New Search

Export article
Open Access

Pelatihan Analisis SWOT Dan BMC Pada Asosiasi UMKM Ponorogo

Dhika Amalia Kurniawan, Fajar Surya Ari A, Lathiefa Rusli, Rahma Yudi A, Apriliana Ika K
Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat , Volume 2, pp 67-75; doi:10.32503/cendekia.v2i1.1001

Abstract: Berkembangnya bisnis dengan berbagai keunggulan membuat persaingan semakin ketat sehingga menuntut para pelaku bisnis untuk dapat membuat strategi khusus dalam menghadapi kompetisi bisnis. Suatu bisnis harus mampu bergerak maju dengan potensi yang dimilikinya dan meminimalisir kelemahannya hingga dapat terus berjalan dan mampu bertahan dalam persaingan yang terus berkembang. Permasalahan yang dialami oleh para pelaku usaha skala mikro di Kabupaten Ponorogo adalah lemahnya penyusunan strategi bisnis dan pengoptimalan kemampuan yang dimiliki, para pelaku UMKM merasa bingung untuk mendeskripsikan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman bisnis mereka yang perlu memerlukan strategi untuk menghadapinya. Dalam hal ini, sebanyak 75 pelaku usaha yang tergabung dalam asosiasi UMKM Ponorogo Jawa Timur. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membantu para UMKM untuk dapat menyusun dan mengoptimalkan strategi pengembangan usahanya, sehingga perlu dianalisis dengan pendekatan SWOT. Harapan dari program pengabdian ini adalah para UMKM mampu mendeskripsikan dan menganalisis aspek internal dan eksternal agar mampu bertahan dalam persaingan bisnis. Adapun kegiatan yang akan dilakukan melalui 1) pelatihan analisis SWOT dan 2) pelatihan business model canvas (BMC).
Keywords: para / DAN / Yang / dengan / dalam / sehingga / PERSAINGAN / mampu bertahan / Asosiasi UMKM

Scifeed alert for new publications

Never miss any articles matching your research from any publisher
  • Get alerts for new papers matching your research
  • Find out the new papers from selected authors
  • Updated daily for 49'000+ journals and 6000+ publishers
  • Define your Scifeed now

Share this article

Click here to see the statistics on "Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat" .
Back to Top Top