New Search

Advanced search
Export article
Open Access

The effectiveness of LED light spectrum exposure on growth and color performance of orange clownfish, Amphiprion percula (Lacèpède, 1802) juvenile

Ris Dewi Novita, Kukuh Nirmala, Eddy Supriyono, Idil Ardi
Published: 11 February 2019
Jurnal Iktiologi Indonesia , Volume 19; doi:10.32491/jii.v19i1.410

Abstract: Orange clownfish is one of the most desired marine ornamental fish by global market due to the orange color on it. The obstacles of the clownfish farming is the changes of the orange color on clownfish. Manipulation of the light spectrum exposure may affect the amount of chromatophore, that can change the color of clownfish become brighter. The present study was aimed at determining an appropriate spectrum of LED light toward growth and color quality of Amphiprion percula juvenile farming. The study was conducted in five treatments with three replication. The treatment consists of four types of LED light with different wavelengths i.e., white (P), red (M), green (H) and blue (B) with 12 hours and control. Clownfish with an average body weight of 0.91±0.19 g and length of 3.28±0.24 cm were used in this study. The result after 60 days showed that the blue LED light give the best glucose levels of 40.00±2.65 mg dL-1, malondialdehyde levels of 9.30±0.29 nmol mL-1, specific growth rate of 1.71±0.05% and feed efficiency of 78.23±1.97%. The best color quality parameters on blue LED light treatment with the Toca color finder (TCF) score reach the orange color on the dorsal, caudal and anal, RGB ratio on the color of the dorsal, caudal and anal each of 64.59±1.00%, 68.12±0.74% and 72.56±0.20% as well as the number of chromatophore each of 346±10 cells/ 0.1 mm-2. The spectrum blue LED light was able to result the growth and quality of best color for clownfish Amphiprion percula juvenile.AbstrakIkan badut Amphiprion percula merupakan ikan hias air laut yang diminati pasar global ikan hias karena memiliki daya tarik tersendiri pada warna jingga yang dimilikinya. Ikan badut hasil budi daya memiliki kualitas warna jingga yang cenderung memudar. Penggunaan manipulasi spektrum cahaya dalam sistem budi daya dapat memengaruhi perubahan jumlah kromatofor yang dapat meningkatkan warna ikan menjadi terang. Tujuan penelitian ini adalah menentukan spektrum cahaya lampu LED yang tepat terhadap pertumbuhan dan kualitas warna yuwana ikan badut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pada lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas empat jenis spektrum cahaya lampu LED dengan panjang gelombang berbeda yakni putih (P), merah (M), hijau (H) dan biru (B) dengan lama penyinaran 12 jam dan kontrol. Rerata panjang total awal ikan uji adalah 3,28±0,24 cm dan bobot 0,91±0,19 g. Hasil penelitian selama 60 hari pemeliharaan menunjukkan bahwa parameter respons fisiologis dan pertumbuhan terbaik adalah pada perlakuan lampu LED biru dengan kadar glukosa sebesar 40,00±2,65 mg dL-1, kadar malondialdehyde (MDA) sebesar 9,30±0,29 nmol mL-1, laju pertumbuhan spesifik (LPS) sebesar 1,71±0,05% dan efisiensi pakan (EP) sebesar 78,23±1,97%. Parameter kualitas warna terbaik pada perlakuan lampu LED biru dengan skor dalam Toca color finder (TCF) mencapai warna jingga pada bagian dorsal, caudal dan anal, red,green and blue (RGB) ratio pada warna bagian...
Keywords: red / blue / Mg Dl / Nmol Ml / Color Finder / Pada Warna / yuwana ikan / badut Amphiprion / jumlah kromatofor / Toca color

Share this article

Click here to see the statistics on "Jurnal Iktiologi Indonesia" .