New Search

Export article
Open Access

Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi dengan Memanfaatkan Fly Ash dan Bubuk Kaca Sebagai Bahan Pengisi

Siska Apriwelni, Nugraha Bintang Wirawan
Published: 29 April 2020
JURNAL SAINTIS , Volume 20, pp 61-68; doi:10.25299/saintis.2020.vol20(01).4846

Abstract: (ID) Penelitian ini membahas pengaruh kuat tekan beton mutu tinggi dengan memanfaatkan limbah fly ash dan limbah kaca. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kuat tekan beton pada masing-masing variasi, mengetahui persentase campuran beton untuk menghasilkan kuat tekan maksimum, dan mengetahui apakah fly ash dan serbuk kaca efektif digunakan secara bersamaan sebagai bahan campuran beton. Komposisi fly ash terdiri dari 5 variasi yaitu persentase 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%. Sedangkan untuk komposisi serbuk kaca terdiri dari 2 variasi yaitu persentase 5% dan 10%. Jumlah benda uji 30 buah silinder berukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm dengan 3 benda uji untuk setiap variasi. Perencanaan campuran beton menggunakan SNI 03-2834-2000 yang dimodifikasi. Pengujian kuat tekan diuji pada umur beton 28 hari. Beton dengan fly ash 0% dan serbuk kaca 10% memiliki kuat tekan paling tinggi dibandingkan dengan beton dengan tambahan fly ash, yaitu 46,77%. Selain itu, dapat disimpulkan bahwa semakin bertambahnya jumlah persentase serbuk kaca yang digunakan menunjukkan bahwa kuat tekan beton semakin bertambah juga. Penambahan fly ash pada campuran beton mempengaruhi kuat tekan beton yang dihasilkan. Pada variasi fly ash 0% memiliki kuat tekan tertinggi baik pada saat campuran serbuk kaca 5%dan 10%. Variasi fly ash 15% adalah kondisi optimum campuran beton dengan kuat tekan beton yaitu 43,31 Mpa. Kedua limbah ini dapat dikombinasikan dan dimanfaatkan dengan baik dan digunakan dalam pembuatan beton mutu tinggi. (EN) This study discusses the effect of high quality concrete by utilizing fly ash and glass waste. The purpose of this study is to determine the compressive strength of concrete in each variation, to determine the contribution of concrete to produce compressive strength, and to find out that fly ash and glass powder are effectively used in full as a concrete admixture. Fly ash composition consists of 5 variations, namely the percentage of 0%, 5%, 10%, 15%, and 20%. While for the composition of glass powder consists of 2 variations, namely the percentage of 5% and 10%. The number of specimens is 30 cylinders with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm with 3 specimens for each variation. Concrete mixture planning using SNI 03-2834-2000 was developed. Compressive strength testing on concrete age 28 days. Concrete with 0% fly ash and 10% glass powder have the highest compressive strength compared to concrete with additional fly ash, which is 46.77%. In addition, it can increase the amount of glass powder addition that is used to show the concrete compressive strength is increasing as well. The addition of fly ash in the concrete mixture has an effect on the compressive strength of the concrete produced. In the variation of 0% fly ash has the highest compressive strength when the glass powder mixture of 5% and 10%. The 15% fly ash variation is the optimal concrete mixture with compressive strength of 43.31 MPa. These two wastes can be combined and utilized properly and are used in making high quality concrete.
Keywords: fly ash / glass powder / high quality / Quality Concrete / Campuran Beton / Mutu Tinggi / Beton Mutu

Scifeed alert for new publications

Never miss any articles matching your research from any publisher
  • Get alerts for new papers matching your research
  • Find out the new papers from selected authors
  • Updated daily for 49'000+ journals and 6000+ publishers
  • Define your Scifeed now

Share this article

Click here to see the statistics on "JURNAL SAINTIS" .
Back to Top Top