IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING TOGETHER DALAM PEMAHAMAN MANASIK HAJI SANTRI MADRASAH DINIYAH MANBA’UL HIKAM

Abstract
The purpose of this research is: (1) Knowing the implementation of learning together learning model in understanding the 6th grade of Hajj santri ulya Madrasah Diniyah Manba'ul Hikam Tanggulangin Sidoarjo school year 2020/2021. (2) Knowing the obstacles and finding solutions in understanding the 6th class of Ulya Hajj. (3) Knowing the solution to the obstacles found in the understanding of hajj santri class 6 Ulya. This research uses qualitative description research methods, conducted at Madrasah diniyah Manba'ul Hikam Tanggulangin Sidoarjo in May 2021 - August 2021. Methods of data collection with interviews, observations, and documentation. To find out the validity of the data using trianggulation strategies and methods. Data is analyzed using interactive models with data reduction measures, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that: (1) the implementation of the learning model of learning together is more active and has a sense of responsibility towards themselves and members. (2) The obstacle is that the debriefing or theory given is less able to understand the students, but at the time of the practice of hajj examinations take place. (3) The solution to overcome the obstacles found is that the students must really pay attention to the understanding of hajj manasik carefully so that the implementation of hajj manasik can run smoothly.AbstrakTujuan penelitian ini adalah : (1) Mengetahui implementasi model pembelajaran learning together dalam pemahaman manasik haji santri kelas 6 ulya Madrasah Diniyah Manba’ul Hikam Tanggulangin Sidoarjo tahun ajaran 2020/2021. (2) Mengetahui kendala serta menemukan solusi dalam pemahaman manasik haji santri kelas 6 Ulya. (3) Mengetahui solusi atas kendala yang ditemukan dalam pemahaman manasik haji santri kelas 6 Ulya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi kualitatif, dilaksanakan di Madrasah diniyah Manba’ul Hikam Tanggulangin Sidoarjo bulan Mei 2021 - Agustus 2021. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk mengetahui keabsahan data menggunakan trianggulasi strategi dan metode. Data dianalisis menggunakan model interaktif dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) implementasi model pembelajaran learning together lebih membuat para santri aktif dan mempunyai rasa tanggung jawab terhadap diri nya sendiri maupun anggota. (2) Adapun kendalanya ialah pembekalan atau teori yang diberikan kurang bisa memahami para santri, namun pada saat praktek ujian manasik haji berlangsung. (3) Solusi untuk mengatasi kendala yang ditemukan adalah para santri harus benar-benar memperhatikan pemahaman manasik haji dengan seksama agar pelaksanaan manasik haji bisa berjalan dengan lancar.