New Search

Advanced search
Export article
Open Access

Analisa Perkembangan Jumlah Outlet Kantor Cabang dan Kebutuhan Frontliners di Era Digital Banking (Studi kasus di Bank Syariah Anak Perusahaan dan UUS Bank BUMN di Yogyakarta)

Nur Ellyanawati Er
Published: 27 December 2018
 in IQTISAD
IQTISAD , Volume 5, pp 1-19; doi:10.31942/iq.v5i2.2547

Abstract: ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa perkembangan jumlah outlet kantor cabang dan kebutuhan frontliners di Era Digital Banking(studi kasus di Bank Syariah Anak Perusahaan dan Unit Usaha Syariah Bank BUMN di Yogyakarta). Hasil penelitian menunjukkan selama tahun 2015 sampai tahun 2018 jumlah outlet Kantor bank syariah di Yogyakarta dan jumlah teller tidak menunjukkan perkembangan tetapi juga tidak ada pengurangan. Sedangkan customer service ada penambahan karena jumlah tenaga marketing bank yang bertambah. Kebutuhan industri perbankan untuk saat ini adalah tenaga pemasar, sedangkan frontliners selama 3 tahun belum ada penambahan kebutuhan tenaga kerja. Sehingga bagi dunia pendidikan bisa menyesuaikan kurikulum pendidikannya agar dapat menyesuaikan kebutuhan industri. Kata kunci : Digital Banking, Bank Syariah, Kantor Cabang Bank, Frontliners.Abstract The research aims to analyze the development of branch offices and the need of frontliner in the digital banking era (case study in subsidiary Syariah Bank and Businees Unit of Syariah Bank in Yogyakarta). The result of the research shows during the research the number of syariah bank outlets reaches the same. The research mentions a need for the position of customer service increases as it is in line with the increasing number of marketing staffs. Frontliner’s position still remains the same. Suggestion for those dealing with education field is to adjust its curriculum in order to balance with the need for industry. Key Words: Digital Banking, Bank Syariah, Branch Banking, Frontliners.
Keywords: customer service / Marketing / branch / outlet / ini / Perkembangan / Bank Syariah / Kantor Cabang

Share this article

Click here to see the statistics on "IQTISAD" .