New Search

Export article
Open Access

In Vitro Proliferation and Acclimatization of Kepok Banana Unti Sayang (ABB) with Addition of Organic Materials

Devinawati Rachmi, Samanhudi, Djoko Purnomo

Abstract: Pisang kepok (Musa balbisiana) mengandung genom B dengan potensi pencoklatan tinggi dan tingkat proliferasi rendah dalam kultur in vitro. Salah satu cara mengurangi pencoklatan dan meningkatkan kandungan vitamin serta hormon dalam media, yaitu dengan penambahan suplemen sintetik maupun ekstrak bahan organik alami. Penelitian ini bertujuan mengetahui proliferasi eksplan pisang kepok Unti Sayang dengan media diperkaya ekstrak buah dan kemampuan aklimatisasi planletnya. Penelitian ini terdiri atas 2 percobaan, pertama tahap in vitro menggunakan Rancangan Acak Lengkap split plot dengan 2 faktor, yaitu main plot (3 taraf suhu ruang kultur) dan subplot (5 taraf ekstrak buah). Kedua, tahap aklimatisasi menggunakan Rancangan Acak Lengkap split plot dengan 2 faktor, yaitu main plot (4 taraf media aklimatisasi) dan subplot (4 taraf vigor planlet). Hasil percobaan menunjukkan penambahan ekstrak buah pada media MS berpengaruh, sedangkan perbedaan suhu inkubasi tidak berpengaruh terhadap proliferasi eksplan pisang kepok Unti Sayang. Media MS dengan penambahan ekstrak buah pepaya (150 g L-1) dan air kelapa (100 ml L-1) memberikan hasil yang tidak berbeda nyata dengan penambahan vitamin sintetik terhadap proliferasi dan morfogenesis eksplan pisang kepok Unti Sayang. Vigor planlet pada berbagai media aklimatisasi tidak berbeda nyata dengan kemampuan hidup mencapai 92%.
Keywords: vitamin / DAN / Plot / Taraf / Dengan Penambahan / media aklimatisasi / Vigor planlet / proliferasi eksplan

Scifeed alert for new publications

Never miss any articles matching your research from any publisher
  • Get alerts for new papers matching your research
  • Find out the new papers from selected authors
  • Updated daily for 49'000+ journals and 6000+ publishers
  • Define your Scifeed now

Share this article

Click here to see the statistics on "Jurnal Hortikultura Indonesia" .
Back to Top Top