Results: 103

(searched for: nuansa:)
Page of 11
Articles per Page
by
Ryan
Nuansa
Dirga
CENDEKIA: Journal of Education and Teaching, Volume 10, pp 101-108; doi:10.30957/cendekia.v10i1.86

Abstract: This paper describes innovation of lietarure teaching in Germanic for SMA students. Curriculum change has an immense effort for teachers to promote adaptation on their teaching. In the 2013 Curriculum for SMA, in this context of analysis, innovation for teaching materials and teaching methods used are required as the inquiry based teaching is prominent in this context. The problems of curriculum innovation requires teachers creativity in terms of instructional designs, including: syllabus, lesson plan, teaching materials, methos of teaching and assessment. This paper argues that innovation in teaching Germany for SMA students should start from the instructional design that puts emphases on teaching materials and teaching methods using for exapmle: project-based teaching, inquiry-based teaching.
Nuansa
Bayu Segera
SOSIO-DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, Volume 2; doi:10.15408/sd.v2i1.1349

Abstract: The end of twentieth century left the impact of life for people around the world. Changes that very large in a century that changed a manifestation of the world which was the residence and human life.The earth as if more fragile in sustains human life with all its activity. Developing countries like indonesia not separated from the condition of this difficult department. Efforts to meeting the needs of food, energy, transportation, psychology has harvested more people are a real threat. This challenge ought to be answered to the development in many sectors with the approach of sustainable. Planting sustainable value has to be introduced from the outset, one way is by introducing ESD (education for sustainable development) in schools, in the hope of school tuition having values the sustainability of it so that it be able to retain the conservation of the natural environment, social and cultural. Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/sd.v2i1.1349
Citrasmara Galuh
Nuansa
, Wahyu Widodo
Published: 1 January 2018
E3S Web of Conferences, Volume 31; doi:10.1051/e3sconf/20183109021

Nuansa
Bayu Segara, Enok Maryani, Mamat Ruhimat
Proceedings of the First Indonesian Communication Forum of Teacher Training and Education Faculty Leaders International Conference on Education 2017 (ICE 2017); doi:10.2991/ice-17.2018.80

Chanira
Nuansa
, Suryadi Suryadi, Darsono Wisadirana
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, Volume 2, pp 82-85; doi:10.21776/ub.jitode.2014.002.02.07

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Nuansa
Bayu Segara, Gurniwan Kamil Pasya, Enok Maryani
Published: 28 March 2016
Jurnal Geografi Gea, Volume 12; doi:10.17509/gea.v12i2.1782

Abstract: Proses pembelajaran geografi mengalami pergeseran orientasi, pembentukan sikap dan perilaku keruangan tidak lagi menjadi prioritas, karena prioritas utama pembelajaran geografi saat ini untuk meluluskan peserta didik dari ujian nasional. Begitu pula yang terjadi di Kota Cirebon, padahal dalam lima tahun terakhir ini Kota Cirebon berkembang pesat sebagai pusat pertumbuhan. Sehingga sikap dan perilaku penduduknya dalam memperlakukan ruang harus dibentuk sejak dini dengan proses pembelajaran geografi. Pemahaman konsep merupakan salah satu aspek yang dibentuk dalam proses pembelajaran geografi, sehingga perlu diketahui seberapa besar pemahaman konsep berkontribusi terhadap sikap dan perilaku keruangan peserta didik? Untuk menjawab pertanyaan penelitian tersebut perlu mengukur variabel-variabel yang terkait. Pemahaman konsep geografi diukur dengan instrumen tes dengan indikator translasi, interpretasi dan ekstrapolasi yang dikaitkan dengan konsep lokasi, jarak dan interaksi. Sedangkan untuk mengukur sikap dan perilaku keruangan menggunakan instrumen non tes dengan skala rating. Hasil identifikasi dan analisis data didapatkan beberapa hal yang menjawab pertanyaan penelitian. Pemahaman konsep geografi berkontribusi rendah terhadap sikap dan perilaku keruangan. Selain itu, sikap keruangan berkontribusi cukup rendah terhadap perilaku keruangan. Hasil tersebut membuktikan teori postulat konsistensi tergantung bahwa hubungan sikap dan perilaku sangat situasional sehingga banyak faktor yang mempengaruhi. Kata kunci: pemahaman konsep, sikap keruangan, perilaku keruangan
Zona
Nuansa
Antariksa, Dian Ultra, Aldani Malau, Tejo Sukotrihadiyono
International Petroleum Technology Conference; doi:10.2523/iptc-18005-ms

Nuansa
Bayu Segara, Enceng Yana, Yopi Nisa Febianti
International Educational Research, Volume 1; doi:10.30560/ier.v1n1p43

Abstract: Performance evaluation of an oral presentation in the lecture process should be valid and accountable to avoid subjectivity and bias on the assessment. Based on ADDIE models, the researcher makes an oral presentation instrument for peer assessment, developed, implemented and tested statistically. Teacher candidates participate directly in the evaluation process based on the oral presentation rubric. The rubric became a guide for students in determining the criteria and performance measurement scale oral presentation of his colleagues. Statistical tests performed with Second Order Confirmatory Factor Analysis (CFA) Order using the Smart PLS 3.0. This instrument was built based on three dimensions of oral presentation: content, delivery, and collaboration. As a result, all three of it were found to be statistically valid and reliable, meeting the criteria so that it can be used for peer assessment of oral presentation.
Deden Habibi Ali Alfathimy
Intermestic: Journal of International Studies, Volume 2, pp 86-104; doi:10.24198/intermestic.v2n1.7

The publisher has not yet granted permission to display this abstract.
Timotius Disa, R Adi Wardoyo
Jurnal Sains dan Seni ITS, Volume 6; doi:10.12962/j23373520.v6i2.27251

Abstract: Kota Surakarta merupakan salah satu kota pariwisata yang menjadi andalan Provinsi Jawa Tengah. Masyarakat perkotaan pada saat ini cenderung sering kali tenggelam dengan pekerjaan dan kesibukannya sehari-hari hotel Alila menjadi solusi kebutuhan wisata bagi para wisatawan baik wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Sehingga mereka dapat menghilangkan kejenuhannya dan menikmati masa liburannya tersebut. Metodologi yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif dan tipe studi deskriptif yang mana pengumpulan data dilakukan dengan observasi, interview, dan dokumentasi. Konsep yang digunakan adalah modern luxury dan
nuansa
budaya Jawa, hal ini dilakukan karena latar belakang kota Solo sebagai kota budaya dan konsep Alila yang mengangkat budaya lokal dan tuntutan zaman yang serba modern. Tugas akhir desain interior ini akan membahas mengenai konsep yang akan diaplikasikan pada hotel Alila. Pada hotel beberapa area sirkulasi dirasa sudah cukup baik, akan tetapi pada beberapa area dirasa kurang memiliki cukup furniture, sehingga terlihat sepi. Pada beberapa bagian penempatan meja dan kursi dirasa masih kurang maksimal. Konsep yang digunakan adalah modern luxury dengan
nuansa
budaya Solo, hal ini sangat cocok karena hotel Alila menekankan budaya lokal dalam desain hotelnya.
Page of 11
Articles per Page
by

Refine Search

Authors

New Search

Advanced search