New Search

Export article
Open Access

Setting fisik graffiti tagging sebagai bentuk vandalisme di Kota Yogyakarta

Nino Ardhiansyah
ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur , Volume 5, pp 197-204; doi:10.30822/arteks.v5i2.372

Abstract: Identitas ruang yang dimiliki oleh sebuah kota dapat ditunjukkan melalui kota yang bersih, sehat, dan tertata. Kota yang bersih, tertata dan bebas dari vandalisme mampu memenuhi standar identitas kota. Pelaku aksi vandalisme yang semakin tidak terkontrol mencoreng keistimewaan Yogyakarta sebagai kota pelajar dan kota budaya. Aksi grafiti tagging dilakukan dengan cara menuliskan nama geng/kelompok pada media/bangunan di ruang publik dengan menggunakan cat semprot sebagai wujud eksistensi. Grafiti tagging akan menimbulkan polusi visual yang merusak keistimewaan Kota Yogyakarta. Fenomena merebaknya graffiti tagging menyebabkan permasalahan pada visualisasi representasi Kota Yogyakarta. Tujuan Penelitian ini mengidentifikasi faktor – faktor setting fisik yang mempengaruhi aktifitas grafiti tagging di Kota Yogyakarta serta memberikan gagasan melalui penyusunan Urban Design Guideline terkait permasalahan grafiti tagging sebagai bentuk vandalisme yang terjadi di Kota Yogyakarta. Metode Penelitian ini mengkaji setting fisik dan aktivitas pada koridor Jalan AM Sangaji. Koridor jalan ini merupakan bagian dari sumbu imajiner Kota Yogyakarta namun sering menjadi lokasi aksi vandalisme. Pengumpulan data dilakukan melalui survey dan studi pustaka terkait fungsi bangunan, massa, ketinggian bangunan, warna, transparansi dan setback. Hasil identifikasi kemudian dianalisis berdasarkan masing-masing elemen yang dijadikan variabel penelitian untuk menemukan kriteria bangunan yang cenderung menjadi objek vandalisme. Hasil studi menunjukkan lokasi yang sering dijadikan aksi grafiti tagging yaitu tempat tempat yang berada pada jalan utama. Faktor setting fisik yang paling berpengaruh terhadap aksi vandalisme yaitu vegetasi yang kurang, massa bangunan yang kecil, transparansi yang kurang, dan dimensi setback yang sempit. © 2020 Nino Ardhiansyah
Keywords: Yang / kota / Graffiti Tagging / aksi vandalisme / setting fisik / bentuk vandalisme / tagging sebagai / Faktor setting

Scifeed alert for new publications

Never miss any articles matching your research from any publisher
  • Get alerts for new papers matching your research
  • Find out the new papers from selected authors
  • Updated daily for 49'000+ journals and 6000+ publishers
  • Define your Scifeed now

Share this article

Click here to see the statistics on "ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur" .
Back to Top Top