New Search

Advanced search
Export article
Open Access

NILAI-NILAI DAKWAH DALAM SYAIR SAMAN GAYO

Sciprofile linkMaini Sartika, Sciprofile linkDesi Purnama Sari
Published: 21 December 2019
Jurnal Peurawi , Volume 2, pp 28-45; doi:10.22373/jp.v2i2.5860

Abstract: Penelitian ini berjudul “Nilai-Nilai Dakwah Dalam Syair Saman Gayo” yang bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai dakwah apa saja yang terkandung dalam syair seni Saman Gayo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data berbentuk deskriptif dengan pendekatan dokumentasi dan wawancara. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Hermunistik, dimana teori ini menjelaskan tentang penafsiran. Menafsirkan sebuah kata atau kalimat yang sulit dimengerti arti dari bahasa berbeda yang digunakan dan makna dari kata kiasan yang sulit dipahami. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis selama di lapangan model Miles dan Huberman, dari metode ini terdapat aktivitas dalam analisi data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari dokumentasi/arsip yang memuat tentang syair saman Gayo dan hasil wawancara dengan informan kunci. Berdasarkian hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa beberapa syair dari tari Saman gayo yang mengandung nilai-nilai dakwah seperti “Ku ini nge sawah hana de salamku, Ini nge mudemu mat jarike mule kite, kite bermat jari”. Artinya: Ke sini telah tiba, apa gerangan salamku, Ini sudah bertemu bersalamankah kita terlebih dahulu, kita bersalaman. Syair tersebut menjelaskan bahwa makna salam mengandung rasa hormat sesuai dengan konsep islam.This research is entitled “Preaching Value in Saman Gayo Poems” purposed to figure out any kind of preaching value contained in Saman Gayo poems. The researsch used qualitative method and the data are descriptive with documentation and interview approach. The theory used in this reasearch was Hermunistic Theory, in which the interpretation is explained. This theory refers to interpreting a word or a sentence which is difficult to be understood in different languages and the meaning of difficult figurative words. The data analysis method used in this research is on-field analysis, Miles dan Huberman model. This method consists of analyzing the data; data reduction, data presentation, and conclusion. The primary data in this research are resulted from documentation/files containing saman gayo poems and the intervew with main informant. Based on the result, it can be concluded that some preaching values found in Saman Gayo poems as “Ku ini nge sawah hana de salamku, Ini nge mudemu mat jarike mule kite, kite bermat jari”. Meaning: Here has arrived, what my greetings, This has met our greetings first, we shake hands. The poem explains that the meaning of greetings contains respect in accordance with the concept of Islam.
Keywords: model / dan Huberman / bermat jariâ / Ku ini / nge sawah / jarike mule / sawah hana / mule kite / nge mudemu / kite bermat

Scifeed alert for new publications

Never miss any articles matching your research from any publisher
  • Get alerts for new papers matching your research
  • Find out the new papers from selected authors
  • Updated daily for 49'000+ journals and 6000+ publishers
  • Define your Scifeed now

Share this article

Click here to see the statistics on "Jurnal Peurawi" .
Back to Top Top