New Search

Export article
Open Access

HUBUNGAN STATUS IMUNISASI DAN PERAN PETUGAS IMUNISASI DENGAN KEJADIAN CAMPAK DI KABUPATEN MUNA

Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram , Volume 5, pp 60-64; doi:10.31764/mj.v5i1.1067

Abstract: Campak merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan dan banyak terjadi pada bayi dan anak. Terjadi KLB campak di Kabupaten Muna di beberapa wilayah Puskesmas pada tahun 2017 dan banyak menyerang anak-anak. Tujuan: Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara status imunisasi dan peran petugas imunisasi dengan kejadian campak di Kabupaten Muna. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain case control. Populasi adalah semua penderita campak tahun 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah 95 kasus dan 95 kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner, wawancara dan dianalisis secara deskriptif, inferensial dan epidemiologi. Hasil : Hasil penelitian diperoleh bahwa status imunisasi berhubungan dengan kejadian campak di Kabupaten Muna dimana X2 hitung > X2 tabel (62,043 > 3,841), dengan OR: 29,963 ; CI95%; 10,171- 88,274, dan peran petugas imunisasi tidak berhubungan dengan kejadian campak di Kabupaten Muna dimana diperoleh nilai X2 hitung < X2 tabel (1,604< 3,841) dengan OR: 0,635; CI95%: 0,339-1,188. Kesimpulan: Untuk mendapatkan kekebalan dari penyakit campak anak harus mendapatkan imunisasi campak pada usia 9 bulan, 24 bulan dan pada saat kelas 1 SD, peran petugas juga sangat diperlukan terutama pada manajemen rantai vaksin dan pelaksanaan posyandu.
Keywords: Campak / anak / dengan / Penyakit / Kejadian / dan peran petugas / peran petugas imunisasi

Scifeed alert for new publications

Never miss any articles matching your research from any publisher
  • Get alerts for new papers matching your research
  • Find out the new papers from selected authors
  • Updated daily for 49'000+ journals and 6000+ publishers
  • Define your Scifeed now

Share this article

Click here to see the statistics on "Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram" .
Back to Top Top