New Search

Export article
Open Access

TANTANGAN PEREMPUAN DITENGAH FAHAM FEMINISME PADA KOMUNITAS PEREMPUAN BERDAULAT DI MOJOKERTO

Mizanul Hasanah
Published: 27 August 2020
Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak , Volume 4; doi:10.21274/martabat.2020.4.1.137-154

Abstract: Abstrak: Komunitas perempuan berdaulat adalah komunitas yang lahir atas pemikiran kaum muda khususnya perempuan yang ingin berdaya baik secara pemikiran maupun solutif dari segi pemikiran. Apalagi ditengah-tengah pertentangan faham feminisme yang penuh pro dan kontra. Namun pada komunitas ini memberikan informasi dan solusi tersendiri tentang bagaimana bersikap dan menempatkan diri sebagai perempuan, ibu, anak, dan anggota masyarakat. Ciri khas dari perempuan berdaulat ini adalah dengan adanya moto Perempuan berdaulat Indonesia hebat. “Cerdas yang mecerdaskan hebat menghebatkan”. Penelitian ini dilakukan di kabupaten Mojokerto kecamatan Pacet Provinsi Jawa Timur yang mana komunitas ini dicetuskan oleh mahasiswi Institut KH. Abdul Chalim Mojokerto. Tujuan dari komunitas ini adalah agar perempuan berdaulat secara pemikiran dan berdaya di segala bidang di masa mendatang. Adanya komunitas ini selain memotivasi, mengantisipasi, adalah memberikan edukasi kepada orang lain, memberi stimulus dengan menggali ilmu yang mendalam sehingga mereka mampu memberi solusi yang ilmiah dan mampu diterima dalam masyarakat. Kata kunci: Perempuan, Faham feminisme, Komunitas Perempuan Berdaulat Sovereign women's community is a community that was born of the minds of young people, especially women who want to be empowered both in thought and solutive in terms of thinking. Especially amidst the contradictions of feminism that are full of pros and cons. However, this community provides its own information and solutions on how to behave and position themselves as women, mothers, children and community members. The distinctive feature of this sovereign woman is the motto of a great Indonesian sovereign woman. "Smart, smart, great, great". This research was conducted in Mojokerto district, Pacet sub-district, East Java Province where this community was initiated by a student of the KH Institute Abdul Chalim Mojokerto. The aim of this community is for women to be sovereign in their thinking and empowered in all fields in the future. The existence of this community in addition to motivating, anticipating, is providing education to others, providing stimulus by exploring in-depth knowledge so that they are able to provide scientific solutions and are able to be accepted in society. Keywords: Keywords: Women, Feminism, Sovereign Women's Community
Keywords: stimulus / Empowered / komunitas perempuan / Institut KH / Faham feminisme / Abdul Chalim Mojokerto

Scifeed alert for new publications

Never miss any articles matching your research from any publisher
  • Get alerts for new papers matching your research
  • Find out the new papers from selected authors
  • Updated daily for 49'000+ journals and 6000+ publishers
  • Define your Scifeed now

Share this article

Click here to see the statistics on "Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak" .
Back to Top Top