New Search

Advanced search
Export article
Open Access

PEMANFAATAN AMPAS KEDELAI MENJADI KERUPUK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DESA WAKAH KECAMATAN NGRAMBE KABUPATEN NGAWI

Raras Setyo Retno, Sri Utami, Wachidatul Linda Yuhanna
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat , Volume 4, pp 298-304; doi:10.20956/pa.v4i3.7609

Abstract: Utilization of Soybean Dregs Into Crackers To Improve the Skills of the Wakah Village Community of Ngrambe Subdistrict, Ngawi Regency Wakah Village is one of the tofu industry villages in Ngrambe, Ngawi Regency. Tofu waste in Setono Village has not been used optimally. Solid tofu waste has nutritional content that can still be used as a potential culinary product. The product developed is soybean crackers. This community empowerment program was carried out in July 2019 with 30 participants. The method used is the delivery of material, making raw crackers, frying crackers, and packaging the product. In general, the training went well. The level of understanding of the material and skills of participants was 90%. The result show that tofu industry waste can be used as soybean crackers. An increase in the knowledge and skills of the Wakah Village community in processing tofu industrial waste into soybean crackers.Keywords: Pulp, soybean, crackers, Wakah.Abstrak. Desa Wakah merupakan salah satu desa industri tahu di Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi. Limbah tahu di Desa Setono belum dimanfaatkan secara optimal. Limbah tahu padat mempunyai kandungan gizi yang masih dapat digunakan sebagai produk kuliner yang potensial. Produk yang kembangkan adalah kerupuk ampas kedelai. Program pemberdayaan masyarakat ini dilakukan pada bulan Juli 2019 dengan peserta sejumlah 30 orang. Metode yang dilakukan adalah penyampaian materi, pembuatan kerupuk mentah, menggoreng kerupuk, dan mengemas produk. Secara umum pelatihan berjalan lancar. Tingkatpemahaman materi dan keterampilan peserta sejumlah 90%. Hasil dari program ini adalah limbah industri tahu dapat dimanfaatkan menjadi kerupuk ampas kedelai. Adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Wakah dalam mengolah limbah industri tahu menjadi kerupuk ampas kedelai. Kata Kunci: Ampas, kedelai, kerupuk, Wakah.
Keywords: Yang / Village Community / optimally / Industri Tahu / Tofu Industry / Kabupaten Ngawi / NGRAMBE KABUPATEN / Kecamatan Ngrambe / Wakah Village / MASYARAKAT DESA WAKAH

Scifeed alert for new publications

Never miss any articles matching your research from any publisher
  • Get alerts for new papers matching your research
  • Find out the new papers from selected authors
  • Updated daily for 49'000+ journals and 6000+ publishers
  • Define your Scifeed now

Share this article

Click here to see the statistics on "Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat" .
Back to Top Top