasar listrik (TDL), tingginya biaya konsumsi listrik juga dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran atau sikap kurang peduli kita dalam pemakaian alat-alat elektronik sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat prototipe sistem yang dapat memantau dan mengontrol pemakaian alat eletronik berbasis IoT atau melalui internet dimana data pemakaian listrik untuk disimpan di Firebase realtime database menggunakan sensor arus ACS712, sensor tegangan ZMPT101B serta mikrokontroler Arduino Uno dan NodeMCU V3. Alat ini akan mengirimkan data arus, tegangan serta watt kedalam database dan kemudian akan dikonversi menjadi kwh dan juga biaya yang ditimbulkan dari pemakaian listrik berdasarkan tarif dasar listrik PLN dan hasilnya dapat dilihat secara langsung melalui ponsel Android. Sistem ini dapat memonitor pemakaian listrik untuk 3 unit alat elektronik yaitu pompa air aquarium (unit 1), TV CRT 14” (unit 2) dan Dispenser (unit 3). Sistem ini juga berhasil menurunkan pemakaian listrik yaitu pada unit 2 penurunan terjadi sebanyak 27.49% dan unit 3 sebanyak 57.28%.
Imansyah, Oscar Haris, Yudi Nata
Published: 10 February 2020
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 6, pp 41-47; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v6i2.66

Abstract:
Kemajuan teknologi manufaktur saat ini menjadi suatu kebutuhan yang penting dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya kemajuan pada kendaraan roda dua, dengan itu peneliti mencoba mengembangkan teknologi suspensi agar terciptanya kenyaman dalam berkendara. Peneliti mencoba mendesain Bellows atau Balon udara berbahan karet (Ruber Natural) yang mampu menahan beban 50-150 kg. Demi terwujudnya kenyamanan dan keamanan bagi pengendara ataupun penumpang. Dengan ini penulis menganalisis desain air suspensi agar dapat menjadi solusi dengan menekan respon getaran/kekakuan suspensi tinggi, supaya mencapai steady state tidak terlalu lama, dan daya kejut/redam yang terjadi di system air suspension sangat lembut , untuk hasil analisa dengan beban 50 kg didapat data kekakuan dan redaman diperoleh 0,041 Hz dalam 0,61 second, beban 100 kg didapat kekakuan 0,029 Hz dalam 0,87 second, dan beban 150 kg didapat redaman sebesar 0,023 dalm waktu 1,06 second. Sehingga ketika berkendara penumpang tetap merasa nyaman. Penggunaan suspensi udara sebagai pengganti suspensi baja jelas sebagai suatu perkembangan dari teknologi. Respon getaran pada suspensi, osilasi yang dihasilkan tidak terlalu panjang dan memiliki stabilitas yang dan responsive. Untuk menghasilkan satu getaran dibutuhkan waktu sebesar tiga detik. Dengan demikian Suspensi udara memiliki keunggulan lebih dari suspensi baja, diantaranya dengan suspensi udara, goncangan atau getaran yang terjadi ketika di jalan akan terasa lebih halus dan lembut.
Napoleon Naufal Aziz, Asti Maulani Lestari, Rico Sihotang, Debby Rahmawati, Muhammad Ammar
Published: 18 February 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 16-24; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.207

Abstract:
Setiap pekerjaan harus diusahakan pencegahan atau di kurangi terjadinya kecelakaan atau sakit akibat kerja terhadap tenaga kerjanya. Mengingat bahaya terdapat hampir diseluruh tempat kerja, maka upaya untuk mencegah dan mengurangi risiko yang mungkin timbul akibat proses pekerjaan perlu segera dilakukan. Sebagai upaya pengendalian risiko kecelakaan kerja, perlu diidentifikasi sumber bahaya yang ada di tempat kerja dan dievaluasi tingkat risikonya serta dilakukan pengendalian yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bahaya dan pengendalian bahaya pada pekerjaan di ketinggian pada Pemasangan scaffolding proyek overhaul unit 2 PLTU Pelabuhanratu. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan cara mengidentifikasi bahaya dan mempelajari kondisi pekerjaan di ketinggian proyek overhaul Unit 2 PLTU Pelabuhanratu menunjukan bahwa potesi bahaya timbul yaitu: material scaffolding, ketinggian, hujan, angin kencang, kompetensi pekerja, peralatan, kelelahan, mengantuk, gelap, instalasi listrik, ruang terbatas, dan debu.
Yudi Nata, Harry Setyo Wibowo, Muklis Ali, Carwan, Inen Karyadi, Muhammad Enduh
Published: 23 September 2020
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 7, pp 54-59; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v7i1.65

Abstract:
Akhir-akhir ini, energi adalah masalah topikal di dunia. Peningkatan permintaan energi yang disebabkan oleh pertumbuhan populasi dan penipisan sumber daya cadangan minyak dunia serta masalah energi bahan bakar fosil memberikan tekanan pada banyak negara untuk segera menghasilkan dan menggunakan energi terbarukan. Meningkatkan tarif listrik, ditambah ada banyak WNI, khususnya di pedesaan yang belum tersentuh listrik, oleh karena itu perlu untuk mengembangkan alternatif sumber energi listrik yang mudah dan murah. Sebagai tanggapan terutama di daerah saya, yang kebetulan sangat membutuhkan energi terbarukan untuk mengurangi penggunaan energi listrik, salah satunya dengan memanfaatkan jus belimbing sebagai sumber energi listrik alternatif. Karena hasil penelitian dan eksperimen kami, belimbing memiliki keasaman dan mengandung bahan kimia, antara lain; Saponin tanin, glukosa, kalsium oksalat, belerang, asam formic, peroksida, dan kalium citrate. Jadi buah belimbing bisa berpotensi menghasilkan daya alternatif.
Marina Artiyasa, Waryani, Denden Muhammad Taufik, Aryo De Wibowo
Published: 23 September 2020
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 7, pp 45-53; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v7i1.64

Abstract:
Penetasan telur secara manual atau semi otomatis masih memerlukan waktu dan tenaga manusia setiap hari untuk memutar posisi telur, mengatur suhu, dan mengatur kelembaban oleh tangan sendiri yang tidak bisa ditinggalkan.Oleh karena itu dilakukan sistem penetasan telur yang bekerja secara otomatis. Dimasa sekarang ini telah banyak tersedia sistem penetasan telur otomatis baik yang berbasis mikro kontrol seperti ATMega8, Arduino, dan sistem lainnya.Sebagai varian sistem lainnya, maka dibuatlah suatu sistem penetasan telur berbasis PLC Omron CPM1A dan kontroler WSK-303. PLC Omron CPM1A ini digunakan untuk mengontrol pemutaran posisi telur dengan output berupa motor sinkron AC 220v, yang menggunakan inputan berupa limit switch dan saklar. Kontroler WSK-303 digunakan sebagai pengatur suhu dan kelembaban dengan input berupa sensor SHT 10 juga output berupa lampu sebagai pemanas dan humidifier untuk menghasilkan kelembaban didalam mesin tetas. Dari pembuatan mesin tetas ini dihasilkan data tingkat keberhasilan penetasan. Penetasan pertama menghasilkan 66,67%, penetasan kedua menghasilkan 75%, dan penetasan ketiga menghasilkan 100%. Jadi dari tiga kali percobaan penetasan telur didapatkan hasil tingkat keberhasilan menetas rata-rata mencapai 81%
Falentino Sembiring, Citra Anggi Dewi, Sudin Saepudin, Mupaat Mupaat, Dudih Gustian
Published: 2 March 2021
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 7, pp 12-17; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v7i2.53

Abstract:
Secara umum sistem pakar berusaha mengadopsi pengetahuan manusia (pakar) ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti layaknya seseorang pakar, seorang pakar yang memiliki keahlian tertentu dapat memecahkan masalah sesuai dengan bidang keahlian yang dimilikinya. Anak-anak merupakan fase yang paling rentan dan sangat perlu diperhatikan satu demi satu tahap perkembangannya. Perkembangan anak yang tidak diawasi sejak dini dengan cermat dan teliti sangat berpengaruh dalam perkembangan selanjutnya. Hambatan perkembangan adalah permasalahan anak yang mengalami gangguan perkembangan dan mempunyai kesulitan untuk berkembang secara optimal, padahal disisi lainnya anak bisa berkembang secara normal dan sangat cerdas diatas rata-rata, oleh sebab itu orang tua harus menyadari hal ini sejak dini. Banyak faktor yang mengakibatkan gangguan perkembangan pada anak. Salah satunya adalah kesalahan yang sering dibuat oleh orangtua selalu beranggapan bahwa kelainan dalam perkembangan anaknya akan hilang dengan sendirinya dengan berjalannya waktu. Dan orangtua selalu berpandangan bahwa dalam perkembangan bahasa belum dimulai sampai anak umur satu tahun dan tidak perlu khawatir adanya kelainan bahasa sampai anak berumur 2 tahun. Hal ini juga bisa disebabkan karena kurangnya sarana informasi mengenai perkembangan anak tersebut, seperti sulitnya mendapatkan seorang ahli dalam bidang gangguan perkembangan pada tiap-tiap Rumah Sakit dikarenakan minimnya para ahli dibidang tersebut mengakibatkan orang tua bersikap tidak peduli terhadap gangguan yang terjadi pada anaknya tersebut
Mupaat Mupaat, Sarah Difa Antadipura, Dudih Gustian, Muhamad Muslih, Sihabudin Sihabudin
Published: 2 March 2021
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 7, pp 18-24; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v7i2.54

Abstract:
Rumah Kecantikan tiga gadis merupakan salah satu dari beberapa bisnis yang berlokasi di Karang tengah Cibadak Sukabumi. Bisnis ini menawarkan semua hal tentang perawatan kulit, makeup, dan fashion untuk yang termuda hingga yang tertua terutama untuk seorang pria. Dalam kegiatan bisnis proses, Three Sister's telah menerapkan perencanaan strategis, tetapi dalam prospek ini perencanaan telah meleset ditargetkan sehingga tidak dapat direalisasikan dengan baik, masalah mengenai proses pengumpulan data produk yang dijual dan memesan data untuk pelanggan kadang-kadang hanya ditulis, dimasukkan kedalam Ms.Word dan Ms.Excel. Di momen ganjil, produk share and promotion Three Sister di media sosial, komunitas kecantikan memiliki setiap aturan jika ingin memposting di grup. Sehingga, Three Sister's House of Beauty harus merencanakan strategi Sistem Informasi dan strategi teknologi informasi untuk menjadi proses bisnis yang baik di masa depan. Kesimpulannya, perencanaan strategis untuk menerapkan Arsitektur Perusahaan adalah salah satu solusi terbaik untuk mendukung bisnis atau organisasi. Jadi dengan ini, penulis melakukan penelitian dengan studi Togaf ADM untuk mendukung Sistem Informasi Penjualan yang terintegrasi,tepat sasaran.
Deni Hasman
Published: 25 September 2018
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 5, pp 1-12; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v5i1.94

Abstract:
Umumnya pengukuran kinerja perusahaan/koperasi didasarkan pada analisis keuangan semata.Hal tersebut belum tentu baik, mengingat boleh jadi kinerja keuangan yang baik diperoleh dengan mengorbankan kepentingan jangka panjang koperasi. Sebaliknya boleh jadi kinerja keuangan yang buruk dalam jangka pendek dikarenakan Koperasi melakukan investasi untuk kepentingan jangka panjang. Penjaminan terhadap pencapian kinerja yang baik membutuhkan suatu proses evaluasi kierja. Evaluasi terhadap kinerja dapat diawali dengan melakukan pengukuran kinerja yang didasarkan pada empat perspektif, yaitu prespektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pertumbuhan dan pembelajaran. Balanced Scorecard merupakan salah satu metode pengukuran kinerja perusahaan secara keseluruhan yang menjabarkan visi misi dan strategi perusahaan ke dalam 4 perspektif tersebut.
Annisa Ilham Fathimah, Nunik Destria Arianti, Mupaat, Anggy Pradiftha Junfithrana, Jelita Asian, Kurniawan
Published: 31 August 2021
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 20-26; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i1.105

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem informasi yang dapat menunjang sebuah toko dalam menentukan kombinasi item dan tata letak barang berdasarkan kecenderungan pembelian konsumen untuk meningkatkan penjualan pada grosir. Pada penelitian ini, data yang digunakan adalah data penjualan di Grosir Sembako Lina dan metode yang digunakan adalah metode algoritma apriori. Algoritma apriori adalah algoritma pengambilan data dengan aturan asosiatif untuk menentukan hubungan asosiatif suatu kombinasi item, sehingga data mining dengan algoritma apriori merupakan salah satu algoritma yang cocok untuk memprediksi persediaan sembako yang ada di grosir lina. Dengan metode ini, pemilik grosir dapat mengetahui barang apa saja yang sering dibeli oleh konsumen, dan tau bagaimana cara mengatur tata letak penyimpanan barang sehingga konsumen tidak merasa bingung saat mencari barang yang dia butuhkan. Kata Kunci: Data Mining, Apriori, Itemset, Data Transaksi Penjualan
Muhamad Nurdin, Muhamad Muslih, Nopian Rizki, Elsa Maula Utami, Sholahudin Al-Ayyubi
Published: 23 February 2019
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 5, pp 26-33; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v5i2.91

Abstract:
Monitoring merupakan faktor penting untuk meningkatkan aktifitas kerja perusahaan. Penerapan teknologi pada sistem pelaporan (elektronik) dikenal dengan istilah E-Monitoring. E-Monitoring merupakan pemantauan dan pelaporan dengan penyampaian data secara elektronik (online) serta dapat dipantau secara terus menerus untuk penilaian terhadap kualitas dan efektivitas sistem pengendalian untuk meyakinkan bahwa prosedur berjalan sebagaimana mestinya. Sebagai salah satu arsitektur web service, metode SOA dapat digunakan untuk menerapkan teknologi monitoring perencanaan produksi bagi perusahaan yang terintegrasi secara baik. Adanya manejemen monitoring perencanaan produksi yang terintegrasi memudahkan informasi tersampaikan secara cepat dan akurat sehingga dalam melakukan perencanaan akan kebutuhan barang dapat terkontrol dengan optimal, dan minimasir biaya manajemen sehingga kemajuan perusahaan khususnya pengendalian dalam bidang produksi dapat diimbangi dengan pengawasan dan kemudahan layanan informasi.
Marina Artiyasa, Efendi, Edwinanto, Heru Kristianto
Published: 23 September 2020
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 7, pp 35-44; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v7i1.63

Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menentuan mode yang paling ideal dalam penerapan frekuensi 3500 MHz sebagai frekuensi alternatif dalam penerapan LTE dilihat dari analisa coverage dan troughput dan melakukan kajian analisis kapasitas untuk setiap range bandwidth yang dialokasikan pada LTE pada frekuensi 3500 MHz.Metode yang dipakai adalah dengan melakukan pemodelan dengan software Atoll. Pada pemodelan ini dibatasi untuk wilayah Batam dengan frekuensi carrier 3500 MHz. Untuk tambahan kebutuhan data pendukung baik sebagai data primer ataupun data sekunder,Dari hasil simulasi dihasilkan untuk nilai RSRP dengan mode TDD memilik inilai rata-rata yang lebih baik dibandingkan dengan nilai rata-rata dengan mode FDD.Sehingga dapat dikatakanu ntuk mode TDD memiliki kuat sinyal yang lebih baik dibanding mode FDD
Published: 23 September 2020
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 7, pp 26-34; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v7i1.62

Abstract:
Sistem smart home terdiri dari perangkat kendali,monitoring dan otomatisasi perangkat. Pada smart home beberapa perangkat atau peralatan rumah tangga yang dapat di akses melalui sebuah computer ataupun melalui handphone. Sistem smart home pada sisi kendali dan pemantauan masih belum mendukung multiple platform dan masih dalam jangkauan yang terbatas. Sehingga dalam implentasinya masih dalam komunikasi jarak pendek. Pada penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sisitem yang dapat di akses di mana saja berbasis IoT.Alat yang akan dibangun ini digunakan untuk mempermudah orang orang yang memiliki keterbatasan fisik seperti : Orang yang tidak bisa melihat, Orang tua, Orang yang tidak bisa berjalan dan lain lain. Dengan alat ini orang yang memiliki keterbatasan tidak perlu repotuntuk menyalakan alat elektronik, karena bisa di akses melalui Smartphone, atau bisa di kontrol menggunakan suara.Komponen utama yang digunakan pada perancangan alat ini adalah Node MCU, Smart Speaker
Mupaat Mupaat, Siti Maskanah, AditiA Erfina, Sudin Saepudin
Published: 23 September 2020
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 7, pp 18-25; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v7i1.61

Abstract:
Cafe di Indonesia di dominasi oleh perusahaan asing yang menjual atau menyewakan merek dagangnya atau sistem bisnisnya. Untuk mengajak pengusaha bergabung dalam jaringan pemas0aran makanan siap saji restaurant. Dampaknya membawa pengaruh yang cukup besar, dimana pengusaha merasa lebih mudah menggunakan merek dagang tertentu yang sudah terkenal dari pada menciptakan merek yang baru. Fenomena ini yang ada ini mendorong maraknya jumlah makanan siap saji cafe, yang semakin hari semakin banyak menyebabkan persaingan yang semakin ketat diantara perusahaan makanan siap saji.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitaa produk kinerja pelayanan terhadap kepuasan konsumen . Sample yang digunakan adalah hasil survei langsung dengan menyebar kuisioner pada konsumen yang datang ke Milan Pizzeria Café.Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah penerapan regresi linier berganda terhadap prediksi kepuasan konsumen. Kurangnya kualitas produk dan kinerja pelayanan sehingga berpengaruh pada nilai kepuasan konsumen
Adi Chandra Maulana, Triono, Delina Anggraeni
Published: 10 February 2020
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 6, pp 48-53; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v6i2.74

Abstract:
Kuda-kuda merupakan suatu konstruksi yang terletak pada bagian atas dari suatu bangunan yang berfungsi sebagai penutup dari panas maupun hujan. Banyak jenis bahan yang digunakan dalam rancangan kuda-kuda dan salah satunya adalah menggunakan kayu. Objek penelitian berupa gedung aula dengan bentang 15 m menggunakan 5 alternatif model kuda-kuda untuk dapat menahan beban yang bekerja menggunakan kayu kelas III. Dan menentukan estimasi biaya dari model rangka atap kayu yang terpilih. Analisis perhitungan struktur gedung menggunakan bantuan “Aplikasi Struktur” dengan tujuan mempercepat perhitungan. Sedangkan penggambaran menggunakan Aplikasi Gambar. Spesifikasi Desain Untuk Kontruksi Kayu Pada SNI 7973-2013. Perencanaan Konstruksi Kayu Indonesia (PKKI NI-5) dan Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung 1983. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban model struktur rangka kayu dengan bentang 15 m yang menahan syarat-syarat struktur adalah Model E - Kayu 1. Dan hasil dari analisis biaya pemasangan rangka atap kayu dengan total biaya Rp. 73.397.112,6.
Dudih Gustian, Natasya Radyana Gayatri
Published: 10 February 2020
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 6, pp 1-9; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v6i2.76

Abstract:
Yongjin Javasuka Garment adalah satu dari bagian perusahaan di kabupaten Sukabumi yang berproduksi dalam textile dengan beberapa brand terkenal seperti TNF, Under Armour, Majestick dan sebagainya. Target produksi suatu perusahaan merupakan hal yang penting, karena target produksi bisa menentukan keuntungan dalam satu produksi dalam waktu tertentu. Namun ditemukan permasalahan yaitu dari akibat target produksi yang belum memenuhi target produksi dalam waktu yang di tentukan, maka terjadi shortage qty (pengurangan qty) sehingga hasil perusahaan menjadi berkurang, juga tingkat lembur karyawan menjadi meningkat. Kondisi ini tentunya mengakibatkan kerugian dari segi biaya produksi karena ikut menjadi meningkat. Permasalahan diatas diselesaikan dengan membuat sistem pendukung keputusan yang dapat mengotrol keseimbangan tingkat produksi sehingga dapat membantu perusahaan dengan baik dalam penentuan target produksi dengan metode Fuzzy Logic Mandani. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa terjadi keseimbangan pengontrolan dari target produksi barang dengan variabel permintaan, persediaan dan produksi, sehingga diperoleh output estimasi target produksi yang akurat dengan nilai cripst 11,744. Hasil akurasi dari penelitian ini sekitar 91,67% dengan tingkat eror 8,33%, dimana sistem pendukung keputusan telah diuji oleh 5 pengguna dengan nilai 83,5. Dengan demikian sistem yang dibuat dengan metode Fuzzy Mamdani termasuk dalam kategori baik serta dapat diterima oleh pihak manajemen dalam menentukan tingkat produksi barang.
Falentino Sembiring, Ginanjar Buana, Dudih Gustian, Muhammad Muslih, Nunik Destria Arianti
Published: 23 September 2020
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 7, pp 8-17; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v7i1.60

Abstract:
Dalam meningkatkan sumber daya manusia pada perusahaan dibutuhkan suatu proses penilaian kinerja secara selektif yang bertujuan agar mendapatkan sumber daya manusia yang kompeten dan tercapainya terget kerja pada perusahaan. Oleh karenanya objektivitas sangatlah diperlukan dalam mendukung setiap keputusan. Dalam hal ini perusahaan CV.Krissamindo masih belum optimal dalam pelaksanaan penilaian kinerja karyawannya, serta dalam penilaiannya pun subjektif. Masalah yang muncul pada penilaian kinerja karyawan CV.Krissamindo yaitu penilaian kinerja secara subjektif tidak berdasarkan pembobotan kriteria kinerja. sehingga menurut peneliti dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan penilaian kinerja karyawan secara objektif pada perusahaan CV.Krissamindo menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) berdasarkan kriteria yang di tentukan yaitu, masakerja, absensi, capaian kinerja. Hasil dari penelitian ini adalah telah terimplementasinya Metode SAW penilaian kinerja karyawan CV. Krissamindo sehingga penulis berharap dapat membantu mempermudah dalam pengambilan keputusan penilaian kinerja karyawan terbaik secara objektif berdasarkan bobot dari masing-masing kriteria.
Oscar Haris, Dodi Iwan Sumarno, Yudi Nata, Rico Sihotang, Debby Rahmawati
Published: 31 August 2021
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 52-56; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i1.131

Abstract:
Teknik pembentukan dengan penempaan dingin dianggap sebagai teknik termudah dan paling sederhana tetapi dalam implementasinya ada masalah dengan hasil akhir dari pembentukan Mur tipe M14 dengan Material SWCH45K berupa retakan di permukaan. Mencari penyebab retak dalam proses produksi penempaan dingin, Analisis kegagalan dilakukan dengan metode Analisis Fault Tree, the variabel yang dilakukan dalam mengimplementasikan Analisis Fault Tree metode analisis, pengumpulan data, uji karakteristik bahan awal untuk menentukan sifat mekanik, pengujian metalografimenentukan kualitas bahan awal, perhitungan gaya, tegangan regangan. Hasil perhitungan gaya menunjukkan retak itu cacat disebabkan oleh stres / konsentrasi stres yang tinggi di proses pembentukan stasiun 3 karena sudut pukulan tidak memiliki jari-jari (pembulatan). Kesimpulan dari analisis akar masalah cacat retak dalam proses pembentukan pembentukan dingin Mur M14 adalah karena alat desain pukulan tidak memiliki jari-jari Profil. Hasil pengumpulan data dan variabel pengujian ini diterapkan dalam diagram pohon kegagalan, sehingga disimpulkan bahwa penyebab retak penempaan dingin Mur M14 adalah alat desain pukulan
Andrian Reza, Hermanto, Joko Purnomo, Surya Atmajaya, Ridhan Herawan
Published: 25 September 2018
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 5, pp 28-33; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v5i1.96

Abstract:
Internet of Things (IoT) adalah sistem perangkat komputasi yang saling terkait, mesin mekanik dan digital, objek, hewan atau orang yang dilengkapi dengan pengidentifikasi unik dan kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan tanpa memerlukan manusia ke manusia atau interaksi manusia-ke-komputer. Penelitian ini digunakan untuk budidaya jamur untuk menjaga suhu ruangan yang digunakan untuk tanaman jamur di area kota atau di ruangan kecil. Jamur tidak memerlukan cahaya matahari untuk tumbuh dan berkembang, karena itu jamur dibudidayakan didalam ruang tertutup dengan suhu antara 22 – 28 derajat celcius untuk fase inkubasi.Sedangkan fase pembentukan tubuh memerlukan suhu udara antara 16 – 24 derajat celcius dengan kelembaban 60-70%.rH ideal untuk pertumbuhan jamur antara 6 sampai 7. Jamur tumbuh dengan baik pada dataran tinggi sekitar 700 – 800 mdpl.Namun demikian jamur juga dapat dibudidayakan di dataran rendah dengan catatan iklim ruang budidaya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan. Apabila suhu terlalu tinggi sedangkan kelembaban terlalu rendah maka bakal jamur akan kering dan mati. Begitu pula sebaliknya jika suhu rendah dan kelembabannya tinggi maka jamur akan membusuk. Penelitian ini dilakukan dengan membangun perangkat remote control dengan Esp 8266 untuk mengakses kontrol lokal dengan bantuan Chatbot Kecerdasan Buatan dengan menggunakan Telegram Messenger. untuk memberikan informasi kepada petani melalui notifikasi telegram messenger dan memberi tahu status suhu yang mungkin menurun atau meningkat dan petani dapat mengaktifkan semprotan untuk mengontrol suhu melalui smartphone. Dan menggunakan cctv untuk memonitor pertumbuhan jamur.
Falentino Sembiring, Nanda Nadia Elisa, Mupaat Mupaat, Wisuda Jatmiko
Published: 2 March 2021
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 7, pp 25-35; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v7i2.55

Abstract:
Pada SMK Informatika CBI Cicurug, ujian masih dilakukan secara konvensional. Proses ujian dilakukan dengan membagikan soal yang telah di cetak pada selembaran kertas, kemudian menjawab dengan bersama dalam waktu 1 jam. Dengan sistem ujian yang seperti ini sering kali mempunyai kendala, seperti kebiasaan mencontek, lambatnya proses pembuatan soal, kesalahan dalam menilai hasil ujian, lambatnya pembuatan laporan hasil ujian. Pemborosan biaya kertas dan tinta dalam pembuatan soal dan penggandaan soal juga salah satu masalah. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan merancang sebuah sistem yang sudah terkomputerisasi yaitu perancangan sistem ujian online berbasis web. Dengan system ujian online ini pun mempermudah guru untuk membuat soal, menghemat biaya dan waktu dalam proses penilaian dan membuat laporan dengan mudah. Serta menghemat biaya dalam pembuatan soal dan penggandaan soal ujian. Untuk dapat merancang sistem, diperlukan sebuah model architecture enterprise sistem informasi ujian online agar dapat meminimalisir kegagalan ketika menerapkan sistem tersebut sekaligus dapat berjalan sesuai kebutuhan. Analisis dalam penelitian ini menggunakan ZachmanFramework yang memberikan pondasi dalam membantu menyediakan struktur dasar organisasi sehingga dapat membantu perancangan dan pengembangan sistem informasi suatu organisasi. Rancangan sistem yang dihasilkan dalam Zachman Framework akan menjadi sistem informasi ujian online berbasis web
Muhamad Muslih, Denok Destiani, Alfira Damayanti, Nunik Destria Arianti
Published: 23 February 2019
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 5, pp 20-25; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v5i2.90

Abstract:
Klinik Tiara Bunda merupakan sebuah klinik yang bertempat di Jln. Surya Kencana, No. 17, Cibadak-Sukabumi.Dalam proses pelayanannya, klinikinimasih menggunakan sistem manual yang dinilai menghambat proses penilaian karena memakan waktu yang cukup lama, belum lagi terkadang kesalahan yang dilakukan pencatat data yang mengakibatkan kesalahan data. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian untuk merancang sebuah sistem yang akanmengotomatisasi proses pelayanan di Klinik Tiara Bunda. Dalam perancangan sistem informasi pelayanan klinik ini, penulis menggunakan metode waterfall karena dengan model ini, prosesnyaakanmengurutdari mulai analisa sampai tahap akhir. Dengan menggunakan metode waterfall, setiap proses akan dikerjakan satu persatu sehingga akan sangat fokus pada proses yang sedang dikerjakan. Penelitian ini memaparkan tentang perancangan sistem pelayananklinik Tiara Bunda.Metode yang digunakandalam perancangan sistem informasi pelayanan klinik ini adalah model waterfall yang mempunyai tahapan yang runtutdanterurut.
Nazmudin
Published: 25 February 2018
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 4, pp 21-29; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v4i2.121

Abstract:
Management of company inventory is an activity that is needed by the company, so that every item contained in the company, can be monitored and recorded neatly. However, the management of company inventory items is often only done manually and data on the identity of the goods is not neatly arranged. To search for goods, the time required is quite long and not practical, because employees still find it difficult to know the location of goods and the condition of the goods. Of course, for this reason, making updates and data collection is rarely done. Due to the rapid advances in technology, it is time for manual search to be abolished and a system that can search for goods and inventory data more easily is eliminated. This research builds an application-based system that can search for goods, record information, and make reports of goods that are in accordance with the wishes of the user. In making this system, the TOGAF ADM method is used which is the method currently most widely used because it provides a comprehensive approach to designing, planning, implementing, and managing Enterprise Architecture. Later this system is expected to be able to simplify the company and help workers be more effective in their work. Keywords: Architecture Development Method, Enterprise Architecture, TOGAF
Falentino Sembiring, Ana Khusnul Khotimah, Monika Gultom, Sabar Sabar, Dudih Gustian
Published: 31 August 2021
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 10-19; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i1.102

Abstract:
Perkembangan teknologi informasi semakin pesat sehingga mempengaruhi aspek kehidupan saat ini salah satunya di dunia pendidikan, teknologi informasi sangat bermanfaat bagi kelancaran belajar mengajar serta proses penerimaan peserta didik baru. PPDB merupakan singkatan dari Penerimaan Peserta Didik Baru, PPDB sudah dilakukan secara online sejak beberapa tahun terakhir. Namun belum semua Sekolah menerapkan pendaftaran PPDB berbasis web atau online salah satunya di MIS KOMPA. Pendaftaran penerimaan peserta didik baru di MIS KOMPA masih dilakukan secara offline dengan mendatangi pihak sekolah untuk mengurus pendaftaran, dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode TOGAF atau the open group architecture framework . hasil dari penelitian ini yaitu sistem informasi PPBD berbasis web yang dapat diakses secara online, hadirnya sistem informasi PPBD berbasis web ini diharapkan dapat mempermudah proses pendaftaran peserta didik baru baik oleh pendaftar maupun pengelola sekolah.
Dea Siti Rahima Juliansa, Atika Fauzia Akbari Atika, Elsa Yulia Rahman Elsa, Aan Setiawati
Published: 31 August 2021
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 37-45; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i1.113

Abstract:
Katering adalah usaha yang melayani pemesanan makanan dan minuman siap dikonsumsi untuk suatu acara atau untuk penunjang kebutuhan suatu instansi. Terdapat sedikitnya lima belas usaha katering yang tersebar di sekitar wilayah kecamatan Cibadak, ini membuktikan bahwa usaha katering memiliki tingkat persaingan yang cukup tinggi. PT. YHS memiliki lebih dari 1.500 karyawan dengan kondisi produksi yang sibuk sangat membutuhkan makanan yang siap dikonsumsi oleh karyawan. Sejak berdiri tahun 2007 PT. YHS telah berganti jasa katering sebanyak lima kali, manajemen kesulitan dalam memilih jasa katering yang memiliki kriteria sesuai dengan kebutuhan karyawan, dengan adanya makanan yang siap saji ini masalah kebersihan memiliki resiko paling tinggi. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini untuk membangun sistem pendukung keputusan dengan memakai Simple Additive Weighting menjadi metode yang dipilih untuk membantu manajemen memberikan rekomendasi katering berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Metode SAW mempunyai konsep dasar untuk mencari jumlah bobot skor performansi untuk alternatif pada setiap atribut. Normalisasi matriks keputusan dibutuhkan metode SAW menjadi ukuran yang dapat dibandingkan dengan semua skor alternatif yang tersedia. Penelitian ini menghasilkan sistem yang memungkinkan untuk memvisualisasikan nilai dari setiap alternatif, normalisasi dan preferensi, memperoleh nilai preferensi tertinggi dari 9 alternatif restorasi dan 4 kriteria, dengan nilai 84,28, yang digunakan sebagai kandidat restorasi untuk dipilih oleh perusahaan. Dalam pembuatan sistem digunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL.
Arif Johari, Nia Septiani, Aan Setiawati
Published: 2 March 2021
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 7, pp 36-42; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v7i2.56

Abstract:
Stunting (kerdil) adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Akan tetapi, dilihat dari data mengenai tingkat penderita stunting di Sukabumi, masyarakat masih belum sadar tentang bahaya stunting. Salah satu upaya penyadaran yang dapat dilakukan dengan ilmu desain komunikasi visual yaitu membuat informasi berbentuk grafis. Infografis bergerak atau disebut motion graphic menjadi salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat. Dalam perancangan ini dilakukan tiga tahap produksi yaitu preproduction, production dan pasca production.  Analisis konsep pada desain menunjukkan bahwa rancangan motion graphic ini memiliki pesan yang ditujukan untuk masyarakat tentang pentingnya pencegahan terhadap stunting.
Anang Suryana, Melania Suweni Muntini
Published: 25 February 2018
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 4, pp 1-5; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v4i2.127

Abstract:
Alat ukur massa telah banyak dikembangkan dengan berbagai metode. Dalam perancangannya, alat ukur massa disesuaikan dengan obyek yang akan di ukur baik jangkauan maupun bentuknya. Hal ini terkait dengan sensitivitas yang dapat dihasilkan oleh alat ukur massa. Salah satu transduser untuk pengukuran massa yang dapat mendeteksi perubahan massa kecil adalah strain gage. Pada penelitian dilakukan perancangan dan pembuatan prototipe sensor massa menggunakan strain gage tipe uniaxial dengan hambatan 120 ohm dan batang kantilever dengan panjang 2 cm, lebar 1 cm, ketebalan 20 mm yang memanfaatkan defleksi dari permukaan batang. Gejala defleksi terjadi akibat penambahan massa pada salah satu ujung batang. Massa sebagai pembeban dikalibrasi menggunakan neraca ohaus merk PioneerTM tipe PA214. Defleksi yang terjadi dideteksi menjadi strain oleh transduser strain gage yang terpasang pada permukaan kantilever. Melalui rangkaian elektronis jembatan Wheatstone, diperoleh persamaan karakteristik prototipe alat ukur massa yang menyatakan hubungan antara tegangan, V, dalam milivolt, dan massa, m dalam gram, adalah V.= -3,36667m + 38,49556. Pada penelitian ini juga akan dilakukan sistem akuisisi data ke PC untuk disimpan pada database
Jelita Asian, Asep Ramdan, Hermanto
Published: 25 February 2018
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 4, pp 36-46; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v4i2.128

Abstract:
Teknologi komunikasi jaringan merupakan rangkaian interkoneksi antar teknologi yang saling berhubungan satu sama lain. Salah satu teknologi dan layanan data nirkabel yang saat ini terkenal dan banyak digunakan pengguna jaringan 3G dan 4G. Dengan adanya jaringan akan memudahkan pengguna dalam menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari. Namun dengan kecepatan akses yang berbeda, tentunya perlu dilakukan pengujian jaringan. Oleh karena itu, untuk mendapatkan kualitas suatu jaringan agar dapat memberikan pelayanan yang baik maka diperlukan pelayanan Quality of service (QoS). Layanan dalam pengujian ini difokuskan pada empat parameter, yaitu: throughput, latency, jitter, dan packet loss. Untuk mengukur kinerja jaringan 3G dan 4G menggunakan Quality of Services (QoS), digunakan analisis dan pengujian guna melihat representasi dari keadaan saat ini. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil pengujian jaringan 3G dan 4G. Jadi jaringan 4G memiliki dua kali lebih banyak yang cenderung mengalami peningkatan throughput, latency, jitter dan packet loss. Namun dari kedua teknologi jaringan tersebut dapat dijadikan sebagai pertimbangan bagi pengguna dalam menggunakan internet sesuai dengan kebutuhannya
Indra Griha Tofik Isa, Moch Salman Alfaruq, Anggy Prdifta Junfithrana, Kurniawan
Published: 18 February 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 50-58; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.238

Abstract:
Untuk saat ini banyak bangunan atau Gedung menggunakan kaca sebagai pembatas, akan tetapi jika menggunakan kaca biasa Sifat kaca yang transparan, memiliki kelebihan dan kelemahan. Sifatnya ini banyak dimanfaatkan untuk kesan "tiada batas", sehingga memberikan kesan ruangan lebih luas. Di sisi lain, sifat transparan ini menyebabkan berkurangnya privasi untuk sebuah ruangan. Penambahan tirai atau blinds, seringkali dipilih sebagai solusi, namun sering kali tirai ini malah membuat ruangan terlihat sempit. Namun dengan Switchable Glass, privasi di setiap ruangan pun tidak menjadi masalah lagi. Tidak perlu lagi tirai maupun blinds, agar privasi setiap ruang tetap terjaga. Switchable Glass mampu berubah dari buram menjadi bening, atau pun sebaliknya dengan perkembangan teknologi saat ini penulis akan membangun sebuah alat switchable glass yang bisa di control secara jarak jauh dengan smartphone mealui jaringan internet kapan pun dan dimana pun, aplikasi dari sistem yang berbasis (IoT) Internet of Things menggunakan modul nodemcu sebagai micro controller dan aplikasi android sebagai pengendali switchable glass, terdapat fitur-fitur yang dapat digunakan yaitu penjadwalan, menyalakan dan mematikan switchable glass, selama sistem terkoneksi dengan jaringan internet (wifi) secara stabil dan continue.
Arif Arif Rakhman Suharso, Purwanto, Agil Putra Jaya, Akhirul Andhra Bustama
Published: 18 February 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 38-49; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.154

Abstract:
Dengan berkembangnya teknologi, kegiatan praktikum saat ini dapat dilakukan secara simulasi yang dioperasikan menggunakan komputer. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih belum optimalnya media pembelajaran untuk praktikum bagi mahasiswa di lingkungan pendidikan maritime vokasi di masa pandemi covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat media pembelajaran simulasi generator listrik kapal dengan menggunakan software visual basic. Media pembelajaran ini merupakan materi kuliah generator listrik kapal dan pengoperasianya dengan ditambahkan quiz berupa 10 buah pertanyaan pilihan ganda dan di akhir akan ditampilkan berapakah skornya. Pertanyaan quiz dalam pilihan ganda dikarenakan kunci jawaban dapat dipersiapkan secara pasti sehingga nilai akhir dapat ditentukan. Setelah mahasiswa membaca tentang materi generator listrik kapal kemudian mahasiswa mempraktekkan simulasi memparalelkan 2 buah generator listrik kapal melalui simulasi software. Paralel generator adalah menggabungkan dua generator atau lebih dengan menempatkan posisinya secara sejajar dan kemudian dioperasikan secara bersama-sama. Pengujian dilakukan oleh mahasiswa secara daring menggunakan laptop masing-masing. Dengan adanya pandemi covid 19 ini mengakibatkan kegiatan belajar dan mengajar dilakukan secara daring dari rumah masing- masing sehingga software praktikum simulasi ini sangat berguna bagi dosen dalam melakukan pembelajaran daring.
Gilang Ramadan, Oscar Haris, Yudi Nata
Published: 18 February 2022
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 8, pp 74-80; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v8i2.208

Abstract:
Pemotong daging adalah alat yang digunakan untuk membantu proses pengolahan untuk daging. Pengolahan daging berupa pemotongan satu buah daging utuh kemudian dipotong – potong menjadi berbentuk balok. Pemotongan bentuk ukuran daging yang digunakan untuk sate terkadang menjadi faktor permasalahan ketika dipanggang dan dikonsumsi. Tuntutan teknologi akan membawa manusia berpikir untuk menciptakan sesuatu yang baru. Sehingga Penelitian ini didesain bagamaina memudahkan pemotongan daging untuk produksi pembuatan sate dalam jumlah banyak. Desain konseptual alat pemotong dan penusuk sate pada daging dengan kapasitas 36 tusuk. Sistem mekanik pada alat ini menggunakan sistem pres yaitu dengan gaya tekan terjadi karena tekanan yang mendorong kerja pisau pemotong dan penusuk sate sampai ke daging. Aplikasi AutoCAD sebagai media untuk mendesain alat dan komponen lain seperti desain Material, Rangka, Pemotongan, Gaya dan Analisis Desain.
Mulyadi, Yudi Nata
Published: 25 February 2018
Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra, Volume 4, pp 14-20; https://doi.org/10.52005/rekayasa.v4i2.124

Abstract:
Perkembangan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia tiap tahun bertambah pesat, sebagian besar kendaraan bermotor menghasilkan emisi gas buang yang buruk, baik akibat perawatan yang kurang memadai atau prilaku pengendara yang buruk.Polusi udara yang telah terjadi selama ini sebagian besar disebabkan oleh keberadaan kendaraan bermotor sebagai alat transportasi.Sebagian besar pencemaran udara diakibatkan oleh emisi kendaraan bermotor.Kendaraan bermotor mengeluarkan gas-gas berbahaya yang dapat menimbulkan dampak negatif, baik terhadap kesehatan manusia maupun lingkungan. Metode penelitian ini adalah deskriptif eksperimental dengan rancangan pengumpulan data menggunakan metode Taguchi dengan variabel penelitian yaitu Optimasi Penggunaan Viskositas Pelumas ,Penyetelan Celah katup dan Celah Elektroda Busi dengan 3 level. Kemudian hasil pengaturan pada ketiga variabel tersebut diamati pengaruhnya yang diharapkan terhadap emisi gas buang yang lebih rendah kadar CO dan HC. Penelitian ini mempergunakan bahan bakar Premium, kemudian diberikan perlakuan penyetelan celah katup in 0,05mm, 0,06mm,0,07mm serta katup ex; 0,10mm, 0,12 mm, 0,13 mm, celah elektroda busi 0,5 mm,0,6 mm,0,7 mm dan Pengunaan pelumas dengan viskositas SAE 10W-30,SAE 10W-40,SAE 20W-50.Pada setiap penyetelan variasi celah katup ,celah elektroda busi dan viskositas pelumas pada masing-masing putaran idle mesin dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik gas buang yang keluar dari kendaraan ke lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian pada variasi viskositas SAE10-40W,celah katup in:0,7 mm,ex:0,13 dan celah elektroda busi 0,70 mm menghasilkan emisi gas buang yang paling rendah
Page of 2
Articles per Page
by
Show export options
  Select all
Back to Top Top