New Search

Export article
Open Access

Pengaruh Ph Terhadap Aktivitas Enzim Kitinase dari Isolat Actinomycetes dengan Metode Somogyi-Nelson

Welly Anggraini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni , Volume 4; doi:10.24042/jpifalbiruni.v4i2.94

Abstract: The pH effect on chitinase enzyme activity of actinomycetes isolate by Somogyi-Nelson method has been done. Chitinase enzymes can be produced by chitinolytic micro organisms, actinomycetes. This actinomycetes is taken from Mangrove from Coastal Ringgung of Teluk Lampung Waters, and has been isolated in previous research. The actinomycetes isolates used were ANL-12, ANL-9, ANLd-2b-3, and ANL-4, with chitinolytic activity of 1.9 cm, 2.0 cm, 2.3 cm, and 5.0 cm. The ANL-4 isolate, which has the largest chitinolytic activity, was selected for the next process, the solidstate fermentationprocess (SSF) by the Somogyi-Nelson method. For this SSF process is done in one place. Chitinase enzyme activity was measured using micro plate reader by the somogyi-Nelson method. enzyme activity is calculated by measuring the amount of glucose released in μg / ml rough enzyme / hour (U / mL) by substrate reaction under certain conditions. From the research data showed that the purification enzyme had optimum activity at pH 7.0 with unit activity of 11,166 U / mL, while on chitin substrate without washing with NaOH yield optimum activity at pH 6 with unit activity equal to 10,929 U / ml.Telah dilakukan pengaruh pH terhadap aktivitas enzim kitinase dari isolat actinomycetes dengan metode Somogyi-Nelson. Enzim kitinase dapat diproduksi oleh mikroorganisme kitinolitik, yaitu actinomycetes. Actinomycetes ini diambil dari Lumpur Hutan Bakau asal Pantai Ringgung Perairan Teluk Lampumg, dan telah diisolasi pada penelitian sebelumnya. Isolat actinomycetes yang digunakan adalah ANL-12, ANL-9, ANLd-2b-3, dan ANL-4, dengan memiliki aktivitas kitinolitik berturut-turut 1,9 cm, 2,0 cm, 2,3 cm, dan 5,0 cm.Isolat ANL-4 yang memiliki aktivitas kitinolitik terbesar ini dipilih untuk proses selanjutnya, yaitu proses Solid State Fermentation (SSF) dengan metode Somogyi-Nelson. Untuk proses SSF ini dilakukan dalam satu tempat. Aktivitas enzim kitinase diukur menggunakan microplate reader dengan metode Somogyi-Nelson. Aktivitas enzim dihitung dengan mengukur jumlah glukosa yang dilepaskan dalam µg/ml enzim kasar/jam (U/mL) oleh reaksi substrat dengan kondisi tertentu. Dari data penelitian menunjukkan bahwa enzim hasil pemurnian mempunyai aktivitas optimum pada pH 7,0 dengan aktivitas unit sebesar 11,166 U/mL, sedangkan pada substrat kitin tanpa dicuci dengan NaOH menghasilkan aktivitas optimum pada pH 6 dengan aktivitas unit sebesar 10,929 U/mL.
Keywords: Keywords Actinomycetes / Solid State Fermentation (ssf) / Kitin / Kitinase

Scifeed alert for new publications

Never miss any articles matching your research from any publisher
  • Get alerts for new papers matching your research
  • Find out the new papers from selected authors
  • Updated daily for 49'000+ journals and 6000+ publishers
  • Define your Scifeed now

Share this article

Click here to see the statistics on "Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni" .
Back to Top Top