New Search

Export article
Open Access

TERAPI PASIR PANAS (TAPA SVEDA) UNTUK KESEHATAN PERSPEKTIF AYURWEDA

Published: 20 March 2019
Widya Kesehatan , Volume 1, pp 18-22; doi:10.32795/widyakesehatan.v1i1.278

Abstract: Hidup sehat dan umur panjang adalah sebuah harapan dan dambaan semua orang, sebagaimana yang diajarkan dalam Ayurweda, namun untuk menjaga agar tubuh tetap sehat sering kali dilupakan banyak orang, sehingga menimbulkan gangguan kesehatan atau penyakit.Untuk mengembalikan kesehatannya maka akan dilakukan pengobatan atau terapi, di dalam Ayurweda disebut dengan Chikitsa. Sebuah fenomena tentang terapi untuk kesehatan banyak kita jumpai dalam kehidupan masyarakat kita. Salah satu dari berbagai metoda terapi tersebut adalah terapi menggunakan pasir panas (Tapa Sweda). Fenomena tersebut dijadikan objek penelitian dengan judul penelitian: Terapi Pasir Panas(Tapa Sveda) Untuk Kesehatan Perspektif Ayurweda. Penelitian ini menggunakan metode kwalitatif, dengan pendekatan Ayurweda. Ayurweda dipakai sebagai pendekatan karena usada Bali memiliki prinsip dasar pengobatan yang sama dengan Ayurweda yaitu dengan bahan alam. Dari hasil pembahasan terhadap rumusan masalah maka didapat simpulan bahwaTapa Sveda adalah sebuah terapi dengan menggunakan media pasir panas sebagai sebuah terapi berkeringat (Svedacaraniya cikitsita) yang bertujuan mengeluarkan ama (racun tubuh). Terapi pasir panas(Tapa sweda)dapat mengatasi beberapa penyakit, khususnya penyakit yang disebabkan oleh unsur vata dan kapha, yaitu penyakit yang disebut Ama Vata atau rematik akut.
Keywords: Sveda / Tubuh / adalah sebuah / Terapi Pasir Panas / Perspektif Ayurweda / Tapa sweda / KESEHATAN PERSPEKTIF

Scifeed alert for new publications

Never miss any articles matching your research from any publisher
  • Get alerts for new papers matching your research
  • Find out the new papers from selected authors
  • Updated daily for 49'000+ journals and 6000+ publishers
  • Define your Scifeed now

Share this article

Click here to see the statistics on "Widya Kesehatan" .
Back to Top Top