HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DAN ASUPAN AIR PUTIH DENGAN PERSEN LEMAK TUBUH PADA REMAJA DI SMK HIDAYAH SEMARANG

Abstract
Latar Belakang :Persen lemak tubuh sebagai indikator status gizi. Prevalensi gizi lebih pada remaja cenderung meningkat setiap tahunnya. Kelebihan energi disimpan tubuh sebagai cadangan energi dalam bentuk glikogen sebagai cadangan energi jangka pendek dan dalam bentuk lemak sebagai cadangan jangka panjang. Konsumsi air putih dapat dikaitkan dengan penurunan persen lemak tubuh Tujuan :Untuk mengetahui hubungan asupan air putih dan asupan energi dengan persen lemak tubuh pada remaja di SMK Hidayah Semarang. Metode : Jenis penelitian ini merupakan studi korelasi menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi siswa SMK Hidayah Semarang. Sampel sebanyak 85 responden diambil menggunakan metode proporsional random sampling. Asupan energi dan asupan air putih responden diukur menggunakan FFQ semi kuantitatif. Persen lemak tubuh responden diukur menggunakan BIA (Bioelectricallmpedance Analysis). Analisis bivariat menggunakan uji pearson (α=0,0001). Hasil : Kategori tingkat kecukupan energi terbanyak dengan kategori normal dan defisit ringan sebanyak 27 siswa (31,8%) dan persentase terkecil dengan kategori defisit berat sebanyak 2 siswa (2,4%). Kategori asupan air putih terbanyak dengan kategori cukup sebanyak 56 siswa (64,7%) dan persentase terkecil dengan kategori kurang sebanyak 30 siswa (35,3%). Kategori persen lemak tubuh terbanyak dengan kategori normal sebanyak 39 siswa (45,9%) dan persentase terkecil dengan kategori unnderfat sebanyak 0 siswa (0%). Terdapat hubungan yang bermakna antara asupan energi dan asupan air putih dengan persen lemak tubuh (p=0,0001, p=0,0001) Simpulan : Terdapat hubungan antara asupan energi dan asupan air putih dengan persen lemak tubuh.